Rabu, April 29, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 3

Pemilik Bisnis Wajib Tahu! Jenis Pesanan yang Bikin Rugi dan Harus Ditolak

0

Dalam dunia bisnis, ada anggapan yang cukup umum: semakin banyak penjualan, semakin baik kondisi keuangan. Sekilas terdengar logis. Tapi kenyataannya tidak selalu begitu. Ada banyak jenis pesanan yang bikin rugi, bahkan jika secara kasat mata terlihat menghasilkan omzet. Inilah alasan kenapa pemilik bisnis perlu lebih selektif dalam menerima order.

Kesalahan paling sering terjadi saat semua peluang penjualan dianggap sebagai “uang masuk”. Padahal, tidak semua transaksi membawa keuntungan bersih. Beberapa justru menggerus margin, mengganggu operasional, hingga merusak hubungan jangka panjang dengan pelanggan lain.

Fenomena jenis pesanan yang bikin rugi ini sering muncul tanpa disadari. Misalnya, pesanan dalam jumlah kecil tapi dengan permintaan kustom berlebihan. Atau klien yang menekan harga terlalu rendah hingga margin nyaris nol. Jika terus dibiarkan, bisnis bisa terlihat sibuk, tetapi sebenarnya tidak berkembang secara finansial.

Kapan Sebaiknya Pesanan Ditolak?

Menolak order memang terasa tidak nyaman, apalagi jika bisnis sedang butuh pemasukan. Namun dalam praktiknya, keputusan ini justru bisa menjadi langkah strategis untuk menjaga kesehatan keuangan.

Pertama, ketika biaya produksi melebihi potensi keuntungan. Ini sering terjadi pada pesanan custom yang membutuhkan waktu, tenaga, dan bahan tambahan. Jika dihitung secara detail, margin yang tersisa tidak sebanding dengan effort yang dikeluarkan. Inilah salah satu contoh nyata jenis pesanan yang bikin rugi.

Kedua, saat pelanggan memiliki ekspektasi yang tidak realistis. Misalnya, ingin hasil premium dengan harga minimal, atau deadline yang terlalu sempit tanpa kompensasi tambahan. Situasi seperti ini berisiko menimbulkan konflik dan justru merugikan reputasi bisnis.

Ketiga, ketika pesanan mengganggu alur operasional utama. Ada kalanya satu order kecil justru menyita waktu tim, menghambat produksi pesanan lain yang lebih menguntungkan. Dalam skala tertentu, ini bisa menciptakan bottleneck yang merugikan keseluruhan bisnis.

Keempat, klien dengan riwayat bermasalah. Entah sering telat bayar, banyak revisi di luar kesepakatan, atau sulit diajak komunikasi. Menerima pesanan dari tipe pelanggan seperti ini sering kali berujung pada kerugian non-finansial—stres tim, waktu terbuang, hingga potensi konflik.

Menyaring Peluang, Bukan Menutup Rezeki

Menolak pesanan bukan berarti menolak peluang. Justru ini tentang menyaring mana yang benar-benar memberikan nilai bagi bisnis. Pemilik usaha yang matang biasanya sudah punya parameter jelas: minimal margin, batas revisi, sistem pembayaran, hingga kriteria klien ideal.

Dengan standar ini, keputusan menjadi lebih objektif, bukan sekadar berdasarkan insting atau rasa tidak enak. Bisnis pun berjalan lebih terarah, dengan fokus pada pelanggan yang benar-benar menguntungkan.

Menariknya, ketika bisnis mulai selektif, citra profesional justru meningkat. Klien melihat adanya standar kualitas dan sistem yang jelas. Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri, terutama di pasar yang kompetitif.

Intinya, memahami dan menghindari jenis pesanan yang bikin rugi adalah bagian dari strategi bertumbuh. Bisnis bukan sekadar soal volume penjualan, tapi bagaimana setiap transaksi benar-benar memberikan kontribusi terhadap profit dan keberlanjutan usaha.

Keputusan untuk menolak order mungkin terasa seperti langkah mundur. Tapi dalam banyak kasus, itu justru langkah maju yang menjaga bisnis tetap sehat, stabil, dan siap berkembang lebih besar.

Pengusaha AS Diajak Dialog Langsung, RI Buka Peluang Investasi Lebih Luas

0

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang dialog langsung dengan Pengusaha AS dalam upaya memperkuat kerja sama ekonomi bilateral, khususnya pada aspek teknis yang berkaitan dengan kebijakan fiskal dan investasi. Langkah ini disampaikan saat menghadiri forum Joint Roundtable di Washington D.C. yang mempertemukan pemerintah Indonesia dengan berbagai Pengusaha AS dari sektor strategis.

Forum yang digelar oleh US-ASEAN Business Council dan US Chamber of Commerce tersebut dihadiri sejumlah perusahaan besar Amerika Serikat yang bergerak di bidang keuangan, teknologi, energi, hingga kesehatan. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan ekonomi sekaligus membuka jalur komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah dan pelaku usaha.

Dalam keterangannya, Purbaya menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar ajang pertemuan formal, melainkan ruang strategis untuk menggali peluang konkret. Ia menyebut keterlibatan Pengusaha AS dalam dialog langsung diharapkan mampu mendorong realisasi investasi yang lebih cepat serta memperluas kolaborasi lintas sektor di Indonesia.

Dialog Teknis dan Peluang Investasi Diperluas

Dalam forum tersebut, Purbaya memaparkan kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai tetap solid di tengah tekanan global. Ia menjelaskan bahwa pemerintah terus menjalankan kebijakan fiskal yang adaptif guna merespons dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Menurutnya, keterbukaan pemerintah terhadap masukan dari Pengusaha AS menjadi bagian penting dalam merancang kebijakan yang lebih responsif dan kompetitif. Selain itu, pemerintah juga tengah fokus memperdalam pasar keuangan domestik, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran, serta memperkuat fondasi ketahanan sektor keuangan.

Purbaya menegaskan, stabilitas ekonomi tetap menjadi prioritas utama, namun di saat yang sama pemerintah juga mendorong transformasi struktural agar Indonesia dapat mencapai status negara berpendapatan tinggi. Ia menilai, sinergi dengan sektor swasta global, termasuk dari Amerika Serikat, menjadi salah satu kunci dalam mencapai target tersebut.

Reformasi Struktural Jadi Fondasi Ketahanan

Selain forum bilateral, Purbaya juga menghadiri pertemuan G20 1st Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting yang membahas isu ekonomi global. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pentingnya reformasi regulasi dan penguatan tata kelola pemerintahan yang telah dilakukan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menekankan bahwa ketahanan ekonomi nasional saat ini tidak dibangun secara instan, melainkan hasil dari reformasi jangka panjang yang konsisten. Hal ini menjadi faktor pembeda ketika menghadapi krisis global, termasuk dampak dari konflik geopolitik yang memicu gangguan di sektor energi.

Lebih lanjut, Purbaya menyebut bahwa situasi global, khususnya ketegangan di Timur Tengah, menjadi pengingat akan pentingnya efisiensi dalam proses perizinan dan pengelolaan sumber daya. Efisiensi tersebut dinilai krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Kerja Sampingan Karyawan dengan Modal HP yang Bisa Dimulai Tanpa Ribet!

0

Di era digital seperti sekarang, peluang mencari penghasilan tambahan semakin terbuka lebar. Bahkan, sampingan karyawan modal hp sudah bukan hal yang sulit lagi untuk dijalankan. Dengan perangkat yang hampir selalu ada di tangan, banyak karyawan mulai memanfaatkan waktu luang untuk menghasilkan uang tambahan tanpa harus keluar rumah.

Menariknya, sampingan karyawan modal hp tidak selalu membutuhkan skill yang rumit atau modal besar. Yang terpenting adalah tahu cara memanfaatkannya dengan tepat. Dari yang awalnya hanya coba coba, tidak sedikit yang akhirnya menjadikan aktivitas ini sebagai sumber penghasilan kedua yang cukup stabil.

Masalahnya, masih banyak yang bingung harus mulai dari mana. Padahal, peluangnya sudah ada di depan mata, tinggal bagaimana memaksimalkannya.

Cara Memanfaatkan Gadget untuk Sampingan yang Menghasilkan

Salah satu keuntungan hidup di era digital adalah hampir semua aktivitas bisa dilakukan lewat smartphone. Mulai dari komunikasi, transaksi, hingga promosi bisnis.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memilih jenis sampingan yang sesuai dengan waktu dan minat. Misalnya, jika punya waktu terbatas, bisa mulai dari aktivitas yang fleksibel seperti jualan online atau menjadi reseller.

Platform marketplace dan media sosial bisa menjadi alat utama. Dengan hanya menggunakan HP, produk sudah bisa dipasarkan ke banyak orang tanpa harus memiliki toko fisik.

Selain itu, ada juga peluang dari jasa. Misalnya menjadi freelance penulis, admin media sosial, atau bahkan dropshipper. Semua ini bisa dijalankan dengan sampingan karyawan modal hp tanpa harus mengganggu pekerjaan utama.

Pilih Sampingan yang Realistis

Kesalahan yang sering terjadi adalah memilih terlalu banyak peluang sekaligus. Akibatnya, fokus terpecah dan hasilnya tidak maksimal.

Lebih baik mulai dari satu jenis sampingan yang benar benar bisa dijalankan secara konsisten. Tidak perlu langsung besar, yang penting berjalan dulu.

Misalnya mulai dari menjual produk yang sederhana atau menawarkan jasa kecil kecilan. Seiring waktu, pengalaman akan bertambah dan peluang bisa dikembangkan lebih luas.

Manfaatkan Waktu Luang Secara Efektif

Karyawan biasanya memiliki waktu terbatas karena pekerjaan utama. Karena itu, penting untuk mengatur waktu dengan baik.

Gunakan waktu luang seperti setelah jam kerja atau akhir pekan untuk mengelola sampingan. Tidak perlu terlalu lama, yang penting rutin.

Dengan konsistensi, hasil akan mulai terlihat. Inilah yang membuat sampingan karyawan modal hp menjadi menarik, karena bisa dijalankan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama.

Bangun Kebiasaan dan Sistem Sederhana

Agar sampingan bisa berkembang, penting untuk mulai membangun sistem, meskipun sederhana.

Misalnya dengan mencatat pemasukan, mengatur jadwal posting produk, atau membuat daftar pelanggan. Hal hal kecil seperti ini membantu usaha menjadi lebih terarah.

Selain itu, jangan lupa untuk terus belajar. Dunia digital terus berubah, dan peluang baru selalu muncul. Dengan mengikuti perkembangan, sampingan bisa terus berkembang.

Banyak usaha besar berawal dari hal kecil. Begitu juga dengan sampingan karyawan modal hp. Awalnya mungkin hanya tambahan kecil, tapi jika dijalankan dengan serius, hasilnya bisa jauh lebih besar.

Kuncinya ada pada konsistensi dan kemauan untuk mencoba. Tidak perlu menunggu kondisi sempurna, karena peluang sudah ada di sekitar.

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Konflik Laut AS-Iran Picu Kepanikan Pasar!

Lonjakan tajam di pasar energi kembali terjadi setelah Harga Minyak Dunia Naik Lagi pada akhir pekan, dipicu meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi geopolitik yang memanas di kawasan Teluk membuat pelaku pasar bereaksi cepat, terutama setelah insiden militer yang melibatkan kapal-kapal komersial di jalur strategis Selat Hormuz.

Mengacu pada laporan CNBC, Senin (20/4/2026), kontrak minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei melonjak sekitar 7 persen dan ditutup di level USD 89,74 per barel pada Minggu malam waktu setempat. Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman Juni turut menguat hampir 5,8 persen ke posisi USD 95,59 per barel. Kenaikan ini menandai bahwa Harga Minyak Dunia Naik Lagi setelah sebelumnya sempat tertekan di akhir pekan lalu.

Ketegangan Militer Picu Lonjakan Harga

Eskalasi konflik dipicu oleh aksi militer yang melibatkan kedua negara. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa Angkatan Laut AS menembaki kapal kontainer milik Iran di Teluk Oman, sebelum akhirnya pasukan Marinir mengambil alih kapal tersebut. Dalam pernyataannya di media sosial Truth Social, Trump menyebut kapal itu mencoba menembus blokade yang diberlakukan AS di wilayah pelabuhan Iran.

Langkah tersebut terjadi hanya sehari setelah Iran lebih dulu menyerang kapal tanker di Selat Hormuz. Menurut laporan Pusat Operasi Maritim Inggris, kapal perang Garda Revolusi Iran menembakkan proyektil ke arah tanker tersebut, dan sebuah kapal kontainer lain turut terdampak oleh serpihan yang tidak teridentifikasi.

Situasi ini memperburuk kondisi yang sebelumnya mulai mereda. Bahkan, Harga Minyak Dunia Naik Lagi secara signifikan karena pasar melihat risiko gangguan pasokan energi global semakin besar. Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia.

Ancaman Baru dan Gagalnya Negosiasi

Ketegangan kian meningkat setelah Presiden Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran. Ia menyatakan siap menargetkan infrastruktur vital seperti pembangkit listrik dan jembatan jika Teheran tidak menyepakati kesepakatan baru dengan Washington. Pernyataan tersebut muncul menjelang berakhirnya masa gencatan senjata antara kedua negara.

Trump juga menuding Iran telah melanggar kesepakatan dengan melakukan serangan terhadap kapal-kapal di akhir pekan. Di sisi lain, upaya untuk melanjutkan perundingan damai tampaknya menemui jalan buntu. Meski sebelumnya disebut akan ada pertemuan lanjutan di Islamabad, Iran memastikan tidak akan hadir dengan alasan blokade angkatan laut AS yang masih berlangsung.

Kondisi ini membuat pasar semakin gelisah, sehingga Harga Minyak Dunia Naik Lagi dalam waktu singkat. Padahal, beberapa hari sebelumnya harga sempat turun setelah Iran menyatakan Selat Hormuz dibuka untuk lalu lintas komersial sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi AS di Lebanon.

Namun, kebijakan tersebut tidak bertahan lama. Teheran kembali memperketat kontrol setelah menilai AS tidak menunjukkan itikad untuk mencabut blokade. Bahkan, Iran menegaskan bahwa jalur pelayaran tersebut kini berada dalam pengawasan penuh militer.

Selat Hormuz Kembali di Bawah Kendali Ketat

Dalam pernyataan resmi yang dikutip media internasional, komando militer Iran Khatam Al-Anbiya menyebut tindakan Amerika Serikat sebagai bentuk “pembajakan”. Mereka menegaskan bahwa kontrol atas Selat Hormuz telah dikembalikan ke kondisi sebelumnya dengan pengawasan ketat dari angkatan bersenjata.

Iran juga menegaskan bahwa situasi ini akan terus berlangsung selama AS belum memulihkan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang berangkat dari maupun menuju wilayahnya. Ketidakpastian ini membuat pasar energi global berada dalam tekanan tinggi.

Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar memperkirakan volatilitas harga minyak masih akan berlanjut. Jika konflik tidak segera mereda, bukan tidak mungkin Harga Minyak Dunia Naik Lagi dalam beberapa hari ke depan, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi global yang terganggu.

Sertifikasi Drone Berbasis SNI Digenjot, Industri Dalam Negeri Siap Bersaing

0

Kementerian Perindustrian terus memperkuat daya saing industri alat dan mesin pertanian (alsintan) nasional melalui penerapan standardisasi pada teknologi berbasis industri 4.0. Salah satu fokus yang kini mendapat perhatian serius adalah penerapan Sertifikasi Drone untuk kebutuhan pertanian, mengingat perannya yang semakin vital dalam mendukung efisiensi dan modernisasi sektor ini.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada teknologi seperti drone merupakan langkah strategis yang tidak bisa diabaikan. Menurutnya, kehadiran Sertifikasi Drone menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap produk yang beredar telah memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan.

Ia menilai, tanpa pengawasan melalui standardisasi, risiko penggunaan drone di sektor pertanian bisa meningkat, mulai dari gangguan teknis hingga potensi membahayakan keselamatan. Karena itu, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap inovasi teknologi benar-benar siap digunakan di lapangan.

Standardisasi Dorong Industri Naik Kelas

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menekankan bahwa standardisasi memiliki peran penting dalam menciptakan keseragaman mutu di industri alsintan. Melalui mekanisme Sertifikasi Drone, pelaku industri tidak hanya diarahkan untuk memenuhi standar nasional, tetapi juga dipersiapkan untuk menembus pasar global.

Menurutnya, proses sertifikasi menjadi pintu masuk bagi industri dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus efisiensi operasional. Dengan standar yang jelas, produsen dapat memastikan bahwa setiap unit yang dihasilkan memiliki performa yang konsisten dan dapat diandalkan.

Langkah ini juga dinilai mampu memperkuat posisi industri dalam negeri di tengah persaingan global yang semakin ketat, terutama dalam pengembangan teknologi pertanian berbasis otomatisasi.

Pengujian Ketat untuk Jamin Keamanan Operasional

Kementerian Perindustrian melalui Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Logam dan Mesin (BBSPJILM) telah mendapatkan mandat dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk melaksanakan sertifikasi drone pertanian berdasarkan SNI 9199:2023. Standar ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari spesifikasi teknis hingga metode pengujian.

Kepala BBSPJILM, Mogadishu Djati Ertanto, menyatakan kesiapan pihaknya dalam menjalankan tugas tersebut. Peningkatan fasilitas laboratorium serta kompetensi auditor telah dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Sertifikasi Drone secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa setiap drone yang lolos sertifikasi harus memenuhi aspek integritas struktural dan fungsi operasional. Dengan demikian, produk yang dihasilkan tidak hanya unggul dari sisi inovasi, tetapi juga terbukti aman dan efektif saat digunakan di lapangan.

Penggunaan drone dalam pertanian memang memiliki karakteristik khusus, terutama karena sering digunakan untuk membawa muatan seperti pestisida dan pupuk. Tanpa standar yang jelas, potensi masalah seperti penyemprotan yang tidak merata hingga risiko kecelakaan bisa terjadi.

Masih Bingung? Ini Bedanya Omzet dan Laba Bersih dalam Bisnis

0

Banyak pelaku usaha merasa bisnisnya sudah “jalan” karena setiap hari ada uang masuk. Tapi saat dicek di akhir bulan, hasilnya tidak terasa. Di sinilah penting memahami bedanya omzet dan laba bersih, karena tidak semua uang yang masuk bisa langsung dianggap sebagai keuntungan.

Tanpa memahami bedanya omzet dan laba bersih, banyak pemilik usaha terjebak pada angka penjualan yang terlihat besar. Padahal, omzet hanya menunjukkan total uang masuk, bukan jumlah yang benar benar bisa disimpan. Kesalahan ini sering terjadi, terutama pada bisnis kecil yang belum memiliki sistem keuangan yang jelas.

Memahami bedanya omzet dan laba bersih bukan sekadar teori, tapi langkah penting agar bisnis tidak hanya terlihat ramai, tapi juga benar benar menghasilkan.

Uang Masuk Setiap Hari Belum Tentu Untung

Omzet adalah total pendapatan dari penjualan. Angka ini memang penting karena menunjukkan seberapa aktif bisnis berjalan. Semakin tinggi omzet, biasanya semakin besar aktivitas penjualan.

Namun, omzet bukanlah keuntungan. Dari angka tersebut, masih ada berbagai biaya yang harus dibayar. Mulai dari bahan baku, biaya operasional, sewa tempat, hingga pengeluaran kecil yang sering tidak disadari.

Masalahnya, banyak pelaku usaha hanya fokus pada omzet. Selama uang masuk terus, bisnis dianggap sehat. Padahal, jika pengeluaran tidak dikontrol, keuntungan bisa sangat kecil, bahkan tidak ada.

Inilah alasan kenapa bisnis bisa terlihat laku setiap hari, tapi tidak pernah benar benar berkembang.

Cara Menghitung dan Memahami Laba Bersih

Laba bersih adalah sisa uang setelah semua biaya dikurangi dari omzet. Inilah angka yang sebenarnya penting karena menunjukkan hasil nyata dari bisnis.

Untuk menghitungnya, cukup sederhana:
Omzet dikurangi semua biaya sama dengan laba bersih.

Biaya yang perlu diperhitungkan bukan hanya yang besar, tapi juga yang kecil. Misalnya biaya listrik, transportasi, hingga pengeluaran operasional harian.

Dengan memahami laba bersih, pemilik usaha bisa mengetahui apakah bisnisnya benar benar menghasilkan atau hanya sekadar berputar.

Selain itu, penting juga untuk memisahkan uang bisnis dan uang pribadi. Jika tidak dipisahkan, laba bersih akan sulit terlihat karena uang tercampur.

Langkah lain yang bisa dilakukan adalah mencatat semua transaksi secara rutin. Tidak perlu sistem rumit, yang penting konsisten. Dari catatan ini, akan terlihat jelas aliran uang masuk dan keluar.

Dengan kebiasaan ini, pemilik usaha bisa lebih mudah memahami bedanya omzet dan laba bersih dan tidak lagi tertipu oleh angka penjualan semata.

Bangun Kebiasaan Mengelola Keuangan Sejak Awal

Memahami konsep saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah menerapkannya dalam kebiasaan sehari hari.

Mulailah dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran. Pisahkan uang untuk operasional, keuntungan, dan kebutuhan lainnya. Dengan cara ini, alur keuangan menjadi lebih jelas.

Selain itu, jangan langsung menggunakan semua uang yang masuk. Sisihkan terlebih dahulu untuk biaya bisnis dan simpan bagian keuntungan.

Kebiasaan ini akan membantu menjaga stabilitas keuangan dan membuat bisnis lebih siap berkembang.

Harga Emas Antam Stagnan, Investor Cenderung Wait and See

0

Pergerakan harga logam mulia kembali menjadi perhatian pelaku pasar, terutama ketika Emas Antam Stagnan pada perdagangan hari ini. Setelah sempat mengalami kenaikan pada hari sebelumnya, harga emas produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk tercatat tidak mengalami perubahan.

Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia, Minggu, 19 April 2026, harga emas batangan Antam masih bertahan di level Rp2,884 juta per gram. Kondisi Emas Antam Stagnan ini mencerminkan fase konsolidasi pasar setelah sebelumnya terjadi penguatan harga.

Meski harga jual tidak bergerak, terdapat sedikit perubahan pada sisi buyback atau harga jual kembali. Nilai buyback emas Antam tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp22 ribu. Namun, secara umum, kondisi pasar masih menunjukkan bahwa Emas Antam Stagnan dan belum memperlihatkan arah tren yang signifikan dalam jangka pendek.

Pelaku pasar menilai situasi ini sebagai sinyal wait and see, di mana investor cenderung menahan transaksi sambil mencermati perkembangan global, termasuk pergerakan dolar AS dan ketegangan geopolitik yang memengaruhi harga komoditas.

Selain itu, aspek perpajakan juga menjadi faktor penting dalam transaksi emas. Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Untuk penjualan kembali dengan nilai di atas Rp10 juta, pemegang NPWP dikenakan tarif 1,5 persen, sementara non-NPWP sebesar 3 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.

Sementara itu, pada sisi pembelian, tarif pajak sebesar 0,45 persen berlaku bagi pembeli yang memiliki NPWP, dan 0,9 persen untuk yang tidak memiliki NPWP. Bukti potong pajak pun diberikan dalam setiap transaksi sebagai bagian dari administrasi resmi.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Adapun daftar harga emas batangan Antam per Minggu, 19 April 2026, masih menunjukkan posisi Emas Antam Stagnan di berbagai pecahan. Untuk ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1,492 juta, sedangkan 1 gram tetap di Rp2,884 juta.

Harga untuk pecahan lainnya juga relatif stabil, seperti 2 gram di Rp5,708 juta, 5 gram di Rp14,195 juta, hingga 10 gram yang berada di level Rp28,335 juta. Untuk ukuran besar, emas 100 gram dijual Rp282,612 juta, sementara 1.000 gram atau 1 kilogram mencapai Rp2,824 miliar.

Stabilnya harga di hampir seluruh ukuran ini mempertegas bahwa Emas Antam Stagnan masih menjadi gambaran kondisi pasar saat ini. Investor cenderung menunggu sentimen baru sebelum mengambil keputusan, baik untuk membeli maupun melepas aset emas.

Dengan kondisi pasar yang belum menunjukkan pergerakan signifikan, pelaku investasi disarankan tetap mencermati dinamika global dan faktor domestik yang berpotensi memengaruhi harga emas dalam waktu dekat.

Ancaman Inflasi dari Energi Jadi Sorotan IMF untuk Kawasan Asia

0

Kawasan Asia dinilai masih mampu bertahan di tengah tekanan global, namun Ancaman Inflasi kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya risiko lonjakan harga energi dunia. Dana Moneter Internasional (IMF) mengingatkan bahwa gejolak baru di sektor energi berpotensi memicu tekanan berantai yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi regional.

Dalam laporan terbarunya, IMF menilai bahwa meskipun kinerja ekonomi Asia relatif solid, Ancaman Inflasi tetap membayangi akibat tingginya ketergantungan kawasan ini terhadap energi impor. Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF, Krishna Srinivasan, menyoroti bahwa struktur ekonomi Asia yang masih bergantung pada bahan bakar fosil membuat kawasan ini rentan terhadap fluktuasi harga global, terutama di tengah konflik geopolitik yang belum mereda.

Menurut Srinivasan, eskalasi konflik di Timur Tengah telah mendorong lonjakan harga minyak dan gas, yang secara langsung memperbesar Ancaman Inflasi di berbagai negara Asia. Kondisi ini semakin kompleks karena banyak industri manufaktur di kawasan tersebut memiliki intensitas energi yang tinggi, sehingga kenaikan biaya produksi sulit dihindari.

Di sisi lain, performa ekonomi Asia pada akhir 2025 justru menunjukkan hasil yang lebih baik dari perkiraan. IMF mencatat bahwa pertumbuhan di sejumlah negara didorong oleh meningkatnya permintaan global terhadap produk teknologi. Negara-negara yang terintegrasi dalam rantai pasok global, terutama di sektor elektronik dan manufaktur canggih, mendapatkan manfaat signifikan dari tren tersebut.

Selain itu, diversifikasi perdagangan ke berbagai kawasan juga membantu meredam dampak perlambatan permintaan dari Amerika Serikat. Namun demikian, capaian tersebut belum sepenuhnya menghilangkan Ancaman Inflasi yang muncul dari sisi energi dan rantai pasok.

Risiko Energi dan Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi

IMF memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi Asia akan mengalami perlambatan dalam beberapa tahun ke depan. Dari sekitar 5,0 persen pada 2025, pertumbuhan diproyeksikan turun menjadi 4,4 persen pada 2026, dan kembali melemah ke level 4,2 persen pada 2027. Meski melambat, Tiongkok dan India masih akan menjadi motor utama pertumbuhan kawasan dengan kontribusi dominan terhadap ekspansi ekonomi.

Srinivasan menegaskan bahwa Ancaman Inflasi tidak hanya berasal dari harga energi, tetapi juga dari potensi gangguan rantai pasok bahan baku penting seperti petrokimia dan pupuk. Jika konflik global berlangsung lebih lama, tekanan terhadap sektor industri dan pertanian diperkirakan akan semakin besar.

Untuk merespons kondisi tersebut, IMF mendorong pemerintah di Asia agar mengambil langkah kebijakan yang tepat dan terukur. Dalam jangka pendek, stabilisasi perlu dilakukan tanpa mengganggu mekanisme pasar maupun kredibilitas kebijakan ekonomi. Sementara dalam jangka menengah, reformasi struktural dinilai menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan mengurangi dampak Ancaman Inflasi di masa depan.

Mulai Usaha? Jangan Lupa Perencanaan Keuangan UMKM Ini

0

Banyak pelaku usaha kecil memulai bisnis dengan fokus pada penjualan dan operasional. Padahal, sejak awal, perencanaan keuangan umkm sudah seharusnya menjadi perhatian utama. Tanpa perencanaan keuangan umkm yang jelas, bisnis bisa berjalan tanpa arah dan sulit bertahan saat kondisi berubah.

Sering kali, masalah bukan datang dari kurangnya pelanggan, tapi dari ketidaksiapan menghadapi berbagai kemungkinan. Inilah kenapa perencanaan keuangan umkm tidak cukup hanya soal mencatat pemasukan dan pengeluaran, tapi juga menyiapkan skenario ke depan.

Bisnis yang kuat bukan hanya yang berkembang saat kondisi baik, tapi juga yang siap menghadapi situasi sulit.

3 Perencanaan Keuangan yang Wajib Disiapkan UMKM

1. Skenario Saat Penjualan Stabil

Ini adalah kondisi ideal yang diharapkan setiap pelaku usaha. Penjualan berjalan normal, pemasukan rutin, dan operasional bisa berjalan tanpa hambatan.

Di fase ini, banyak yang merasa aman dan mulai lengah. Padahal, justru di sinilah waktu terbaik untuk memperkuat keuangan.

Gunakan momen ini untuk menyisihkan keuntungan, membangun dana cadangan, dan memperbaiki sistem keuangan. Dengan perencanaan keuangan umkm yang baik, kondisi stabil bisa dimanfaatkan untuk memperkuat pondasi bisnis.

Selain itu, penting juga untuk mulai memikirkan ekspansi secara bertahap, tanpa mengganggu arus kas utama.

2. Skenario Saat Penjualan Menurun

Tidak ada bisnis yang selalu stabil. Akan ada masa di mana penjualan turun, entah karena kondisi pasar, persaingan, atau faktor lain.

Di sinilah banyak usaha mulai goyah karena tidak siap. Tanpa perencanaan, pengeluaran tetap berjalan, sementara pemasukan berkurang.

Untuk menghadapi kondisi ini, penting memiliki cadangan dana yang cukup. Selain itu, lakukan evaluasi terhadap pengeluaran dan prioritaskan kebutuhan yang paling penting.

Dengan perencanaan keuangan umkm, penurunan penjualan tidak langsung menjadi ancaman besar, karena sudah ada langkah antisipasi yang bisa dilakukan.

3. Skenario Saat Ada Peluang Besar

Selain kondisi stabil dan menurun, ada juga momen di mana bisnis mendapatkan peluang besar. Misalnya permintaan meningkat drastis atau ada kesempatan ekspansi.

Banyak pelaku usaha justru kesulitan di fase ini karena tidak siap dari sisi keuangan. Stok kurang, modal terbatas, atau arus kas tidak mendukung.

Padahal, ini adalah momen penting untuk berkembang.

Dengan perencanaan yang matang, peluang seperti ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Misalnya dengan menyiapkan dana khusus untuk ekspansi atau memiliki akses ke sumber pembiayaan.

Kenapa Skenario Ini Penting Sejak Awal?

Banyak yang berpikir skenario seperti ini hanya perlu dibuat saat bisnis sudah besar. Padahal, justru usaha kecil yang paling membutuhkan persiapan.

Tanpa skenario, setiap perubahan kondisi akan terasa mengejutkan. Pemilik usaha harus mengambil keputusan secara cepat tanpa dasar yang kuat.

Sebaliknya, dengan perencanaan keuangan umkm, setiap kondisi sudah memiliki gambaran langkah yang bisa diambil. Ini membuat bisnis lebih siap dan tidak mudah panik.

Menyusun skenario keuangan tidak harus rumit. Bisa dimulai dari hal sederhana seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin.

Dari data ini, pemilik usaha bisa mulai melihat pola dan memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi.

Selain itu, buat pembagian dana yang jelas. Misalnya untuk operasional, cadangan, dan pengembangan.

Langkah kecil ini akan membantu membangun kebiasaan yang lebih baik dalam mengelola keuangan.

Peluang Kerja Baru! Lowongan Koperasi Merah Putih Tawarkan 35.476 Posisi

0

Pemerintah kembali membuka peluang kerja berskala besar melalui program nasional yang menyasar penguatan ekonomi desa. Melalui Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Lowongan Koperasi Merah Putih resmi dibuka bagi masyarakat yang ingin berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi berbasis komunitas.

Program Lowongan Koperasi Merah Putih ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang menekankan percepatan pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Selain itu, pemerintah juga mengintegrasikan pengembangan kawasan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi rakyat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang terlibat. Menurutnya, dibutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga integritas serta kemampuan menggerakkan ekonomi dari tingkat akar rumput. Oleh karena itu, Lowongan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjaring talenta terbaik dari berbagai latar belakang pendidikan.

Pada tahap awal, pemerintah menyediakan total 35.476 formasi. Rinciannya, sebanyak 30.000 posisi dialokasikan untuk Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan berada di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara. Sementara itu, 5.476 posisi lainnya diperuntukkan bagi pengelola Kampung Nelayan Merah Putih yang akan bekerja di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara. Seluruh posisi tersebut menggunakan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Jadwal dan Syarat Pendaftaran

Proses pendaftaran Lowongan Koperasi Merah Putih berlangsung pada 15 hingga 24 April 2026 melalui portal resmi PHTC. Kesempatan ini terbuka bagi lulusan minimal D3 hingga S1 dari semua jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun dan nilai IPK minimal 2,75.

Tahapan seleksi dimulai dari proses administrasi yang berlangsung hingga 25 April 2026, dilanjutkan dengan pengumuman hasil administrasi pada 26–27 April. Peserta yang lolos akan mengikuti seleksi kompetensi pada awal hingga pertengahan Mei, sebelum akhirnya menjalani tahap seleksi tambahan.

Pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada pertengahan Juni 2026. Dengan proses seleksi yang cukup ketat dan terstruktur, pemerintah berharap dapat memperoleh kandidat yang benar-benar siap terjun langsung dalam mengelola koperasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekosistem ekonomi berbasis desa sekaligus membuka lapangan kerja baru dalam skala besar. Kehadiran Lowongan Koperasi Merah Putih juga menjadi peluang strategis bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional, khususnya di sektor koperasi dan perikanan.