Minggu, Mei 10, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 879

Timberland Hadirkan Koleksi Ultimate Winter Boot di Akhir Tahun

Berempat.com – Pada penghujung akhir tahun 2018 ini, Timberland meluncurkan koleksi‘Ultimate Winter Boot’ untuk menghadapi musim dingin yang identik dengan hujan deras dan genangan-genangan air yang bisa mengganggu berbagai aktivitas sehari-hari kita.

Kita bisa tetap kering dan nyaman dengan sepasang sepatu bot Timberland. Proses penyamakan kulit yang digunakan untuk sepasang bot menghasilkan sepatu yang tahan air. Terlebih lagi, jahitan yang tertutup rapat memastikan bahwa tidak ada lembab yang tembus ke dalam sepatu dan menyebabkan
kaus kaki kamu basah setelah menginjak genangan air.

Selain itu, sol sepatu bot terbuat dari karet Gripstick™ Rubber yang mampu mencengkram lantai dengan lebih kuat dibanding sol karet biasa. Jadi, Anda tidak perlu khawatir tergelincir dan terjatuh ketika berada di jalanan atau lantai yang licin.

Sementara di bagian dalam bot, teknologi SensorFlex™ memastikan bahwa setiap langkah Anda tetap nyaman walau berjalan di permukaan yang tidak rata. Kaki Anda pun tidak akan merasa lelah saat berjalan-jalan lama di sekitar kota ataupun saat mendaki gunung.

Mengutip dari rilis yang diterima Berempat.com, Jumat (28/12), koleksi ‘Ultimate Winter Boot’ terdiri dari Radford 6” Waterproof Boot dalam kulit nubuck dengan tiga warna pilihan, yaitu wheat (coklat), hijau tua, dan abu-abu gelap.

Selain itu, ada juga sepatu chukka Radford Plain Toe Waterproof yang tersedia dalam kulit full-grain berwarna abu-abu gelap dan coklat
tua.

Kenyamanan dan gaya membuat bot-bot dalam koleksi ini sebagai sepatu yang cocok untuk menghadapi musim hujan dengan gaya.

Berikut informasi mengenai koleksi terbaru boot dari Timberland di akhir tahun ini.

1. Sepatu bot Radford 6” Waterproof dalam kulit nubuck dengan warna wheat (coklat)

• Teknologi SensorFlex™
• Bagian atas terbuat dari kulit premium tahan air dari penyamakan kulit dengan rating LWG Silver
• Jahitan tertutup rapat
• Tali sepatu terbuat dari 100% nilon
• Kerah sepatu tebal
• Alas kaki EVA
• Karet Gripstick™
• Harga eceran yang disarankan Rp. 3.790.000

2. Sepatu bot Radford 6” Waterproof dalam kulit nubuck dengan warna abu-abu tua

• Teknologi SensorFlex™
• Bagian atas terbuat dari kulit premium tahan air dari penyamakan kulit dengan rating LWG Silver
• Jahitan tertutup rapat
• Tali sepatu terbuat dari 100% nilon
• Kerah sepatu tebal
• Alas kaki EVA
• Karet Gripstick™
• Harga eceran yang disarankan Rp. 3.790.000

3. Sepatu chukka Radford Plain Toe Waterproof dalam kulit full-grain dengan warna hijau tua

• Teknologi SensorFlex™
• Bagian atas terbuat dari kulit premium tahan air dari penyamakan kulit dengan rating LWG Silver
• Membran tahan air TimberDry™
• Kerah sepatu tebal
• Tali sepatu 100% PET
• Karet Gripstick™
• Harga eceran yang disarankan: Rp.3.490.000

4. Sepatu chukka Radford Plain Toe Waterproof dalam kulit full-grain dengan warna coklat tua

• Teknologi SensorFlex™
• Bagian atas terbuat dari kulit premium tahan air dari penyamakan kulit dengan rating LWG Silver
• Membran tahan air TimberDry™
• Kerah sepatu tebal
• Tali sepatu 100% PET
• Karet Gripstick™
• Harga eceran yang disarankan: Rp.3.490.000

Tahun Depan Kemenaker Fokus Genjot Kualitas SDM

0

Berempat.com – Tahun 2019, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan menggenjot pelatihan vokasi. Hal ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo yang akan memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia pada tahun terakhir periode pertama
pemerintahannya.

“Sebelumnya, Kemnaker sudah menjadikan masifikasi pelatihan vokasi, sebagai program prioritas. Setelah ada arahan Presiden Jokowi 2019 sebagai prioritas pembangunan SDM, masifikasi pelatihan vokasi, lebih digenjot lagi,” ujar Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dalam keterangan resminya, Jumat (28/12).

Seiring dengan revolusi industry 4.0 dan teknologi digital, persaingan bisnis dan pembangunan yang semula banyak bertumpu pada pemanfaatan sumber daya alam, bergeser pada persaingan pada penguasaan teknologi informasi dan kompetensi angkatan kerja. Di sinilah pentingnya investasi SDM. Sumber daya alam akan habis dieksploitasi, serta. melahirkan problem lingkungan. Tidak demikian dengan investasi SDM yang tidak terbatas dan terus
dinamis.

Dari sisi ketenagakerjaan, Indonesia dihadapkan pada SDM angkatan kerja yang 58,76% adalah lulusan SD-SMP, serta problem mismatch mencapai 63%. Harus
ada intervensi dalam pembangunan SDM, agar skill dan kompetensi angkatan Indonesia mampu bersaing. ”Salah satu cara cepat untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja adalah dengan pelatihan vokasi,” tegas Hanif.

Terkait dengan pelatihan vokasi Kemnaker telah melakukan beberapa terobosan, yakni masifikasi pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), pemagangan terstruktur serta sertifikasi uji kompetensi.

Masifikasi pelatihan di BLK dengan memberikan triple skilling: skilling, up-skilling dan re-skilling. Skilling untuk angkatan kerja yang ingin mendapatkan skill. Up-skilling untuk pekerja yang ingin meningkatkan skill, re-skilling untuk pekerja yang ingin mendapatkan keterampilan baru. Secara kumulatif, dari tahun 2015-Oktober 2018 peserta pelatihan BLK mencapai 383.132 orang. Pada tahun 2019 secara akumulasi
jumlahnya naik menjadi 660.476 orang.

Untuk pemagangan, secara akululasi sejak 2015-Oktober 2018 mencapai 149.064 orang. Pada 2019, secara akumulasi jumlahnya naik menjadi 360.864. Adapun peserta sertifikasi sejak 2015-Oktober 2018 mencapai 1.349.559 orang, tahun 2019 secara akumulasi menjadi 1.875.748 orang.

Untuk mendekatkan akses pelativan vokasi kepada masyarakat, pemerintah juga membangun BLK Komunitas. Tahun 2017 dengan 50 BLK Komunitas, 2018 75 BLK
Komunitas. Tahun 2019 naik menjadi 1.000 BLK Komunitas. Tiap BLK Komunitas tiap tahunnya ditargetkan memberikan pelatihan kepada 100 orang.

Sementara untuk calon pekerja migran, Kemnaker juga akan memberikan pelatihan pada Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN), yang pada 2019 ditargetkan memberikan pelatihan epada 100 ribu calon pekerja migran.

Kemenaker Luncurkan SIPMI, Aplikasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

0

Berempat.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) baru saja mengumumkan peluncuran aplikasi Sistem Informasi Pekerja Migran Indonesia (SIPMI). Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia.

“Ini merupakan platform berbasis komunitas di mana dunia yang terkait dengan pekerja migran bisa terintegrasi langsung melalui sebuah platform berbasis digital,” ujar Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat memberikan sambutan pada peluncuran alpikasi SIPMI, di Jakarta, Kamis (27/12).

SIPMI adalah aplikasi mobile yang sudah bisa diunduh di Play Store maupun App Store. Aplikasi ini di yakini mampu meningkatkan pelayanan dan perlindungan PMI.

Hanif pun menerangkan bahwa aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh calon pekerja migran, pekerja migran, purna pekerja migran, pemerintah, dan semua pihak yang peduli terhadap perkembangan PMI.  Platform ini menjadi sumber informasi yang komunikatif dari pemerintah untuk PMI.

Berbagai informasi yang bisa didapat dalam aplikasi ini di antaranya terkait regulasi, tata cara dan proses migrasi ke luar negeri, keadaan negara tujuan migrasi dan lain sebagainya.

Menurut Hanif, aplikasi ini mudah diakses dan digunakan oleh semua orang, terutama PMI baik di dalam maupun luar negeri. Sebagai platform berbasis komunitas, SIPMI menyediakan beberapa fitur seperti personal chatting, group cahtting, dan berkomunikasi dengan keluarga.

Hanif menyebut bahwa aplikasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendekatkan diri kepada stakeholder terkait migrasi, terutama PMI. Bahkan, SIPMI dilengkapi dengan tombol panik agar bisa digunakan oleh pekerja migran saat dalam kondisi membutuhkan bantuan.

“Harapannya  agar setidaknya ada pertolongan tingkat pertama,” ujar Hanif.

SIPMI juga bisa digunakan oleh PMI unprocedural sehingga pemeritah bisa memonitor dan mendorong mereka agar menjadi TKI prosedural. SIPMI merupakan salah satu wujud konkret kehadiran negara dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi PMI yang sudah berkontribusi besar bagi perekonomian Indonesia.

Aplikasi SIPMI diklaim memiliki tiga prioritas utama, yakni menunjang kebutuhan pekerja migran Indonesia untuk berkomunikasi secara personal maupun mengelola aktivitas group; menunjang informasi yang dibutuhkan para pekerja migran baik dari sesama pekerja migran maupun dari Pemerintah; dan sebagai proteksi diri para pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri yang merupakan hal terpenting bagi para pekerja migran Indonesia.

Sementara Dirjen Binapenta dan PKK Maruli A Hasoloan mengungkapkan melalui SIPMI ini juga dirancang untuk menjawab kebutuhan PMI akan adanya sebuah sistem terpadu yang memudahkan PMI untuk mengakses layanan prosedural dan informasi resmi pemerintah.

“Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk berinteraksi dan berkomunikasi, baik dengan sesama PMI, keluarga, maupun dengan komunitas PMI yang ada di negara tempat mereka bekerja,” tandasnya.

Mulya Tara Mandiri Lepas 30 Juta Saham di PT Mitra Energi Persada

0

Berempat.com – PT Mulya Tara Mandiri mengumumkan bahwa pihaknya telah melepaskan sekitar 30 juta saham atau 4,3% dari kepemilikan saham sebelumnya di PT Mitra Energi Persada Tbk. (KOPI). Mulya Tara Mandiri melepaskan 30 juta saham tersebut kepada PT Batavia Investindo yang transaksinya sudah dilakukan pada Jumat (21/12) lalu.

“Kami informasikan bahwa PT Mulya Tara Mandiri telah melakukan transaksi jual beli atas saham KOPI dengan perincian saham sebelum transaksi sebanyak 469.080.615 atau 67,27%, sedangkan setelah transaksi menjadi 439.080.615 atau 62,97%,” tulis Direktur Utama Mulya Tara, Ivo Wongkaren dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (27/12).

PT Mitra Energi Prima sendiri merupakan perusahaan publik yang bergerak di bidang perdagangan; distribusi minyak dan gas bumi; serta pembangkit listrik dan pertambangan batubara.

Adapun 30 juta saham yang dilepas oleh PT Mulya Tara Mandiri memiliki nilai sebesar Rp 600 per lembar saham. Artinya, PT Mulya Tara Mandiri telah membukukan pendapatan sebesar Rp 18 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Prediksi Traffic Data Tinggi saat Tahun Baru, Smartfren Siapkan Strategi Ini

0

Berempat.com – Pada pergantian tahun nanti PT Smartfren Telecom memprediksi akan terjadi lonjakan traffic data hingga 18% dibanding hari biasanya. VP Government and Industry Relation Smartfren, Munir S. P. mengatakan, pihaknya memprediksi lonjakan traffic data akan terjadi di beberapa lokasi wisata.

Untuk itu, Smartfren telah menyiapkan strategi optimasi untuk menjaga stabilitas dan kualitas jaringan dalam rangka menjamin kelancaran komunikasi bagi para pelanggannya selama liburan Natal dan Tahun Baru.

“Karena itu, kami prediksi akan terjadi peningkatan traffic data diberbagai tempat tersebut, dan langkah yang kami lakukan adalah dengan melakukan optimasi jaringan di wilayah yang kami prediksikan akan terdampak,” ujar Munir dalam keterangan resminya, Kamis (27/12).

Dijelaskan bahwa Smartfren sudah melakukan optimasi jaringan berupa stabilitasi dan peningkatan kapasitas sejak awal Desember 2018. Optimasi tersebut dilakukan di seluruh rute jalan utama nasional dan kota-kota tujuan, serta beberapa lokasi wisata yang diprediksi akan mengalami peningkatan traffic, termasuk jalan-jalan tol penghubung antardaerah.

Kemudian, imbuh Munir, Smartfren juga melakukan langkah intensive network monitoring selama 24 jam penuh, selama periode 17 Desember 2018-7 Januari 2019. Termasuk menyiagakan mobile BTS dan Task Force Team yang akan langsung diturunkan jika terjadi kendala.

“Semua langkah ini diambil Smartfren, sebagai tindakan nyata dari komitmennya untuk terus memberikan kelancaran serta kemudahan komunikasi bagi para palanggan setia khususnya dan kepada masyarakat pada umumnya,” klaim Munir.

Dengan demikian, diharapkan para pelanggan Smartfren dapat berlibur dan merayakan tahun baru dengan memanfaatkan layanan Smartfren secara lancar.

Selain menyiapkan langkah dalam hal optimalisasi pelayanan, Smartfren juga tengah menyiapkan pameran dengan menawarkan berbagai promo menarik. Lokasi pameran di antaranya di Plasa Simpang Lima Semarang tanggal 21 Desember 2018  3 Januari 2019, di Java Mall Semarang tanggal 27 Desember 2018  3 Januari 2019, Luwes Purwodadi dan Ramayana Pekalongan  tanggal 22 Desember 2018  4 Januari 2019.

Tak Hanya Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Juga Bisa Diakses oleh Pengusaha

0

Berempat.com – Mengingat betapa pentingnya menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri pun mengingatkan agar para pekerja segera mendaftar sebagai peserta. Pasalnya, kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat melindungi pekerja dari berbagai risiko kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarga.

“Kepesertaan pekerja penting untuk mendapatkan jaminan sosial serta menghindarkan dari risiko kerja. Apalagi iurannya pun tergolong sangat murah,” ujar Hanif di Depok, Jawa Barat, Rabu (26/12).

Selain pekerja, BPJS Ketenagakerjaan juga bisa diakses oleh pengusaha. Hanif menyebutnya sebagai pekerja penerima upah dan bukan penerima upah. Untuk yang penerima upah, iuran BPJS Ketenagakerjaan akan dibagi dua antara pekerja dengan perusahaan. Sementara bagi yang bukan penerima upah pun iurannya sangat terjangkau.

“Kalau yang berwirausaha tentunya bayar iuran sendiri. Bapak ibu pasti mampu. Ini hanya soal prioritas,” kata Hanif.

Menurut Hanif, iuran BPJS Ketenagakerjaan tidaklah memberatkan dan tergolong murah. Bahkan, Hanif membandingkan dengan pengeluaran orang setiap harinya yang membeli rokok Rp 20 ribu per bungkus. Sementara iuran hanya sekitar Rp 16.800 per bulan.

“Dengan mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, manfaat besar program BPJS Ketenagakerjaan dapat diperoleh dengan biaya yang sangat murah, bahkan lebih murah dari rokok,” tutur Hanif.

Adapun 4 manfaat yang bisa diambil masyarakat pekerja. Pertama, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang berlaku sejak peserta keluar rumah sampai kembali ke rumah.

Kedua, Jaminan Kematian (JKM) untuk pekerja yang di-cover BPJS ketenagakerjaan meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Ketiga, Jaminan Hari Tua (JHT). Manfaat ini akan diberikan pada saat pekerja memasuki usia pensiun sehingga tetap produktif di usia tua.

Terakhir, Jaminan Pensiun (JP). “Kalau ini diberikan per bulan. Jadi kaya dapat gaji setelah pensiun. Kalau JHT tadi kan gelondongan,” jelas Hanif.

HOT S3X Jadi Produk Infinix yang Dulang Kesuksesan di Akhir Tahun 2018

0

Berempat.com – Infinix agaknya patut tersenyum bangga di akhir tahun 2018. Pasalnya, salah satu produk andalannya, Infinix HOT S3X meraih kesuksesan setelah diluncurkan pada Agustus lalu di Indonesia. Infinix HOT S3X tercatat mampu terjual hingga 5 ribu unit pada Flash Sale perdananya. Alhasil, pada perhelatan serupa setelahnya, seperti Flash Sale 11.11 dan 12.12, turut mendongkrak penjualan smartphone tersebut.

Atas capaian tersebut, SEA Regional Head Infinix Mobility, Marcia Sun mengaku senang atas respon yang diberikan masyarakat terhadap Infinix di tahun 2018.

“Dua event Flash Sale yang jaraknya berdekatan yaitu 11.11 dan 12.12 memperlihatkan besarnya permintaan pasar terhadap beragam produk kami terutama Infinix HOT S3X. Hal tersebut tentu saja berdampak langsung pada tingkat penjualan Infinix di Indonesia tahun ini,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima Berempat.com di Jakarta, Kamis (27/12).

Adapun kampanye “Slash It!” 12.12 tercatat sebagai event terakhir di penghujung tahun yang mampu jadi penunjang penjualan produk Infinix sepanjang 2018.

Dengan penjualan yang besar di tahun 2018 ini membuat Indonesia bisa bersanding dengan beberapa negara seperti Nigeria, Mesir, dan Kenya. Di negara-negara tersebut Infinix mencatatkan peningkatan penjualan hingga 30% pada 2018.

Kesuksesan penjualan di tahun 2018 ini rupanya tak membuat Infinix terlena. Pasalnya, Infinix dikabarkan tengah bersiap memaksimalkan produk yang akan dihadirkan pada 2019 mendatang. Produk tersebut akan mengedepankan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, khususnya bagi para X-Fans (pelanggan setia Infinix) di masa mendatang.

Disamping itu, Infinix pun dikabarkan tengah melakukan persiapan untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih besar dengan mengembangkan bisnis pada penjualan konvensional, khususnya di pulau Jawa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Infinix dalam persaingan bisnis smartphone pada 2019 mendatang.

“Walaupun persaingan bisnis smartphone di Indonesia saat ini sangat ketat, namun kami tetap fokus memaksimalkan pelayanan dan peningkatan produk dengan teknologi terbaru untuk mendukung produktifitas dan mobilitas konsumen di era digital dengan harga yang ekonomis,” tutup Marcia.

Mengincar kesuksesan yang lebih besar di akhir tahun, Infinix kembali menyiapkan promo Pay Day berikutnya yang akan diadakan pada 28 Desember 2018 – 1 Januari 2019 mendatang, tentunya dengan potongan harga menggiurkan pada produk-produk unggulannya.

Pendapatan Tumbuh 8,8%, Phapros Putuskan Melantai Perdana di Bursa Saham

0

Berempat.com – PT Phapros Tbk., perusahaan farmasi dan alat kesehatan optimis melakukan penawaran perdana (initial publict offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah membukukan pertumbuhan pendapatan. Phapros resmi melantai di bursa saham pada Rabu (26/12) dengan kode emiten PEHA.

Menurut Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami, per September 2018 Phapros mencatatkan adanya pendapatan signifikan sebesar 8,8% atau setara Rp 697 miliar dibanding periode sama tahun lalu.

“Peningkatan juga didapat pada laba bersih sebesar 33,1% atau sebesar Rp 96 miliar. Hal ini sesuai dengan harapan komisaris dan direksi untuk growing double digit,” terang perempuan yang akrab disapa Emi tersebut.

Emi pun mengungkapkan bahwa sebelumnya, Phapros sudah menjadi perusahaan Tbk. namun tak masuk listed karena belum tercatat di BEI. Sehingga mekanisme jual beli saham pun dilakukan secara konvensional. Dampaknya, Phapros pun tak punya standar baku terkait harga saham.

“Dengan pencatatan saham di BEI, harga saham Phapros kini terstandardisasi,” terang Emi.

Adapun alasan perseroan memutuskan IPO di akhir tahun lantaran melonjaknya kinerja perusahaan yang sedang tumbuh.

Sementara itu, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) B. Didik Prasetyo mengatakan, aksi korporasi ini merupakan bagian dari langkah strategis yang ditempuh perseroan untuk mengetahui nilai wajar saham perusahaan yang dapat dilihat setiap saat.

“Selain itu, hal ini juga menjadi peluang agar ke depannya Phapros dapat membuka akses kepada sumber pendanaan pasar modal yang lebih menguntungkan,” ujarnya.

Komisaris Utama Phapros, Y. Nanang Marjianto pun menambahkan, dengan masuknya Phapros di BEI maka dapat meningkatkan penerapan GCG terutama dalam sisi transparansi dan akuntabilitas publik. Serta diharapkan dapat meningkatkan citra perusahaan.

“Dengan penerapan GCG yang lebih baik serta didukung citra perusahaan yang meningkat diharapkan perseroan mendapat manfaat dari sisi pendanaan pasar modal yang signifikan, sehingga mampu menunjang pengembangan bisnis yang telah dipersiapkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, emiten berkode saham PEHA ini telah mengembangkan bisnis anorganiknya dengan mengakuisisi perusahaan farmasi PT Lucas Djaja dan entitas anak yang berlokasi di Bandung. Dengan akuisisi tersebut, kapasitas produksi yang dimiliki oleh Phapros akan meningkat signifikan.

Indofarma Siapkan Strategi Naikkan Pendapatan di Tahun Depan

0

Berempat.com – Menjelang tutup tahun, PT Indofarma Tbk. telah menyiapkan strategi di tahun depan untuk bisa meningkatkan pendapatan. Sebagai informasi, pada Kuartal III-2018 Indofarma mencatatkan penurunan penjualan dibanding periode sama tahun sebelumnya, dari Rp 776,35 miliar menjadi Rp 739,17 miliar.

Namun, di samping itu perusahaan berkode emiten INAF ini mampu mencatat kenaikan laba bruto sebesar 10,17% menjadi Rp 192,73 miliar. Dengan demikian, Indofarma pun mampu menurunkan rugi bersih perusahaan dibanding periode sama tahun lalu, dari Rp 64,15 miliar menjadi Rp 35,09 miliar.

Melihat hal tersebut, Direktur Indofarma Herry Triyatno tetap optimis menyongsong tahun depan kendati ada beberapa hal yang mesti diwaspadai. Beberapa di antaranya seperti kondisi ekonomi dunia yang masih tak stabil, turunnya harga minyak, bank dunia yang turunkan suku bunga, hingga tahun politik di Indonesia.

“Kami sudah menyiapkan strategi baru agar tahun depan pendapatan bisa tumbuh 13% sampai 15%,” ujar Herry, Rabu (26/12).

Herry pun melanjutkan, strategi yang diusung di antaranya ialah memperbesar porsi penjualan produk non-farmasi. Menurut Herry, hingga kuartal III-2018 Indofarma mencatat pertumbuhan penjualan produk non-farmasi sebesar 47,24% atau menjadi Rp 217,74 miliar (29,64% dari total pendapatan). Adapun produk non-farmasi yang naik yaitu alat kesehatan, diagnostik, dan sebagainya.

“Kami tidak ingin terlalu bergantung pada produk farmasi, karena produk farmasi kerap bergantung dengan rumah sakit, dan rumah sakit bergantung pada BPJS,” imbuh Herry.

Dengan pola semacam itu, Herry mengaku cukup kesulitan karena proses pencairan pendapatan berlangsung jadi agak lama.

Menurutnya, hingga kuartal III-2018 Indofarma sudah memproduksi empat produk baru alat kesehatan. Dalam beberapa tahun ke depan, secara perlahan diharapkan pendapatan non-farmasi bisa berkontribusi sebesar 40% pendapatan.

Dan sebagai salah satu upaya mendorong pendapatan non-farmasi, Herry mengungkapkan bahwa Indofarma akan membangun pabrik peralatan kesehatan. Untuk itu Indofarma sudah menjalin joint venture dengan perusahaan asal Korea Selatan agar bisa memenuhi investasi yang diperkirakan mencapai Rp 200 miliar.

Bit Teknologi Nusantara Mulai Tawarkan Iaas dan CMP Terbarunya

0

Berempat.com – Anak usaha PT Solusi Tunas Pratama Tbk., PT Bit Teknologi Nusantara telah mengumumkan penawaran terbarunya pada hari ini, Rabu (26/12). Penawaran tersebut meliputi produk terbarunya, yakni BIT Super Cloud Infrastructure-as-a-Service (IaaS) dan Cloud Management Platform (CMP) terbaru mereka.

BIT Super Cloud merupakan platform cloud khusus pertama dan satu-satunya yang diciptakan untuk perusahaan yang ingin memulai bisnis cloud computing sendiri. BIT Super Cloud sendiri diberdayakan oleh Hitachi Vantara yang menawarkan berbagai keunggulan dari Hitachi Unified Compute (VSP) dengan cloud computing yang aman, dapat diandalkan dan hemat biaya.

Sebagai informasi, bersamaan dengan penawaran ini PT Bit Teknologi Nusantara pun mengumumkan adanya dua perusahaan yang telah bergabung menjadi reseller resmi BIT Super Cloud, yakni PT Realta Chakradarma dan Elitery Indonesia (PT Data Sinergitama Jaya).

Sementara itu, berdasarkan laporan “Cloud Infrastructure as a Service (IaaS) Market – Forecasts from 2018 to 2023” dari ResearchandMarkets.com, pasar Iaas diharapkan dapat menyaksikan untuk Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) sebesar 9,7% dalam periode perkiraan, mencapai ukuran pasar total sebesar USD131,62 miliar pada 2023.

Dalam laporan tersebut juga disebut bahwa wilayah APAC (Asia Pasifik) akan menyaksikan pertumbuhan pasar regional tercepat berkat peningkatan adopsi solusi dan layanan cloud guna mengurangi biaya peralatan dan infrastruktur, didukung oleh bertambahnya penetrasi internet serta jumlah pengguna perangkat seluler.

Solusi-solusi IaaS menjadi sangat penting karena perusahaan ingin memenuhi permintaan untuk mengamankan, mengelola, dan mendukung infrastruktur cloud. BIT Super Cloud merupakan platform cloud khusus pertama dan satu-satunya yang diciptakan untuk mitra bisnis yang ingin memulai bisnis cloud computing sendiri.

“Saat ini, di mana perusahaan-perusahaan melihat data sebagai sarana untuk mempercepat inovasi dan meningkatkan mobilitas serta kelincahan, para CIO harus mengatasi masalah data akses, biaya, keandalan, dan keamanan untuk perusahaan masing-masing. Diberdayakan oleh Hitachi Vantara, penawaran IaaS dan CMP dari BIT Super Cloud kami dapat menjadi jawabannya,” ujar Chief Operating Officer (COO) PT Bit Teknologi Nusantara, Marcus Tanihaha pada keterangan resminya, Kamis (26/12).

Pada kesempatan yang sama, Managing Director Hitachi Vantara Indonesia Robert Kayatoe pun menambahkan, seiring meningkatnya permintaan yang terus menerus untuk ketersediaan data dari mana pun dan sebagaimana wawasan data terus menawarkan sarana bagi perusahaan untuk lebih cepat berinovasi dan mendapatkan keuntungan kompetitif, cloud telah mengubah cara pandang kita terhadap ketangkasan bisnis.\

“Hitachi Vantara berkomitmen untuk mengembangkan berbagai alternative produk dan layanan Hitachi-powered-as-a-service terbaik yang mampu menolong pelanggan mentransformasi bisnis mereka. Dengan penawaran ini, pelanggan di Indonesia dapat meluncurkan dan mengoperasikan cloud kelas enterprise yang menghadirkan hasil bisnis yang diinginkan,” tandasnya.