Minggu, Juni 14, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 781

Segmentasi Target Pasar Untuk Meningkatkan Penjualan

0

 

Banyak pebisnis yang sudah melakukan banyak promosi mulai dari yang organik sampai yang berbabayar namun tidak menghasilkan apa-apa. Boleh jadi penyebabnya adalah kita menawarkan produk ke orang yang kurang tepat. Kenapa bisa seperti itu ?

Tentu saja karena tidak semua orang membutuhkan produk kita. Tugas kita adalah menemukan siapa saja yang membutuhkan produk kita, agar ketika kita melakukan promosi ataupun pendekatan produk akan terjadi penjualan.

Untuk menemukan siapa saja yang membutuhkan produk kita, maka lakukanlah yang disebut evaluasi segmentasi target pasar. Evaluasi segmentasi target pasar merupakan pengelompokkan target pasar berdasarkan usia, jenis kelamin, status, sampai dengan pekerjaan.

Untuk itulah entrpreneurID akan mencoba menjabarkan 4 segmentasi target produk bisnis yang harus dievaluasi kembali agar produk bisnis yang kita jalani menemukan target pasar yang tepat.

Pertama, Usia Dari Target Pasar
Ini adalah yang paling dasar, yaitu evaluasi target pasar produk kita, jangan sampai kita tidak mengetahui berapa rentang usia target pasar kita.

Contohnya jika produk yang kita punya adalah baju bayi, maka target pasar kita adalah para orang tua yang rentang usianya di atas 25 tahun. Jangan sampai kita malah promosi ke anak-anak sekolah akrena mereka tidak membutuhkan produk tersebut

Kedua, Jenis Kelamin Dari Target Pasar
Ini juga penting karena akan menentukan siapa yang akan membeli produk yang kita jual. Kebutuhan dan keinginan dari perbedaan jenis kelamin akan sangat berpengaruh untuk penjualan sebuah produk.

Contohnya jika produk kita adalah skin care atau pun perawatan lainnya, maka target produk kita yang tepat adalah para perempuan. Karena jenis kelamin berhubungan dengan hobi dan kebiasaan seperti dengan cara berbelanja masalah perawatan diri. Otomatis para perempuan untuk hal perawatan diri akan menjadi hal prioritas dalam list yang mereka beli tiap bulan.

Ketiga, Pekerjaan Dari Target Pasar
Pekerjaan calon target pasar akan menentukan produk yang akan kita tawarkan nantinya. Jika kita mempunyai usaha jasa catering makan siang, otomatis sangatlah cocok untuk ditawarkan ke para pekerja kantoran.

Rata-rata pekerja kantor tidak sempat untuk keluar untuk membeli makanan. Saat itulah kita hadir memberi solusi bagi mereka

Keempat, Status Dari Target Pasar
Perbedaan status juga menjadi sangat penting dalam penentuan segmentasi target pasar. Karena orang yang sudah menikah dan belum menikah memiliki sebuah kebutuhan yang berbeda.

Contohnya adalah perumahan. Orang yang sudah menikah otomatis akan lebih membutuhkan untuk mengambil rumah dibanding dengan orang yang belum menikah. Juga dalam kebutuhan lainnya misal seperti kebutuhan belanja sehari-hari, kendaraan otomatis orang sudah menikah lebih memerlukan hal tersebut dibanding yang belum menikah.

Selamat berbenah dan jangan kaku terhadap perubahan-perubahan didalam bisnis, semoga bisnis kita semua semakin lancar.

Oleh: Tim entrepreneurID

Pengusaha Pemula Bisa  Memulai dari Menjadi Maklon Perusahaan Besar

0

 

Furniture berbahan alami seperti rotan, bambu, eceng gondok, maupun pelepah pisang semakin berkembang sebagai bahan alternatif seiring dengan adanya tren kembali ke alam. Prospek pertumbuhan usaha ini  terbilang cukup baik. Berangkat dari keunikan motif dan serat yang diperoleh melewati sebuah proses tertentu sehingga membuat tampilan funiture menjadi eksotis dan kreatif.

Untuk memulai usaha ini, pelaku pemula harus memiliki perencanaan yang matang serta modal yang cukup besar karena biasanya akan melibatkan pengrajin yang cukup banyak; stok bahan baku yang cukup besar agar dapat dipilih sesuai ‘grade’ kualitas bahan yang diperlukan pada setiap produknya; tempat kerja dan gudang yang cukup memadai agar hasil produksi dapat tetap terjaga; serta biaya untuk penetrasi pasar dan promosi agar dapat menjaring konsumen yang tepat dan dapat memberikan order yang cukup besar.

Namun jangan khawatir, bila modal tak cukup besar ada cara yang lebih mudah dan sederhana dengan menjadi maklon (menerima pengerjaan mebel) dari perusahaan yang sudah cukup mapan sambil mempelajari jaringan pasar dan proses produksi. Tentu konsekuensi bahwa keuntungan yang diperoleh tidak terlalu besar dibanding menjadi produsen langsung.

Furniture dengan menggunakan bahan dasar alami memerlukan keahlian khusus dalam proses produksi sehingga perlu melibatkan orang yang memiliki keterampilan khusus. Jika pilihan desainnya sudah baik, pemilihan bahan dasarnya pun sudah prima maka dengan tingkat detail yang sempurna dapat menghasilkan kualitas furniture berbahan dasar alami yang eksklusif sehingga harganya dapat menjadi mahal, tetapi jika gagal mencapainya maka harga yang dipatok sering tidak sesuai dengan hasil akhirnya.

Mebel yang saat ini tengah diminati pasar terutama bentuk peranti untuk duduk, mulai dari kursi makan, lounge, hingga sofa dan kursi tamu atau kursi teras. Dengan kisaran harga mulai dari Rp 700 ribu sampai Rp 3 juta, tergantung ukuran dan model desain. Biasanya permintaan pasar banyak pula dalam bentuk set seperti untuk ruang makan, ruang tamu serta kamar tidur.

Dengan banyak pesaing yang sudah mapan apalagi produknya yang sangat dipengaruhi pasar, maka pemula harus mampu mengkreasikan produknya dengan desain-desain terbaru, menyiapkan diri untuk mendiversifikasi bentuk produk ke produk lain yang berdekatan jika sedang sepi orderan.

Bagi pengusaha pemula yang tidak cukup tahan banting dan tidak memiliki kreativitas yang tinggi, di masa awal akan rapuh dan mudah tumbang, sehingga penting untuk memperhatikan faktor peluang pasar, tren pasar dan pengetahuan tentang situasi/kondisi pasar untuk menjaga kelangsungan usaha jenis ini.

 

Oleh: Prieyo Pratomo, HDII

Executive Advisory Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO)

 

Investasi Real Estate Komersial Asia Pasifik Diprediksi Naik 5%

0

 

Konsultan real estate global JLL memprediksi volume transaksi real estate Asia Pasifik secara keseluruhan pada tahun 2019 diperkirakan akan naik lima persen, meskipun laju momentum pertumbuhan akan melambat.

“Selama satu dekade siklus ekonomi, para investor masih terus berkutat dengan resiko-resiko makro dan ketidakpastian geopolitik seperti kenaikan suku bunga, berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina, serta tekanan di Uni Eropa yang disebabkan oleh negosiasi Brexit,” kata Stuart Crow, Head of Capital Markets, JLL Asia Pasifik.

Meskipun terlihat adanya kemunduran, industri real estate tetap terlihat menarik sebagai tempat yang aman untuk berinvestasi, dengan manfaat diversifikasi portofolio-nya serta tingkat keuntungan yang relatif lebih tinggi dibanding dengan kelas aset lainnya. Tetapi, dalam situasi ekonomi yang melambat ini, investor menjadi lebih selektif dan ketat saat bergerak keluar dari suatu jenis investasi karena semakin sulit untuk menemukan alternatif investasi lain yang dapat menghasilkan pendapatan.

Di Asia Pasifik, permintaan real estate akan terus bergerak didorong oleh fundamental demografis yang kuat. Penduduk perkotaan diperkirakan akan melampaui 400 juta orang pada tahun 2027, sedangkan penduduk berusia 65 tahun atau lebih akan meningkat sebanyak 146 juta orang dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.

Minat Investor Kuat

James Taylor, Head of Research, JLL Indonesia mengatakan minat investor akan tetap kuat di Indonesia pada tahun 2019. Pasar gedung perkantoran serta ritel akan semakin ketat dan yang paling mungkin diambil oleh investor adalah pengembangan tapak atau membentuk kemitraan dengan grup-grup perusahaan lokal.

Sementara itu, pengembangan infrastruktur MRT dan LRT menghadirkan peluang baru bagi para investor. Untuk pasar pergudangan logistik modern kemungkinan akan terus menjadi fokus bagi grup-grup perusahaan lokal dan internasional.

Bagi para investor, sektor yang berkaitan dengan kehidupan ini menawarkan hasil yang menarik serta prospek pertumbuhan jangka panjang dan peluang diversifikasi portofolio.

“Sektor-sektor baru ini siap untuk mengalahkan investasi di bidang aset perumahan tradisional terkait dengan sifatnya dalam penggunaan ruang yang efisien, manajemen bangunan yang unggul, serta imbal hasil yang umumnya lebih tinggi,” jelas Crow.   

Semakin banyak perusahaan yang menggunakan ruang kerja bersama sebagai suatu cara untuk mengembangkan inovasi dalam penggunaan ruang kantor yang fleksibel termasuk co-working dan serviced offices.

Megan Walters, Head of Asia Pacific Research, JLL mengatakan pada tahun 2030, ruang kerja yang fleksibel akan mencapai 30 persen dari portofolio beberapa perusahaan-perusahaan properti komersial di seluruh dunia. Ini berarti konsolidasi pasar akan semakin sering terjadi membentuk usaha bersama dengan perusahaan co-working, atau dapat dilihat dari merger dan akuisisi yang terjadi antara perusahaan-perusahaan co-working.

Semakin meningkatnya peran Asia Pasifik sebagai tuntutan bagi organisasi-organisasi untuk mendirikan infrastruktur penyimpanan data serta memiliki fasilitas pergudangan untuk barang-barang fisik ritel mereka akan semakin meningkat.

James Taylor mengatakan pasar gudang logistik modern telah berkembang selama beberapa tahun terakhir di Indonesia dan para investor akan terus menampung permintaan pengguna baik dari sektor e-commerce. Tingkat okupansi tetap tinggi namun pasar kekurangan pasokan terutama di wilayah Jabodetabek dan Surabaya.

Co-Living

Menurut hasil riset JLL, diketahui bahwa, para investor dan pengembang saat ini melirik sektor kehidupan, sebuah kelompok hunian real estat baru yang sedang naik daun, untuk menanamkan modal mereka. Sektor ini meliputi hunian-hunian dimana orang akan melewati tahap kehidupan seperti hunian untuk pelajar, hunian bersama (co-living), hunian multifamily, hunian untuk lansia dan panti jompo.

JLL mengungkapkan bagaimana cepatnya proses urbanisasi merubah cara dan tempat tinggal manusia. Tetapi, penerimaan masyarakat terhadap prinsip ekonomi saling-berbagi (shared-economy) berhasil menjadikan sektor kehidupan sebagai alternatif untuk hunian. Permintaan yang datang secara konsisten ini menarik perhatian para investor.

“Kami melihat adanya peningkatan minat investor di sektor kehidupan di seluruh kota-kota Asia Pasifik. Hal ini terjadi karena semakin intensifnya permintaan akan alternatif pilihan hunian yang terjangkau,” kata Rohit Hemnani, COO and Head of Alternatives, Capital Markets, JLL Asia Pacific.

Masih sangat baru di Indonesia tetapi sama seperti jenis aset lainnya, pasar yang berkembang seperti misalnya Hong Kong dan Singapura tetap menjadi yang terdepan dalam hal perkembangan. Hal ini sama dengan tempat kerja bersama (co-working) dan gudang logistik modern dimana pertumbuhannya di Indonesia secara relatif baru saja dimulai.

Populasi anak muda yang besar serta proses urbanisasi di Indonesia yang sangat cepat menjadi latar belakang terjadinya pertumbuhan akan permintaan untuk bentuk-bentuk hunian seperti hunian bersama (co-living) ini.

James Taylor mengatakan kos kosan, kamar sewaan dengan berbagai harga dan kualitas, yang memiliki fasilitas bersama adalah suatu konsep yang sudah terbentuk dengan baik di Indonesia, jadi hunian bersama (co-living) bukan merupakan sesuatu hal yang baru untuk sebuah bentuk hunian karena memang sudah dikenal baik oleh orang Indonesia.

Global Finance Nobatkan DBS “Bank Teraman” di Asia

0

 

Majalah ekonomi Global Finance kembali memberikan penghargaan pada Bank DBS sebagai “Bank Teraman di Asia” selama 11 tahun berturut-turut. DBS berhasil mempertahankan posisinya sebagai bank komersial teraman keempat di dunia dan teraman ke-14 dalam daftar “50 Bank Teraman di Dunia” oleh Global Finance.

Penerbit dan Direktur Redaksi Global Finance Joseph D. Giarraputo mengatakan stabilitas ekspor Asia saat ini sedang diuji oleh pergeseran besar dalam kebijakan dagang. Bank yang telah mendapat peringkat teraman membantu nasabah mereka mempertahankan kestabilan di tengah perubahan cepat dan ketidakpastian, yang semakin besar. Lembaga-lembaga mapan ini telah dipersiapkan dengan baik untuk melewati segala kemelut.

“Strategi ekspansi DBS semakin diperkuat oleh peringkatnya, yang konsisten, sebagai ‘Bank Teraman di Asia’ dan salah satu bank teraman di dunia. Mengingat gejolak perekonomian dunia saat ini, stabilitas keuangan menjadi semakin penting daripada sebelumnya, dan kemantapan DBS tetap menjadi pedoman bagi nasabahnya,” katanya.

CEO Bank DBS Piyush Gupta  merasa terhormat bahwa Global Finance telah mengakui kami sebagai ‘Bank Teraman in Asia’ selama 11 tahun berturut-turut.

“Penempatan kami, yang sangat konsisten, dalam peringkat ini adalah bukti hubungan nasabah kami, yang telah berlangsung lama, kemampuan mencetak laba, serta basis modal kuat. Seraya terus mendefinisikan masa depan perbankan, kami tetap berkomitmen untuk menjunjung tinggi kepercayaan para pemangku kepentingan kami,” katanya.

Pada tahun ini, DBS telah diakui oleh Euromoney sebagai “Bank Terbaik di Dunia’’. Pengakuan serupa diterima pada tahun 2018 dari Global Finance and The Banker, yang menobatkan Bank DBS sebagai “Bank Terbaik di Dunia” dan “Bank Terbaik Tahun Ini – Global”, yang menjadikan DBS bank pertama di dunia yang memegang ketiga gelar tersebut pada waktu sama.

Lebih dari 100 Titik Mie Sukses Hadir dalam Hajatan

0

Mie Sukses’s isi 2, salah satu lini produk mi instan dari Wings Food, tahun ini kembali menggelar “Hajatan Mie Sukses’s Isi 2 Se-Indonesia” untuk kelima kalinya. Kegiatan yang telah berlangsung sejak Agustus 2019 hingga Oktober mendatang hadir di beberapa titik ibu kota dan kota satelit Indonesia untuk menyapa para penggemar Mie Sukses’s isi 2 sekaligus membawa “hajatan” bagi seluruh masyarakat di daerah tersebut.

Hingga saat ini, sudah ada sekitar 100 titik yang didatangi oleh Mie Sukses’s Isi 2. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini Mie Sukses’s isi 2 tidak hanya menyapa masyarakat dengan konser dangdut, namun juga dengan menghadiri langsung beberapa hajatan masyarakat di kampung sekitar dan menyajikan Mie Sukses’s isi 2 sebagai sajian hajatannya.

“Sejak awal Agustus lalu, Mie Sukses’s isi 2 sudah berkeliling melakukan roadshow ke beberapa secondary city di Pulau Kalimantan, Jawa dan Sumatera. Sesuai dengan konsepnya yaitu hajatan, melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk makan Mie Sukses’s isi 2 bersama-sama sambil menikmati hiburan yang kami bawa yakni konser dangdut dengan artis ibu kota. Tahun ini kami juga langsung menyapa para konsumen yang sedang menggelar hajatan di sekitar perkampungan mereka dengan membawa Mie Sukses’s isi 2 sebagai sajian hajatan mereka,” ujar Jane Margaretha, Brand Manager Mie Sukses’s isi 2.

Hadir dengan tagline, “Rasanya Suksess, Lapernya Beress”, Mie Sukses’s isi 2 menghadirkan mi instan dengan kuantitas yang lebih banyak, rasa yang enak dengan harga yang terjangkau. Sehingga membuat Mie Sukses’s isi 2 menjadi pilihan keluarga sebagai hidangan ketika sedang berkumpul bersama sanak saudara, teman atau kala menggelar hajatan.

“Meskipun highlight produk ini tentunya kuantitas mi instan yang berisi 2, namun dari segi rasa kami juga menyajikan rasa yang baik dan sangat diterima oleh masyarakat. Selain itu, harganya yang ekonomis serta distribusinya yang menyeluruh ke seluruh pelosok Indonesia, membuat Mie Sukses’s isi 2 berhasil merengkuh pasar yang lebih luas dan dijadikan pilihan oleh banyak keluarga Indonesia,” tambah Jane.

Hajatan Mie Sukses’s Isi 2 Se-Indonesia kali ini menghadirkan beberapa kegiatan untuk menyemarakkan roadshow di setiap kota diantaranya, gebrak pasar dengan pembagian sampling gratis Mie Sukses’s Isi 2, ajang hias warung, hajatan warga kampung, nonton bersama layar tancap, dan hiburan artis dangdut nasional seperti artis Dangdut Academy Indosiar, Bintang Pantura, D’Academy Asia, dan Liga Dangdut Indonesia. Nantikan keseruan rangkaian Hajatan Mie Sukses’s Isi 2 Se-Indonesia lainnya melalui instagram @miesuksessid !

Dongkrak Omzet Dengan Database

0

 

Dalam berbisnis, tentunya setiap pebisnis ingin bisnisnya tumbuh dan memiliki penjualan yang banyak. Namun kenyataannya, banyak bisnis yang gagal bertumbuh dan gagal mengalami peningkatan khususnya dibidang pemasukkan. Hal diatas bisa disebabkan karena tidak mempunyai database dalam bisnis yang dijalani.

Database bisnis adalah semua hal informasi mengenai pelanggan dan calon pembeli dari produk bisnis kita yang bisa dihubungi kapanpun.

Pertama sebagai sarana mengetahui siapa saja prospek calon pembeli dari produk kita. Sebagai seorang pebisnis, jangan sampai membuang waktu untuk menjual produk ke orang yang salah.

Dengan database yang kita miliki, maka kita akan mengetahui calon pembeli yang mana saja yang termaksud dalam list target untuk ditawarkan produk-produk bisnis kita..

Fungsi yang kedua sebagai sarana komunikasi kepada calon pembeli. Sebelum para calon pembeli memutuskan untuk membeli produk yang kita jual, pastinya harus ada komunikasi ataupun sharing mengenai produk yang kita jual agar calon pembeli semakin tertarik untuk membeli produk kita.

Lalu fungsi yang ketiga adalah sebagai sarana tempat menawarkan produk ke calon pembeli produk kita. Untuk menjual ataupun menawarkan suatu produk memerlukan suatu wadah, maka database bisa menjadi salah satu wadah tersebut.

Pentingnya database dalam berbisnis, membuat entrepreneurID merangkum 3 hal yang bisa dibuat untuk meningkatkan omzet dalam berbisnis. 3 cara mengumpulkan data base bisnis

Pertama, Grup Sharing
Kita bisa membangun dan mengumpulkan database dengan cara membuat sebuah grup sharing.Dengan grup sharing, selain kita mendapatkan database dari calon pembeli, kita juga bisa mendekatkan produk kita kepada orang-orang yang ada digrup.

Contohnya kita menjual skincare, maka kita bisa membuat grup sharing mengenai pentingnya menjaga kulit dan keuntungan-keuntungan yang didapat ketika menjaga kesehatan dari kulit kita.

Kedua, Personal Kontak
Ini merupakan cara sederhana untuk mengumpulkan database yaitu dengan membongkar list kontak yang ada di handphone kita. Kadang banyak orang tidak menyadari bahwa didalam handphone yang mereka miliki, mempunyai ribuan list kontak baik yang dikenal maupun tidak dikenal pasti dari antara mereka merupakan target market dari produk bisnis kita.

Dengan cara ini, kita sudah bisa mendapatkan database calon konsumen yang bisa dijadikan data untuk suatu saat dikelola lagi agar mereka bersedia membeli produk yang kita punya.

Ketiga, Ads
Ads adalah jasa periklanan berbayar yang memberikan pesan secara persuasif kepada masyarakat melalui media massa yang bertujuan untuk menpromosikan produk ataupun jasa yang dijual.

Dengan ads, kita harus mengeluarkan sedikit dana untuk mengiklankan produk sehingga bisa menjangkau calon customer lebih luas lagi dan tertarget sesuai dengan spesifikasi yang akan kita targetkan berdasarkan jenis kelamin, lokasi, umur dan lain sebagainya.

Setelah iklan berjalan, kemungkinan besar akan ada yang menghubungi kita baik melalui kontak sosial media yang kita tampilkan yang nantinya diantara mereka berpotensi besar menjadi pembeli dari produk kita.

Walaupun kadang belum tentu terjadi pembelian, kita bisa mendapatkan database yang lumayan banyak dengan menggunakan ads.

Bisnis bukan hanya tentang penjualan, namun bisnis tentang bagaimana menyelesaikan dan membantu orang lain. Jika bisnis hanya mencari penjualan saja maka belum tentu orang lain mendapatkan manfaat dari bisnis tersebut.

Namun jika bisnis fokus menyelesaikan masalah dari orang lain, maka bisa dipastikan penjualan akan datang dengan sendirinya. Tetap semangat dan jangan lupa menebarkan manfaat sebanyak-banyaknya

 

Oleh: Tim entrepreneurID

Menarik Pelanggan Klinik Perawatan Tubuh

 

Kalau saya amati bisnis pusat perawatan tubuh Anda cukup berprospek mengingat pelanggan sudah loyal sehingga yang pernah memakai datang kembali. Namun masalahnya, penjualan belum besar sehingga belum mampu menghasilkan keuntungan. Sebagian biaya masih harus Anda tanggung secara pribadi.

Bisnis pusat perawatan tubuh Anda belum mampu mandiri, sehingga belum bisa menutup semua biaya dan menjadi mesin uang untuk saat ini. Idealnya memang harus bisa menutup semua biaya dan mendatangkan laba. Namun tidak usah berkecil hati. Saya lihat langkah awal sudah bagus bisa menutup biaya variabel.

Kalau dilihat dari usia yang 3,5 bulan memang masih awal. Jadi masih dalam tahap pengenalan. Sesuai cerita Anda di atas, tampak bahwa Anda terlambat dan kurang berpromosi, kurang beriklan. Jadi kemungkinan besar masalahnya, bisnis pusat perawatan tubuh Anda belum dikenal banyak orang.

Usaha pusat perawatan tubuh Anda masih normal karena meskipun masih baru sudah mampu mendatangkan pelanggan meski belum banyak. Sebagai perbandingan, tanda bisnis yang parah kalau dalam waktu tiga bulan berdiri tidak ada orang yang berkunjung. Atau, ada yang berkunjung tetapi tidak pernah membeli. Atau, hanya mendapat 1-3 pembeli dan tidak pernah kembali selama 3 bulan.

Mengapa? Karena keluarga saya pernah mengalami hal serupa. Membuka toko alat-alat timbangan dan dalam waktu tiga bulan, hanya ada satu orang datang dan membeli barang kecil. Selama tiga bulan benar-benar dapat dikatakan tidak ada uang masuk. Akhirnya bulan keempat, tokonya banting setir menjual barang elektronik.

Begitu buka toko elektronik, langsung hari pertama bisa menjaring lima pembeli. Besoknya terus meningkat menjadi 10 orang dan akhirnya laris. Jadi bisnis pusat perawatan tubuh Anda masih normal kalau sudah bisa mendatangkan beberapa pembeli dan kembali lagi.

Untuk menutup gaji tetap karyawan bulanan, kita lihat enam bulan sejak berdiri. Mengapa? Karena selama sisa 2,5 bulan ini, kita fokuskan melakukan promosi atau iklan dengan dana terbatas. Dampak iklan terhadap penjualan, kita harapkan dalam waktu 2,5 bulan ini sehingga diharapkan gaji karyawan sudah tertutup dari pemasukan pusat perawatan tubuh Anda.

Sasaran kita adalah meningkatkan jumlah pengunjung dan pembeli baru. Apa saja taktiknya? Kalau dari cerita Anda–dan ini merupakan ciri usaha jasa–bisnis pusat perawatan tubuh Anda laris pas akhir minggu saja (Sabtu dan Minggu). Untuk itu kita dorong pembeli datang di hari biasa. Lakukan promosi di musim sepi yaitu pas hari biasa (Senin–Kamis) atau jam-jam sepi. Bentuknya bisa “happy hour”, misal diskon 20% untuk hari Senin–Kamis. Tujuannya merangsang pembeli datang di musim sepi di mana kapasitas kita menganggur.

Cetak dalam bentuk flyer atau brosur promosi “happy hour” ini lalu disebarkan. Spanduk juga perlu dipasang pas hari Senin–Kamis dengan tulisan “Happy Hour Discount 20%”. Kalau hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, spanduk diganti yang normal tanpa promosi “happy hour” (harga normal). Jangan lupa buat papan nama dengan warna mencolok mata dan pasang lampu kerlap kerlip untuk dinyalakan di malam hari.

Taktik berikutnya, adalah berpromosi di media massa dan juga media  jejaring sosial dan komunitas online. Lalu masuk ke komunitas-komunitas seperti Google Group atau yang lain yang suka membahas perawatan diri. Buat juga komunitas di Blackberry yang sedang ngetop sekarang ini. Sambil menjadi anggota, ceritakan dengan menarik bisnis pusat perawatan tubuh Anda.

Taktik lain untuk menarik pembeli baru adalah bekerja sama atau networking dengan pihak lain. Misalnya bekerja sama dengan toko, cafe atau supermarket tertentu. Bentuknya berupa pemberian voucher pusat perawatan tubuh kita. Jadi kita titipkan voucher kita ke mereka. Kalau ada pelanggan mereka belanja sejumlah tertentu, diberikan voucher potongan pusat perawatan tubuh kita. Jadi misalnya tertulis voucher pusat perawatan tubuh seharga Rp 30.000 dengan syarat membeli jasa pusat perawatan tubuh kita berharga Rp100.000.

Jadi pelanggan cukup membayar Rp 70.000 (sesuaikan besarnya voucher dengan mempertimbangkan harga dan laba pusat perawatan tubuh Anda saat ini). Memang di tahap awal kita harus memberi insentif sebagai daya tarik.

Selain taktik di atas, kita juga tetap mempertahankan pelanggan yang ada. Kita buat mereka tetap memakai pusat perawatan tubuh kita dan membeli lebih banyak. Berikan kartu keanggotaan (member card) bagi pembeli. Lalu kita hubungi mereka kalau ada promosi yang menarik atau sesuai event mereka. Misal pas hari ulang tahun, kita berikan ucapan dan harga khusus.

Beri juga penghargaan bagi pelanggan untuk kembali lagi. Bentuknya bisa berupa kupon yang dibagikan untuk setiap transaksi. Kalau terkumpul 4 kupon, maka gratis 1 kali spa. Artinya pelanggan yang sudah memakai pusat perawatan tubuh kita sebanyak 4 kali, maka pada kunjungan ke–5 diberikan gratis. Ini akan mendorong pelanggan terus kembali.

Taktik terakhir yang bisa juga dipakai adalah sistem Member Get member (MGM). Artinya kita daya gunakan pelanggan untuk mengajak teman atau relasinya yang baru untuk berkunjung ke tempat kita. Bagi pelanggan yang mengajak akan diberikan semacam poin yang bisa ditukar dengan jasa pusat perawatan tubuh kita.

Nah, cukup banyak promosi yang bisa kita gunakan untuk menarik pembeli baru bukan? Silakan diramu, direncanakan lalu dijalankan dalam bulan-bulan ini. Semoga dalam waktu 2,5 bulan ini, program-program promosi ini bisa efektif menjangkau banyak pembeli dan pusat perawatan tubuh Anda menjadi laris manis. Salam bisnis.

 

Oleh: Istijanto Oei

Pelatih dan Konsultan Bisnis Prasetiya Mulya,

Penulis Buku “Jurus – jurus Sakti Wirausaha”,

www.istijanto.com

Meriahkan Hari Batik Nasional, BLANJA.com Beri Diskon up to 50%

0

 

BLANJA.com memberikan penawaran spesial berupa diskon up to 50% untuk berbagai produk batik di platformnya. Penawaran diskon tersebut merupakan bentuk memeriahkan hari Batik Nasional 2 Oktober 2019 sekaligus mendukung upaya pelestarian batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

Chief Executive Officer BLANJA.com Jemy Confido mengatakan diskon pada produk batik kami berikan sebagai upaya untuk mendorong penjualan produk lokal serta menanamkan rasa bangga pada saat memakai batik di hari batik nanti.

“Kami juga telah menyediakan laman khusus pada platform kami yaitu BLANJA BATIK untuk mempermudah pelanggan memilih dan menemukan batik terbaiknya,” ujarnya.

BLANJA BATIK merupakan laman khusus pada platform BLANJA.com yang menampilkan beragam produk batik pilihan. Melalui laman BLANJA BATIK pelanggan dapat memilih dan berbelanja produk – produk batik yang tersedia seperti dress batik, kemeja batik pria, atasan batik couple dan beragam aksesoris batik lainnya. Harga produk batik yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari 39 ribu rupiah.

Produk – produk batik yang ada di BLANJA BATIK merupakan produk yang berasal dari UKM-UKM yang telah kami bina selama ini.

“Selain itu, kami juga menghadirkan Batik Garuda yang dibuat oleh salah satu UKM dari Solo dan memberikan sentuhan teknologi berupa QR Code pada batiknya yang bisa discan melalui aplikasi BLANJA.com ataupun aplikasi QR Scan lainnya. Batik ini akan dipakai oleh seluruh karyawan Telkom Group untuk memeriahkan Hari Batik Nasional besok,” Lanjut Jemy

Tidak hanya batik, BLANJA.com juga terus berkomitmen untuk mendorong produk lokal lain dalam kategori food, fashion, dan craft melalui halaman khusus Asli Indonesia.

“Saat ini sudah ada lebih dari 100.000 produk UKM Indonesia yang terdaftar di laman tersebut,” tutup Jemy

 

Prioritaskan Kenyamanan, A380 Qantas Lakukan Perbaharuan

Demi meningkatkan kualitas pelayanana pada custumer, Armada A380 Qantas melakukan sejumlah perbaharuan dalam kabin. Kini maskapai ini menyambut penumpang pertamanya, dengan mempersembahkan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi bagi para pengguna pesawat penumpang terbesar dari perusahaan penerbangan nasional ini.

Peremajaan bernilai jutaan dolar yang dilakukan pada 12 pesawat mencakup penambahan kursi baru di kabin Bisnis dan juga di kabin Premium Ekonomi yang kini diperluas, serta pergantian pengaturan kursi di First Class dan Kelas Ekonomi. Selain itu, Qantas juga melakukan perubahan desain pada on-board lounge.

Pengaturan ruang yang lebih efisien memungkinkan adanya penambahan dek atas untuk seluruh kelas premium (yang saat ini difungsikan untuk Kelas Bisnis dan Premium Ekonomi) serta perluasan on-board lounge. Kini ada pengurangan 30 kursi Kelas Ekonomi, dan peningkatan kapasitas kelas premium sebesar 27 persen.

Sejumlah aspek yang mengalami peremajaan termasuk Peluncuran Qantas Business Suite yang menggantikan Skybeds, memberikan akses gang bagi semua penumpang melalui konfigurasi 1:2:1
Pemasangan kursi Premium Ekonomi terbaru, dan peningkatan jumlah kursi dari 35 menjadi 60 Ruang on-board lounge yang lebih luas, dengan kapasitas tempat duduk bagi hingga 10 penumpang Kelas Bisnis dan First Class Peremajaan 14 kursi First Class Suites yang mencakup bantal berkontur baru.

Pesawat ini akan beroperasi sebagai QF2 dan menempuh rute London ke Sydney melalui Singapura, serta dijadwalkan tiba di Australia pada hari Rabu, 2 Oktober 2019.

Qantas Group CEO Alan Joyce mengatakan bahwa pembaruan armada A380 yang telah lama dioperasikan ini, akan memastikan statusnya sebagai salah satu pesawat terpopuler bagi pelanggan.

“Pesawat A380 telah menjadi bagian penting dari armada penerbangan jarak jauh kami, dan program peremajaan ini akan memastikan pelanggan kami tetap dapat menikmati semua yang ditawarkan pesawat ini kedepannya,” kata Joyce.

Dua pesawat A380 lagi akan menjalani peremajaan sebelum akhir tahun 2019. Tiap pesawat akan membutuhkan waktu peremajaan sekitar delapan minggu.

Setelah peremajaan, kapasitas setiap pesawat Qantas A380 akan menjadi: 14 First Suites (tidak berubah), 70 Business Suites (bertambah enam suites), 60 kursi Kelas Premium Ekonomi (bertambah 25 kursi), dan 341 kursi Kelas Ekonomi (berkurang sebanyak 30 kursi). Sehingga jumlah total penumpang menjadi 485 orang (bertambah satu penumpang).

Qantas berharap peremajaan ke 11 pesawat lainnya akan selesai pada akhir 2020.

Makanan Beku Rumahan Untung Lebih dari 50%

0

 

Berkembangnya gaya hidup di era modern yang serba praktis turut mempengaruhi berkembangnya sajian menu kuliner. Saat ini produk makanan siap saji semakin banyak disukai masyarakat. Apalagi keterbatasan waktu untuk menyiapkan menu sehari-hari terutama bagi wanita karir menuntut untuk memilih menu praktis saat dimasak namun tetap disukai keluarga.

Salah satu menu siap saji yang semakin berkembang dibuat dalam kondisi beku (frozen  food).  Sajian frozen food umumnya seperti Bakso, Nugget, Siomay dan kini semakin berkembang variannya. Frozen food juga tak hanya dinikmati kalangan anak-anak tetapi pangsa pasarnya hingga orang dewasa, bahkan para orang tua usia lanjut.

Menurut pakar kuliner Fatmawah Bahalwan, peluang usaha ini memang lebih berkembang di kota-kota besar, seiring dengan aktivitas masyarakat yang semakin disibukkan oleh pekerjaan, namun di kota-kota kecil usaha ini juga mulai bertumbuh. Pertumbuhan masyarakat yang meningkat juga  merupakan potensi pasar yang besar bagi  berkembangnya usaha kuliner seperti frozen food.

Selama ini  frozen food yang ada di pasaran seperti Sosis dan Nugget identik dengan junk food karena mengandung pengawet. Umumnya adonan menggunakan tepung, baik tepung terigu, tepung sagu, atau tepung campur/gluten free flour untuk membuat tekstur menjadi lebih padat.

Semakin banyak jumlah tepung yang dimasukkan dalam adonan, membuat rasa olahan daging akan berkurang, tekstur semakin keras, dan citarasanya kurang enak. Tak heran jika banyak frozen food diberi tambahan penyedap rasa untuk menambahkan cita rasa daging lebih gurih, dan agar tahan lebih lama ditambahkan bahan pengawet makanan.

Adapula frozen food curah yang belakangan banyak dijumpai di pasar tradisional dengan berbagai merek, kemasan, dan harga. Bahkan ada beberapa yang dijual tanpa menggunakan fasilitas pendingin yang memadai, sehingga kurang aman dikonsumsi.

Namun saat ini sudah mulai banyak pelaku usaha frozen food khususnya dari skala home industri/rumahan yang menghadirkan produk frozen food sehat dan alami, tanpa bahan pengawet, pewarna dan penguat rasa. Sehingga produk frozen food rumahan ini memiliki daya simpan pendek, maksimal hanya 6 bulan saja.

Kehadiran frozen food  yang mengandalkan unsur sehat tanpa bahan pengawet ini ternyata mendapat respon positif di masyarakat. Seperti halnya Yani Kusmayani yang membuat frozen food Nugget dengan tambahan sayuran dan tanpa bahan pengawet dengan merek Ilya’s Kitchen. Menurut Yani,  prospek usaha frozen food  tanpa bahan pengawet ini  masih sangat luas, mengingat usaha makanan yang sehat masih cukup jarang.  Hanya saja memberi pemahaman masyarakat perlu waktu, karena makanan sehat produksi home industri berbeda komposisi dengan pabrikan, terutama tanpa unsur pengawet dan pewarna tambahan.

Menurut pakar kuliner Fatmah Bahalwan, frozen food tanpa bahan pengawet saat ini memang sedang banyak diminati dan menjadi tren. Adapun jenis frozen food yang sedang tren mengarah pada menu tradisional Indonesia. Seperti halnya Siomay yang sudah menjadi bagian dari kuliner tradisional Indonesia. Namun untuk frozen food  jenis lauk pauk seperti Chicken Nugget, Kaki Naga, maupun Karage masih tetap mendominasi. Salah satu pelaku usaha frozen food rumahan, Feni Nurdiani, pemilik Siomay Youlagi juga membuat kreasi Siomay dengan bentuk mirip Dim Sum.

Siomay frozen tersebut menggunakan adonan daging ayam cincang dengan beberapa varian isi tambahan. Selain Siomay Original berisi adonan campuran daging ayam cincang dan tepung sagu, ada Somay Telur Puyuh berisi adonan daging ayam ditambah telur puyuh. Ada pula Siomay Keju dengan tambahan potongan keju, Siomay Rawit dengan tambahan cabe rawit, Siomay Sayur dengan tambahan potongan buncis dan wortel, serta Siomay Tahu menggunakan adonan ayam yang dimasukkan ke dalam tahu. Namun yang menjadi trend an banyak peminat adalah Siomay Original.

Beberapa pelaku usaha juga membuat frozen food dengan ciri khas masing-masing. Seperti Nanang Khoerudin, produsen frozen food  khusus membuat frozen food  tanpa bahan pengawet dengan varian menu ala bento, yang memasarkan produknya ke kalangan pemilik usaha katering, warung makan dan cafe.

Dengan menu bento seperti Spicy Chicken Nugget, Shrim Roll, Chicken Katsu, Egg Chicken Roll, Breaded Chicken Ball, Ekkado dan lain lain. Ia membuat frozen food ala menu bento  karena menu ini banyak digemari masyarakat dan dibuat mirip seperti di menu bento resto. Ia menjual frozen food menu bento ini seharga Rp 20 ribu sampai 40 ribu per pack isi 250 gram.

Adapula produsen frozen food yang khusus membuat frozen food olahan seafood, seperti halnya Rudy Giartono, pemilik Karya Inti Alam Tunggal yang membuat frozen food Nugget dari ikan dori, Dori Crispy  dan lainnya. Ia juga mengaku produknya tidak menggunakan pengawet, MSG maupun pewarna dan awet hingga 6 bulan.

Frozen food berupa Nugget saat ini variannya juga berkembang seperti Nugget Ayam Sayur, Ayam Susu, Ayam Keju, Ayam Jamur dan lainnya. Bahkan Dwi Puji Astuti, Pemilik frozen food NASA membuat kreasi menu Nugget inovasi baru yang diberi tambahan sayuran seperti bayam merah, bayam hijau, wortel, jagung manis, dan brokoli. Serta tambahan buah seperti apel, jeruk, durian, jambu dan anggur.

Begitu pula dengan Yani Kusumayani yang  membuat frozen food Nugget Ayam Wortel, Nugget Ayam Keju Sayuran dengan jenis sayuran wortel buncis, wortel jagung, wortel kembang kol, dan wortel brokoli, Kaki Naga Ayam Sayuran dan Nugget Ayam untuk bayi dengan berbagai varian sayuran yang dapat dipesan dan bumbu dapat dipilih sendiri seperti tanpa gula garam, sedikit tambahan gula garam, dan tambahan varian rasa keju.

Ia membuat ciri khas produk frozen food yang rendah gluten dan selalu menambahkan sayuran untuk melengkapi nutrisi produk buatannya. Agar produk rendah gluten, ia masih menggunakan tepung terigu namun dalam jumlah sedikit hanya untuk melapisi nugget ketika  diberi tepung panir. Ia mengganti tepung terigu dengan roti sehingga nugget menjadi lebih empuk.

“Berbeda dengan Nugget yang dijual di supermarket, kandungan tepung terigunya banyak sehingga teksturnya keras,” terangnya. Yani mengaku untuk membuat makanan rendah gluten ia belajar resep-resep dari pakar kuliner sehat Wied Harry.

Modal Minim

Bagi pemula usaha ini bisa melakukan survey terlebih dahulu untuk mengetahui selera konsumen yang akan disasar. Dari sana mulai memilih jenis produk yang akan dibuat, dengan mempertimbangkan produk yang sudah ada di pasaran. Lebih baik lagi jika memberikan nilai tambah seperti varian produk dan bentuknya. Usaha ini bahkan bisa dimulai hanya dengan modal ratusan ribu rupiah dengan mengandalkan peralatan yang sudah dimiliki di rumah seperti blender dan freezer.

Peralatan lain  yang bisa dibeli tergantung jenis produk yang dibuat, misalnya untuk membuat Nugget membutuhkan mesin pencetak Nugget. Jika usaha sudah berkembang dan pasar mulai terbentuk, bisa menambah modal untuk membeli mesin-mesin  lain dan menyewa ruang lebih luas untuk workshop.

Yang perlu diperhatikan adalah pelaku usaha harus jeli membaca sekaligus menjaga selera pasar, terutama dalam hal keamanan produk dan citarasanya. Maka dari itu, untuk membuat citarasa produk sesuai dengan selera konsumen, sebaiknya lakukan uji coba resep berulangkali, untuk mendapatkan rasa dan kualitas produk yang baik. Bisa pula merekrut karyawan yang memiliki ketrampilan memasak. Untuk melakukan tes pasar sebagai pemula bisa menawarkan produk ke komunitas lingkungan sekitar, seperti kantin sekolah, kerabat, atau tetangga.

Lebih baik di awal usaha juga mengurus perijinan seperti ke Dinas Kesehatan agar produk lebih dipercaya konsumen. Pasokan bahan baku juga menjadi prioritas karena tak sedikit pelaku usaha yang mengaku masih kesulitan memperoleh bahan baku yang diinginkan karena belum musim panen. Untuk itu pelaku usaha bisa mencari pemasok bahan baku di daerah lain.

Kemasan

Salah satu bahan penting yang dibutuhkan untuk produk frozen food adalah kemasan. Agar frozen food terlindungi dan tetap aman dikonsumsi, maka kemasan sebaiknya menggunakan plastik khusus untuk makanan beku (food grade) yang tidak berpori (plastik nylon) dan sebaiknya divakuum dengan mesin vacuum. Namun alternatif lain bisa menggunakan plastik kemasan berbahan PE ketebalan 0,8 mm yang dikemas dengan hand sealer, dan bisa pula memakai kemasan tepak plastik (PP5) food grade.

Frozen food yang sudah dikemas bisa langsung dimasukkan ke freezer dalam suhu minus 18 derajat celcius dan pertahankan supaya kondisi tetap beku/tidak cair agar bisa bertahan hingga 6 bulan. Dalam pengiriman ke tempat lebih jauh, sebaiknya kemasan sudah divakum, dan  dimasukkan dalam box styrofoam dengan tambahan dry ice. Namun jika produk tersebut sudah dipesan sebelumnya oleh konsumen dan langsung akan dikirim setelah diolah, tidak perlu divakum terlebih dahulu.  Cukup menggunakan plastik PE jika  lokasi pemesan masih di dalam kota.

Pemberian label kemasan juga memegang peranan penting untuk meberikan informasi produk bagi konsumen dan untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Sebaiknya label kemasan makanan mencantumkan nama makanan, merek dagang, komposisi nutrisi, isi netto, nama dan alamat produsen, nomor pendaftaran (ijin Dinas Kesehatan), kode produksi, informasi lain (petunjuk pemakaian, nilai gizi, dan lainnya)

Para pelaku usaha frozen food sehat tanpa bahan pengawet ini bisa meraup keuntungan cukup besar, lebih dari 50%. Dengan permintaan yang terus meningkat menunjukkan bahwa frozen food sehat tanpa bahan pengawet semakin diminati konsumen. Seperti halnya  Feni Nurdiani yang mampu menjual 2.500 hingga 3.000 bungkus Siomay frozen setiap bulannya, dengan keuntungan bersih hingga 65%.

Para pelaku usaha juga mengaku banyak yang kebanjiran order. Melihat peluang pasar yang masih sangat menjanjikan dengan modal minim, Anda bisa mengikuti jejak sukses para pelaku usaha frozen food sehat tanpa pengawet di lembar-lembar halaman berikut, semoga terinspirasi.