Sabtu, Mei 2, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 962

19-20 Juni BI Sudah Membuka Lakukan Layanan Terbatas

0

Berempat.com – Seiring dengan berlakunya hari libur Lebaran 2018, layanan perbankan pun banyak yang ikut tak beroperasi. Namun, guna menjaga kelancaran sistem pembayaran, Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengungkapkan bahwa Bank Indonesia (BI) telah mengatur jadwal untuk membuka kantor layanan secara khusus.

Sugeng menjelaskan, pelayanan BI mulai akan libur pada 11-14 Juni 2018. Begitu pun pada 15-16 Juni 2018 karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Kemudian, pada 17-18 Juni 2018 BI juga masih meliburkan layanan. Baru pada 19-20 Juni 2018, Sugeng memastikan BI sudah beroperasi meski masih secara terbatas.

“19-20 Juni 2018 BI sudah beroperasi meski secara terbatas khusunya, untuk layanan RTGS, SSSS, SKNBI dan ETP. Ini supaya memperlancar transaksi pembayaran, apalagi beberapa bank sudah buka juga saat itu,” terang Sugeng kepada wartawan di Gedung BI, Jakarta Pusat, Jumat (8/6).

Sugeng pun menyatakan, layanan BI baru akan kembali secara normal setelah libur Lebaran usai, yakni pada 21 Juni 2018. Ia memastikan  seluruh layanan BI sudah beroperasi sesuai jadwal dan normal kembali pada tanggal tersebut.

Pasokan Listrik Jawa-Bali Dipastikan Aman Selama Momen Lebaran

Berempat.com – Pasokan listrik menjadi hal yang cukup disoroti saat mulai menjelang Lebaran. Namun, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy Noorsaman Sommeng memastikan bila pasokan listrik selama momen Lebaran aman.

Pasalnya, menurut Andy, pada perayaan Idul Fitri konsumsi listrik cenderung menurun sehingga cukup untuk melayani beban puncak. And menjelaskan, polanya adalah H-4 sampai H+4 Lebaran konsumsi listrik di Jawa-Bali maupun nasional cenderung menurun.

Lebih lanjut, Andy memaparkan bila saat Lebaran nanti daya mampu pembangkit Sistem Jawa Bali (SJB) sebesar 28.148 MW. Jumlah tersebut pun diklaim cukup untuk melayani beban puncak Lebaran yang diperkirakan mencapai 16.069 MW.

Selain itu, dengan menurunnya konsumsi listrik pada momen Lebaran membuat PLN dapat mengistirahatkan pembangkit listriknya.

“Ada 18 pembangkit yang tidak dijalankan. Itu kurang lebih 7.700 MW. Jadi ada sekitar 10.000 MW aja cadangannya,” imbuh Andy di Depok, Jawa Barat, Jumat (8/6).

Berkurangnya konsumsi listrik sendiri dikarenakan banyak industri sebagai konsumen listrik terbesar yang menutup operasinya.

Tahun ini, pemakaian listrik untuk wilayah Jawa-Bali berkurang hingga 16%. Pada hari biasa, klaim Andy, daya pembangkit SJB dapat mencapai 33.621 MW dengan beban puncak sebesar 25.880 MW.

Andy pun mengapresiasi pekerja PLN yang masih bertugas menjaga pasokan listrik saat masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, menjaga keandalan pasokan listrik merupakan keharusan agar masyarakat tetap nyaman.

“Terima kasih kepada para petugas PLN yang bersedia menjaga keadaan pasokan listrik demi kenyamanan masyarakat. Termasuk pada karyawan administrasi yang juga standby on call 24 jam,” ungkap Andy.

Dan sebagai langkah untuk menjaga kestabilan pasokan listrik, PLN sudah membentuk Posko Lebaran yang beroperasi 24 jam. Posko Lebaran PLN tersebar di seluruh wilayah dan siaga mulai H-7 sampai dengan H +7. Upaya ini dilakukan untuk menjaga pasokan listrik dan antisipasi gangguan jaringan selama Lebaran dan sesudahnya.

Passpod Beri Diskon Khusus bagi Penumpang Garuda Indonesia

Berempat.com – Baru-baru ini Passpod mengumumkan kerja sama dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Kerjasama ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi para wisatawan asal Indonesia yang ingin bepergian ke luar negeri namun tidak ingin dibebani biaya roaming yang tinggi.

Kerjasama yang bersifat cross-selling ini dilaksanakan selama periode tiga bulan antara Passpod dan Garuda Indonesia. Pihak Garuda Indonesia melalui Sales Office dan Ticketing Officernya akan menawarkan promo Passpod dengan potongan sebesar 20 persen kepada setiap penumpang Garuda Indonesia yang melakukan pembelian tiket ke Australia (rute Sydney, Melbourne dan Perth) atau Eropa (London dan Amsterdam).

Selain skema di atas, penumpang juga bisa memilih untuk menyewa modem Passpod secara mandiri lewat situs atau aplikasi Passpod. Bagi yang belum tahu, Passpod merupakan perusahaan penyedia jasa rental modem portable berteknologi 4G.

Untuk pemesanan modem secara mandiri, pengguna dapat melakukannya di situs atau aplikasi Passpod, kemudian menyelesaikan pembayaran. Modem bisa diantar dan jemput lewat kurir atau mengambil sendiri di Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta Terminal 2 dan 3. Pengguna akan mendapatkan satu paket yang berisi USB charger, kabel USB, pouch, dan power bank untuk menambah daya baterai modem.

CEO Passpod Hiro Whardana mengungkapkan, saat ini kebutuhan pelancong sudah merambah pada konektivitas secara digital yang membuat setiap orang memanfaatkan jaringan internet untuk mencari daerah atraksi lokal yang unik, mengakses peta, bahkan mencari rekomendasi tempat makan dan akomodasi secara real time.

“84 persen orang yang melakukan traveling ke luar negeri saat ini membutuhkan koneksi internet yang cepat dan stabil. Karenanya sering kita jumpai pelancong yang bersedia mengeluarkan uang lebih untuk membeli paket data internet. Melalui modem dari Passpod, wisatawan kini dapat menikmati akses internet 4G selama 24 jam dan tentunya lebih murah,” tutur Hiro.

Sementara itu, pihak Garuda Indonesia mengaku senang atas kerja sama yang terjalin dengan Passpod. Menurut VP Jakarta Raya Region Garuda Indonesia Flora Izza, setiap orang yang bepergian ke luar negeri hampir pasti membutuhkan internet. Karena itu, ia pun menilai kerja sama dengan Passpod ini bisa menambah nilai layanan Garuda Indonesia kepada penumpang Garuda Indonesia.

“Kami ingin memastikan, selain mereka (penumpang) menikmati perjalanan yang nyaman dan aman, mereka juga tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga, kerabat atau sekadar mengunggah kegiatan mereka di sosial media,” imbuh Flora.

Di Semester I 2018 Indihome Tembus 4 Juta Pelanggan

0

Berempat.com – Memasuki pertengahan tahun 2018, PT Telkomsel Indonesia Tbk. mencatatkan capaian baru untuk jumlah pelanggan Indihome. Sampai pada 6 Juni 2018 kemarin Indihome mengklaim telah mencatatkan 4 juta pelanggan. Dengan capaian tersebut, Telkom pun optimis melebihi target semula 4,7 juta pelanggan menjadi sekitar 5 juta pelanggan pada akhir tahun 2018.

“Telkom terus memperkuat kualitas jaringan dan meningkatkan coverage layanan IndiHome untuk memenuhi permintaan atas connectivity yang berkualitas tinggi yang telah menjadi bagian kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa ketersediaan connectivity berkualitas tinggi akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ujar Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana dalam keterangan resminya.

Untuk semakin mengakselerasi layanan IndiHome, Telkom secara terus menerus memperkaya konten yang dilengkapi dengan fitur-fitur menarik dan meningkatkan layanan purnajual untuk memberikan pengalaman yang tepat kepada pelanggan, antara lain dengan memperkuat moda layanan digital melalui myIndiHome.

Khusus untuk konten olahraga yang menayangkan berbagai liga sepak bola besar dunia dan Liga Indonesia, NBA Channel serta Golf Channel, IndiHome juga akan menayangkan Piala Dunia 2018 di Rusia dalam saluran khusus sehingga pelanggan dapat menikmati ke-64 pertandingan Piala Dunia secara langsung atau pun memutar ulang dengan memanfaatkan fitur IPTV.

IndiHome juga menyediakan varian layanan yang lengkap termasuk channel TV dan konten lainnya seperti gim, karaoke, serta layanan untuk meningkatkan kecepatan yang bisa diperoleh pelanggan secara add on.

Pada laporan kinerja kuartal I tahun 2018 yang lalu, pendapatan Telkom dari IndiHome tumbuh sebesar 48,4% (yoy) dengan jumlah pelanggan yang tumbuh mencapai 97,0% (yoy). Capaian tersebut menjadikan IndiHome sebagai produk Telkom dengan pertumbuhan paling tinggi. Pertambahan pelanggan IndiHome ini merupakan salah satu yang tercepat di dunia untuk layanan fixed broadband.

“Telkom senantiasa mencari dan memperkuat sumber-sumber pendapatan baru untuk memastikan perseroan dapat tumbuh secara berkelanjutan dalam jangka panjang,” ujar Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen.

Dirjen ILO Beri Apresiasi Atas Program Desa Migran Produktif Milik Indonesia

0

Berempat.com – Direktur Jenderal International Labour Organization (ILO) Guy Ryder mengapresiasi program Desa Migran Produktif (Desmigratif) yang dilaksanakan pemerintah Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ryder saat menerima pertemuan bilateral dengan Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri di sela-sela sidang ILO di Jenewa, Swiss, Kamis (7/6) waktu setempat.

“Kami mengapresiasi program Desa Migran yang digagas pemerintah Indonesia sebagai upaya perlindungan yang menyeluruh bagi pekerja migran Indonesia,” ucapnya sebagaimana dikutip dari keterangan pers.

Setidaknya, ada dua hal yang menjadi perhatian Ryder terkait Desmigratif. Pertama, terkait layanan migrasi sejak di kampung halaman, dan kedua adalah peningkatan kesejahteraan keluarga pekerja migran melalui pengelolaan remintansi dan pemberdayaan ekonomi.

“Belum ada skema perlindungan pekerja migran sejak dari desa seperti yang dilakukan Desmigratif. Sungguh ini sesuatu yang unik dari Indonesia,” ungkap Ryder salut.

Ryder sampai menyebut bahwa Desmigratif bisa menginspirasi negara lain dalam upaya perlindungan pekerja migran.

Hanif pun mengaku terkejut atas apresiasi yang diberikan oleh Ryder tersebut. Pasalnya, Desmigratif tidak menjadi bagian agenda pembicaraan bilateral.

“Apresiasi tersebut di luar dugaan. Tentu ini menyenangkan. Ternyata upaya perlindungan untuk pekerja migran yang pemerintah Indonesia lakukan mendapat perhatian dunia,” ungkap Hanif.

Apresiasi tersebut, lanjutnya, makin menambah spirit para pihak yang terkait Desmigratif, khususnya para Petugas Desmigratif untuk lebih bersemangat dalam membantu, melayani, dan mendampingi pekerja migran dan keluarganya.

Sebagai informasi, Desmigratif adalah program perlindungan terhadap pekerja migran sejak dari kampung halaman yang digagas oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Desmigratif dibangun berdasarkan 4 pilar, yaitu layanan migrasi dan informasi pasar kerja di kantor desa; menumbuhkembangkan usaha-usaha produktif pekerja migran dan keluarganya; mendirikan Rumah Belajar bagi anak pekerja migran; serta memfasilitasi pembentukan dan mengembangkan koperasi.

Sejak 2017, Desmigratif sudah dijalankan di 120 desa kantong pekerja migran/TKI. Tahun 2018 bertambah menjadi 130 desa dan pada 2019 total menjadi 400.

Grab Klaim Berhasil Turunkan 80% Tindak Kecurangan

Berempat.com – Layanan jasa transportasi berbasis teknologi, Grab telah mengklaim mampu menurunkan 80% tindak kecurangan berupa order fiktif atau biasa disebut Opik oleh mitra pengendara. Hal tersebut diungkapkan oleh Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno pada diskusi publik Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) dengan topik ‘Mengurai Fenomena Order Fiktif di Transportasi Online’, Jumat (8/6).

“Sejak 2017, kami telah meningkatkan upaya dan investasi kami dalam teknologi antikecurangan, sehingga berhasil menurunkan 80% tindak kecurangan di platform Grab, serta melakukan beberapa penangkapan sindikat besar di kota-kota seperti Jakarta dan Makassar,” ungkapnya.

Apa yang dijabarkan Tri merupakan hasil dari kampanye ‘Grab Lawan Opik!’ yang diluncurkan untuk mengatasi penipuan pada platform Grab.

“Berdasarkan riset kami, sampai dengan 20% dari seluruh perjalanan di Indonesia akan dirugikan akibat tindak kecurangan, jika tidak segera diatasi. Dalam forum ini, kami sangat senang dapat menghadirkan hasil terobosan kami dalam melawan tindak kecurangan di industri ini,” sambung Tri.

Berdasarkan hasil riset, Tri pun mengklaim bahwa platform Grab mampu dua kali lebih tangguh menghadapi tindak kecurangan dibandingkan para kompetitornya di ASEAN.

Menurut Tri, tindak kecurangan seharusnya menjadi salah satu topik paling penting di industri ride-hailing saat ini. Pasalnya, hal tersebut penyebab hilangnya jutaan dolar bagi mitra pengemudi, investor, dan ekonomi digital di Indonesia.

Namun, dengan menggunakan teknologi terbaru dan berkolaborasi dengan pihak berwajib, Tri mengklaim bahwa pihaknya dapat mengurangi dan melacak pelaku tindak kecurangan dalam platform Grab.

Adapun Tri memaparkan beberapa langkah yang dilakukan oleh Grab dalam melawan Opik. Pertama, ialah membuat alat pencegahan. Selama bertahun-tahun, Grab telah menerapkan berbagai algoritma machine learning pada platform yang dapat mengidentifikasi keadaan adanya kemungkinan terjadinya tindak kecurangan dan menangkal tindak kecurangan terjadi.

Grab sendiri memiliki beberapa paten tertunda pada teknologi untuk mengatasi tindak kecurangan. Misalnya, Grab membuat model yang kuat untuk memprediksi perjalanan yang berisiko tinggi dan menjalankan berbagai upaya untuk mencegah sebagian besar perjalanan yang berisiko terhadap tindak kecurangan sebelum terjadi.

“Kami juga menggunakan grafik dan model jaringan khusus untuk mengungkap dan menangkap sindikat-sindikat tindak kecurangan,” ungkap Tri.

Kemudian, Grab juga telah menciptakan beragam alat pendeteksi tindak kecurangan dalam aplikasi Grab, mulai dari alat pendeteksi GPS palsu hingga tindak kecurangan yang lebih canggih.

Supaya Membeli Oleh-oleh Tak Menjadi Beban Saat Mudik

0

Berempat.com – Mudik Lebaran selalu menjadi momen menyenangkan bagi setiap orang yang mengikuti tradisi tersebut. Di kampung halaman, kita bisa kembali bernostalgia masa dulu dan bertemu dengan kerabat lama, terutama keluarga besar yang jarang bisa berjumpa.

Tapi, pernahkah Anda mendapatkan sebuah pesan dari kerabat dan teman Anda saat mereka tahu Anda akan mudik? Pesan yang menyebutkan kalau mereka ingin dibawakan oleh-oleh khas dari kampung halaman Anda.

Atau sekalipun tak meminta langsung, Anda punya niat untuk membelikan oleh-oleh kepada teman dekat dan kerabat Anda di kota sekembalinya dari kampung halaman. Setidaknya sebagai tanda kepedulian Anda.

Niat baik untuk memberikan oleh-oleh setelah mudik memang tidak salah. Asalkan niat tersebut tak menjadi ‘beban’ bagi Anda karena ternyata Anda harus menghabiskan Tunjangan Hari Raya (THR), atau merogoh tabungan pribadi untuk membeli oleh-oleh.

Supaya niat baik tersebut bisa tetap Anda jalankan tanpa membebani Anda, maka ada baiknya Anda melakukan hal-hal ini.

  1. Tetapkan penerima oleh-olehnya

Supaya tidak melebihi batas, Anda perlu tentukan terlebih dulu siapa saja yang sekiranya perlu Anda prioritaskan untuk dibelikan oleh-oleh. Anda bisa mulai dari rekan kerja di kantor dan tetangga sekitar rumah.

  1. Tetapkan dana

Selain menetapkan siapa saja penerimanya, Anda juga perlu menetapkan dana yang perlu dikeluarkan. Usahakan agar jangan melebihi batas maksimal dana yang sudah Anda siapkan. Dengan begitu, Anda pun tak perlu memaksakan untuk membeli oleh-oleh khas daerah Anda bila ternyata mahal.

  1. Jangan terburu-buru

Namanya belanja oleh-oleh, pastikan Anda tak terburu-buru agar bisa menemukan barang dan harga yang cocok. Karena biasanya saat mudik banyak toko pusat oleh-oleh yang sedikit menaikan harga jual produknya. Tapi, ingatlah bahwa mereka perlu bersaing, karena itu pastinya ada saja toko yang menjual produk lebih murah dibanding toko lainnya.

  1. Pilih makanan khas daerah

Agar berkesan sekalipun bukan barang mahal, Anda bisa memilih oleh-oleh berupa makanan khas daerah. Selain biasanya akan dijual murah di tempat asalnya, makanan jauh lebih bermanfaat karena kemungkinan besar akan dikonsumsi oleh yang menerima.

  1. Bisa pilih jasa ekspedisi

Selain oleh-oleh yang Anda beli, biasanya keluarga di kampung halaman pun akan membekali Anda dengan banyak barang atau makanan untuk dibawa kembali ke kota. Karena itu, kadang kala barang bawaan saat kembali ke kota jauh lebih banyak.

Agar tetap aman, pastikan barang bawaan Anda tidak menyusahkan saat akan kembali ke kota bila menggunakan transportasi umum. Atau barang bawaan Anda tidak membuat kendaraan pribadi kelebihan muatan. Karena itu, Anda bisa memilih jasa ekspedisi sebagai solusi untuk mengirimkan oleh-oleh saat kembali ke kota.

Membeli oleh-oleh dari kampung halaman memang menjadi perbuatan baik sekaligus menyenangkan karena dapat berbagi bersama teman dan kerabat di kota. Tapi pastikan Anda tak terbebani dengan itu semua agar niat baik Anda pun tak sia-sia.

Indonesia Jalin Kerja Sama Antisipasi Dampak Revolusi Digital Bersama Singapura

0

Berempat.com – Di sela-sela berlangsungnya forum International Labour Organization (ILO), Indonesia kembali membuat kesepakatan baru dengan negara tetangga terkait isu ketenagakerjaan. Kali ini Singapura menjadi negara yang menyepakati kerja sama untuk mengantisipasi dampak ketenagakerjaan dari revolusi digital.

Adapun kerja sama tersebut disepakati setelah Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dan  Menteri Tenaga kerja Singapura Josephine Teo melakukan pertemuan bilateral di sela-sela sidang perburuhan ILO di Jenewa, Swiss, Rabu (6/6).

Dalam kesempatan tersebut, Hanif menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Singapura yang selama ini telah bekerja sama dengan Indonesia dalam hal ketenagakerjaan melalui Temasek Foundation dan Singapore Polytechnic.

“Indonesia berharap kerja sama peningkatan skill pekerja harus terus ditingkatkan, guna mengantisipasi dampak revolusi industri 4.0,” ungkap Hanif dalam keterangan resminya.

Hanif pun melanjutkan, Indonesia ingin melihat pengalaman yang telah dilakukan Singapura. Selain itu, Indonesia juga meminta Singapura bertukar pengalaman dalam menjalankan skema pembiayaan peningkatan keterampilan bagi pekerja.

Hanif sendiri mengaku sangat menyadari dampak digitalisasi industri atau yang lazim disebut revolusi industri 4.0, yang banyak menghilangkan jenis pekerjaan konvensional.

Namun, pada saat yang sama akan menghadirkan banyak jenis pekerjaan baru di masa mendatang.  Oleh karenanya, diperlukan pemetaan jenis pekerjaan yang akan muncul di masa mendatang.

“Singapura membuka diri bekerja sama dan berbagi pengalaman dalam memetakan future of work,” kata Josephine.

Menurutnya, dalam mengantisipasi dampak industri digital Singapura telah memperkenalkan konsep industrial map dan profesional engagement, di mana setiap industri memiliki peran penting dalam mengatasi perubahan jenis pekerjaan. Untuk itu, keberadaan pelatihan di setiap perusahaan menjadi sangat penting. Dengan pelatihan, ujar Hanif, akan diketahui kebutuhan jenis pekerjaan di setiap perusahaan.

Tinggi Peminat, Kampanye #MemberiDariHati Shopee Diperpanjang Hingga Akhir Juni

0

Berempat.com – Shopee mencatatkan perolehan besar dalam program Big Ramadhan Sale. Selama bulan puasa hingga menjelang Lebara, Shopee sempat mencatatkan transaksi tertinggi hingga 1,5 juta dalam 24 jam.

Atas capaian tersebut, CEO Shopee Chris Feng pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi pengguna selama rangkaian Big Ramadhan Sale. “Berkat pengguna setia Shopee, kami berhasil meraih peningkatan transaksi hingga 500% dibandingkan dengan Ramadan tahun lalu,” ungkapnya.

Menurut Chris, lonjakan transaksi di Shopee dapat dipicu oleh momen penerimaan THR. Adapun produk penjualan yang mengalami lonjakan pembelian sampai 3 kali lipat jika dibandingkan dengan awal puasa adalah busana muslim, produk-produk kecantikan, dan elektronik.

Tingginya lonjakan pembeli pada program Big Ramadhan Sale rupanya juga berimbas pada tingginya angka donasi dalam kampanye #MemberiDariHati pada aplikasi Shopee.

Pada Rabu (6/6) Shopee mengumumkan keberhasilan kampanye #MemberiDariHati yang berhasil mengumpulkan total donasi Rp 291.030.000, untuk mendukung pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan anak Indonesia.

Penyerahan donasi pun secara resmi telah diberikan oleh Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar kepada Kepala Manajemen Ritel Baznas Fitriansyah Agus Setiawan, dan General Manager Resource Mobilisasi Dompet Dhuafa Urip Budiarto di kantor Shopee Indonesia.

Sebelumnya, kampanye #MemberiDariHati diluncurkan pada 30 April bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Dompet Dhuafa. Kampanye tersebut menawarkan serangkaian paket donasi mulai dari Rp 10.000 hingga 300.000 yang tersedia di Shopee.

BAZNAS dan Dompet Dhuafa akan membantu mendistribusikan donasi ke sejumlah provinsi di Indonesia, seperti Pulau Jawa, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara , Riau, dan NTT.

“Pencapaian Shopee di bulan Ramadhan bukan hanya tentang transaksi bisnis. Melalui kampanye #MemberiDariHati, Shopee ingin ambil bagian untuk berbagi kepada masyarakat Indonesia. Denganl lebih dari 2.500 donatur berpartisipasi dalam kampanye #MemberiDariHati, semoga lebih banyak lagi pengguna Shopee yang bergabung dalam kegiatan ini,” tutup Chris.

Atas capaian tersebut, Shopee pun memperpanjang periode #MemberiDariHati hingga 30 Juni 2018.

Citibank Ajak Masyarakat Galang Donasi Seragam Sekolah ke 5.000 Anak

0

Berempat.com – Citi Indonesia (Citibank) telah meluncurkan kampanye #MaafJadiManfaat untuk mengajak masyarakat menggalang donasi berupa seragam sekolah bagi 5.000 anak-anak prasejahtera di  Indonesia. Kampanye tersebut telah berlangsung sejak Kamis (6/6) dan akan berakhir pada 24 Juni 2018.

Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan Citi Peka (Citi Peduli dan Berkarya), serta sebagai rasa syukur atas 50 tahun dedikasi Citi untuk Indonesia.

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi yang hadir dalam acara peluncuran kampanye #MaafJadiManfaat itu mengatakan, sebagai bank berskala global Citibank memiliki komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di mana pun pihaknya berada, salah satunya melalui pendidikan.

“Kami percaya bahwa dukungan berupa penyediaan seragam sekolah dapat memacu semangat dan rasa percaya diri anak-anak untuk datang ke sekolah dan belajar dengan lebih giat,” ujar Batara.

Untuk bisa mengikuti kampanye tersebut, masyarakat umum tak perlu ikut membelikan seragam sekolah, melainkan cukup membagikan video #MaafJadiManfaat melalui platform digital Facebook. Untuk setiap akun yang membangikan video tersebut, Citibank akan memberikan sumbangan dua set seragam sekolah untuk anak-anak yang penyalurannya bekerja sama dengan Rumah Yatim.

Director Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki mengungkapkan, pihaknya menargetkan video Hari Raya Idul Fitri yang merupakan bagian dari kampanye #MaafJadiManfaat dari akun Facebook Citi Indonesia dapat dibagikan sebanyak 2.500 kali.

“Melalui konversi setiap share video dengan dua set seragam sekolah, maka kami beritikad untuk memberikan donasi berupa 5.000 set seragam sekolah yang akan didistribusikan ke anak-anak prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia, bekerja sama dengan Rumah Yatim,” papar Elvera.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Yatim Nugroho B.W. sangat menyambut baik kerja sama yang terjalin antara Rumah Yatim dengan Citibank Indonesia dalam kampanye sosial #MaafJadiManfaat ini.  Ia menilai, pemberian donasi dalam bentuk seragam sekolah ini sangat tepat sasaran karena banyak anak-anak yatim pra-sejahtera yang sangat tidak percaya diri sehingga menjadi tantangan bagi mereka untuk maju.

“Memberi perhatian kepada mereka dengan penyediaan seragam sekolah membantu meningkatkan rasa percaya diri dan semangat mereka untuk datang dan belajar di sekolah.  Kami mengucapkan terima kasih kepada Citibank Indonesia atas itikad baik dan aksi nyata yang diberikan kepada anak-anak di Rumah Yatim,” ungkap Nugroho.

Lebih lanjut, Elvera pun meminta agar masyarakat mau mengunjungi Facebook Citi Indonesia dan membagikan video #MaafJadiManfaat dalam mewujudkan pemberian donasi 5.000 set seragam sekolah kepada anak-anak prasejahtera di Rumah Yatim.

“Kami berharap semoga inisiatif ini memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak di Indonesia,” tandas Elvera.