Sabtu, Mei 2, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 966

Diminati di Singapura, Grab Siap Adaptasi Grab&Go di Indonesia

0

Berempat.com – Dalam waktu dekat sepertinya Grab akan kembali menghadirkan fitur terbarunya. Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan sempat membocorkan adanya rencana Grab Indonesia untuk meluncurkan Grab&Go di Indonesia. Fitur tersebut sudah ada di Singapura dan mendapatkan respon yang positif.

“Grab bekerja sama dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Cargo untuk fitur ini. Responnya cukup menjanjikan,” ungkap Ongki di Jakarta, Selasa (5/6).

Fitur Grab&Go merupakan fitur transaksi jual beli yang bisa digunakan oleh pengguna Grab saat di perjalanan. Namun, Ongki belum bisa mengungkapkan waktu pasti peluncuran Grab&Go di Indonesia. “Yang jelas Grab siap menerapkan Grab&Go,” imbuhnya.

Di Singapura, ungkap Ongki, pengguna aplikasi Grab dapat memesan makanan dan minuman, serta produk kecantikan melalui fitur Grab&Go. Namun, fitur Grab&Go tersebut baru hadir di Grab Car. Rencananya, di Indonesia pun fitur tersebut hanya bisa diterapkan di Grab Car.

Ongki pun mengungkapkan, kehadiran fitur ini dapat menambah penghasilan mitra pengemudinya. Sebab, mitra pengemui akan mendapatkan revenue share. Namun, Ongki enggan mengungkapkan berapa besaran bagian dari transaksi di Grab&Go tersebut.

Saat ini, sebelum menghadirkan Grab&Go, Grab sudah memiliki program pendahulu untuk bisa meningkatkan pendapatan mitra pengemudi. Yakni dengan mengajak pasangan dari mitra pengemudi untuk bergabung menjadi agen Kudo yang sudah diakuisisi oleh Grab Indonesia.

“Biasanya setelah bekerja sama dengan Kudo kenaikan pendapatan bisa jadi 30%. Sebab yang awalnya berjualan inventori yang bersifat fisik seperti kebutuhan sehari-hari. Kini dapat memperluas jenis produk dan jasa yang dijual seperti pulsa dan bayar tagihan PLN,” papar Ongki.

Selain itu, mitra Kudo yang berhasil merekrut mitra pengemudi Grab. Bila mitra Grab yang direkrut berhasil sampai aktif melakukan transaksi, maka Grab akan memberikan intensif Rp 375.000 per satu orang mitra pengemudi Grab.

Diminati di Singapura, Grab Siap Adaptasi Grab&Go di Indonesia

0

Berempat.com – Dalam waktu dekat sepertinya Grab akan kembali menghadirkan fitur terbarunya. Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan sempat membocorkan adanya rencana Grab Indonesia untuk meluncurkan Grab&Go di Indonesia. Fitur tersebut sudah ada di Singapura dan mendapatkan respon yang positif.

“Grab bekerja sama dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Cargo untuk fitur ini. Responnya cukup menjanjikan,” ungkap Ongki di Jakarta, Selasa (5/6).

Fitur Grab&Go merupakan fitur transaksi jual beli yang bisa digunakan oleh pengguna Grab saat di perjalanan. Namun, Ongki belum bisa mengungkapkan waktu pasti peluncuran Grab&Go di Indonesia. “Yang jelas Grab siap menerapkan Grab&Go,” imbuhnya.

Di Singapura, ungkap Ongki, pengguna aplikasi Grab dapat memesan makanan dan minuman, serta produk kecantikan melalui fitur Grab&Go. Namun, fitur Grab&Go tersebut baru hadir di Grab Car. Rencananya, di Indonesia pun fitur tersebut hanya bisa diterapkan di Grab Car.

Ongki pun mengungkapkan, kehadiran fitur ini dapat menambah penghasilan mitra pengemudinya. Sebab, mitra pengemui akan mendapatkan revenue share. Namun, Ongki enggan mengungkapkan berapa besaran bagian dari transaksi di Grab&Go tersebut.

Saat ini, sebelum menghadirkan Grab&Go, Grab sudah memiliki program pendahulu untuk bisa meningkatkan pendapatan mitra pengemudi. Yakni dengan mengajak pasangan dari mitra pengemudi untuk bergabung menjadi agen Kudo yang sudah diakuisisi oleh Grab Indonesia.

“Biasanya setelah bekerja sama dengan Kudo kenaikan pendapatan bisa jadi 30%. Sebab yang awalnya berjualan inventori yang bersifat fisik seperti kebutuhan sehari-hari. Kini dapat memperluas jenis produk dan jasa yang dijual seperti pulsa dan bayar tagihan PLN,” papar Ongki.

Selain itu, mitra Kudo yang berhasil merekrut mitra pengemudi Grab. Bila mitra Grab yang direkrut berhasil sampai aktif melakukan transaksi, maka Grab akan memberikan intensif Rp 375.000 per satu orang mitra pengemudi Grab.

Shell Luncurkan Dua Produk Pelumas Baru Jelang Lebaran

0

Berempat.com – Memanfaatkan momen Lebaran, Shell Lubricants meluncurkan dua produk pelumas terbarunya guna memaksimalkan penjualan. Dua produk pelumas tersebut yaitu Shell Helix Eco OW-20 (full synthetic) dan Shell Helix Eco 5W-30 (synthetic). Pelumas tersebut dirancang khusus mesin mobil modern Low Cost Green Car (LCGC).

Produk pelumas Shell Helix Eco ini diklaim sudah diformulasikan khusus untuk menghasilkan efesiensi bahan bakar yang telah memenuhi standar tertinggi dari International Lubricant Standarization dan Approval Committee (ILSAC) GF-5.

Diluncurkannya produk terbaru Shell saat akan memasuki masa Lebaran memang diakui VP Consumer Brand Helix and Advance PT Shell Indonesia Edward Satrio sebagai waktu yang tepat. Pasalnya, banyak mobil yang akan mengganti oli sebelum digunakan untuk mudik.

“Ini kan menjelang Lebaran permintaan terus meningkat, banyak juga yang pada mudik,” ungkapnya sehabis peluncuran di Jakarta, Selasa (5/6).

Edward pun mengakui bahwa momen Lebaran menjadi waktu penjualan produk pelumas Shell yang tertinggi. Selain Lebaran, Edward juga mengklaim akhir tahun sebagai waktu peningkatan penjualan. Namun, Edward enggan menyebut pastinya peningkatan yang didapatkan.

“Kedua momen itu pasti meningkat penjualan kami, tapi kami tak bisa menyebutkan peningkatannya berapa besar,” ujarnya.

Dan bersamaan dengan peluncuran produk pelumas terbaru ini, Edward pun memastikan bahwa stok produk akan aman untuk memenuhi tingginya permintaan pasar menjelang Lebaran.

Sementara itu, Director of Lubricants PT Shell Indonesia Dian Andyasuri mengungkapkan, peluncuran produk terbaru ini merupakan bagian dari komitmen Shell dalam menghadirkan produk pelumas berkualitas yang sesuai dengan perkembangan teknologi mesin kendaraan saat ini.

“Kehadiran Shell Helix Eco merupakan bentuk komitmen Shell dalam memenuhi kebutuhan pasar Indonesia yang cukup besar akan pelumas berkualitas untuk mobil modern berkapasitas cc kecil,” ungkapnya.

Sebanyak 41 Perusahaan Fintech Belum Lolos Izin OJK

0

Berempat.com – Sebanyak 41 perusahaan perusahaan teknologi finansial (fintech) diketahui belum bisa mendapatkan izin seiring dengan ditolaknya dokumen perizinan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi mengungkapkan, ke-41 dokumen tersebut dikembalikan karena belum sesuai ketentuan.

“Kami kembalikan dokumennya karena tidak lengkap dan belum sesuai,” terang Hendrikus saat ditemui di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Senin (4/6).

Perusahaan fintech yang sudah mendapatkan izin dari OJK untuk memberikan kredit di Indonesia memang masih tergolong minim. Sampai saat ini, Hendrikus mengungkapkan bila baru sebanyak 54 perusahaan fintech yang mengantongi izin OJK. Padahal, OJK menargetkan 160 perusahaan fintech bisa mengantongi izin di tahun ini.

Namun, kendati demikian Hendrikus tetap optimis bahwa target tersebut dapat tercapai sampai akhir tahun ini. Pasalnya, saat ini ada sebanyak 34 perusahaan yang sedang dalam proses pendaftaran dan 35 perusahaan lainnya masih melakukan audiensi.

“Desember nanti ada potensi 164 perusahaan fintech peer to peer uang akan teregistrasi,” ibuh Hendrikus.

Sementara itu, menurut Ketua OJK Wimboh Santoso, keberadaan fintech peer to peer tidak lain untuk mengisi ceruk para nasabah yang tidak bisa mendapatkan akses ke bank. Pasalnya, untuk bisa mengajukan pinjaman ke bank dibutuhkan banyak persyaratan seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

“Nah kalau fintech kan enggak ditanya. Jamu gendong mana ditanya izin,” sambung Wimboh.

Menurut Wimboh, ceruk pasar ini dulunya diisi oleh rentenir sebelum kemudian fintech muncul. Sebab itu, Wimboh sendiri yakin bila keberadaan fintech tak akan menyaingi perbankan. Pasalnya, suku bunga fintech tergolong tinggi dan tidak kompetitif. Berbeda jauh bila dibanding Kredit Usaha Rakyat.

Namun, kendati demikian Wimboh menegaskan bahwa OJK tak akan mengatur soal batas suku bunga fintech. Melainkan yang akan diatur adalah soal transparansi.

“Kalau transparan tentu nanti kompetisi. Persaingan akan membawa suku bunganya murah,” ujarnya.

Sambut Lebaran 2018, XL Axiata Gelar Program Berbagi Kuota

0

Berempat.com – Bila umumnya dalam menyambut Ramadan dan Lebaran banyak perusahaan memberikan donasi berupa uang tunai, namun berbeda dengan PT XL Axiata Tbk. Operator selular yang identik dengan warna biru ini justru menggelar program Ramadan Berbagi Kuota.

Adapun dalam program ini XL Axiata akan menyumbangkan donasi berupa kuota data dan perangkat akses digital kepada sekolah pendidikan Islam, termasuk pondok pesantren.

“Akan ada sekitar 300 lembaga pendidikan Islam (Madrasah Aliyah) yang mendapatkan donasi tersebut,” ungkap Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih dalam keterangan resminya, Senin (4/6).

Program yang juga bagian dari Gerakan Donasi Kuota ini tak hanya terbatas untuk sekolah Islam dan pondok pesantren di wilayah Jawa, melainkan juga di luar Jawa. Tri mengungkapkan wilayah yang akan tersentuh oleh program ini seperti Aceh, Makassar, Medan Bengkulu, Binjai, Palembang, Pekanbaru, Surabaya, Lombok, Lampung, Jabodetabek, Bandung, Madura, Pekalongan, Kendal, Yogyakarta, Garut, dan Gresik.

Selain itu, Tri juga mengungkapkan bila dalam program ini XL Axiata menggandeng Kementerian Agama. Tujuannya adalah untuk mempercepat target yang ditentukan.

“XL Axiata juga menggandeng Kementerian Agama, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk mempercepat pencapaian target Ramadan Berbagi Kuota,” imbuh Tri.

Dengan program tersebut, maka setiap sekolah dan pesantren akan mendapatkan kuota data sebesar 20 GB per bulan yang berlaku selama 12 bulan, beserta router untuk mengakses layanan data tersebut. Satu router bisa digunakan untuk 32 perangkat penerima, baik berupa smartphone maupun laptop.

Lebih lanjut, Tri mengatakan bahwa program ini tidak akan berhenti pada di bulan Ramadan ini, tapi akan terus berlanjut setelahnya dalam bingkai program Gerakan Donasi Kuota. Untuk itu XL Axiata akan melanjutkan kerja sama dengan Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI dalam pemilihan sekolah penerima donasi.

Rencanakan Private Placement, Ini Tujuan Ciputra Development

0

Berempat.com – Dalam waktu dekat PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) berencana melakukan private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMT-HMETD) guna memperoleh pendanaan. Rencana tersebut sudah disetujui oleh para pemegang saham.

Jumlah saham yang akan dilepas nantinya maksimal 1,85 miliar saham atau 10% dari modal. Dan berdasarkan keterbukaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), per lembar saham yang diterbitkan itu memiliki harga paling kecil Rp 1.191,40. Dengan demikian CTRA dapat memperoleh dana segar mencapai Rp 2,2 triliun.

“Saat ini PMT-HMETD masih berupa rencana dan belum ada investor strategis. Kami merencanakan hal ini untuk dua tahun yang akan datang,” ungkap Direktur Independen CTRA Tulus Santoso, Senin (4/6).

Tulus mengungkapkan, nantinya hasil PMT-HMETD tersebut akan dialokasikan ke beberapa sektor, pertama adalah mengurangi beban utang. Menurutnya, saat ini net gearing ratio CTRA sudah cukup tinggi, yakni 28%. Padahal, perusahaan berusaha mempertahankan net gearing ratio di bawah 30%.

“Jadi kalau ada proyek baru kami membuka opsi untuk menanggulangi hal tersebut dengan PMT-HMETD,” tambah Tulus.

Selain itu, alokasi berikutnya akan diberikan pada pengembangan proyek baru yang tersebar di Indonesia. Dan salah satu proyek yang menjadi andalan ialah proyek reklamasi di Makassar.

Direktur Perseroan di Ciputra Artpreneur Nanik J. Santoso pada kesempatan yang sama mengungkapkan, proyek tersebut akan dibangun dalam dua tahap. Saat ini pembangunan yang dilakukan baru pada tahap pertama dengan progres 83%.

Proyek reklamasi tersebut memiliki area seluas 1.000 hektar dengan total anggaran Rp 1,8 triliun.

“Untuk pembayaran itu udah ada special term dengan kontraktor jadi progress pembayaran masih ada sisa 35% lagi,” sambung Nanik.

Catat Waktu Pembayaran THR dan Gaji ke-13 ASN Jawa Barat Tahun Ini

0

Berempat.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah menentukan waktu pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 para Aparatur Sipil Negara (ASN). Sesuai dengan keterangan dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, THR dan gaji ke-13 ASN Jawa Barat akan dibayarkan pada minggu pertama Juni dan Juli 2018.

Adapun selain ASN, sesuai dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor Kementerian Dalam Negeri Nomor 903/3386/SJ, THR dan gaji ke-13 akan diberikan kepada kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD.

Sementara itu, Ahmad Heryawan menjelaskan bahwa pemberian THR dan gaji ke-13 diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Namun, apabila APBD tak menutupi, maka Pemprov akan melakukan penggeseran anggaran untuk menutupinya.

“Dananya diambil dari belanja tidak terduga, penjadwalan ulang kegiatan, atau menggunakan kas yang tersedia,” terang pria yang akrab disapa Aher tersebut dalam keterangan resminya, Minggu (3/6).

Aher pun menerangkan, bila pergeseran anggaran dilakukan Pemprov Jabar tidak perlu menunggu Perubahan APBD terlebih dahulu, melainkan cukup lewat pemberitahuan pimpinan DPRD sebulan sebelum perubahan dilakukan.

Untuk pembayaran THR dan gaji ke-13 ASN Jawa Barat di tahun ini Aher mengatakan bahwa anggarannya menembus Rp 200 miliar. “THR itu take home pay, yakni gaji pokok, tunjangan daerah, tunjangan jabatan, seluruhnya, bukan hanya gaji pokok. Itu dari APBD dan sebagaian dana transfer (dari pemerintah pusat). Dana gaji itu dana perimbangan sebagian, dana APBD sebagian,” terangnya.

Adapun Aher mengungkapkan strategi Pemprov Jawa Barat untuk bisa menutup kebutuhan biaya THR dan gaji ke-13 melalui pajak kendaraan. Namun, Pemprov Jawa Barat akan membebaskan denda pajak kendaraan agar dapat menyerap lebih banyak anggaran. Fasilitas pembebasan denda pajak dan biaya balik nama kendaraan berlangsung selama dua bulan, yakni Juli-Agustus 2018.

Aher mengatakan, cara serupa pun pernah dilakukan saat pemerintah pusat memangkas Dana Alokasi Umum (DAU) Jawa Barat tahun 2016 yang menembus Rp 400 miliar. Saat itu pemerintah Jawa Barat menggelar program pembebasan denda pajak kendaraan dan bea balik nama kendaraan bekas selama tiga bulan.

Pemprov diketahui mematok target pendapatan APBD yang berasal dari pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama kendaraan tahun 2018 mencapai Rp 11,8 triliun. “Total pajak kendaraan Rp 11,1 tirliun, dari situ ada tambahan Rp 750 miliar, jadi Rp 11,8 triliun naiknya,” kata Aher.

Antisipasi Lonjakan Lebaran, BRI Siapkan Uang Tunai Rp 62 Triliun

0

Berempat.com – Kebutuhan uang tunai selama masa Lebaran 2018 diprediksi akan meningkat. Untuk mengantisipasi besarnya kebutuhan masyarakat, terutama nasabah terhadap uang tunai, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. telah menyiapkan Rp 62 triliun.

Menurut Direktur Jaringan dan Layanan BRI Osbal Saragi Rumahorbo, jumlah uang tunai yang disiapkan tahun ini lebih besar 169% dibanding tahun lalu yang hanya Rp 23 triliun. Peningkatan tersebut dilakukan oleh BRI mengingat libur Lebaran tahun ini cukup panjang.

“Juga bertepatan dengan awal bulan akan ada pembayaran gaji PNS/TNI/Polri, rutin juga THR dan gaji ke-13 kami hitung kurang lebih Rp 15,3 triliun,” terang Osbal di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Kamis (31/5).

Menurut Osbal, pihaknya memperkirakan 80% dari uang tunai yang disiapkan oleh BRI akan diserap oleh masyarakat. Karena itu, BRI pun akan mempersiapkan layanan selama libur Lebaran (9-21 Juni) dan akan memberikan pelayanan di 463 unit kerja. 229 unit kerja di antaranya akan terus melakukan layanan selama libur, kecuali tepat di hari H Lebaran (15-16 Juni).

Selain itu, BRI juga menyediakan 32 posko mudik di sepanjang jalur mudik. Namun, fungsi posko-posko tersebut hanya akan memberikan layanan terbatas bagi pemudik. Dan khusus nasabah BRI bisa melakukan transfer melalui EDC di posko, juga isi ulang kartu uang elektronik Brizzi.

Saat ini, terang Osbal, jumlah kartu Brizzi yang beredar sudah mencapai 8-9 juta kartu dengan maksimal saldo Rp 1 juta. Osbal memperkirakan transaksi Brizzi akan mencapai Rp 9 triliun.

Dan untuk memudahkan pengguna Brizzi, BRI sudah memiliki 220 ribu agen Brilink, yang 120 ribu agen di antaranya mendapat tugas untuk melayani isi ulang. Sebanyak 8.000 ATM BRI saat ini pun sudah bisa melakukan isi ulang. Selain itu, terdapat lebih dari 26 ribu merchant bekerja sama dengan BRI sebagai sarana untuk mengisi ulang, seperti Indomart dan Alfamart.

“Transaksi Brizzi seluruh Jakarta kami perkirakan naik 30 persen,” tandasnya.

Unit Tower Pertama Apartemen Cimanggis City Catat Penjualan Rp 100 M

0

Berempat.com – PT Permata Sakti Mandiri (PSM) selaku pengembang apartemen Cimanggis City mencatatkan penjualan yang membanggakan. Pasalnya, untuk penjualan unit tower pertama Cimanggis City diklaim telah melampaui target.

Sebanyak 50% unit di tower pertama sudah terjual sampai dengan Mei 2018. Penjualan tersebut mencatatkan nilai lebih dari Rp 100 miliar. Saat ini, PSM pun mematok target untuk menjual 70% unit atau setara dengan Rp 200 miliar.

Direktur Utama PSM Agus Susilo mengungkapkan, harga unit di apartemen Cimanggis City sudah mulai meningkat 10% dibanding harga sebelumnya pada Juni 2018. Agus pun menilai meningkatnya harga jual unit merupakan bagian dari optimismenya dalam melihat pasar properti.

“2018, revenue bagus, target tercapai, dan pembangunan on progress,” tambah Agus, Sabtu (2/6).

Cimanggis City sendiri dibangun di atas lahan seluas 1 hektare (ha), yang 40% lahannya digunakan untuk fasilitas dan kenyamanan penghuni. Sementara 60% lahan akan dibangun dua tower dengan luas bangunan sekitar 65.000 meter persegi. Dua tower tersebut akan memiliki 1.600 unit apartemen dan kios dengan dua pilihan tipe, yaitu tipe 21 (studio) dan tipe 36 (2 kamar).

Saat ini, unit Cimanggis City ditawarkan mulai dari Rp 299 jutaan. Harga tersebut naik jika dibandingkan saat pertama kali ditawarkan kepada masyarakat tahun lalu, yakni Rp 200 juta-an untuk tipe studio.

Untuk bisa menggaet konsumen, PSM memberikan promo menarik bagi konsumen yang membeli unitnya khusus di bulan Juni dan Juli 2018, yakni berupa hadiah langsung perhiasan emas dan bebas biaya KPA Bank dengan beraneka ragam cara bayar yang dapat dicicil mulai dari Rp 2,5 juta-an per bulan.

Rencananya, pembangunan proyek ditargetkan akan topping-off (tutup atap) pada April-Mei 2019.

40% Saham Borneo Alumina Diakuisisi Antam

Berempat.com – PT Aneka Tambang Tbk. telah mengumumkan akuisisi 40% saham di PT Borneo Alumina Indonesia yang sebelumnya dimiliki PT Borneo Edo International. Transaksi tersebut bisa dikatakan sebagai transaksi afiliasi karena Borneo Edo merupakan anak usaha Antam yang punya kepemilikan saham 99,5%.

Sebagai informasi, Borneo Edo merupakan perusahaan yang memiliki wilayah eksplorasi pertambangan yang terdapat dalam beberapa Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Landak, Kalimantan Barat. Perusahaan ini memiliki aktivitas pada ruang lingkup dalam bidang pembangunan, perdagangan perindustrian, pertanian, dan pertambangan.

Merujuk pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/5), saham Borneo Alumina dibeli dengan harga Rp 100 ribu per lembar saham. Total, sebanyak 220 saham yang dibeli Antam atau setara Rp 22 juta.

Borneo Alumina sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perindustrian, jasa, dan perdagangan. Namun, sampai saat ini Borneo Alumina diketahui belum beroperasi secara komersial.

Bagi Antam, akuisisi saham tersebut dilakukan untuk mendukung aktivitas strategis pengembngangan bisnis Antam yang berorientasi pada pengembangan industri hilirisasi komoditas mineral tambang.