Selasa, Mei 12, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 813

Kantongi Omset Ratusan Juta dari Bisnis Pastry

0

Banyak pelaku usaha yang sukses menjalankan usaha karena ketidaksengajaan, salah satunya Azizah Husain. Bagaimana tidak, wanita yang kerap disapa Azizah ini awalnya hanya berjualan kue kering untuk mengisi kegiatan di tengah-tengah kesibukannya mengurus orangtuanya yang sedang sakit.

“Awalnya saya hanya iseng-iseng berjualan kue kering dengan menjadi reseller salah satu produk kue kering ternama di Bogor,” terangnya.

Diluar dugaan usaha kue kering Azizah mampu meraup omset sebesar Rp 10 juta per dua minggu. Melihat besarnya peluang di bisnis kue kering menarik Azizah untuk lebih serius menggeluti usaha kue kering, terlebih Azizah memang hobi membuat kue.

“Sebenarnya saya tidak ada basic kuliner, namun keberanian untuk mencoba dan belajar membuat saya banyak tahu tentang cara membuat aneka kue,” ungkapnya lulusan dari Fakultas MIPA di Universitas Pakuan Bogor ini.

Tidak perlu waktu lama bagi Azizah melakukan uji coba resep berbagai jenis kue kering hingga akhirnya ia membuka usaha kue kering dengan brand Pastry Bogor Samara pada pertengahan 2010. Azizah mengaku hanya mengeluarkan modal sebesar Rp 300 ribu di awal memulai usaha. Minimnya modal yang dikeluarkan lantaran Aziah tidak langsung membuat banyak produk, begitu pun dengan peralatan yang hanya melengkapi peralatan yang sudah dimilikinya.

“Untuk dapur saya menyulap dapur rumah saya sebagai tempat produksi dan sekaligus tempat berjualan,” tuturnya.

Begitupun dengan promosi, ibu dua orang anak ini awalnya hanya menawarkan pada teman dan kerabat saja, namun karena mendapat respons yang positif Azizah pun menjadi semakin percaya diri untuk menjualnya secara online maupun offline dengan mengikuti bazar kuliner yang diadakan di kota Hujan. Bahkan agar usahanya semakin berkembang Azizah langsung membuka sistem kemitraan pada siapa saja yang ingin bekerja sama dengannya.

“Keberanian saya untuk langsung membuka sistem kerja sama ini lantaran saya yakin kue kering buatan saya tidak aakan kalah enak dengan yang sudah ada, namun dapat dibeli dengan harga yang terjangkau,” ucapnya.

Aneka Keju.

Setiap brand pasti memiliki ciri khas tersendiri, begitu juga dengan Pastry Bogor Samara. Azizah mengaku menggunakan tambahan bahan baku keju di setiap produk Pastry Bogor Samara. Menurut Azizah selain sebagai ciri khas, penggunaan keju membuat citarasa kue kering buatannya menjadi lebih enak disantap.

“Ayah saya berpesan dalam membangun usaha kita tidak hanya harus memiliki rasa yang enak, namun juga harus memiliki ciri khas dari produk lain,” ungkap anggota HIPMI Bogor ini.

Pastry Bogor Samara menawarkan 6 varian kue kering mulai dari Kastengle, Putri Salju Keju, Nastar keju, Sagu Keju, Krancis, dan Cornflake. Sedangkan untuk harganya, Nastar Keju dan Putri Salju Keju ukuran toples 500 garm dijual seharga Rp 105 ribu, Cornflake dan Krancis Rp 85 ribu, Kastengle seharga Rp 115 ribu, dan Sagu Keju seharga Rp 70 ribu.

Selain menjual dalam bentuk satuan Azizah juga menjualnya dalam bentuk parcel isi 6 toples berukuran 250 gram/toples dengan harga yang lebih terjangkau yaitu Rp 365 ribu.

“Harga ini sewaktu-waktu bisa berubah menjelang lebaran, karena menyesuaikan dengan kenaikan harga yang biasanya terjadi pada saat menjelang lebaran,” ungkapnya.

Soal kualitas, Azizah mengakui kue kering buatannya memiliki kualitas yang mempuni hal ini dapat dilihat dari penggunaan bahan baku yang digunakan untuk membuat kue kering berkualitas premium.

“Sejak awal aku nggak terlalu mikirin berapa keuntungan yang akan aku terima nantinya, yang terpenting adalah kepuasan konsumen,” aku wanita yang hobi traveling ini.

Dengan segala keunggulan yang dimilikinya tak aneh jika wanita yang selalu menggunakan gamis dengan balutan jilbab ini telah memiliki puluhan Mitra dan mampu meraup omset Rp 50 juta/bulan yang dapat meningkat hingga 4 kali lipat saat Ramadhan dan Idul Fitri yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.

“Pendapatan itu sebetulnya bisa lebih besar jika saya menerima semua pesanan yang ada, namun karena saya juga tidak hanya mengerjakan kue kering makanya tidak saya terima semuanya,” ungkapnya.

Kemitraan.

Tidak hanya menjual secara ritel, Azizah juga membuka peluang kerjasama bagi siapa saja yang ingin menekuni usaha kue kering dengan menjadi Mitra Pastry Bogor Samara. Caranya adalah dengan melakukan pembelian awal sebesar Rp 1-10 juta maka akan mendapatkan diskon mulai dari 10-20%.

“Investasi ini hanya berlaku dipembelian awal saja, untuk pembelian berikutnya satu toples pun tidak apa-apa,” jelasnya.

Selain mendapatkan ptongan harga yang berbeda, Mitra juga mendapatkan support yang berbeda disesuaikan dengan nilai investasi yang dikeluarkan. Misalnya seperti bebas ongkos kirim, penambahan diskon, dan juga bonus produk.

“Pokoknya kami sangat memanjakan Mitra, karena saya sadar Mitra merupakan salah satu mesin penjualan produk saya,” ungkapnya.

Azizah memang tidak menjanjikan kapan Mitra akan balik modal. Hanya sebagai gambaran Azizah menjelaskan untuk pembelian minimal Rp 1 juta Mitra diasumsikan mampu menjual semua produk dalam satu bulan maka akan mendapat keuntungan bersih sebesar Rp 375 ribu.

“Berdasarkan pengalaman Saya saat menjelang hari raya seperti lebaran, natal, dan tahun baru, penjualan produknya akan semakin meningkat dan pengembalian modal bisa dalam waktu satu bulan,” ungkapnya.

7 Rahasia Praktis Dongkrak Omset di Saat Sulit

0

Untuk mendorong pertumbuhan UKM tentu perlu memiliki strategi, rencana dan pelaksanaan  yang efektif ketika menerapkannya, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Kali ini kita akan mempelajari rahasia dan cara meningkatkan omset bisnis dimasa krisis.

Ketika Anda ingin meningkatkan omset bisnis dengan strategi, rencana dan eksekusi, perlu satu hal yang mendahuluinya, yaitu memiliki pola pikir  yang benar. Untuk itu ada 7 hal yang akan kita bahas satu persatu;

  1. Perasaan Terdesak

Dalam bisnis dan kehidupan ini sebelum kita melakukan sesuatu, pasti ada satu hal yang mendahuluinya. Perasaan Terdesak adalah motif atau alasan kuat yang sering menyebabkan seseorang melakukan sesuatu, tanpa adanya perasaan terdesak yang mendahuluinya mustahil seseorang akan bergerak atau mengambil tindakan yang dianggap perlu dan penting.

Perasaan terdesak seringkali menjadi pemicu seseorang melakukan sesuatu, dan berani mengambil segala kemungkinan resiko yang akan terjadi dan kunci penting dalam melakukan perubahan. Lawan dari Perasaan terdesak adalah Perasaan Puas Diri, perasaan puas diri adalah musuh terbesar setiap pebisnis untuk berkembang dan bertumbuh. Hal tersulit dalam melakukan perubahan adalah perubahan perilaku manusia untuk mengubah dari kebiasaan lama yang kurang produktif ke kebiasaan baru yang lebih produktif.

Contohnya ketika banyak karyawan yang menjadi korban PHK pada saat ekonomi krisis, yang mana ketika menjadi karyawan terbiasa bekerja dan menerima gaji, lalu beralih ke dunia bisnis yang bekerja tetapi malah menggaji orang lain. Perubahan ini memaksa dan mendesak mereka melakukan Perubahan pola pikir dari yang sebelumnya seorang yang memiliki mental karyawan menjadi mental pebisnis.

  1. Tingkatkan Kampanye Pemasaran

Saat yang paling tepat dalam meningkatkan kampanye pemasaran adalah saat  ekonomi dalam keadaan krisis (baik melalui strategi Above the line maupun Below the line), karena pada saat ini banyak pebisnis mulai mengencangkan ikat pinggang pada pengeluaran dibisnisnya.

Menekan biaya operasional, mengurangi jumlah karyawan, menunda investasi untuk pengembangan usaha hingga mengurangi anggaran dalam pemasaran. Ketika kebanyakan pebisnis melakukan “tiarap”, maka pebisnis yang “berdiri” akan lebih mudah terlihat oleh pelanggan dan menarik pelanggan lebih mudah.

Lakukan investasi pemasaran Anda lebih sering dengan efektif biaya seperti melalukan promosi secara berkala dan konsisten, menayangkan iklan yang menarik melalui media sosial, menjalin kerjasama dengan sesama pebisnis  dll,  akan membuat Anda berbeda dari pesaing Anda.

  1. Lebih Dekat dan Kenali Pelanggan Anda

Seperti yang pernah saya sampaikan bahwa kualitas Produk dan Jasa Anda adalah hal yang penting dan menjadi standar, tetapi ada satu hal yang lebih penting dari pada kualitas produk atau jasa Anda, yaitu kualitas HUBUNGAN Anda dengan setiap pelanggan di bisnis Anda.

Menjalin hubungan lebih dekat atau lebih mengenali karakteristik setiap pelanggan dengan memperlakukan mereka dengan lebih baik dan bernilai, akan membuat para pelanggan menjadi lebih loyal pada bisnis Anda.

Tingkatkan Perhatian dan Penghargaan Anda pada Pelanggan, karena kedua hal ini salah satu rahasia sukses pebisnis yang hebat dan sukses luar biasa.

  1. Berdayakan Database

Aset besar suatu Bisnis pada era teknologi dan informasi seperti saat ini adalah database Pelanggan Anda. Lipat gandakan database pelanggan Anda dan terus perbaharui database  setiap pelanggan Anda, lebih detail data yang Anda miliki akan lebih baik. Ada 3 langkah yang efektif dalam memberdayakan database pelanggan Anda.

  • Kumpulkan Database pelanggan Anda pada satu tempat, jangan terpisah-pisah – misalkan pada satu komputer, smartphone atau laptop, lakukan back up untuk menghindari kehilangan atau pencurian data.
  • Berikan Edukasi secara berkala dan konsisten (mis. 1–2 kali dalam seminggu) kepada pelanggan Anda melalui media sosial, seperti SMS, WhatApps, BBM, Line, Instagram, FaceBook, Email Dengan berbagai materi yang mengandung edukasi yang sesuai dengan bisnis Anda; dapat berupa Artikel, Tips Praktis, Testimoni dan Informasi yang bermanfaat bagi pelanggan Anda.
  • Lakukan Promosi mengenai produk atau jasa Anda kepada pelanggan, hanya setelah Anda memberikan edukasi kepada pelanggan Anda. Dengan perbandingan 80% untuk edukasi dan 20% untuk promosi.
  1. Lakukan Penyesuaian & Inovasi

Pada era teknologi dan informasi seperti saat ini, bukan zamannya lagi perusahaan besar yang akan mengalahkan perusahaan yang kecil atau menengah, tetapi perusahaan yang akan mengalahkan dan mampu memenangkan persaingan adalah perusahaan  yang selalu berusaha dan dapat menyesuaikan bisnisnya dengan pasar dan terus melakukan inovasi terhadap permintaan dan keinginan pelanggan. Selalu tingkatkan dan berikan nilai tambah Anda yang bermanfaat untuk pelanggan.

  1. Disiplin Eksekusi dari Strategi

“Dia yang mengenal musuh maupun dirinya sendiri takkan pernah beresiko dalam seratus pertempuran; Dia yang tidak mengenal musuh tetapi mengenal dirinya sendiri akan sesekali menang dan sesekali kalah; Dia yang tidak mengenal musuh ataupun dirinya sendiri akan beresiko dalam setiap pertempuran.” (Sun-Tzu)

Senjata paling ampuh dalam sebuah perang adalah Strategi, dan banyak jenderal ternyata mengandalkan strategi perangnya pada buku Seni Berperang karya Sun Tzu, yang ditulis kira-kira 2500 tahun yang lampau.

Strategi Bisnis yang Tepat dan eksekusi/pelaksanaan dengan disiplin tinggi, dijamin kesuksesan Anda hanya soal waktu. Tetapi yang sering menjadi titik kritis dan penyebab utama banyak pebisnis adalah ketidakdisplinan mereka dalam mengeksekusi/melaksanakan aktivitas yang paling berdampak besar terhadap Tujuan/Sasaran (Goal) di bisnisnya. Tetapkan aktifitas yang bernilai tinggi, lakukan dengan disiplin tinggi, sukses ada dalam genggaman Anda

  1. Evaluasi Kegiatan Utama

Melakukan evaluasi pada empat kegiatan utama di bisnis Anda secara rutin, maka cepat atau lambat akan meningkatkan kinerja bisnis Anda.  Tujuan dari melakukan evaluasi dari keempat kegiatan utama di bisnis Anda adalah untuk menemukan kendala atau hambatan yang selama ini belum disadari, dan menganggap hambatan tersebut sudah menjadi bagian dari rutinitas Anda, dan Anda berpikir hal tersebut sudah lazim dan biasa.

Analisa yang mendalam dan  lakukan perbaikan secepatnya pada setiap bagian dari 4 kegiatan utama, maka akan menemukan kebocoran dan pemborosan yang terjadi dibisnis Anda dengan lebih mudah – baik waktu, uang maupun tenaga. Perbaiki secepatnya dan lakukan pengawasan dan monitoring agar perubahan yang terjadi menjadi langgeng dan buatkan standarisasi dari setiap kegiatan utama  tersebut.

 

Oleh :  Coach Vence Ginting, SE, MM.

Business Performance Coach (USA)

Active Coach

Jl. Bambu Kuning IV No.20 Cengkareng Barat, Jakarta Barat

Email: coachventing@gmail.com

Website: www.activecoach.co.id

 

 

Diterjang Pinjaman Online, Bank Optimis Eksis di Lini Bisnis Kartu Kredit

0

Dering telepon berbunyi saat Andi sedang mengendarai mobilnya menuju kantor. Sayang nomor telepon dari line telepon kantor itu pun tak bisa dijawabnya. Dua jam kemudian ia pun kembali mendapat telepon. Dari ujung telepon seorang wanita mengaku dari Bank swasta ternama menawarkan fasilitas kartu kredit dengan berbagai kelebihan, kemudahan dan fasilitas lenkapnya. Andi pun terheran, karena ia tahu jika beberapa tahun lalu sangat sulit mendapatkan kartu kredit dari bank ternama tersebut. Maklum Bank ternama ini sangat selektif memilih calon nasabah kartu kreditnya.

Demikian sedikit realita yang terjadi saat ini dimana pihak bank yang dulunya dikenal selektif menawarkan kartu kredit, kini seolah mengumbar hingga menyasar segmentasi hingga level middle low. Konon bukan hanya bank tersebut, bahkan banyak bank swasta hingga plat merah “mengobral” kartu kredit. Apakah ini imbas dari semakin termakannya ceruk pasar perbankkan oleh sektor kredit online yang marak dua tahun terakhir ini. Kehadiran fintech tak dipungkiri menggerus pasar perbankkan utamanya sektor kartu kredit. Maklum, tanpa harus punya kartu kredir ini masyarakat bisa membeli berbagai produk hingga mendapatkan pinjaman dengan sangat mudah, dan cepat melalui kredit online yang bernama fintech.

Tak ayal banyak bank yang melaporkan penurunan kinerja bisnis kartu kredit dan pembiayaan syariah berbasis kartu. Namun demikian masih ada sejumlah bank menyatakan perkembangan transaksi selama paruh pertama tahun 2019 masih berjalan sesuai target. Seperti yang disampaikan Corporate Secretary PT Bank Central Asia Tbk. Jan Hendra, performa bisnis kartu kredit tersebut sudah sesuai ekspektasi

Hingga Mei sales volume kartu kredit sekitar Rp32 triliun atau naik 13% yang masih sesuai dengan target. Jan Hendra yakin semester kedua nanti bisnis kartu kredit masih memiliki peluang untuk lebih bagus. Apalagi dengan adanya sejumlah momentum yang dapat dimaksimalkan untuk mendorong transaksi kartu kredit.

Di lain pihak, Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk. juga menyatakan hal senda. Sebagai informasi, syariah card atau kartu kredit syariah merupakan salah satu dari empat bisnis consumer financing yang dilakukan CIMB Niaga Syariah, di samping pembiayaan pemilikan rumah, pembiayaan pemilikan mobil, dan personal financing syariah yang baru diluncurkan.

 

Pemilu Berlalu, Sektor Properti Belum Juga Bangkit

0

Colliers International Indonesia kembali merilis hasil risetnya terkait berbagai jenis properti di kota-kota besar. Menurut riset bisnis properti secara umum hingga kuartal kedua tahun 2019 tak mengalami banyak perubahan dari kuartal sebelumnya.

Menurut Ferry Salanto Senior Associate Director Colliers International Indonesia penjualan di sektor properti secara umum masih melambat karena masih banyak investor dan konsumen end-user yang masih menahan pembelian.

Pelaku bisnis properti tentu berharap banyak aka nada geliat di bisnis ini pasca Pemilu 2019 berakhir. Namun nyatanya belum ada perubahan signifikan. Ferry berharap aka nada sedikit pergerakan di bisnis apartemen atas kelonggaran pajak barang mewah yang batasnya dinaikkan sehingga properti diatas Rp 30 miliar tak dikenakan pajak barang mewah.

Hingga kuartal kedua 2019 tingkat keterisian apartemen berada di angka 86% – 87%. Ada sedikit kenaikan harga untuk apartemen strata title seebsar ,9% dibandingkan dengan tahun lalu di harga Rp34,2 juta per meter persegi.

Namun peningkatan tak menjadi peruntungan pebisnis yang getol menyewakan apartemen. Karena tak ada perubahan harga. Padahal saat bagus-bagusnya pertumbuhan harga sewa bisa naik 1-2% per tahunnya.

Sementara itu, menurut  riset Savills secara umum, jumlah pasokan apartemen di Jakarta bertambah menjadi 205.822 unit. Angka ini naik 1 persen dari kuartal I-2019 dan 8,4 persen dari kuartal II-2018. Perkiraan total pasokan apartemen pada tahun ini hingga tahun 2023 mencapai 46.939 unit.

Adapun total pasokan pada kuartal I-2019 sebanyak 1.100 unit. Meski begitu, dengan banyaknya peluncuran baru, tingkat penjualan turun menjadi 58 persen pada kuartal ini dibandingkan dengan kuartal I-2018 sebesar 67 persen.

 

 

Sedot Omset Ratusan Juta dari Es Cendol Elizabeth Bogor

0

Siapa tidak kenal es cendol?. minuman yang satu ini banyak diminati masyarakat karena rasanya yang manis dan sensasi segar ketika diminum. Lantaran banyak penikmatnya, gerai penjaja es cendol tidak pernah sepi dari pembeli.

Salah satunya adalah Slamet Ikhwan yang mengusung brand Es Cendol Elizabeth Bogor yang memulai usahanya sejak 1998 lalu. Menurut Slamet, kesuksesan yang diraihnya saat ini tidak pernah terpikirkan sebelumnya, terlebih jika melihat awal usahanya yang hanya mengikuti sang kakak H. Rohman di Bandung yang merupakan pencetus es Elizabeth ini.

Melambungnya nama Es Cendol Elizabeth Bogor tidak lepas dari kegigihan Slamet mempertahankan kualitas rasa produknya. Selain itu dengan berbagai promosi yang dilakukan mulai dari mulut ke mulut, hingga tidak pernah absen mengikuti berbagai event besar yang diadakan baik di Kota Bogor maupun Jakarta membuat nama Es Cendol Elizabeth Bogor banyak dikenal.

Berbahan Alami

Slamet menjamin es cendol buatannya lebih sehat karena menggunakan bahan-bahan alami, misalnya saja untuk pewarna cendol Slamet lebih memilih menggunakan daun suji sebagai pengawet alaminya dari pada menggunakan pengawet buatan. Walau memiliki daya tahan yang lebih singkat hanya tiga hari, namun pemilihan penggunaan daun suji ini bertujuan agar aman dikonsumsi semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Untuk harganya, kami menjual satu cup es cendol itu dengan harga Rp 6 ribu,” jelasnya

Tak hanya itu, ia juga menggunakan bahan alami sebagai pewangi cendol dari daun padan bukan dari pewangi buatan. Sedangkan untuk bahan pemanis Slamet menggunakan gula merah khas Surade, Sukabumi yang diambil langsung dari tempat produksinya.

“Gula merah asal Surade ini memang terkenal dengan cita rasa manisnya lebih legit namun tidak meninggalkan rasa pahit pada gulanya, makannya keluarga saya sudah mempercayakan gula ini sebagai pemanisnya,” ungkapnya.

Cendol buatan Slamet juga memiliki tekstur yang kenyal namun tetap lembut. Karena Slamet menggunakan dua jenis tepung, yakni tepung beras dan tepung sagu. Tepung beras sebagai bahan utama berfungsi menghasilkan tekstur padat, sedangkan tepung sagu bisa menciptakan sensasi kenyal saat dikunyah.

Kemitraan

Sejak resmi buka, sudah banyak masyarakat yang meminta kerja sama sebagai mitra, hal ini tidak terlepas karena prospeknya cukup bagus. Namun untuk kemitraan baru ditawarkan Slamet pada Desember 2009.

Bagi yang tertarik menjadi Mitra, investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 8 juta. Dengan investasi tersebut, Mitra akan mendapatkan berbagai keperluan usaha seperti booth/gerobak, perlengkapan seperti termos dan lain-lain serta yang paling menarik dari kontrak kerja sama ini tidak ada batasnya atau berlaku seumur hidup.

“Kita juga memberikan produk cendol untuk jualan perdana sebanyak 50 gelas,” jelasnya.

Dalam kerja sama ini Mitra tidak dikenakan biaya royalti maupun biaya lainnya. Dari pembelian paket tersebut Mitra sudah mendapatkan semua yang dibutuhkan untuk berjualan, Hanya saja Mitra perlu menyiapkan karyawan dan tempat usaha strategis seperti contohnya di mal atau tempat keramaian lainnya.

Diakui Slamet, yang mengikat antara Mitra dan pusat terutama untuk Mitra yang berada di Jabodetabek ialah pembelian bahan baku yaitu satu paket yang terdiri atas cendol, santan dan gula yang bisa digunakan untuk 10 gelas dengan harga Rp 16 ribu.

Sementara untuk cup, Mitra tidak wajib membeli dari kantor pusat. Namun demikian, cup yang dipakai sebaiknya tetap disesuaikan dengan standar pusat. “Kami mempunyai cup dengan merek Es Cendol Elizabeth, namun kami tidak mewajibkan Mitra beli cup dari kami. Mitra usaha bisa membeli dari luar,” katanya.

Balik Modal

Slamet mengatakan Mitra Es Cendol Elizabeth bisa balik modal dalam waktu 1-5 bulan, dengan asumsi sehari mampu menjual minimum 50 porsi Es Cendol atau mendapatkan pemasukan sebesar Rp 300 ribu per hari. Artinya dalam satu bulan omset yang diperoleh sebesar Rp 9 juta dengan laba bersih hingga 50%.

Slamet menjanjikan, dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan mitra sudah bisa balik modal. “Itu tergantung jumlah penjualan juga. Ada mitra kita yang balik modal hanya dalam waktu satu bulan,” klaimnya.

Slamet menyadari saat ini banyak usaha sejenis dengan konsep serupa mulai meramaikan persaingan. Namun ia mengatakan setiap orang sudah memiliki rezekinya masing-masing, tinggal bagaimana kita menjaga mental untuk tetap mau berusaha.

Karena itu, Slamet mengimbau Mitranya tidak menjadikan persaingan sebagai hambatan, jadikan pesaing sebagai cambuk untuk bekerja lebih giat dan keras lagi karena memang Es Cendol Elizabeth memiliki keunggulan dibanding yang lain.

Prospek dan Kendala

Tidak banyak kendala yang dihadapinya dalam menjalankan usaha ini. Hanya saja masalah keuletan seorang Mitra dalam mengembangkan usaha ini kadang menjadi hambatan mereka dalam mengembangkan usahanya.

Dilihat dari prospeknya sendiri Slamet mengaku usaha Es Cendol ini masih sangat menjanjikan karena selain karena usaha kuliner sangat dibutuhkan banyak orang, Es Cendol juga merupakan minuman favorit terutama sebagai teman berbuka puasa seperti pada bulan Ramadhan saat ini.

“Prospek sangat bagus hal tersebut bisa dilihat dari jumlah omset dari usaha saya yang mencapai Rp 150 juta dan jumlah Mitra saya yang saat ini mencapai 300 mitra tersebar di Jabodetabek dan Banten,” jelas Slamet.

Waterproofing, Proteksi Bangunan dari Bocor dan Rembes

0

Salah satu masalah yang kerap dijumpai saat musim hujan adalah rembes dan bcor. Keretakan setipis helai rambut bisa membuat air merembes pada tembok. Belum lagi jika kualitas bangunan yang di bawah standar, yang membuat dinding, lantai, dak, dan atap mudah menyerap air. Problem itulah dibutuhkannya bahan pelapis yang anti bocor (waterproof).

Waterproofing adalah teknik untuk mengaplikasikan bahan pelapis anti bocor yang lazim digunakan untuk dinding, dak atap, dan plafon. Sesuai dengan namanya (waterproof), bahan pelapis anti bocor ini digunakan untuk mencegah terjadinya kebocoran pada dinding atau atap bangunan.

Cara kerjanya, bahan pelapis yang diaplikasikan akan menutup pori-pori pada permukaan dinding dan atap bangunan, sehingga aliran air akan terhalang untuk menembus dinding atau atap.

Secara umum, pelapis anti bocor dibagi menjadi dua, yakni waterproofing coating dan waterproofing membran. Waterproofing coating adalah jenispelapis anti bocor yang paling banyak digunakan di Indonesia. Menurut bahan penyusunnya, waterproofing coating dibagi lagi menjadi tiga yakni waterproofing berbahan dasar air, semen, dan solven.

Diantara ketiga macam waterproofing coating tersebut, pelapis anti bocor berbahan dasar air yang paling mudah diaplikasikan, karena tidak memerlukan bahan tambahan apapun, sehingga bisa langsung diaplikasikan pada dinding atau atap bangunan.

Sementara itu, waterproofing semen perlu dicampur terlebih dahulu dengan air sebelum diaplikasikan. Biasanya waterproofing semen dijual dalam bentuk satu paket berisi bubuk semen dan cairan pencampurnya. Sedangkan waterproofing solven, harus dicampur dengan minyak tanah terlebih dahulu sebelum diaplikasikan.

Waterproofing coating bisa diapilikasikan di dalam maupun luar ruang, karena itu, jenis pelapis ini tahan terhadap sinar matahari serta cuaca, elastisitas tinggi, dan dapat bersenyawa dengan semen sehingga daya lekatnya yang luar biasa.

Sementarai tu Waterproofing Membran memiliki bentuk lembaran. terdapat dua jenis waterproofing membran yakni berbahan fiber dan polyester. Waterproofing polyester diketahui memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih bagus dibanding dengan waterproofing  fiber, tentunya dengan harga yang lebih tinggi.

Waterproofing membran yang memakai lapisan membran polyester cocok digunakan untuk area dengan lebih tinggi debit airnya,seperti di kolam, kamar mandi, jemuran dan getter serta dapat di pakai untuk melapisi di seng galvalum dan seng aluminium.

Saat ini banyak pelapis anti bocor yang menggunakan bahan elastis yang beredar di pasar. Produk antibocor yang berfungsi juga sebagai pengeras dan perekat. Produk snti bocor yang banyak dipasaran adalah cairan aditif yang diklaim sangat kuat merekat, cepat mengeras, dan tahan cuaca.

 

Membuat Produk yang Handal

0

Setiap konsumen pasti menghendaki, uang yang telah dikeluarkannya sebanding dengan apa yang didapatnya. Bila sebaliknya, maka konsumen akan kecewa dan itu artinya kegagalan usaha tinggal menunggu hari saja.

Banyak produk hanya menonjolkan harga yang murah, bentuk yang menarik, hingga kegunaan yang banyak, namun melupakan inti dari produk itu sendiri. Sebuah produk baru bisa dikatakan produk yang baik bila mampu menjalankan fungsi utamanya. Sebagai contoh, sebuah handphone fungsi utamanya adalah untuk berkomunikasi (menelepon atau WA). Jadi akan menjadi tidak ada artinya meskipun harganya mahal, warnanya dan modelnya bagus, model terbaru, dst, namun untuk menelepon sering putus, baterainya cepat habis, atau tombolnya terlalu sensitif, dan seterusnya.

Sebagai sebuah produk, fungsi utama ini harus dipastikan dulu, baru memperhatikan masalah lainnya, seperti kemasannya, warnanya, bentuknya, harganya, dan lain-lain. Dengan demikian, bila ingin bertahan lama dan berkembang, setiap usaha wajib memiliki produk yang ‘baik’, tidak hanya harga yang terjangkau saja, namun juga harus handal.

Dalam bahasa sederhana, produk handal dapat diartikan sebagai produk yang berkualitas, produk yang sesuai harapan konsumen. Untuk lebih mudahnya, berikut ini beberapa ciri atau tanda-tanda sebuah produk handal atau tidak:

Pertama. Produk tersebut memiliki umur ekonomis yang cukup lama. Semakin lama umur atau usia penggunaannya akan semakin baik bagi konsumen. Sebagai contoh, kalau konsumen membeli roti tawar, maka semakin lama (tanpa upaya negatif, tentunya) roti tersebut bisa bertahan dan dapat dimakan, semakin handal roti tersebut.

Kalau konsumen membeli sepatu, maka dengan harga yang dibayarkan, semakin lama sepatu tersebut bisa bertahan dan dapat digunakan, semakin handal sepatu tersebut. Bahkan pada beberapa contoh, produk tersebut semakin handal, karena mampu bertahan lebih lama dari usia atau umur ekonomis wajarnya. Misalkan, dengan membeli sepatu dengan harga Rp 70.000 seorang konsumen cukup tahu diri bahwa sepatu tersebut bisa bertahan 3 bulan saja sudah bersyukur, namun ternyata sudah 6 bulan lebih sepatu tersebut masih layak digunakan, maka produk tersebut sudah sangat memenuhi kriteria handal yang pertama.

Kedua. Ciri yang kedua sebuah produk yang handal adalah, apabila produk tersebut mengalami kerusakan mudah diperbaiki. Mudah di sini, bisa berarti mudah dicari komponen yang rusaknya, karena banyak dijumpai di berbagai toko yang ada, maupun mudah dalam memperbaikinya, baik diperbaiki sendiri maupun banyak tempat yang bisa memperbaikinya.

Sebagai contoh, sebuah produk kursi yang rusak karena bautnya patah, konsumen dengan mudah membeli baut pengganti di banyak toko serta dapat memperbaikinya sendiri, atau kalaupun minta tolong orang, dengan mudah menemukan orang atau bengkel yang bisa memperbaiki kursi tersebut. Sebaliknya produk yang tidak handal adalah produk yang sparepart–nya sulit dicari,  kalau rusak sulit diperbaiki dan kadang-kadang harus menunggu waktu yang lama untuk memperbaikinya.

Ketiga. Kerusakan salah satu komponen tidak akan berpengaruh banyak pada fungsi utama produk tersebut. Seperti kita ketahui seringkali sebuah produk terdiri atas berbagai komponen.

Sebagai contoh produk inovatif ‘sandal boneka’. Produk tersebut dikatakan handal apabila misalnya karena suatu sebab hiasan bonekanya lepas atau rusak, sandal tersebut tetap bisa dan pantas digunakan. Jangan sampai hanya karena itu, sandal tersebut menjadi tidak bisa digunakan atau menjadi memalukan bila digunakan.

Keempat. Mudah digunakan dan mudah dirawat. Ciri selanjutnya adalah bahwa produk yang handal harus mudah digunakan, mulai dengan pemasangan yang mudah, maupun petunjuk penggunaan yang mudah dipahami, sehingga konsumen tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa menikmati manfaat produk tersebut.

Di samping itu, produk tersebut harus memberi kemudahan bagi konsumen untuk merawatnya. Sebagai contoh produk ‘Baju’ yang baik adalah baju yang tidak hanya mudah dipakai namun juga harus mudah dirawat, dengan perawatan pada umumnya. Semakin sulit dipakai dan semakin sulit perawatannya (mencuci dan menyimpannya, misalnya), semakin tidak handal produk tersebut, karena menimbulkan masalah tambahan bagi konsumen.

kelima. Ramah lingkungan. Saat ini dengan terus menurunnya kualitas lingkungan di sekitar kita, semakin menuntut produk yang ramah lingkungan, tidak hanya bahan baku yang digunakan saja yang harus ramah lingkungan, namun masa penggunaan dan sampah yang dihasilkannya pun harus ramah lingkungan, syukur-syukur tidak menghasilkan sampah, dengan kata lain semua komponen dapat dikonsumsi oleh konsumen.

Demikianlah beberapa hal berkaitan dengan ‘baik’–nya sebuah produk, produk yang handal memang tidak akan menjamin 100% akan laku atau berhasil di pasar. Namun, paling tidak dengan memiliki produk yang handal, sebuah unit usaha akan lebih mudah mendapat apresiasi dan pujian dari konsumen, karena konsumen mendapat produk yang sesuai atau bahkan melebihi harapannya. Semoga pelaku usaha mendapat manfaat dari tulisan singkat ini.

 

Oleh: Aris Budi Setyawan,

Program DIII Bisnis dan Kewirausahaan

Universitas Gunadarma

Ironi, Rumah Mewah hingga Kapal Pesiar Bebas Pajak, Kantong Plastik, Nasi Bungkus hingga Pempek Kena Pajak

Sungguh ironi negeri ini. Ditengah kondisi ekonomi yang semakin sulit, pemerintah seolah ingin menambah beban rakyat dengan menarik berbagai macam pajak yang sehari-hari dekat dengan rakyat.

Seperti diketahui belum lama ini Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan jika kantong plastik akan dikenakan bea cukai Rp 200 sehingga konsumen yang berbelanja di pusat perbelanjaan akan dikenakan biaya kantong plastic Rp 500 per lembarnya.

Bukan hanya itu yang akhir-akhir ini viral juga adalah rencana Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang mengenakan pajak nasi bungkus hingga pempek Palembang hingga 10%. BPPD kini memasang alat pemantau pajak online (e-tax ) di sejumlah rumah makanan dan kedai pempek.

Jika nantinya kasir diketahui tidak menggunakan alat ini saat bertransaksi, maka akan dikenakan sanksi dari instansi terkait. Pungutan pajak pada rumah makan dan kedai pempek ini sebenarnya sudah tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Palembang tahun 2002 tentang pajak restoran.

Sementara itu di sisi lain, Pemerintah  menaikkan batas harga minimal kelompok hunian mewah, seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house dan sejenisnya yang bebas Pajak Penjualan  Atas Barang Mewah  (PPnBM).

Dalam beleid yang diteken oleh Sri Mulyani pada 10 Juni lalu tersebut, nilai hunian mewah, seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house dan sejenisnya yang terkena Pajak Penjualan Atas Barang Mewah adalah yang berharga Rp30 miliar atau lebih. Sementara dibawah harga tersebut bebas PPnBM.

Bukan hanya itu, pemerintah juga akan menghapus PPnBM kapal pesiar atau yacht asing yang masuk Indonesia. Padahal tiap tahun pemasukan devisa dari kapal pesiar hanya sebesar Rp 9 miliar per tahun.

 

 

Melirik Bisnis Sewa Properti yang Kian Diminati

0

Berbagai kemudahan ditawarkan penyedia jasa bagi pemilik maupun penyewa properti. Pemainnya makin banyak.Investasi di sektor properti memerlukan dana cukup besar. Namun properti tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati banyak orang.

Salah satu keunggulan dari properti adalah bisa dijadikan sebagai passive income. Artinya, investor bisa mendapatkan keuntungan setiap bulan tanpa bekerja. Setelah properti selesai dibangun, properti bisa disewakan.

Saat ini cukup banyak pihak yang menjual jasa untuk memudahkan urusan sewa-menyewa properti sehingga pemilik dan penyewa properti diuntungkan. Seperti platform penyedia jasa penyewaan penginapan Travelio yang mengembangkan sayap bisnisnya dengan menyediakan layanan manajemen properti. Di bawah divisi Travelio Property Management, platform ini menawarkan pengelolaan properti mulai dari apartemen hingga kost eksklusif.

Travelio Property Management ini merupakan line up dari Travelio yang mana bertujuan membantu para investor atau pemilik apartemen mengelola apartemen mereka. Kita berikan rental yield

Layanan yang tersedia beragam properti yang dimiliki individu maupun perusahaan. Di antaranya pasar perumahan dan komersial, dimulai dari unit apartemen individu, gedung apartemen, servis apartemen, kost eksklusif hingga kapsul.

Layaknya hotel, properti yang terdaftar dalam layanan ini pun akan diberlakukan sistem masuk-keluar (check-in dan check-out). Kamar pun akan dibersihkan saat akan ada yang check-in dan setelah check-out.

Untuk bisa menjadi bagian dari Travelio, pemilik properti juga harus memenuhi persyaratan sesuai standar, mulai dari ketersediaan perabotan hingga layanan wifi.

Dengan kesempatan ini, maka pemilik apartemen kosong ataupun pengembang properti dapat memperoleh pendapatan sewa dari Travelio sebagai bentuk pendapatan pasif.

Diberikan solusi menginap yang lebih terjangkau yang dapat mengakomodasi lebih banyak orang, dengan periode sewa yang fleksibel, serta akomodasi dengan ruang keluarga lebih besar.

Maraup Laba dari Kreasi 3D Paper Face Craft

0

Menjadi seorang entreprenuer memang menjadi cita-cita Rahmansyah Iman Saputra sejak lama. Demi mewujudkan cita-citanya itu pria yang akrab disapa Maman ini mengambil keluar dari pekerjaannya sebagai 3D Artist di salah satu perusahaan game online. Kecintaannya terhadap dunia seni dan anak menginspirasi Maman membuat sebuah mainan yang dapat merangsang kreativitas anak.

“Saya berpikir untuk menciptakan mainan anak dengan teknologi terbaru namun menggunakan bahan sederhana yang murah dan mudah didapat,” ujarnya

Berbekal keahlian di bidang desain tiga dimensi membuat Maman memilih untuk menciptakan 3D paper craft dengan merek dagang LowpolyPaper sejak Januari 2015. Kebetulan saat itu Maman mengaku sedang menyusun skripsi sehingga banyak sekali sisa kertas yang tidak terpakai yang bisa dibuat menjadi paper craft dengan memanfaatkan komputer dan printer yang ada.

“Bisa dibilang kita memulai usaha ini tanpa modal, baru setelah berjalan kita mengeluarkan modal sekitar Rp 15 juta untuk membeli printer, mesin cutting kertas, software dan peralatan lainnya,” terangnya.

Meski produk yang ditawarkan terbilang baru dan kreatif, namun diawal pemasaran LowpolyPaper masih belum maksimal. Akhirnya Maman memutuskan untuk mencari seorang partner untuk membantunya terutama dalam hal pemasaran, maka terpilihlah Gregoryo Tattid Cahyono sebagai Co-Founder LowpolyPaper.

“Untuk pemasaran saya menyerahkan kepada rekan saya,” tegasnya.

3D Paper Face.

Menurut Maman, produk utama LowpolyPaper adalah berupa 3D paper face yaitu kerajinan berbentuk wajah yang mirip dengan foto asli sesuai dengan keinginan pelanggan sehingga cocok untuk hadiah ulang tahun, wisuda, pernikahan, atau sebagai hiasan di dinding dan meja.

Untuk membuat 3D paper face Maman membutuhkan pas foto yang ingin dicetak. Foto tersebut kemudian diedit menggunakan software khusus sehingga menjadi 3D papar face dan membentuk pola papercraft.

Desain 3D papar face tersebut kemudian di cetak (print) lalu dipotong mengikuti pola dengan menggunakan mesin cutting kertas yang kemudian disambungkan setiap bagiannya. Tahap terakhir adalah menempelkan 3D paper face craft yang telah disusun ke frame pigura. “Semakin bagus kualitas foto maka akan semakin mirip 3D paper face yang dihasilkan,” ujarnya.

Maman menambahkan, bahan baku yang digunakan adalah kertas jasmine dan kertas syntetic. Ketas jasmine biasa digunakan sebagai kertas undangan sehingga memiliki ketebalan dan kekuatan yang cukup bagus dibanding kertas lain. Sedangkan kertas sintetik (syntetic paper) adalah kertas buatan yang ramah lingkungan dan memiliki keistimewaan seperti anti air, anti robek dan tentunya lebih kuat daripada kertas jasmine.

Tidak heran bila Maman mengaku LowpolyPaper bisa bertahan hingga lebih dari 2 tahun.

“Asal dihindari dari cipratan air dan tempat lembab. Selain itu jangan terlalu ditekan,” terangnya.

Selain 3D paper face, LowpolyPaper juga dapat membuat paper craft seperti hewan, buah-buahan, tanaman, topeng, logo perusahaan, dan bentuk-bentuk 3D abstrak. Sedangkan untuk proses pengerjaannya sendiri memakan waktu 3-5 hari.

“Hampir semua benda bervolume bisa dijadikan 3D paper craft,” tambahnya.

LowpolyPaper menawarkan 2 ukuran yaitu ukuran mini dan standar dimana setiap ukuran bisa di costume menjadi 1 wajah untuk 1 frame (single face), atau 2 wajah dalam 1 frame dan seterusnya. Untuk ukuran mini memiliki skala 2:1 dari ukuran wajah asli yang ditempelkan pada frame berukuran kecil sehingga cocok sebagai hiasan meja. Sedangkan ukuran standar memiliki skala 1:1 sesuai dengan ukuran wajah asli dan cocok sebagai hiasan dinding.

Untuk harga yang ditawarkan mulai dari Rp 250–450 ribu tergantung ukuran, costume, dan bahan kertas yang dipilih. Namun bagi Anda yang ingin melatih kreatifitas bisa memesan paper craft yang masih berupa tamplate dan belum dirakit dengan harga sebesar Rp 15–100 ribu untuk design costume, dan Rp 100 ribu untuk paper face.

“Karena keterbatasan waktu saya membatasi jumlah order sebanyak 75 paper face/bulan, namun untuk objek lain tidak kami batasi,” ujarnya. Dengan asumsi tersebut, setidaknya omset yang dihasilkan sekitar puluhan juta tiap bulannya, tergantung jumlah orderan yang masuk.

Inovasi.

Maman sadar usaha 3D sudah mulai banyak berkembang di Indonesia seperti 3D animasi, 3D game hingga arsitek. Meski begitu Maman mengaku untuk usaha 3D paper craft masih sangat segmented sehingga berisiko. Namun dengan persaingan yang belum begitu banyak Maman yakin dengan prospek LowpolyPaper kedepannya masih akan terus terbuka dan berkembang.

Maman sadar agar dapat survive di usaha creatif harus selalu melakukan inovasi. Ke depannya Maman berencana mengangkat budaya dan kearifan lokal menjadi karya paper craft serta melestarikan kebudayaan Indonesia ke generasi selanjutnya. “Kita juga membuat desain-desain unik dan membuat paper craft wajah tokoh-tokoh terkenal,” ujarnya.