Senin, Mei 11, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 856

Oppo F11 Pro Bakal Rilis di Indonesia, Intip Speknya Dulu!

0

Berempat.com – Oppo F11 Pro akan segera dirilis di Indonesia. Hal tersebut dibocorkan sendiri oleh Oppo melalui unggahan di media sosial Twitter Oppo Indonesia. Dalam unggahannya tersebut, Oppo memperlihatkan gambar kamera belakang F11 Pro yang mengusung kamera ganda beserta keterangan tanggal perilisan pada 13 Maret 2019.

Namun, tidak ada informasi lain terkait peluncuran selain keterangan ‘Potret malam sempurna menanti dirimu. Segera hadir #OppoF11Pro’ pada unggahan tersebut.

Sebagai informasi, Oppo F11 Pro rilis perdana di India pada 5 Maret 2019. Agar tak penasaran, begini spek yang ditawarkan Oppo F11 Pro.

Smartphone satu ini hadir dengan kamera ganda di bagian belakangnya dengan sensor 48 MP, 1/2,25″ dan f/1,79 pada kamera utamanya.  Sementara kamera kedua F11 Pro mengandalkan sensor 5MP, 1,5″ dan f/2.4. Dan untuk kamera depan, Oppo mengusung kamera kamera 16 MP, 1/3.1″ dan f/2.0.

Ponsel ini memiliki dimensi 161.3 x 76.1 x 8.8 mm yang punya bobot 190 gram. Ada dua warna yang bisa menjadi pilihan, yakni Thunder Black and Aurora Green. Sementara untuk bagian layar, Oppo F11 Pro berukuran 6,5 inch TFT-LTPS dengan resolusu Full HD+. Seperti pendahulunya, Oppo masih mempercayakan MediaTek untuk mentenagai ponselnya.

F11 Pro memasang chipset Helio P70. Oppo memadukannya dengan RAM 6 GB. Tersedia dua pilihan memori internal, yakni 64GB dan 128GB.

Baterai berkapasitas 4.000 mAh tersemat di dalam ponsel ini. Tidak ketinggalan teknologi pengisian VOOC Flash Charge 3.0 disertakan untuk pengisian cepat, melengkapi spek Oppo F11 Pro.

0

Wow, BEI Akan Beri Insentif untuk Pemula yang Investasi Saham!

0

Berempat.com – Demi menarik minat pemula untuk berinvestasi saham, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menggodok kebijakan bagi mereka yang ingin berinvestasi saham. OJK menyebut pemula ini sebagai “Junior”, yaitu masyarakat yang belum memiliki KTP agar bisa berinvestasi saham.

Menyambut baik hal tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) pun bermaksud untuk memberikan insentif bagi para junior.

“Karena itu kan tujuannya untuk mendorong budaya investasi bagi si junior. Misalnya fee transaksinya,” ujar Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (26/2).

Dengan adanya insentif ini, Hasan berharap, nantinya para orangtua bersedia melatih anaknya berinvestasi saham sejak dini. Namun, konsep yang diharapkan muncul bukanlah mengajarkan anak bertransaksi saham, melainkan menabung saham.

“Jadi konsepnya sederhana, bagi orangtua yang mau membuka rekening efek untuk anaknya. Ini untuk jangka panjang, menabung saham, jadi tidak untuk dijual kembali,” paparnya lebih lanjut.

Rencana tersebut masih digodok oleh OJK untuk menyiapkan regulasi agar masyarakat yang belum memiliki KTP bisa membuka rekening efek. Sebagai pengganti KTP, OJK akan memanfaatkan NIK yang sudah dimiliki bayi sejak lahir di Kartu Keluarga.

“Kita sedang lihat untuk memanfaatkan NIK. Setiap bayi lahir. kan sudah punya NIK. Tapi perlu ada pengaturan seperti melindungi investasi anak ini dan hak untuk orangtua,” jelasnya.

Setelah kebijakan junior tersebut rampung di tangan OJK, maka selanjutnya tugas BEI yang akan menyiapkan aturan insentif. Hasan berharap segala aturan tersebut dapat selesai di tahun ini.

Synnex Metrodata Habiskan Rp120 M Bangun Logistic Center di Cibitung

0

Berempat.com – PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) baru saja meresmikan logistic center dengan luas 22.000 meter per segi yang berlokasi di kawasan Industrial Estate, Cibitung. Untuk membangun logistic center, anak usaha PT Metrodata Electronics Tbk. (MTDL) ini menghabiskan dana sekitar Rp120 miliar.

“Biaya pembangunan logistic center ini adalah sebesar Rp120 miliar, di luar biaya pembelian tanah sebesar Rp61 miliar,” ujar Direktur Independen dan Sekretaris MTDL, Randy Kartadinata di Jakarta, Selasa (26/2).

Logistic center yang diresmikan pada Senin (25/2) kemarin ini dibangun sebagai salah satu strategi SMI untuk mengingkatkan kompetensi. Selain itu, logistic center ini pun diyakini dapat meningkatkan efisiensi SMI di tengah meningkatnya volume perdagangan.

“Dengan mempertimbangkan volume perdagangan SMI yang terus meningkat, manajemen meihat perlunya memiliki logistic center sendiri. Ini lebih menguntungkan dari sisi efisiensi biaya dan nilai investasi propertinya yang terus meningkat,” tambah Randy.

Menurut Randy, dengan adanya logistic center di Cibitung ini dapat menghemat biaya logistik hingga 35% untuk area operasi di Jabodetabek. Logistic center ini juga menjadi satu langkah antisipasi SMI dalam menghadapi pertumbuhan bisnis untuk lima tahun ke depan.

Sementara itu, Presiden Direktur SMI, Agus Honggo Wiodo mengatakan, dalam dunia bisnis distribusi, memiliki sarana logistik dan sistem operasional adalah kompetensi utama yang harus dimiliki SMI.

“Hal tersebut merupakan bagian dari visi SMI yang dapat kami realisasikan sehingga kami dapat menunjukkan kepada stakeholder bahwa kami sudah memiliki core business untuk mendukung mitra bisnis sehingga pengiriman barang menjadi lebih efisien,” tutur Agus.

Dengan Mortar Berkualitas, 3 Desain Interior Minimalis Ini Bisa Kamu Terapkan

0

Berempat.com – Setiap orang pasti memiliki rumah impian lengkap dengan desain interiornya. Untuk bisa memilikinya, ada 2 cara yang dapat ditempuh, yakni membeli yang sudah jadi atau membangunnya sendiri dan memastikan dinding-dindingnya dibangun menggunakan mortar berkualitas.

Namun, saat ini harga properti sudah sangat melambung. Apalagi untuk wilayah perkotaan. Sekalipun bisa membeli rumah, itu pun tak terlampau besar dan termasuk ke dalam rumah minimalis. Tapi, bukan berarti Anda kemudian pasrah dan tak berusaha mewujudkan impian punya rumah dengan desain interior yang menawan.

Karena sebetulnya, ada 3 desain interior rumah minimalis yang bisa Anda coba terapkan tanpa perlu mengeluarkan biaya besar. Apa saja?

  1. Interior bergaya vintage
Interior bergaya vintage. (Pinterest.com)

Siapa bilang interior bergaya vintage tak bisa diterapkan pada rumah minimalis? Anda bisa menerapkannya selama tepat dalam memilih warna wallpaper, sofa, meja, dan aksesoris pendukung lainnya.

Seperti pada gambar di atas. Interior bergaya vintage bisa diterapkan dengan sofa panjang yang terkesan simple, dua kursi berwarna gold, pemilihan meja tamu yang unik, dan pemilihan karpet black and white yang amat kental dengan gaya vintage. Tak lupa, perhatikan pemilihan wallpaper bernuansa ramai yang disematkan dua cermin sebagai pemanis.

Perhatikan juga furnitur di sekitarnya. Terdapat kursi tinggi yang unik denga warna putih, lampu dan sebagainya yang terlihat serasi. Ingatlah, Anda tak perlu membeli furniture mahal untuk bisa mewujudkan desain interior bergaya vintage. Karena Anda bisa menggunakan furniture daur ulang atau bekas yang sudah direnovasi tentunya. Ini bisa meminimalisir budget Anda.

  1. Interior bergaya retro
Interior bergaya retro. (homebnc.com)

Anda ingin membawa kesan cerah dan ceria ke dalam rumah? Interior bergaya retro bisa menjadi pilihan. Seperti pada gambar di atas, banyak warna cerah yang bisa dipadupadankan. Selain itu, pada dinding pun tak perlu lagi menggunakan wallpaper, cukup dengan cat putih.

Rak dinding bisa menjadi pemanis, karpet mungil dan meja yang berwarna cerah, serta sofa panjang sudah cukup membuat ruang minimalis Anda memberikan mood yang ceria. Anda juga bisa menambah beberapa furniture dengan warna cerah sebagai pemanis.

  1. Gaya modern ekletis untuk kesan menawan
Interior bergaya modern elektis. (squarespace.com)

Menawan tak melulu harus terlihat mewah. Gaya modern ekletis ini bisa menjadi contohnya. Pemilihan furnitur serta warna yang sederhana seolah menyiratkan bahwa pemiliknya sangat suka yang serba efisien dan praktis.

Keramik dengan model lantai kayu, serta wallpaper dinding yang juga menyerupai kayu menambah kesan manis. Kitchen set yang cukup simpel pun mendukung interior rumah terlihat lebih hidup, bersih dan sangat nyaman.

Dekorasi yang tampak minim dan furnitur yang juga tampak biasa ini pasti tak akan menguras dompet Anda. Selain itu, lebih mudah untuk urusan perawatan.

Tapi, ada yang perlu diingat bahwa sebagus apa pun desain interior yang dibuat tentu tak akan bertahan lama jika bahan bangunan yang digunakan bukanlah mortar berkualitas.

Kenapa harus mortar? Karena kualitas bangunan akan tetap terjamin sejak pengemasan dari produksi hingga pengaplikasian. Apalagi, desain interior sangat tergantung pada ketahanan dinding rumah. Andai dindingnya mudah muncul retak atau terkelupas, pastilah akan sia-sia semua hal yang sudah dikerjakan untuk membangun desain interior. Justru yang ada malah Anda mengeluarkan biaya dua kali lebih besar untuk renovasi.

Produk-produk Top Mortar merupakan contoh mortar berkualitas. Melansir dari situs resminya, topmortar.com, ada 3 produk utama yang kini tersedia, yakni Perekat Bata Ringan (Thin Bed Adhesive), Plester & Pasangan Bata (Brick Layer & Plaster), dan Acian Plesteran (Plaster Skim Coat).

Perekat Bata Ringan (Thin Bed Adhesive) dipakai untuk pekerjaan pemasangan atau perekat bata ringan (Thin Bed). Produk ini mampu merekatkan bata ringan yang presisi, kuat, dan tahan lama. Kemudian, Plester & Pasangan Bata (Brick Layer & Plaster) merupakan produk plesteran dinding yang sangat praktis digunakan karena hanya perlu menambah air. Dan Acian Plesteran (Plaster Skim Coat) digunakan sebagai penghalus pada permukaan plesteran dinding.

Soal kualitas, Top Mortar tak perlu diragukan karena untuk produksi dilakukan oleh PT Mitra Mortar Indonesia (MMI), perusahaan yang telah dipercaya oleh banyak merek mortar untuk memproduksi mortar. Tak hanya produk nasional, tapi juga internasional.

Mengutip dari situs resminya, mortarindonesia.com, MMI sudah mengusung konsep e-Smart Industry (eSI) di mana seluruh sistem manajemen telah terkomputerisasi. Teknologi yang diusung sendiri meliputi software yang bersifat mencegah human error dan untuk menjaga kualitas produksi, hingga Robotic Palletizing System yang dapat mendorong proses menjadi lebih cepat, efisien, dan produktif.

Sekarang kurang apalagi? Wujudkan impian Anda memiliki desain interior rumah sesuai impian Anda!

#Adv

Masifnya Pembangunan Infrastruktur Belum Mampu Dongkrak Penjualan Semen

0

Berempat.com – Penjualan semen nasional tampaknya masih belum bisa menunjukkan peningkatan. Bahkan, cenderung mengalami penurunan. Berdasarkan data yang diungkap oleh Asosiasi Semen Indonesia dan PT Semen Indonesia Tbk., pada Januari 2019 penjualan semen nasional hanya 5,62 juta ton, turun 1,3% dibanding Januari tahun lalu yang mencapai 5,69 juta ton.

Untuk provinsi Jawa Tengah bahkan penurunan penjualan semen mencapai 9,68% YoY. Turunnya penjualan semen nasional di Januari secara YoY ini bahkan menjadi yang pertama sejak 2014.

Padahal, pembangunan infrastruktur tengah gencar dilakukan oleh pemerintah. Tampaknya, masifnya pembangunan infrastruktur tak cukup berdampak untuk mendorong penjualan semen nasional.

Penjualan semen memang menjadi indikator penting dalam melihat pembangunan, utamanya infrastruktur. Karena semen merupakan komponen penting dalam konstruksi. Ketika penjualan semen melambat, berarti menandakan jika pembangunan sedang melambat.

Bila pembangunan melambat, bukan hanya semen yang terkena imbasnya, tapi juga komponen konstruksi lain karena banyaknya rantai pasokan yang terlibat dalam pembangunan. Artinya, sektor lain pun bisa ikut terimbas atas lambatnya pembangunan.

SAP Express Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 50%

0

Berempat.com – PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAP Express) menargetkan adanya pertumbuhan pendapatan di tahun ini sebesar 2019. Untuk bisa mencapai target tersebut, emiten berkode SAPX ini akan meningkatkan jumlah outlet dan armada.

“Kami akan meningkatkan jumlah outlet sebanyak 1.000 outlet. Tahun ini juga akan menambah 60 armada truk,” ungkap Direktur Utama SAP Budiyanto Darmastono di Jakarta, Senin (25/2).

Penambahan gerai dan armada, imbuh Budi, dimaksudkan agar SAP Express dapat menjangkau para pelaku bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga ke pelosok.

Budi pun mengungkapkan, untuk penambahan outlet pihaknya tak terlalu memerlukan biaya besar sebab bisnisnya berkembang dengan konsep waralaba. Sehingga outlet baru akan dibangun setelah ada investor yang masuk. Saat ini, SAP Express sendiri sudah memiliki 370 outlet.

Budi pun mengaku optimistis jika bisnis logistik akan terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan bisnis e-commerce. Itu dikarenakan jasa antar atau kurir akan sangat dibutuhkan bagi e-commerce.

Sebagai informasi, pada kuartal pertama tahun 2018 SAP mencatatkan peningkatan pendapatan lebih dari Rp48,2 miliar atau naik sebesar 54,3% dibanding periode sama tahun 2017 sebesar Rp31,2 miliar. Kemudian, laba bruto SAP Express meningkat menjadi Rp10,8 miliar atau naik 59,3% daripada sebelumnya Rp6,8 miliar.

EIU Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 6% di Tahun 2019, Tinggalkan Malaysia

0

Berempat.com – Economist Intelligence Unit (EIU) memperkirakan ekonomi Indonesia pada tahun 2019 akan tumbuh di kisaran 4-6%. Prediksi tersebut lebih tinggi daripada yang pernah disampaikan pemerintah dalam APBN 2019 yang sebesar 5,3%.

Proyeksi tersebut pun membawa ekonomi Indonesia dapat berada di atas Malaysia kendati memiliki pertumbuhan yang sama, sebagaimana dilansir dari The Economist, Senin (25/2).

Kemudian, EIU pun memprediksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang tumbuh 6,3% di tahun ini. Namun, angka tersebut masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada tahun 2018. Hal ini lantaran masih adanya kekhawatiran pada perang dagang Tiongkok dan Amerika Serikat (AS).

Sementara untuk seteru dagang Tiongkok, ekonomi AS diprediksi tumbuh 2,3%. Prediksi tersebut turun dibanding apa yang pernah diproyeksikan tahun lalu sebesar 2,9%.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi AS turun karena Bank Sentral AS, Federal Reserve yang melakukan pengetatan kebijakan moneter serta efek dari pemotongan pajak tahun lalu.

Sementara untuk Eropa, EIU masih menyajikan gambaran yang lebih suram. Inggris yang akan meninggalkan Uni Eropa pada Maret diperkirakan memiliki pertumbuhan ekonomi 1,5%, kemudian Prancis tengah menghadapi ketidakpastian yang lebih sedikit tetapi ongkosnya tidak lebih baik, dan Italia yang diperkirakan pertumbuhannya tahun ini hanya 0,4%. Itu menjadikannya pemain terburuk ketujuh dalam tabel perkiraan EIU.

Remaja Asal Kupang Terpilih sebagai Pemenang Sociopreneurship Kapal Api

0

Berempat.com – Kapal Api telah resmi mengumumkan tiga pemenang Sociopreneurship Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu pada Awarding Night beberapa waktu lalu di Jakarta. Dengan diumumkannya ketiga pemenang tersebut, maka rangkaian program pengembangan sociopreneurship ini pun berakhir.

Adapun pemenang utama diraih oleh remaja asal Kupang, Meybi Agnesya dengan ide bisnis pengolahan pangan berbasis daun kelor yang dimulai dengan pembentukan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia (SL-TMOI). Meybi berhak menerima modal usaha sebesar Rp250 juta dan mentoring bersama wirausahawan Yoris Sebastian selama 6 bulan.

“Warga mendambakan pendidikan keterampilan yang peka terhadap kebutuhan sosial budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, kami bertekad membangun Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia (SL-TMOI) untuk melatih kemampuan warga Desa Pitay Nusa Tenggara Timur bertani daun kelor secara efektif dan efisien. Kemudian kami juga berencana membangun fasilitas teknologi rumah pengering daun kelor,” jelas Meybi.

Untuk pemenang kedua diisi oleh Azis Pusakantara asal Jakarta. Ia berhak mendapatkan dana Rp100 juta untuk mewujudkan ide Eco-Pavings, yaitu pembuatan paving block yang memanfaatkan limbah kantong plastik.

Dan pemenang ketiga diisi oleh Elven Aprilnico asal Jakarta. Ia berhak mendapatkan dana sebesar Rp50 juta berkat ide bisnis Titik Balik Coffee, di mana coffee shop dan roastery-nya dijalankan melalui pemberdayaan narapidana dan bekas narapidana. Narapidana dengan sisa masa tahanan kurang dari enam bulan diberi pembekalan keterampilan menyeduh kopi di kedai yang berada di lembaga pemasyarakatan (lapas) untuk melayani warga serta pengunjung lapas.

Ketiga pemenang juga menegaskan bahwa Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu menjadi bekal yang luar biasa bagi mereka dalam mewujudkan gagasan usaha yang berdampak positif bagi masyarakat. Ilmu dan pengalaman yang dibagi oleh para mentor yang merupakan sociopreneur sukses di bidangnya, dinilai sebagai kesempatan istimewa yang tidak dinikmati oleh semua orang.

Sementara itu, Marketing Manager PT Santos Jaya Abadi Johnway Suwarsono pun menyampaikan harapannya agar para pemenang dapat meningkatkan skala usaha sosialnya sehingga dampak yang diberikan kepada masyarakat sekitar juga bisa lebih besar.

“Bertemu dengan para calon dan pegiat sociopreneur muda di sepanjang program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu telah memberikan optimisme kepada Kopi Kapal Api akan banyaknya generasi muda yang memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pendekatan kreatif sociopreneurship,” ujarnya.

Salah satu juri program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu, Yoris Sebastian, Founder & Creative Thinker OMG, mengungkapkan bahwa proposal usaha sosial yang didaftarkan mempunyai kualitas yang bervariasi. Meski demikian, tiga pemenang ini terpilih dari 20 finalis yang kami nilai merupakan calon-calon sociopreneur dengan pemikiran yang visioner dan passion yang kuat dalam mengatasi permasalahan sosial-ekonomi di sekitarnya.

Senada dengan Yoris, juri lainnya yakni Veronica Colondam, Founder Yayasan Cinta Anak Bangsa, menilai bahwa para pemenang sangat kreatif dan inovatif memanfaatkan peluang dan dukungan ekosistem dalam mewujdukan usaha sosial yang berdampak.

“Saya berharap, mereka yang telah sampai di titik ini selanjutnya mampu membangun usaha yang berkelanjutan dan mengelola profit sesuai misi utamanya dalam memecahkan masalah sosial,” tuturnya.

Melihat Sisi Lain Kemajuan Teknologi yang Mengancam Hilangnya Banyak Profesi

0

“Yang patah tumbuh, yang hilang berganti~” -Banda Neira-

Berempat.com – Tentu tak ada yang menampik bila kemajuan teknologi saat ini dapat memberikan kemudahan dalam kehidupan dan pekerjaan, bahkan membangun peradaban baru. Namun, bersamaan dengan semua itu tanpa disadari kemajuan teknologi juga mengancam banyak hal dalam kehidupan, salah satunya pekerjaan.

Mengutip dari sebuah artikel di Bloomberg yang ditulis oleh Mark Whitehouse, Mira Rojanasakul, dan Cedric Sam, tiga belas tahun yang lalu dua ekonom terkemuka Amerika Serikat (AS) meragukan kehadiran mobil tanpa pengemudi. Pasalnya mereka yakin akan banyak error yang terjadi.

Namun, enam tahun berselang Google membuktikan dapat membuat mobil tanpa pengemudi sepenuhnya, atau yang kini lebih dikenal sebagai mobil otonom. Tentu, kehadirannya mengancam jutaan pengemudi truk, taksi, hingga supir pribadi.

Ancaman hilangnya pekerjaan berkat kemajuan teknologi sendiri sudah dialami oleh di AS. Mulanya, serapan tenaga kerja masih tertolong oleh keberadaan department store, karena industri tersebut diklaim mampu mempekerjakan manusia 25 kali lebih banyak daripada industri pertambangan seperti batubara.

Tapi, kondisi tersebut tak bertahan lama. Dalam data yang dijabarkan ketiga penulis tersebut, dikatakan bahwa di department store rata-rata di empat bulan pertama tahun 2017 jumlah pekerja turun 26.800 dibanding periode sama tahun sebelumnya. Sementara untuk batubara hanya kehilangan 2.800 pekerja. Kemunculan e-commerce pun diklaim sebagai yang paling berpengaruh terhadap turunnya jumlah pekerja di department store.

Di tahun 2016, dari 350 sektor ekonomi yang ada di AS, pekerjaan yang hilang paling banyak terjadi di sektor pelayanan yang jumlahnya mencapai tiga perempat dari keseluruhan.

Hilangnya banyak pekerjaan karena teknologi dianggap sebagai ancaman serius. Berbagai penelitian pun dilakukan agar bisa memprediksi profesi apa yang kemungkinan hilang di masa depan. Hilangnya profesi tersebut bukan lantaran benar-benar tak ada lagi, melainkan karena manusia tak dibutuhkan lagi untuk mengisinya.

Januari 2016, sebuah penelitian dari McKinsey & Company menyatakan bahwa dalam lima tahun ke depan sebanyak 52,6 juta jenis pekerjaan akan digantikan oleh mesin. Hal tersebut mengikuti tren global di mana 60% pekerjaan akan mengadopsi sistem otomatisasi, dan 30% akan menggunakan mesin berteknologi digital.

Sementara setahun sebelumnya, kepala ekonom Bank of England mengungkapkan 80 juta pekerjaan di AS dan 15 juta pekerjaan di Inggris akan diambil alih oleh robot.

Pekerjaan Apa yang Berisiko Hilang oleh Kemajuan Teknologi?

Menarik untuk mengetahui jenis pekerjaan apa yang diprediksi para ahli terancam oleh kemajuan teknologi. Terancam di sini maksudnya yaitu kemungkinan tak diperlukan lagi sosok ‘manusia’ untuk melakukan pekerjaan tersebut, melainkan cukup dilakukan menggunakan mesin.

Seperti petugas Tol yang saat ini perlahan sudah mulai digantikan oleh mesin. Sekalipun butuh keberadaan manusia, jumlahnya tak banyak. Cukuplah satu-dua orang teknisi untuk mengawasi tiga-enam mesin tol otomatis. Melihat hal itu, sudah dipastikan di tahun-tahun mendatang sektor tersebut tak lagi menyediakan lowongan kerja.

Memang, buruh ‘kerah biru’ atau yang terbiasa menggunakan tenaga lebih rentan tergantikan oleh keberadaan teknologi. Tapi, bukan berarti buruh yang masuk kategori ‘kerah putih’ atau yang terbiasa bekerja dengan otak bisa aman oleh keberadaan teknologi.

Seperti dilansir dari The Guardianseorang akademisi Sanford Univeristy Jerry Kaplan dalam tulisannya berjudul Human Need Not Apply, mengungkapkan bahwa otomasi buta terhadap warna kerah Anda. Maksudnya, bukan hanya buruh pabrik, bahkan konsultan keuangan pun terancam oleh otomasi.

Sebuah studi berjudul The Future of Employment pernah dilakukan oleh akademisi Oxford University pada 2013 lalu. Pada studi yang meneliti 702 pekerjaan umum tersebut menemukan bahwa beberapa pekerjaan seperti telemarketing, konsultan pajak, wasit olahraga, psikolog dan dokter.

Penjelasan lebih rinci disampaikan oleh Martin Ford, dalam bukunya Rise of the Robots: Technology and the Threat of a Jobless Future, mengungkapkan bahwa pekerjaan yang paling berisiko oleh keberadaan teknologi adalah yang cenderung rutin, berulang, dan dapat diprediksi.

Beberapa jenis pekerjaan yang termasuk rutin dan berulang seperti telemarketing, akuntan, kasir, teller bank, hingga yang berhubungan dengan sektor hukum. Bahkan, Ford menulis jika koki makanan cepat saji pun terancam oleh keberadaan teknologi dengan presentasi 81%. Ia melihat kemungkinan berdasarkan kasus Flippy, asisten dapur bertenaga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang sudah bisa membalikkan burger di sejumlah restoran.

Namun, tak semua profesi dapat terancam oleh keberadaan teknologi. Setidaknya, Ford menyebutkan ada tiga bidang profesi yang dianggap tanggung menghadapi kemajuan teknologi.

Pertama adalah profesi yang menuntut kreativitas asli, seperti business development, content creator, seniman, dan musisi. Kedua adalah profesi yang berhubungan dengan membangun hubungan antarmanusia, seperti public relationship, corporate communication, social media specialist, customer care, atau profesi yang menuntut Anda untuk membangun hubungan baik dengan klien.

Dan ketiga adalah profesi yang sulit untuk diprediksi, seperti kepolisian, tentara, pemadam kebakaran, atau tukang reparasi ledeng. Ford menyebut profesi-profesi tersebut sulit diprediksi karena harus siap bertugas andai dibutuhkan sewaktu-waktu atau dalam kondisi darurat.

Ada yang Hilang maka Ada yang Tumbuh

“Yang… yang patah tumbuh, yang hilang berganti.”

Penggalan lirik Banda Neira berjudul Yang Patah Tumbuh yang Hilang Berganti ini menyiratkan bahwa akan selalu ada yang baru di antara hilangnya sesuatu hal.

Hal tersebut pun diyakini berlaku pada dunia kerja. Di antara banyaknya jenis profesi yang hilang oleh kemajuan teknologi, di saat bersamaan terdapat profesi baru yang bisa dimanfaatkan.

Setidaknya, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Bambang Satrio Lelono, dalam keterangan persnya 16 April 2018 lalu mengatakan agar kita tidak perlu terlalu khawatir akan hilangnya pekerjaan sebagai akibat revolusi industri 4.0.

Karena menurutnya, sejak era revolusi industri 1.0 hingga 3.0 sudah banyak pekerjaan yang hilang, tapi di waktu bersamaan muncul jenis pekerjaan baru. Bambang sempat menyinggung berbagai penelitian seperti Oxford , McKensie, Global Institut, maupun ILO  yang memprediksi sebanyak 50% pekerjaan di dunia akan hilang di masa depan. Tetapi akan muncul pekerjaan baru yang saat ini belum ada. Jumlahnya kurang lebih 65%.

“Tidak perlu worry, tak perlu khawatir dengan masalah hilangnya pekerjaan. Yang perlu dilakukan adalah menyiapkan keterampilan baru agar kita bisa menyesuaikan dengan kebutuhan atau jenis pekerjaan yang akan datang,” ujar Bambang.

Apa yang diucapkan Bambang memang bukan tanpa fakta. Bayangkan, jenis pekerjaan seperti pengatur pin bowling, switchboard operator atau penyambung telpon, dan juru ketik saat ini telah hilang. Pekerjaan-pekerjaan itu kemudian kini tergantikan oleh profesi yang baru berkat kemajuan teknologi.

Di tahun 2005 barangkali profesi seperti content creator atau social media specialist belum terlintas ada, tapi saat ini profesi tersebut sudah menjamur. Begitu pun dengan profesi seperti influencer social media, YouTuber, web development, SEO specialist, digital marketing dan banyak lagi yang justru lebih menjanjikan.

Bahkan, menurut Human Capital Index 65% anak-anak yang memasuki sekolah dasar hari ini akan bekerja di jenis profesi yang sama sekali baru dan belum terbayang saat ini.

Bambang pun mengungkapkan, Kemenaker sudah menganalisa beberapa profesi yang akan bertumbuh dan menurun dalam rentang 2021-2025. Profesi yang akan tumbuh di antaranya ialah pemeliharaan dan instalasi, mediasi, medis, analis data, manajer sistem informasi, konselor vokasi, dan analis dampak lingkungan. Sementara untuk pekerjaan yang akan mengalami penurunan adalah resepsionis, tukang kayu, disain tiga dimensi, pengolah semikonduktor, teller bank, travel agents, juru masak fast-food, dan operator mesin.

Kemudian untuk prediksi tahun 2026-2030, jenis pekerjaan perancang, programer kecerdasan bautan, perancang dan pengendali mesin otomasi, perancang software dan gim daring akan bertumbuh.

“Tapi jenis pekerjaan ahli las, staf akuntan, operator mesin, supir truk dan ahli mesin mulai tersingkir. Padahal jumlah supir truk kita ada sekitar 6 juta,“ katanya.