Kamis, Mei 14, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 792

Mirip Branded, Dompet Bruberry Lokal Laris Manis

0

 

Bicara mengenai trend fashion maka tidak akan lepas dari kaum hawa. Karena bukan rahasia lagi, kaum wanita selalu memiliki keinginan tampil beda dengan menggunakan berbagai produk fasyen yang unik dan mengikuti trend yang ada.

Salah satu produk fashion yang laris di pasaran adalah dompet Bruberry, yang kehadirannya banyak disukai kaum wanita baik tua maupun muda.  Bagi sebagian besar wanita yang mengikuti fashion pasti mengenal salah satu produk branded yang telah mendunia ini.

Dengan desain corak yang memadukan garis tebal dan tipis membuat dompet terlihat berbeda. Apalagi bahan yang digunakan adalah bahan yang tahan air dan memiliki sirkulasi udara sehingga mampu bertahan lama. Varian warna cerah yang ditawarkan dompet ini juga membuatnya terlihat sangat eye catching ketika digunakan dalam kegiatan formal maupun in formal.

Karena harga dompet blueberry import yang sangat mahal, membuat banyak konsumen yang enggan membeli produk berkualitas yang satu ini. Saat ini dompet tersebut bisa dibuat di dalam negeri dengan kualitas yang hampir sama namun dengan harga yang lebih murah dan sangat terjangkau.

Untuk bisa menjalankan usaha pembuatan dompet Bruberry kualitas lokal tidak membutuhkan modal yang besar.  Yaitu seperangkat mesin jahit bekas dengan harga sekitar Rp 1,5 juta yang digunakan proses produksi, serta uang sebesar Rp 2 juta yang digunakan untuk membeli bahan baku seperti kulit sintetis, spon air, kain puring, kancing dan resleting.

Dompet Bruberry Lokal

Tidak jauh berbeda dengan produk dompet Bruberry import, produk dompet Bruberry  lokal juga menyajikan desain, corak dan ukuran yang hampir sama. Salah satunya adalah motif kotak-kotak yang di buat pada warna dasar cokelat dengan ukuran 23 cm x 35 cm x 13 cm (panjang, tinggi, lebar).

Dompet ini bisa dibilang multifungsi, karena selain untuk menaruh uang, kartu ATM dan lain sebagainya, pada dompet ini juga terdapat space yang bisa digunakan untuk menaruh handphone. Harga dompet Bruberry lokal ini berkisar Rp 90 ribu per pcs, namun apabila melakukan pembelian sebanyak satu lusin bisa mendapatkan harga Rp 55 ribu.

Pembuatan

Untuk membuat dompet Bruberry bahan baku dan peralatan yang harus di persiapkan antara lain adalah spon air (sejenis kulit sintetis yang anti air), kain puring, kancing dan reselting, serta peralatan mesin jahit. Untuk memperoleh bahan baku dan peralatan bisa dibeli di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dan Pasar Cipadu, Tanggerang.

Proses pembuatan dompet Bruberry ini terbilang sangat sederhana dan modal yang paling penting adalah kemampuan dalam menjahit. Namun bila tidak memiliki kemampuan tersebut, maka bisa memaklonkan proses produksinya.

Setelah semua peralatan dan bahan baku siap, langkah selanjutnya adalah pembuatan pola dengan ukuran 23 cm x 35 cm x 13 cm (panjang, tinggi, lebar).  Setelah pola terbentuk, langkah selanjutnya adalah pemotongan bahan sesuai dengan pola yang dibuat.

Lalu satukan kain dan resleting, dengan sisi yang halus menghadap ke atas dan sisi lainnya lagi menghadap ke bawah. Lalu jahit, dan balik kain sehingga sisi bagus menghadap keluar. Pertemukan masing-masing sisi kain bagian luar dan bagian dalam, lalu jahit tepi kiri dan kanan serta tepi atas dan tepi bawah. Setelah itu, dompet siap dipasarkan.

Pemasaran dan Prospek

Dompet Bruberry ini bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama tergantung dari kerapian para penggunanya. Prospek usaha dompet Bruberry terbilang sangat menjanjikan, hal tersebut tidak lepas dari sedang boomingnya produk yang satu ini. Untuk keuntungan bersih yang di dapatkan cukup besar, karena dari satu produk dompet Bruberry lokal ini, produsen bisa memperoleh keuntungan bersih sebesar 20-40%.

Pemasaran awal yang dapat dilakukan yakni dengan menawarkan ke lingkungan sekolah, kampus dan di sekitar tempat tinggal kita. Ditambah lagi dengan pemasaran melalui jalur online dengan memanfaatkan jejaring sosial Facebook, Twitter, dan blog.

Satu lagi sistem pemasaran yang bisa dilakukan ialah dengan membuka sistem kerjasama dalam bentuk reseller seperti yang Saya lakukan. Bagi yang ingin menjadi reseller produk dompet bruberry lokal ini bisa melakukan pembelian minimal 1 lusin dengan harga per pcsnya seharga Rp 55 ribu.

 

Oleh Ayu Widyaningsi,

Produsen Dompet Wanita

Jalan Cengkeh No. 251, Tamansari Kota, Jakarta Barat

 

Puluhan Juta dari Bisnis Buckle 3D

0

 

Usaha Doni Vingky atau yang akrab disapa Doni berawal dari sebuah pesanan dalam jumlah yang lumayan besar. “Waktu itu ada salah satu perusahaan pertambangan yang meminta saya membuatkan 400 kepala sabuk untuk para pegawainya,” kenangnya. Pesanan tersebut bukan merupakan hal yang aneh, lantaran ia memang sudah cukup lama bergelut di usaha konveksi khusus pertambangan.

Walaupun Doni belum memiliki pengalaman, peralatan dan sumber daya yang cukup untuk membuat kepala sabuk, ia langsung mengiakan pesanan tersebut. Hal itu lantaran sejalan dengan prinsip usahanya, bahwa peluang yang datang jangan pernah disia-siakan. Langkah awal yang dipilih Doni untuk menerima pesanan ini yaitu mencari tahu selak beluk usaha termasuk proses pembuatan kepala sabuk, dan untung ruginya menjalani usaha ini.

“Waktu itu saya bersama tim yang sudah ada mencoba memperhitungkan asumsi keuntungan yang didapat, adapun untuk ilmunya kebanyakan kami cari di internet,” tuturnya.

Adapun modal usaha yang dikeluarkan Doni pada saat awal menjalankan usaha ini berkisar Rp 25 juta, besarnya modal tersebut menurut Doni lantaran bahan yang digunakan untuk membuat kepala sabuk ini adalah bahan logam pewter yang memang terkenal mahal.

Adapun sisanya digunakan untuk membeli peralatan pendukung usaha dan menggaji para pegawai. Sedangkan untuk langkah promosi Doni lebih memilih memasarkan melalui jasa internet, seperti melalui situs pertemanan hingga membuat blog khusus yang memuat semua data tentang kepala sabuknya ini.

Buckle 3D

Kepala sabuk yang dibuat oleh Doni merupakan kepala sabuk 3D, dikatakan 3D lantaran gambar yang terletak pada kepala sabuk memang dibuat seolah-olah nyata dan menyerupai bentuk aslinya. Adapun desain yang telah dibuat bisanya akan disesuaikan dengan pesanan konsumen.

Dan karena kebanyakan pesanan yang datang dari perusahaan pertambangan, maka gambar-gambar yang dibuat pun berhubungan dengan pertambangan misalnya gambar mobil truk pertambangan, traktor, kilang minyak dan juga logo-logo perusahaan pertambangan tersebut.

Sedangkan ukuran, Doni menawarkan tiga ukuran yang berbeda, yaitu 9 cm x 5 cm, 8 cm x 4 cm , dan yang terkecil 6 cm x 4 cm. Mengenai bentuknya, ia menyediakan dua macam bentuk kepala sabuk, yaitu persegi dan berbentuk oval. Dari berbagai bentuk dan ukuran tersebut menurut Doni semuanya memiliki daya tarik tersendiri sehingga tidak bisa dipeta-petakan mana produk yang menjadi unggulan dan paling banyak dipesan.

“Harga satu sabuknya yaitu Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, harga tersebut relatif murah jika dibanding pelaku sejenis,” ucapnya.

Bahan yang digunakan pun sangat berkualitas. Alasan Doni memilih bahan logam pewter, yaitu campuran dari timah, tembaga dan antimony, lantaran kualitas hasil kepala sabuk yang dihasilkan lebih bagus ketimbang bahan lainnya.

Menurutnya, kepala sabuk yang menggunakan bahan logam pewter ini hasilnya lebih mengkilap dan tidak terdapat noda pada kepala sabuk. Selain itu bahan logam pewter gampang diukir, sehingga memudahkannya untuk membentuk gambar-gambar pada buckle.

Karena produknya yang berkualitas serta desain yang tidak pernah monoton, membuat buckle buatan Doni banyak diminati konsumen. Ia pun mampu menerima pemesanan produk sebanyak 100-150 pieces kepala sabuk per bulan.

Pembutan

  Dalam sebulan rata-rata Doni mendapat pesanan sebanyak 100 kepala sabuk. Bahan baku yang dibutuhkan sekitar 25 kg logam pewter dengan harga Rp 300 ribu/kg.

“Bahan baku logam, saya biasa membeli di supplier logam di Jakarta. Tetapi kadang suka beli langsung di PT Antam,” tutur Doni.

Sedangkan alat cetakan yang berbahan silicon, ia bekerja sama dengan pengrajin di daerah Bandung. Satu cetakan dengan harga bekisar Rp 1 juta per milimeter, dan biasanya ia membutuhkan 4 milimeter cetakan silicon setiap bulan.

Untuk desain kepala sabuk, Doni lebih dulu membuat rancangan gambar tiga dimensi dengan bantuan corel draw. Dalam satu pemesanan, biasanya dibuat tiga buah desain, hal ini dilakukan untuk memberikan pilihan kepada konsumennya. Bila satu desain disetujui oleh konsumen, dilanjutkan dengan membuat dami (master mould)  sebagai contoh desain pembuatan cetakan silikon RV.

Untuk logam pewter, terlebih dulu dicairkan dengan cara dipanaskan pada suhu 300°C. Dalam membuat produk buckle tersebut, ia dibantu oleh 6 orang karyawan yang memang sudah memiliki skill di bidang kerajinan logam.

“Jika dihitung proses pembuatan dari awal sampai akhir itu kurang lebih memakan waktu sebanyak 7-8 hari,” ungkapnya.

Strategi Pemasaran

Dalam memasarkan produk buckle-nya, Doni melakukan promosi secara door to door ke perusahaan-perusahaan yang pernah menjadi rekanannya di dunia konveksi. Selain itu, ia juga menggunakan fasilitas jejaring sosial seperti facebook dan website, untuk lebih mengaet konsumen lebih luas lagi.

“Dan saya juga sangat terbuka bila konsumen mau datang langsung ke tempat workshop. Jadi di sana mereka tau bagaimana produk buckle tersebut dibuat. Sehingga menambah kepercayaan mereka kepada kami,” jelasnya.

Saat ini sudah banyak perorangan hingga perusahaan pertambangan yang menjadi pelanggan loyalnya, sebut saja Itaka Resource, Bayan Resource, KPC, hingga Trakindo, bahkan ada beberapa perusahaan pertambangan dari Australia, Singapura, hingga Malaysia yang memesan produknya.

Untuk pemesanan produknya, bila konsumen dari perusahaan  kecil biasanya ia menerapkan DP sebesar 30-50%, dengan pelunasan setelah produk sudah jadi. Sedangkan untuk perusahaan besar, biasanya lebih kepada perusahaan rekanan yang memang sudah sering memesan kepada Doni, hanbya diterapkan sistem tempo, yakni biaya produk bisa dilunasi paling lambat dua bulan setelah produk diterima oleh konsumen.

Tidak hanya itu, untuk kenyamanan dan kepuasan konsumen, ia memberikan garansi produk buckle-nya. Yakni bila dalam satu bulan produk kepala sabuk sudah rusak atau cacat, ia akan menggantinya dengan produk yang baru.

“Tapi hal itu jarang terjadi. Karena saya selalu mengontrol mengenai kualitas produk sehingga benar-benar bagus,” jelasnya. Dan untuk mempermudah konsumen meghubunginya, di setiap produk selalu ia beri label yang berisi brand dan nomor handphone miliknya.

Prospek dan Kendala

Menurut Doni, usaha pembuatan bukle ini cukup berprospek dilihat dari banyaknya pemesanan yang datang kepadanya setiap bulan. Meskipun begitu, usaha ini memang tidak luput dari persaingan, maka dari itu ia kerap melakukan inovasi produk dengan membuat banyak desain yang baru dan pastinya disukai konsumen.

Dan pesaing yang cukup berat, meunurutnya datang dari produk buckle impor China, yang dari segi harga terbilang murah. Namun dengan kualitas yang baik, ia pun berani bersaing dengan produk buckle anapun. Meurut Doni, banyaknya konsumen loyal membuktikan produknya memang berkualitas.

Kendala lain yang ia hadapi selama ini yaitu kurangnya penghargaan dari masyarkat Indonesia terutama pada mereka yang kurang mengerti terhadap bahan yang digunakan.Tetapi dengan memberikan edukasi tersendiri bagi paea konsumen, membuat mereka pun percaya dengan kualitas produknya.

“Biasanya masyarakat akan kaget dengan harga yang kita tawarkan, padahal harga tersebut tidak berbanding jauh dengan modal yang kita keluarkan,” ucapnya.

Usaha Jasa Lukis Kuku Semakin Diminati

 

Usaha lukis kuku memang termasuk usaha yang mendapat tanggapan positif dari para konsumen terutama kaum wanita yang ingin tampil beda. Usaha ini tidak lepas dari maraknya usaha sejenis yang muncul sebelumnya yaitu usaha digital nail printing (stiker kuku) yang mengandalkan kemajuan teknologi dalam proses pembuatan.

Dibandingkan dengan usaha digital nail printing (stiker kuku), lukis kuku ini memiliki beberapa keunggulan terutama dalam hal desain yang dibuat lebih menonjolkan nilai seni di dalamnya. Karena itu tidak heran jasa ini banyak diminati pasar.

Untuk menjalankan usaha ini tidak dibutuhkan modal yang besar, hanya dengan modal Rp 2 juta yang kita gunakan untuk membeli peralatan dan bahan baku,  kita sudah bisa menjalankan usaha ini. Modal paling utama di usaha ini adalah keahlian dalam melukis yang menurut saya tidak mudah, karena memang dalam memperdalam ilmu melukis ini saya membutuhkan waktu sekitar 3 bulan.

Lukis Kuku

Dalam menjalankan usaha ini, varian desain atau gambar merupakan kunci utama dalam menjalankan usaha. Karena itu, dibutuhkan berbagai macam desain untuk ditawarkan kepada para konsumen.

Desain yang ditawarkan kebanyakan diambil dari internet karena di sana banyak terdapat desain yang unik dan lucu yang diminati kaum wanita. Dari berbagai desain yang saya tawarkan desain tokoh animasi seperti Hello Kitty, Doraemon dan berbagai animasi lainnya banyak diminati pasar.

Bicara mengenai daya tahan, hasil lukis kuku memiliki daya tahan yang bisa dibilang cukup lama yaitu sekitar 3 minggu. Sedangkan untuk harganya sangat terjangkau yaitu sekitar Rp 40 ribu untuk dua tangan. Untuk lama proses melukis kuku ini memakan waktu sekitar 15 menit.

Proses Pembuatan

Selain harus mahir dalam melukis, untuk melakukan proses melukis di atas kuku membutuhkan ketelitian serta kesabaran yang tinggi. Hal tersebut tidak lepas dari media kuku yang tidak besar. Untuk peralatannya sendiri, dibutuhkan beberapa peralatan seperti kutek (cat warna kuku) berbagai warna, jarum kutek sebagai alat untuk melukis, alkohol, kapas dan hair dryer untuk mengeringkan hasil lukisan.

Bahan dan peralatan tersebut, bisa dibeli di berbagai tempat atau toko kecantikan dengan harga terjangkau. Seperti misalnya kutek merek Marimar dengan harga Rp 15 ribu per pcs, jarum kutek yang juga dijual dengan harga berkisar Rp 15 ribu per pcs. Saya memilih merek Marimar karena menurut saya kutek tersebut memiliki daya tahan yang cukup lama dan harganya yang terjangkau.

Setelah semua peralatan dan bahan lengkap, proses selanjutnya adalah memberikan warna dasar pada kuku, setelah itu dilanjutkan dengan membuat motif atau design yang diinginkan konsumen dengan cara dilukis di setiap bagian kuku.

Bila sudah tunggu beberapa saat agar sedikit mengering dan setelah itu di lanjutkan dengan pemberian kutek warna putih dan kutek  liter agar terlihat lebih indah. Dan bila dirasa desain sudah sesuai dengan keinginan konsumen, kuku pun bisa langsung dikeringkan dengan menggunakan hairdryer.

Pemasaran dan Kendala

Untuk pemasaran jasa lukis kuku bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik dari cara sederhana yaitu dengan memberikan informasi kepada orang terdekat seperti teman dan kerabat, serta membuka lapak di berbagai pusat keramaian terutama yang banyak di datangi remaja wanita. Selain itu, agar lebih memberikan pelayanan kepada para konsumen, saya juga menerima jasa panggil ke rumah dengan biaya disesuaikan dengan jarak rumah konsumen berada.

Dalam menjalankan usaha ini ada beberapa kendala yang saya rasakan yaitu dalam hal perilaku konsumen yang terkadang selalu berberak sehingga menyulitkan dalam proses pelukisan dan juga proses pengeringan yang memakan waktu lumayan lama yaitu sekitar 5 menit. Prospek dalam menjalankan usaha ini menurut Saya sangat menguntungkan apalagi jika kita pandai untuk mendesign atau menggambar.

 

Oleh: Mujiasih

Pemilik Nail Art Lukis Kuku

Kota Tua, Jakarta Utara (Samping Museum Fattaillah)

Facebook: Blayone

 

Klinik Totok Pelangsingan ini Susutkan Lingkar Perut 2-7 cm Sekali Terapi

 

Dahulu kala, sebelum masyarakat mengenal teknologi modern untuk mempercantik diri, masyarakat China kuno sudah memiliki pengetahuan mengenai teknik totok. Seiring perkembangannya, di Indonesia hadir treatment totok yang menggabungkan unsur kesehatan dan kecantikan, yakni totok aura wajah dan pelangsingan tubuh.

Pelopor totok aura wajah dan pelangsingan tubuh tersebut adalah Master HK. Kwan atau akrab disapa Master Kwan. Berbekal ilmu meridian dan ilmu Chi Kung/Prana di China serta dengan background sebagai lulusan akupunktur, kini Master Kwan  menawarkan terobosan baru totok aura wajah meridian 312 dan pelangsingan tubuh.

Totok Aura Wajah Meridian 312

Totok aura wajah meridian 312 ini memakai kekuatan tenaga tangan pada titik-titik akupunktur dan jangkauannya lebih luas dibanding totok akupunktur biasa. Fokus totok aura wajah meridian 312 ini antara lain adalah kantong mata (eye bag), pengencangan wajah (face lift), dan kerutan di wajah dan dahi (wringkles).

Totok aura wajah meridian 312 ini sekaligus akan membuang aura/chi negatif pada wajah disertai dengan menyalurkan tenaga chi positif ke wajah, sehingga otomatis akan membuka aura dan melancarkan aliran Qi/meridian lebih cepat dibandingkan dengan akupunktur jarum yang pasif.  Pemulihan dan penyembuhan penyakit juga lebih cepat, yakni hanya 1-3 menit per titik akupunktur, sedangkan treatment akupunktur biasa bisa memakan waktu 15-20 menit per titik.

Totok aura wajah meridian 312 ini dirasa jauh lebih praktis dan mudah dilakukan, bisa dengan posisi duduk maupun berdiri, tanpa harus berbaring. Berbeda halnya dengan akupunktur jarum biasa yang treatment-nya harus berbaring minimal selama 20-30 menit.

Adapun manfaat treatment totok aura wajah meridian 312 ini antara lain dapat memulihkan kesehatan mulai dari gangguan pusing, migren, vertigo, gangguan pencernaan dan penglihatan. Pemulihan kecantikan dan perawatan kesehatan seperti kerutan/lemak/garis kantong mata (eye bag), kerutan kulit/garis kendur pada dahi dan garis senyum (smile line), dan yang tak kalah penting adalah memberikan ketenangan jiwa, menambah okus konsentrasi, meningkatkan level energi, dan kecerdasan otak (membuka aura).

Pelangsingan Tubuh

Selain treatment totok aura wajah, Master Kwan hadir dengan metode pelangsingan tubuh. Konsep metode pelangsingan tubuh ala Master Kwan menggunakan teknik pernafasan perut, getar titik akupunktur, dan penggerusan lemak dengan alat smart slim.

Pasien sebelumnya diarahkan untuk melakukan teknik pernafasan perut untuk membuang gas lambung. Selanjutnya Master Kwan akan menggetarkan titik akupunktur untuk memperbaiki pencernaan, mengurangi nafsu makan, dan memperkecil lingkaran perut. Dan terakhir, penggerusan lemak dilakukan dengan bantuan alat smart slim. “Saya menjamin nantinya lingkar pinggang pasien akan susut minimal 2-7 cm per sekali datang,” ujar Master Kwan.

Treatment pelangsingan tubuh ini tanpa menggunakan jarum suntik dengan lama treatment hanya 45 menit. Manfaatnya antara lain membuang gas lambung, memperbaiki pencernaan, detoksifikasi racun, melancarkan haid, mengurangi selera makan berlebihan, sehingga sangat dianjurkan pula untuk para penderita Diabetes.

Harga

Jenis treatment yang dihadirkan Klinik Totok Aura Wajah dan Pelangsingan Master Kwan antara lain treatment totok aura wajah plus Vit C seharga Rp 120 ribu, totok aura wajah plus acne combat seharga Rp 120 ribu, totok pelangsingan perut Rp 130 ribu, totok pelangsingan lengan Rp 80 ribu, totok pelangsingan paha Rp 100 ribu, totok pelangsingan betis Rp 80 ribu, paket pelangsingan (perut, paha, lengan, dan betis) seharga Rp 350 ribu, paket pelangsingan perut sebanyak 6 kali Rp 700 ribu, dan paket totok aura wajah sebanyak 6 kali Rp 650 ribu.

Tak hanya masyarakat biasa yang menjadi pelanggan tetap klinik totok aura Master Kwan, kaum selebriti kerap merawat penampilan di bawah penanganan Master Kwan.

Saat disinggung mengenai prospek bisnisnya, Dosen Senior mata kuliah Akupunktur Kecantikan dan Pelangsingan pada Lembaga Estetika Medik ini mengatakan prospek ke depannya akan sangat luar biasa, mengingat gaya hidup masyarakat Indonesia yang cenderung kurang memperhatikan asupan gizi pada makanan sehingga menyebabkan obesitas, serta kecenderungan masyarakat yang enggan ‘bersentuhan’ jarum suntik, maka perawatan totok aura wajah dan pelangsingan ini bisa menjadi alternatif kesehatan yang bagus.

Pelatihan

Pria kelahiran Jember, 29 Agustus 1957 ini memperkenalkan totok aura wajah pada titik-titik akupunktur dan aliran Qi/Ling Qi with love bagi masyarakat luas, mulai dari UKM salon, tata rias, praktisi Quantum Touch, EFT, NLP, Hypno Therapy, Akupunkturist, dan Dokter-dokter Estetika di seluruh Indonesia sejak tahun 2006 silam. Rekam jejaknya pun sudah pasti tak diragukan lagi.

Setelah sukses menelurkan buku-buku best seller seperti Buku Totok Aura Wajah Meridian 312, Buku Totok Aura Pelangsingan, Diabet, Darah Tinggi, dll, dan Buku Totok Aura Tata Rias, kini Master Kwan segera me-launching buku barunya yang berjudul Kedahsyatan Energi Ling Qi/Otak Thalamus.

Kesempatan Usaha

Selain membuka praktik sendiri yang berlokasi di Apartemen Cervino Village, Jl. KH. Abdul Syafei Kav 27, Tebet, Jakarta Selatan, Master Kwan melakukan sinergi kerja sama dengan Klinik Reflexiology BenSehat yang telah memiliki enam cabang di seperti di Bintaro, Ciputat, Pamulang, Bekasi, dan di daerah Jakarta Selatan seperti di Taman Setiabudi dan Jl.Ampera Raya.

Kini, ia pun membuka kesempatan bagi Anda yang tertarik mendalami ilmu tentang totok aura wajah dan pelangsingan dengan bergabung dalam workshop yang diselenggarakan Master Kwan. Adapun investasi yang dibebankan hanya sebesar Rp 2,5 juta. Harga tersebut sudah termasuk biaya pelatihan selama dua hari.

Master Kwan juga membuka kesempatan peluang usaha bagi Anda yang tertarik membuka bisnis di bidang kesehatan dan kecantikan seperti totok aura wajah dan pelangsingan ini. Dengan hanya membayar investasi sebesar Rp 12 juta, calon pengusaha akan mendapatkan pelatihan totok aura dan pelangsingan selama dua hari berturut-turut, sertifikat, dan dua unit alat pelangsing.

“Pelatihan nantinya diselenggarakan selama dua hari, dan akan diberikan pula sertifikat serta alat pelangsing lengkap. Dijamin bisa langsung usaha, dan kita pun tetap terbuka bagi siapa pun yang nantinya mau belajar sampai tuntas, bisa konsultasi dan belajar lagi dengan saya secara gratis,” papar Master Kwan.

Kiat Sukses Bisnis Tanpa Modal Besar

0

 

Pebisnis selalu berharap bisnisnya langgeng, selalu laris dalam jangka panjang dan bahkan terus tumbuh dan berkembang pesat. Namun dalam kenyataannya bisnis juga memiliki suatu siklus: ada masa pengenalan, lalu menuju puncak, stagnan, dan akhirnya mengalami penurunan bahkan kemudian mati. Tentu saja kita tidak berharap bisnis kita menjadi layu. Kita ingin bisnis kita terus tumbuh dan berkembang cepat. Lalu apa kiatnya? Ada beberapa kiat di sini kalau mengharapkan bisnis yang berusia panjang:

  • Pilih jenis bisnis yang mutlak dibutuhkan banyak orang sehingga orang susah hidup tanpa adanya bisnis tersebut. Jenis bisnis seperti ini biasanya untuk memenuhi kebutuhan primer. Makanan termasuk bisnis yang sangat dibutuhkan orang. Apalagi orang suka mencoba menu makanan yang berbeda-beda sehingga kalau enak, orang akan kembali lagi.
  • Kalau bisnis atau rumah makan yang kita buka tidak banyak pesaingnya maka pasar kita menjadi besar. Jadi kalau mau membuka rumah makan, cermati banyak tidaknya pesaing. Saya beri contoh bisnis rumah makan yang selalu laris yaitu rumah makan yang buka di sekolah atau kampus. Terlebih lagi jika tidak ada rumah makan lain di dalam kampus tersebut. Rumah makan atau kantin kita pasti laris manis. Untuk itu kalau bisa pilihlah tempat yang ramai namun belum banyak pesaing lain. Contoh lain adalah sebuah kantin yang menjual makanan di sebuah Rumah Sakit terkenal di Yogyakarta. Saya amati berbagai makanan yang disediakannya selalu terjual karena kantinnya buka sendirian.
  • Nah, sekarang bagaimana kalau ada pesaing di lokasi tersebut? Kalau ada pesaing, maka kita harus membuat pembeda atau diferensiasi, buat rumah makan kita berbeda. Ini bisa dilakukan dengan berbagai taktik seperti menu makanan yang selalu bervariasi, ada paket-paket unik, boleh ambil nasi sepuasnya, dsb. Diferensiasi dibutuhkan supaya orang banyak tertarik mencoba bisnis kita dibanding pesaing.
  • Taktik berikutnya, bina hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Saya ambil contoh salah satu laundry yang laris di suatu apartemen. Apa yang membuatnya laris? Pertama, pebisnis ini pandai melihat peluang. Dia mengamati kalau orang yang tinggal di apartemen sangat membutuhkan jasa cuci pakaian atau laundry–terlebih saat ini banyak apartemen dengan luas yang minim sehingga susah mencuci pakaian sendiri. Kedua, dia membuka yang pertama kali sehingga berhasil “mencuri start” dibanding pesaing. Ketiga, karyawannya ramah dengan para penghuni sehingga saat ada pesaing baru laundry yang buka, orang yang sudah dilayaninya enggan berpindah. Dia juga menciptakan hubungan jangka panjang melalui pemberian kupon setiap orang mencucikan. Kalau sudah terkumpul 10 kupon maka bisa ditukar dengan cuci gratis untuk berikutnya.
  • Bisnis yang juga laris untuk jangka panjang adalah pendidikan untuk anak. Untuk kota besar seperti Jakarta bisa diamati bisnis seperti taman bermain atau mengajar anak semakin dibutuhkan.
  • Untuk wilayah Jakarta yang padat, beberapa jenis bisnis yang dapat bertahan jangka panjang selain yang telah disebutkan di atas adalah bengkel motor atau mobil termasuk ganti oli, bengkel AC, cuci mobil, pendidikan anak pra sekolah, kursus baik pelajaran atau ketrampilan buat anak sekolah. Nah jenis bisnis ini harus dikombinasikan dengan pemilihan lokasi yang tepat, layanan yang prima, dan menjalin kedekatan dengan pelanggan.

Nah bagaimana kalau kita ingin membuka usaha ini tanpa modal besar. Kita tidak harus membuka rumah makan di mal, tetapi cukup menyewa ruangan kantin di sekolah atau kampus untuk rumah makan kita. Cara lain mengatasi keterbatasan modal, bisa juga dengan kerja sama dengan mitra yang kita percaya. Semoga uraian ini menambah wawasan dan sukses selalu untuk bisnis yang dijalankan

 

oleh: Istijanto Oei

Pelatih dan Konsultan Bisnis Prasetiya Mulya,

Penulis Buku: ”Jurus-jurus Sakti Wirausaha”

dan ”Rahasia Sukses Toko Tionghoa”

www.istijanto.com

 

Belum Setahun, Bisnis Es Doger Anak Jokowi Diguyur Dana Rp 71 Miliar

0

Belum setahun diluncurkan, bisnis minuman kekinian Goola milik putra sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka mendapat guyuran pendanaan US$ 5 juta atau sekitar Rp 71 miliar dari modal ventura Alpha JWC Ventures.

Managing Partner Alpha JWC Ventures Jefrey Joe mengatakan, Goola memiliki ambisi menguasai pasar dunia, yang mana juga sejalan dengan visi firma. Sebagai investor dan tim asal Indonesia, visi perusahaan investasi ini  membawa wirausahawan dan startup Indonesia sukses di dalam negeri dan membawa mereka ke panggung internasional. Goola memiliki misi dan ambisi yang sama.

Goola merupakan startup minuman tradisional dengan sentuhan modern yang terinspirasi dari tren bubble tea. Bisnis ini baru saja diluncurkan September 2018 yang kini telah memiliki 15 gerai. Bisnis sejenis ini memiliki total pasar global mencapai USD 1,9 miliar di 2019 dan diperkirakan akan terus berkembang 7,4 persen per tahun hingga 2023.

Produk utama Goola saat ini adalah versi modern dari minuman tradisional yang sudah populer, seperti Es Doger Jeger, Es Kacang Hijau, dan Es Goola Aren dan belasan menu minuman lainnya.

Executive Director Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan semua investor pasti berani untuk ikut berpartisipasi dalam bisnis yang dibuat Gibran. Menurutnya, Gibran harus membuktikan startup-nya bisa sukses, disukai masyarakat dan bisa menjadi unicorn.

Namun demikian, Heru menilai fenomena ini seperti dua sisi mata uang, bukan hanya sekadar menjadi keuntungan bagi startup Goola. Menurut Heru, agar tidak ada stigma negatif. “Mas Gibran harus lebih lincah dalam berbisnis startup. Sebab angka investasi segitu sih tergolong kecil untuk seorang Gibran,” ujarnya.

Alpha JWC (Alpha) merupakan perusahaan modal ventura yang fokus berinvestasi pada perusahaan rintisan (startup) berbasis teknologi di Indonesia. Perusahaan ini didirikan Chandra Tjan bersama Jefrey Joe dan Will Ongkowidjaja pada awal 2015. Sebelum mendirikan Alpha, Chandra yang sempat berkiprah sebagai bankir selama 10 tahun, merupakan salah satu pendiri modal ventura East Ventures. Sedangkan Jefrey merupakan COO Groupon Indonesia, dan Will adalah pendiri Alterra.

Perusahaan mulai berinvestasi dengan modal awal US$ 50 juta. Kini, perusahaan juga mengelola pendanaan lainnya sebesar US$ 100 juta. Sebelum menyuntikkan dana ke Goola, Alpha telah masuk ke 30 startup, dua di antaranya sudah dilepas. Mengutip situs resmi perusahaan, startup yang dimaksud termasuk platform Uang Teman, Kredivo, Kopi Kenangan, Alterra, hingga e-commerce Tanihub. Perusahaan juga masuk ke startup jaringan global work space WeWork, Modalku, dan e-commerce di bidang mobil bekas Carro. Platform berita finansial Deal Street Asia.

 

Ternyata Permintaan Pasar Ekspor Belut Tinggi Loh

0

 

Belut termasuk jenis ikan air tawar yang banyak terdapat di Indonesia terutama belut jenis Belut Sawah (monopterus albus), Belut Rawa (Synbrancus), Dikatakan Ahmad Sarkan, Ketua Paguyuban Belut Nasional, ada 4 jenis belut yang ada di pasaran, yakni belut laut pantai luar, belut laut pantai dalam, belut rawa dan belut sawah.

Belut yang paling banyak diminati adalah jenis belut sawah, karena kandungan proteinnya lebih tinggi dari belut rawa. persebarannya belut terdapat di pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan dan sebagian Sulawesi. Berbeda dengan SIDAT (Angulia Sp), yang berkembang biak di laut dalam, belut berkembang biak di sawah-sawah, di rawa-rawa dan di kali-kali kecil yang berlumpur.

Di lihat dari bentuk fisiknya belut berbentuk bulat panjang seperti ular namun tidak bersirip, bersisik, bergigi dan tidak berpatil. Satu-satunya alat pertahanan diri belut adalah cairan lendir yang membuat belut licin sehingga sulit di tangkap. Daging belut memiliki warna kemerahan karena banyak mengandung zat besi, lembut dan terasa gurih saat dikonsumsi.

Ditelaah dari segi kesehatan belut mempunyai kelengkapan gizi yang lebih tinggi dari pada ikan salmon. Menurut Prof koizumi asal Jepang yang sudah melakukan penelitian dan riset seputar belut di Sentul Bogor, ia mengatakan dari segi warna saja bagian dalam belut memiliki warna yang hampir sama dengan salmon yaitu merah dan merah muda.

Belut memiliki kandungan kelengkapan gizi yang lebih tinggi dari salmon, namun kelemahannya kadar protein dalam belut lebih rendah ketimbang salmon. Ditambahkan lagi cairan minyak pada belut di gadang-gadang dapat membantu menguatkan jantung dan dagingnya jika dikonsumsi secara rutin 125gram per hari dapat mencegah kanker payudara dengan catatan daging diolah tidak dengan cara digoreng.

Dalam pembudidayaan belut dapat hidup di iklim tropis dengan suhu air 25-29 derajat celcius, idealnya belut dibudidayakan di dataran rendah. Berdasarkan sifat alaminya belut berhabitat di tanah berlumpur, namun seiring berjalannya waktu dalam pembudidayaan belut tak harus diternakkan dalam media berlumpur. Menurut M.Fajar Junariyata salah satu penekun usaha budidaya belut, belut memerlukan lumpur hanya sebagai tempat berlindung dari predator. Oleh karenanya belut kerap disebut lindung oleh masyarakat karena sifat belut yang gemar berlindung di balik lumpur.

Kini berkat hasil analisisnya Fajar sudah melahirkan teknik budidaya baru yaitu teknik air bening di mana jika dilihat dari segi ekonomi lebih banyak mendatangkan keuntungan karena pada saat tebar kepadatan bibit bisa meningkat hingga 25kg per meter persegi ketimbang media berlumpur yang hanya 1kg per meter persegi.

Pangsa Pasar Luas

Segudang khasiat yang terdapat pada belut ternyata mendatangkan keuntungan tersendiri, Ditambahkan Ahmad tingginya permintaan belut untuk kota-kota besar, membuat kota besar seperti Jakarta baru bisa dipenuhi sekitar 75%. Beda halnya dengan Fajar, menurutnya permintaan belut saat ini sangat gila terutama untuk memenuhi permintaan pasar ekspor. Fajar menambahkan permintaan untuk pasar Jepang saja per hari bisa mencapai 2 ton, angka yang masih jauh dari jumlah produksi Fajar dalam 1 bulan. belum lagi permintaan dalam negri seperti untuk memenuhi pasar swalayan yang dalam per hari minta disediakan hingga 100kg belut konsumsi.

Masih dikatakan Fajar permintaan belut dari negara-negara Asia sangat tinggi, permintaan antara lain datang dari Tiongkok, Korea Selatan, Hongkong, Taiwan, Malaysia dan Singapura. Prospek belut kedepannya masih sangat menjanjikan jika digarap dengan tekun, dalam budidaya belut tak perlu memikirkan pasar karena pasar sudah ada dan pasar yang mencari peternak.

Ahmad membenarkan bahwa permintaan belut setiap tahunnya selalu meningkat, untuk menutupi permintaan yang tinggi tak jarang para pembudidaya mengatasinya dengan belut tangkapan liar karena belum banyak yang membudidayakan belut secara besar-besaran.

Belut yang bukan budidaya atau hasil tangkapan liar hanya bisa banyak selama  bulan-bulan tertentu saja, yakni hanya selama musim hujan, biasanya pada bulan April ketersediaan belut di alam sudah sedikit, padahal permintaan pasar selalu ada tiap hari. Sehingga prospek usaha belut masih sangat menjanjikan. Dijelaskan Drs. Ruslan Roy MM, Pemilik PT. Dapetin Eels Farm, budidaya belut saat ini cukup menguntungkan, apalagi permintaan belut segar dan olahan semakin meningkat dari pasar lokal dan ekspor.

Permintaan belut segar dan belut hidup di sejumlah negara Asia sekitar 60 ton per hari, untuk permintaan belut beku dari Negara Asia sekitar 2-3 ton per hari dan permintaan belut asap dari negara Uni Eropa sebesar 2-4 ton per minggu. Permintaan belut yang semakin meningkat dikarenakan  masyarakat mulai sadar, bahwa belut mempunyai kandungan gizi dan protein yang sangat tinggi.

Selain itu belut juga bisa dijadikan sebagai obat alternatif. Sampai saat ini belut masih jarang dibudidayakan secara komersil. Hal senada juga disampaikan oleh Fajar, menurutnya kelangkaan belut di musim-musim tertentu sehingga tidak dapat memenuhi permintaan pasar karena jumlah pembudidaya belut yang masih sangat sedikit dan jika ada itu pun skalanya masih kecil.

Harga Tinggi

Pasar belut yang sangat terbuka dan harga belut yang relatif tinggi dibandingkan dengan komoditas ikan air tawar lain di pasar tradisional dan interasional, menjadikan belut salah satu produk agribisnis yang masuk kedalam golongan eksklusif. Dari petani harga belut bisa dijual Rp 55-60 ribu per kg, harga akan meroket lebih tinggi jika sudah masuk pasar swalayan bisa mencapai Rp 70-80 ribu per kg.

bahkan memasuki musim kemarau diamana ketersediaan belut hasil tangkapan alam menurun harga belut di pasaran bisa menyentuh angka Rp 100 ribu per kg. namun harga belut masih jauh lebih murah daripada sidat, oleh karenanya belut banyak dijadikan panganan konsumsi pengganti sidat.

Dalam pengolahan belut biasanya diolah menjadi daging fillet beku (Frozen) yaitu dipisahkan tulang, ekor dan kepalanya, kemudian dibekukan dan disimpan di cool storage di suhu min 40 derajat celcius dengan ukuran berat minimal 200 gram per ekor. Buyer biasanya datang dari Jepang untuk belut dalam bentuk Frozen. Sedangkan untuk dalam negri biasanya belut disajikan dengan cara dimasak menjadi beberapa menu seperti tongseng, gulai, kripik dan abon.

Budidaya

Budidaya belut utamanya sangat tergantung dengan cuaca, jika masuk musim kemarau produksi belut bisa menurun akibat teriknya panas matahari yang dapat menganggu pertumbuhan dan perkembang biakan belut dan belut bisa melimpah jika musim hujan tiba.

Supaya produksi belut tetap stabil bisa disiasati dengan tebar bibit yang memperhitungkan waktu panen, sebaiknya tebar bibit saat ingin memasuki musim penghujan agar pertumbuhan belut maksimal karena terjadi di musim hujan. Ada dua macam teknik dalam membudidayakan belut, yaitu teknik lumpur dan teknik air bening. Masing-masing tentu memiliki kekeurangan dan kelebihan tersendiri.

Selain cuaca kendala lain dalam hal pembudidayaan adalah lahan, sarana, prasarana dan yang utama adalah permodalan. Untuk memulai skala besar yang dapat menghasilkan 2 ton belut per hari setidaknya harus dibutuhkan dana hingga milyaran rupiah, tentu modal terbesar digunakan untuk membeli tanah. Untuk menghasilkan belut sehari 2 ton dibutuhkan lahan seluas 3 hektar, ditambah dengan pembangunan kolam pembesaran, drainase, ketersediaan air dan pembelian pakan.

Sampai dengan saat ini peternak belut sebagian besar tergabung dalam kelompok-kelompok tani atau kelompok belajar usaha yang skalanya belum begitu besar, namun cukup membantu dalam mensuplai stok belut nasional. Pembudidaya belut tersebar di beberapa daerah di Jawa Barat seperti Bogor, Cianjur, Karawang dan daerah Priangan Timur.

Untung Besar

Melihat potensi pasar belut yang luar biasa besar dan pangsa pasarnya yang terbuka lebar membuat setiap pengusaha belut mampu menangguk keuntungan besar tentunya dengan pembudidayaan yang baik.

menurut Fajar bagi anda pembula yang ingin merambah bisnis belut sebaiknya mencoba dengan 10kg belut terlebih dahulu untuk meminim alisir kerugian jika terjadi kematian, setelah berhasil volume baru belut dapat ditambah. Menyoal pasar belut anda tak perlu khawatir, Fajar bersama PKBM Baitul Ilmi siap menampung dan membeli belut anda berapa pun jumlahnya dengan harga yang sesuai.

Hal lain yang menentukan keberhasilan budidaya adalah ketersediaan pakan belut berupa cacing tanah, pakan bisa didapatkan dengan cara dibeli atau bisa juga diternakan. Pakan alternative bisa menggunakan keong maupun lele. Tak heran para pembudidaya belut selalu merasa dikejar-kejar oleh konsumen.

Seperti Fajar yang dalam per bulan mampu meraup untung bersih hingga 85% dari usaha budidaya belutnya dan Chaya Mulyadi yang bisa meraup Rp 30 juta per bulan dari hasil budidaya belut sebanyak 500kg per bulan

Bisnis Sepatu Slip On, Kecil Modalnya Gede Untungnya

0

 

Tren fesyen yang begitu cepat berkembang membuat peluang bisnis di bidang fesyen selalu menjanjikan. Selain pakaian, sepatu adalah salah satu produk fesyen yang begitu cepat berubah. Apalagi kecenderungan masyarakat yang mudah bosan dengan satu model memaksa pelaku usaha tak pernah berhenti menghadirkan produk baru.

Salah satu model sepatu yang saat ini banyak dipakai anak muda di berbagai tempat dan kesempatan adalan sepetu slip on. Sepatu yang beralas tipis (sol) tanpa tali, ringan namun nyaman dipakai ini memang pernah tren beberapa tahun lalu. Namun  dengan kreasi baru dari para pelaku usaha sepatu, sepatu slip on kembali booming.

Banyak pelajar, mahasiswa hingga remaja yang menggunakan slip on di berbagai tempat seperti mal, tampat hangout, tempat rekreasi, bus, kreta hingga ke sekolah. Booming slip on rupanya bukan hanya milik anak Jakarta. Tren yang sama juga menyebar ke berbagai kota besar dan daerah dengan cepat. Maklum dengan begitu cepatnya akases internet membuat semakin banyak orang mudah mengakses berbagai infomasi termasuk tren fesyen terbaru. Tak heran semakin banyak anak muda terlihat menggunakan sepatu slip on ini.

Menurut Zaki Ahmad, Pemilik Unno Royal Footwear, sejatinya, sepatu slip on sudah dikenal masyarakat, namun saat ini kembali tren karena model-modelnya yang sangat variatif. Kalau dulu  sepatu slip on tampil polos, kini mulai banyak desain yang diberikan. Begitu pun dari sisi warna bahan, dulu hanya hitam atau putih, namun saat ini warnanya yang sedang tren diminati cenderung warna-warna cerah dan lembut serta kontras dengan warna baju, misalnya merah, kuning, cokelat muda, pink, krem, putih tulang, dan lain-lain, dan ada pula yang bermotif seperti motif  pulkadot atau kotak-kotak.

Selain motif-motif tersebut, pelaku usah juga bisa memunculkan motifnya tersendiri seperti yang dijalankan oleh Joanne Fransisca, dari Dodoth Shoe Painting yang memunculkan motif sepatu lukis pada semua sepatu slip on-nya, walau sudah lewat sepatu lukis sudah lewat masanya, namun kembali boomingnya sepatu slip on ini ternyata kembali mengangkat usaha sepatu lukis yang dijalaninya.

Kreasi Baru

Model slip on saat ini desainnya sangat beragam, sehingga tak mudah membuat bosan konsumen. Salah satu modifikasi yang dilakukan pelaku usaha sepatu slip on adalah dengan menggunakan bahan dan aplikasi yang berbeda.

Bahan untuk sepatu slip on bisa dari kulit sapi, domba, kulit imitasi, beludru, kain kanvas, dan lain-lain. Bisa juga menggunakan bahan denim seperti yang di produksi Mikael Kris produsen sepatu slip on merek Kael dari Kelapa Gading, Jakarta Utara. ”Sepatu slip on saya dibuat dari bahan denim karena digunakan untuk kegiatan-kegiatan santai,” ungkap Mikael.

Kreasi lainnya datang dari pemilik Aii Shoes, Apriyanti Rahayu. Ia menawarkan sepatu slip on dengan model sol sepatu yang warna-warni. “Biasanya sol hanya warna  cokelat dan hitam saja.

Selain itu, kenyamanan menjadi hal yang mutlak diperlukan. Misalnya untuk sol bisa dipilih sol dari karet. Apalagi bagi pasar di segmen menengah atas, kenyamanan dan  kualitas serta model sepatu sangat diperhatikan. Karena itu biasanya kelas menengah atas menyukai sepatu customized (sesuai selera konsumen).

Begitu pula dari bahan yang digunakan, biasanya dipilih bahan yang lebih berkualitas, misalnya jenis kulit suede asli bukan imitasi. Suede adalah kulit sapi yang dibalik dan disamak pada bagian dalamnya. Sehingga tampilannya bila dijadikan sepatu, kulit sepatunya akan seperti beludru, tetapi terlihat lebih bagus, santai dan mewah. Suede yang bahan dasarnya adalah kulit jelas memiliki daya tahan dan tampilan yang lebih baik dari kain beludru.

Modal Kecil

Memulai usaha sepatu slip on, sebenarnya tak harus dilakukan dengan modal yang besar. Jika targetnya adalah konveksi sepatu tentu modal untuk memulainya besar. Namun jika ingin menjalankan usaha penjualan sepatu slip on (produk impor) bisa menjadi reseller salah satu distributor sepatu slip on yang menerapkan sistem drop ship (reseller hanya mencari pembeli, barang akan dikirim oleh produsen atau distributor ke pembeli atas nama reseller) yang kini banyak diterapkan dalam bisnis online.

Sementara untuk pembuatan sepatu slip on, bisa dilakukan secara makloon atau menyerahkan proses pembuatannya kepada pengrajin yang sudah berpengalaman membuat produk sejenis. Dengan menerapkan sistem pembayaran uang muka sebesar 50% dari total harga sepatu, maka bisa memangkas biaya produksi sepatu.

Dengan begitu modal yang dikeluarkan untuk pertama kali juga tidak terlalu besar, karena hanya mengeluarkan biaya produksi yang dibayarkan kepada pengrajin (makloon) tanpa harus membeli cetakan sepatu, mesin jahit, mesin press, dan mesin lainnya yang digunakan dalam pembuatan sepatu. Seperti yang dilakukan oleh Joanne Fransisca, yang menjalankan usaha ini dengan cara makloon untuk setiap sepatunya.

Namun Bila ingin memproduksi sendiri, investasi yang diperlukan bisa sampai Rp 30 juta yang ia keluarkan untuk membeli berbagai peralatan seperti mesin jahit, mesin pres, mesin oven sepatu dan bahan baku seperti bahan denim, dan bahan kanvas.

Dalam memulai usaha ini yang harus diperhatikan, pelaku harus sering mengeluarkan model baru, dan mempunya ciri khas sendiri untuk mereknya sehingga membuat merek tersebut diingat oleh konsumen. Model baru bisa dilakukan setidaknya 1 bulan 2 kali atau seminggu sekali. Untuk referensi bisa melihat internet, acara TV, sepatu-sepatu yang dipakai model atau selebritis, maupun dari pesanan konsumen sendiri. Pelaku usaha juga sebaiknya membuat merek sendiri  agar lebih dikenal oleh konsumen.

Pemasaran

Bagi pelaku usaha pemula tidak selalu harus memiliki toko. Dengan memiliki jaringan sosial atau teman yang luas, saat ini sudah banyak yang menjual melalui online, WA groups, dan sejenisnya. Kalau memiliki toko tentu saja harus memiliki lokasi sesuai dengan target pasar yang dibidik. Kalau anak muda, pilih mal yang target pengunjungnya anak muda. Bagi pemula yang tidak memiliki modal banyak, bisa menggunakan sistem kemitraan atau menggunakan sistem konsinyasi dengan pihak pengelola mal. Barang dibayarkan setelah terjual atau memberi komisi kepada pihak mal.

Sementara bagi pemula yang menggunakan toko secara konvensional, tentu perlu memajang mode-mode terbarunya di rak paling depan atau di pintu masuk toko. Biasanya mode terbaru justru tidak didiskon karena sudah memberikan value gaya bagi konsumen. Namun bagi pemula yang memasarkan via online atau internet, memakai diskon tentu lebih menarik bagi konsumen karena konsumen tidak bisa mencoba lebih dulu.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah menawarkan langsung pada teman-teman, mengikuti acara-acara pameran, dan membuat sistem reseller. Dengan melakukan sistem pemasaran di atas, produk sepatu slip on ini bisa lebih dikenal luas.

Untung Diatas 60%

Dari beberapa pelaku usaha yang memproduksi sepeatu sendiri yakni Kael Slip On yang bisa menjual 150 sepatu dengan opset Rp 52,5 juta. Namun karena besarnya biaya operasioanal seperti membayar karyawan maka keuntungan yang diperoleh hanya 35%. Sementara itu keuntungan terbesar diperoleh pelaku usaha yang membeli sepatu slip on jadi lalu dilukis dengan perolehan keuntungan hingga 62%. Nah pilihan ada di tangan Anda, mau mmeproduksi sendiri, makloon atau membeli sepatu slip on jadi lalu berkreasi diatas sepatu dengan lukis dan sebagainya. Lebih lengkapnya simak halaman-halaman berikut ini.

Meningkatkan Pendapatan Usaha Mini Resto

Lokasi usaha sangat menentukan kemajuan dan omset yang didapatkan pelaku usaha. Seperti misalnya kita sering melihat usaha kuliner yang ada di pinggir jalan dan banyak dilalui kendaraan akan banyak didatangi konsumen walaupun makanan yang disajikan tidak lebih enak dari makanan sejenis lainnya.

Selain lokasi usaha, yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kunjungan konsumen ke tempat usaha ialah mengubah tampilan tempat usaha sehingga bisa menarik perhatian konsumen. Beberapa yang bisa dilakukan ialah dengan memasang spanduk yang menampilkan foto makanan yang menjadi andalan. Buat spanduk dengan warna-warna cerah dan juga jangan lupa tuliskan secara jelas nama usaha mini resto Anda di spanduk tersebut.

Lalu pasang lampu neon khusus berwarna–warni yang membentuk huruf nama resto yang jelas. Pasang papan nama neon ini dekat tempat usaha sebisa mungkin papan nama diletakkan di tempat yang bisa di lihat orang. Lampu-lampu neon di setiap meja diperbanyaknya sehingga semakin mampu mencuri perhatian. Kursi dan meja diperbarui, lebih bersih dan nyaman. Lalu tempat memasak dan dapurnya didesain agak ke depan, sehingga menguatkan eksistensi adanya usaha.

Efek komunikasi dari mulut ke mulut juga sangat berperan di bisnis makanan. Jadinya banyak pelanggan yang mulai tahu dan merasakan enaknya dan nyaman untuk makan di tempat Anda maka mereka akan mulai menceritakan ke relasi-relasinya tentang kelebihan yang dimiliki mini resto khas yang diusung misalnya khas Cirebon atau daerah lainnya.

Selain memperbaiki tempat seperti yang sudah di terangkan di atas, ada beberapa hal yang juga harus Anda lakukan:

  1. Coba Anda amati apakah pembeli yang pernah makan datang kembali ke Anda? Kalau ya, berarti rasa masakan Anda sudah cocok dengan selera mereka. Kalau jawabannya tidak, bisa jadi rasa makanan Anda belum cocok dengan lidah pelanggan atau layanan (service) karyawan Anda buruk. Jadinya mereka hanya beli sekali lalu tak kembali. Untuk itu perbaiki resep masakannnya kalau pelanggan belum kembali.

Buat lebih enak sembari ciptakan menu baru unggulkan dan kalau bisa yang unik sehingga bisa menarik minat konsumen. Buat juga menu-menu paket supaya pelanggan memesan lebih banyak. Misal paket menu makan berdua atau makan berempat. Selain itu layanan juga diperbaiki, misal pramusaji berseragam rapi, murah senyum, lebih ramah dan sopan pada pelanggan.

  1. Coba Anda rancang tempat makan Anda lebih ngejreng, lebih mencolok mata. Pasang lampu-lampu atau papan nama yang tampak jelas. Tujuannya supaya semakin banyak orang yang lewat dan menoleh lalu mampir ke tempat makan Anda. Taktik ini “menunggu bola”.
  2. Lakukan taktik “menjemput bola”. Lakukan penawaran ke perumahan sekitar pada radius 1-2 km dengan menyebar brosur menu makanan khas Cirebon yang Anda jalankan. Tawarkan layanan pengiriman (delivery order) sehingga bisa pesan makanan lewat telepon.
  3. Kalau dimungkinkan buat database pelanggan dengan memberi kartu keanggotaan. Minta nama, nomor kontak HP, dan tanggal ulang tahunnya. Kita berikan ucapan dan harga khusus buat pelanggan yang merayakan ulang tahunnya sehingga menarik banyak pembeli baru.

Akhir kata, saya ucapkan selamat mencoba taktik-taktik ini dan semakin laris bisnis

 

oleh: Istijanto Oei,

Pelatih dan Konsultan Bisnis Prasetiya Mulya,

Penulis Buku “Jurus-Jurus Sakti Wirausaha”,

www.istijanto.com

Dongkrak Serapan Semen, SCG Luncurkan Platform dan Produk Inovatif Terbaru

0

 

Di tengah serapan produksi semen Indonesia yang masih lemah pada kuartal II 2019, konglomerasi bisnis asal Thailand, Siam Cement Public Company Ltd (SCC) atau lebih dikenal sebagai Siam Cement Group (SCG) melakukan terobosan. Seperti diketahui pada April, serapan semen domestik hanya mencapai 4,8 juta ton, karena itu SCG terus berinovasi guna meningkatkan penjualan.

Perusahaan semen dengan brand promise, Passion for Better meluncurkan Platform Layanan dan Solusi Bahan Bangunan Untuk Hidup Yang Lebih Baik yang telah diterapkan di unit bisnis Cement-Building Materials.  Platform ini telah diimplementasikan dalam tiga segmen, yakni infrastruktur, fasilitas umum, dan pengembang perumahan serta kontraktor.

Platform di segmen Infrastruktur, SCG menawarkan tenaga ahli di lapangan untuk memastikan produksi beton dan precast berkualitas tinggi untuk melayani pengembangan proyek infrastruktur. Sementara platform untuk segmen Fasilitas Umum, SCG menawarkan untuk peningkatan kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat. Platform ketiga yang diimplementasikan adalah untuk menciptakan ruang hidup yang lebih baik melalui segmen Pengembang Perumahan dan Kontraktor.

Menurut Country Director SCG Indonesia AnusornPotchanabanpot,  platform ini untuk beberapa proyek infrastruktur, yaitu Bandara Kulonprogo, Pembangkit ListrikJawa-1, dan proyek jalan tol Sumatera.

“Kami juga menerapkan di segmen fasilitas umum dengan perbaikan jalan beton 4 jam lebih cepat, solusi bagi pejalan kaki termasuk drainase, betonberpori dan beton cap dekoratif untuk beberapa jalan di Jakarta. Kami juga sudah menerapkan layanan bagi pembangunan tempat tinggal bagi korban tsunami dan gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah, serta perbaikan beberapa bangunan bertingkat.” katanya

Disamping itu untuk memperkuat bisnis cement building materials dengan dibangunnya pabrik semen di Sukabumi, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 1,8 juta ton per tahun, SCG meluncurkan produk inovatif terbarunya, yaitu untuk semen komposit SCG portland atau PCC dan untuk produk SCG Super Semen, keduanya adalah produk semen SCG yang mengandung formula insentif dengan teknologi nano molekul yang memungkinkan proses pembangunan kontruksi bangunan lebih baik.

Teknologi yang digunakan SCG di pabrik Sukabumi termasuk teknologi advanced dan sudah bisa dikatakan menuju industri 4.0. Pihaknya belum ada berencana untuk ekspansi pabrik terbaru di Indonesia, sejauh ini perkembangan bisnis cukup stabil.