Senin, Juli 6, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog

Sering Scroll Medsos? Main HP Jadi Cuan dengan Cara yang Produktif!

Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar ponsel setiap hari. Namun, jika dimanfaatkan dengan strategi yang tepat, kebiasaan tersebut bisa menjadi peluang Main HP Jadi Cuan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama. Kali ini Berempat.com, melihat perkembangan ekonomi digital membuka semakin banyak kesempatan bagi siapa saja untuk memulai usaha hanya dengan bermodalkan smartphone dan koneksi internet.

Ponsel kini bukan sekadar alat komunikasi atau hiburan. Berbagai aktivitas seperti membuat konten, menjual produk, menawarkan jasa, hingga mengelola bisnis dapat dilakukan melalui satu perangkat. Hal inilah yang membuat semakin banyak masyarakat mulai mencari cara mengubah waktu online menjadi sumber penghasilan tambahan.

Potensi tersebut juga didukung oleh data. Laporan DataReportal Digital 2025 Indonesia menunjukkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan sekitar 7 jam 22 menit per hari untuk mengakses internet, sementara penggunaan media sosial mencapai lebih dari 3 jam per hari. Jika sebagian waktu tersebut dialihkan untuk aktivitas yang produktif, peluang memperoleh penghasilan tentu semakin terbuka.

Meski demikian, menghasilkan uang dari ponsel bukan berarti mencari jalan pintas. Dibutuhkan konsistensi, kemampuan melihat peluang, dan kemauan belajar agar aktivitas digital benar-benar memberikan nilai ekonomi.

Mulai dari Aktivitas yang Sudah Sering Dilakukan

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah berpikir bahwa memulai usaha digital harus selalu membutuhkan modal besar atau keahlian tingkat tinggi.

Padahal, langkah pertama justru bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari.

Misalnya, jika sering membuat video pendek untuk media sosial, keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi jasa pembuatan konten. Jika gemar mencari promo atau produk menarik, peluang menjadi reseller maupun affiliate marketer juga terbuka lebar.

Dengan memanfaatkan kebiasaan yang sudah dimiliki, proses belajar biasanya terasa lebih ringan karena tidak harus memulai dari nol.

Selain itu, model bisnis digital saat ini sangat beragam, sehingga seseorang dapat memilih aktivitas yang sesuai dengan minat dan waktu yang tersedia.

Jangan Hanya Menjadi Penonton, Mulailah Menjadi Pembuat Nilai

Media sosial dipenuhi jutaan konten setiap hari. Namun, peluang ekonomi lebih besar justru datang bagi mereka yang ikut menciptakan sesuatu.

Tidak selalu harus menjadi influencer dengan jutaan pengikut.

Membuat ulasan produk, berbagi pengalaman, memberikan tips sederhana, atau memperkenalkan usaha lokal juga termasuk bentuk konten yang memiliki nilai bagi audiens.

Menurut laporan We Are Social dan Meltwater, Indonesia memiliki lebih dari 139 juta pengguna media sosial pada awal 2025. Besarnya jumlah pengguna tersebut menjadi pasar yang sangat potensial bagi pelaku usaha digital maupun kreator konten.

Strategi Main HP Jadi Cuan yang Bisa Dicoba Secara Bertahap

Mengubah kebiasaan menggunakan ponsel menjadi peluang usaha tidak harus dilakukan sekaligus. Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan secara bertahap.

1. Tentukan Satu Bidang yang Ingin Dikembangkan

Fokus pada satu aktivitas akan memudahkan proses belajar.

Misalnya memilih menjadi:

  • Affiliate marketer.
  • Reseller produk UMKM.
  • Admin media sosial.
  • Penulis konten.
  • Desainer menggunakan aplikasi mobile.
  • Editor video sederhana.

Dengan fokus yang jelas, kemampuan akan berkembang lebih cepat dibanding mencoba banyak hal sekaligus.

2. Sisihkan Waktu Khusus Setiap Hari

Tidak perlu langsung menghabiskan berjam-jam.

Luangkan 30 hingga 60 menit setiap hari untuk membuat konten, membalas pelanggan, mempelajari strategi pemasaran, atau mengembangkan produk.

Konsistensi jauh lebih penting dibanding bekerja dalam waktu lama tetapi hanya sesekali.

3. Bangun Portofolio Digital

Apa pun jenis usaha yang dipilih, dokumentasikan hasil pekerjaan.

Unggah contoh desain, video, tulisan, atau testimoni pelanggan ke media sosial maupun platform profesional.

Portofolio yang terus bertambah akan meningkatkan kepercayaan calon klien maupun pembeli.

Ubah Waktu Online Menjadi Aset Jangka Panjang

Banyak orang menganggap aktivitas digital hanya sebagai hiburan. Padahal, jika dilakukan secara terarah, waktu yang dihabiskan di internet dapat berubah menjadi aset yang menghasilkan.

Menurut laporan Google, Temasek, dan Bain & Company dalam e-Conomy SEA 2024, ekonomi digital Indonesia masih menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan nilai yang diperkirakan terus bertumbuh dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi ini menunjukkan bahwa peluang bisnis berbasis internet masih sangat terbuka bagi pelaku usaha baru.

Industri Brand Kecantikan Indonesia Kian Berkembang, Jakarta X Beauty Pecahkan Rekor

Brand Kecantikan lokal kembali menjadi sorotan dalam penyelenggaraan Jakarta X Beauty 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 2–5 Juli 2026. Pemerintah memanfaatkan ajang ini untuk memperkuat ekosistem industri kecantikan nasional sekaligus membuka peluang lebih luas agar pelaku usaha dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.

Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan perkembangan industri kecantikan menunjukkan potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif Indonesia. Menurutnya, kehadiran ratusan pelaku usaha dalam pameran tersebut menjadi bukti semakin tingginya daya saing Brand Kecantikan lokal.

Tahun ini, Jakarta X Beauty memasuki penyelenggaraan ke-17 sejak pertama kali digelar pada 2011. Sebanyak 400 merek ikut berpartisipasi, dengan sekitar 70 persen di antaranya berasal dari Indonesia. Selain itu, terdapat 23 peserta baru yang untuk pertama kalinya bergabung dalam pameran tersebut.

Teuku Riefky menilai konsistensi penyelenggaraan acara menjadi faktor penting dalam membangun industri yang sehat. Selain menjadi tempat promosi produk, Jakarta X Beauty juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis, bertemu calon mitra, hingga menjangkau konsumen baru dari berbagai daerah.

Brand Kecantikan Lokal Kian Percaya Diri

Pemerintah berharap semakin banyak Brand Kecantikan dalam negeri mampu berkembang dari pemain lokal menjadi merek nasional bahkan menembus pasar internasional. Target lebih dari 120 ribu pengunjung selama empat hari penyelenggaraan dinilai mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap produk kecantikan buatan Indonesia.

Menurut Teuku Riefky, pertumbuhan industri kecantikan tidak hanya ditopang oleh kualitas produk, tetapi juga inovasi, riset, desain kemasan, hingga kemampuan membangun identitas merek yang kuat. Kombinasi tersebut membuat produk lokal semakin kompetitif di tengah persaingan global.

Sementara itu, CEO Trans Digital Lifestyle Group & Female Daily Network, Putri Tanjung, menyebut Jakarta X Beauty 2026 menghadirkan berbagai pengalaman baru bagi pengunjung. Selain diramaikan puluhan peserta baru, acara ini juga menawarkan beragam aktivitas interaktif, layanan kecantikan, hingga peluncuran produk terbaru dari berbagai Brand Kecantikan.

Ia berharap pameran tersebut tidak hanya menjadi destinasi bagi pecinta produk kecantikan, tetapi juga mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap karya anak bangsa. Dukungan konsumen dinilai menjadi faktor penting agar Brand Kecantikan lokal terus bertumbuh, memperluas pasar, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri kecantikan terbesar di dunia.

Omzet di Bawah Rp500 Juta Tetap Bebas Pajak UMKM, Ini Penjelasan DJP

0

Pemerintah memastikan kebijakan Pajak UMKM masih memberikan berbagai kemudahan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Penegasan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar mengenai perubahan aturan perpajakan, sekaligus memastikan bahwa fasilitas Pajak UMKM tetap dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penyuluh Pajak Ahli Muda Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Pusat, Monica Christina Panjaitan, mengatakan pemerintah tidak melakukan perubahan mendasar terhadap skema perpajakan bagi UMKM. Penyesuaian yang dilakukan hanya bertujuan menyempurnakan aturan agar manfaat insentif dapat diberikan secara lebih tepat sasaran dan menciptakan rasa keadilan bagi seluruh wajib pajak.

Menurut Monica, pelaku usaha dengan omzet atau peredaran bruto hingga Rp500 juta per tahun masih memperoleh fasilitas bebas Pajak Penghasilan (PPh). Kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah agar usaha kecil memiliki ruang lebih besar untuk berkembang tanpa terbebani kewajiban pajak pada tahap awal.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya pencatatan omzet secara berkala. Data penjualan harian maupun bulanan diperlukan sebagai bukti ketika pelaku usaha ingin memanfaatkan fasilitas Pajak UMKM yang telah disediakan pemerintah.

Pajak UMKM Tetap Beri Insentif bagi Pelaku Usaha

Monica menjelaskan, pelaku usaha dengan omzet di atas Rp500 juta hingga maksimal Rp4,8 miliar per tahun tetap dikenakan PPh Final sebesar 0,5 persen dari total peredaran bruto. Tarif tersebut merupakan kelanjutan kebijakan pemerintah yang sebelumnya memangkas tarif PPh Final dari 1 persen menjadi 0,5 persen guna mendorong pertumbuhan sektor UMKM.

Ia menambahkan, pemerintah kini juga memberikan kepastian yang lebih baik melalui penghapusan batas waktu pemanfaatan tarif PPh Final bagi wajib pajak orang pribadi dan perseroan perorangan. Selama omzet usaha masih berada di bawah Rp4,8 miliar dalam setahun, fasilitas Pajak UMKM tersebut tetap dapat dimanfaatkan.

Kebijakan ini dinilai mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam menyusun rencana bisnis jangka panjang. Dengan administrasi perpajakan yang lebih sederhana, pemerintah berharap UMKM dapat lebih fokus meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, serta memperkuat daya saing.

Monica menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menciptakan sistem perpajakan yang mendukung pertumbuhan usaha kecil. Oleh karena itu, pelaku usaha diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi mengenai perubahan aturan perpajakan.

Jangan Asal Bilang Maaf! Ini Cara Jawab Stok Habis yang Lebih Meyakinkan

0

Menghadapi produk yang habis terjual sering kali dianggap sebagai masalah bagi pelaku usaha. Padahal, jika disampaikan dengan tepat, cara jawab stok habis justru bisa menjadi kesempatan untuk menjaga kepercayaan pelanggan dan mendorong mereka kembali berbelanja. Di Berempat.com, kami melihat banyak UMKM kehilangan calon pembeli bukan karena produknya kosong, melainkan karena komunikasi yang kurang meyakinkan ketika stok sedang tidak tersedia.

Tidak sedikit penjual yang hanya membalas pesan dengan kalimat singkat seperti “Maaf, stok habis.” Setelah itu percakapan selesai tanpa ada penjelasan atau solusi. Akibatnya, pelanggan memilih mencari produk serupa di toko lain yang memberikan respons lebih informatif.

Padahal, dalam dunia bisnis, pengalaman pelanggan tidak berhenti saat transaksi berhasil dilakukan. Cara sebuah usaha merespons kendala, termasuk ketika stok habis, juga menjadi bagian penting dari layanan.

Menurut laporan Zendesk Customer Experience Trends, lebih dari 70% pelanggan mengharapkan komunikasi yang cepat, jelas, dan membantu ketika berinteraksi dengan sebuah bisnis. Artinya, jawaban sederhana tanpa solusi sering kali tidak lagi cukup untuk mempertahankan minat pelanggan.

Jangan Hanya Menyampaikan Masalah, Berikan Solusi!

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah menjadikan “stok habis” sebagai akhir percakapan.

Padahal, pelanggan umumnya ingin mengetahui apakah produk akan tersedia kembali, kapan bisa dibeli, atau apakah ada alternatif lain yang serupa.

Sebagai contoh, dibanding hanya menulis:

“Maaf, stok habis.”

Pelaku usaha dapat memberikan respons seperti:

“Terima kasih sudah menghubungi kami. Saat ini produk sedang habis karena permintaan cukup tinggi. Kami memperkirakan stok tersedia kembali minggu depan. Jika berkenan, kami bisa menghubungi kembali saat produk sudah siap.”

Jawaban seperti ini menunjukkan bahwa bisnis tetap memperhatikan kebutuhan pelanggan, meskipun belum bisa memenuhi pesanan saat itu juga.

Bangun Daftar Pelanggan yang Menunggu

Ketika permintaan tinggi, kondisi kehabisan stok sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk membangun hubungan jangka panjang.

Misalnya dengan menawarkan daftar tunggu atau notifikasi ketika produk tersedia kembali.

Cara ini memberikan dua keuntungan sekaligus.

Pertama, pelanggan merasa tetap diperhatikan.

Kedua, pelaku usaha memperoleh daftar calon pembeli yang memang sudah memiliki minat terhadap produk tersebut.

Menurut HubSpot, komunikasi yang bersifat personal dapat meningkatkan peluang pelanggan kembali melakukan pembelian dibanding pendekatan yang bersifat umum.

Cara Jawab Stok Habis agar Pelanggan Tetap Percaya

Menyusun cara jawab stok habis tidak membutuhkan kalimat yang rumit. Yang terpenting adalah memberikan informasi yang jelas dan tetap menunjukkan kepedulian terhadap pelanggan.

  • Jelaskan Penyebab Secara Singkat

Tidak perlu membuat alasan yang berlebihan.

Cukup sampaikan bahwa produk sedang habis karena tingginya permintaan atau sedang dalam proses produksi kembali.

Kejujuran lebih dihargai dibanding memberikan janji yang sulit dipenuhi.

  • Berikan Perkiraan Waktu

Jika memungkinkan, sampaikan estimasi kapan stok akan tersedia.

Meskipun belum bisa memastikan tanggal secara tepat, perkiraan waktu membantu pelanggan mengambil keputusan apakah ingin menunggu atau memilih produk lain.

  • Tawarkan Produk Alternatif

Jika memiliki produk dengan fungsi atau manfaat yang serupa, jangan ragu untuk memberikan rekomendasi.

Namun pastikan alternatif tersebut memang relevan dengan kebutuhan pelanggan, bukan sekadar upaya menjual barang lain.

  • Minta Izin untuk Menghubungi Kembali

Langkah sederhana ini sering diabaikan.

Padahal menghubungi pelanggan ketika stok sudah tersedia menunjukkan bahwa bisnis benar-benar menghargai ketertarikan mereka terhadap produk.

Jadikan Kehabisan Stok sebagai Bukti Tingginya Permintaan

Dalam beberapa situasi, produk yang sering habis justru dapat meningkatkan persepsi positif terhadap merek.

Tentu hal ini hanya berlaku jika proses komunikasinya dilakukan dengan baik.

Menurut survei Salesforce, sekitar 88% pelanggan menganggap pengalaman yang diberikan sebuah bisnis sama pentingnya dengan kualitas produk atau layanan. Artinya, meskipun pelanggan belum berhasil membeli hari ini, pengalaman komunikasi yang baik tetap dapat membangun loyalitas.

Karena itu, jangan melihat kondisi stok kosong sebagai akhir dari peluang penjualan. Sebaliknya, gunakan momen tersebut untuk menunjukkan profesionalisme dalam melayani pelanggan.

Pemakaman Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia, Teheran Bersiap Sambut Jutaan Pelayat

0

Ali Khamenei menjadi sorotan dunia setelah jenazahnya disemayamkan di Masjid Agung Mosalla, Teheran, pada Jumat waktu setempat. Prosesi penghormatan terakhir terhadap Ali Khamenei menandai dimulainya rangkaian pemakaman yang berlangsung selama beberapa hari dan diperkirakan akan dihadiri jutaan warga Iran. Pemerintah setempat menilai momentum tersebut bukan sekadar upacara kenegaraan, tetapi juga simbol persatuan nasional di tengah situasi geopolitik yang masih memanas.

Otoritas Iran memperkirakan lebih dari 20 juta orang akan mengikuti prosesi yang dijadwalkan berlangsung hingga enam hari. Berdasarkan keterangan pemerintah, Ali Khamenei meninggal dunia bersama sejumlah anggota keluarganya dalam gelombang awal serangan udara yang menghantam Teheran lebih dari empat bulan lalu.

Menjelang dimulainya rangkaian pemakaman, sejumlah tokoh dan delegasi internasional berdatangan ke ibu kota Iran untuk memberikan penghormatan. Di antara tamu yang hadir terdapat Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev, Wakil Ketua badan legislatif tertinggi China He Wei, serta perwakilan dari Pakistan, Irak, India, Turki, dan beberapa negara lainnya.

Media pemerintah Iran menampilkan lima peti jenazah yang dibalut bendera nasional dan ditempatkan di dalam Masjid Agung Mosalla. Salah satu peti berukuran kecil disebut berisi jenazah cucu perempuan Ali Khamenei yang masih balita dan turut menjadi korban dalam serangan tersebut.

Prosesi Pemakaman Ali Khamenei Diperkirakan Dihadiri Jutaan Warga

Pemerintah Iran berharap besarnya partisipasi masyarakat dalam prosesi pemakaman dapat memperlihatkan kuatnya dukungan publik di tengah situasi pascakonflik yang masih menyisakan ketegangan. Selama beberapa bulan terakhir, berbagai wilayah di negara itu mengalami dampak besar akibat konflik bersenjata.

Hossein Ansari, seorang penerjemah yang berencana mengikuti pemakaman terakhir di Mashhad, mengatakan kehadiran jutaan pelayat akan menjadi pesan kuat kepada dunia internasional. Menurutnya, banyak warga Iran tetap memberikan penghormatan kepada Ali Khamenei, terlepas dari latar belakang maupun pandangan keagamaan masing-masing.

Suasana berkabung juga terlihat di Teheran beberapa hari sebelum prosesi dimulai. Sejumlah toko memilih tutup, sementara area parkir pusat perbelanjaan dipenuhi kendaraan milik warga yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti penghormatan terakhir.

Pemakaman kali ini mengingatkan publik pada prosesi pemakaman Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1989 yang diperkirakan dihadiri sekitar 10 juta orang. Saat itu, besarnya jumlah pelayat bahkan sempat menyebabkan aparat kesulitan mengendalikan kerumunan di sekitar peti jenazah.

Rangkaian pemakaman di Teheran dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan penutupan sementara sebagian wilayah udara ibu kota. Setelah itu, jenazah akan dibawa ke Qom, kemudian dilanjutkan ke Najaf dan Karbala di Irak sebelum akhirnya dimakamkan di Mashhad, kota kelahirannya.

Hingga kini pemerintah Iran belum memberikan kepastian apakah Mojtaba Khamenei akan tampil di hadapan publik selama prosesi berlangsung. Putra Ali Khamenei tersebut dilaporkan mengalami luka dalam serangan yang menewaskan sejumlah anggota keluarganya dan belum terlihat di ruang publik sejak peristiwa tersebut.

Pelanggan Tak Perlu Khawatir! Tarif Listrik tidak Naik Selama Triwulan III 2026

Tarif Listrik tidak Naik pada periode Juli hingga September 2026 setelah pemerintah memutuskan mempertahankan besaran tarif PT PLN (Persero) untuk Triwulan III 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang stabilitas perekonomian nasional yang masih menghadapi tekanan akibat ketidakpastian ekonomi global.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan keputusan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat dan dunia usaha. Menurutnya, mempertahankan tarif listrik menjadi langkah penting agar biaya hidup maupun biaya operasional pelaku usaha tidak semakin bertambah.

Pemerintah menilai keputusan Tarif Listrik yang tidak Naik ini dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk tetap menjaga tingkat konsumsi, sekaligus membantu sektor usaha mempertahankan produktivitas di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung.

Penetapan tarif listrik sendiri mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024. Dalam aturan tersebut, evaluasi tarif pelanggan nonsubsidi dilakukan setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi makro, seperti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Indonesian Crude Price (ICP), tingkat inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

Untuk penyesuaian Triwulan III 2026, pemerintah menggunakan data ekonomi pada periode Februari hingga April 2026. Selama periode tersebut, kurs rupiah berada di kisaran Rp16.959,32 per dolar AS, ICP mencapai 96,12 dolar AS per barel, inflasi tercatat 0,21 persen, sedangkan HBA berada di level 70 dolar AS per ton sesuai kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) batu bara.

Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi Lewat Kebijakan Tarif Tetap

Meski berdasarkan formula yang berlaku terdapat peluang dilakukan penyesuaian tarif, pemerintah memilih mempertahankan kebijakan Tarif Listrik tidak Naik. Langkah ini dinilai mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat, dunia usaha, dan keberlanjutan sektor ketenagalistrikan nasional.

Kebijakan tersebut tidak hanya berlaku bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi, tetapi juga tetap mempertahankan tarif untuk 24 golongan pelanggan bersubsidi. Kelompok penerima manfaat mencakup pelanggan sosial, rumah tangga berpenghasilan rendah, pelaku usaha kecil, industri kecil, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bahlil menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menyediakan layanan listrik yang andal dengan harga yang terjangkau. Menurutnya, kebijakan Tarif Listrik tidak Naik merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pelayanan publik dan kondisi ekonomi nasional.

Melalui keputusan tersebut, pemerintah berharap aktivitas ekonomi dapat terus bergerak tanpa tambahan beban biaya listrik. Di sisi lain, masyarakat tetap memperoleh akses energi yang terjangkau sehingga Tarif Listrik tidak Naik diharapkan mampu memberikan kepastian bagi rumah tangga maupun pelaku usaha selama Triwulan III 2026.

Kerugian Scam Capai Rp7,5 Triliun, AI Jadi Senjata Baru Pelaku Penipuan Digital

0

Ancaman Kerugian Scam di Indonesia terus menjadi perhatian pemerintah seiring meningkatnya nilai kerugian yang dialami masyarakat akibat penipuan digital. Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah, Kerugian Scam diperkirakan telah mencapai sekitar Rp7,5 triliun. Kondisi tersebut mendorong perlunya penguatan sistem perlindungan konsumen melalui kolaborasi antara pemerintah, operator telekomunikasi, dan penyedia layanan digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menilai tren kejahatan siber berkembang semakin cepat dengan modus yang kian sulit dikenali. Menurutnya, pelaku kini tidak hanya mengandalkan pesan singkat atau tautan palsu, tetapi juga memanfaatkan teknologi terbaru untuk meyakinkan calon korbannya.

Ia mengungkapkan, angka Kerugian Scam terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Data yang dirilis Global Anti-Scam Alliance menunjukkan nilai kerugian masyarakat Indonesia akibat penipuan dan spam telah mencapai triliunan rupiah. Fakta tersebut menjadi sinyal bahwa perlindungan terhadap pengguna layanan digital harus diperkuat.

Nezar menjelaskan, kelompok lanjut usia menjadi salah satu sasaran yang paling rentan. Pelaku memanfaatkan rendahnya kewaspadaan sebagian masyarakat dengan menyamar sebagai kerabat, petugas resmi, hingga pejabat pemerintah. Bahkan, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat pelaku mampu meniru suara seseorang sehingga aksi penipuan terdengar lebih meyakinkan.

Pemerintah Dorong Sistem Anti-Scam di Sektor Telekomunikasi

Untuk menekan Kerugian Scam, pemerintah meminta seluruh perusahaan telekomunikasi mengambil langkah nyata dalam memperkuat sistem keamanan bagi pelanggan. Operator diharapkan menghadirkan fitur anti-scam yang mampu mendeteksi serta menyaring panggilan maupun pesan mencurigakan sebelum diterima pengguna.

Menurut Nezar, bentuk perlindungan tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai pendekatan, baik dalam bentuk aplikasi keamanan maupun teknologi lain yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing perusahaan. Pemerintah tidak menetapkan satu model tertentu, melainkan memberikan ruang bagi penyedia layanan untuk menentukan solusi yang paling efektif.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena karakteristik ancaman siber terus berubah mengikuti perkembangan teknologi. Dengan sistem keamanan yang terus diperbarui, peluang pelaku melakukan penipuan diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Selain memperkuat teknologi, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat menerima telepon, pesan singkat, atau tautan dari pihak yang tidak dikenal. Verifikasi informasi sebelum memberikan data pribadi maupun melakukan transaksi menjadi langkah sederhana yang dapat mengurangi Kerugian Scam.

Krisis Pasokan Batu Bara Teratasi, Pemadaman Listrik di Jawa Kini Berakhir?

0

Pemadaman Listrik di Jawa yang sempat memicu gangguan di sejumlah wilayah kini diklaim telah berhasil diatasi. PT PLN (Persero) menyebut kondisi tersebut membaik setelah pemerintah memberikan tambahan pasokan batu bara dengan spesifikasi kalori menengah hingga tinggi untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik di Pulau Jawa.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, tambahan pasokan tersebut merupakan hasil penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Langkah itu dilakukan setelah pasokan batu bara dengan nilai kalori yang dibutuhkan pembangkit mengalami keterbatasan sehingga memengaruhi keandalan sistem kelistrikan.

Menurut Darmawan, PLN menerima tambahan sekitar 1,8 juta ton batu bara pada Juli 2026 di luar kontrak yang telah berjalan. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan tambahan sekitar 3 juta ton untuk periode Agustus hingga Desember 2026 guna menjaga pasokan tetap stabil.

Dengan dukungan tersebut, Pemadaman Listrik di Jawa yang sebelumnya terjadi secara bergilir kini tidak lagi menjadi kendala utama. Sistem kelistrikan dinilai kembali lebih andal sehingga risiko gangguan pasokan listrik dapat ditekan.

Tambahan Batu Bara Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan

PLN mengungkapkan, persoalan utama yang menyebabkan gangguan beberapa waktu lalu bukan berasal dari kurangnya produksi batu bara nasional, melainkan terbatasnya ketersediaan batu bara berkalori minimal 4.500 yang dibutuhkan sejumlah pembangkit listrik.

Saat ini, produksi batu bara nasional lebih banyak didominasi batu bara berkalori rendah, sementara pasokan batu bara dengan kalori menengah hingga tinggi terus mengalami penurunan. Kondisi tersebut membuat PLN mengajukan permintaan tambahan pasokan kepada Kementerian ESDM.

Darmawan mengapresiasi respons cepat pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Ia menyebut kontrak tambahan untuk Juli telah berjalan, sedangkan penugasan pasokan hingga akhir tahun juga sudah dipastikan tersedia.

DPR Optimistis Gangguan Listrik Tidak Terulang

Perbaikan pasokan energi juga mendapat perhatian DPR. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya memastikan pemerintah telah melakukan koordinasi intensif bersama Kementerian ESDM, PLN, Kejaksaan, dan Badan Intelijen Negara untuk mengurai penyebab gangguan kelistrikan yang sempat terjadi.

Menurut Dasco, hasil koordinasi tersebut memberikan keyakinan bahwa Pemadaman Listrik di Jawa tidak akan kembali terjadi dalam waktu dekat. Pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi agar sistem kelistrikan tetap stabil meski menghadapi tekanan dari situasi global.

Ia mengakui dinamika global memang memberi dampak terhadap sektor energi nasional. Namun, melalui koordinasi antarlembaga dan dukungan pasokan bahan bakar pembangkit, pemerintah optimistis Pemadaman Listrik di Jawa dapat dicegah sehingga masyarakat maupun dunia usaha dapat menjalankan aktivitas tanpa terganggu oleh pemadaman bergilir.

Lapangan Kerja di 2027 Ditargetkan Bertambah hingga 3,49 Juta, Hilirisasi Jadi Andalan

Target Lapangan Kerja di 2027 menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun depan. Melalui kebijakan ekonomi yang diarahkan pada pertumbuhan berkualitas, pemerintah menargetkan terciptanya antara 2,57 juta hingga 3,49 juta pekerjaan baru sebagai bagian dari strategi memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing nasional.

Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Wihadi Wiyanto, mengatakan sasaran tersebut telah menjadi bagian dari pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Selain memperluas kesempatan kerja, pemerintah juga membidik pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen dengan peningkatan porsi pekerjaan formal mencapai 40,81 persen.

Menurutnya, target Lapangan Kerja di 2027 juga diiringi upaya menekan tingkat pengangguran terbuka hingga berada pada kisaran 4,3 sampai 4,87 persen. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus memperkuat kualitas tenaga kerja nasional.

Hilirisasi dan Industrialisasi Jadi Penggerak Ekonomi

Dalam penyusunan kebijakan fiskal tahun depan, pemerintah menjadikan hilirisasi dan industrialisasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi. Strategi ini dinilai mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas di berbagai sektor industri.

Pemerintah juga menyusun delapan Klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat industri dalam negeri agar mampu menciptakan lebih banyak kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Pendidikan dan Sinergi Daerah Diperkuat

Selain sektor industri, pemerintah memberi perhatian besar pada pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Langkah ini dinilai penting agar tenaga kerja memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Wihadi menegaskan keberhasilan program Lapangan Kerja di 2027 tidak hanya bergantung pada pembangunan kawasan industri, tetapi juga memerlukan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, setiap program disusun dengan mempertimbangkan potensi daerah, karakteristik wilayah, serta kesiapan masing-masing pemerintah daerah.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap target Lapangan Kerja di 2027 dapat tercapai secara optimal. Hilirisasi, investasi, penguatan kualitas SDM, dan sinergi antardaerah diyakini menjadi fondasi penting dalam menciptakan kesempatan kerja baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih berkelanjutan.

Sensus Ekonomi 2026 Jamin Kerahasiaan Data, BPS Minta Masyarakat Tak Ragu

0

Sensus Ekonomi 2026 dipastikan tetap mengutamakan perlindungan data masyarakat selama proses pendataan berlangsung. Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan seluruh informasi yang diberikan responden hanya digunakan untuk kepentingan statistik nasional dan tidak akan dipublikasikan dalam bentuk data pribadi. Hasil pendataan nantinya disajikan secara agregat sehingga identitas setiap responden tetap terjaga.

Inspektur Utama BPS, Dadang Hardiwan, mengatakan masyarakat tidak perlu ragu memberikan informasi kepada petugas resmi. Menurutnya, kerahasiaan data menjadi salah satu prinsip utama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, sehingga seluruh informasi yang diterima akan dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.

BPS juga memastikan setiap tahapan pendataan dilakukan dengan standar pengamanan data yang ketat. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif agar hasil sensus mampu memberikan gambaran yang akurat mengenai kondisi perekonomian nasional.

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan melalui beberapa metode. Setelah tahap pengisian mandiri secara daring berlangsung pada Mei hingga Juni 2026, BPS melanjutkan proses pendataan langsung dari rumah ke rumah mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat yang belum sempat mengikuti pendataan secara online.

BPS Lanjutkan Pendataan Door-to-Door

Dadang menjelaskan sasaran sensus tidak hanya mencakup pelaku usaha berskala besar maupun menengah. Aktivitas ekonomi yang dijalankan di lingkungan rumah tangga juga menjadi bagian penting dalam proses pendataan karena berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Menurutnya, banyak usaha keluarga yang berkembang dari rumah sehingga perlu masuk dalam basis data nasional. Dengan cakupan yang lebih luas, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan potret kondisi ekonomi Indonesia yang lebih lengkap dan akurat.

Untuk mendukung kelancaran proses tersebut, seluruh petugas lapangan telah dibekali surat tugas resmi serta mengenakan rompi khusus sebagai identitas ketika melakukan pendataan di masyarakat.

Masyarakat Diminta Pastikan Identitas Petugas

BPS mengimbau masyarakat agar memastikan petugas yang datang benar-benar merupakan petugas resmi sebelum memberikan keterangan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan identitas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dadang kembali menegaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 tidak akan menampilkan informasi individu ataupun identitas responden. Seluruh data akan diolah menjadi statistik agregat yang digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah dan berbagai kebutuhan perencanaan pembangunan.

BPS berharap partisipasi masyarakat terus meningkat selama masa pendataan berlangsung. Dengan memberikan informasi yang sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas resmi, kualitas data yang dihasilkan akan semakin baik. Data tersebut nantinya menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan ekonomi, memetakan perkembangan dunia usaha, serta mendukung pembangunan nasional di berbagai sektor.