Sabtu, Agustus 29, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 4

Harga BBM Nonsubsidi Terbaru di Sejumlah SPBU, Ada yang Belum Tersedia

0

Harga BBM Nonsubsidi di sejumlah jaringan SPBU pada 17 Agustus 2026 masih menggunakan tarif yang telah ditetapkan sejak awal bulan. Tidak ada perubahan harga baru bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, sehingga konsumen masih mengacu pada daftar tarif yang berlaku di Pertamina, BP-AKR, Shell, Vivo, dan Mobil Indostation.

Pertamina sebelumnya melakukan penyesuaian harga pada sejumlah produk BBM nonsubsidi mulai 1 Agustus 2026. Perubahan tersebut mencakup produk bensin dalam jajaran Pertamax serta beberapa jenis bahan bakar diesel.

Penyesuaian harga juga terjadi di sejumlah SPBU swasta. BP-AKR dan Vivo menetapkan tarif baru untuk beberapa produk mereka, sedangkan Shell melakukan perubahan pada produk diesel. Namun, beberapa varian bensin Shell masih belum tersedia di sejumlah jaringan SPBU.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui Harga BBM Nonsubsidi terbaru, berikut daftar harga yang berlaku pada 17 Agustus 2026.

Daftar Harga BBM Nonsubsidi di SPBU

Di jaringan Pertamina, harga Pertamax dengan RON 92 berada di level Rp15.950 per liter. Pertamax Green RON 95 dijual Rp16.600 per liter, sementara Pertamax Turbo RON 98 dipatok Rp18.300 per liter.

Untuk bahan bakar diesel, Dexlite dengan CN 51 dibanderol Rp19.700 per liter. Adapun Pertamina Dex CN 53 memiliki harga Rp21.150 per liter.

Sementara itu, BP-AKR menetapkan harga BP 92 sebesar Rp16.130 per liter. BP Ultimate dijual Rp16.760 per liter, sedangkan BP Ultimate Diesel berada di level Rp21.910 per liter.

Di jaringan Shell, produk diesel yang tersedia adalah Shell V-Power Diesel dengan harga Rp21.910 per liter. Untuk Shell Super RON 92, Shell V-Power RON 95, dan Shell V-Power Nitro+ RON 98, produk tersebut masih belum tersedia.

Vivo juga mencatat harga Revvo 92 sebesar Rp16.130 per liter dan Revvo 95 Rp16.760 per liter. Sementara Diesel Primus dijual Rp21.910 per liter.

Adapun Mobil Indostation masih mencantumkan harga Gasoline 92 sebesar Rp16.670 per liter dan belum melakukan pembaruan tarif.

Dengan belum adanya perubahan baru, Harga BBM Nonsubsidi pada 17 Agustus masih mengikuti penetapan sebelumnya. Perbedaan harga antaroperator membuat konsumen dapat mempertimbangkan jenis BBM dan jaringan SPBU yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan maupun anggaran.

Ribuan Wisatawan Batal ke Bromo, Kapan Akses Wisata Bromo Dibuka Lagi?

Pembukaan kembali Akses Wisata Bromo masih menunggu perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo. Aparat memastikan kawasan wisata tersebut baru dapat dibuka setelah pemantauan menunjukkan kondisi benar-benar aman dari titik api maupun kepulan asap.

Komandan Sektor (Dansektor) Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, mengatakan keputusan pembukaan kawasan akan mengacu pada kondisi faktual di lapangan. Menurutnya, keselamatan wisatawan dan masyarakat menjadi pertimbangan utama sebelum aktivitas pariwisata kembali berjalan.

Dilansir ANTARA, Wahyu mengatakan pihaknya berharap kegiatan wisata dapat segera kembali normal. Namun, rekomendasi pembukaan baru diberikan apabila hasil pemantauan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi membahayakan pengunjung maupun petugas.

“Kami berharap pariwisata segera berjalan kembali, tetapi tentunya setelah dilakukan kajian dan dipastikan wilayah tersebut benar-benar aman,” ujar Wahyu dalam keterangan pers yang diterima di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu.

Ia menegaskan penutupan sementara kawasan terdampak karhutla merupakan langkah pencegahan. Pemerintah tidak ingin terburu-buru membuka Akses Wisata Bromo sebelum seluruh risiko kebakaran dapat dipastikan terkendali.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan pihaknya masih menunggu laporan dari satuan tugas penanganan karhutla mengenai kondisi terkini kawasan Bromo.

Menurut laporan ANTARA, setelah rekomendasi keamanan diterima, Balai Besar TNBTS akan kembali mengecek kesiapan fasilitas dan sarana prasarana wisata. Peralatan yang ditemukan mengalami kerusakan atau belum layak digunakan akan diperbaiki sebelum kawasan menerima kunjungan wisatawan.

Rudi mengatakan waktu pembukaan kawasan nantinya akan diumumkan pemerintah setelah seluruh proses evaluasi selesai.

Ribuan Pengunjung Bromo Terdampak Akses Penutupan Wisata

Penutupan Akses Wisata Bromo berdampak terhadap wisatawan yang sebelumnya telah memiliki tiket kunjungan. Untuk periode 9-15 Agustus 2026, tercatat lebih dari 3.000 wisatawan telah membeli tiket untuk berkunjung ke kawasan tersebut.

ANTARA melaporkan Balai Besar TNBTS memberikan pilihan kepada wisatawan untuk melakukan penjadwalan ulang atau meminta pengembalian dana tiket. Hingga periode tersebut, sebanyak 2.056 wisatawan tercatat telah mengajukan refund.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.944 merupakan wisatawan nusantara dan 112 wisatawan asing. Selain refund, terdapat 32 wisatawan nusantara yang memilih menjadwalkan ulang kunjungannya.

Penutupan dilakukan melalui seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo dari wilayah Kabupaten Probolinggo, Malang, Pasuruan, dan Lumajang. Pembukaan kembali Akses Wisata Bromo akan dilakukan setelah kondisi kawasan dinilai aman dan rekomendasi dari tim penanganan karhutla diterima.

Harga Telur Ayam Rp29.400, Harga Cabai dan Bawang Masih Tinggi

0

Harga Telur Ayam ras di tingkat pedagang eceran masih berada di kisaran Rp29.400 per kilogram berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia. Angka tersebut tercatat bersama sejumlah komoditas pangan lainnya yang menjadi perhatian masyarakat karena berpengaruh langsung terhadap kebutuhan sehari-hari.

Data PIHPS yang diperbarui pada Minggu pukul 08.30 WIB menunjukkan harga bawang merah secara nasional berada di level Rp39.450 per kilogram. Sementara bawang putih tercatat Rp40.500 per kilogram.

Pergerakan harga pangan juga terlihat pada komoditas beras dengan berbagai kualitas. Beras kualitas bawah I dijual rata-rata Rp14.800 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II berada di angka Rp14.600. Untuk beras medium I dan II, masing-masing tercatat Rp16.500 dan Rp16.300 per kilogram.

Adapun beras kualitas super I mencapai Rp17.750 per kilogram dan super II sebesar Rp17.250 per kilogram. Perbedaan harga tersebut mencerminkan variasi kualitas yang tersedia di pasar eceran nasional.

Harga Telur Ayam dan Komoditas Pangan Lain

Selain Telur Ayam, komoditas hortikultura juga mencatat harga yang cukup tinggi. Cabai merah besar berada di kisaran Rp49.100 per kilogram, sementara cabai merah keriting mencapai Rp50.450. Harga cabai rawit hijau tercatat Rp55.350 per kilogram dan cabai rawit merah menjadi salah satu yang paling tinggi dengan harga Rp62.650.

Untuk kelompok protein hewani lainnya, harga daging ayam ras segar tercatat Rp41.350 per kilogram. Sementara daging sapi kualitas I berada pada level Rp151.450 per kilogram dan kualitas II sebesar Rp142.900.

Harga gula pasir juga masuk dalam daftar komoditas yang dipantau PIHPS. Gula pasir premium tercatat Rp20.350 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di angka Rp19.050.

Di sektor minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.350 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I berada pada level Rp24.300 per liter, sedangkan kemasan bermerek II dijual rata-rata Rp23.550 per liter.

Data harga pangan tersebut menjadi salah satu acuan untuk melihat perkembangan harga berbagai kebutuhan pokok di pasar. Bagi masyarakat, perubahan harga Telur Ayam, beras, cabai, daging, hingga minyak goreng dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga, terutama ketika terjadi kenaikan pada sejumlah komoditas secara bersamaan.

Isolasi Ekonomi Iran Makin Nyata, Selat Hormuz Kembali Bikin Pasar Cemas

0

Harga minyak dunia kembali menguat setelah Amerika Serikat (AS) membuka kemungkinan blokade laut terhadap pelabuhan Iran berlangsung tanpa batas waktu. Situasi tersebut membuat pasar kembali mencermati potensi gangguan pasokan energi sekaligus dampak dari kebijakan Isolasi Ekonomi Iran yang mulai digaungkan Washington.

Mengutip CNBC, Sabtu (15/8/2026), harga minyak Brent sebagai acuan global naik 1,7 persen menjadi US$88,52 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat menguat 1,4 persen ke level US$82,40 per barel.

Kenaikan itu terjadi setelah kedua harga acuan sempat terkoreksi sekitar 2 persen pada perdagangan Kamis. Meski demikian, secara mingguan Brent dan WTI masih mencatat penguatan lebih dari 5 persen.

Perhatian pelaku pasar kembali tertuju pada pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengenai sejumlah langkah untuk menciptakan Isolasi Ekonomi Iran. Dalam wawancara dengan Newsmax, Bessent menyebut langkah yang tengah disiapkan pemerintah AS memiliki skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pernyataan tersebut muncul tidak lama setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan pasukan Amerika dapat mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran dalam waktu yang tidak ditentukan.

Ketegangan Hormuz Kembali Mengerek Risiko Pasokan

Situasi semakin memanas setelah Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan Iran menyerang dua kapal milik Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) yang sedang melintasi Selat Hormuz pada Kamis malam.

Kabar tersebut kembali menempatkan Selat Hormuz sebagai pusat perhatian pasar energi. Jalur perairan yang menghubungkan kawasan Teluk dengan pasar global itu merupakan salah satu rute utama pengiriman minyak dunia. Gangguan terhadap lalu lintas kapal berpotensi menimbulkan tekanan baru terhadap pasokan dan harga energi.

Sehari sebelumnya, kekhawatiran pasar sempat mereda setelah Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan volume ekspor minyak yang melewati Selat Hormuz masih lebih tinggi dibandingkan sejumlah perkiraan independen. Pernyataan itu membuat harga minyak terkoreksi.

Namun, perkembangan geopolitik terbaru kembali membalik sentimen tersebut. Pelaku pasar kini memperhitungkan kemungkinan kebijakan Isolasi Ekonomi Iran berlangsung lebih lama dan berdampak terhadap aktivitas perdagangan energi.

Di sisi lain, Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini akan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya. Tekanan terhadap aktivitas ekonomi serta gangguan arus energi di sekitar Selat Hormuz menjadi sejumlah faktor yang diperhatikan dalam prospek tersebut.

Bukan Cuma Motor Listrik, MoLiNas Bawa Misi Besar Kemandirian Industri

0

Pemerintah terus mendorong Kemandirian Industri melalui pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Upaya tersebut kembali mendapat momentum setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) sekaligus ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kehadiran MoLiNas menjadi bagian penting dari langkah pemerintah memperkuat kemampuan manufaktur dalam negeri. Pengembangan kendaraan listrik dinilai dapat menjadi sarana untuk memperdalam struktur industri, meningkatkan penguasaan teknologi, serta memperbesar penggunaan komponen buatan Indonesia.

Menurut Agus, Indonesia perlu mengambil posisi lebih kuat dalam perkembangan industri kendaraan listrik global. Penguatan sektor tersebut diarahkan agar Indonesia tidak berhenti sebagai pasar bagi produk kendaraan listrik, tetapi mampu menjadi lokasi produksi sekaligus pusat pengembangan teknologi.

“MoLiNas harus kita jadikan sebagai momentum untuk membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang semakin kuat dari hulu sampai hilir,” kata Agus di Bekasi.

Ia menambahkan, agenda tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan penguasaan sains, teknologi, dan kapasitas industri nasional. Kolaborasi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, lembaga penelitian, perguruan tinggi, hingga sektor keuangan dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat Kemandirian Industri.

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo meninjau langsung proses produksi motor listrik di fasilitas ALVA. Presiden juga melihat berbagai produk dan komponen yang menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik nasional sebelum menandatangani plakat produksi ALVA sebanyak 20 ribu unit.

Prabowo mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangan MoLiNas. Menurutnya, kerja sama antara perusahaan swasta, BUMN, pelaku usaha, serta kalangan akademisi menunjukkan penerapan semangat Indonesia Incorporated dalam membangun kemampuan nasional.

Kapasitas Industri Kendaraan Listrik Terus Bertambah

Kemenperin mencatat Indonesia telah memiliki fondasi manufaktur yang cukup besar untuk mengembangkan industri kendaraan listrik. Saat ini terdapat 69 perusahaan KBLBB roda dua dan roda tiga dengan kapasitas produksi mencapai 2,511 juta unit per tahun. Nilai investasi pada kelompok industri tersebut mencapai sekitar Rp1,2 triliun.

Untuk kendaraan listrik roda empat, terdapat 14 perusahaan dengan kapasitas produksi sekitar 409.860 unit per tahun. Sementara itu, sebanyak 10 perusahaan kendaraan komersial listrik memiliki kapasitas produksi 7.500 unit per tahun.

Jika seluruh sektor perakitan tersebut digabungkan, nilai investasi industri kendaraan listrik nasional telah mencapai sekitar Rp30,468 triliun.

Agus menilai kapasitas produksi yang tersedia menunjukkan Indonesia memiliki modal manufaktur yang memadai. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan utilisasi pabrik, menjaga pertumbuhan pasar, serta memperkuat rantai pasok agar semakin banyak komponen kendaraan diproduksi di dalam negeri.

Populasi Kendaraan Listrik Meningkat

Perkembangan pasar juga terlihat dari pertumbuhan jumlah kendaraan listrik yang digunakan masyarakat. Berdasarkan data Kemenperin, populasi KBLBB di Indonesia telah mencapai 468.231 unit hingga sekitar April 2026.

Kendaraan listrik roda dua menjadi kelompok terbesar dengan populasi 242.909 unit, sedangkan kendaraan listrik roda empat penumpang mencapai 223.100 unit. Pertumbuhan populasi KBLBB juga berlangsung sangat cepat dengan compound annual growth rate (CAGR) lebih dari 150 persen sepanjang 2020–2025.

Pemerintah melihat peningkatan tersebut sebagai sinyal positif terhadap penerimaan masyarakat. Namun, pertumbuhan konsumsi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan industri domestik.

Karena itu, Kemandirian Industri menjadi salah satu sasaran utama dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Pemerintah ingin pertumbuhan kendaraan listrik turut menciptakan efek berganda melalui peningkatan produksi komponen lokal, penyerapan investasi, penguasaan teknologi, serta penciptaan aktivitas ekonomi baru.

Dua Kasus Penyelundupan Emas Terbongkar, 23,7 Kg Emas Diamankan

0

Upaya Penyelundupan Emas melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali digagalkan petugas Bea Cukai dan Aviation Security (Avsec). Dalam dua penindakan yang berlangsung hanya dalam rentang waktu kurang dari 24 jam, petugas mengamankan 23,793 kilogram emas dengan perkiraan nilai mencapai Rp63 miliar.

Dua kasus tersebut terjadi pada 10 dan 11 Agustus 2026 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Petugas menemukan emas dengan berbagai modus penyembunyian, mulai dari pakaian dalam yang dimodifikasi, body strapping, tas kabin, hingga penyembunyian pada bagian tubuh.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pengungkapan kasus tersebut menunjukkan pentingnya penguatan pengawasan di pintu masuk dan keluar Indonesia. Menurutnya, Bea Cukai harus terus menyesuaikan metode pengawasan karena modus penyelundupan dapat berkembang dengan cepat.

Purbaya menilai pemeriksaan fisik perlu didukung analisis risiko, pemanfaatan data penumpang, teknologi pemeriksaan, serta koordinasi dengan berbagai pihak di lingkungan bandara. Pendekatan tersebut diperlukan agar pengawasan tidak hanya mampu menemukan barang ilegal, tetapi juga mengungkap jaringan di balik peredarannya.

Modus Penyelundupan Emas Terungkap dari Pemeriksaan Penumpang

Kasus pertama terungkap ketika petugas Avsec dan Bea Cukai mencurigai seorang penumpang warga negara China di area keberangkatan internasional Terminal 3. Pemeriksaan terhadap tas hand carry menemukan emas berbentuk silinder atau menyerupai telur.

Kecurigaan berlanjut setelah petugas mendeteksi anomali dari pemeriksaan body scanner terhadap penumpang lain. Dari pemeriksaan lanjutan, ditemukan emas yang disembunyikan di dalam pakaian dalam yang telah dimodifikasi.

Analisis Passenger Analysis Unit (PAU) kemudian menemukan dugaan keterkaitan para penumpang dengan beberapa orang lain yang hendak terbang menuju Hong Kong menggunakan penerbangan CX798 dan GA860. Sebanyak tujuh penumpang akhirnya diperiksa secara intensif.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 41 keping emas dengan berat total 17,436 kilogram dan nilai sekitar Rp46 miliar. Emas tersebut memiliki kadar Au 99,99 persen atau setara 24 karat berdasarkan pemeriksaan menggunakan Detektor Mineral XRF.

Hasil gelar perkara menunjukkan tujuh penumpang itu diduga memenuhi unsur tindak pidana Penyelundupan Emas dalam kegiatan ekspor sebagaimana diatur dalam Pasal 102A huruf a UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Kasus Kedua Libatkan Staf Ground Handling

Belum berselang sehari, petugas kembali menemukan upaya Penyelundupan Emas dengan modus berbeda. Kali ini, seorang staf ground handling diduga membawa emas melalui jalur khusus karyawan atau loading dock untuk diserahkan kepada penumpang yang hendak menuju Dubai menggunakan penerbangan EK357.

Petugas menemukan tujuh keping emas berbentuk cast bar dengan berat 6,357 kilogram. Nilainya diperkirakan mencapai Rp17 miliar. Barang tersebut disimpan dalam tas ransel dan koper kabin serta tidak dilengkapi dokumen kepabeanan.

Purbaya menegaskan pengawasan ke depan akan terus diperketat, terutama terhadap barang bernilai tinggi. Setiap temuan, kata dia, perlu ditelusuri lebih jauh untuk mengetahui asal barang, pihak penerima, serta pihak lain yang kemungkinan terlibat.

Penguatan pengawasan tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang bagi jaringan Penyelundupan Emas sekaligus memastikan lalu lintas barang dan penumpang internasional berjalan sesuai ketentuan kepabeanan.

Bukan Cuma Modal, UMKM Kini Hadapi Dampak Produk Impor di Pasar Domestik

0

Dampak Produk Impor terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah. Kementerian Perdagangan tengah memetakan berbagai barang dari luar negeri yang dinilai semakin menekan pelaku usaha lokal di pasar domestik.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri UMKM Maman Abdurrahman untuk mengidentifikasi jenis produk impor yang paling mengganggu daya saing UMKM. Hasil pemetaan tersebut nantinya menjadi pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan perdagangan yang lebih tepat sasaran.

Budi menegaskan, aturan impor tidak dapat diterapkan dengan pendekatan yang sama untuk seluruh komoditas. Pemerintah membagi kebijakan impor ke dalam sejumlah kategori, mulai dari barang yang bebas masuk, komoditas yang dilarang, hingga produk yang hanya dapat diimpor dengan memenuhi persyaratan tertentu.

Tekstil dan pakaian jadi, misalnya, termasuk komoditas yang berada dalam pengawasan pemerintah. Peredarannya harus mengikuti ketentuan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 17 Tahun 2025 mengenai Kebijakan dan Pengaturan Impor Tekstil dan Produk Tekstil.

Pemerintah Petakan Kebutuhan Impor

Dalam menentukan kebijakan, pemerintah juga melibatkan kementerian teknis yang memahami kapasitas produksi industri dalam negeri. Langkah tersebut diperlukan agar impor benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang belum mampu dipasok produsen lokal.

Budi menjelaskan, besaran impor idealnya disesuaikan dengan perbandingan antara kebutuhan nasional dan kemampuan produksi dalam negeri. Dengan pendekatan itu, masuknya barang dari luar negeri diharapkan tidak berlebihan hingga menekan pasar produk lokal.

Persoalan Dampak Produk Impor sebelumnya juga disoroti Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Menurutnya, tantangan UMKM saat ini tidak berhenti pada persoalan modal. Produk impor murah, termasuk barang yang masuk secara ilegal, turut membuat pelaku usaha lokal kesulitan mempertahankan pasar.

Padahal, penyaluran KUR sepanjang 2025 telah mencapai Rp270 triliun kepada 4,58 juta debitur. Maman menilai dukungan pembiayaan dan peningkatan kapasitas usaha akan kurang optimal apabila produk UMKM harus berhadapan dengan tekanan barang impor yang semakin kuat.

Impor Konsumsi Capai Rp92 Triliun

Data BPS menunjukkan nilai impor Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai US$61,30 miliar atau sekitar Rp1.095,74 triliun. Dari total tersebut, impor barang konsumsi mencapai US$5,15 miliar atau sekitar Rp92,06 triliun.

Sementara itu, sebagian besar impor masih berupa bahan baku dan barang modal. Kondisi tersebut menunjukkan pemerintah perlu membedakan antara impor yang mendukung kegiatan produksi dengan barang konsumsi yang berpotensi memperbesar Dampak Produk Impor terhadap industri dan UMKM dalam negeri.

Marketing Tanpa Jualan Langsung, Kok Bisa Malah Bikin Produk Dicari?

0

Marketing tanpa jualan langsung bisa menjadi pendekatan yang menarik ketika calon pelanggan sudah terlalu sering melihat konten yang berisi ajakan membeli. Alih-alih terus menunjukkan harga, promo, atau tombol checkout, bisnis dapat membuat konten yang menjawab rasa penasaran, membahas masalah sehari-hari, atau memberikan informasi yang memang dicari audiens. Di Berempat.com, kami melihat pendekatan seperti ini cocok untuk bisnis yang ingin membangun perhatian lebih dulu sebelum mengarahkan orang menuju produk.

Misalnya, sebuah bisnis skincare tidak harus selalu mengunggah foto produknya dengan tulisan “beli sekarang”. Akun tersebut bisa membahas kenapa kulit terasa kering setelah mencuci muka, kesalahan memilih produk berdasarkan jenis kulit, atau kebiasaan sederhana yang membuat kondisi kulit semakin buruk.

Produknya tetap berkaitan dengan pembahasan, tetapi tidak menjadi pusat perhatian setiap saat.

Cara seperti ini penting karena konsumen sekarang punya banyak kesempatan untuk mencari informasi sebelum mengambil keputusan. Mereka dapat membaca ulasan, melihat video demonstrasi, membandingkan alternatif, dan mencari pengalaman pengguna lain.

Data Nielsen dari survei terhadap lebih dari 30.000 responden online di 60 negara menunjukkan bahwa 83% responden global mempercayai rekomendasi dari teman dan keluarga, sedangkan 66% mempercayai opini konsumen yang dipublikasikan secara online.

Angka tersebut memang bukan berarti konten edukasi otomatis menghasilkan penjualan. Namun, data itu memperlihatkan satu hal penting: kepercayaan dan informasi dari sumber yang terasa kredibel punya peran besar dalam proses konsumen mengenal sebuah produk.

Berhenti Membuat Semua Konten Terasa Seperti Katalog

Coba buka kembali akun media sosial sebuah bisnis dan lihat 10 unggahan terakhirnya.

Berapa banyak yang benar-benar memberikan informasi kepada audiens?

Jika hampir semuanya berupa foto produk, harga, promo, diskon, dan ajakan membeli, wajar jika orang hanya datang ketika sedang membutuhkan produk tersebut.

Konten bisnis sebaiknya memiliki ruang untuk berbagai jenis pembahasan.

Bisnis makanan dapat membicarakan cerita di balik bahan, kebiasaan makan, tips menyimpan makanan, atau fakta menarik mengenai menu tertentu. Bisnis properti dapat membahas kesalahan ketika memilih rumah, biaya yang sering terlupakan saat membeli properti, atau cara menghitung kebutuhan ruang.

Sementara bisnis jasa bisa mengangkat kasus yang sering dialami calon pelanggan.

Produk tetap hadir sebagai bagian dari cerita, bukan sebagai satu-satunya isi cerita.

Inilah inti marketing tanpa jualan langsung. Bisnis membangun relevansi terlebih dahulu. Ketika suatu hari audiens menghadapi masalah yang pernah dibahas, nama brand lebih berpeluang muncul dalam ingatan mereka.

Buat Orang Berhenti Scroll karena Merasa “Ini Gue Banget”

Konten yang menarik tidak harus selalu lucu atau kontroversial. Salah satu pemicunya justru kemampuan menggambarkan masalah yang akrab bagi audiens.

Contohnya:

“Kenapa baju baru dicuci dua kali sudah terasa kusam?”

“Mengapa pelanggan bertanya harga lalu menghilang?”

Kalimat seperti itu membuat orang merasa sedang diajak membicarakan masalah mereka sendiri.

Setelah perhatian berhasil diperoleh, barulah konten memberikan penjelasan atau solusi.

Produk dapat muncul secara natural di bagian akhir. Tidak perlu dipaksakan menjadi jawaban untuk semua persoalan.

Pendekatan tersebut membuat konten terasa seperti percakapan. Audiens mendapatkan sesuatu bahkan ketika mereka belum berniat membeli.

Edukasi Bisa Menjadi Jalan Masuk Menuju Produk

Ada perbedaan antara mengedukasi dan mengiklankan produk secara terselubung.

Jika setiap artikel atau video berakhir dengan klaim bahwa produk sendiri adalah solusi terbaik, audiens lama-lama akan menangkap polanya.

Edukasi yang baik seharusnya tetap memberikan informasi yang berguna meskipun pembaca belum membeli apa pun.

Misalnya, pemilik toko kamera bisa membuat panduan memilih lensa untuk pemula. Di dalamnya, berbagai jenis lensa dijelaskan berdasarkan kebutuhan. Produk yang dijual toko tersebut boleh muncul sebagai salah satu contoh, tetapi pembahasannya tetap memberikan konteks yang cukup untuk membantu pembaca mengambil keputusan.

Menurut HubSpot, survei terhadap lebih dari 1.700 pemasar B2B dan B2C untuk laporan State of Marketing 2025 menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap konten terus meningkat. HubSpot juga mencatat bahwa short-form video menjadi format konten yang banyak digunakan dan dinilai memberikan ROI tinggi oleh marketer.

Ini membuka peluang bagi bisnis kecil untuk mengemas edukasi dalam bentuk video pendek, carousel, artikel, newsletter, podcast, atau format lain yang sesuai dengan kebiasaan audiens.

Jangan Takut Membahas Hal yang Tidak Langsung Menghasilkan Transaksi

Salah satu alasan bisnis terlalu sering melakukan hard selling adalah karena setiap konten diukur berdasarkan penjualan langsung.

Padahal, seseorang yang menonton video hari ini mungkin baru membeli tiga bulan kemudian.

Konten dapat berfungsi pada tahap yang berbeda dalam perjalanan pelanggan. Ada yang bertugas mengenalkan brand, menjawab pertanyaan, membangun kepercayaan, menunjukkan keahlian, atau mengingatkan audiens bahwa bisnis tersebut ada.

Karena itu, metriknya juga tidak harus selalu berupa jumlah transaksi.

Perhatikan pertumbuhan pencarian nama brand, komentar berkualitas, pertanyaan yang masuk, jumlah penyimpanan konten, kunjungan ke profil, atau orang yang membagikan konten kepada temannya.

Content Marketing Institute dalam riset B2B 2025 yang melibatkan 980 marketer juga menyoroti bagaimana perusahaan masih mengevaluasi efektivitas strategi content marketing, termasuk tantangan dalam menghasilkan konten yang benar-benar memberikan hasil.

Artinya, membuat banyak konten saja belum cukup. Bisnis perlu memahami konten mana yang benar-benar membantu audiens dan mendukung perjalanan mereka menuju keputusan pembelian.

Produk Tetap Harus Muncul, Hanya Saja Tidak Setiap Saat

Marketing tanpa jualan langsung bukan berarti bisnis harus malu menunjukkan produknya.

Produk tetap perlu diperkenalkan. Calon pelanggan juga perlu mengetahui harga, manfaat, cara mendapatkan, dan alasan mengapa produk tersebut layak dipertimbangkan.

Yang perlu diubah adalah komposisinya.

Jika setiap unggahan berteriak “beli”, audiens akan merasa sedang menghadapi etalase. Tetapi jika seluruh konten hanya berisi edukasi tanpa pernah menjelaskan apa yang dijual, bisnis juga akan kesulitan mengubah perhatian menjadi transaksi.

Karena itu, gunakan campuran konten.

Ada konten untuk mengenalkan masalah. Juga Ada yang menjawab pertanyaan. Lalu Ada yang membagikan pengalaman pelanggan. Ada yang memperlihatkan proses produksi. Ada pula yang secara langsung menawarkan produk.

Dengan komposisi tersebut, marketing tanpa jualan langsung menjadi bagian dari strategi yang lebih luas, bukan pengganti penjualan.

Ada Rp4 Triliun di Balik Biaya Logistik, Purbaya Minta Bisnis Storage Dikaji

0

Tingginya Biaya Logistik kembali menjadi perhatian pemerintah dalam upaya mengurai hambatan dunia usaha. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti persoalan tarif penyimpanan peti kemas yang dinilai ikut menambah beban pelaku usaha hingga mencapai sekitar Rp4 triliun.

Persoalan tersebut mencuat dalam sidang kanal debottlenecking yang membahas pengaduan pengusaha storage dan peti kemas. Keluhan disampaikan Dewan Pimpinan Nasional Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (DPN Depalindo) dan kemudian ditanggapi sejumlah kementerian serta Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Salah satu persoalan yang dibahas adalah perbedaan tarif layanan penyimpanan peti kemas antara lokasi di dalam dan luar kawasan pelabuhan. Menurut Purbaya, kondisi tersebut turut memperbesar Biaya Logistik yang harus ditanggung dunia usaha.

“Kalau Rp4 triliun naiknya biaya logistik gara-gara itu, 70 persen keluar, itu sekitar Rp2-3 triliun kira-kira keluar negeri. Itu merugikan,” ujar Purbaya dalam sidang debottlenecking di Kementerian Keuangan, Rabu (12/8/2026).

Purbaya juga menyoroti dominasi perusahaan asing dalam bisnis storage. Menurutnya, struktur usaha tersebut perlu dikaji karena dapat membuat pelaku domestik menghadapi beban biaya dan pajak yang besar, sementara ruang keuntungan mereka relatif terbatas.

Pemerintah Soroti Persaingan Bisnis Storage

Perhatian pemerintah tidak berhenti pada persoalan tarif. Purbaya juga meminta agar praktik bisnis perusahaan asing yang bergerak di sektor perdagangan sekaligus memiliki usaha penyimpanan peti kemas diperiksa lebih lanjut.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan persaingan usaha apabila pelaku usaha tertentu memiliki posisi yang lebih dominan dalam rantai bisnis.

Purbaya meminta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempelajari struktur bisnis tersebut dan memastikan tidak terdapat praktik yang merugikan pelaku usaha domestik.

Pembahasan Biaya Logistik ini menjadi bagian dari agenda debottlenecking yang tengah digenjot pemerintah. Kanal tersebut disiapkan untuk mempercepat penyelesaian berbagai hambatan investasi, mulai dari perizinan, regulasi, proses bisnis, hingga persoalan koordinasi antarlembaga.

Purbaya sebelumnya menyebut pemerintah optimistis penyelesaian berbagai hambatan tersebut dapat membuka potensi investasi lebih dari USD30 miliar. Pemerintah juga tengah membidik proyek besar di Sumatera dengan nilai sekitar USD40 miliar yang disebut telah lama tertahan.

Melalui debottlenecking, pemerintah berharap berbagai persoalan yang selama ini menghambat investasi dapat segera diselesaikan. Penurunan Biaya Logistik juga menjadi bagian penting untuk menciptakan iklim usaha yang lebih efisien dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Mensos Ungkap 1.900 Pegawai Terlibat Judi Online, Mayoritas PPPK

0

Kementerian Sosial (Kemensos) menghadapi temuan serius terkait disiplin internal setelah sekitar 1.900 pegawai dilaporkan terindikasi Terlibat Judi Online sepanjang 2024 hingga 2025. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), transaksi keluar yang berkaitan dengan aktivitas judi online tersebut mencapai Rp8,6 miliar.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan temuan itu saat memberikan pengarahan kepada jajaran pegawai Kemensos di Gedung Aneka Bakti, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Ia mengatakan data dari PPATK menunjukkan aktivitas tersebut dilakukan oleh pegawai dengan nilai transaksi dan waktu yang dapat ditelusuri.

Saifullah menyebut komposisi pegawai yang terindikasi Terlibat Judi Online didominasi oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dari sekitar 1.900 orang, sebanyak 1.800 merupakan PPPK, 42 orang berstatus PNS atau ASN, sementara sisanya merupakan PPPK paruh waktu.

Menurut Saifullah, temuan tersebut menjadi perhatian karena sebagian besar PPPK yang teridentifikasi baru diangkat pada 2025. Sekitar 97,9 persen di antaranya berasal dari kelompok eks tenaga non-ASN.

Kemensos Perketat Pemeriksaan Pegawai

Saifullah menilai temuan pegawai yang Terlibat Judi Online perlu menjadi bahan evaluasi terhadap proses pembinaan sekaligus penyaringan integritas aparatur. Kemensos juga akan menindaklanjuti informasi tersebut melalui pemeriksaan internal untuk memastikan kebenaran data serta menentukan langkah yang diperlukan.

Inspektorat Jenderal Kemensos akan melakukan verifikasi terhadap laporan PPATK. Pegawai yang datanya terkonfirmasi dapat dipanggil untuk menjalani proses pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Saifullah menegaskan persoalan tersebut tidak boleh dipandang sebatas pelanggaran kedisiplinan. Sebagai kementerian yang bertugas memberikan perlindungan, jaminan, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial, integritas pegawai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjauhi berbagai bentuk penyimpangan, termasuk penyalahgunaan anggaran. Komitmen antikorupsi diminta terus diperkuat di seluruh unit kerja Kemensos.

Temuan terkait pegawai yang Terlibat Judi Online sekaligus menjadi momentum bagi Kemensos untuk membenahi disiplin internal. Saifullah mengatakan dirinya menerima berbagai informasi mengenai pelanggaran pegawai, mulai dari kategori ringan hingga berat.

Pembenahan tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya kerja sekaligus memastikan pelayanan sosial kepada masyarakat berjalan dengan penuh tanggung jawab.