Pengusaha Pemula Bisa  Memulai dari Menjadi Maklon Perusahaan Besar

0
40
Furniture-Rotan (dok sofakursirotan.com)

 

Furniture berbahan alami seperti rotan, bambu, eceng gondok, maupun pelepah pisang semakin berkembang sebagai bahan alternatif seiring dengan adanya tren kembali ke alam. Prospek pertumbuhan usaha ini  terbilang cukup baik. Berangkat dari keunikan motif dan serat yang diperoleh melewati sebuah proses tertentu sehingga membuat tampilan funiture menjadi eksotis dan kreatif.

Untuk memulai usaha ini, pelaku pemula harus memiliki perencanaan yang matang serta modal yang cukup besar karena biasanya akan melibatkan pengrajin yang cukup banyak; stok bahan baku yang cukup besar agar dapat dipilih sesuai ‘grade’ kualitas bahan yang diperlukan pada setiap produknya; tempat kerja dan gudang yang cukup memadai agar hasil produksi dapat tetap terjaga; serta biaya untuk penetrasi pasar dan promosi agar dapat menjaring konsumen yang tepat dan dapat memberikan order yang cukup besar.

Namun jangan khawatir, bila modal tak cukup besar ada cara yang lebih mudah dan sederhana dengan menjadi maklon (menerima pengerjaan mebel) dari perusahaan yang sudah cukup mapan sambil mempelajari jaringan pasar dan proses produksi. Tentu konsekuensi bahwa keuntungan yang diperoleh tidak terlalu besar dibanding menjadi produsen langsung.

Furniture dengan menggunakan bahan dasar alami memerlukan keahlian khusus dalam proses produksi sehingga perlu melibatkan orang yang memiliki keterampilan khusus. Jika pilihan desainnya sudah baik, pemilihan bahan dasarnya pun sudah prima maka dengan tingkat detail yang sempurna dapat menghasilkan kualitas furniture berbahan dasar alami yang eksklusif sehingga harganya dapat menjadi mahal, tetapi jika gagal mencapainya maka harga yang dipatok sering tidak sesuai dengan hasil akhirnya.

Mebel yang saat ini tengah diminati pasar terutama bentuk peranti untuk duduk, mulai dari kursi makan, lounge, hingga sofa dan kursi tamu atau kursi teras. Dengan kisaran harga mulai dari Rp 700 ribu sampai Rp 3 juta, tergantung ukuran dan model desain. Biasanya permintaan pasar banyak pula dalam bentuk set seperti untuk ruang makan, ruang tamu serta kamar tidur.

Dengan banyak pesaing yang sudah mapan apalagi produknya yang sangat dipengaruhi pasar, maka pemula harus mampu mengkreasikan produknya dengan desain-desain terbaru, menyiapkan diri untuk mendiversifikasi bentuk produk ke produk lain yang berdekatan jika sedang sepi orderan.

Bagi pengusaha pemula yang tidak cukup tahan banting dan tidak memiliki kreativitas yang tinggi, di masa awal akan rapuh dan mudah tumbang, sehingga penting untuk memperhatikan faktor peluang pasar, tren pasar dan pengetahuan tentang situasi/kondisi pasar untuk menjaga kelangsungan usaha jenis ini.

 

Oleh: Prieyo Pratomo, HDII

Executive Advisory Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.