Selasa, Mei 12, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 828

Bisnis Kosmetik Meledak, Rihanna Jadi Musisi Wanita Terkaya

0

Siapa yang tak kenal dengan pelantun lagi umbrella, Rihanna. Majalah Forbes menobatkan diva musik pop itu sebagai musisi wanita terkaya dengan kekayaan sekitar USD600 juta. Kekayaan tersebut diperoleh dari musik dan bisnis makeup miliknya.

Bisnis Fenty Beauty yang diluncurkan pada 2017 langsung memperoleh pendapatan USD100 juta dalam 40 hari pertama. Rihanna menjadi musisi wanita terkaya versi Forbes setelah kekayaannya menyalip Madonna dengan kekayaan USD570 juta, Celine Dion USD445 juta, dan Beyonce USD400 juta.

Selain kosmetik, Penyanyi berusia 31 tahun itu memiliki lini bisnis lingerie Savage X Fenty. Wanita bernama lengkap Robyn Rihanna Fenty itu juga menjadi perempuan pertama yang menciptakan label mode Fenty Beauty di perusahaan barang mewah asal Prancis, LVMH, yang memiliki merek Louis Vuitton.

Yang menarik bisnis kosmetik Rihanna, mampu mencetak USD570 juta di tahun 2018. Bahkan brand pakaian mewah Fenty menempatkannya sebagai wanita kulit hitam pertama yang mengelola rumah mode besar di Paris.

Menurutnya bukan uang yang menjadi motivasi hidupnya, namun melakukan apa yang dicintainya membuatnya senang. Ia berharap hidupnya bisa berubah di masa depan. Meski telah menjadi musisi wanita terkaya Rihana cukup mempunyai penthouse senilai USD14 juta di Manhattan, New York, rumah di West London senilai USD8,9 juta.

Rihana juga dipercaya pemerintah Barbados sebagai ambassador untuk mempromosikan pendidikan, pari wisata, dan investasi berkat kiprahnya dengan mendirikan lembaga nonprofit Clara Lionel Foundation (CLF), program di Rumah Sakit Ratu Elizabeth di Barbados dan berbagai program pendidikan.

Antar Paket Hingga 2,2 Kg, Amazon Gunakan Drone

0

Sistem belanja online yang sudah menjadi gaya hidup di Negara-negara maju mendorong perusahaan perdagangan ritel raksasa Amazon segera menggunakan drone untuk mengirim paket. Dengan berat maksimal 2,2 kg dan jarak maksimal 24 km, pesawat tanpa awak ini bisa mengirim barang hingga ke rumah konsumen.

Jeff Willke, divisi konsumen Amazon mengatakan jika pengiriman ini merupakan cara yang paling elegan dan modern yang ada saat ini dan segara akan terealiasasi beberapa bulan ke depan. Paket dengan ukuran kecil bisa langsung sampai di rumah pembeli dalam waktu yang lebih singkat.

Jeff Willke menegaskan jika pengiriman ini akan aman. Hanya saja jika pelanggan datang terlalu dekat dengan pendaratan drone, drone itu tidak akan mendarat

Pihak Amazon mengatakan jika badan penerbangan federal Amerika atau FAA telah memberikan izin untuk memulai percobaan pengiriman barang lewat drone itu.

Kabar gembira tersebut disampaikan Amazon dalam pameran di Las Vegas. Pada kesempatan itu pula Amazon juga mengenalkan kamsul buatan Amazon yang bisa membawa 6 orang penumpang ke orbit di sekittar bumi.

Pasca Diblacklist Trump, Facebook, Instagram, WhatsApp dan Google Raib Dari Ponsel Huawei

0

Memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China sangat berdampak pada penjulan teknologi dan turunannya asal AS ke China. Pasca menerapkan nilai pajak 25% untuk berbagai produk asal China, Presiden Donald Trump juga memasukan perusahaan ponsel asal China Huawei ke daftar hitam (blacklist) padaMei lalu. Trump menduga Huawei dapat disusupi pemerintah China untuk memata-matai Negara lain termasuk AS.

Mengikuti langkah orang nomor satu di AS itu, perusahaan mesin pencarian terbesar Google juga telah menangguhkan kerja sama dengan Huawei. Dengan demikian pengguna Huawei tak lagi bisa update dan melisensi Android di ponsel Huawei mulai pertengahan Agustus 2019. Konon mengatasi hal tersebut Huawei segera Operating Sistem (OS) yang dikembangkan sendiri.

Selain Google, Facebook Inc, raksasa media sosial ini tidak lagi mengizinkan pra-install aplikasi di ponsel Huawei baru. Dengan demikian, ponsel baru asal China itu tak memiliki aplikasi Facebook, WhatsApp, dan Instagram yang terinstal secara otomatis di ponsel Huawei keluaran terbaru.

Seperti diketahui, Huawei kerap memasukkan aplikasi populer pada ponselnya sebelum dijual ke pasar yang memudahkan pengguna. Hal ini pula yang meningkatkan penjualan Huawei. Meski demikian, Pengguna masih bisa mendapatkan aplikasi ini dengan mendownload langsung di Google Play Store dan juga akan menerima pembaruan.

 

Rupiah dan IHSG Menguat Pasca Libur Lebaran

0

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Senin (10/06/2019) nilai tukar rupiah menguat 36 poin atau 0,25 ke level Rp14.237 per dolar AS. Angka ini menguat 0,48% atau 68 poin ke level Rp14.205 per dolar AS.

Penguatan nilai tukar rupiah ini diprediksi sejumlah ekonomi karena data inflasi Indonesia yang segera dirilis minggu depan dengan kisaran angka naik 3,15 persen secara year on year (yoy). Jika proyeksi ekonom benar adanya, maka akan mengurangi spekulasi pasar bahwa Bank Indonesia akan menurunkan suku bunganya.

Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menguat hingga 1,10% ke level 6.277,29. Salah satunya penyebabnya momentum lebaran digunakan politisi untuk melupakan sejenak ketegangan politik yang berdampak investor global optimis untuk bermain di pasar investasi Indonesia.

Menguatnya rupiah maupun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga dipengaruhi aliran dana asing yang cukup deras ke pasar investasi Indonesia. Pergerakan saham di pagi ini didominasi oleh saham yang menguat dengan rincian, 162 saham naik, 41 saham turun, dan 142 saham lainnya stagnan.

Jeblok di Kuartal I, Darmin Yakin Kuartal II/2019 Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,2%

0

Tak tercapainya target pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun 2019 yang hanya berada diangka 5,07% jauh dibawah target 5,2% diyakini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution akan diperbaiki pada kuartal II/2019.

Ada beberapa faktor yang membuatnya yakin akan hal tersebut, mulai dari efek lebaran yang memacu permintaan konsumsi domestik yang tinggi serta daya tarik investasi Indonesia yang meningkat. Menurutnya peningkatan investasi, dorongan ekspor, subtitusi impor, serta peningkatan industri penghasil devisa jadi perhatian.

“Telah rampungnya sejumlah infrastruktur di sejumlah daerah akan meningkatkan investasi swasta diberbagai sektor,” katanya dalam pers rilisnya pada media, Jumat (07/06/2019).

Selain itu, Darmin menyebut dalam tiga tahun terakhir Indonesia bisa menjaga nilai inflasi kisaran 3,5% padahal sepuluh tahun terakhir inflasi berada diangka 5,6%. Di sisi lain 99% kegiatan UMKM yang menjadi motor penggerak perekonomian nasional mampu menyerap hampir 90% tenaga kerja domestik berkontribusi positif.

Bisnis Kuliner Tradisonal Selalu Diburu Kunsumen

0

Usaha makanan bisa dibilang tidak ada matinya, termasuk salah satu yang dianggap paling pesat pertumbuhannya. Dalam setiap bulan ada saja jenis varian produk kuliner baru yang muncul. Dengan demikian, meski perekonomian melesu, usaha kuliner akan tetap moncer dan selalu ada pasarnya.

Melihat hal tersebut tidak heran bila pelaku usaha yang menjalankan usahanya dari rumah banyak yang memiliki bidang kuliner sebagai usaha mereka. Apalagi bila dilihat dari pelaku usaha yang ada, kebanyakan pelaku usaha rumahan adalah kaum wanita yang memang sangat dekat dengan bidang kuliner.

Menurut pengamat bisnis kuliner Bambang Wahyu Purnomo, bagi Anda seseorang yang baru akan terjun ke usaha ini ada baiknya memilih jajanan yang memiliki citarasa yang dapat dinikmati semua lapisan masyarakat termasuk cocok di lidah semua orang. Selain itu Biar lebih aman pilih jajanan tradisional, alasannya karena makanan tradisional biasanya sudah sangat merakyat dan akrab di lidah masyarakat kita.

Pilihan kreativitasnya pun tidak harus mengubah rasa atau bentuk pada makanannya, tapi bisa saja dengan pengemasan yang lebih menarik dan modern, tampilan booth, atau lain sebagainya. Kalau pun harus menampilkan rasa baru perubahan tidak harus secara ekstrem, tinggal bagaimana menambah kreasi pada isian atau topping di atasnya.

Namun dalam bisnis maknan bertahan atau tidaknya usaha jenis ini tergantung dari pengelolaannya sendiri. Biasanya usaha makanan akan menemui kendala pada daya tahan bahan baku yang tidak terlalu lama dan berimbas pada proses pengiriman.

Untuk itu pelaku usaha harus memiliki solusi bagaimana agar tidak mengalami kerugian jika produk tidak laku terjual, seperti membuatnya dalam bentuk beku (frozen) sehingga bisa bertahan lama, atau mengolahnya menjadi pangan ternak, dan sebagainya.

Trik Laris Bisnis Rumahan: Cipatan Produk Unik dan Berbeda

0

Menjalankan Bisnis dari rumah memang sangat mengasikkan. Selain bisa lebih dekat dengan keluarga tambahan penghasilan pun bisa didapatkan. Namun bukan berarti usaha rumahan bukan tanpa persaingan, malahan produk yang dihasilkan dari rumah memiliki persaingan yang sangat ketat.

Dengan semakin banyaknya persaingan usaha tentu saja akan banyak pelaku usaha berusaha untuk membuat produknya berbeda dari yang sudah ada. Menurut pengamat marketing Cahyo Adinegoro, walaupun saat ini banyak produk yang intinya sama namun dengan rumus 3M (melihat, meniru, dan memodifikasi) maka akan banyak ditemukan produk berbeda sehingga akan berdampak kepada pasar yang ada.

Untuk dapat menarik perhatian pasar ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pelaku usaha. Yang pertama adalah produk yang berbeda dari yang sudah ada di pasaran, dengan membuat produk yang berbeda baik itu dibidang kuliner, fesyen maupun kecantikan maka akan banyak menarik pasar untuk datang membelinya. Hal tersebut terjadi karena kecenderungan masyarakat akan sangat tertarik dengan sesuatu yang unik dan berbeda.

Dengan mengeluarkan produk yang berbeda, kemungkinan untuk memikat pasar akan lebih besar sehingga walaupun usaha dijalankan dari rumah potensi omset berlipat bisa didapat.

 

Terinspirasi Khadijah, Wanita Ini Jembatani UMKM Kembangkan Bisnis di Malaysia

0

Perempuan cantik Risti Yuni Lestari, sejak tahun 2014 menjabat CEO Malaysia Indonesia Corporate House (MICH). Sebagai konsultan manajemen bisnis, MICH telah menangani 35 perusahaan, di antaranya pelaku UKM yang ingin mengembangkan usaha di Malaysia.   

Membangun bisnis karena terinspirasi istri Nabi Muhammad SAW Siti Khadijah, yang merupakan perempuan pebisnis. Bagi lulusan S2 dan S3 bidang Administrasi Bisnis dari Belanda dan Jerman, Khadijah menjadi suri tauladan bagi perempuan sehingga membuatnya ingin terjun ke dunia usaha.

Risti juga merupakan dosen entrepreneur di NHI Bandung, serta pembicara talkshow dan seminar. Namun, sebagai seorang ibu skala prioritas adalah keluarga. Menurutnya Allah menciptakan setiap perempuan dengan skala prioritas yang berbeda-beda.

“Ada yang dikasih kepercayaan, tenaga dan pikiran untuk menjaga anak dan suami. Ada perempuan yang dikasih kepercayaan untuk bermanfaat bagi keluarga sebagai tulang punggung,” ucapnya.

Diakui Risti, Allah memberikannya kepercayaan sebagai tulang punggung keluarga, tetapi ia tidak pernah berpikir sebelumnya. Justru inilah yang membuat ilmunya bermanfaat bagi orang banyak. Ia dititipkan Allah untuk menangani skala yang besar menjadi Pembina UKM, mendampingi para UKM dari awal hingga memberikan pendampingan agar mereka naik kelas.

Risti juga dipercaya membina perusahaan-perusahaan yang levelnya lebih tinggi. “Passion saya adalah mengambil ilmu dan mengamalkannya. Ketika saya bermanfaat untuk banyak orang, terutama mahasiswa,” ucap Risti.

Sesuai filosofinya, “hidup itu pilihan”. Manusia menjadi luar biasa karena keputusan-keputusannya yang luar biasa, Sebelum bekerja kita berdoa, sebelum berangkat salam sama orangtua untuk meminta restu, itu hasilnya akan lain dibandingkan jika hal itu tidak dilakukan. Dengan filosofi itu ia ingin menjadi orang yang mampu memberikan teladan kepada orang lain.

Raih Award

Di tahun 2018, Risti meraih penghargaan Action Award dari Action Business, Mei 2018 di Malaysia. Desember 2018, Risty kembali mendapaykan Top Leader Award dari Seven Media yang disponsori oleh Kementerian Koperasi. Menurut Risti, mendapatkan suatu award adalah barometer yang menurut manusia kesuksesan diukur dari situ.

“Walaupun award bukan tujuan saya dalam melakukan sesuatu, tetapi Alhamdulillah ada apresiasi dari orang yang memperhatikan sepak terjangnya. Ini menjadi suatu amanah untuk saya, agar di tahun 2019 menjadi lebih baik lagi,” paparnya.

Menurut Risti, manusia tidak memiliki level puas. Namun, kembali ke titik awal, jika ingin mempertahankan adalah passion dan niatnya untuk bermanfaat bagi orang banyak. Niat tersebut sangat sulit, karena kita terkadang selalu menginginkan sesuatu.

Mencapai kesuksesan tidak mudah. Di tahun 2019 ia ingin melakukan sesuatu yang jauh lebih baik lagi dari tahun 2018. Mengawali tahun, Risti bermuhasabah mengenai apa yang kurang dalam dirinya, yakni mudah percaya terhadap orang lain. Dampaknya, ketika salah satu partner, klien atau staf melakukan sesuatu hal di luar ekspektasinya menimbulkan fitnah dan berimbas pada perusahaan.

“Di satu sisi itu baik, tetapi di sisi lain itu adalah kelemahan. Ini dijadikan suatu alarm kelemahan saya. Saya melihat kegagalan-kegagalan di 2008 adalah kelemahan saya ini. Insya Allah di tahun 2019 akan saya perbaiki dalam hal fix management,” ucapnya.

Di tahun 2019 Risti juga ingin menambah bisnis yang lain, di luar sebagai konsultan dari bisnis enterpreuneur dan developers sudah dijalankan saat ini. Ia ingin menjadi presenter program CSR yang sudah dijalankan. Cita-cita besar Risti tahun 2019 ini akan menjadikan santripreneur, yang digembleng menjadi biro usaha yang baik menurut kaidah Islam.

Risti menyadari sekarang jamannya digital milenial, sehingga strategi perusahan harus mengikuti zaman now. Di antaranya infrastruktur yang harus dibenahi sehingga dapat diterima di era digital milenial. Karena itu, Risti lebih concern untuk digital marketing.

Risti memiliki staf perusahaan dari kalangan milenial untuk bidang digital marketing. Mereka memasarkan produknya atau menaikkan perusahaan menjadi lebih melek digital. Untuk itu, ia banyak menggunakan media kreatif yang bersinergi dengan perusahaan.

Karyawan

Saat ini Risti membawahi 20 orang karyawan inti dan 300 orang yang mengurus olshop. Dalam rekruitmen karyawan, ia tidak memandang lulusan mana. Baginya, yang terpenting memiliki ketekunan dan tanggung jawab. Risti menggunakan insting sehingga tanpa ragu mempekerjakan mantan preman sebagai karyawan yang memegang satu departemen.

“Saat itu sempat ada pertentangan dari direktur dan lainnya, karena yang saya lakukan out of the box. Ketika saya dilawan, saya melawannya dengan membeli saham tertinggi sehingga saya bisa berbuat yang saya inginkan. Yang pintar banyak, tetapi mengembangkan kapasitas orang dari bibit itu perlu pendampingan,” paparnya.

Ternyata bibit yang dilihat Risti benar-benar bisa bekerja dengan baik. Karyawan bagi Risti adalah aset sehingga sudah tujuh tahun, hampir 65 persen karyawan adalah pegawai lama. Karena itulah, Risti selalu memperoleh keberkahan, apa yang diinginkan selalu diberikan oleh Allah.

Manajemen Waktu.

Menjalani kesibukan diperlukan management time. Namun seringkali ada sesuatu yang harus dikorbankan. Sejak muda, ia tidak memiliki kehidupan sosial karena sibuk dalam pendidikan. Namun saat ini ia lebih memiliki kehidupan sosial, bertemu dengan banyak orang.

“Dulu memang saya fokus mengembangkan diri, atau bahasa kasarnya menyiksa diri. Bagi saya menikmati prosesnya apapun harus dinikmati sehingga tidak keberatan untuk melakukannya,” ucap perempuan berusia 33 tahun ini.

Risti bersyukur meski selalu memiliki kesibukan, keluarga selalu mendukung penuh. Bagi Risti orangtua sebagai satu sinergi yang memang harus didapatkan untuk mencapai sesuatu dukungan dan memiliki peran penting.

Karena itu, seminggu sekali di hari Sabtu dan Minggu, Risti meluangkan waktu untuk keluarga, seperti melakukan outbond, mengikuti kajian pesantren bersama keluarga. “Saya punya waktu-waktu tertentu, teman-teman saya tahu Sabtu Minggu saya tidak mau diganggu dalam bisnis atau kegiatan apapun,” ucap Risti.

Kesulitan Masa Lalu Menampa Anak Miskin Menjadi Pemilik Klinik Kecantikan Sukses

Jangan melihat seseorang setelah ia sukses. Tengoklah perjalanan hidup dan proses yang harus dilaluinya hingga ia mencapai kesuksesan yang sempurna. Dialah dr. Richard Lee, MARS, dipl. AAAM, seorang anak miskin yang melalui berbagai kesulitan hidup dimasa kecilnya. Namun dengan tekad kuat, ia berjuang demi masa depan yang lebih baik.

Richard Lee demikian nama lengkap pria kelahiran Medan, 11 Oktober 1985 yang besar di Palembang. Rachard begitu ia disapa menceritakan betapa dramatisnya kehidupan yang dilaluinya kala kecil. Richard lahir dari keluarga yang tidak mampu, bahkan terbilang sosial ekonomi rendah.

Ia tinggal bersama keluarganya di lantai paling atas rumah susun yang notabane menjadi tempat termiskin. Meski hidup serba kesusahan, orang tua Richard selalu berusaha memberikan yang terbaik, terutama dalam hal pendidikan.

Richard tak pernah lupa jika setiap awal sekolah, ia selalu melihat orangtuanya menghadap Pastur Paroki untuk memohon pengurangan biaya sekolah, baik uang tahunan ataupun SPP. Hal tersebut berlangsung dari SD hingga SMA (SD Xaverius 4, SMP dan SMA Xaverius 1). “Orangtua selalu mengharapkan pengurangan biaya dari yayasan dan pinjaman dari tempat lain,” ujar Richard mengenang.

Kesulitan hidup yang dialami orangtua dipeparah dengan kenyataan Richard bukanlah anak berprestasi di sekolah. Prestasinya terbilang berada di peringkat buntut. “Dulu saat SMP pernah ranking 28 dari 32 siswa,” tambahnya.

Titik Balik

Namun jalan hidup Richard berubah saat ia duduk di bangku SMA. Entah apa yang membuatnya berubah menjadi anak yang rajin belajar. Bahkan di mata pelajaran yang umumnya menjadi “musuh” sebagian siswa yakni matematika dan fisika, ia selalu mendapatkan nilai yang sempurna. Hingga akhirnya ia diikutkan kompetisi Olimpiade Matematika dari sekolahnya.

Sontak hal tersebut membuat bangga dan menjadi motivasi yang terus menerus menyemangati setiap langkahnya. Keseriusannya berlajat Matematika membuatnya menjadi siswa yang mewakili Kota Palembang dalam ajang Kompetisi Olympiade Matematika tingkat Nasional.

Memasuki kelas 3 SMA, saya sadar bahwa saya dari keluarga miskin, dan tidak mungkin mengambil kuliah jurusan matematika. Sehingga ia memutuskan untuk menjadi dokter. Banyak guru menyayangkan keputusannya, mengingat bakatnya di bidang matematika yang cukup gemilang.

“Tapi saya yakin menjadi dokter akan membuka gerbang baru bagi saya,” katanya.

Khawatir Richard putus kuliah di tengah jalan, orangtuanya sempat tak menyetujuinya mengambil kuliah kedokteran, Maklum biaya kuliah di fakultas kedokteran yang lebih mahal dari bidang lainnya.

“Saya sempat menangis saat itu, hingga akhirnya orangtua mengiizinkan namun hanya boleh ambil kedokteran di kota Palembang, tempat saya tinggal. Singkat kata pada tahun tersebut saya lulus Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dengan jalur SPMB. Dan orangtua sangat bangga saya bisa menyandang gelar dokter,” jelasnya.

Namun dibalik kebanggan sang orangtua, ada jasa besar, jerih payah dan kerja keras orangtua selama membiayai Richard kuliah.

“Pada saat itu, uang masuk kedokteran UNSRI Rp 10 juta dan SPP Rp 240 ribu/semester. Lagi-lagi orangtua saya rutin menghadap rektor agar dapat mencicil uang masuk kuliah selama 2 tahun,” paparnya.

Pasca menjadi dokter, Richard masih miskin, tidak ada rumah (masih sewa) dan kendaraan. Namun kehidupan mulai membaik setelah ia berkarir sebagai dokter di tahun 2009 di salah satu perusahaan di Sinarmas Group di Palembang.

Merintis karir dari bawah, hingga akhirnya ia dipercaya menjadi Direktur Utam satu anak perusahaan Sinarmas bagian kesehatan di tahun 2011. Perlahan ia dapat membeli rumah dan kendaraan, sampai akhirnya ia  mendirikan klinik kecantikan.

Kecantikan dengan Bahan Alami

Inspirasinya merintis usaha klinik kecantikan datang dari sang istri dr. Reni Effendi. Ada hal menarik yang membuat klinik kecantikan yang diberi nama Athena itu diminati masyarakat. Sang istri selalu berusaha membuktikan cantik dengan cara yang benar.

“Bukan hanya bisnis kecantikan instan. Beliau memberikan filosofi tentang kecantikan yang sesungguhnya. Saya hanya mengembangkan konsep beliau,” ujar pria yang hobi nonton, dan mengajar ini.

Richard yang saat kecil bercita-cita menjadi penemu (professor), belum sempat mencapai cita-citanya tersebut karena kondisi ekonomi keluarga yang menyebabkannya kuliah dengan mengambil jurusan kedokteran daripada bidang science (matematika).

“Karena saya berfikir jadi dokter akan kaya, tapi ternyata salah ya. Jadi dokter kamu gak akan kaya, tapi paling tidak, memang gak ada dokter yang miskin,” tegasnya.

Lebih lanjut Richard mengatakan untuk menjadi kaya diperlukan karya, ide dan gagasan yang baru, disertai kerja keras, maka profesi apapun akan bisa sukses.

“Saya sudah membuktikan hal ini, baik sebagai Direktur kesehatan perusahaan ataupun sebagai pemilik klinik kecantikan, yang notabene berbeda aliran, namun dengan ide dan gagasan serta karya, maka akan menghasilkan kesuksesan,” ungkap ayah 2 anak ini.

Salah satu keunggulan Klinik Kecantikan Athena adalah treatment dengan bahan-bahan alami. Ia menyebut beberapa contohnya seperti glowing treatment yang cukup legendaris menggunakan fermentasi labu kuning, treatment untuk jerawat menggunakan fermentasi beras hitam, treatment untuk mencerahkan wajah dengan menggunakan ekstrak kiwi dan tomat, serta menggunakan DNA salmon untuk menghilangkan flek wajah.

“Skincare kami menggunakan bahan alami dengan menggunakan ekstrak timun, sari kayu manis terbaik, ekstrak kiwi, dan lain-lain, sehingga terjamin aman dan nyaman digunakan jangka panjang,” imbuhnya.

Ia pun dapat merasakan kerja keras dan karya yang telah ditorehkannya di klinik kecantikan bersama sang istri. Kini Klinik Kecantikan Athena memiliki 3 klinik dimana 2 di kota Palembang (pusat) dan 1 di kota Medan. “2019 ini kita akan buka di Jakarta dan selanjutnya di kota besar lainnya,” janjinya.

Mantan Karyawan Bank yang Sukses Jadi Pengusaha Busana Muslim

0

Arfiani, Owner Hureem by Fia memiliki passion di dunia fesyen ini semakin memantapkan diri terus berkarya menghasilkan produk-produk fesyen syar’i yang modern, simpel, elegan namun terjangkau banyak kalangan. Fia mengatakan tetap berkarya denan menjaga kualitas secara berkesinambungan. Di tahun ini Fia memiliki beberapa rencana dan strategi-strategi baru yang akan meningkatkan kualitas produk yang akan dihadirkan.

“Mungkin ada beberapa yang perlu ditingkatkan atau diperbaharui baik dari model, bahan, motif dan warna yang lebih variatif,” ujar wanita kelahiran Parepare, 15 Maret 1976 ini

Ibu dari Kayla Azzahrah (14) dan Muhammad Al Hilly (9) ini menceritakan perjalanan bisnisnya yang dirintis dari nol. Sebelum menjadi seorang pebisnis, Fia hanyalah seorang karyawan salah satu bank BUMN yang selalu dikejar target dan kerja under pressure.

“Saya rasa passion saya di bisnis, jadi karyawan nggak bisa kayaknya. Disini target saya apakah desain saya diterima masyarakat gitu aja,” ujarnya.

Dengan modal goresan tangan mendesain busana syar’i ala kadarnya, ia memulai peruntungan di dunia bisnis busana syar’i yang lima tahun lalu baru tren. Dengan memilih jenis bahan yang berkualitas bagus, namun ringan di badan serta memilih penjahit berpengalaman, Fia memulai bisnis busana syar’i yang diberi label Hureem by Fia. Tak disangka busana syar’i kreasinya cukup diminati pasar.

“Saya pilih busana syar’i karena  simpel, nggak terlalu banyak model yang penting longgar dan nyaman digunakan,” ujarnya.

Selain menghadirkan busana syar’i, Hureem by Fia juga memproduksi busana muslim daily to wear, kebaya hijab, gaun pesta muslim hingga yang terbaru hijab anak.

Simpel nan Elegan

Dari berbagai produk busana muslim yang dibuatnya, memiliki ciri khas simpel namun elegan. Yang terpenting harga yang ditawarkan bisa dijangkau banyak kalangan. Dari awal ia ingin menunjukkan orang berbusana syar’i itu tetap terlihat cantik, modis dan kekinian. Yang penting, tidak perlu mahal. Dengan pertimbangan ini pula Fia memilih membuat busana syar’i yang simpel, tidak terlalu ramai dengan aplikasi maupun aksesoris.

“Paling saya pakai sedikit aksesoris di satu sisi seperti payet atau renda hingga swaroski sebagai pemanis untuk busana syar’i pesta,” tambahnya.

Selain menghadirkan fesyen syar’i bagi dewasa, Fia juga mengenalkan busana syar’i anak. Dengan mengkombinasikan bahan ceruti dan bahan kaus di bagian bahu membuat busana syar’i anak Hureem by Fia tidak panas, nyaman dan anak tetap bebas bergerak dengan rok lebar bak putri Elsa serial frozen yang sangat dimianti anak-anak.

Fia yang menginginkan semakin banyak orang berbusana muslim syar’i lebih menjadi motivasi utamanya. Karena itu, ia pun menawarkan koleksi Hureem by Fia mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 2,4 juta saja.

Meski memproduksi dengan harga yang cukup terjangkau banyak kalangan, produk Hureem By Fia memiliki kualitas bagus dan diproduksi secara terbatas. Untuk produk daily to wear hanya diproduksi 30-40 pieces dengan beberapa pilihan warna. Selain itu ada pula yang hanya dibuat 12 pieces hingga limited 4-6 pieces untuk yang premium Rp 1,5 juta hingga Rp 2,4 juta.

“Kalau sudah habis dan masih banyak yang pesan paling saya produksi repeat sekali lagi. Untuk yang premium kita buat sangat terbatas,” jelasnya. Dalam sebulan Fia mampu memproduksi sekitar 100 pieces busana syar’i berbagai model dan warna.

Fia mengatakan banyak hal yang ia temui selama menekuni bisnis. Salah satunya ia banyak menemui berbaga jenis bahan dan motif berbagai daerah yang bisa dipadupadankan hingga menghasilkan busana syar’i yang menawan.

Salah satunya ia pernah menggunakan batik Solo sebagai bahan untuk kebaya syar’i hingga bahan sutera asal Makassar. Ke depan ia juga akan menggunakan batik lasem asal Jepara yang belum banyak diguinakan desainer lain.

Promosi Dibantu Artis

Guna terus menarik konsumen wanita yang hobi travelling ini selalu mengeluarkan paling tidak 4 model baru tiap bulannya. Selain memasarkan produknya dia jejaring sosial, Hureen by Fia memiliki outlet di The Lady FX Senayan dan Parepare, Sulawesi Selatan.

Selain itu Hureem by Fia juga getol mengikuti berbagai ajang pameran, bazaar dan fashion show di berbagai pusat perbelanjaan di Jakarta dan beberapa kota lainnya seperti Pejaten Village, Gandaria City, Kota Kasablanka, Jakarta, Medan, Palembang, Surabaya, Kendari, Makassar dan kota lainnya.

Hureem by Fia juga kerap mengikuti ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 di JCC, Jakarta. Bukan hanya di dalam negeri, Hureem by Fia juga kerap mengikuti pameran di luar negeri seperti Halal Festival di Malaysia dan akan segera terlibat dalam pameran fashion di London, Oktober 2018.