Kamis, Mei 7, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 946

Permudah Akses Pembayaran Pelanggan, Traveloka Rangkul Standard Chartered

Berempat.com – Berbarengan dengan peluncuran solusi keuangan terintegrasi dari SCB Indonesia, PremiumFIRST, Kamis (26/7), Traveloka mengumumkan kerja sama yang sudah terjalin dengan Standard Chartered Bank Indonesia.

Kerja sama yang dilakukan Traveloka dan Standard Chartered Bank (SCB) Indonesia merupakan kerja sama strategis untuk meningkatkan user experience dari Traveloka dalam mempermudah akses pembayaran, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan lifestyle dan traveling.

“Kerja sama dengan SCB Indonesia ini sejalan dengan semangat ekspansi kami sehingga membutuhkan lebih banyak partner yang dapat diterima di seluruh dunia khususnya dalam memudahkan pengguna kami dalam  hal pembayaran. Traveloka senang menjadi bagian dari peluncuran PremiumFIRST di mana dengan adanya berbagai promo dan penawaran menarik dapat semakin memanjakan pengguna kami,” ujar Public Relations Director Traveloka Sufintri Rahayu.

Dan dengan kerja sama ini, maka pengguna Traveloka sekaligus nasabah SCB Indonesia dapat menikmati promo yang ditawarkan dengan mengunjungi langsung booth Traveloka pada tanggal 28 – 29 Juli 2018 di Atrium Senayan City, Jakarta. Pengunjung bisa mendapatkan promo menarik berupa kupon diskon untuk penerbangan ke Eropa dan Amerika Serikat hingga Rp 1.000.000 dan kupon diskon penerbangan ke Asia dan Australia hingga Rp 700.000.

Sementara itu, bagi para pengguna Traveloka yang tidak sempat berkunjung juga dapat menikmati promo jangka panjang berupa diskon setiap hari sebesar Rp. 200.000. Termasuk diskon sebesar Rp 250.000 setiap tanggal 5, 15, dan 25 setiap bulannya khusus pembelian tiket pesawat dan akomodasi hotel dengan minimal transaksi Rp. 2.000.000 di situs www.traveloka.com maupun aplikasi Traveloka. Promo ini berlangsung sampai akhir tahun 2018.

Naik Tipis, HM Sampoerna Catatkan Laba Bersih Rp 6,11 Triliun

Berempat.com – PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. atau lebih dikenal HM Sampoerna telah melansir laporan keuangan yang mencatatkan laba bersih Rp 6,11 triliun pada semester I-2018. Perolehan tersebut hanya naik 1,04% dibanding periode sama tahun lalu yang mencatatkan Rp 6,05 triliun.

Selain itu, kenaikan juga dicatatkan HM Sampoerna pada pendapatan yang diperoleh di semester I-2018 yaitu Rp 49,15 triliun. Naik 5,51% dibanding periode sama tahun lalu Rp 46,58 triliun.

Sayangnya, beban pokok penjualan yang harus ditopang oleh perseroan turut meningkat dari Rp 35,19 triliun menjadi Rp 37,73 triliun.

Bersamaan dengan itu, total aset HM Sampoerna ikut meningkat dari posisi akhir 2017 sebesar Rp 43,14 triliun menjadi Rp 43,87 triliun. Angka itu terdiri dari aset lancar sebesar Rp 34,9 triliun dan aset tidak lancar sebesar Rp 8,89 triliun.

Sementara untuk total liabilitas HM Sampoerna di akhir Juni 2018 sebesar Rp 16,16 triliun. Angka itu naik tinggi dibanding posisi total liabilitas di akhir 2017 sebesar Rp 9 triliun.

Siapkan Rp 42 Juta Jika Ingin Boneka Seks yang Bisa Diajak Bicara

0

Berempat.com – Kemajuan teknologi saat ini rupanya tak hanya dimanfaatkan untuk pembuatan kendaraan masa depan maupun gadget terkini, tapi juga dimanfaatkan oleh produsen boneka seks. Tak main-main, teknologi yang dipunya bisa membuat boneka seks kini diajak bicara karena sudah dilengkapi dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Salah satu produsen boneka seks, WMDOLL telah memproduksi dan memasarkan boneka seks dengan kriteria yang sudah disebutkan tadi. Tapi, dari segi harga memang boneka ini dibanderol cukup mahal, yakni US$ 2.950 atau setara Rp 42,77 juta (kurs Rp 14.500).

Berdasarkan informasi yang dijabarkan pada situs resmi WMDOLL, boneka seks yang dijual memiliki tinggi 5,5 kaki atau 165 cm dan berat 31 kilogram. Kemudian, selain bisa diajak bicara konsumen pun bisa menyesuaikan wajah boneka yang diinginkan, apakah berwajah Asia, Eropa, atau Amerika yang dilihat amat mirip layaknya manusia.

Selain itu, konsumen juga bisa mengubah warna rambut, warna kulit, warna mata, hingga warna kuku sesuai selera. Konsumen pun bisa menambahkan boneka seksnya dengan bulu-bulu genital dengan biaya tambahan US$ 80 atau setara Rp 1,16 juta.

Viral Saldo e-Money Bisa Dicuri, Berikut Penjelasan dan Antisipasinya

0

Berempat.com – Di tengah upaya pemerintah dalam meminimalisir penggunaan uang kes (cashless) dengan mengalihkan penggunaan ke uang elektronik (electronic money/e-money). Saat ini, bisa dibilang pengguna e-money di Jakarta cukup banyak. Tapi, beberapa waktu lalu justru beredar video yang tersebar melalui aplikasi pesan singkat menunjukkan bahwa saldo e-money dapat dicuri.

Video tersebut memperlihatkan bagimana saldo dapat diambil hanya dengan menempelkan mesin Electronic Data Capture (EDC) ke dompet yang di dalamnya terselip uang elektronik. Tak ayal, masyarakat pun dibuat cemas dengan beredarnya video tersebut.

Menurut Chief Executive KIBAR Yansen Kamto, cara pencurian saldo tersebut memang bisa terjadi. Pasalnya, kartu e-money tak dilengkapi dengan PIN. Penggunaan PIN sendiri memang tak diterapkan pada e-money lantaran sebagai langkah mempercepat transaksi agar tak terjadi antrean panjang.

Namun, menurut Yansen yang juga pakar IT ini, pencurian saldo menggunaan mesin EDC hanya bisa berdampak pada e-money, tetapi tidak pada kartu ATM, debit, atau kartu kredit yang memerlukan akses seperti PIN untuk bertransaksi.

“Padahal, hal ini hanya terjadi khusus pada kartu e-wallet RFID dan tidak bisa terjadi pada kartu kredit atau ATM yang mensyaratkan kartu baru bisa diakses lewat konfirmasi PIN atau tanda tangan,” terang Yansen dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/7).

Tapi, bagi pemegang e-money yang tak ingin menjadi korban dapat menghindari hal tersebut dengan menyimpan kartu e-money ke dalam kotak kartu nama alumunium.

“Atau kalau mau murah meriah, Anda bisa membungkus kartu dengan aluminium foil pembungkus rokok atau makanan. Dijamin, tidak ada alat EDC yang bisa membaca kartu,” terangnya.

Satgas: Sebanyak 227 Fintech Belum Terdaftar di OJK

0

Berempat.com – Kemunculan perusahaan rintisan yang bergerak di bidang pembiayaan secara digital (financial technology/fintech) saat ini mulai menjamur. Kemudahan dalam verifikasi untuk memberikan pinjaman membuat masyarakat tergiur untuk mencoba. Namun, rupanya tak semua perusahaan tersebut sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal tersebut diungkap oleh Satgas Waspada Investasi yang menemukan banyak penyelenggara layanan pinjaman berbasis teknologi (peer to peer lending) yang belum mendapatkan izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Padahal, berdasarkan aturan OJK nomor 77/POJK.01/2016, penyelenggara peer to peer lendingi wajib mengajukan pendaftaran dan perizinan kepada OJK.

“Satgas Waspada Investasi menemukan 227 entitas yang melakukan kegiatan usaha peer to peer lending tidak terdaftar memiliki izin usaha dalam penawaran, sehingga berpotensi merugikan masyarakat,” ungkap Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing kepada awak media di Gedung OJK, Jakarta, Jumat (27/7).

Menindaklanjuti hal tersebut, Tobing menegaskan bahwa Satgas telah memanggil entitas tersebut dan meminta seluruh entitas yang tidak terdaftar untuk menghentikan kegiatan peer to peer lending, menghapus semua aplikasi penawaran pinjam meminjam uang, menyelesaikan segala kewajiban kepada pengguna, dan segera mengajukan pendaftaran ke OJK.

Sementara itu, untuk memberikan perlindungan kepada konsumen dan masyarakat secara berkesinambungan, Tobing meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan dengan entitas yang tidak berizin tersebut. Pasalnya, entitas yang tak berada di bawah pengawasan OJK berpotensi merugikan masyarakat.

“Kami akan rutin menyampaikan informasi perusahaan fintech peer to peer lending yang tidak berizin,” ujar Tobing.

Dan agar aman, Tobing pun merekomendasikan bagi masyarakat yang ingin tahu perusahaan fintech peer to peer lending mana saja yang sudah terdaftar di OJK dapat mengakses situs ojk.go.id.

Sementara itu bagi masyarakat yang mendapatkan tawaran fintech peer to peer lending yang mencurigakan dapat melaporkan kepada layanan konsumen OJK 157, email konsumen@ojk.go.id, atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Bekraf Kembali Ajak Pebisnis Kreatif Indonesia Ikuti SXSW 2019

0

Berempat.com – Setelah tahun ini Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengajak perusahaan rintisan (startup) lokal untuk mengikuti ajang South by Southwest (SXSW) 2018 di Austin, Texas, Amerika Serikat, Bekraf kembali akan menghadirkan Pavilion Archipelageek untuk SXSW 2019.

Beberapa perusahaan yang sudah dibawa Bekraf tahun ini ke ajang tersebut yaitu Kata.ai, Mycotech, Saft7robotics, Seruniaudio, Squline, Digital Happiness, Minikino, dan Vestifarm. Namun, untuk tahun depan Bekraf berharap dapat mengajak lebih banyak lagi perusahaan rintisan asal Indonesia dengan variasi produk yang lebih banyak dan lebih luas.

Pasalnya, untuk tahun depan Bekraf sudah membuat sesuatu yang lebih menarik, yaitu mengenalkan lagu dangdut kepada dunia. “Tahun 2019 akan ada Hello Dangdut, yaitu program pemasaran lagu dangdut agar mendunia, yang sudah dipikirkan dengan matang oleh Bekraf dan kurator serta seniman di musik dangdut,” ungkap Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik.

Hal senada juga disampaikan oleh Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Pudji Mulia Simanjuntak. Ia berharap tahun depan dapat membawa lebih banyak pebisnis kreatif untuk ikut SXSW 2019. Pasalnya, ia melihat kehadiran wakil Indonesia di SXSW 2018 dapat menarik minat pengunjung yang berasal dari seluruh penjuru dunia.

“Seluruh kreativitas, inovasi, dan karya yang tepat sasaran mendatangkan banyak pujian dan apresiasi hingga akhirnya membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Arekha Bentangan, perwakilan Mycotech sudi berbagi pengalamannya mengikuti SXSW 2018. Menurutnya, SXSW 2018 telah memberikan banyak pengalaman yang berharga dan informasi penting berkaitan dengan kebutuhan pasar Amerika Utara yang berbeda dengan pasar Asia dan Eropa. Hal itu pun menjadikan Mycotech lebih siap untuk melebarkan sayap ke pasar Amerika.

“Selain itu, kami juga lebih percaya diri dengan umpan balik yang kami dapat saat selama acara berlangung. Sehingga Mycotech semakin terpacu untuk meningkatkan kualitas produk, dibuktikan dengan makin berdatangannya banyak project baru baik di Asia maupun Eropa pada tahun 2018 ini,” ulas Arekha.

Hal senada juga disampaikan Reynir Fauzan perwakilan dari Kata.ai. Dengan banyaknya perusahaan rintisan yang berpartisipasi, Ryen merasa bisa mendapatkan kesempatan untuk saling mengenal produk satu lain.

“Salah satunya produk serupa dengan kami yang berasal dari Brazil. Dalam momen tersebut, kami saling mempelajari cara kerja masing-masing, sehingga kami sama-sama tau mengenai bagian yang dapat kami tingkatkan,” jelas pria yang akrab disapa Rey ini.

Untuk tahun depan, Indonesia akan tetap mengusung tema yang sama, “Archipelageek” dari Indonesia ke Austin SXSW 2019 yang terinspirasi dari filosofi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

“Kami berharap dukungan besar dari masyarakat Indonesia, serta upaya melahirkan talenta-talenta terbaik  untuk unjuk gigi dalam gelaran akbar internasional ini. Selain itu, kami berharap semoga kesempatan ini memberikan peluang bagi perkembangan dan kemajuan ekonomi kreatif di Indonesia,” tutur Ricky.

Bagi Anda yang berminat untuk ikut, Bekraf akan mulai membuka pendaftaran pada 30 Juli 2018.

Incar Segmen Gamers, Ini Dua Laptop Gaming G Series dari Dell

0

Berempat.com – Dell Indonesia mulai serius untuk menjangkau segmen gamers dengan menelurkan dua laptop gaming terbaru, yakni G3 15 dan G7 15. Dua laptop yang termasuk dalam G Series tersebut dibuat khusus bagi para gamer kasual yang mempunyai kinerja mumpuni namun tetap ramah kantong.

“Kami terus mengembangkan pengalaman bermain gim terbaik dengan laptop-laptop terbaru ini. Dengan demikian, kami dapat membantu semua gamer, apa pun level mereka, mendapatkan pengalaman bermain game terbaik dengan lini G Series baru yang ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau,” ujar Consumer Country Director Dell Indonesia Tjipto Suparto dalam keterangan resminya, Kamis (26/7).

Selain untuk kebutuhan gim, Tjipto pun mengklaim bahwa laptop G7 15 pun memiliki performa tinggi untuk memenuhi kebutuhan video editing dan desain grafis.

“Targetnya adalah untuk kelas affordable atau wallet friendly. Produk ini memang sengaja ditujukan untuk para gamers yang mencari produk sesuai dengan dompetnya,” tambah Tjipto.

Untuk detail produk, kedua laptop Dell G Series ini telah dilengkapi GPU NVIDIA GeForce GTX seri 10 yang tangguh, prosesor Intel® Core generasi ke-8, solusi manajemen termal, software yang secara cerdas menjalankan prioritas konten, pengeras suara MaxxAudio, layar IPS FHD anti-silau, dan fitur-fitur ungulan lainnya.

Sementara untuk keunggulan masing-masing, Dell G3 15 hadir dengan ketebalan 15 inci, didukung NVIDIA GeForce GTX 1050, dan dilengkapi dengan CPU Intel® CoreTM generasi ke-8, i5 atau i7.

Selain itu, sistem laptop gaming yang diklaim tertipis ini dilengkapi fitur kipas ganda dan bisa dikembangkan hingga dua hard drive. Desain antena WiFi 2×2 laptop ini menampilkan kinerja nirkabel mumpuni, dan fitur software SmartByte memprioritaskan gim dan konten video agar dapat tetap berjalan lancar, bahkan saat sedang mengunduh dokumen berukuran besar.

Dell G3 15 ditawarkan dalam tiga pilihan warna eksterior, yakni Hitam doff, Biru Recon doff dan Putih Alpine. Laptop ini dipatok seharga Rp 11.999.000,-.

Kemudian untuk Dell G7 15 diposisikan gamer yang menginginkan kinerja lebih tinggi. Dell G7 15 hadir dengan chassis 15 inci dan ketebalan hanya 25mm, lengkap dengan pilihan GPU hingga NVIDIA GeForce GTX 1060 berteknologi desain Max-Q yang canggih.

Dell G7 15 ditawarkan dengan pilihan prosesor Intel® CoreTM generasi ke-8, i5 atau i7, dengan kinerja hingga 6-core dan memori grafis terdedikasi hingga 6GB GDDR5. Termasuk kipas ganda dan bisa dikembangkan hingga dua hard drive.

Optimalisasi jaringan tangguh 1×1 (mampu mendukung hingga 2×2) atau software SmartByte memprioritaskan unduhan konten agar permainan gim dan streaming tetap berjalan lancar.

Dell G7 15 hadir dengan dua pilihan warna, yakni Hitam dan Putih Alpine. Laptop ini dibanderol mulai dari Rp 16 juta.

Yang Dilakukan Pemerintah Menjaga Kesehatan Pertamina

Berempat.com – Kesehatan keuangan PT Pertamina belakangan menjadi sorotan publik seiring dengan tersebarnya surat restu penjualan aset Pertamina oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Kendati hal tersebut kemudian dibantah oleh Rini sebab mekanisme penjualan aset harus melewati tahap persetujuan di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Saat ini memang tak bisa ditampik bahwa Pertamina sedang menopang beban seiring naiknya harga minyak dunia. Sementara harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tak kunjung dinaikkan. Apalagi Pertamina merupakan satu-satunya perusahaan BUMN yang bertugas menyedikan, mengelola, dan mendistribusikan BBM.

Karena itu, berbagai upaya pun coba dilakukan pemerintah untuk mengembalikan stabilitas keuangan Pertamina. Melalui Kementerian Enegeri Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah sudah melakukan peningkatan kontribusi Pertamina dalam produksi migas nasional merupakan bagian dari roadmap membesarkan Pertamina.

Dengan peningkatan kontribusi tersebut diharapkan kontribusi Pertamina dapat meningkat menjadi 39% di tahun 2019.

“Pemerintah telah memberikan 12 blok migas terminasi kepada Pertamina, termasuk Blok Mahakam, ONWJ, Tengah, Attaka, East Kalimantan, North Sumatera Offshore, Sanga-sanga, Southeast Sumatera, Tuban dan Ogan Komering. Terakhir, Blok Jambi Merang dan Raja-Pendopo yang diserahkan Mei 2018,” ujar Wakil Menteri ESDM Arcandra, seperti diwartakan oleh Antara, Jumat (27/7).

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Publik Kementerian ESDM Agung Pribadi menambahkan, menurut data laporan Pertamina yang menyebut dari 10 blok migas terminasi selain Mahakan dan ONWJ, perkiraan tambahan pendapatan Pertamina sebesar US$ 24 miliar untuk 20 tahun ke depan.

“Ini tentu bisa mengkompensasi isu keuangan Pertamina yang ramai dibicarakan belakangan ini,” ujar Agung.

Bahkan untuk mengurangi beban keuangan Pertamina, Pemerintah juga telah mengusulkan untuk menambah subsidi solar. “Pada rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Kementerian ESDM bersama DPR telah menyepakati kenaikan subsidi solar tahun ini menjadi Rp 2.000 per liter. Sedangkan untuk tahun 2019 menjadi maksimum Rp 2.500 per liter,” imbih Agung.

Agung pun memastikan bahwa pemerintah akan tetap memerhatikan Pertamina dan tak akan ada pembiaran pada kondisi Pertamina yang sedang tak sehat.

“Pemberian 12 blok migas terminasi, meningkatkan kontribusi produksi migas Pertamina dan upaya peningkatan subsidi solar merupakan sebagian upaya konkrit untuk meningkatkan kinerja Pertamina. Mendorong Pertamina menjadi perusahaan migas kelas dunia,” papar Agung.

Salah satu blok migas terminasi yang diberikan kepada Pertamina adalah blok Jambi Merang. Pada blok terminasi tahun 2019 tersebut, Pertamina memberikan komitmen investasi sebesar US$ 239 juta atau Rp 3,2 triliun.

Selain itu, proyek blok Jambi Merang adalah komitmen investasi terbesar yang pernah dilakukan Pertamina selama ini. Pada blok tersebut, Pertamina juga memberikan bonus tandatangan sebesar US$ 17,3 juta kepada Pemerintah atau sekitar Rp 232 miliar.

Invest Camp, BEI Bimbing Social Media Influencer agar Jadi Investor Andal

0

Berempat.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini, Jumat (27/7), dikunjungi oleh social media influencer. Kedatangan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Invest Camp yang dilakukan oleh BEI untuk memberikan bimbingan kepada social media influencer investory agar memahami cara menjadi investor saham yang andal.

“Program ini, akan diawali invest camp, di mana invest camp adalah one day program untuk pembekalan ilmu dan edukasi investasi saham bagi para sosial media influencers investory yang dilakukan hari ini,” ujar Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi.

Selain diberikan bimbingan, para social media influencer juga akan melakukan transaksi saham bersama-sama secara langsung.

Sebagai informasi, investory adalah sebuah program yang menyajikan cerita inspiratif oleh 12 sosial media influencers yang memotivasi masyarakat umum untuk memulai investasi saham. Para influencer ini pun berasal dari latar belakang dan memiliki ketertarikan yang beragam, mulai dari traveller, culinary, ibu rumah tangga, enterpreneur, pilot, pekerja profesional, hijaber, dan sebagainya.

Semester I-2018, Penerimaan Non-Pajak dari Migas dan Tambang Naik 47%

0

Berempat.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyatakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diperoleh dari industri migas maupun pertambangan mineral dan batu bara, pada semester I-2018 melampui target.

Menukil dari Antara, Jumat (27/7), berdasarkan data yang dirilis Kementerian ESDM pada Kamis (26/7) menunjukkan realisasi penerimaan sumber daya alam (SDA) migas mencapai Rp 58,75 triliun atau 73,12% dari target APBN 2018.

Realisasi tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 47,95% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, tingkat realisasi PNBP minyak bumi dalam menghasilkan keuangan negara sudah mencapai 98,60% dari target APBN Rp 59,58 triliun.

Sementara itu, pada sektor minerba kenaikan rata-rata harga batu bara acuan (HBA) pada periode Januari-Juni 2018 yang mencapai US$ 96,50 per ton, lebih tinggi dibandingkan HBA periode Januari-Juni 2017 sebesar US$ 82,21 per ton. Kenaikan HBA ini mendongkrak realisasi PNBP SDA non migas pertambangan minerba yang mencapai Rp 16,35 triliun atau 70,12% dari target APBN 2018 sebesar Rp 23,32 triliun.

Realisasi PNBP SDA non-migas pertambangan lebih tinggi 29,09%jika dibandingkan dengan periode yang sama 2017 sebesar Rp 12,67 triliun. Khusus untuk pertambangan, capaian realisasi PNBP tengah tahun ini mencapai 78,19% atau sebesar Rp 12,96 triliun dari target APBN sebesar Rp 17,858 triliun.

Melihat pertumbuhan dan pencapaian sektor ESDM pada semester I yang di atas rata-rata dibandingkan sektor lainnya, Kementerian ESDM optimis target penerimaan negara dari sektor ESDM akan tercapai hingga akhir tahun nanti, dan menjadi bukti bahwa sektor ini masih memegang peran vital dalam keuangan negara.

Data dari Kementerian Keuangan yang dirilis pada 17 Juli 2018 menyebutkan, penerimaan PPh migas hingga akhir Juni 2018 tumbuh secara baik, mencatatkan kenaikan sebesar Rp 30,06 triliun atau 9,13 persen dibandingkan tahun 2017 year on year (yoy). Nilai tersebut juga telah mencapai 78,84% terhadap target yang ditetapkan pada APBN 2018 sebesar Rp 38,13 triliun.

Terjadinya peningkatan ini ditopang dari kenaikan harga minyak mentah dunia yang turut mengerek pergerakan Indonesian Crude Price (ICP). Rata-rata ICP pada semester I tahun 2018 tercatat sebesar US$ 66,6 per barel, lebih tinggi dibandingkan rata-rata ICP pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$ 48,9 per barel.