Senin, Mei 11, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 855

Astra Bukukan Laba Bersih Rp21,67 Triliun

0

Berempat.com – PT Astra International Tbk. membukukan kenaikan laba bersih sepanjang 2018 sebesar 15% atau menjadi Rp21,67 triliun. Sementara di tahun 2017 laba bersih yang dicatatkan Astra International sebesar Rp18,84 triliun. Selain itu, Astra juga mencatat pendapatan bersih 16% atau menjadi Rp239,2 triliun.

Pertumbuhan pendapatan terjadi di hampir seluruh segmen bisnis, terutama dari segmen bisnis alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi, serta otomotif.

“Grup telah mencapai kinerja yang baik pada 2018, tetapi situasi bisnis tahun ini tampaknya lebih menantang karena ketidakpastian kondisi makro-ekonomi, pasar mobil yang sangat kompetitif, dan harga komoditas yang turun,” ujar Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto dalam keterangan resminya, Rabu (27/2).

Prijono pun mengungkapkan, segmen alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi meningkat sebesar 48% menjadi Rp6,6 triliun. PT United Tractors Tbk (UT), yang 59,5% sahamnya dimiliki perseroan membukukan peningkatan laba bersih sebesar 50% menjadi Rp11,1 triliun. Peningkatan didorong oleh kinerja bisnis mesin konstruksi, kontraktor penambangan, dan pertambangan, yang seluruhnya diuntungkan oleh harga batu bara yang lebih tinggi dibandingkan 2017 lalu.

Untuk jasa keuangan grup meningkat 28% menjadi Rp4,8 triliun, dengan kontribusi dari bisnis pembiayaan konsumen, bank, dan bisnis asuransi umum. Kontribusi laba bersih dari perusahaan pembiayaan mobil grup meningkat 26% menjadi Rp1,2 triliun, disebabkan provisi kerugian pinjaman yang lebih rendah dan naiknya kepemilikan saham grup di PT Astra Sedaya Finance (ASF).

Sementara laba bersih dari bisnis otomotif grup menurun 4% menjadi Rp8,5 triliun. Penurunan disebabkan oleh marjin operasi walaupun terdapat kenaikan unit penjualan otomotif. Penjualan mobil secara nasional meningkat 7% pada 2018 dibandingkan 2017 menjadi 1,15 juta unit. Penjualan mobil Astra hanya naik 1% menjadi 582.000 unit, namun karena meningkatnya kompetisi, pangsa pasar Astra menurun dari 54% menjadi 51%.

Dari segmen agribisnis, laba bersihnya turun sebesar 27% menjadi Rp1,1 triliun. PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) yang 79,7% sahamnya dimiliki perseroan, membukukan penurunan laba bersih 27% menjadi Rp1,4 triliun, terutama disebabkan oleh penurunan harga minyak kelapa sawit sebesar 12% menjadi Rp7.275 per kg dibandingkan dengan harga rata-rata pada 2017.

Adapun bisnis infrastruktur dan logistik grup mencatat laba bersih Rp196 miliar pada 2018, dibandingkan dengan rugi bersih Rp231 miliar pada tahun sebelumnya. Hal ini merupakan dampak meningkatnya keuntungan dari bisnis Jalan Tol Tangerang-Merak dan unit bisnis PT Serasi Autoraya, serta dampak kerugian dari divestasi 49% kepemilikan saham di PT PAM Lyonnaise Jaya pada tahun sebelumnya.

Selanjutnya, segmen teknologi informasi grup mencatat kenaikan laba bersih 5% menjadi Rp208 miliar. PT Astra Graphia Tbk (AG), yang 76,9% sahamnya dimiliki perseroan, mencatat kenaikan laba bersih sebesar 5% menjadi Rp270 miliar yang disebabkan peningkatan pendapatan segmen bisnis solusi dokumen dan solusi IT.

Terakhir, bisnis properti grup melaporkan penurunan laba bersih sebesar 28% menjadi Rp160 miliar, terutama disebabkan menurunnya penerimaan laba yang diakui dari pengembangan proyek Anandamaya Residences, sebagai dampak dari tingkat persentase penyelesaian proyek yang semakin mengecil pada tahap akhir konstruksi.

Resmikan Outlet di Motoviilage, Rudy Project Adakan Gathering 2019

0

Berempat.com – Distributor kacamata sport berteknologi mutakhir asal Italia, Rudy Project Indonesia meresmikan gerai baru di Motoviilage, Kemang, Jakarta Selatan. Ini merupakan gerai ke-3 Rudy Project Indonesia. Pada peresmian kali ini, Rudy Project Indonesia pun menggelar acara bertajuk ‘Rudy Project Lovers Gathering 2019’ pada Rabu (27/2).

Acara gathering ini dimulai dengan doa bersama anak yatim dan dhuafa serta pemberian goody bag. Kemudian pada sore harinya dilanjutkan dengan konferensi pers. Pada malam hari, acara dimulai dengan makan malam bersama, disambung eyewear show koleksi terbaru Rudy Project 2019 yang dilakukan oleh para atlet dan brand ambassador.

“Acara ini merupakan bentuk menjaga tali silaturahmi, serta apresiasi kami kepada para pecinta Rudy Project. Jadi merupakan acara dari kita untuk kita, “ ujar CEO dan Founder Rudy Project Indonesia Julita Saragih.

Menurut Julita, kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun dan menjadi sarana bertatap muka, sekaligus mempererat tali silahturahmi bagi para pecinta Rudy Project selain untuk mengenalkan koleksi terbaru dari kacamata Rudy Project yang teknologinya selalu berinovasi.

Sebagai informasi, Rudy Project merupakan kacamata asal Italia yang telah ada di Indonesia sejak 2002. PT Promatra Nusantara adalah satu-satunya distributor resmi Rudy Project. Seluruh kacamata yang dipasarkan di dunia telah melalui Research & Development oleh RUDY PROJECT HQ ITALY, di mana output-nya adalah mengutamakan keamanan dan kenyamanan pemakai, serta didesain secara ergonomis. Sehingga kacamata ini cocok digunakan oleh segala aktivitas. Bahkan tak hanya diperuntukkan bagi para atlet, tetapi juga digunakan oleh TNI, Polisi, juga Sipil.

Frame kacamata Rudy Project terbuat dari campuran bahan yang bernama kynetium, terdiri dari carbon, Aluminium, Magnesium, Silicium dan Titanium sehingga sangat kuat dan ringan.

Lensa kacamata Rudy Project terbuat dari bahan Polycarbonate dan NXT. Bahan NXT ini merupakan bahan Aerospace industry yang digunakan juga oleh jendela Apache helicopter sebagai kaca anti peluru.

Sebagai bukti kualitasnya yang mendunia, kacamata Rudy Project telah dipakai oleh Pasukan Garuda, yang merupakan pasukan yang dipersiapkan untuk perdamaian dunia dari Indonesia di tahun 2006, 2010 sampai dengan tahun 2016. Dan tahun 2019 Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menggunakan kacamata Rudy Project. Serta Rudy Project menyuplai kebutuhan kacamata ke Korlantas Polri sejak tahun 2017.

Sebagai bentuk komitmen, Rudy Project bahkan berani memberikan garansi seumur hidup bagi para penggunanya apabila kacamata yang dibeli mengalami gores apalagi pecah. Sebab, Rudy Project mengklaim bahwa kacamatanya tak akan bisa pecah.

Selain itu, pengguna yang mempunyai mata minus maupun progressive juga bisa menggunakan kacamata sport ini karena Rudy Project pun bisa menyediakannya. Rudy Project memberikan beberapa solusi untuk mengatasi keluhan tersebut, salah satunva yaitu lmpactRX.

Dengan tekhnologi canggih vang dikembangkan oleh RUDY PROJECT HO. ITALY, kacamata ini mampu menghadirkan solusi dengan lensa yang sedikit melengkung, sehingga menghadirkan solusi penglihatan Iebih sempurna.

KasPro Resmi Jalin Kerja Sama dengan Apigate

0

Berempat.com – KasPro mengumumkan kerjasama dengan Apigate, perusahaan yang menyediakan platform Application Programming Interface (API). Kolaborasi ini akan memungkinkan KasPro untuk menunjang para partner Apigate untuk dapat menggunakan layanan uang elektronik dari KasPro.

CFO Digiasia David Santoso mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari misi perusahaan dalam membentuk ekosistem digital. Dengan kerja sama ini, KasPro akan memberikan dukungan pelayanan uang elektronik ke lebih dari 300 partner Apigate.

“Kerjasama dengan Apigate merupakan bagian dari misi perusahaan, yaitu untuk membentuk ekosistem digital yang di mana masyarakat akan terbiasa dengan pembayaran non-tunai. Dengan adanya kerjasama ini kami akan menyediakan dukungan layanan uang elektronik bagi lebih dari 300 partner Apigate,” ujar David dalam rilis yang diterima di Jakarta, Rabu (27/2).

Sementara itu, CEO Apigate Zoran Vasilijev mengungkapkan rasa senangnya atas kerja sama ini.

“Kami merasa senang sekali untuk bekerjasama dengan KasPro untuk mengembangkan kehadiran kami di Indonesia di saat kita melanjutkan strategi agregasi dompet elektronik milik kami. Kita adalah satu platform untuk seluruh dunia, yang kita butuhkan adalah satu koneksi,” ujarnya.

Sehati TeleCTG Bantu Bidan di Daerah Terpencil Deteksi Dini Gangguan Kehamilan

0

Berempat.com – Sehati TeleCTG bersama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal beberapa waktu lalu telah melakukan sosialisasi program dan implementasi penggunaan aplikasi Sehati dan alat medis TeleCTG di daerah terpencil di Indonesia, dengan pilot project dimulai di Kabupaten Kupang.

Program ini bertujuan untuk pemerataan pelayanan tenaga kesehatan melalui ekosistem Sehati TeleCTG. Dipilihnya Kabupaten Kupang sendiri sebagai pilot project karena merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki urgensi yang cukup tinggi terhadap angka kematian ibu dan anak. Salah satu tantangan terbesar untuk mengatasi hal tersebut adalah penyediaan tenaga kesehatan terlatih, khususnya Dokter dan Bidan.

Pilot project ini diadakan selama 3 bulan dan sudah dimulai sejak Desember 2018. Sebelum program ini berjalan, Tim Sehati yang dibantu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang telah memilih 14 Bidan dari 14 Puskesmas di Kabupaten Kupang, untuk diberikan pelatihan dan penyampaian materi tentang faktor resiko gangguan kehamilan dan cara penggunaan alat medis TeleCTG. Matri disampaikan oleh CEO dan Founder dari Sehati TeleCTG Dr. Ari Waluyo, SpOG. Selain memberikan materi, para Bidan juga melakukan praktik langsung ke Ibu Hamil menggunakan Aplikasi Bidan Sehati dan alat medis TeleCTG.

Menurut Dr. Ari, monitoring yang dilakukan oleh Tim Sehati ini selain melihat langsung penggunaan Aplikasi Sehati dan alat medis TeleCTG, juga memastikan para Bidan yang telah mendapatkan pelatihan dapat menggunakan Aplikasi Sehati dan alat medis TeleCTG dengan baik dan benar agar saat pilot project berakhir masih dapat digunakan secara berkala.

“Secara geografis, letak setiap Puskesmas di Kabupaten Kupang cukup berjauhan. Jika ditempuh dari RSUD Kabupaten Kupang, terdapat Puskesmas yang jaraknya lebih dari 250 kilometer. Bukan hanya jaraknya yang jauh namun aksesnya yang sulit dengan kondisi jalannya yang belum sempurna. Hal ini yang membuat para Bidan harus lebih cepat saat merujuk Ibu Hamil, bukan hanya cepat namun harus tepat. Pada Aplikasi Bidan Sehati ini dapat mendeteksi dini faktor resiko yang dimiliki oleh ibu hamil sehingga para Bidan dapat mempersiapkan rujukan terencana kedepannya,” terang Dr. Ari pada keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (27/2).

Sehati TeleCTG juga memfasilitasi Bidan-Bidan yang tergabung selama pilot project ini untuk mengikuti kelas online. Di kelas online ini Bidan mendapatkan materi oleh dokter spesialis, materi yang diberikan adalah materi-materi tentang kasus yang paling banyak terjadi di lapangan.

Penggunaan Aplikasi Sehati dan alat medis TeleCTG sudah 3 bulan pelaksanaannya. Pada tahap ini para Bidan sudah memasukkan data lebih dari 300 ibu hamil dan terdeteksi berbagai macam faktor resiko yang dimiliki oleh ibu hamil, adapun faktor resiko terbanyak yaitu Anemia dan KEK (Kekurangan Energi Kronis).

Dengan adanya aplikasi Bidan Sehati ini, mereka terbantu mendeteksi gangguan kehamilan bagi ibu hamil karena lebih mudah memberikan intervensi. Selain itu, dengan penggunaan alat medis TeleCTG ini dapat dengan cepat mendeteksi permasalahan pada janin dan ibu hamil, bidan dapat langsung berhubungan dengan dokter spesialis kandungan. Dengan demikian, saat ada anjuran merujuk Bidan lebih percaya diri karena sudah ada diagnosis yang lebih tepat.

Resmikan Kantor di Vietnam dan Thailand, Jet Commerce Resmi Ekspansi

0

Berempat.com – Jet Commerce, penyedia solusi end-to-end e-commerce, telah resmi membuka kantor dan warehouse di Ho Chi Minh City, Vietnam dan Bangkok, Thailand. Peresmian kantor dan warehouse ini menjadi tanda tahap pertama Jet Commerce menjejakkan kaki di negara internasional.

Ekspansi ini merupakan bagian dari strategi Jet Commerce dalam memperluas layanan bisnis untuk memenuhi permintaan yang kian meningkat terhadap e-commerce enabler di dua negara tersebut seiring dengan pesatnya pertumbuhan e-commerce di Asia Tenggara.

“Fokus merupakan kunci keberhasilan tatkala kita memulai sesuatu, namun visi kami dari awal adalah menjadi penyedia solusi e-commerce terpecaya dan paling diandalkan se-Asia Tenggara,” ujar CEO Jet Commerce Oliver Yang dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (27/2).

Oliver melanjutkan, tim di Vietnam dan Thailand bekerja menghadirkan solusi dan layanan untuk mewujudkan transformasi bisnis mitra brand Jet Commerce dari konvensional menuju online. Juga membangun kemampuan-kemampuan lainnya yang dibutuhkan mitra brand demi meningkatkan kepuasan konsumen.

Adapun masing-masing perusahaan dikelola oleh tim lokal mulai dari store operation, digital marketing, data analyst, designer, copywriter, customer service, hingga tim untuk warehouse dan fulfillment. Beberapa lainnya berasal dari Indonesia untuk mentransfer pengetahuan dan keahlian terkait proses bisnis Jet Commerce.

Langkah ini dilakukan berdasarkan permintaan dan dorongan dari mitra brand global untuk kehadiran Jet Commerce sebagai mitra e-commerce enabler di pasar Vietnam dan Thailand. Di samping itu, perkembangan e-commerce di kedua negara tersebut terus berkembang pesat.

Melansir riset Google-Temasek dalam laporan e-Conomy SEA 2018 mencatat bahwa nilai bisnis e-commerce di Asia Tenggara pada 2018 diprediksi mencapai US$23,2 miliar. Vietnam menjadi negara di posisi ketiga dengan nilai US$2,8 miliar dan Thailand di posisi kedua dengan nilai US$3 miliar. Sementara di peringkat pertama ialah Indonesia dengan nilai US$12,2 miliar.

Saat ini Jet Commerce Vietnam dan Jet Commerce Thailand telah bermitra dengan sejumlah brand dari berbagai kategori produk mulai dari kategori FMCG hingga kategori peralatan dan perlengkapan rumah tangga. Jet Commerce juga terus mencari potensi untuk menjalin kemitraan strategis dengan calon mitra brand lainnya.

Wow! Jengkol dan Petai Ikut Andil pada Ekspor Senilai Rp1,26 Triliun

0

Berempat.com – Produk pertanian Indonesia yang dikenal sangat merakyat, yakni petai dan jengkol ikut andil pada ekspor produk pertanian Indonesia yang tercatat mencapai Rp1,26 triliun. Data tersebut diungkap oleh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta yang diekspor ke mancanegara sebanyak 2.254 kali.

“Ragam produk semakin banyak seperti komoditas jengkol, daun jeruk purut, bahkan petai menunjukkan tren jumlah dan tujuan negara yang meningkat,” ujar Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil dalam keterangan tertulis, Rabu (27/2).

Saat melepas ekspor 10 produk pertanian di Kargo Garuda, Cengkareng, Banten, Selasa (26/2), Jamil menjelaskan bahwa selama bulan Januari dan Februari produk pertanian yang diekspor melalui Bandara Soekarno Hatta, baik media pembawa Karantina Hewan maupun Karantina Tumbuhan telah mendapatkan percepatan layanan.

“Penguatan sistem perkarantinaan menjadi hal yang mutlak diterapkan guna mendorong percepatan ekspor,” tambah Jamil.

Sebagai salah satu tempat pengeluaran yang terbanyak, baik dari sisi jumlah maupun jenis, penerapan percepatan layanan karantina berupa inline inspection maupun layanan prioritas harus diterapkan.

“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran karantina pertanian untuk mengawal ekspor. Pastikan produk pertanian kita sehat, aman dan diterima di negara tujuan ekspor,” lanjut Jamil.

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Soekarno-Hatta, Imam Djajadi memberikan data 10 produk pertanian yang dilepas ekspor kali ini. Di antaranya sarang burung walet sebanyak 623,5 kg dengan nilai Rp 26,874 miliar, buah manggis sebanyak 11,92 ton dengan nilai Rp 487 juta, dan rambutan sebanyak 5,6 ton dengan nilai Rp 204 juta.

Kemudian untuk komoditas ekspor yang juga ikut diekspor terdiri dari telur tetas sebanyak 4 ton senilai Rp 0,12 miliar, vaksin sebanyak 137 kemasan senilai Rp 1,6 miliar, reptil sebanyak 31.173 ekor dengan nilai Rp 1,091 miliar.

Imam juga menyebutkan 3 komoditas pertanian yang mulai bertumbuh seperti emerging commodities yakni petai sebanyak 930 kg senilai Rp 52 juta, jengkol sebanyak 610 kg dengan nilai Rp 34 juta rupiah, dan ubi cilembu sebanyak 1.920 kg dengan nilai Rp 80 juta.

“Keseluruhan produk ekspor pertanian ini telah melewati proses karantina sesuai persyaratan negara tujuan ekspor, sehat dan aman dilalulintaskan,” tegas Imam.

Sementara itu, pelepasan ekspor kali ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran instansi terkait yang tergabung dalam Komunitas Bandara Soekarno-Hatta (Kombata), Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten, serta para eksportir.

Penjualan Motor Meningkat, Tunas Ridean Bukukan Kenaikan Laba 23%

0

Berempat.com – PT Tunas Ridean Tbk. (TURI) mengklaim telah membukukan peningkatan laba grup bisnis otomotif sebesar 23% menjadi Rp297 miliar untuk periode sampai dengan Desember 2018. Naiknya penjualan unit motor menjadi faktor utama kenaikan laba yang diterima oleh Tunas Ridean, yang juga disusul oleh tingginya marjin perdagangan mobil.

Direktur Utama Tunas Ridean, Rico Setiawan mengakui jika pasar motor nasional tengah meningkat hingga 8% atau menjadi 6,4 juta unit yang diikuti kenaikan penjualan sepeda motor sebesar 11%.

“Penjualan sepeda motor grup, terutama yang berlokasi di Sumatra mendapat keuntungan dari kenaikan harga hasil pertanian, yang menyebabkan kenaikan penjualan sebesar 11% menjadi 248.857 unit,” ungkap Rico di Jakarta, Rabu (27/2).

Berbeda dengan penjualan sepeda motor yang meningkat, penurunan penjualan justru dialami Tunas Ridean pada penjualan mobil sebesar 6% atau menjadi 48.326 unit. Padahal, pasar mobil nasional tengah naik 7% atau menjadi 1,2 juta unit.

Kendati demikian, Tunas Ridean masih mendapatkan laba dari bisnis rentalnya yang berkontribusi 5% atau menjadi Rp65,6 miliar. Kontribusi tersebut bersumber dari keuntungan dari pelepasan atau penjualan armada yang didapat Tunas Ridean lebih tinggi. Ditambah adanya kenaikan biaya depresiasi dan pinjaman dalam ekspansi dan penggantian armada.

“Armada rental sedikit meningkat menjadi 8.634 unit,” sambung Rico.

Dengan pendapatan bersih grup yang mencapai Rp13,4 triliun, Rico menjelaskan bahwa Tunas Ridean telah membagikan dividen interim kepada para pemegang saham pada akhir Desember 2018 lalu. Dividen tersebut dibagikan sebesar Rp8 per saham atau lebih tinggi Rp3 dari tahun 2017 yang sebesar Rp5 per saham.

BPLK Semarang Buka Pelatihan Fashion Technology, Apa Itu?

0

Berempat.com – Untuk bisa menjawab kebutuhan industri fashion di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pun menginisiasi untuk membuka pelatihan kerja kejuruan fashion technology. Pelatihan ini berlokasi di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Semarang (BBPLK Semarang).

“Di kejuruan fashion technology, siswa tidak hanya diajari membuat kreasi produk, tetapi juga cara memasarkannya, sehingga mereka siap masuk dunia kerja atau berwirausaha,” ujar Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat meresmikan gedung sekaligus workshop studio kejuruan fashion technology di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/2).

Pengembangan kejuruan fashion tecnology ini merupakan upgrade dari jurusan menjahit di BBPLK Semarang. Dulunya, Jurusan menjahit hanya menghasilkan lulusan pelatihan untuk menjadi penjahit dan operator mesin garmen.

Setelah dilakukan evaluasi dan pemetaan kebutuhan di era milenial saat ini, maka dibuatlah trasformasi kejuruan fashion technology yang dilengkapi fasilitas lengkap untuk menunjang profesional di bidang Industri fashion.

Adapun, sub kejuruan yang dibuka adalah sub kejuruan menjahit pakaian anak-anak, menjahit pakaian wanita dewasa, pembuatan pakaian jadi, designer busana kreasi, designer busana produksi, dan operator bordir.

Melalui Kejuruan fashion technology, siswa dikenalkan dengan berbagai bentuk kreasi untuk memahami pola konsumsi fashion masyarakat sehari-hari. Sehingga mereka dapat menghasilkan produk yang sesuai trend di masyarakat.

“Selama manusia ingin masih ingin memakai baju, maka industri fashion akan selalu hidup. Sehingga peluang kerja kedepannya sangat lebar. Tinggal bagaimana mengembangkan inovasi dan kreatifitas,” ujar Hanif.

Dari 16 subsektor industri kreatif, industri fashion menempati urutan ketiga setelah subsektor kuliner dan kriya.

“Industri fashion menyumbang devisa negara sebanyak USD8,2 miliar atau Rp122 triliun dan fashion juga menempati urutan kedua produk terlaris di E-Commerce,” ungkap Hanif.

Selain itu, Menaker berpesan kepada peserta pelatihan supaya jangan terlena dengan keterampilan yang kita miliki. “Kalau kita punya skill hari ini bukan berarti aman, karena skill kita bisa berarti tidak relevan suatu saat nanti,” katanya.

Perkembangan teknologi yang sangat cepat membuat keterampilan yang diperlukan juga berubah dengan cepat. “Jangan merasa aman, harus terus meningkatkan kompetensi,” ucap Hanif.

Oleh karena itu, untuk memfasilitasi pekerja kelas bawah yang ingin meningkatkan skill, Menaker meminta BBPLK Semarang untuk membuka kelas Sabtu-Minggu dan kelas malam.

“Dengan demikian mereka mendapat akses yang baik guna meningkatkan skill yang nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan pekerjaan mereka,” kata Hanif.

Untuk diketahui, pelatihan di BLK  tidak ada batasan usia dan pendidikan. Artinya lulusan apa saja dan usia berapa saja dapat mengikuti pelatihan.

Selain itu, untuk peserta dari luar kota juga dapat mengikuti pelatihan melalui Program Boarding dimana akomodasi selama pelatihan akan ditanggung oleh pemerintah alias gratis.

Menghitung Mundur Tutupnya Seluruh Toko Payless Shoesource di AS

0

Berempat.com – Usia toko ritel sepatu Payless Shoesource sudah tak akan lama lagi. Saat ini Payless akan secara bertahap menutup seluruh tokonya di AS. Hal tersebut terjadi karena kondisi menuju kebangkrutan.

Menurut juru bicara Payless, sekitar 2.100 toko milik Payless yang tersebar di AS dan Puerto Rico akan ditutup dalam beberapa bulan ke depan. Menurut CNN Business, penjualan likuidasi telah dimulai pada akhir pekan lalu dan toko-toko akan ditutup mulai Maret 2019.

Kendati demikian, sejumlah toko Payless di AS masih akan buka hingga Mei 2019 mendatang. Selain toko ritelnya, Payless juga akan menutup toko online-nya.

Berdiri sejak tahun 1956 di Topeka, Kansas, AS, Payless kini memiliki lebih dari 3.600 toko di 40 negara dan mempekerjakan 18.000 pegawai. Namun kini, pada sebuah laporan, di akhir Februari ini Payless akan mengajukan bangkrut untuk kedua kalinya. Payless pertama kali melayangkan dokumen bangkrut Chapter 11 pada April 2017 lalu dan menutup 400 toko. Sebelumnya, Payless sudah melakukan upaya penyelamatan berupa reorganisasi dan pemangkasan utang jutaan dollar AS namun gagal.

Namun, juru bicara mengungkapkan bahwa operasional Payless di luar AS tidak akan terdampak kebangkrutan atau penutupan gerai ini.

Payless adalah peritel konvensional terkini yang menyatakan bangkrut dan menutup toko-tokonya karena gempuran toko online. Sebelumnya toko ritel yang sudah menyatakan bangkrut ialah Toys R Us, Brookstone, dan Charlotte Russe.

“Laju disrupsi yang pesat di (industri) ritel sangat dikenal. Namun, laju perubahan di dalam peritel terus lambat,” ungkap Greg Portell, partner di perusahaan konsultan AT Kearney.

Portell menyebut bahwa saat ini banyak peritel terperangkap di siklus di mana mereka harus terus mengejar tren konsumen. Namun tanpa aksi yang berarti, maka lanskap industri ritel di AS akan terus dihantui kebangkrutan.

Keren! Sisihkan 2.200 Nominasi, 2 Startup Indonesia Sabet Penghargaan Ini

0

Berempat.com – Startup Indonesia kembali bisa menunjukkan tajinya di kancah internasional. Dua startup tersebut yaitu Tanihub dan Wakuliner yang berhasil menyabet penghargaan dalam ajang Asean Rice Bowl  Startup Awards (ARBSA) di Bali, beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, dua perusahaan rintisan tersebut berhasil menyisihkan 2.200 nominasi dari 9 negara di Asia dalam hal teknologi dan pertanian pangan. ARBSA merupakan program yang diinisiasi oleh organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan pertumbuhan untuk startup di negara-negara ASEAN, New Entrepreneurship Foundation Malaysia (MyNEF).

“Secara total, ada 2.200 nominasi dari 9 negara di Asia Tenggara. Para juri yang menjadi penilai adalah pakar yang datang dari seluruh dunia dan memiliki berbagai keahlian dari berbagai industri,” ujar CEO dan Chairman MyNEF Lilyana Abdul Lattif dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/2).

Melalui ajang ini, Lattif pun berharap industri startup di Asia akan terus tumbuh dan berkarya.

Dalam menyelenggarakan ARBSA di Indonesia, MyNEF bekerja sama dengan Marquee Executive Offices dan Connext Coworking Space.

TaniHub sendiri merupakan e-commerce yang didirikan oleh Eka Pamitra pada Agustus 2016 silam. TaniHub ialah pasar online yang khusus menjual berbagai produk pertanian, mulai dari buah, sayuran, dan perikanan. TaniHub telah berkontribusi membantu petani lokal mengekspor produk pertanian mereka ke beberapa negara di dunia. Sampai saat ini, TaniHub telah menggandeng 20.000 petani yang merupakan anggota dari 1.200 kelompok tani di Indonesia. Tahun ini, TaniHub menargetkan jumlah petani yang akan bergabung mencapai 30.000.

Sementara itu, Wakuliner merupakan marketplace kuliner yang dilahirkan Anthony Gunawan pada 2016 silam. Aplikasi pertemuan kuliner ini telah berhasil menarik 7.000 pengguna dan didukung oleh 3.600 pedagang yang tersebar di 60 kota di Indonesia.

Penghargaan ARBSA sendiri terbagi ke dalam empat kategori. Ada kategori Star Awards yang memilih pemenang dengan sub kategori Startup of The Year, Founder of the Year, Best Newcomer dan People’s Choice. Sementara untuk Ecosystem Awards memiliki empat sub kategori yaitu Investor of the year, Best Accelerator/Incubator Programme, Best Ecosystem Initiative dan Best-Co Working Space. Untuk Industri Awards, ajang ini membagi dengan tujuh kategori yaitu Best Fintech, Best Health/Med tech, Best Food & Agro Tech, Best E-Commerce, Best Logistic & Supply Chain, Best Business Automation Tooldan Best Life Helper. Kategori keempat adalah Cross Sector Awards yang dibagi menjadi tiga sub kategori yaitu Best Digital Marketing, Best AI/Machine Learning dan Best IoT.