Sabtu, Mei 9, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 898

P&G, Perusahaan yang Giat Kampanyekan Kesetaraan Gender

Berempat.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya kesetaraan gender, Procter & Gamble (P&G) ikut berpartisipasi dalam perhelatan Women’s Forum 2018 yang digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada Jumat (9/11). Pada kesempatan itu, P&G melangsungkan konferensi bertajuk “The Future of Work #WeSeeEqual”.

Seiring dengan perkembangan zaman saat ini, P&G melihat bahwa wanita Indonesia hidup dengan kondisi yang penuh tantangan. Bahkan, tak jarang wanita Indonesia harus berhadapan dengan permasalahan yang berkaitan dengan kesenjangan gender. Padahal, P&G yakin bahwa suara wanita Indonesia sama kuatnya dengan suara pria.

Karena itu, P&G bercita-cita mewujudkan dunia yang lebih baik dalam hal kesetaraan gender, dunia yang bebas dari bias gender, dan dunia dengan representatif suara yang setara bagi pria dan wanita.

“Kami yakin bahwa kunci dari keberhasilan dari suatu organisasi adalah dengan terciptanya kesetaraan hak dan kesempatan bagi pria dan wanita. Upaya ini sejalan dengan salah satu semangat P&G Citizenship Pillar, yakni Gender Equality dan Diversity and Inclusion,” ujar Corporate Communications Director P&G Indonesia Sanggramawijaya Soeprapto dalam acara tersebut.

Menurut Sanggramawijaya, kesetaraan gender yang sudah diaplikasikan di dalam perusahaan telah berdampak positif pada pertumbuhan bisnis P&G. Karena itu, ia pun berharap dengan berbagai inisiatif tersebut kita semua dapat menghapus isu gender sebagai salah satu hambatan di tempat kerja. Dan yang tak kalah penting ialah dapat memberdayakan perempuan dengan membuka potensi karirnya.

Selain dari ruang lingkup perusahaan, P&G juga menyampaikan isu kesetaraan gender melalui salah satu merek mereka, yakni Pantene yang mengusung program #SiapaBilangGakBisa. Melalui gerakan tersebut diharapkan para perempuan dapat lebih berani dalam mewujudkan mimpi dan menjadikan dirinya di luar ekpektasi.

P&G memang dikenal sebagai perusahaan yang cukup giat menyuarakan kesetaraan gender. Hal tersebut bisa dilihat dari beberapa penghargaan yang diterima, seperti “Perusahaan Terbaik yang Mempekerjakan Tenaga Kerja Perempuan” oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2014 dan “Best Workplace Award and Female Empowerment Award” oleh Global CSR Summit pada 19 April 2018.

Tol TransJawa Bisa Dilintasi untuk Mudik, Jakarta-Surabaya Cukup 10 Jam

0

Berempat.com – Jarak tempuh kendaraan roda empat dari Jakarta-Surabaya akan terpangkas banyak menjadi 10 jam dengan hadirnya Tol TransJawa. Hal tersebut diungkap oleh Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani. Menurutnya, saat ini normalnya Jakarta-Surabaya bisa ditempuh dalam waktu 20 jam perjalanan dengan roda empat.

“Idealnya Jakarta-Surabaya 10 sampai dengan 12 jam. Dari Jakarta sampai ke Kota Surabaya sekitar 800 kilometer, kalau dipacu dengan kecepatan 100 kilometer per jam saja mungkin hanya 8 jam. Tapi tetap perlu beristirahat pengendaranya agar safety,” ujar Desi di Kantor PT Jasa Marga, Mojokerto, Senin (12/11).

Namun, Desi menambahkan, perkiraan waktu tempuh 10 jam itu pun tergantung dari kondisi jalan Jakarta menuju Cikampek. Menurut Desi, tahun depan kondisi Jakarta-Cikampek masih akan ada hambatan karena masih adanya pengerjaan proyek. Karena itu, kemungkinan jarak tempuh Jakarta-Surbaya saat Lebaran tahun depan belum dapat benar-benar terealisasi 10-12 jam.

“Jadi mohon bersabar, kira-kira setengah tahun lagi Cikampek di Lebaran itu minimal bisa fungsional,” terangnya.

Saat ini, Desi menyebut bahwa kondisi Jakarta-Cikampek masih crowded. “Mungkin sekarang baru bisa 14 jam, tergantung Jakarta Cikampek-nya aja,” sambungnya.

Nantinya, dengan lancarnya arus lalu lintas Jakarta-Cikampek akan berdampak pula pada kelancaran aktivitas angkut logistik. Bahkan, menurut Desi, aktivitas angkut logistik Jakarta-Surabaya bisa dilakukan hanya dalam satu hari.

“Logistik itu bisa bolak balik. Jadi misalnya Jakarta-Surabaya ini bisa bolak-balik asal gantian aja supirnya,” imbuhnya.

Untuk saat ini dengan padatnya kendaraan di jalur Jakarta-Cikampek, Desi memprediksi waktu tempuh Jakarta-Surabaya di Jalur TransJawa bisa 14 jam.

Survei: 5 Faktor Ini yang Membuat Generasi Milennial Suka Belanja Online

0

Berempat.com – Berbelanja online sekarang ini sudah menjadi pilihan utama bagi masyarakat, khususnya Generasi Milennial saat akan membeli sesuatu. Lebih lagi, saat ini banyak bermunculan e-Commerce di Indonesia yang bisa menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan, baik saat akan membeli gawai, kebutuhan fesyen, maupun keperluan sehari-hari.

Baru-baru ini, Markplus Inc. telah melakukan riset terhadap 1.200 responden untuk mengungkap faktor yang mendorong Generasi Millennial untuk berbelanja online. Menurut Associate of High Tech, Property and Consumer Industry of MarkPlus, Irfan Setiawan mengungkapkan, responden yang dipilih pada riset ini berasal dari Generasi Millennial dengan rentang usia 19-35 tahun yang tersebar di wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, dan Makassar.

Dari riset tersebut pun ditemukan bahwa terdapat 5 faktor yang membuat Generasi Millennial sangat suka berbelanja online. Apa saja?

  1. Menawarkan Ragam Promo

Seperti yang diketahui, e-Commerce di Indonesia begitu gemar memberikan ragam promo bagi konsumen. Mulai dari diskon, beli satu gratis satu, flash sale, gratis ongkos kirim dan banyak lagi. Dan ternyata, apa yang dilakukan e-Commerce selama ini sangat berhasil untuk menarik minat Generasi Millennial untuk berbelanja.

  1. Harga yang Lebih Murah daripada Toko

Tentu saja harga produk yang dijual secara online jauh lebih murah daripada yang ada di toko. Pasalnya, e-Commerce telah memutus mata rantai penjualan yang selama ini cukup berdampak pada kenaikan harga dari penjual ke pembeli. Dengan e-Commerce, produk tak perlu lagi melewati distributor untuk bisa sampai ke end user. Ditambah, penjual tak perlu membuka toko yang kemudian membebankan harga sewa toko ke produk yang dijual.

  1. Tergantung Reputasi e-Commerce

Namun, yang perlu menjadi catatan adalah Generasi Millennial hanya akan berbelanja di e-Commerce yang sudah punya reputasi baik. Umumnya, mereka menilai baik tidaknya reputasi sebuah e-Commerce dari sistem transaksi dan data pribadi konsumen yang dijamin aman.

  1. Banyak Pilihan Jenis Transaksi

Seiring dengan berkembangnya teknologi saat ini, proses transaksi pun kian mudah. Apalagi, saat ini hampir seluruh e-Commerce di Indonesia telah mengadopsi atau menyediakan beragam jenis transaksi yang ada, mulai dari transfer ATM, M-Banking, Virtual Account, cash on delivery, cicilan nol persen, pembayaran melalui kartu kredit, pembayaran melalui mini market, hingga melalui dompet digital.

  1. Cepat Menerima Barang

Terakhir yang menjadi faktor pendorong Generasi Millennial suka belanja online adalah proses penerimaan barang yang tergolong cepat. Tak heran mengingat saat ini e-Commerce juga telah banyak menggandeng perusahaan logistik dalam proses pengiriman. Sehingga konsumen pun lebih bebas memilih menggunakan jasa pengiriman yang diinginkan.

Bahkan, saat ini sudah banyak e-Commerce yang menggandeng ojek online untuk bisa menawarkan proses pengiriman barang di hari yang sama. Jadi, konsumen pun tak perlu menunggu barang datang terlalu lama.

Kelima faktor inilah yang ditemukan paling memengaruhi keputusan Generasi Millennial dalam memilih berbelanja online. Apakah kamu juga salah satu Generasi Millennial yang suka berbelanja online karena kelima faktor di atas, atau karena faktor lain?

Generasi Muda Indonesia Bisa Masuk Kategori Generasi O, Apa Itu?

0

Berempat.com – Beberapa generasi muda di Indonesia rupanya sudah masuk ke dalam kategori Generasi O. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Sun Life Financial Asia Health Index di 2014 lalu. Sebagai informasi, Generasi O adalah generasi yang mengalami berbagai aktivitas berlebihan, seperti Overworked (kelebihan bekerja), Overeating (banyak makan tidak sehat) , dan Overwhelmed (hidup terlalu lelah).

Menurut Sun Life, jumlah Generasi O di Indonesia terus meningkat seiring dengan gaya hidup generasi mudanya yang memiliki pola tak teratur, mengabaikan asupan makanan sehat, jarang berolahraga, hingga kerap tertekan.

“Padahal generasi muda Indonesia memiliki potensi yang besar untuk meraih berbagai target yang mereka tetapkan dan berkontribusi pada kemajuan bangsa,” tutur Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia Elin Waty.

Buruknya pola hidup generasi muda Indonesia masih tertera berdasarkan hasil riset Sun Life Financial Asia Health Index di 2016/17 lalu, yakni sebagian besar belum rutin berolahraga (51%), mengalami kurang tidur atau tidur di bawah 6 jam per hari (34%), dan terbiasa makan yang tidak sehat (32%).

Sementara itu, menurut pengamat gaya hidup Dwi Sutarjantono, keberadaan teknologi menjadi salah satu pemicu berubahnya pola hidup dan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini yang bahkan tidak ditemukan pada generasi sebelumnya. Generasi muda Indonesia juga diketahui memiliki karakter yang senang dengan tantangan, bekerja cepat, dan ambisius.

Namun, di sisi lain semangat ini membawa mereka pada kondisi kelelahan secara mental maupun fisik. Belum lagi persaingan yang semakin keras, serta permasalahan identitas yang kerap dialami akibat berkembangnya media sosial. Selain itu, imbuh Dwi, generasi muda Indonesia begitu suka memilih cara instan dalam menyelesaikan suatu persoalan.

“Misalnya dengan bekerja hingga larut, mengonsumsi makanan cepat saji, serta menyibukkan diri dengan gadget–yang tanpa disadari pada akhirnya justru berakibat pada munculnya berbagai masalah baru, utamanya di bidang kesehatan,” terang Dwi.

Sebab itulah, Sun Life mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk memberikan perhatian lebih pada kondisi kesehatan generasi muda Indonesia agar tak semakin banyak yang masuk sebagai Generasi O. Salah satunya dengan menjalankan pola hidup sehat pada Hari Diabetes Sedunia padal 14 November nanti.

Selain itu, Sun Life telah merancang kampanye Live Healthier Lives sebagai salah satu bentuk agar masyarakat dapat hidup lebih sehat dan bebas stress. Salah satunya dengan aktivitas ‘Sun Life Resolution Run 2019’ yang akan digelar pada Januari tahun depan.

Berburu Promo Kursi Gratis AirAsia Mulai Hari Ini!

0

Berempat.com – Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang jatuh pada hari ini, Minggu (11/11) rupanya tak hanya dirayakan oleh perusahaan e-Commerce, tapi juga oleh maskapai penerbangan murah AirAsia. Pasalnya, dalam merayakan Harbolnas, AirAsia menggelar promo kursi gratis yang bisa didapat melalui aplikasi mobile maupun situs airasia.com.

Promo kursi gratis ini berlaku untuk penerbangan domestik maupun internasional. Program ini sudah bisa diakses oleh para penumpang mulai hari ini sampai dengan 18 November 2018. Adapun kursi gratis yang didapat akan berlaku untuk perjalanan di tanggal 6 Mei 2019- 4 Februari 2020.

Sebagai gambara, konsumen yang berhasil mendapatkan promo kursi gratis bisa mengunjungi beberapa destinasi dengan kegiatan menarik, seperti Festival Aoi Matsuri di Kyoto (Mei), Singapore Food Festival (Juli), perayaan Deepavali di Kuala Lumpur (Oktober), dan Loi Krathong di Chiang Mai (November).

Direktur Niaga AirAsia Indonesia Rifai Taberi mengungkapkan, Air Asia ingin memanfaatkan momentum Harbolnas sebagai upaya memperkuat posisi sebagai maskapai yang terus berinovasi dalam memberikan pengalaman digital baru di mata konsumen. Rifai mengklaim bahwa AirAsia telah menjadi pelopor e-commerce industri penerbangan komersial di Indonesia sejak lebih dari 10 tahun. Sehingga memudahkan konsumen dalam memilih layanan yang diinginkan berkat adanya fasilitas pemesanan dan pembayaran secara online.

Selain itu, AirAsia pun secara konsisten mengembangkan sistem memproses penumpang secara digital melalui online check-in, e-boarding pass, kios check-in mandiri, dan fasilitas check-in bagasi mandiri. Yang teranyar, AirAsia kini sudah menerapkan Fast Airport Clearance Experience System (F.A.C.E.S.) yang memudahkan penumpang memasuki pesawat dengan identifikasi biometri.

“Bisa dibilang, kami turut merevolusi cara masyarakat menikmati layanan penerbangan di Indonesia. Dan perlu ditekankan pula, revolusi digital inilah yang membuat biaya-biaya kami semakin efisien sehingga kami dapat menyediakan tiket dengan harga murah,” imbuh Rifai dalam keterangannya, Sabtu (10/11).

Namun, untuk bisa mendapatkan promo kursi gratis, konsumen perlu mendaftarkan diri sebagai anggota AisAsia BIG melalui situs airasia.com.

Selain itu, selama periode promo ini AirAsia juga menggelar promo cash back hingga Rp 200 ribu untuk setiap pembelian minimal Rp 1,5 juta dengan menggunakan Kartu Kredit BRI.

BONCENG, Aplikasi Ride Share yang Tawarkan Pengalaman Berbeda

0

Berempat.com – Jakarta baru saja resmi kedatangan perusahaan aplikasi ride share baru bernama BONCENG. Aplikasi ini resmi meluncur pada Sabtu (10/11) kemarin. BONCENG diklaim hadir dengan ragam perbedaan dalam memberikan pengalaman, baik kepada para mitra driver maupun penumpang.

“Di BONCENG kita membebaskan segala potongan ataupun beban biaya transaksi kepada driver. Mereka cukup memenuhi persyaratan untuk bisa online agar dapat menerima order,” ujar Founder & CEO BONCENG Faiz Noufal dalam keterangan resminya akhir pekan ini.

Artinya setiap transaksi dari order yang didapat oleh mitra driver 100% akan menjadi milik mitra. Faiz menegaskan bahwa pihaknya tak akan memotong satu rupiah pun dari transaksi yang didapat oleh para mitra driver.

Selain itu, perbedaan juga ditawarkan BONCENG dari segi penentuan tarif. Perusahaan aplikasi yang identik dengan warna merah ini tidak menerapkan tarif per kilometer, melainkan harga cluster berdasarkan radius jarak yang dikelompokkan dalam beberapa harga bulat. Tarif yang ditetapkan mulai dari Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 15.000, Rp 20.000 dan seterusnya.

Faiz menerangkan, hal ini dilakukan oleh BONCENG agar pihaknya tak terjebak dalam permainan harga yang sudah dilakukan oleh para pendahulu. “Demi lebih memudahkan kelancaran bertransaksi,” imbuhnya.

Sementara dari segi penumpang, BONCENG menawarkan perbedaan dari segi pemesanan, yakni penumpang bisa memesan layanan penjemputan sesuai waktu yang diinginkan dalam 7 hari ke depan.

“Konsumen bisa memesan lebih awal sesuai jam yang diinginkan. Contohnya, bila konsumen hendak pergi ke sebuah tujuan pada pukul 10.00 WIB, konsumen bisa memesan beberapa jam sebelumnya,” terang Faiz.

Dari segi pelayanan, BONCENG tak hanya menyediakan Bonceng Motor dan Bonceng Mobil, melainkan juga layanan antar paket (Bingis) dan layanan antar makanan (Bungkus). BONCENG pun sudah memiliki 2.000 lebih mitra driver, baik roda dua maupun roda empat. Pendaftaran mitra pengemudi sudah berlangsung sejak akhir Oktober 2018 lalu. Namun, BONCENG saat ini baru bisa melayani wilayah Jakarta.

“Kami harap, kehadiran BONCENG mendapat sambutan hangat dari pasar dan dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” tandas Faiz.

Posisi Elon Musk di Tesla Resmi Diganti oleh Sosok Ini

0

Berempat.com – Elon Musk kini sudah tak lagi menjabat sebagai kepala eksekutif Tesla Inc. sesuai dengan permintaan Komisi Sekuritas dan Bursa AS. Sebagai gantinya, Robyn Denholm pun ditunjuk sebagai pengganti Elon Musk.

Adapun penunjukkan ini dilakukan sebagai kesepakatan antara Tesla dengan regulator sekuritas AS pada September lalu sebagai bentuk penyelesaian tuduhan penipuan yang dilakukan oleh Musk dan Tesla. Namun, para ahli hukum mengaku masih sangsi terhadap Denholm. Pasalnya, Denholm yang sudah berada di dewan Tesla selama 4 tahun diragukan bisa independen untuk Tesla untuk mematuhi penyelesaian yang disetujui oleh pengadilan.

Dikutip dari Reuters, Jumat (9/11), Denholm pernah bekerja di Toyota Australia, lalu menjadi kepala keuangan di perusahaan telekomunikasi Australia Telstra Corp Ltd. Kemudian Denholm memutuskan pindah ke Tesla pada 2014 dan fokus berperan serta membangun Tesla. Denholm adalah direktur Independen dan kepala komite audit Tesla dengan upah hingga US$5 juta.

Sebagai informasi, Musk terpaksa digantikan oleh Denholm karena telah dianggap gagal menetapkan target produksi untuk mobil Model 3. Selain itu, hal fatal yang dilakukan Musk ialah saat berkicau di Twitter bahwa ia telah mendapatkan dana untuk mengubah Tesla menjadi perusahaan pribadi. Kicauan itulah yang mendorong SEC mengajukan tuduhan penipuan terhadapnya.

Musk pun diketahui menyetujui penunjukkan Denholm sebagai pengganti posisinya di Tesla. Namun, kendati tak lagi menjabat sebagai kepala eksekutif, Musk diketahui masih menjadi pemegang saham terbesar Tesla.

Sinar Mas Land dan Wika Bangun Rusunami di BSD City, Berapa Harganya?

0

Berempat.com – Sinar Mas Land dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. telah sepakat untuk berkolaborasi membangun proyek Rusunami sederhana di BSD City. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara Wika dengan Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk. Pembangunan Rusunami ini diklaim sebagai bentuk dukungan terhadap program Sejuta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen Sinar Mas Land untuk membangun hunian berimbang fase kedua. Sebagai informasi, sebelumnya Sinarmas Land telah membangun 12 ribu unit rumah sederhana di BSD City. Hunian berimbang sendiri merupakan program pemerintah yang berlaku bagi pengembang properti di Indonesia untuk menanggulangi kekurangan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Rusunami-nya itu terletak di lokasi strategis serta ditunjang dengan akses ke beragam fasilitas BSD City yang bertaraf internasional. Diharapkan hunian tersebut mampu menghadirkan kehidupan yang layak bagi penghuninya,” ungkap Division Head Strategic Development Sinar Mas Land Margiman dalam keterangan resminya, Kamis (8/11).

Lokasi Rusunami ini terbilang cukup strategis karena memiliki akses yang dekat dengan rumah sakit, sekolah, pusat perbelanjaan, kawasan Digital Hub, ICE BSD, serta pusat perekonomian di Tangerang.  Selain itu, dari segi angkutan lokasi tersebut didukung dengan commuter line yang dapat memudahkan transportasi ke pusat kota Jakarta.

Pembangunan Rusunami ini utamanya ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Adapun yang bisa mengakses Rusnami ini hanya masyarakat yang punya penghasilan maksimal Rp 7 juta sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku.

Sementara itu, Direktur Utama Wika Nariman Prasetyo mengungkapkan komitmen atas dukungan perusahaan terhadap upaya Sinarmas Land mengembangkan Rusunami.

“Rusunami ini akan dikembangkan dengan konsep yang memperhatikan keselarasan lingkungan dan pembangunan, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi penghuninya,” ujar Nariman.

Ini Lho Smart Farming, Aplikasi untuk Petani Persembahan BLK Lembang

0

Berempat.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang sepertinya tak mau ketinggalan untuk berinovasi di tengah revolusi industri 4.0 yang sedang terjadi saat ini. Salah satu inovasi yang dibangun yaitu menciptakan aplikasi Smart Farming yang dipersembahkan untuk para petani. Aplikasi berbasis android ini diklaim bisa mempermudah kerja petani karena menggunakan Internet of Things (IoT).

“Jadi, sederhananya IoT itu bisa dibilang mengomunikasikan benda-benda disekitar kita antara satu sama lain melalui sebuah jaringan internet. Aplikasi ini tentu saja mempermudah kerja petani kita,” ujar Kepala BLK Lembang Aan Subhan di BLK Lembang, Rabu (7/11).

Aan mengungkapkan, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan pemerintah desa dan membuat desa percontohan dari aplikasi Smart Farming ini. “Kita akan mengupayakan hal ini bisa diterima petani kita dan membawa banyak manfaat,” pungkas Aan.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Instruktur BLK Lembang Iwan Hermawan selaku tim inovasi di BLK Lembang menjelaskan, dengan mengoptimalkan IoT dan menciptakan aplikasi smart farming maka diharapkan ke depan petani Indonesia bisa mengontrol ladangnya melalui smartphone.

“Jadi petani bisa memantau tanaman dan ladangnya di mana saja, kapan saja selama ada jaringan internet,” kata Iwan.

Dengan aplikasi Smart Farming ini petani dapat melakukan penyiraman dan pemupukan cukup dengan menekan tombol pada aplikasi Smart Farming di smartphone.

“Tentu semua itu ada indikatornya di aplikasi sehingga kita tahu kapan harus menyiram atau memupuk tanaman yang dapat dimonitoring pada aplikasi Smart Farming,” jelas Iwan.

Menurut Iwan, IoT akan sangat memberikan banyak manfaat karena berhubungan dengan aktivitas sehari-hari dalam memudahkan kerja manusia. IoT bekerja dengan menerjemahkan bahasa pemograman yang sudah dimasukkan ke dalam alat.

Pemerintah Jepang Buka Pintu Lebar-lebar untuk Pekerja Asing

0

Berempat.com – Pemerintah Jepang dikabarkan membuka pintu selebar-lebarnya bagi pekerja asing untuk bekerja dan tinggal di Jepang. Kebijakan tersebut dilandasi karena menurunnya angka kelahiran dan tingginya jumlah pekerja lokal yang memasuki usia lanjut.

Selain menerima pekerja asing, Pemerintah Jepang juga menerima program pemagangan yang diselenggarakan berbagai perusahaan di Jepang. Pemagang yang semula hanya diberikan waktu maksimal 3 tahun sekarang menjadi 5 tahun.

“Pemagang yang telah menyelesaikan pemagangan 5 tahun dapat melamar kerja sebagai pekerja setelah mereka memiliki kualifikasi bahasa Jepang yang dipersyaratkan (bahasa Jepang level 2/ N2), sehingga mereka bisa tetap di Jepang ataupun dapat kembali ke Indonesia berwirausaha dan membuka lapangan kerja,” ujar Direktur Bina Pemagangan Asep Gunawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/11) malam.

Menurut Asep, Pemerintah Jepang saat ini mengalami defisit jumlah tenaga kerja sehingga mereka sangat membutuhkan tenaga kerja asing dan peserta pemagangan dalam jumlah besar di sektor-sektor tertentu.

Sementara itu, Assistant Manager Labour Relation Departement PT Isuzu Motor ltd Pabrik Fujisawa, Sasaki Ryota mengatakan, pihaknya sangat menilai bagus para peserta magang Indonesia. Pasalnya, mereka dinilai memiliki absensi yang baik, jarang telat, dan tidak mendadak bolos kerja.

“Selain itu, pemagang asal Indonesia lebih prima, ceria, jujur dan mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Jepang (sederhana) dari pada pemagang asal negara lain,” ujar Sasaki.

Namun, ada yang harus diperbaiki dari pemagang asal Indonesia, yakni pengetahuan yang minim mengenai musim di Jepang seperti teriknya cuaca di musim panas.

“Peserta magang Indonesia yang berada disini (Isuzu) ada sebanyak 60 orang dari total jumlah 120. Kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut,” terang Sasaki.

Saat ini jumlah pemagang Indonesia yang masih berada di Jepang ada sekitar 19.000 orang. Selain dari Indonesia, Jepang mendatangkan pemagang dari Bangladesh, India, Kamboja, Laos, Mongolia, Myanmar, Nepal, Sri Langka, Thailand, Tiongkok, Uzbekistan, dan Vietnam.