Selasa, Mei 12, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 814

Waw…, Kurang dari Rp 10 Juta Sudah Bisa Buka Usaha Minuman Kekinian

0

Selain bisnis makanan, minuman adalah salah satu bisnis yang memiliki perputaran usaha yang sangat cepat. Tak heran banyak calon investor yang tertarik dengan bisnis minuman. Apalagi minuman kekinian yang tengah diminati anak milenial akhir-akhir ini. Sebut saja bagai mana laris manisnya gerai Haus, Tai Tea, Dum Dum, Glek Glek dan masih banyak lagi.

Segarnya untung bisnis minuman membuat pelaku usaha tumbuh bak jamur di musim hujan. Salah satunya Pop-Pop, yakni minuman kekinian yang menawarkan tawaran investasi menarik. Peluang bisnis ini ditawarkan pertama kali di pameran International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2019

Pop-Pop begitu menarik minat pengunjung pameran waralaba di JCC Senayan, Jakarta lantaran tawaran harganya yang sangat menarik. Dengan modal kurang dari 10 juta, siapa pun sudah bisa membuka usaha minuman kekinian ini.

Dengan membayar investasi Rp 9,9 juta, mitra sudah bisa menjadi pebisnis waralaba minuman Pop-Pop termasuk mendapatkan booth eksklusif, free 100 porsi awal, dan delivery. Ini harga promosi selama pameran, pasalnya harga normal di angka Rp 18 juta.

Perlu diketahui kontrak kerja sama penggunaan merek waralaba Pop-Pop ini berlaku selama 3 tahun yang bisa diperpanjang. Mitra diprediksi bisa mencapai balik modal 3 bulan dengan menjual 75 gelas dengan sebesar Rp10.000. Dengan asumsi omset Rp 9 juta dan untung bersih sekitar 3,25 juta.

Selain Pop-Pop juga ada tawaran dari minuman street cafe Loi-Loi yang menawarkan investasi untuk stand booth-nya saja seharga Rp8,5 juta. Invetasi tersebut sudah termasuk neon box, wooden craft, board menu, banner menu atau promosi dan support item diluar bahan baku. Pengelola Loi-Loi, Boy Alkasih bahan baku lengkap sendiri ditaksir mencapai Rp15,9 juta.

Loi-Loi sudah tersebar di berbagai daerah seperti Jakarta, Bekasi, Makassar, Surabaya, Pontianak. Dengan segmentasi pangsa pasar generasi milenial. Adapun minimum penjualan 60 cup dan rata-rata 100 sampai 150 cup. Karena itu disarankan mitra mencari lokasi dekat dengan area kampus atau dekat keramaian.

 

Faktor Penentu Berhasil atau Gagal  Bisnis Start-up

0

Setelah berinteraksi dengan ribuan peserta pelatihan entrepreneurship dari berbagai latar belakang keluarga, pendidikan, dan daerah asal mereka, saya menemukan 5 faktor yang secara signifikan sangat menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah start up usaha baru.

Pola Pikir Entrepreneur

Hal yang sangat fundamental membedakan mereka yang berhasil dan yang gagal adalah keberhasilan menginternalisasi pola pikir entrepreneurial dalam proses belajar mereka. Walaupun terasa mudah, namun ternyata tidak sedikit di antara mereka yang memulai usaha baru gagal dalam merengkuh pola pikir ini. Inilah kegagalan fundamental yang mengakibatkan semua usaha lain yang dijalankan menjadi sia-sia.

Pola pikir entrepreneurial ini memiliki ciri kehausan seseorang terhadap peluang baru yang ada di depannya. Ketika seseorang akhirnya memiliki kebiasaan berpikir dengan pola pikir tersebut, maka secara konstan orang itu akan terus menerus memikirkan peluang baru bagi usahanya.

Sangat menarik jika seseorang yang biasa berpikir ke depan atau memikirkan masa depan. Ia akan mempersiapkan dirinya dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi di masa depan karena ia sedang mencoba merancang masa depan usaha yang baru dimulainya. Ide-ide baru yang muncul tidak dihakimi semata-mata oleh data historis tetapi lebih kepada perkiraan tren yang akan terjadi di masa depan. Setiap masalah yang muncul dalam perjalanan usahanya akan dianggap sebagai kesempatan munculnya perubahan yang membawa kepada peluang penciptaan bisnis baru.

Inovasi

Kata yang bombastis mewakili entrepreneur yang berhasil ternyata juga adalah kata yang membawa banyak start up kepada kegagalan. Mengapa demikian? Karena mereka gagal menghubungkan ide usaha mereka baik barang atau pun jasa kepada penerimaan pasar.

Dengan akal sehat kita bisa melihat bahwa jika sebuah usaha didorong oleh penciptaan produk baru tanpa memeriksa dengan seksama kenyataan di sisi permintaan pasar, maka usaha yang didorong penciptaan produk baru ini akan masuk dalam kategori opportunity seeking dengan derajat kesulitan yang tinggi dalam menembus pasar lama, apalagi pasar baru yang hendak diciptakan. Maka tidaklah mengherankan jika dalam skema memulai usaha baru yang seperti ini banyak produk baru masuk ke dalam lembah kematian inovasi.

Dalam konsep yang berlawanan dengan di atas, maka sebuah start up memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Karena merupakan penciptaan usaha yang didorong oleh adanya identifikasi peluang di masyarakat yang besar bahkan memiliki potensi usaha tanpa pesaing. Sudah seharusnya inovasi yang didorong adalah opportunity driven innovation (inovasi berdasarkan pengidentifikasian peluang).

Model Bisnis

Menjadi penentu keberhasilan yang ketiga. Model bisnis digambarkan sebagai skema bagaimana sebuah usaha mengidentifikasi peluang di masyarakat dan bagaimana cara melayaninya sehingga menghasilkan penciptaan nilai dalam profit financial yang didapat.

Alexander Osterwalder & Yves Pigneur dalam buku Business Model Generation mengusulkan sembilan elemen penentu sebuah model bisnis, yakni segmen pasar, relasi pelanggan, saluran komunikasi, penawaran, arus penjualan, aktivitas kunci, sumber daya kunci, mitra kunci, dan struktur biaya. Dari kesembilan elemen ini yang menjadi penentu keberhasilan model bisnis ini adalah kejelasan atau dapat diterimanya penawaran produk atau jasa oleh segmen pasar yang tepat.

Catatan penting untuk hal ini adalah model bisnis yang ada, perlu terus menerus diperbaiki sesuai dengan realita pasar yang dihadapi. Model ini perlu dievaluasi, dipelajari dan dirancang ulang jika perlu secara berkala.

Doblin Analysis dalam sebuah laporan hasil penelitiannya tentang relasi prinsip Paretto dan penciptaan nilai dalam sebuah perusahaan menentukan bahwa model bisnis dan jejaring adalah dua faktor yang bertanggung jawab dalam penciptaan nilai terbesar.

Jejaring

Ada dua isu penting di sini, yang pertama seberapa besar jejaring yang tersedia dan bisa dijangkau, yang kedua bagaimana metode paling efisien dan efektif dalam menjangkau jejaring tersebut. Hal pertama menyangkut seberapa besar jangkauan pasar yang bisa dikelola yang berikutnya berbicara tentang saluran apa saja, dalam model bisnis yang dirancang tadi, yang tersedia untuk dijangkau.

Dari sini kita bisa melihat apakah model bisnis yang dirancang dan jejaring yang dikembangkan dapat menentukan usaha baru bisa mencapai kestabilan penjualan atau tidak dengan profit yang lebih besar sedemikian rupa, sehingga keberlangsungan usaha bisa diciptakan.

Pemasaran yang Efektif dan Efisien

Dengan dana yang terbatas, maka metode pemasaran yang murah namun ampuh menjadi penentunya. Tantangan dalam tahap awal penciptaan usaha baru adalah bagaimana memenangkan kepercayaan masyarakat. Dengan kata lain profit yang tinggi akan tercipta seiring dengan reputasi yang didapat dari pasar.

Akhirnya, kita bisa bayangkan hanya mereka yang memiliki semangat yang tinggi, kerja keras yang konsisten dan percaya diri akan bisa mencapai keberhasilan penciptaan usaha baru. Hanya merekalah yang sungguh-sungguh memiliki hasrat besar untuk berhasil yang bisa melewati semua perjuangan ini sampai keberhasilan berada di genggaman tangan.

 

Oleh: Agung Bayu Waluyo, PhD

Direktur Program Universitas Ciputra Enterpreneur Centre

Tidak Semua Material di Industri FMCG Cocok Gunakan Auger Filler Machine

Berempat.com – Industri fast moving consumer good (FMCG) atau barang konsumen yang bergerak cepat perlu alat yang mampu mengemas produk-produknya dengan cepat. Pasalnya, industri satu ini memang mengandalkan kecepatan dan ketepatan sebagai kunci keberlangsungan bisnis. Dan alat yang memang harus digunakan yaitu Auger Filling Machine.

Auger Filling Machine adalah mesin yang mampu mengisi material ke dalam kemasan dengan jumlah yang tepat. Produk disimpan dalam bejana yang disebut hopper dan dalam setiap siklusnya filler akan memasuk-masukkan sejumlah produk yang telah ditentukan ke dalam kemasannya.

Auger filling machine memiliki bentuk menyerupai corong yang berfungsi sebagai lubang untuk mengisi material ke dalam kemasan dengan akurat.

Mesin ini penting digunakan sebab bicara kemasan tak hanya bicara pengemasan yang menarik. Namun lebih dari itu, setiap kemasan harus terisi jumlah produk yang tepat. Mesin ini memang ditujukan untuk membantu proses pengemasan produk dengan cepat dan tepat.

Material yang Bisa dan Tidak Cocok Menggunakan Auger Fillers

Sebagaimana diperuntukkan bagi industri FMCG, Auger Filler Machine memang dapat memindahkan material dalam bentuk bubuk, cair, semi padat, atau granular ke dalam wadah. Namun, perlu diketahui bahwa tak semua produk bisa menggunakan alat ini untuk pengemasan.

Untuk material yang bisa menggunakan mesin ini yaitu produk seperti gula, garam, deterjen, rempah-rempah, kopi, teh, adonan, makanan, kosmetik (bubuk atau krim), atau makanan siap saji seperti mi maupun dalam bentuk cairan yang dapat dengan mudah memanfaatkan mesin ini untuk pengemasan.

Namun, ada beberapa material yang tak cocok menggunakan mesin ini karena sifat material dan cara kerja mesin yang berbeda. Beberapa di antaranya seperti tembakau dianggap tak cocok karena dapat tersangkut di sekitar auger. Sementara hal yang sama bisa juga terjadi pada produk halus lain seperti buah mentah, sayuran, dan sereal.

Komponen Penting Auger Filler Machine

Selain mengetahui apa saja material yang cocok dan tidak cocok menggunakan Auger Fillers, kita juga perlu tahu apa saja komponen utama Auger Fillers.

Dimulai dari sistem pengisian auger yang memiliki lima sub-sistem utama:

  1. Rakitan drive: komponen ini termasuk motor, transmisi dan mekanisme start/stop untuk pengisian yang akurat. Mesin dengan sistem kopling dan rem atau servo.
  2. Hopper: Ini adalah bejana yang menyimpan material yang sedang dikemas. Materi dipasok ke perkakas dari hopper.
  3. Perkakas: Perkakas terdiri dari sistem-sistem yang dapat diubah untuk memenuhi persyaratan yang diatur. Perkakas tergantung pada jenis pengaplikasian dan material yang diisi. Biasanya ini terdiri dari auger, agitator (s), corong dan komponen pengisian lainnya.
  4. Struktur pendukung: Ini adalah struktur di mana seluruh sistem berdiri.
  5. Kontrol: Mekanisme yang memungkinkan operator mengontrol mesin.

Jenis Perkakas

Sebagaimana fungsinya, perkakas memiliki beragam jenis yang berbeda sesuai dengan yang bisa digunakan oleh mesin auger untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dan menyesuaikan dengan jenis material yang digunakan. Lalu, apa saja jenis perkakas yang ada?

  1. Self feed: Cocok untuk pasta tebal dan bubuk halus yang dapat dikompresi seperti tepung, tepung maizena, campuran kue, bubuk protein, kakao, senyawa kaca, dll.
  2. Stright feed: Ini cocok untuk produk bersisik atau granular yang tidak dapat dikompres dan tidak mengalir bebas. Misal kulit psyllium, oregano, kopi instan, dll.
  3. Free flow: Perkakas ini untuk produk granular keras yang mengalir dengan mudah seperti biji kopi, garam, manik-manik, gula, pasir, dll.
  4. Double Knife Tooling: Perkakas ini dapat digunakan untuk makanan olahan yang lunak seperti salad, semur, nasi matang, dll.
  5. Liquid Tooling: Cocok untuk cairan dan bahan krem seperti minyak, madu, lotion, kosmetik krim, dll.

Dengan perkakas yang tepat, pengisi auger dapat digunakan untuk berbagai macam produk dan aplikasi. Ada banyak model yang berbeda untuk kebutuhan yang berbeda. Jenis material yang harus diisi, kuantitas isi dan kecepatan, serta ketepatan yang diperlukan adalah beberapa parameter utama yang menentukan jenis mesin yang akan digunakan untuk aplikasi tertentu.

Auger Filling Machine yang berkualitas dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisa didapatkan di PT Dissindo Pratama, perusahaan penyedia berbagai conveyor dan mesin untuk keperluan pabrik.

#Adv

Segera Capai Target Finansial, Grab Kembali Dapat Suntikan Likuiditas

0

Seminggu pasca perusahaan platform Grab berhasil mengumpulkan dana US$300 juta dari perusahaan investasi yang bermarkas di Amerika Serikat (AS) Invesco, kini perusahaan yang berbasis di Malaysia ini kembali mendapatkan suntikan dana segar dari perusahaan keuangan asal Irlandia bernama Experian.

Meski tak disebutkan jumlanya mengucurkan modal ke dalam putaran pendanaan seri H Grab. Kerjasama kedua perusahaan ini akan memanfaatkan teknologi dan analisis data untuk mengasah cara Grab dalam menyajikan penawarannya untuk pengguna di Asia Tenggara.

Ben Elliott CEO Experian Asia Pacific mengatakan kemitraan ini membantu mencocokkan permintaan dan pasokan akses keuangan ke semua konsumen dan bisnis, mendorong inklusi keuangan yang lebih besar

Sepertinya langkah Grab menghimpun dana US$6,5 miliar hingga akhir 2019 bisa segera tercapai. Maklum dengan berbagai suntikan modal terbaru semakin mendekatkan Grab mencapai target tersebut.

Seperti diketahui belum lama ini Grab meluncurkan Grab Finansial. Grab juga tengah berupaya meraih lisensi perbankan digital di Singapura untuk memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan keuangan regional.

Pentingnya Memahami Permintaan Konsumen

0

Salah satu kunci keberhasilan sebuah usaha adalah dengan memahami permintaan dari konsumen. Secara teori, ada hukum permintaan yang mengatakan, “apabila harga sebuah produk tinggi/mahal, maka permintaan konsumen akan berkurang, dan sebaliknya bila harga produk tersebut turun maka permintaan konsumen terhadap produk tersebut akan meningkat”, dengan catatan faktor selain harga, untuk sementara dianggap tidak berubah (ceteris paribus).

Hukum permintaan tersebut memberikan pesan yang sederhana bagi pelaku usaha, jika ingin permintaan dari konsumen naik, maka turunkanlah harga. Namun demikian, dalam kehidupan sehari-hari, sering kali hukum tersebut tidak berjalan karena selain harga banyak faktor lain yang mengalami perubahan (syarat ceteris paribus tidak berlaku). Sehingga, meskipun telah menurunkan harga, permintaan tidak kunjung mengalami peningkatan, karena ternyata:

  1. Meskipun harga sudah lebih murah, namun harga barang sejenis milik pesaing jauh lebih murah (penurunan harganya lebih banyak)
  2. Pendapatan konsumen atau daya beli konsumen turun lebih besar dari persentase penurunan harga tersebut, sehingga meski sudah murah namun tetap saja masyarakat tidak menambah pembeliannya atau belum mampu membelinya
  3. Pelayanan yang buruk, sehingga meski harga sudah turun namun konsumen merasa enggan membeli karena mendapatkan perlakuan/pelayanan yang tidak baik
  4. Kualitas yang menurun, sehingga konsumen tetap tidak menambah permintaannya karena menyadari bahwa meski harga turun namun konsumen akan mendapat produk dengan kualitas yang juga kurang baik.

Masih banyak faktor lain yang bisa terjadi (seperti lokasi, kelengkapan dan ketersediaan produk dalam jumlah yang cukup, cara pembayaran, dll), sehingga kebijakan penurunan harga tidak selalu diikuti dengan naiknya permintaan.

Dengan memahami ini, maka yang perlu dilakukan adalah mencoba mengantisipasi faktor-faktor selain harga tersebut. Bila ingin permintaan meningkat dengan penurunan harga yang telah dilakukan, maka pelaku usaha harus tetap memperhatikan harga dari pesaing, tetap memberikan pelayanan yang baik dan seterusnya.

Permintaan Riil dan Permintaan Potensial.

Hal lain yang perlu diketahui oleh pelaku usaha adalah tentang Permintaan Riil dan Permintaan Potensial. Permintaan riil adalah permintaan konsumen yang kemudian diikuti dengan terjadinya transaksi (benar-benar menjadi transaksi), sementara permintaan potensial, adalah permintaan yang memiliki potensi menjadi sebuah transaksi, namun masih memerlukan upaya tambahan dari pelaku usaha agar menjadi permintaan riil.

Sering kali kita jumpai, karena pelaku usaha sudah melakukan promosi dengan baik, kemudian seorang konsumen sudah datang ke lokasi usaha, sangat tertarik dan ingin membeli sebuah produk, namun kemudian membatalkan niatnya. Mengapa demikian? Ternyata warna yang diinginkan tidak ada, ukuran yang dikehendaki tidak tersedia, harus membayar tunai sementara uang yang dibawa tidak cukup, tidak tersedia layanan antar padahal produk yang dibeli sangat besar ukurannya dan berat, dan alasan sejenis lainnya.

Dengan contoh tersebut dapat dilihat bahwa pelaku usaha sudah kehilangan kesempatan (potensi) mendapat sebuah transaksi, hanya karena tidak menyediakan pilihan warna dan ukuran yang komplit, tidak menerima pembayaran dengan kartu kredit atau tidak ada skema pembayaran secara kredit, dan tidak bersedia membantu mengantar produk yang akan dibeli, dan seterusnya. Oleh karena itu, agar permintaan potensial tersebut berubah menjadi transaksi maka penyebab-penyebab konsumen tadi membatalkan niatnya, perlu diatasi.

Permintaan Karena Keinginan dan Kebutuhan Konsumen.

Pada dasarnya, permintaan konsumen dapat muncul dari keinginan dan atau kebutuhan konsumen. Terus, apa bedanya permintaan yang datang dari keinginan dan dari kebutuhan konsumen?

Bagi konsumen, keinginan tidak selalu harus terpenuhi, misalnya ingin baju yang mahal, sepatu yang bagus, ingin makan yang enak, ingin HP yang canggih, dll. Keinginan konsumen yang belum terpenuhi biasanya bisa diganti dengan yang lainnya, contoh, belum terpenuhinya keinginan memiliki HP yang canggih karena keterbatasan uang yang dimiliki, masih bisa diganti dengan membeli terlebih dahulu HP yang sesuai anggaran, atau menunggu uang terkumpul dulu.

Sementara, bagi konsumen kebutuhan adalah sesuatu yang harus terpenuhi. Kebutuhan akan makan, minum, transportasi, dll. Kebutuhan ini juga umumnya tidak dapat diganti sehingga mutlak harus dipenuhi. Konsumen yang sedang haus hanya bisa dipenuhi dengan sebuah produk minuman. Konsumen yang ingin bepergian jauh, hanya bisa dipenuhi dengan alat transportasi.

Dengan pemahaman tersebut, sangat disarankan pelaku usaha untuk melakukan dua hal ini:

  1. Memiliki produk yang merupakan kebutuhan konsumen, karena produk yang merupakan kebutuhan konsumen akan memiliki potensi transaksi yang lebih besar dibanding produk yang baru merupakan keinginan konsumen
  2. Kalaupun produk yang diusahakan merupakan produk keinginan konsumen, pelaku usaha harus mampu membuat produk itu menjadi kebutuhan konsumen. Perhatikan produk HP, bagi konsumen dahulu masih menjadi keinginan, sehingga tidak/belum terbeli tidak menjadi masalah, namun saat ini HP sudah mulai menjadi kebutuhan bagi sebagian besar konsumen, yang bila tidak terpenuhi/dimiliki akan menimbulkan masalah. Meskipun dengan skala yang berbeda namun pelaku usaha dapat meniru apa yang dilakukan oleh industri telepon genggam (HP) tersebut, yang mampu secara perlahan menjadikan produk keinginan menjadi produk kebutuhan konsumen.

Permintaan Karena Peran Keluarga dan Lingkungan.

Permintaan konsumen tidak selalu datang dari keinginan atau kebutuhan sendiri. Tidak jarang seorang konsumen membeli sebuah produk bukan karena konsumen tersebut menginginkan atau membutuhkan, namun karena keluarganya (istri atau anak) yang menginginkan atau membutuhkannya (perhiasan, seragam sekolah, ice cream, dll).

Oleh karena itu, dalam aktivitas pemasaran juga perlu memperhatikan orang lain dan lingkungan yang berada di sekitar target pasar/konsumen yang dimaksud, karena banyak pihak yang terlibat dalam sebuah keputusan membeli atau melakukan transaksi.

Ada beberapa pihak yang terlibat dalam sebuah keputusan membeli, seperti pihak yang memiliki ide atau kebutuhan, pihak yang mengambil keputusan, pihak yang memiliki uang untuk membeli, pihak yang melakukan pembelian ke lokasi, hingga pihak yang menggunakan produk. Bisa saja seorang konsumen merupakan pihak yang membutuhkan sekaligus yang memutuskan dan memiliki uang untuk membeli serta digunakan sendiri, namun bisa juga antara satu pihak dengan pihak lain berbeda orang. Bila demikian, maka pelaku usaha perlu memperhatikan kepada pihak yang mana perhatian harus difokuskan. Sebagai contoh, produk mainan anak-anak, sepertinya pihak yang membutuhkan, dalam hal ini anak-anak adalah pihak yang paling harus menjadi fokus perhatian, karena biasanya pihak-pihak lain akan mengikuti anak tersebut, termasuk orangtua yang memutuskan dan memiliki uang.

Simpulan.

Bagi pelaku usaha, memahami permintaan konsumen sangat diperlukan, karena konsumen memiliki perilaku permintaan yang unik dan berbeda satu dengan yang lainnya. Masih banyak perilaku permintaan konsumen yang dapat digali dan perlu dipelajari, selain yang telah dijelaskan dalam tulisan ini.

Namun demikian, semoga dengan beberapa hal tentang permintaan konsumen yang telah dijelaskan di atas, pelaku usaha mendapat masukan dan pemahaman baru berkaitan dengan aktivitas usaha sehari-hari. Semoga bermanfaat.

 

Oleh : Aris Budi Setyawan

Program DIII Bisnis dan Kewirausahaan

Universitas Gunadarma

Jual 5 Ribu Souvenir Tanaman Pernikahan hingga Event Perusahaan

0

Berawal dari keikutsertaannya dalam sebuah seminar kewirausahaan, menginspirasi Baiq Dewi fokus menggeluti bidang usaha. “Saat itu dalam seminar, kita diharuskan menulis 100 ide bisnis, yang kemudian direalisasikan satu per satu, sehingga menemukan bisnis yang sesuai passion kita,” terangnya.

Dari beberapa bisnis yang direalisasikannya tersebut, bisnis suvenir tanaman paling banyak menyita perhatian masyarakat, bahkan diakui wanita yang akrab disapa Baiq ini, dalam hitungan hari sudah ada beberapa calon konsumen yang teratarik dengan produk yang dibuatnya tersebut.

Mulai dari situlah ia mencoba membangun usaha di bidang pemesanan suvenir tanaman dengan modal Rp 1 juta di tahun 2012. Dan pilihan ide bisnisnya sangat tepat, karena dalam waktu 1,5 bulan, produk suvenir tanamannya sudah laku terjual hingga 1.000 pieces.

Bahkan untuk menguji eksistensi usahanya tersebut, di tahun pertama Baiq mencoba mengikuti lomba bertajuk “YoungPreneur” yang diadakan Universitas Indonesia. “Alhamdulillah dalam lomba entrepreneurship itu saya memperoleh juara,” ucapnya.

Mulai dari situlah usahanya semakin dikenal masyarakat, dan ia pun terus melakukan peningkatan di berbagai lini produksi, agar produk-produknya semakin bervariasi serta kualitasnya terus meningkat.

Suvenir Tanaman

Ide membangun bisnis pembuatan suvenir tanaman didapatkan Baiq dari keinginannya mensosialisasikan gaya hidup ramah lingkungan dengan produk yang inovatif dan mampu mengedukisi masyarakat tentang pentingnya penyelamatan bumi. Menurutnya, dengan media tanaman, tentu kampanye Go Green akan bisa langsung diterapkan oleh masyarakat.

“Alasan saya memilih suvenir, karena produk suvenir merupakan produk yang dicari di oleh masyarakat sebagai kenang-kenangan dalam sebuah event, seperti pernikahan, ulang tahun, dan masih banyak lagi,” terangnya.

Ada ratusan jenis tanaman yang digunakan Baiq sebagai suvenir, mulai dari tanaman hias, tanaman herbal, tanaman rempah, serta kaktus. Untuk variannya sendiri sangat beragam dari yang lokal dan mudah perawatannya hingga jenis tanaman yang perlu perlakuan khusus.

Untuk mengaplikasikannya sebagai suvenir, tanaman tersebut biasanya dihias dengan bahan baku penunjang, seperti kain flannel, karung goni bekas, keranjang bambu, pita, tabung plastik mika, hingga pot warna-warni berbentuk unik.

Dari ragam desain dan jenis tanaman yang ditawarkan Baiq, tanaman hias dengan desain simple paling banyak diminati konsumen. Mengenai desain baru, karena berbasis pada tanaman, maka frekuensi pemunculan new design atau new plant tidak sesering seperti usaha lain, seperti fesyen atau kuliner. Menurut Baiq, ia cenderung memunculkan jenis tanaman baru atau jenis kemasan baru dalam rentang waktu 4-6 bulan sekali.

Mengenai penjualan suvenir tanaman, diakui Baiq ia kerap kewalahan dalam memenuhi pemesanan. Maka dari itu, saat ini ia masih membatasi kuota pemesanan, yakni hanya 5 ribu pieces per bulan. “Dari segi pemesanan setiap bulannya bisa melebihi kuota. Namun karena masih sedikitnya SDM dan saya ingin memberikan kualitas terbaik bagi konsumen, jadi mau nggak mau harus membatasi pemesanan,” terangnya.

Maka dari itu, tidak jarang ada beberapa konsumen harus memesan 1-2 bulan sebelumnya. Namun tidak menutup mkemungkinan, ke depannya Baiq akan menambah SDM yang tentunya mampu meningkatkan produktivitas usahanya ini. Dengan banyaknya pelanggan di setiap bulannya, Baiq mampu meraup omset rp 25 juta, dengan keuntungan mencapai 40-50 persen.

Baiq memilih untuk mengembangkannya sendiri, di atas lahan seluas 200 m² yang disewanya sebesar Rp 12 juta per tahun di kawasan Citayam, Depok. “Alasan saya menanam tanaman sendiri agar bisa memantau kualitas tanaman yang akan kita jual, serta bisa memenuhi kebutuhan tanaman di setiap bulan,” terangnya.

Untuk pengembangan tanaman tersebut, mulai dari tanaman hias, herbal, hingga kaktus, ia dibantu beberapa petani tanaman di sekitar tempat usahanya. Para SDM yang membantu Baiq dibayar Rp 100 ribu per hari untuk satu project.

Selain tanaman hidup, bahan baku yang dibutuhkan Baiq dalam membuat aneka suvenir tanaman adalah media tanaman (tanah), pupuk, pot bunga, serta bahan packaging (kain flannel, pita, kernajnga bambu, karung goni bekas, plastik mika).

Semua bahan baku terseut didapatkan Baiq dari supplier tanaman langgananya serta toko-toko aksesori. Dalam sebulan ia mampu mengelontorkan uang Rp 12 juta–Rp 15 juta untuk membeli bahan baku dan perawatan tanamannya.

Proses pembuatan suvenir terbilang sangat sederhana, hanya mengnadlakna ketrampilan dalam membungkus tanaman serta kreatifitas menuangnkan ide menciptakan suvenir tanaman yang unik dan menari. “Usia tanaman yang bisa dijadikan suvenir adalah 1 sampai 2 bulan, ahat akar tanamanannya kuat dan sehat dijadikan suvenir,” terangnya.

Setelah tanaman dimasukkan ke dalam pot yang sudah diisi oleh tanah dan pupuk, dilanjutkan dengan packaging, salah satunya dengan menutup keseluruhan pot tanaman dengan karung goni bekas, yang kemudian diikat dengan tali satin sebagai pemanis suvenir. Dalam proses packaging ini biasanya memakan waktu 5-10 menit per pcs.

Pertamini Banyak Diminati di Pinggiran Kota

0

Jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang masih terbatas, membuat usaha penjualan bensin eceran semakin marak di masyarakat. Walaupun lebih mahal namun karena letaknya dekat dengan pemukiman penduduk dan kebutuhan yang mendesak, membuat penjual bensin eceran banyak dicari.

Dilihat dari perkembangan di masyarakat, sejak dua tahun yang lalu penjualan bensin eceran banyak yang menggunakan konsep booth Pertamini. Bila biasanya penjual bensin eceran hanya menggunakan botol yang disusun di atas meja, dengan booth Pertamini usaha bensin eceran terlihat lebih menarik dan pastinya akan meningkatkan nilai jual dari bensin yang ditawarkan.

Karena pasar yang terbatas yaitu para pengecer bensin di pinggir jalan, maka diperlukan pemasaran langsung yang efektif dan efisien. Selain itu diperlukan penawaran atau kerjasama yang efektif antara pihak pembuat booth dengan pengecer bensin sebagai konsumennya.

Bukan hanya menjual, pelaku usaha pembuatan booth juga bisa membuka kerjasama seperti bagi hasil atau lain sebagainya dengan para pengecer. Hal itu cukup beralasan karena para pengecer bensin yang ada di pinggir jalan tidak memiliki permodalan yang kuat.

Karena pengecer bensin sebagai pangsa pasar utama berada di pinggiran kota, maka bisa dipastikan para pelaku usaha pembuatan booth Pertamini harus lebih agresif melakukan penawaran di pinggiran kota karena di sana pasar usaha booth Pertamini banyak diminati pasar. Seperti misalnya di daerah Depok, Bogor untuk daerah pinggiran Ibukota dan beberapa daerah lainnya seperti di Lampung, Sumatra, Kalimantan dan beberapa daerah lainnya.

Keberadaan usaha ini memiliki dua dampak, negatif dan positif. Positifnya, masyarakat sangat terbantu mendapat BBM tanpa harus mengantri. Dan negatifnya, keberadaan Pertamini jelas merusak distribusi dan pemasaran BBM, karena pasokan BBM yang diperoleh Pertamini berasal dari SPBU resmi Pertamina.

Tak jarang, pengelola SPBU mini ini membeli BBM dengan jerigen dalam jumlah yang banyak, sehingga menyedot stok di SPBU resmi. Bisnis ini diperkirakan dapat bertahan lama seiring dengan tingginya permintaan pasar.

 

Oleh:

Istijanto Oei, Pengamat Marketing

Bisnis Ketok Magic Skin Care Favorit Selebriti, Kinclong Secara Instan

Sering terkena make up tebal setiap hari dapat membuat kulit wajah menjadi kusam dan timbul vlek hitam, bahkan jerawat. Namun, bagi seorang selebriti seperti Regina Andriane Saputri, menggunakan make up menjadi sebuah keharusan. Terutama saat tampil off air di panggung atau tampil di layar kaca.

Wanita yang saat ini disibukkan promo single lagunya ini sering mengalami masalah seperti jerawat akibat pemakaian make up sepanjang hari. Aktivitas di luar ruangan ketika manggung juga membuat kulitnya kerap menjadi gosong. Regina, yang dikenal juga sebagai mantan isteri pengacara Farhat Abbas ini, mengatakan saat ini kulitnya sedang gosong karena belum lama ini melakukan aktivitas arung jeram di Citarik, Sukabumi, Jawa Barat.

Tak ingin masalah jerawat dan kulit gosong mengganggu penampilannya, wanita kelahiran 3 Maret 1983 ini pun segera mencari solusi. Regina memilih klinik kecantikan Tamara C Skin yang berlokasi di Jalan Verdi Barat Blok H8/19, Citra Raya, Cikupa, Tangerang, atas saran seorang sahabat. Sore hari seusai syuting, Regina segera meluncur ke klinik kecantikan tempat para artis seperti Tina Toonita, Ardina Rasti, Cut Meyriska, Shinta Bachir, Irma Dharmawangsa, Dwi Andhika, Jill Gladys, Bella Sophie, serta Soraya Larasati pernah melakukan treatment.

Ketok Magic Skin Care

Sesampainya di klinik yang hommy ini, Regina disambut hangat oleh seluruh karyawan klinik. Segera Regina dipersilahkan masuk ke ruangan yang cozy untuk berkonsultasi dengan Tamara, Owner Tamara C Skin soal masalah kulitnya yang berjerawat dan gosong sehabis arung jeram.

Oleh Tamara, Regina disarankan untuk melakukan treatment facial. Karena pertama kali melakukan facial di klinik tersebut, maka Regina disarankan melakukan treatment facial detox. Regina mengatakan ia tertarik melakukan facial di Tamara C Skin karena dapat mencerahkan kembali kulitnya secara instan dan hasilnya aman.

Selain itu, setelah facial ia dapat langsung kembali memakai bedak dan make up lainnya. Kebetulan, menurut Regina malam harinya ia ada aktivitas syuting sehingga mengharuskannya memakai make up tebal. Sementara jika melakukan treatment di tempat lain, seperti chemical peeling atau krim perawatan, ia tidak boleh langsung memakai make up.

Treatment facial detox yang dilakukan Regina bermanfaat untuk mengeluarkan logam-logam berat dari dalam kulit, seperti merkuri. Logam-logam berat yang berasal dari penggunaan krim, make up, air minum dan polusi ini membuat wajah seseorang kusam dan tidak segar, serta pori-pori terlihat besar.

Jika logam-logam berat tersebut dikeluarkan, maka kulit akan terlihat lebih cerah, bercahaya, kinclong, halus dan pori-pori lebih kecil. Regina pun melakukan treatment facial yang berdurasi selama 1,5 jam. Selama proses pengerjaan, karena nyaman ia pun tertidur.

Dijelaskan oleh Tamara, treatment facial di kliniknya berbeda dengan treatment facial di tempat lain. Keunggulan treatment facial di Tamara C Skin adalah hasilnya cepat, tanpa rasa sakit, tanpa kemerahan dan bengkak-bengkak. Tidak ada pemencetan komedo ataupun jerawat, serta tidak menimbulkan pengelupasan yang parah. Karena itu, treatment ini aman dilakukan.

Proses pengerjaan diawali dengan pembersihan wajah menggunakan produk TC Skin yang mengandung bahan organik, sehingga aman dan tidak menyebabkan alergi. Selanjutnya wajah diolesi serum detoks dan krim detoks, lalu digunakan alat ultrasound untuk mengeluarkan logam berat di dalam kulit. Jika kulit terdapat banyak logam berat, maka keluar hitam-hitam dari dalam kulit.

Proses mengeluarkan logam berat ini berlangsung hingga wajah benar-benar bersih dan tidak ada lagi keluar hitam-hitam dari dalam kulit. Selanjutnya, digunakan alat-alat seperti galvanic dan high frequency. Terakhir, dioleskan masker wajah dan pengolesan serum/krim.

Hasil luar biasa langsung terlihat setelah masker diangkat. Wajah bakal cerah dan kinclong bak artis Korea. Jika ada jerawat, maka jerawat akan mengering dan pori-pori mengecil. Ibarat mobil, treatment ini dapat disebut ketok magic skin care karena itu dapat dilakukan oleh mereka yang akan menghadiri acara penting. Sesudah itu, dapat langsung memakai bedak maupun make up.

Jangan khawatir soal harga, karena harganya sangat bersahabat dengan kantung Anda yakni Rp 250 ribu untuk sekali treatment. Sebaiknya treatment dilakukan rutin seminggu sekali jika kulit bermasalah atau sebulan 1-2 kali jika kulitnya tidak bermasalah. Setelah treatment, sebaiknya tetap menggunakan produk homecare TC Skin karena kulit setiap hari terpapar sinar matahari, make up, polusi dan lain-lain.

Di samping facial detox, Tamara C Skin juga memiliki treatment facial intensive lainnya, IPL treatment, meso, micro & jet peel treatment, bipolar whitening treatment dan bipolar slimming treatment. Semua treatment untuk wajah dan kulit yang dilakukan memberikan hasil instan, yaitu kulit lebih cerah, putih dan bercahaya.

Anak Presiden Jokowi Ini Angkat Minuman Tradisional Begaya Kekinian

0

Belum adanya brand minuman khas Indonesia yang ada di pasar Food and Beverage menarik pemilik bisnis Markobar Gibran Rakabuming menggeat Kevin Susanto dan Benz Budiman membuka bisnis gerai minuman Goola. Pebisnis muda ini ingin mengangkat dan mengedukasi masyarakat Indonesia supaya bisa lebih bangga untuk mengkonsumsi minuman asli Indonesia

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengin mengeksplorasi lebih banyak minuman khas Indonesia . Menurutnya masih ada ribuan menu yang belum terekspos. “Indonesia tuh kaya akan kuliner makanan dan minuman yang masih banyak banget belum di ekslpore,” jelasnya.

Kevin mengatakan Goola menggunakan resep asli Indonesia hanya saja disajikan dalam kemasan dan sentuhan modern yang menarik dan kekinian. Salah satu contohnya es doger yang di-twist supaya lebi modern dan dapat dinikmati semua kalangan.

Gibran ingin menghadirkan minuman yang autentik namun dikemas dengan gaya anak zaman now dengan packasing yang kekinian banget. Setidaknya ada 22 jenis kreasi, tak ketinggalan dengan tren brown sugar dan buble tea hingga menggunakan gula aren dan gasagu mutiara serta susu kelapa.

Ada juga minuman tradisional lain seperti es ketan hitam, es cincau, es blewah, es kopi, dan refreshing series seperti es jeruk nipis mutiara.  Untuk range minuman yang ditawarkan mulai dari Rp 18 ribu hingga Rp 30 ribu

Hingga kini Goola telah memiliki 3 gerai di mal kelas atas di Jakarta seperti Plaza Indonesia.

 

 

Klinik Ini Laris Berkat Unggulkan Treatment dengan Hasil Instan

Wanita pasti ingin tampil cantik dan menarik. Namun, tak semua wanita memiliki budget yang banyak. Jika ingin melakukan perawataan kecantikan kelas satu dengan harga yang sangat bersahabat dengan kantung, Anda bisa menghubungi DL Slim & Skin Care. Meski harga bersahabat, namun treatment-treatment yang diberikan unggulan dan hasilnya sangat memuaskan.

Selain itu, fasilitas yang diberikan mulai dari dokter, ruangan treatment hingga alat-alat yang digunakan pun kelas satu. DL Skin & Slim Care juga memberikan treatment yang benar-benar dibutuhkan. Terkadang kecanggihan alat tidak berbanding lurus dengan hasil yang diperoleh jika daily maintenance-nya kurang bagus.

Salah satu yang diunggulkan di DL Clinic & Slim adalah krim-krim perawatan sebagai daily maintenance. Oleh karena itu, menurut dr. Dedi Chandra, Owner DL Clinic, di kliniknya tidak ada pengambilan krim perawatan tanpa konsultasi. Dengan demikian personal touch sangat dipentingkan dan treatment-treatment yang disarankan kepada customer sesuai kebutuhan. Pasalnya, yang dibutuhkan customer adalah dosis yang tepat, harga yang bersahabat dan hasil dalam waktu singkat.

Treatment Unggulan.

Di samping krim perawatan, DL Skin & Slim Care, juga menyediakan treatment-treatment unggulan yang diberikan customer sesuai kebutuhannya. Berikut penjelasannya:

  1. Peeling Lukis. Peeling lukis merupakan treatment peeling tanpa pengelupasan yang efektif melenyapkan melasma, vlek hitam dan kerut halus. Proses pengerjaannya sangat sederhana, yakni dimulai dari pembersihan kulit wajah. Setelah itu, dokter mengoleskan cairan peeling (seperti halnya seorang seniman melukis) di area kulit wajah yang akan di-treatment dengan bahan peeling sesuai kebutuhan customer. Selanjutnya dokter akan melakukan peeling wajah secara merata di area kulit wajah selama 10-15 menit. Sekali treatment, kulit menjadi lebih cerah, putih, bebas dari vlek hitam dan melasma. Hasil sungguh sensasional, pengelupasan kulit terukur dan harga terjangkau, maka treatment ini disejajarkan dengan treatment laser canggih.
  2. Peeling Magic. Jika Anda ingin kulit yang cerah dan glow di acara pesta, Anda bisa memilih treatment peeling magic. Treatment ini mampu menyulap kulit menjadi lebih cerah hanya dalam waktu 15 menit. Meski hasilnya sangat dahsyat, namun jangan khawatir treatment ini tidak disertai efek pengelupasan dan kemerahan, serta sangat aman bagi kulit sensitif. Treatment peeling juga dapat dilakukan di daerah mata (peeling mata), leher (peeling leher), tangan dan kaki (peeling tangan dan kaki).
  3. Laser Fractional CO2. Manfaat dari laser fractional CO2 adalah untuk mengatasi masalah antiaging, antiwrinkle dan scar. Laser biasanya menjadi pilihan jika kondisi scar-nya sudah parah. Hasil yang bagus akan diperoleh setelah tiga kali treatment, dengan jarak waktu 2 bulan sekali. Setelah mendapatkan hasil yang bagus, maka maintenance-nya bisa melakukan treatment mikrodermabrasi, chemical peeling, radio frekuensi maupun IPL.
  4. IPL (Intense-pulsed light). IPL yang merupakan light treatment bermanfaat untuk mengurangi minyak, jerawat, dan melasma. IPL juga dapat digunakan untuk peremajaan dan menghilangkan rambut halus pada kulit, serta sebagai breast firming.
  5. Botox. Botox digunakan sesuai dengan indikasi seperti mengurangi wrinkle atau kerutan terutama di daerah crow feet dan glabellar. Botox juga digunakan untuk meniruskan pipi. Botox juga dapat mencegah keriput dini, membuat skin lightening dan skin tightening dalam waktu singkat, serta mengurangi frekuensi timbulnya jerawat, yang disebut treatment meso botox. Jadi, botox tidak hanya dilakukan usia 40-50 tahun, tetapi juga bisa dilakukan sejak usia 20-30 tahun. Hasil akan bertahan selama 6 bulan.
  6. Thread Lift. Tidak semua masalah penuaan bisa diatasi dengan botox. Jika kulit sudah kendur atau shagging maka thread lift atau tanam benang menjadi pilihan tepat. Keunggulan dari thread lift adalah neovaskularisasi atau pembentukan vaskular yang baru, pembentukan kolagen baru, serta perbaikan dari matriks kulit. Jika ada indikasi jerawat yang tidak juga sembuh, maka tanam benang bisa digunakan. Thread lift juga dapat membuat hidung tampak lebih mancung dan ramping secara natural. Hasil dari tanam benang bisa bertahan 3-6 bulan, namun efeknya bisa berlangsung hingga setahun.
  7. Treatment Slimming. Selain wajah, treatment slimming atau pelangsingan juga menjadi unggulan. Untuk melangsingkan diawali dengan program edukasi mengenai pola makan (diet), olahraga dan pola hidup yang baik. Jika sudah menjalani itu, maka treatment tambahan yang dianjurkan adalah akupunktur, obat minum dan injeksi lipoterapi. Treatment pelangsingan yang dipilih berdasarkan indikasi masalah kegemukan atau obesitas yang dialami customer. Jika tidak terlalu bermasalah, treatment akupunktur yang dilakukan dua kali sudah memberikan hasil memuaskan. Selanjutnya ada injeksi lipoterapi untuk menghancurkan lemak, yang dilakukan sebulan sekali. Sekali pengerjaan, hasilnya sungguh memuaskan yakni tubuh mengecil hingga 4 cm.