Minggu, Mei 10, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 878

Bayar PBB di Semarang Kini Bisa Pakai Go-Pay

0

Berempat.com – Go-Pay mengumumkan kerja sama yang terjalin dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang dengan memudahkan pembayaran untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kerja sama ini merupakan upaya Go-Pay dalam mendukung Kota Semarang menjadi smart city dan cashless city. Kerja sama ini diperkenalkan dalam acara Jalan Sehat Taat Pajak Daerah 2018 yang digelar di kawasan Balai Kota Semarang.

Sebelumnya, Go-Pay sudah pernah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, yakni dengan Dinas Perhubungan Kota Semarang. Kerja sama tersebut memberikan kemudahan pembayaran untuk Trans Semarang.

Head of Sales Go-Pay, Arno Tse mengapresiasi sambutan baik dari Bapenda yang terbuka atas inovasi pembayaran non-tunai dari Go-Pay. Sebagai perusahaan teknologi asal Indonesia, Go-Pay ingin mempermudah akses layanan keuangan bagi jutaan keluarga di Indonesia terutama masyarakat yang memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan formal.

“Pembayaran non tunai terutama yang terkait aktivitas sehari-hari merupakan langkah pertama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat  terhadap layanan jasa keuangan,” ujar Arno dilansir dari keterangan resminya, Senin (31/12).

Arno pun mengklaim bahwa inovasi pembayaran yang diperkenalkan Go-Pay mendapatkan sambutan baik oleh masyarakat Kota Semarang.

“Bila melihat data dari Dishub Semarang dari kerja sama pembayaran di Trans Semarang, sambutan masyarakat untuk menggunakan GO-PAY di Kota Semarang sangat baik. Sejak Go-Pay diperkenalkan, transaksi non-tunai di Trans Semarang naik sangat signifikan,” ujar Arno.

Arno beranggapan bahwa kolaborasi strategis antara Go-Pay dan Pemkot Semarang ini bisa melengkapi layanan Pemerintah Kota Semarang sebagai smart city.

“Jika masyarakat terbiasa memanfaatkan pembayaran non-tunai yang transparan dan mudah, maka Pemkot Semarang dapat dengan mudah memperkenalkan inovasi digital lain yang dapat meningkatkan pelayanan publik,” ujar Arno.

Kolaborasi ini merupakan pertama kalinya bagi Go-Pay masuk pada pembayaran non-tunai untuk pembayaran pajak daerah.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pun menegaskan, komitmennya untuk meningkatkan kemudahan masyarakat dalam melakukan berbagai urusan terkait Pemerintah Kota Semarang.

“Salah satunya diyakini dengan memberikan pilihan bertransaksi yang beragam bagi masyarakat, dan dalam hal ini Go-Pay sebagai salah satu instrument cashless di Indonesia dengan basis pengguna yang kuat menjadi penting bagi Pemerintah Kota Semarang,” ungkap Hendi.

Untuk itu, Hendi menyebut bahwa dirinya menyambut baik sinergi antara Go-Pay dengan Bapenda untuk mengupayakan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kota Semarang. Hendi pun mengaku optimis kerja sama ini dapat berdampak positif nantinya.

Tak lupa dirinya menuturkan dalam kaitan perwujudan Semarang Smart City, masuknya Go-Pay pada berbagai sektor diharapkan dalam semakin mendorong terbentuknya Smart Society pada masyarakat Kota Semarang.

“Inovasi pembayaran elektronik ini kami terapkan guna meningkatkan layanan kepada masyarakat kota Semarang. Kami berharap dengan berbagai kemudahan yang kami tawarkan, bisa meningkatkan pendapatan asli daerah yg nantinya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan publik lain di kota Semarang,” ujar Kepala Bapenda Kota Semarang, A Yudi Mardiana.

Masyarakat yang ingin membayar PBB dengan Go-Pay hanya butuh beberapa langkah mudah. Cukup dengan scan kode QR yang tersedia pada loket pembayaran PBB menggunakan aplikasi Go-Jek dan memasukkan jumlah yang harus dibayar.

Di Kota Semarang sendiri ekosistem pembayaran Go-Pay tidak hanya terkait layanan publik yaitu Trans Semarang dan PBB. GO-PAY juga telah memperkenalkan solusi pembayaran di tempat seperti  di Go-Food Festival, di puluhan UMKM dan juga sedekah digital di Masjid Baiturrahman.

“Kami berharap bahwa kehadiran Go-Pay di Kota Semarang akan semakin memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat mulai dari belanja, membayar layanan publik, hingga berdonasi,“ tutup Arno.

Tutup Tahun 2018, Hermina Resmi Hadir di Padang

0

Berempat.com – PT Medikaloka Hermina Tbk. akhirnya membangun 4 rumah sakit barunya di tahun 2018 ini. Rumah sakit keempat tersebut berada di Padang yang juga telah beroperasi di akhir tahun ini. Sebelumnya, Hermina sudah membangun tiga rumah sakit di tahun ini yang di antaranya berada di Hermina Jakabaring, Provita Jayapura, dan Hermina Padang.

Khusus Provita Jayapura adalah rumah sakit yang dikelola oleh Hermina yang berkolaborasi dengan organisasi Papua setempat.

“Sebagai rumah sakit bertipe C, Hermina Padang memiliki 50 tempat tidur operasional mulai dari kelas 3 hingga VVIP,” jelas Hermina dalam rilis yang diterima di Jakarta, Senin (31/12).

Adapun beberapa layanan yang ada di Hermina Padang, yaitu poliklinik umum dan spesialis, instalasi gawat darurat (IGD) 24 jam, farmasi, kamar operasi, kamar bersalin, ICU, instalasi radiologi, dan layanan rumah sakit lainnya.

“Mengacu kepada strategi Hermina dalam hal pengembangan rumash sakit baru, kapasitas tempat tidur Hermina Padang akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 200 tempat tidur di masa mendatang,” tambah keterangan tersebut.

Sebagai informasi, sejak beroperasi  pada 33 tahun silam, Hermina telah mengembangkan bisnis pelayanan rumah sakit. Saat ini, Hermina tidak hanya berfokus pada pelayanan ibu dan anak, tetapi juga pelayanan spesialisasi yang menyeluruh.

Per Desember 2018, Hermina telah memiliki 31 rumah sakit yang terdiri dari enam rumah sakit tipe B dan 25 rumah sakit tipe C, di mana terdapat lebih dari 2.550 dokter spesialis yang tersebuar di 19 kota di Indonesia.

Update Baru Instagram Dapat Hujatan Netizen

0

Berempat.com – Instagram kembali melakukan pembaruan pada tampilan di penghujung tahun 2018 ini. Tampilan yang ditawarkan Instagram yaitu mengubah pengguliran timeline yang semula vertikal menjadi horizontal atau ke kiri dan ke kanan. Namun, pembaruan ini baru bisa dirasakan oleh sebagian pengguna.

Instagram sendiri memberitahukan pembaruan tersebut saat mengguna pertama kali membuka timeline. Namun, Instagram justru mendapat hujatan dari netizen atas pemberitahuan tersebut.

Hal tersebut bisa dilihat setelah menjadi trending topic di Twitter. Para pengguna Instagram tampak melampiaskan kekesalan terhadap pembaruan Instagram di Twitter. Sejak Kamis (27/12) malam, beberapa tagar terkait Instagram menjadi trending.

Melansir dari Entrepreneur.com (31/12), rumor mengenai pembaruan tersebut sebetulnya sudah beredar pada Oktober lalu.

“Kami selalu menguji cara untuk meningkatkan pengalaman di Instagram dan membawa Anda lebih dekat dengan orang-orang dan hal-hal yang Anda sukai,” ujar seorang juru bicara Instagram kepada TechCrunch, Oktober lalu.

Warga Terdampak Tsunami Selat Sunda Dapat Bantuan Trauma Healing dari PLN

0

Berempat.com – Warga terdampak Tsunami Selat Sunda saat ini membutuhkan banyak bantuan. Selain bantuan materi, warga pun membutuhkan bantuan psikolog agar bisa menghilangkan trauma akibat bencana yang melanda. Sebab itu, PLN Lampung pun memberikan bantuan trauma healing kepada warga terdampak tsunami di Banten dan Lampung Selatan pada Sabtu (22/12) lalu.

Untuk bisa memberikan bantuan tersebut, PLN pun mendirikan posko di Lapangan Tenis Indoor Kalianda. Selain untuk trauma healing, posko tersebut juga digunakan sebagai dapur umum, logistik, ruang ibu menyusui, dan balita.

“Mereka yang masih merasakan trauma, kita lakukan trauma healing. Agar mereka bisa melupakan dan kembali semangat,”ujar Executive Vice President Corporate Communication&CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/12).

Trauma healing dilakukan pada anak-anak di posko pengungsian dengan cara mengajak mereka mengikuti beberapa macam permainan sederhana yang diadakan oleh relawan PLN Lampung. PLN juga menyediakan alat tulis dan menggambar untuk anak-anak. Selain itu, anak-anak pun mendapat boneka yang disumbangkan oleh para relawan dan donatur.

Sebelumnya sejumlah aktivitas sosial telah dilakukan sejak hari pertama dibukanya posko Lampung. Seperti penyediaan konsumsi bagi para pengungsi, Distribusi bantuan obat-obatan dan sembako serta pelayanan kesehatan.

Bersamaan dengan itu, bantuan dari PLN UID Lampung dan YBM masih berdatangan. Pada Sabtu kemarin, bantuan relawan dari PLN UP3 Kotabumi telah didatangkan yang turut membantu pelaksanaan pemasakan makanan di dapur umum. Bantuan berupa sembako juga masih terus disalurkan baik dari PLN UID Lampung maupun dari masyarakat sekitar. Adapun jumlah relawan dari PLN UID Lampung sebanyak 25 orang, 7 koki, dan 10 tenaga sukarelawan.

Sementara jumlah pengungsi di Lapangan Tenis Indoor Kalianda saat ini berjumlah kurang lebih 800 orang. Dan untuk konsumsi yang disediakan per hari ini sebanyak kurang lebih 3.000 bungkus. Dengan jumlah masing- masing 1.000 bungkus untuk makan pagi, makan siang dan makan malam.

“Teman-teman di posko PLN Lampung masih terus semangat membantu kebutuhan pengungsi. Semoga segala hal baik yang telah dilakukan oleh teman-teman relawan mendapat balasan baik dari Allah SWT,” ungkap koordinator lapangan YBM PLN UID Lampung Suwono.

Go-Jek Kirim Bantuan Tahap Pertama untuk Korban Tsunami Selat Sunda

0

Berempat.com – Go-Jek telah mengirimkan bantuan tahap pertama kepada warga terdampak Tsunami Selat Sunda di wilayah pesisir Banten pada Selasa (25/12) lalu. Adapun total bantuan yang telah dipersiapkan oleh Go-Jek untuk didistribusikan ke wilayah pesisir pantai Banten dan Lampung Selatan mencapai 24 ton.

“Kami keluarga besar Go-Jek turut berduka pasca terjadinya bencana tsunami yang menimpa masyarakat di wilayah pesisir pantai Banten, termasuk yang parah dampaknya adalah di Pandeglang. Kami sangat memahami bahwa banyak keperluan mendesak yang dibutuhkan masyarakat yang terkena dampak bencana,” ujar Strategic Region Head Go-Jek Jawa Barat dan Banten Becquini Akbar dalam keterangan resminya, Sabtu (29/12).

Akbar pun berharap bantuan yang dikirim dalam periode tanggap darurat tersebut dapat membantu warga yang terdampak tsunami. “Dan semoga dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” imbuhnya.

Namun, menurut Akbar, beberapa lokasi terdampak tsunami masih ada yang sulit dijangkau sehingga untuk tahap pertama distribusi bantuan di wilayah pesisir pantai Banten akan dilakukan oleh pihak dari Dinas Sosial.

“Dalam hal ini pihak Dinas Sosial adalah pihak yang berwenang terkait operasional distribusi barang bantuan dan mengetahui titik-titik di mana warga yang terdampak dari bencana tsunami ini berkumpul. Ini untuk memastikan distribusi barang bantuan dapat terlaksana dengan akurat sampai tujuan,” sambung Akbar.

Selain di Pandeglang-Banten, Go-Jek pun akan mendistribusikan bantuan tahap selanjutnya ke wilayah Lampung Selatan. Barang bantuan yang diberikan antara lain tenda darurat, makanan instan, pakaian anak, popok, air bersih, hingga perlengkapan untuk memasak. Dalam pendistribusian bantuan tersebut, Go-Jek akan bekerja sama dengan para pihak dari Dinas Sosial dan aparat pemerintah terkait di wilayah pesisir pantai Banten dan Lampung Selatan, untuk memastikan bantuan sampai ke pihak yang membutuhkan.

Dalam donasi ini, Go-Jek juga mengajak para konsumen melalui situs Kitabisa.com dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Para pengguna GOJEK yang ingin berdonasi bisa meng-klik link berikut: https://kitabisa.com/pedulitsunamibanten.

“Kami bersama dengan Baznas dan Kitabisa telah membuka donasi online ini sejak tanggal 23 Desember lalu. Semua donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan oleh Baznas  untuk penyediaan layanan darurat, dapur umum, dan air bersih serta penyediaan layanan kesehatan,” tandasnya.

Lokasi Wisata Jadi Fokus Telkomsel Tingkatkan Layanan di Akhir Tahun

0

Berempat.com – Menyambut pergantian tahun, Telkomsel berupaya mengantisipasi lonjakan penggunaan data di sejumlah lokasi wisata. Termasuk di wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Manager Branch Padang Telkomsel Mulyadi Indra menyebut bahwa di Sumbar sendiri Telkomsel akan menambah 8 BTS baru 4G.

“Lokasi wisata selalu jadi titik keramaian ketika pergantian tahun, karena itu kami melakukan antisipasi dengan menambah delapan belas BTS baru 4G, dan dua BTS mobile (combat) untuk melayani pelanggan,” ujar Mulyadi seperti dikutip dari Antara, Minggu (30/12).

Adapun titik lokasi wisata yang akan diantisipasi ialah kawasan Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Pantai Padang, Transmart Padang, Payakumbuh, Posko Taman Kota Solok, dan lainnya.

“Selain meningkatkan kapasitas trafik, kami juga mendirikan posko untuk memberikan layanan langsung ke pelanggan,” terangnya.

Telkomsel memperkirakan pada malam tahun baru akan terjadi lonjakan trafik suara sebesar 887.528 menit, dan Trafik Data (Payload) sebesar 380.152 terabyte, atau naik sekitar 11,43% dibanding hari normal.

Khusus data trafik tahun ini diperkirakan meningkat 8,9% dibanding momen tahun baru 2017, dan trafik data (Payload) meningkat sebesar 21,1%.

Selain mengantisipasi dari segi lonjakan trafik, Telkomsel juga akan meningkatkan pelayanan langsung dengan tetap membuka pusat pelayanan pelanggan Telkomsel (Grapari) di Bukittinggi, dan Grapari Khatib Sulaiman, Padang, tetap beroperasi saat libur tahun baru.

Pada bagian lain, Telkomsel juga mengantisipasi lonjakan permintaan produk selain penambahan dan penguatan jaringan. Produk tersebut meliputi kartu perdana, isi pulsa, maupun paket bundling.

Telkomsel menjamin layanan produk bisa didapatkan dengan mudah di seluruh mitra dealer dan mitra kerja Telkomsel yang tersebar di seluruh daerah. Untuk area Sumatera pihak Telkomsel mendirikan sebanyak 29 posko Siaga yang tersebar pada titik keramaian dan lokasi wisata.

Begini Tips Jadi Pemimpin Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0

0

Berempat.com – Revolusi Industri 4.0 yang tengah berlangsung saat ini akan membawa banyak perubahan pada sektor bisnis, termasuk internal perusahaan. Pasalnya, semua akan serba berbasis IT sehingga akan berdampak juga pada perubahan gaya kepemimpinan yang cocok untuk sebuah tim dan perusahaan.

Bila Anda adalah salah satu leader atau pemimpin bisnis yang tak ingin ketinggalan di era revolusi industri 4.0 ini, maka Anda perlu mengikuti tips di bawah ini.

  1. Miliki kemampuan dasar menjadi leader

Penting bagi seorang pemimpin bisnis untuk bisa berkomunikasi dengan baik kepada tim. Sampaikan tujuan, visi dan misi Anda ke depan kepada tim dengan cara yang mudah dipahami, serta yakinkan tim dapat mengikuti semua itu.

Yang terpenting, seorang pemimpin harus bisa membangun kepercayaan pada tim. Yakinkan bahwa tim Anda bisa mencapai seluruh target dengan strategi yang sudah Anda tentukan.

  1. Cepat mengambil keputusan

Era Revolusi Industri 4.0 berkaitan erat dengan teknologi dan digitalisasi. Semuanya kini bergerak sangat cepat. Sudah tak ada lagi pemimpin yang menunggu laporan dari bawahan dan menganalisa suatu kondisi setelah seminggu lamanya. Saat ini, pemimpin perlu bergerak cepat, bahkan bila perlu turun langsung ke lapangan.

Hal tersebut perlu dilakukan agar pemimpin dapat mengambil keputusan dengan cepat. Pasalnya, bila terlambat sedikit saja mengambil keputusan maka bukan tak mungkin Anda bisa melewatkan peluang yang bergerak sangat cepat saat ini. Bahkan, bisa-bisa kompetitor mengambil langkah tersebut duluan alias sudah maju selangkah lebih dulu daripada perusahaan Anda.

  1. Pilih dan bangun tim Anda sendiri

Di tengah pergantian massa dari manusia ke mesin sejatinya benar-benar terjadi di era revolusi industri 4.0 ini. Hampir seluruh pekerjaan sudah bisa diambil alih oleh mesin sehingga sumber daya manusia yang perlu dipekerjakan mulai berkurang. Hal ini tentu berdampak pada pembentukan tim di sebuah perusahaan.

Tentu bukan pekerjaan mudah untuk bisa menentukan siapa yang pantas masuk ke tim Anda di tengah banyaknya orang yang ingin bergabung. Ditambah, kriteria generasi millennial yang berbeda dengan generasi sebelumnya bisa menjadi tantangan baru. Selain memilih, Anda juga harus membangun tim itu sendiri. Sebab itu satu-satunya cara agar tim Anda bisa loyal dan lebih cepat produktif.

Menjadi pemimpin sebuah perusahaan memang tak akan mudah. Berbagai tantangan harus dihadapi. Lebih lagi, seorang pemimpin harus cepat beradaptasi pada berbagai perubahan, termasuk iklim bisnis.

Mau Berbisnis Tanpa Meninggalkan Pekerjaan Tetap? Ini Triknya

0

Berempat.com – Menjadi karyawan tetap umumnya membuat siapa saja bisa terlena berada di zona nyaman. Namun, tak jarang juga ada yang ingin mencoba tantangan baru dengan menjalani bisnis di sela-sela pekerjaan. Walaupun tak sedikit pula yang ragu dan takut untuk merealisasikannya karena cukup mempertaruhkan karier.

Memang, menjalani dua pekerjaan sekaligus tidaklah mudah. Waktu dan tenaga sudah pasti akan banyak terbuang. CEO The Explorer’s Passage, Jeff Bonaldi pun mengamini hal tersebut.

Jeff Bonaldi adalah pengusaha yang memulai bisnis saat masih menjadi karyawan. Baginya, bekerja di perusahaan orang lain sama saja menyandarkan nasib pada orang lain. Sementara berbisnis adalah memegang nasib sendiri. Ia pun tak menampik ada banyak orang yang ingin berbisnis untuk bisa mengendalikan nasibnya sendiri. Karena itu, ia mau berbagi kiat kepada siapa saja yang masih bekerja tapi ingin merintis bisnis.

  1. Temukan sesuatu yang disuka

Bonaldi sebetulnya sudah merasa beruntung karena memiliki pekerjaan yang hebat. Namun, ia memiliki tujuan jangka panjang yang dirasa lebih bisa menghidupkan gairah hidupnya.

Namun untuk memulai bisnis, tentu ada banyak tantangan yang akan dihadapi. Masa-masa sulit sudah pasti akan datang menghampiri. Karena itu, Bonaldi menyarankan agar menemukan sesuatu yang disukai sehingga masa-masa sulit itu terasa lebih ringan.

“Temukan sesuatu yang Anda cintai sehingga Anda tidak akan keberatan menghabiskan waktu luang Anda di atasnya,” ujar Bonaldi.

  1. Tapaki selangkah demi selangkah

Tak perlu terlalu jauh membayangkan sesuatu. Pasalnya, banyak di antara kita yang menjadi bingung dalam memulai langkah ketika sudah membayangkan capaian yang diinginkan terlalu jauh. Mulailah dari hal yang kecil, sedikit demi sedikit tapi bisa dijalani.

Misalnya, mulai dengan mencari nama merek atau perusahaan, buat logo dan riset pasar. Kemudian, perlahan semuanya akan berjalan dengan sendirinya. Satu demi satu jalan akan terbuka. Dan tanpa dirasa, setahun kemudian Anda akan kagum dengan apa yang sudah berhasil diraih hanya dengan beberapa jam kerja ekstra per hari.

  1. Tetap fokus pada pekerjaan

Memulai bisnsi sambil bekerja sebetulnya tak ubahnya perjudian. Kita tak bisa benar-benar tahu apakah bisnis yang kita mulai dapat berkembang dan menjanjikan kelak, atau dapat sepadan apabila kita meninggalkan pekerjaan tetap.

Karena itu, Bonaldi pun menyarankan agar kita tetap fokus dan bekerja keras pada pekerjaan tetap. Pasalnya, pekerjaan tetap kita sudah bisa memberikan jaminan pendapatan dan keamanan, sehingga kita masih memiliki kesempatan untuk tumbuh dan belajar setiap hari.

Bonaldi sendiri merasa beruntung dapat bekerja di lingkungan yang paham betul tentang manajemen risiko, pemasaran dan penjualan. Dan ia pun merasa terbantu dengan semua itu sehingga dapat mengadopsi ke bisnisnya.

”Belajar sebanyak apa pun yang Anda bisa di pekerjaan Anda,” katanya.

PGN Resmi Akuisisi Saham Pertagas Senilai Rp 20 Triliun

0

Berempat.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah resmi mengakuisisi 51% saham PT Pertamina Gas (Pertagas). Aksi perusahaan tersebut membuat PGN harus menggelontorkan dana sekitar Rp 20 triliun.

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengungkapkan, proses pembayaran akuisisi tersebut dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama pembayaran dilakukan sebesar 50% dari total harga pembelian atau ekuivalen Rp 10.091.667.032.092 akan menggunakan skema pembayaran tunai.

“Untuk tahap kedua, perusahaan akan menerbitkan Promissory Note sebesar 50 % dari total harga pembelian,” terang Gigih dalam keterangan resminya, Jumat (28/12).

Sebelumnya, menurut Gigih, harga saham yang akan dibeli tak sampai Rp 20 triliun, tepatnya sebesar Rp 16.604.312.010.021 untuk 2.591.099 lembar saham Pertagas atau setara 51% atas Pertagas dan Pertagas Niaga. Namun kemudian menjadi Rp 20.183.334.064.184 untuk 2.591.099 lembar saham dari Pertagas yang merupakan 51% dari seluruh saham di Pertagas termasuk kepemilikan di seluruh anak perusahaannya.

Perubahan tersebut terjadi sebab sebelumnya pada saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA) yang dilakukan pada 29 Juni 2018, PGN direncanakan hanya mengakuisisi Pertagas dan anak usahanya, PT Pertagas Niaga saja.

Namun kemudian para pihak melakukan sejumlah proses di antaranya due diligence, valuasi, dan audit untuk laporan keuangan Pertagas dan seluruh anak perusahaannya. Menurut Gigih, beberapa tahapan tersebut sudah selesai dan telah mendapatkan persetujuan dari internal PGN dan Pertamina.

Sebagai konsekuensi atas hasil penilaian kembali tersebut, Gigih mengatakan harga/nilai pengambilalihan saham Pertagas dan seluruh anak perusahaannya mengalami perubahan.

Aksi akuisisi ini sendiri merupakan rangkaian dari proses pembentukan Holding BUMN Migas.

Gigih pun menyebut bahwa proses akuisisi yang dilakukan telah mencapai babak baru dengan ditandatanganinya Perjanjian Jual Beli (Sales Purchase Agreement/SPA) Saham Pertagas antara Pertamina dan PGN.

“Hari ini PGN mencatat sejarah baru. Kami resmi menjadi Sub Holding Gas karena proses akuisisi Pertagas dan seluruh anak usahanya telah selesai,” ungkapnya.

Tak Kunjung Bayar BHP, Kemenkominfo Cabut Izin First Media

0

Berempat.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akhirnya memutuskan untuk mencabut izin penggunaan pita frekuensi radio 2,3 GHz kepada PT First Media, Jumat (28/12). Selain First Media, pencabutan izin juga dilakukan kepada PT Internux. Kedua perusahaan tersebut merupakan anak usaha Lippo Group.

Dengan pencabutan izin ini, Kemenkominfo pun meminta kepada kedua perusahaan agar segera melunasi utang Biaya Hak Penggunaan (BHP) yang sempat menunggak dengan total nilai mencapai Rp 707 miliar kepada negara.

Selain itu, Kemenkominfo juga menjatuhkan denda kepada kedua perusahaan tersebut atas keterlambatan pembayaran.

“Proses penagihan tunggakan tersebut selanjutnya akan dilimpahkan dan diproses lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Dirjen SDPPI Kemenkominfo, Ismail. Ia pun menyebut bahwa kedua perusahaan tersebut juga diperintahkan Kemenkominfo untuk mematikan core radio Network Operation Center (NOC).

“Selanjutnya, kami akan melakukan pencabutan dan/atau penyesuaian terhadap izin penyelenggaraan telekomunikasi perusahaan-perusahaan tersebut,” sambung Ismail.

Pencabutan izin kedua perusahaan tersebut didasari oleh Keputusan Menkominfo Nomor 1012 Tahun 2018 untuk PT Internux dan Nomor 1011 Tahun 2018 untuk PT First Media.

Sebelumnya, Ismail menjelaskan, selain kedua perusahaan Lippo Group tersebut, hal yang sama juga menimpa PT Jasnita Telekomindo. Pencabutan frekuensi PT Jasnita Telekomindo sendiri ditetapkan dalam Keputusan Menkominfo Nomor 1013 Tahun 2018. Namun, PT Jasnita menyerahkan kembali penggunaan frekuensi kepada negara pada Senin (19/11) lalu.

Sementara itu, di hari yang sama dua anak perusahaan Lippo Group itu justru mengajukan restrukturisasi model pembayaran pelunasan utang kepada Kemenkominfo. Sejak saat itu, kedua perusahaan itu tidak diperbolehkan menambah pelanggan baru dan menghentikan aktivitas top up paket atau kuota data. Sebelum akhirnya Kemenkominfo mencabut izin penggunaan pita frekuensi kepada mereka.