Selasa, Mei 12, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 811

Prospek Usaha Flower Crown

0

Tak bisa dimungkiri, produk aksesoris wanita tidak pernah mati karena selalu ada saja produk terbaru yang dikeluarkan pelaku usaha seiring dengan perkembangan fesyen di kalangan anak muda. Banyak aksesoris wanita yang hadir yang merupakan kreasi baru atau pun modifikasi dari produk fesyen yang sudah ada sebelumnya.

Seperti produk flower crown ini, bisa dibilang merupakan pengembangan dari produk bandana yang sudah sejak dulu di kenal masyarakat luas. Sesuai dengan namanya, flower crown dibentuk dari kumpulan/rangkaian bunga sintetis beraneka warna yang berbentuk seperti mahkota sehingga kelihatan feminin, unik dan lucu.

Dengan bentuknya tersebut, flower crown merupakan pilihan wanita muda sebagai salah satu aksesori yang digunakan dalam berbagai kegiatan seperti pada saat jalan-jalan di mall, pesta perkawinan, pesta Ultah dan lainnya.

Sebagai salah satu produk fesyen yang sedang tren, banyak pelaku usaha yang melirik flower crown sebagai produk andalan. Sebenarnya dalam membuat dan memulai usaha flower crown ini tidaklah sulit serta tidak membutuhkan modal yang sangat besar.

Bicara mengenai modal awal, semua tergantung dari kapasitas produksi awal yang ingin dibuat. Untuk memulai dengan skala kecil, modal yang dibutuhkan sekitar Rp 100 ribu. Modal tersebut digunakan untuk membeli berbagai bahan baku dan perlengkapan seperti bunga kuncup sintetis, bunga mawar sintetis, bunga matahari sintetis, kawat stoking, kawat kecil, selotip dan sintetis rantai tembaga, aksesori liontin dan lain sebagainya. Dengan modal tersebut bisa mendapatkan sekitar 10 buah flower crown dengan keuntungan bersih yang didapatkan hampir 50 persen dari harga jual.

Produk dan Harga

Flower crown dibuat dengan mengandalkan keterampilan pelaku usaha dalam merangkai bunga sintetis sehingga berbentuk seperti mahkota. Ada beberapa model flower crown yang ditawarkan misalnya model bunga jarang, model bunga renggang, model bunga full, model bunga seling, dan model bunga two ini one (terdapat 2 kawat untuk bagian atas dan bawah).

Sedangkan harganya dibagi berdasarkan model yang dibuat seperti model bunga jarang Rp 25 ribu, model bunga renggang Rp 32 ribu, model bunga full Rp 38 ribu, model bunga seling Rp 38 ribu,  model bunga two ini one Rp 40 ribu.

Selain bentuknya yang unik, satu lagi yang membuat produk ini menjadi incaran para gadis muda sebagai salah satu aksesoris favorit ialah jumlahnya yang tidak banyak dalam satu kali produksi (limited). Dengan proses pembuatan yang dilakukan secara handmade sehingga banyak konsumen yang memesan 2-4 hari sebelumnya untuk mendapatkan produk tersebut.

Bahan Baku dan Peralatan

Proses pembuatan flower crown ini sangat sederhana namun hanya memerlukan kreativitas dalam proses pembuatannya. Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam membuat flower crown ini adalah memperapak bahan baku seperti 5-7 kuntum bunga kuncup/mawar/matahari/anyelir sintatik, kawat stoking, kawat kecil (untuk mengikat), lem tembak, dan selotip daun. Selain itu juga perlu dipersiapkan tang potong Kemudian siapkan juga peralatan seperti misalnya tang pemotong, alat ukur (meteran), dan gunting.

Semua bahan baku tersebut banyak di temukan di Pasar Pagi Asemka dan Pasar Regional Jatinegara. Harga bahan baku yang digunakan untuk membuat flowe crown ini tidaklah mahal. Bunga kuncup Rp 6 ribu/lusin, kawat stoking isi 10 seharga Rp 10 ribu, kawat kecil isi 2 seharga Rp 3 ribu, Selotip daun Rp 10 ribu/gulung.

Proses pembuatan produk ini dimulai dengan menyatukan dua buah kawat bunga sehingga berbentuk lingkaran dengan ukuran disesuaikan dengan ukuran kepala si pengguna. Setelah itu, potong tangkai bunga sintetis yang diinginkan. Ikat bunga mawar di bagian tengah menggunakan kawat bunga yang lentur. Ikat pula daun dan bunga anyelir di sepanjang kawat. Lakukan semua sampai semua bunga yang dipersiapkan (5-7 bunga) habis.

Untuk memperkuat bunga yang digunakan, bisa dilakukan dengan mengelem bunga dan daun terlebih dahulu setelah itu baru di tempelkan. Setelah semua proses selesai dilakukan, di lanjutkan dengan melapisi seluruh kawat menggunakan selotip agar lebih kuat.

Prospek dan Pemasaran

Usaha aksesoris flower crown unik ini memiliki prospek yang cerah. Dengan bentuknya yang berbeda dan berkesan feminin, membuat produk ini banyak diminati banyak kalangan wanita muda baik itu pelajar sekolah, mahasiswa bahkan hingga pekerja.

Untuk memasarkan produk flower crown ini yang paling efektif adalah dengan menawarkan kepada teman-teman terdekat baik itu di sekolah atau pun kawasan sekitar rumah. Selain itu pula bisa  mengikuti pameran di berbagai event yang  diadakan di sekolah maupun kampus atau kalangan kelas menengah ke atas. Tapi untuk mengenalkan produk ini secara luas di jejaring sosial internet seperti Facebook dan Twitter juga patut untuk dilibatkan dalam proses pemasaran yang dilakukan.

Masalah klasik yang sering muncul pada usaha kerajinan adalah bahan baku bunga sintetik yang ada di pasaran. Karena untuk membuat produk ini menggunakan bahan baku yang berkualitas maka pelaku usaha harus bisa menyiasati ketersediaan bahan baku bunga sinterik ini terutama bunga yang banyak disukai konsumen.

Produk flower crown ini akan semakin banyak diminati dengan pengembangan kreativitas yang dilakukan pelaku usaha. Selain itu, dengan terus berkreasi membuat konsumen tidak mudah bosan dengan produk yang ditawarkan karena akan selalu ada produk flower crown dengan tampilan model, motif dan bahan yang baru di pasaran.

Untuk terus mengembangkan kreasi flower crown ini bisa dilakukan dengan melihat perkembangan fashion saat ini, melalui berbagai media seperti website dan juga media global lainnya.

 

oleh: Novia Affuwani,

Pemilik Tongflix, Produsen Flower crown

Jl. Kebon Kelapa Tunggal

RT09/09 No. 2B, Utan Kayu Selatan, Jakarta Selatan

No HP: 083819859540, 08993884848

PIN BB: 29ED89FA

Twitter: @tongflix_A

Peluang Bisnis Cokelat Masih Bagus

0

Perkembangan usaha di bidang makanan dan minuman masih merajai dibanding usaha di bidang lainnya, tak terkecuali usaha olahan olahan cokelat. Di samping tidak memerlukan modal besar, usaha olahan cokelat pun masih memiliki prospek yang menjanjikan. Apalagi jika kita lihat, hampir sebagian besar masyarakat gemar makan cokelat mulai dari anak-anak hingga orangtua.

Hanya saja jika dilihat dari jenis usaha olahan cokelat yang ada, masih didominasi oleh makanan seperti cake, tart cokelat, brownies cokelat, choco chip, dan permen cokelat. Karenanya peluang usaha minuman cokelat masih sangat terbuka lebar, terlebih jika ingin mengembangkan dengan sistem waralaba tentunya sangat prospektif.

Kita ambil contoh di pusat perbelanjaan atau mal, kebanyakan yang ada adalah toko kue cokelat atau sejenisnya, untuk minuman pasti yang kita temui adalah teh, kopi, atau jus buah, kalaupun ada hanya sebagai menu tambahan saja. Jarang sekali kita temui pelaku usaha yang menjual minuman cokelat sebagai menu utama.

Meski begitu, buatlah keunikan akan produk olahan cokelat yang akan ditawarkan, karena jika standar saja akan menjadi percuma dan sama saja dengan pelaku usaha lain yang menambahkan menu minuman cokelat dalam menu utamanya. Keunikan tersebut dapat menjadi modal dalam menghadapi persaingan usaha nantinya, dan dapat menjadi ciri khas untuk usaha minuman cokelat Anda.

Selain itu, diferensiasi produk hasil inovasi juga mutlak dilakukan, terlebih bagi Pewaralaba, karena jika tidak, dapat dipastikan usaha yang dijalankan hanya menjadi tren sesaat saja dan tidak bertahan lama. Coba kita ambil contoh, beberapa waktu lalu sempat booming yoghurt di pasaran, tapi karena tidak adanya inovasi, lambat laun usaha tersebut pun satu per satu tutup.

Dalam membuka sebuah usaha, faktor pemilihan lokasi pun sangat menentukan keberhasilan usaha. Untuk itu, pilihlah lokasi yang tepat dengan target juga segmentasi yang ingin dicapai. Misalnya, jika ingin menyasar kalangan menengah ke bawah, dapat berjualan di sekitar sekolah, kampus atau pasar. Namun jika menyasar kalangan menengah ke atas, cari lokasi yang menunjang seperti di mal atau foodcourt.

Dapur Solo, Suguhankan Masakan Tradisional dengan Nuansa Solo nan Kental

0

Berbicara mengenai kuliner Solo-Jawa Tengah, sontak terbayang dalam benak kita hidangan yang dominan bercitarasa manis. Namun di Restoran Dapur Solo yang telah ada sejak tahun 2006 ini, citarasa dari menu yang dihadirkan telah mengalami modifikasi sehingga sesuai dengan lidah masyarakat Jakarta yang kebanyakan lebih menyukai masakan bercitarasa gurih dan pedas.

Berbagai menu khas Jawa Tengah mulai dari menu utama, hidangan penutup hingga aneka kudapan dan camilan tersedia di restoran yang kini berada di tiga kawasan berbeda. Yakni di Jl. Danau Sunter Utara, Jakarta Utara, Jl. Sungai Sambas VI B3 No. 189, Jakarta Selatan dan di Ruko Melati Mas Square, Serpong-Tangerang Selatan ini. Sebut saja Nasi Liwet Solo, Nasi Langgi Special, Nasi Urap Solo, Asem-Asem Iga, Bubur Jawa hingga Sosis Solo.

Saat memasuki Restoran Dapur Solo, Anda akan disambut ramah oleh para pelayan yang menunggu di balik pintu masuk. Dalam ruangan yang mampu menampung sampai 150 orang ini Anda akan merasakan suasana homey dengan konsep modern kontomporer. Ini terlihat dengan kain-kain batik khas Solo-Jawa Tengah yang menghiasi lampu dinding dan lampu gantung. Bukan itu saja, alunan musik gamelan khas Jawa juga siap mengiringi para tamu yang datang.

Sembari menunggu pesanan, Anda akan disuguhkan sajian Combro dan Misro yang sengaja disediakan di atas meja sambil Anda menunggu pesanan. Salah satu menu khas Solo yang menjadi favorit di tempat ini adalah Nasi Liwet Solo. Tak perlu menunggu lama, hidangan yang berupa sepiring nasi gurih komplit ini pun telah tersaji di meja Anda.

Legitnya Nasi Liwet Solo.

Nasi Liwet Solo ala Dapur Solo dibuat dari beras pilihan Setra Ramos yang didatangkan langsung dari penggilingan padi di Karang Pandan-Jawa Tengah. Untuk menghasilkan citarasa nasi gurih yang sempurna, setelah dikukus, beras diaron bersama santan kental, garam, gula pasir dan daun salam. Kemudian dilanjutkan dengan pengukusan hingga matang dan menjadi nasi.

Nasi Liwet Solo disajikan bersama lauk pendamping berupa Sayur Labu, potongan Ati Ayam, Pindang Telur, Tahu Bacem dan Ayam Suir. Saat dihidangkan,  aroma harum daun salam terasa menggelitik bulu hidung dan siap memaksa Anda untuk segera menyantapnya.

Menu ala Dapur Solo yang juga tak kalah istimewanya adalah Asem-asem Iga. Sesuai dengan namanya, menu yang satu ini memang menawarkan sajian bercitarasa asam segar yang berasal dari irisan belimbing wuluh yang berpadu apik dengan pedasnya cabai rawit merah yang siap menggoyang lidah para penikmatnya.

 

Startegi Jitu Dongkrak Omset

0

Penting bagi pemilik usaha untuk terus meningkatkan omset perusahaan. Karena itu ada strategi untuk membuat pelanggan Anda kembali misalnya dengan:

  • Under promise over delivery, tidak banyak memberi janji muluk namun memberikan lebih dari yang diharapkan/service yang terbaik
  • Konsisten dan handal
  • Kontak rutin minimal 3 bulan sekali. Misalnya mengirimkan email berisi program promosi, atau produk koleksi terbaru pada konsumen.
  • Beri tahu customer daftar seluruh produk kita
  • Tingkatkan jumlah variasi produk
  • Tawarkan kontrak service
  • Frequent Buyer/VIP Card atau menawarkan kartu berlangganan dengan beberapa kelebihan seperti discount khusus atau yang lainnya
  • Bagi yang berhubungan langsung dengan konsumen, jangan lupa meminta konsumen untuk kembali
  • Sensational offer utk pembelian selanjutnya. Misalnya di minimarket atau supermarket, belanja diatas Rp 200 ribu, pelanggan berhak membeli minyak goreng atau gula dengan setengah harga.
  • Reminder system. Mengingatkan konsumen akan penawaran-penawaran atau hak-hak yang diberikan padanya, misalnya kasir supermarket atau jaringan minimarket yang selalu menanyakan, apakah punya kartu anggota yang bisa membuat konsumen mendapat potongan harga atau poin dari tiap transaksi

Sementara itu omset terdongkrak dengan membuat pelanggan membelanjakan uangnya jauh lebih besar dari belanja sebelumnya. Strategi untuk meningkatkan angka pembelian per pelanggan bisa dilakukan dengan:

  • Menaikkan harga (jika memungkinkan)
  • Up sell (tawarkan versi yang lebih)
  • Cross selling (tawarkan lebih dari yang customer cari )
  • Tawarkan paket, misalnya menu paket makanan sudah berikut minuman dan makanan penutup, yang harganya sedikit lebih murah dibandingkan satuan.
  • Beri check list (Misal, ketika beli produk bayi, berikan check list semua item keperluan bayi).
  • Ubah lay out (Letakkan produk Top Selling di rak setinggi mata
  • Impulse buying, misalnya senter didekatkan dengan batere, kuas didekatkan dengan catnya
  • Selalu beri pilihan lebih dari satu
  • Terima segala macam cara pembayaran
  • Kontrak service
  • Beri insentive untuk sales team [semakin besar omset, semakin besar komisi]
  • Beri insentive kepada pembeli (Semakin besar beli = semakin besar insentive)

Oleh :  Yoyok Indrayatno

Pelatih Kewirausahaan dari ACC Indonesia

( Amanah Coaching Clinik Indonesia)

Peluang Bisnis Minuman White Cincau Alami dan Menyehatkan

0

Masyarakat Indonesia sudah mengenal cincau sebagai salah satu minuman yang segar dan juga memberi manfaat bagi tubuh. Karena itu, tidak heran bila minuman cincau banyak diminati masyarakat yang menjadikan usaha ini memiliki prospek yang menjanjikan untuk dijalankan.

Selain cincau hijau dan hitam yang sudah dikenal masyarakat luas. Saat ini ada produk cincau putih yang mulai merambah pasar minuman di tanah air.

Sama dengan cincau jenis lain, cincau putih merupakan salah satu minuman yang memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Minuman rendah kalori ini memiliki beberapa manfaat seperti dapat meredakan panas, membantu menetralisir racun dalam tubuh, membantu mengeluar dahak, mengurangi timbulnya jerawat, menjaga kesehatan usus, kesehatan kulit, dan membantu menurunkan kadar gula dalam darah.

Agar lebih memikat masyarakat untuk mencobanya, minuman yang kaya serat dan zat antioksidan ini dicampur dengan berbagai macam buah-buahan segar seperti anggur, jambu, strawberry, mangga, sirsak, leci, jeruk, melon, lemon dan sebagainya. Dan juga ditambahkan berbagai topping seperti  grass jelly, taro, matcha, egg, strawberry dan lainnya.

Ada empat varian rasa white cincau atau cincau putih yang ditawarkan dengan harga yang bervariasi seperti White Cincau Fruity Series dengan harga Rp 12 ribu per cup, topping series dengan harga Rp 16 ribu per cup, milky series Rp 16 ribu per cup, dan healty series Rp 12 ribu per cup. Semua varian tersebut disajikan dengan gelas/cup berukuran 14 ons dan tidak menggunakan bahan pengawet.

Cara Pembuatan

Memulai usaha cincau putih memerlukan modal yang lumayan besar. Karena peralatan yang digunakan bisa dibilang lumayan mahal, seperti misalnya membeli mesin pengolahan bubuk cincau, timbangan, pemipil biji, penggilingan, alat pengering dan sebagainya.

Selain itu  tempat usaha juga sangat penting karena dalam memproduksi bubuk cincau yang terbuat dari biji tanaman Physalis membutuhkan tempat yang agak jauh dari pemukiman penduduk bila lokasi produksi terletak di dekat pemukiman penduduk maka harus meminta izin dari warga sekitar agar polusi suara yang ditimbulkan tidak mengganggu warga sekitar.

Setelah peralatan siap, langkah berikutnya ialah mempersiapkan bahan baku yaitu membuat bubuk cincau yang berasal dari biji tumbuhan physalis. Selain dengan menggunakan biji physalis yang sulit didapat saat ini, Ada juga alternatif lain yaitu daun pohon Dolar.

Daun ini dicuci terlebih dahulu menggunakan air bersih agar mendapatkan zat pati secara maksimal. Setelah itu, 1 kg daun Dolar direbus bersama dengan zat NaOh yang bisa di dapat di toko kimia bersama dengan 20 liter air.

Perebusan terus dilakukan hingga air rebusan berkurang setengahnya. Selama proses perebusan, jangan lupa diaduk karena bila tidak buih dari campuran ini bisa meluap dan tumpah saat mendidih.

Setelah mendidih, ambil larutan zat pati rebusan daun dolar dengan cara disaring. Setelah disaring, rebus dan terus aduk zat pati hingga mendidih dan mengental. Bila sudah tuangkan kedalam loyang atau cetakan yang sudah dipersiapkan. Diamkan selama sekitar 7-10 jam hingga mendingin. Setelah dingin cincau putih siap disajikan dengan buah dan juga topping sesuai dengan keinginan.

Pemasaran.

Dalam memasarkan usaha ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti menyebar brosur baik itu di jalan, kampus, daerah perkantoran atau mal-mal ternama. Dalam brosur tersebut dilengkapi dengan daftar menu serta harga dari menu yang ditawarkan dan juga jangan lupa kontak pelaku usaha.

Cara lain yang bisa dilakukan ialah dengan memberikan tester pada awal usaha kepada masyarakat di sekitar lokasi usaha, agar mereka tahu bagaimana rasa cincau putih dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh.

Selain itu untuk memperluas pemasaran, pelaku usaha bisa menggunakan media internet dengan membuat website dan mempromosikan di jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Serta memasukan atau bekerja sama dengan toko swalayan lokal terdekat melalui sistem konsinyasi atau sistem pembayaran putus. Bila mempunyai modal yang cukup, pelaku usaha bisa mengikuti pameran yang kerap diadakan di berbagai tempat seperti misalnya di kampus atau pameran usaha di tempat lainnya.

Agar usaha ini dapat terus berkembang, pelaku usaha bisa memberikan edukasi kepada para konsumen seputar manfaat cincau putih untuk kesehatan atau menambah varian rasa baru untuk lebih memikat konsumen lebih banyak.

 

oleh: Tiffany Setiawan

Pemilik Cincau Putih “Be Happy”

Jl. Daan Mogot KM 14

Ruko Diamond Blok B1/20

Website: www.whitecincau.com

Bisnis Herbal Ini Punya Agen hingga Malaysia dan Singapura

0

Berawal dari hobi mengonsumsi obat herbal islami, seperti Habbatussaudah, Madu, hingga Zaitun, sejak duduk di bangku perkuliahan, membuat Rony Setyo Hariyono terpikir untuk menggeluti usaha penjualan produk herbal. Terlebih ia melihat sudah bayak orang yang menyukai produk-produk herbal tersebut.

“Setelah itu, saya meminta izin kepada istri untuk menggunakan sebagian gaji bulanan untuk menjadi modal usaha. Dan Alhamdulillah, istri saya pun mendukung,” terangnya.

Dalam memulai usaha tersebut, pria yang akrab disapa Rony ini menggelontorkan uang sebesar Rp 15 juta, yang digunakan untuk membeli etalase, kusri, korden, serta berbagai jenis obat herbal islami, dan menggunakan garasi rumahnya sebagai tempat usaha. Promosi awal yang dilakukannya adalah menyebarkan brosur di komplek perumahannya.

Dan berkat keuletannya dalam berbisnis, genap setahun sudah balik modal. Dan kini setelah tujuh tahun berjalan, ia sudah memiliki 3 ruko yang menjual berbagai kebutuhan obat herbal islami tersebut.

Ragam Produk.

Ada 1.300 produk herbal yang ditawarkan oleh Rony, mulai dari Habbatussaudah, Madu Murni, Sari Kurma, Zaitun, Vitamin, hingga obat-obatan herbal untuk berbagai penyakit seperti anemia, batuk, darah tinggi, diabetes, sampai kangker.

“Di sini saya ingin memberikan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Jadi produk herbal yang saya tawarakan terbilang cukup lengkap, dari berbagai merek yang terjamin kualitasnya,” terang Rony.

Bukti keunggulan produk-produk Nabawi Herba yang dijual oleh Rony, dengan banyaknya peminat produk-produk tersebut. Menurutnya, setiap bulan ia mampu menjual 1.000 hingga 3.000 pieces untuk masing-masing produk. Dan untuk mendapatkan produk berkualitas, ia tidak asal menjual produk-produk herbal dari berbagai produsen.

Terlebih dulu karyawan salah satu perusahaan operator seluler ini selalu mengecek keaslian obat herbal, manfaat, serta perizinan obat-obatannya. Dengan itu, semua obat-obat herbal yang ia jual, banyak dipercaya oleh konsumennya.

Peluang Bisnis.

Demi memperluas jaringan pemasaran, Nabawi Herba pun membuka kesempatan usaha bagi masyarakat yang tertarik menggeluti usaha ini. Ada lima paket keagenan yang ditawarkan Rony, yakni Paket C dengan investasi Rp 350 ribu, Agen akan mendapatkan potongan harga 35 % dari harga jual. Paket B investasi Rp 500 ribu dan mendapatkan potongan harga 40 %.

Paket B+ investasi Rp 1 juta dengan potongan harga 42,5 %. Paket A investasi Rp 2 juta, mendapatkan potongan harga 45 %, dan Paket A+ dengan investasi Rp 3 juta, dan potongan harga 50 %. Istimewanya lagi, dari paket-paket tersebut agen bisa mencampur produk apa saja yang dibeli. Selain itu, untuk pembelian satu jenis produk minimal 100 pieces, juga akan mendapatkan diskon sebesar 50 %.

Dengan kemudahan yang diberikan oleh Rony kepada para agen, membuat usaha Rony pun banyak diminati masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya agen Nabawi Herba, sekitar 2.500 agen yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, ia juga memiliki beberapa agen di Malaysia dan Singapura.

Ke depan, Rony berniat untuk menambah agen hingga ke pelosok daerah dan negara-negara tetangga lainnya serta mendistribusikan produknya di beberapa toko retail seperti Alfamart dan Indomaret. “Maka dari itu, saya terus mengedepankan kualitas produk dan pelayanan konsumen. Agar banyak masyarakat yang tertarik bergabung dengan kami,” jelas pria kelahiran Madiun, Jawa Timur, ini.

Melihat keunggulan produk dan kemudahan dalam menjalankan usaha ini, sudah pasti akan memberikan keuntungan maksimal. Nah, bagi Anda yang ingin menjajal usaha penjualan obat herbal dari Nabawi Herba, bisa langsung menghubungi kontak dari Herba Nabawi, dan pastikan Anda bisa mengikuti jejak kesuksesan dari para agen lainnya

Cara Memperoleh Dana Segar bagi Pemula

0

Permasalahan umum yang sering dialami oleh pelaku usaha termasuk kalangan UKM saat ingin memulai usaha adalah kesulitan modal. Bila ingin meminjam modal ke bank (Kredit Usaha) persyaratannya cukup merepotkan, pihak bank hanya memberi pinjaman pada usaha yang sudah berjalan dua tahun dan ada laporan keuangan yang lengkap. Sehingga untuk pilihan pinjaman ke bank agak sulit Anda lakukan.

Ada alternatif lain untuk mencari modal bagi Anda yang baru pertama kali akan memulai usaha dengan cara mudah yaitu menggadaikan aset pribadi ke Pegadaian atau menjual aset yang tidak produktif. Misalkan Anda punya aset berupa kendaraan sepeda motor atau lainnya yang memang tidak produktif, Anda bisa gadaikan atau jual.

Bila Anda tidak memiliki aset yang bisa digadaikan, Anda tidak perlu putus asa. Anda bisa mencoba melakukan pinjaman dari Koperasi Kredit/Lembaga Pembiayaan. Pinjaman ini bunganya lebih tinggi, namun persyaratannya lebih mudah dibandingkan bank.

Alternatif lain mengingat produk yang Anda tawarkan adalah produk kreatif dan menggunakan bahan yang ramah lingkungan, ada baiknya ditawarkan ke Lembaga Pembiayaan Modal Ventura. Misalnya di Jakarta, yaitu ke Permodalan Nasional Madani (PNM).

Jika dianggap produk ini potensial dan memberikan banyak manfaat, mereka bisa menyuntikkan modal atau setidaknya memberikan pinjaman dengan fasilitas khusus, tergantung bagaimana Anda bisa meyakinkan mereka. Jika mereka tidak memberikan modal, Anda bisa tanyakan atau konsultasi ke mereka bagaimana solusi yang terbaik bagi produk Anda.

OYO Klaim Naikkan 30% Okupansi Hotel di Indonesia hingga USA

0

Bisnis hotel jaringan OYO Hotels & Homes kian menggurita. Meski baru berjalan 6 tahun, namun perkembangannya cukup pesat. Menurut data internal mereka mengklaim telah melebarkan sayap bisnis ke lebih dari 800 kota dengan 23 ribu hotel dan 850 ribu kamar hingga Juni 2019.

Kamar-kamar OYO pun bisa ditemukan di China sebanyak 500 ribu kamar yang tersebar di 337 kota, Indonesia ada di 80 kota, Asia 20 ribu kamar di 720 hotel, Britania Raya 25 tempat wisata dan 85 hotel, Amerika Serikat 67 hotel di 40 kota.

Menurut founder sekaligus CEO Grup OYO Hotels & Homes, Ritesh Agarwal dalam pers rilis, Kamis (11/07/2019) OYO memiliki lebih dari 850.000 kamar eksklusif di jaringan hotel. Lebih lanjut ua juga mengklaim lebih dari 500.000 orang beristirahat di hotel OYO setiap harinya.

Kabarnya kehadiran hotel jaringan itu meningkatkan keuntungan dari para hotel dan kamar yang bekerja sama dengan OYO. Setidaknya ada peningkatan okupansi sekitar 30%, serta kenaikan 2,5 kali lipat di profit dan RevPar (revenue per available Room/pendapatan per kamar).

Pesatnya pertumbuhan kamar OYO tentu juga meningkatkan  neraca keuangan dengan indikasi aset perusahaan mencapai US$1,5 miliar. Pendaan tersebut kembali diinvestasikan ke seluruh lini bisnis guna menjaga pertumbuhan bisnis. Dari jumlah tersebut 40% dari seluruh pendanaannya dialokasikan ke China, tepatnya senilai US$100 juta.

Kucuran dana itu akan difokuskan pada peningkatan pelayanan untuk pelanggan, kualitas, dan penyempurnaan sistem, selain juga untuk meningkatkan pertumbuhan, pengembangan SDM, pembangunan kompetensi, dan pengembangan infrastruktur di negara tersebut.

Dengan model bisnis eskalasi berbasis teknologi, OYO telah menarik pendanaan dari berbagai investor besar, termasuk Airbnb, Softbank Vision Fund, Greenoak Capital, Sequoia Capital, dan Hero Enterprise.

Minggu Depan Vivo Luncurkan Seri S Pertama di Indonesia

0

Pasca meluncurkan Vivo S1 secara global April lalu, Kini Vivo Indonesia segera merilis seri S pertama Vivo S1 pada 16 Juli 2019. Seperti diketahui sebelumnya Vivo hanya meluncurkan seri V dan Y.

Tyas Rarasmurti PR Manager Vivo Indonesia mengatakan Vivo akan dibekali RAM 4GB dan ROM 128GB dengan dua pilihan warna Skyline Blue dan Cosmic Green. Dengan model stylish, layar luas, kamera dan screen touch ID jadi fitur andalan Vivo S1. Screen touch ID menjadikan layar Vivo S1 lebih luas yang sangat cocok buat generasi milenials.

Ponsel pintar ini menggunakan layar super AMOLED berteknologi Ultra All Screen berukuran 6,38 inci terbentang di bagian depan ponsel ini. Rasio layarnya 19,5:9. Agar lebih menarik minat generasi milenials, di atas layar terdapat notch, kamera selfie beresolusi 32MP dengan teknologi AI Selfie Camera.

Guna mendukung aktivitas, Vivo S1 dibekali dengan baterai berkapasitas 4500 mAh. Terkait harga dan spesifikasi detil tunggu peluncuran yang tinggal beberapa hari lagi.

 

Keuntungan Bersih Budidaya Belut Capai 85%

0

Siapa yang tak kenal dengan belut, hewan bertubuh licin yang suka bersembunyi di antara lumpur sawah ini ternyata memiliki nilai jual yang tinggi. Sedikitnya jumlah pembudidaya, sementara permintaan tinggi dan khasiat yang terkandung dalam belut, menjadikan harga belut meroket di pasaran. Hal tersebut ditangkap oleh M Fajar Junariyata sebagai momentum untuk memulai usaha di bidang pembesaran belut. Kini berkat keseriusannya menyelami bisnis tersebut dalam sebulan ia pernah menangguk keuntungan bersih hingga 85%. Seperti apa teknik budidayanya?

Ada 2 jenis belut yang dibudidaya Fajar yaitu jenis belut rawa Synbrancus dan jenis belut sawah Monopterus Albus. Pernah sekali waktu Fajar membudidaya belut tambak namun jenis belut tersebut tak laku di pasaran karena dari segi rasa kurang nikmat akibat daging terlalu amis.

Ciri belut sawah: warna lebih cerah kekuningan, mata kecil, menyukai habitat lumpur dengan sedikit air, daging lebih tebal dan gurih, dibandingkan dengan belut rawa perbedaan sangat mencolok. Tubuh belut rawa berkelir hitam gelap, mata lebih besar, daging lebih tipis dan menyukai habitat air dengan sedikit lumpur.

Dari segi ukuran, belut rawa bisa tumbuh lebih panjang, dengan diameter 1 cm dan panjang 30 cm, atau 1:30 di usia 5 bulan, sedangkan belut sawah hanya mampu tumbuh dengan panjang 20cm dan diameter 1 cm atau 1:20 di usia yang sama. Jika belut sudah berusia 1 tahun mampu tumbuh hingga 1 meter.

Namun di tingkat pasar belut sawah lebih laris ketimbang belut rawa karena memiliki warna yang lebih cerah. Kendati lebih laris belut sawah namun dari segi khasiat keduanya sama. Meskipun Fajar bukan seorang ahli gizi, dokter maupun peneliti ia pernah membuat buku seputar belut berdasarkan refrensi dan pengalamannya selama menyelami usaha belut.

Menurut analisis pria yang pernah menyabet penghargaan Entrepreneurship UKM Award 2010 ini dibantu oleh Prof Kaizumi belut memiliki khasiat yang mampu menyembuhkan kanker payudara karena memiliki zat arjinin, memiliki gizi yang lengkap dan bisa menyembuhkan penyakit jantung.

Tempat Ideal.

Untuk melakukan budidaya belut hal utama yang harus diperhatikan adalah cuaca. Idealnya belut dibudidayakan di tempat yang panas pada ketinggian 50-300 mdpl dengan pH air 5-7. Suhu air juga merupakan salah satu yang harus diperhatikan, usahakan suhu air berada di kisaran 25-28 derajat Celcius. Sejak tebar benih belut usia 2 bulan, belut sudah bisa dipanen 3 bulan kemudian.

Masa produktif belut berada di usia 3-6 bulan, belut merupakan golongan hewan hemaprodit yang bisa mengubah kelaminya. Di usia 0-6 bulan kelamin belut ialah betina, pada saat memasuki usia 7 bulan kelamin berubah menjadi jantan hingga seterusnya. dalam budidaya belut sebaiknya kondisi air tenang, tidak mengalir dan cukup dengan kandungan oksigen.

Menurut Fajar jika ditinjau secara ekonomi budidaya belut air bening lebih menguntungkan ketimbang teknik lumpur selain efisiensi, kepadatan pada saat menebar benih juga sangat menentukan. Ia mencontohkan untuk budidaya memakai teknik lumpur di kolam seluas 1 meter persegi hanya bisa ditebar 1kg belut dan pada saat panen hanya menghasilkan 6kg, sedangkan dengan memakai teknik air bening di luas wadah yang sama bisa ditebar hingga 25kg benih belut dan bisa dipanen sebanyak 75-100kg belut.

Pemasaran

Karena nama Fajar sudah tidak asing lagi di telinga para konsumen dan pedagang belut di pasar tradisional Babakan Madang dan Citeureup kini tak jarang para pedagang tersebut berbondong-bondong menyambangi kediaman Fajar untuk membeli belut secara langsung.

Pedagang dan konsumen juga banyak datang dari luar wilayah Bogor seperti Pekanbaru, Batam dan Jawa. Berkat ketenarannya di dunia belut tak jarang pula konsumen luar seperti Tiongkok, Hongkong, Taiwan, Malaysia, Singapura dan Jepang yang menghampiri Fajar baik untuk membeli belut maupun untuk sekedar kursus. 1 kg belut konsumsi dibandrol dengan harga Rp 60 ribu dan bisa mencapai Rp 80 ribu per kilo di pasar swalayan bahkan memasuki musim kemarau harga belut bisa melambung hingga Rp 100 ribu per kilo.

Selain menyasar pasar tradisional Fajar juga tak jarang diminta untuk mengisi stok belut ke pasar swalayan seperti Carefour dan Giant namun karena produksi belutnya yang masih sedikit Fajar mengaku masih belum bisa menyanggupi, selain itu sistim pembayarannya setiap 2 bulan sekalimenjadikan Fajar kerap menolaknya.

“untuk swalayan ukuran yang diminta sekitar 100gram isi 6-8 ekor per kilo dan untuk kebutuhan ekspor lebih bervariasi untuk Jepang dan Korea Selatan gemar mengorder belut siap konsumsi isi 6-8 per kilogram, Hongkong isi 20 benih belut ukuran 50gram dan Taiwan senang mengorder belut ukuran yang lebih kecil karena akan dibudidayakan kembali dan di ekspor ke Tiongkok Daratan” jelas Ayah dari 3 orang anak itu.

Melihat tingginya animo konsumen mengkonsumsi belut merupakan sebuah tanda bahwa usaha budidaya belut sangatlah berprospek, terlebih konsumen yang datang banyak dari kalangan menengah atas maka tak mengerankan dalam 1 bulan Fajar bisa menangguk omset sekitar Rp 50 juta dengan keuntungan bersih mencapai 85%.

Mengenai pengiriman Fajar mengaku semua biaya dan administrasi ditanggung konsumen apalagi jika untuk ekspor, Fajar hanya memfasilitasinya hingga pengemasan menyoal pengiriman hingga sampai ke negara asal itu tanggungan konusmen. Kemasan yang dipilih Fajar sangat sederhana namun tetap mengutamakan keselamtan terutama dalam mengirim belut hidup.

Dalam packaging Fajar menggunakan 2 cara. Untuk belut siap konsumsi yang sudah disiangi dengan cara di-fillet dan dibekukan di suhu minus 40 derajat Celcius. Fajar mengemasnya dengan plastik dan dimasukan kembali kedalam sterofoam yang sudah diberi biangb es.

Sedangkan untuk mengirim belut hidup Fajar lebih memilih menggunakan plastik yang sudah terisi oksigen dan sedikit air lalu dimasukan kembali ke sterofoam agar belut terlindung dari benturan akibat guncangan selama pengiriman.