Generasi Muda Indonesia Bisa Masuk Kategori Generasi O, Apa Itu?

0
409

Berempat.com – Beberapa generasi muda di Indonesia rupanya sudah masuk ke dalam kategori Generasi O. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Sun Life Financial Asia Health Index di 2014 lalu. Sebagai informasi, Generasi O adalah generasi yang mengalami berbagai aktivitas berlebihan, seperti Overworked (kelebihan bekerja), Overeating (banyak makan tidak sehat) , dan Overwhelmed (hidup terlalu lelah).

Menurut Sun Life, jumlah Generasi O di Indonesia terus meningkat seiring dengan gaya hidup generasi mudanya yang memiliki pola tak teratur, mengabaikan asupan makanan sehat, jarang berolahraga, hingga kerap tertekan.

“Padahal generasi muda Indonesia memiliki potensi yang besar untuk meraih berbagai target yang mereka tetapkan dan berkontribusi pada kemajuan bangsa,” tutur Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia Elin Waty.

Buruknya pola hidup generasi muda Indonesia masih tertera berdasarkan hasil riset Sun Life Financial Asia Health Index di 2016/17 lalu, yakni sebagian besar belum rutin berolahraga (51%), mengalami kurang tidur atau tidur di bawah 6 jam per hari (34%), dan terbiasa makan yang tidak sehat (32%).

Sementara itu, menurut pengamat gaya hidup Dwi Sutarjantono, keberadaan teknologi menjadi salah satu pemicu berubahnya pola hidup dan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini yang bahkan tidak ditemukan pada generasi sebelumnya. Generasi muda Indonesia juga diketahui memiliki karakter yang senang dengan tantangan, bekerja cepat, dan ambisius.

Namun, di sisi lain semangat ini membawa mereka pada kondisi kelelahan secara mental maupun fisik. Belum lagi persaingan yang semakin keras, serta permasalahan identitas yang kerap dialami akibat berkembangnya media sosial. Selain itu, imbuh Dwi, generasi muda Indonesia begitu suka memilih cara instan dalam menyelesaikan suatu persoalan.

“Misalnya dengan bekerja hingga larut, mengonsumsi makanan cepat saji, serta menyibukkan diri dengan gadget–yang tanpa disadari pada akhirnya justru berakibat pada munculnya berbagai masalah baru, utamanya di bidang kesehatan,” terang Dwi.

Sebab itulah, Sun Life mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk memberikan perhatian lebih pada kondisi kesehatan generasi muda Indonesia agar tak semakin banyak yang masuk sebagai Generasi O. Salah satunya dengan menjalankan pola hidup sehat pada Hari Diabetes Sedunia padal 14 November nanti.

Selain itu, Sun Life telah merancang kampanye Live Healthier Lives sebagai salah satu bentuk agar masyarakat dapat hidup lebih sehat dan bebas stress. Salah satunya dengan aktivitas ‘Sun Life Resolution Run 2019’ yang akan digelar pada Januari tahun depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.