Minggu, Mei 10, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 880

Yang Salah dengan Pola Pikir Pengusaha Pemula

0

Berempat.com – Minat masyarakat Indonesia untuk menjadi entrepreneur atau pengusaha bisa dibilang terus bertumbuh. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rasio pengusaha di Indonesia pada 2013-14 masih di angka 1,67%, kemudian naik menjadi 3,1 persen di tahun 2017.

Bahkan, di tahun ini, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agus Gede Ngurah Puspayoga mengklaim rasio pengusaha di Indonesia naik di angka 7%.  “Angka itu sudah di atas standar internasional yang mematok 2%. Jadi pecah telur,” ungkap Puspayoga dalam keterangan tertulis, seperti diwartakan Kontan.co.id, Selasa (5/6/2018).

Namun, besarnya rasio pengusaha di Indonesia tak berarti mengartikan bahwa pengusaha Indonesia bernasib mujur seluruhnya. Sebab tak sedikit pengusaha di Indonesia yang harus bangkrut saat usia bisnisnya belum mencapai 3 tahun.

Kendati belum ada data pasti, namun hal tersebut cukup diamini oleh Yossa Setiadi, CEO Bawang Goreng Soy. Ia berpendapat bahwa masih ada yang salah dengan para pengusaha di Indonesia ini. Terutama pada pola pikir.

Kesalahan pertama yang dimaksud Yossa adalah pola pikir pengusaha pemula saat hendak memulai bisnis. Yossa berkisah, ia sering menemukan pertanyaan di banyak media tentang bisnis yang cocok dijalankan sesuai dengan modal yang dipunya.

“Awalnya sudah keliru. Punya modal Rp 25 juta, mulai bisnis yang Rp 25 juta. Malah ada yang nekat ambil bisnis yang modal Rp 50 juta sampe utang,” tutur pria yang memiliki 4 bisnis tersebut kepada Berempat.com di Central Park, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut pria yang sudah berbisnis sejak 2007 ini, pola pikir soal modal dan bisnis yang ingin dijalankan semestinya bukan seperti itu, melainkan 1/8 dari modal.

“Saya yakin seyakin-yakinnya setiap hari pasti ada yang berguguran. Itu (karena) template-nya sudah keliru. Padahal harusnya dia (yang punya modal Rp 25 juta) ambil bisnis yang modal Rp 3 juta,” ungkap Yossa.

Pola pikir itulah yang bagi Yossa semestinya diubah dulu oleh pengusaha pemula. Sebab, dengan pola pikir demikian ia yakin akan semakin sedikit pengusaha pemula yang berguguran. Yossa sendiri menerangkan alasannya mengapa perlu metode 1/8 dari modal kita untuk memilih bisnis.

“Pada dasarnya setiap orang itu punya luck. Tapi saya yakin banget, tiap makin panjang amunisi siap ruginya, maka akan maju. Kita tahu banget e-commerce (di Indonesia) sudah siapin ruginya dulu di depan,” terang Direktur CV. Setiadi Brother tersebut.

Segi keamanan, itulah yang dimaksudkan oleh Yossa. Karena menurutnya, kegagalan pengusaha pemula di Indonesia karena sedikitnya waktu yang dipunya untuk mencoba berbagai strategi, sejalan dengan modal pas-pasan yang dimiliki. Sementara kalau modal banyak, maka usia menjalankan bisnis akan semakin panjang, dan pengusaha bisa mencoba berbagai strategi sampai menemukan formula yang pas.

“Kalo banyak yang seperti ini saya yakin banget orang yang gagal di bisnis itu cuma 40%. Karena 90% orang yang gagal di bisnis karena kehabisan amunisi modal,” tukas Yossa.

Seorang pengusaha memang sudah semestinya menghabiskan lebih banyak waktu untuk memikirkan beragam strategi pemasaran, daripada hanya berkutat pada produksi dan waktunya habis hanya memikirkan perputaran uang.

Selain itu, pria yang rutin mengisi kelas wirausaha di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini juga mengingatkan agar keputusan untuk menjadi pengusaha itu benar-benar muncul dari hati paling dalam. Sebab, Yossa justru melihat fenomena saat ini ketika orang lain asal mendorong temannya untuk menjadi pengusaha tanpa tahu memang tepat atau tidak.

“Saya pribadi nggak main dorong orang untuk berbisnis, selama dia juga belum ingin berbisnis. Jadi saya termasuk menentang orang-orang yang menyuruh orang lain resign untuk berbisnis. Tapi kalo dia memang mau berbisnis dari hati, harus benar-benar tercebur sampai betul-betul jadi,” ujar Yossa.

Selain itu, ayah dua orang anak ini juga menyayangkan mental ikut-ikutan atau cepat panas yang dimiliki pengusaha pemula di Indonesia. “Demam batu akik, semua pada main batu akik. Demam ojol (ojek online) semua pada ojol,” tuturnya.

Sisi buruk dari kebiasaan tersebut sudah jelas adalah tak tahu apa yang harus dilakukan ketika bisnisnya tak lagi booming. Maka akhirnya bisnis pun akan tutup. Inilah yang membuat Yossa mengimbau agar pengusaha Indonesia tak cepat panas. Artinya, tidak memutuskan berbisnis karena ingin ikut-ikutan saja.

Yossa pun merekomendasikan jurus 6 detik dari Anthony Dio Martin apabila muncul keinginan untuk menjalankan sebuah bisnis. “(Coba renungkan) Apa benar-benar jika saya lakukan ini manfaatnya besar?” ujarnya.

Kemudian, hal lain yang membuat pengusaha lebih cepat gagal menurut Yossa adalah cepatnya memutuskan untuk beralih ke bisnis lain. Yossa tak menampik fenomena tersebut. Karena itu, pria kelahiran 19 Agustus 1984 ini menyarankan agar pengusaha pemula tak buru-buru memutuskan menjalankan bisnis sebelum 2 tahun.

“Jangan pindah dulu sebelum 2 tahun. Sebenarnya 4 tahun, tapi buat saya 2 tahun itu cukup. Karena fenomena menjamur ini sudah banyak sekali. Ujung-ujungnya dia nggak jadi apa pun,” tukasnya.

Dua tahun, menurut Yossa, adalah batas bagi seorang pengusaha untuk tahu dan bisa merasakan apakah ia memang tepat menjalankan bisnis tersebut atau tidak.

Cara Mempersiapkan Bisnis Sebelum Ditinggal Libur Panjang

0

Berempat.com – Pada tahun ini pemerintah memberikan waktu yang cukup panjang bagi masyarakat umum untuk menikmati libur Lebaran. Setidaknya, waktu libur yang diberikan pemerintah, termasuk cuti bersama, sekitar satu minggu lamanya, yakni terhitung tanggal 11-20 Juni 2018.

Kendati peraturan tersebut tak harus diikuti oleh perusahaan swasta maupun bisnis individu, tapi tetap saja roda perputaran bisnis tak mungkin bisa langsung berjalan maksimal seandainya kita menentukan waktu libur lebih singkat. Karena konsumen pun masih menikmati masa libur Lebaran di luar kota. Apalagi, Anda pun pasti juga ingin merasakan libur panjang menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga.

Karena itu, panjangnya waktu libur yang tersedia di Lebaran tahun ini perlu disikapi secara bijak oleh pebisnis. Tak terkecuali yang berskala kecil atau menengah. Setidaknya, jangan sampai libur panjang membuat keuangan bisnis Anda menjadi kacau nantinya. Atau ada pesanan yang ternyata tak bisa Anda tepati. Atau adanya penghitungan lembur bagi karyawan yang tetap masuk di hari Lebaran.

Jadi, apa saja yang mesti Anda persiapkan menjelang momen libur panjang? Berikut merupakan tips dan trik yang redaksi Berempat.com coba berikan kepada Anda.

  1. Tentukan karyawan yang lembur dan tidak

Semestinya hal ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Paling tidak satu bulan sebelum masa libur Lebaran berlangsung Anda sudah bisa menetapkan siapa saja karyawan yang tetap harus masuk dan yang bisa merasakan libur Lebaran. Umumnya, karyawan pada bagian produksi yang diminta tetap masuk dan hanya mendapat libur saat hari H Lebaran.

Namun, jangan lupakan hak mereka, seperti penghitungan lembur yang sesuai dan pengganti hari libur di kemudian hari.

  1. Lakukan pertemuan keseluruhan tim

Tentu dibutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik agar bisnis Anda bisa tetap berjalan meski Anda sedang berada di luar kota. Lebih lagi dalam waktu cukup lama. Karena itu, untuk meminimalisir terjadinya miss komunikasi, penting bagi Anda untuk mengumpulkan tim lalu memberikan segala informasi. Mulai dari menentukan tugas dan tanggung jawab setiap orang hingga alur yang mesti dilalui saat terjadi kendala dalam bisnis.

  1. Segera selesaikan kesepakatan bisnis Anda

Agar Anda lebih tenang dan bisa menikmati libur panjang, maka jangan tunda segala kesepakatan bisnis yang perlu Anda selesaikan. Beri tenggat waktu setidaknya H-7 libur panjang kesepakatan tersebut sudah rampung. Bila perlu sudah ditandatangani.

Kesepakatan bisnis di sini ialah yang memang perlu dieksekusi secepat mungkin, seperti kesepakatan pemasaran, kerja sama promosi, pemesanan produk, maupun kesepakatan waktu pengiriman, hingga pelunasan utang maupun tagihan perusahaan.

Jangan sampai nantinya justri masih ada kewajiban yang jatuh tempo ketika kita tengah berlibur hingga jalannya bisnis pun jadi tersendat.

  1. Tetap bawa data bisnis yang penting

Walaupun berlibur, tapi bukan berarti Anda bisa melepas semua tentang bisnis Anda begitu saja. Bagaimanapun Anda tetap harus membawa data bisnis yang penting mengingat pengambil keputusan ada pada Anda. Kecuali bila Anda sudah mendelegasikan orang lain untuk menjadi pengambil keputusan selama Anda berlibur.

Selain itu, data bisnis perlu untuk Anda bawa apabila karyawan maupun konsumen Anda sewaktu-waktu menemukan masalah dan membutuhkan informasi penting dari Anda. Maka dengan segera Anda bisa memberikan bantuan sehingga masalah pun dapat segera terselesaikan.

Jadi, sudah sejauh mana persiapan bisnis Anda sebelum ditinggal libur Lebaran tahun ini?

5 Resto ala Jepang Ini Terkenal Murah dan Enak Lho

0

Berempat.com – Dewasa ini berbagai kuliner dari banyak negara sudah merembak di Indonesia. Salah satunya olahan makanan dari Jepang yang cukup banyak digemari oleh lidah masyarakat Indonesia. Sebut saja olahan makanan seperti sushi, sashimi, atau takoyaki yang banyak digemari. Bahkan tak sedikit yang banyak dijual di pinggir jalan.

Dulu, makanan Jepang memang terkesan merupakan makanan mahal. Pasalnya, restoran yang menyediakan olahan Jepang kebanyakan adalah restoran kelas atas. Namun, saat ini sudah menjamur berbagai restoran Jepang yang ramah dengan kantong kelas menengah. Soal rasa makanannya pun bisa dibandingkan dengan resto kelas atas.

Di Jakarta dan sekitarnya pun sudah banyak restoran ala Jepang yang terkenal murah dan enak tersebar. Kalau kamu merupakan salah satu pecinta makanan Jepang, rasanya kamu perlu untuk tahu restoran mana saja yang terkenal murah dan enak. Mana saja?

  1. Street Sushi
Street Sushi. (katamedia.com)

Rekomendasi pertama untuk restoran Jepang yang murah dan enak adalah Street Sushi. Sesuai dengan namanya, restoran ini menyajikan sushi dengan harga kaki lima. Berlokasi di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Walaupun terkesan murah, tapi nyatanya Sreet Sushi ini selalu ramai pengunjung.

  1. RAN Ramen
RAN Ramen. (carimakanaja.com)

Bagi para pecinta makanan olahan mi, sudah pasti tahu dengan mi ala Jepang satu ini. Ramen, olahan mi dari Jepang ini memang banyak digandrungi juga oleh masyarakat Indonesia.

Kalau kamu merupakan salah satu penggila Ramen dan ingin makan Ramen yang enak tapi dengan harga terjangkau, kamu bisa pergi ke RAN Ramen. Berlokasi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, RAN Ramen ini menyajikan ramen autentik dengan kuah kaldu yang rasanya kuat di lidah, tapi tetap dijamin enak!

  1. Tako N’ Sushi Box
Tako N’ Sushi Box. (beeztro.com)

Sesuai dengan namanya, restoran satu ini menyajikan takoyaki dan sushi sebagai menu andalannya. Pertama kali membuka gerainya pada tahun 2012 di area food court sebuah mal, Tako N’ Sushi Box ini menyajikan menu makanan khas Jepang yang ramah dengan kantong.

Walaupun terkesan hanya menjadikan takoyaki dan sushi sebagai menu andalan, tapi resto ini mempunyai banyak pilihan menu lho. Total ada sekitar 28 jenis sushi roll dan 20 menu lainnya yang sudah pasti khas Jepang.

Sampai saat ini Tako N’ Sushi Box sudah punya 5 cabang yang semuanya berlokasi di mal, seperti di Mal Teras Kota Serpong, Mal Ciputra Cibubur, Cibubur Junction, Margo City Depok, dan Plaza Slipi Jaya.

Soal harga, seperti yang sudah disampaikan, walaupun memilih lokasi di mal tapi setiap menu yang ada di sini bisa dinikmati dengan kisaran harga Rp 18 ribu – Rp 35 ribu.

  1. Ramen N’ Sushi Box
Ramen N’ Sushi Box. (Dok. Pribadi)

Selain Tako N’ Sushi, kamu juga bisa mencicipi makanan khas Jepang yang murah dan enak di Ramen N’ Sushi Box. Ya, namanya mirip karena Ramen N’ Sushi Box ini adalah merek kedua dari Tako N’ Sushi Box.

Sesuai namanya, Ramen N’ Sushi Box ini lebih mengutamakan olahan ramen sebagai menu andalannya. Jadi buat kamu penggila ramen, sudah pasti kamu harus mencicipi ramen khas Ramen N’ Sushi Box. Karena olahan ramen yang ditawarkan di sini cukup variatif, yakni ramen hot dengan toping dan level pedas yang bisa disesuaikan selera kamu.

Dan tidak kalah dengan saudara tuanya, Ramen N’ Sushi Box juga sudah memiliki 4 gerai yang tersebar di Pejaten Village, Lippo Plaza Kramat Jati, TangCity Mall, dan Mal Lippo Cikarang.

Untuk bisa menikmati berbagai menu di Tako N’ Sushi Box maupun di Ramen N’ Sushi Box, sebenarnya kamu tak perlu datang langsung ke gerainya. Karena berbagai menu keduanya sudah bisa dipesan di aplikasi GO-FOOD dan Grab Food. Atau kamu juga bisa pesan melalui aplikasi pesan makanan seperti Kulina dan Qraved.

Selain bisa memesan menu tanpa harus ke restonya, kamu juga bisa menemukan banyak promo menarik yang ditawarkan Tako N’ Sushi Box atau Ramen N’ Sushi Box di aplikasi GO-FOOD, Grab Food, Kulina, atau Qraved. Atau kalau mau lebih untung lagi, kamu bisa follow media sosial Instagram @takonsushibox karena mereka cukup aktif membagi-bagikan voucher diskon.

  1. Tanpopo
Tanpopo. (Trapadvisor.com)

Terakhir, kami merekomendasikan Tanpopo sebagai restoran ala Jepang yang mengusung konsep kaki lima. Menu yang ditawarkan di Tanpopo pun cukup banyak, mulai dari Japanese BBQ, ramen, maupun sushi lengkap ada di sini.

Kuliner ala Jepang rasanya memang sudah semakin akrab dengan lidah masyarakat Indonesia. Malah, bisa dibilang semakin digemari di Indonesia. Jadi, tidak heran kalau akan semakin banyak juga restoran yang menyajikan makanan Jepang dengan harga bersaing. Sudah pasti hal itu sangat menguntungkan bagi yang benar-benar menyukai masakan Jepang.

Cara Jitu Branding untuk UKM

0

Berempat.com – Setiap kondisi memang tidak sama. Dan setiap industri punya masa kesempatan dan kesempitan. “Saat sedang drop, justru bisnis-bisnis yang sifatnya sedang lesu malah lebih berhasil. Menurut saya, tapi itu justru membuat kita tertantang untuk lebih kreatif mencari opportunity-opportunity  baru. Misalnya mengurangi proses travelling karena costnya yang terlalu mahal,” kata Arto Soebiantoro, Founder GambaranBrand.

Ia melihat yang justru lebih mengerikan adalah ketika situsasi yang terlihat aman-aman saja, dan cenderung tidak ada perubahan, tetapi tiba-tiba kompetitor sudah menyalip bahkan sudah mendahului. “Karena itu, pengusaha, baik level UKM atau konglomerasi, harus piawai dan lihai melakukan manuver kreatif,” katanya.

Perbedaannya, kata Arto, jika UKM melakukan manuver bisa cepat proses perubahannya. Lain halnya dengan perusahaan besar, mereka melakukan manuver melalui sebuah proses yang panjang dan berat.

Kondisi bisnis yang sedang lesu memang cenderung membuat pelaku bisnis menahan laju pengeluar cash flow-nya. Hal tersebut dinyatakan Ario adalah hal yang lumrah. Namun, ia mengingatkan bahwa dalam kondisi apa pun, proses branding harus selalu berjalan.

“Tidak akan bisa berhenti, kalau kita bicara dalam proses branding itu kita bisa menyentuh seseorang atau membangun persepsi itu lewat 5 panca indera mereka. Jadi sebenarnya juga kita bisa menggunakan banyak cara kreatif,” katanya.

Ia memberi contoh, misalnya jika ingin tetap beriklan maka porsinya dikurangi, yang biasanya beriklan 10 kali sekarang dikurangi jadi 7 atau 6 kali. Atau, katanya, minta karyawan lebih sering mengganti gambar BBM atau WA-nya dengan logo perusahaan atau program marketing perusahaan. “Dan banyak lagi ide-ide kreatif untuk tetap bermanuver,” ujar Penulis Buku Merek Indonesia Harus Bisa ini.

Arto melihat bahwa sebenarnya UKM di Indonesia sangat lentur. “Dalam arti kemampuan mereka untuk bisa memanuver dan bergerak juga sangat baik. Hal yang sangat wajar dalam dunia usaha dan branding adalah kita harus selalu mampu melakukan kemampuan untuk bermanuver, karena itu dibutuhkan dalam komposisi bisnis sekarang,” katanya.

Lalu, terkait dengan banyak pelaku bisnis BO dan Keagenan yang rata-rata UKM, mereka cenderung mengerem biaya branding dan komunikasi . “Business owner harus mengetahui seberapa kuat brand-nya. Kalau brand mereka tidak kuat, maka continuos communication tetap harus dijalankan,” katanya. Karena, imbuhnya, ketika brand sudah kuat maka pada saat susah ini komunikasi bisa dikurangi.

Sebagai seorang Konsultan Brand atau mantan Creative & Art Director, Arto berpesan kepada pemilik bisnis UKM untuk kembali kepada impian mereka ketika wal membangun bisnis. Sebab, katanya, brand itu adalah berbicara impian mereka. “Dan bisnis itu mengikuti brand, karena apa yang terjadi dari brand ketika mereka berhasil pasti akan diikuti oleh bisnis yang berhasil,” katanya.

PT Teknovatus Solusi Sejahtera Adopsi Hitachi Unified Compute Platform dengan SAP HANA

0

Berempat.com – Hitachi Vantara, anak perusahaan Hitachi, Ltd. mengumumkan bahwa PT Teknovatus Solusi Sejahtera telah menjadi pelanggan pertama di ASEAN yang mengadopsi Hitachi Unified Compute Platform dengan Hitachi Advanced Server dan SAP HANA.

Teknovatus Solusi Sejahtera merupakan penyedia brankas data pribadi terbaik di Indonesia yang menawarkan brangkas pribadi dengan dukungan dari berbagai teknologi canggih, dirancang untuk menampung pusat data enterprise untuk keamanan, kerahasiaan, dan skalabilitas yang lebih baik. Brankas data pribadi tersebut akan memampukan perusahaan memiliki pusat data pribadi mereka dengan komunikasi carrier-neutral serta pilihan peralatan.

Chier Information Officer (CIO) PT Teknovatus Solusi Sejahtera Dido Priadi mengungkapkan, Teknovatus menyediakan dukungan IT berbagai anak perusahaan Sinar Mas Group, seperti Sinarmas Forestry, Infrastruktur Bisnis Sejahtera Tower (IBST), EKA Hospital, dan Asian Bulk Logistik (ABL), di mana semua anak perusahaan tersebut membutuhkan sistem ERP untuk membantu tujuan serta ekspansi bisnis mereka.

“Dengan pertumbuhan berkelanjutan yang dirasakan bisnis, kapasitas sistem yang ada tidak lagi mencukupi, sehingga Teknovatus harus meningkatkan sistemnya agar mampu memenuhi permintaan ini,” ujar Dido dalam keterangan resminya belum lama ini.

Sementara itu, Managing Director Hitachi Vantara Indonesia, Robert Kayatoe menambahkan, untuk menghadapi tantangan di depan, Teknovatus membutuhkan sebuah infrastruktur dengan keandalan tinggi, kinerja ekstrim dan skalabilitas lincah.

“Hitachi Unified Compute Platform dengan Hitachi Advanced Server DS7000 merupakan solusi ideal untuk mendorong ketersediaan dan skalabilitas tinggi yang dibutuhkan berbagai aplikasi business-critical seperti SAP HANA,” klaimnya.

Hitachi Unified Compute Platform (UCP) menyediakan platform yang telah disederhanakan dari komputasi, jaringan dan penyimpanan yang telah teruji dan tevalidasi yang cepat digunakan, mudah dikelola, serta berkembang berdasarkan perubahan kebutuhan bisnis.

“Merupakan suatu kehormatan untuk diakui sebagai pelanggan pertama yang mengadopsi teknologi canggih dari Hitachi dengan reputasi yang telah terbukti dan eksekusi yang berkelanjutan dalam memberikan layanan dan dukungan kelas dunia yang berkualitas tinggi dan dapat diandalkan,” imbuh Dido.

Ayo, Patenkan Merek dan Penemuan Anda!

0

Berempat.com – Kesadaran UKM pada pentingnya mendaftarkan merek memang belum sepenuhnya tumbuh. Hal itu dikatakan langsung oleh Founder ACACIA, Muhammad Faisal. Di lain sisi, rupanya kesadaran akan mematenkan sebuah penemuan pun tak bisa dikatakan lebih baik. Mengacu pada data tahun 2013 yang didapatkan dari situs HKI, jumlah permohonan paten yang masuk berjumlah sekitar 7.712.

Angka tersebut terbagi atas pemohon asing yang berjumlah 6.830 dan pemohon lokal yang hanya berjumlah 882. Jadi, boleh dibilang jika hampir 89% permohonan paten datang dari pihak asing, sementara sisanya yang sangat sedikit adalah lokal.

“Memang, bila dilihat secara grafik baik untuk merek maupun paten sudah bisa dikatakan mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, bila mengacu pada persentase yang ada berdasarkan data di tahun 2013, maka bisa dikatakan bila awareness untuk urusan paten masih sangatlah kurang,” ungkapnya.

Untuk pemohon paten di negara masih dipimpin oleh Amerika, diikuti Jepang, Korea, Tiongkok, dan German. Sementara itu, peneliti-peneliti lokal masih banyak yang belum mendaftarkan paten. Kendati demikian, kenyataannya di beberapa universitas sudah ada yang menjadi pemohon. Hanya saja angkanya masih sangat minim.

Menurut Faisal, minimnya angka pemohon lokal tak bisa dilepas dari paradigma kita selama ini yang berbeda dengan negara-negara maju. Karena di negara maju sendiri, sebelum benar-benar menerjunkan penemuan ke pasar seseorang sudah lebih dulu mendaftarkan patennya.

“Salah satu upaya yang dilakukan oleh HKI sekarang ini adalah banyaknya kantor HKI yang memberi support perguruan tinggi. Dan kami pun selaku konsultan selalu berupaya mensosialisasikan kepada para UKM, universitas, sampai dengan perusahaan-perusahaan supaya melek pada pendaftaran paten. Jangan sampai ketika sudah riset dan berhasil mendapatkan beberapa penemuan, tapi yang mendaftarkah patennya justru pihak lain,” terangnya.

Paten itu berhubungan dengan lisensi. Oleh karena itu mendaftarkan paten sangat penting karena paten merupakan salah satu kekayaan intelektual kita. Sebab, untuk mendapatkan suatu lisensi biasanya seseorang perlu mendapatkannya dari hasil riset terlebih dahulu dan memakan waktu yang tidak sebentar.

Untuk memahami syarat yang harus dipenuhi, pemohon akan terbagi menjadi dua, yaitu pemohon perorangan dan badan hukum/perusahaan.

Syarat Perorangan:

  1. Fotokopi KTP Pemohon
  2. Fotokopi KTP Inventor
  3. Surat Penyerahan Hak (dari Inventor ke Pemohon)
  4. Surat Kuasa yang ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-
  5. Surat Pernyataan yang ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-
  6. Klaim yang terkandung dalam invensi;
  7. Deskripsi tentang invensi, yang secara lengkap memuat keterangan tentang cara
  8. pelaksanakan invensi;
  9. Gambar yang disebutkan dalam deskripsi yang diperlukan untuk memperjelas invensi;
  10. Abstrak invensi.

Syarat Badan Hukum/Perusahaan:

  1. Fotokopi KTP Direktur Perusahaan (Sebagai Pemohon)
  2. Fotokopi KTP Inventor
  3. Fotokopi akta pendirian perusahaan yang telah dilegalisir oleh Notaris
  4. Fotokopi NPWP Perusahaan
  5. Surat Penyerahan Hak (dari Inventor ke Pemohon)
  6. Surat Kuasa yang ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-
  7. Surat Pernyataan yang ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-
  8. Klaim yang terkandung dalam invensi;
  9. Deskripsi tentang invensi, yang secara lengkap memuat keterangan tentang cara
  10. pelaksanakan invensi;
  11. Gambar yang disebutkan dalam deskripsi yang diperlukan untuk memperjelas invensi;
  12. Abstrak invensi.

Proses dari pendaftaran sampai dengan mendapat sertifikat akan cenderung lama, yaitu antara 3–4 tahun. Dan untuk perlindungannya sendiri bisa sampai 20 tahun. Tapi, untuk paten sendiri setelah lewat masa 20 tahun, maka otomatis akan menjadi public domain.

Lalu, kalau ditanya apa keuntungan mendaftarkan paten, tentu jawabannya banyak. Salah satunya adalah kita bisa mendapatkan hak eksklusif dari pendaftaran tersebut. Hak eksklusif tersebut bisa berupa menjual sendiri dan melarang orang lain untuk menggunakan lisensi kita, atau memberikan lisensi kepada pihak lain.

“Jadi segera patenkan penemuan Anda karena negara pun memang sudah memfasilitasi untuk melindungi kreatifitas para penemu dengan melakukan pendaftaran. Tanpa pendaftaran maka tidak ada perhitungan,” tutup Faisal.

Berlibur ke Eropa di Akhir Tahun, Jangan Lupa Bawa 5 Benda Fesyen Penting Ini

0

Berempat.com – Liburan ke negara yang sedang memasuki musim dingin populer dilakukan saat akhir tahun bagi mereka yang ingin merasakan suasana berbeda, khususnya jika ingin melihat dan merasakan salju.

Namun, berwisata ke negara yang sedang musim dingin mengharuskan seseorang untuk pintar-pintar berkemas barang dan pakaian yang akan dibutuhkan supaya tetap hangat meskipun harus menghadapi suhu yang rendah, bahkan minus.

Karena Indonesia adalah negara tropis, barang dan pakaian yang dibawa bukanlah yang umumnya digunakan di sini. Agar kamu membawa semua yang penting, Timberland ingin berbagi tips bagaimana mengemas isi koper yang cocok untuk berpetualang ke negara yang sedang musim dingin.

  1. Windbreaker sebagai alternatif jaket tebal

Saat musim dingin, angin yang bertiup kencang dan hujanlah yang akan membuat kamu menggigil, bukannya suhu rendah. Windbreaker adalah jaket yang terbuat dari bahan tipis namun bisa menahan angin dan hujan. Bahan yang tipis adalah nilai plus windbreaker dibandingkan jaket tebal karena windbreaker tidak akan memakan tempat yang banyak di koper. Selain itu, hoodie-nya akan sangat berguna untuk melindungi muka dari angin atau hujan. Agar lebih hangat, kamu bisa melapisi pakaian dengan kaus thermal dan juga sweater dari bahan wol.

  1. Kaus thermal

 

Kaus thermal dibuat dari bahan yang akan menjaga kehangatan tubuh. Pastikan kamu memilih kaus thermal dari bahan ringan dan stretch supaya keringat bisa terserap dan kering dengan cepat, karena walau suhu di luar dingin, memakai banyak lapisan pakaian akan tetap membuat tubuh berkeringat. Dengan memakai kaus thermal, kamu pun tidak perlu menggunakan banyak lapisan baju yang tebal dan cukup menambah sweater wol, selain jaket windbreaker.

  1. Sepatu bot kulit tahan air

Berjalan di salju atau suhu rendah lama-lama akan mengakibatkan kakimu dingin dan lembab apabila kamu menggunakan sepatu terbuat dari bahan yang menyerap air, seperti canvas. Agar jari-jari kaki tidak kedinginan, sebaiknya kamu memakai sepatu bot terbuat dari bahan kulit tahan air. Sepatu bot yang tertutup rapat memastikan bahwa kakimu tetap kering walau berjalan dalam salju atau hujan, sedangkan bahan kulit tahan air akan memudahkan kamu saat mengeringkan lapisan luar sepatu bot. Karena es bisa melapisi jalanan, sol karet anti-slip yang menjadi alas sepatu bot akan menjaga kamu supaya tidak tergelincir dan terjatuh saat berjalan.

  1. Topi Beanie

Kepala kamu pasti akan merasakan dingin jika kamu berjalan-jalan saat suhu rendah atau ketika salju mulai turun. Agar kamu tidak terkena migren atau flu karena kepalamu terkena basah dan dingin, sebaiknya kamu membawa topi beanie, atau yang lebih dikenal sebagai topi kupluk, untuk menjaga kepalamu tetap hangat.

  1. Backpackdari bahan tahan air

Backpack memberi cukup tempat untuk menyimpan segala barang bawaaan kamu, termasuk dompet dan smartphone, namun tetap ringkas untuk dibawa dengan mudah. Sama seperti jaket dan sepatu bot, backpack yang kamu bawa sebaiknya dibuat dari bahan yang tahan air agar barang-barang tetap aman walaupun hujan es ataupun terkena salju yang turun.

Jadi, siapkah kamu untuk mulai packing buat liburan musim dingin? Tips terakhir adalah menggunakan vacuum bag untuk membungkus semua barang bawaan. Vacuum bag akan menyedot udara diantara barang-barang yang kamu bawa sehingga memastikan bahwa semua barang kamu terbungkus rapi di dalam koper.

Yang Perlu Dipertimbangkan Saat Akan Menggunakan Conveyor

Berempat.com – Memilih conveyor pastinya harus yang terbaik untuk aplikasi agar bisa memaksimalkan kegiatan operasional dan menguntungkan dalam bisnis. Jenis conveyor sendiri beragam sesuai dengan fungsi dan manfaat masing-masing, seperti vertical conveyor, dust proof conveyor, atau aero mechanical conveyor (flexibel conveyor). Tapi, yang perlu diingat bahwa apa pun jenis conveyor yang diperlukan tetap saja harus mempertimbangkan beberapa hal.

Sebagai perusahaan produsen conveyor di Indonesia, kami menganggap selain penting untuk bisa mendapatkan conveyor yang tepat sesuai dengan kebutuhan, Anda juga perlu memastikan conveyor yang dipilih memiliki kinerja tingkat tinggi.

Berikut ini adalah yang perlu dipertimbangkan saat akan menggunakan conveyor.

Pahami Atribut Conveyor

Anda perlu mengetahui seperti apa karakteristik conveyor yang digunakan, juga karakteristik produk Anda seperti tingkat kekakuan hingga termasuk barang mudah pecah atau tidak. Kemudian pahami juga apakah ada properti lain yang bisa memengaruhi cara kerja conveyor.

Lalu, jangan lewati perhatian Anda terhadap beberapa hal ini, seperti persyaratan fungsional dan kinerja mesin, tarif dan kapasitas pengangkutan yang Anda inginkan, persyaratan dan kendala tata letak, bahan konstruksi seperti apa yang dibutuhkan, seberapa luas conveyor akan memakan tempat, apakah Anda membutuhkan conveyor yang bisa diubah setiap sudutnya (aero mechanical conveyor), dan seperti apa perawatan yang diperlukan oleh conveyor.

Perkiraan Usia Kerja

Dalam menggunakan conveyor, Anda perlu tahu perkiraan usia kerja dari sebuah conveyor sesuai dengan kebutuhan. Pasalnya, beberapa conveyor ada yang diperuntukkan untuk tugas ringan yang cocok untuk jangka pendek, dan ada beberapa yang diperuntukkan untuk tugas berat yang dirancang untuk operasi jangka panjang.

Energi Jangka Panjang

Dalam memilih conveyor, Anda juga harus mempertimbangkan seberapa besar energi conveyor akan memengaruhi biaya operasional bisnis Anda dalam jangka panjang.

Pabrikan

Saat memilih conveyor, kami menyarankan Anda untuk bekerja dengan pemasok yang menawarkan beberapa jenis conveyor. Sebab dengan begitu, Anda bisa mendapatkan penawaran lebih banyak terkait conveyor yang ada. Sehingga Anda pun bisa tahu conveyor mana yang Anda butuhkan.

Seperti PT Dissindo Pratama yang menawarkan 4 jenis conveyor, seperti belt conveyor, bucket conveyor, screw conveyor, dan jetflo conveyor. Selain itu, Dissindo juga menjadi perusahaan satu-satunya yang memiliki aero mechanical conveyor atau flexibel conveyor, bagging machine, auger filling machine, dosing and weighing, hingga palletizing atau tangan robot.

Bila Anda bingung jenis conveyor seperti apa yang dibutuhkan, maka Dissindo dengan senang hati akan memberikan saran, serta memberikan spek secara menditail seperti fungsi, materi yang bisa diangkut, estimasi biaya operasional dan energi.

Jaminan Kinerja

Pastikan bahwa pemasok mesin conveyor Anda dapat menjamin kinerja conveyor yang ditawarkan. Di Dissindo, kami memastikan semua solusi peralatan telah diuji.

Aero Mechanical Conveyor/Flexibel Conveyor

Aero mechanical conveyor atau flexible conveyor merupakan transfer material system yang menawarkan kapasitas pengangkutan tinggi dan transfer batch dengan kemiringan sudut yang bisa diubah-ubah. Dissindo menawarkan aero mechanical conveyor/flexibel conveyor dengan kapasitas sampai 20 ton/jam dengan kemiringan sudut yang bisa diubah hingga 90 derajat.

Aero mechanical conveyor atau flexible conveyor yang kami tawarkan memiliki kecepatan yang dapat diandalkan dalam mantransfer material, namun tingkat konsumsi energi yang rendah. Sampai saat ini, belum banyak perusahaan yang bisa menyediakan Aero mechanical conveyor atau flexible conveyor untuk keperluan pabrik. Dan Dissindo merupakan salah satu penyedianya.

Jadi, Dissindo merupakan solusi bagi Anda yang membutuhkan conveyor yang tepat untuk kelangsungan bisnis Anda. Dissindo merupakan perusahaan yang sudah berpengalaman selama lebih dari 15 tahun dengan ribuan klien. Dissindo juga telah tercatat sebagai anggota dari Persatuan Automasi Indonesia.

#Adv

Strategi Ini Bisa Picu Membludaknya Pengunjung Tempat Wisata

0

Berempat.com – Di luar sana kita sudah sangat sering atau mudah mendapatkan berbagai strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan produk dan jasa di berbagai sektor. Tapi, ada salah satu sektor yang nyatanya jarang disentuh dalam persoalan ini, yaitu tempat wisata.

Padahal, bisnis satu ini sangat menjanjikan mengingat banyak keluarga yang butuh berlibur untuk menghilangkan penat. Dan tempat wisata yang ada di sebuah kota bisa menjadi alternatif paling tepat karena banyak yang menawarkan tiket murah. Beragam tempat wisata pun banyak tersebar, mulai dari berkonsep kebun binatang, wahana memacu adrenalin, atau wahana bermain air.

CEO Progress Asia Group, Ario Rantau pernah bicara soal cara meningkatkan jumlah pengunjung sebuah tempat wisata beberapa tahun lalu. Menurut Ario, salah satunya adalah menjual voucher diskon tiket taman bermain dengan direct selling.

Perusahaan yang didirikan Ario sendiri memang diketahui sangat sering bersentuhan dengan bisnis tempat wisata. Itu karena perusahaannya bergerak di bidang jasa yang khusus membantu meningkatkan penjualan tiket sebuah tempat wisata dengan memanfaatkan voucher diskon.

Menurut Ario, ketika orang-orang menggunakan voucher diskon wisata yang dijual oleh sales yang menggunakan the power of direct selling tersebut, maka orang yang membeli voucher tersebut pasti akan datang dan menggunakannya.

“Dan tujuan wisata kita banyak lho. Tapi lebih spesifik, saya di direct selling voucher wisata water park, wisata alam, dan permainan anak-anak,” sambungnya.

Ario pun mengklaim jika selama ini, ketika ia bekerja sama dengan sebuah tempat wisata maka omset tempat wisata tersebut akan meningkat. “Karena kami menggunakan ilmu dengan menyebar sales kami di setiap wilayah berbeda,” jelasnya.

Apalagi, direct selling itu sendiri ada dua jenis, yakni bellow the line dan above the line. “Jadi, Progress (Asia) ini ada di below the line-nya. Langsung ke user,” ungkap penulis buku Sales Ngepet ini.

Dan ketika orang sudah membeli voucher tersebut, Ario pun yakin bahwa orang tersebut akan tahu ke mana tujuannya berlibur nanti.

Lebih lanjut, Ario pun menilai jika zaman sekarang ini wisata sudah menjadi kebutuhan pokok. “Apalagi di Indonesia ini konsumennya sangat tinggi,” tukasnya.

Di sisi lain, Ario mengklaim kalau bisnis yang dijalaninya ini bukan hanya fokus menargetkan konsumen dari satu kalangan, entah menengah ke atas atau menengah ke bawah, tapi bisa menyentuh semua lapisan masyarakat.

“Karena dalam ilmu direct selling itu tidak ada kata-kata harus menengah ke bawah atau menengah ke atas. Semua dipukul rata. Menjual ke semua lini kehidupan manusia,” jelasnya.

Ario pun yakin jika direct selling akan terus dibutuhkan. Bahkan, menurutnya, orang-orang yang mampu menghasilkan selling tidak perlu lagi melamar kerja, melainkan akan dicari, seperti halnya yang terjadi kepada Ario Rantau sendiri.

“Bukannya sombong. Saya tidak melamar kerja tapi orang yang mencari saya. Karena saya bisa jualan. Perusahaan mana yang tidak senang kalau omsetnya meningkat? Dan saya bisa, tinggal bentuk tim sales-nya,” tandasnya.

Melejitkan Penjualan untuk Bisnis Skala UMKM

0

Berempat.com – Hampir setiap tahun jumlah pengusaha di Indonesia mengalami peningkatan. Peningkatan itu setidaknya terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2016, dengan jumlah penduduk mencapai 252 juta, Indonesia punya jumlah wirausaha nonpertanian yang menetap mencapai 7,8 juta orang atau 3,1 persen.

Salah satu bukti nyata bertumbuhnya pengusaha di Indonesia dapat dilihat dari bermunculannya bisnis-bisnis baru di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Namun, ada kendala yang kerap dihadapi oleh pengusaha UMKM kita ini, yaitu kemampuan berbisnisnya yang minim. Terutama dalam kemampuan menjual (sales).

Menurut CEO Progress Asia Group, Ario Rantau, hal pertama yang mesti dikuasai oleh pelaku usaha UMKM untuk meningkatkan penjualan adalah upaya menarik perhatian.

“Kenapa menarik perhatian menjadi hal penting? Karena pada hakikatnya di dalam bisnis, sebagus apa pun produk yang kita jual tidak akan pernah dilihat oleh orang lain, apalagi dibeli, kalau kita tidak bisa menarik perhatian orang lain lebih dulu,” papar Ario.

Ario mencontohkan produk kalung atau gelang magnet untuk kesehatan dari Korea atau Tiongkok yang sempat hits beberapa tahun lalu. Produk-produk itu lebih dulu menarik perhatian konsumen dengan mengklaim dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Perhatian itulah yang pertama kali ditonjolkan agar masyarakat luas bersedia melihat produk tersebut, sebelum kemudian membelinya.

“Itu bukti kalau memang bukan produknyalah yang harus kita jual lebih dulu, tapi perhatiannya. Karena produk itu adalah efek dari perhatian-perhatian yang kita munculkan,” terang penulis buku Sales Ngepet ini.

Tetapi, Ario menegaskan bila menarik perhatian saja tidak cukup. Para pelaku bisnis UMKM tetap butuh inovasi. “Karena ketika perhatian yang kita buat sudah booming, maka semua orang sudah tahu dan cenderung akan mulai berada di titik jenuh. Maka saat itulah kita harus berinovasi dengan perhatian yang baru. Jadi, inovasi itu bukan hanya di produk melulu karena produk hanyalah efek,” terangnya.

Ario mencontohkan produsen motor yang mengeluarkan produk barunya yang hanya beda di striping. Padahal dari mesin pun sama saja, tapi produk barunya masih bisa laris juga.

“Itulah inovasi yang dilakukan ketika market sudah berada di titik jenuh. Karena itulah kita memang harus terus berinovasi dan berinovasi ketika market sudah berada di titik jenuh,” imbuhnya.

Dan perlu diingat, penjualan tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga personal branding. “Karena kita sendiri adalah produk. Dan karena itulah kita harus bisa menjual diri kita (dalam konteks positif). Artinya, jual senyuman Anda, jual perhatian Anda, dan jual penampilan Anda,” terang Ario.