Belum Setahun, Bisnis Es Doger Anak Jokowi Diguyur Dana Rp 71 Miliar

0
2574
Gibran dan Kevin Founder Goola (dok istimewa)

Belum setahun diluncurkan, bisnis minuman kekinian Goola milik putra sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka mendapat guyuran pendanaan US$ 5 juta atau sekitar Rp 71 miliar dari modal ventura Alpha JWC Ventures.

Managing Partner Alpha JWC Ventures Jefrey Joe mengatakan, Goola memiliki ambisi menguasai pasar dunia, yang mana juga sejalan dengan visi firma. Sebagai investor dan tim asal Indonesia, visi perusahaan investasi ini  membawa wirausahawan dan startup Indonesia sukses di dalam negeri dan membawa mereka ke panggung internasional. Goola memiliki misi dan ambisi yang sama.

Goola merupakan startup minuman tradisional dengan sentuhan modern yang terinspirasi dari tren bubble tea. Bisnis ini baru saja diluncurkan September 2018 yang kini telah memiliki 15 gerai. Bisnis sejenis ini memiliki total pasar global mencapai USD 1,9 miliar di 2019 dan diperkirakan akan terus berkembang 7,4 persen per tahun hingga 2023.

Produk utama Goola saat ini adalah versi modern dari minuman tradisional yang sudah populer, seperti Es Doger Jeger, Es Kacang Hijau, dan Es Goola Aren dan belasan menu minuman lainnya.

Executive Director Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan semua investor pasti berani untuk ikut berpartisipasi dalam bisnis yang dibuat Gibran. Menurutnya, Gibran harus membuktikan startup-nya bisa sukses, disukai masyarakat dan bisa menjadi unicorn.

Namun demikian, Heru menilai fenomena ini seperti dua sisi mata uang, bukan hanya sekadar menjadi keuntungan bagi startup Goola. Menurut Heru, agar tidak ada stigma negatif. “Mas Gibran harus lebih lincah dalam berbisnis startup. Sebab angka investasi segitu sih tergolong kecil untuk seorang Gibran,” ujarnya.

Alpha JWC (Alpha) merupakan perusahaan modal ventura yang fokus berinvestasi pada perusahaan rintisan (startup) berbasis teknologi di Indonesia. Perusahaan ini didirikan Chandra Tjan bersama Jefrey Joe dan Will Ongkowidjaja pada awal 2015. Sebelum mendirikan Alpha, Chandra yang sempat berkiprah sebagai bankir selama 10 tahun, merupakan salah satu pendiri modal ventura East Ventures. Sedangkan Jefrey merupakan COO Groupon Indonesia, dan Will adalah pendiri Alterra.

Perusahaan mulai berinvestasi dengan modal awal US$ 50 juta. Kini, perusahaan juga mengelola pendanaan lainnya sebesar US$ 100 juta. Sebelum menyuntikkan dana ke Goola, Alpha telah masuk ke 30 startup, dua di antaranya sudah dilepas. Mengutip situs resmi perusahaan, startup yang dimaksud termasuk platform Uang Teman, Kredivo, Kopi Kenangan, Alterra, hingga e-commerce Tanihub. Perusahaan juga masuk ke startup jaringan global work space WeWork, Modalku, dan e-commerce di bidang mobil bekas Carro. Platform berita finansial Deal Street Asia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.