Cara Mempersiapkan Bisnis Sebelum Ditinggal Libur Panjang

0
171
Ilustrasi. (Rawpixel)

Berempat.com – Pada tahun ini pemerintah memberikan waktu yang cukup panjang bagi masyarakat umum untuk menikmati libur Lebaran. Setidaknya, waktu libur yang diberikan pemerintah, termasuk cuti bersama, sekitar satu minggu lamanya, yakni terhitung tanggal 11-20 Juni 2018.

Kendati peraturan tersebut tak harus diikuti oleh perusahaan swasta maupun bisnis individu, tapi tetap saja roda perputaran bisnis tak mungkin bisa langsung berjalan maksimal seandainya kita menentukan waktu libur lebih singkat. Karena konsumen pun masih menikmati masa libur Lebaran di luar kota. Apalagi, Anda pun pasti juga ingin merasakan libur panjang menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga.

Karena itu, panjangnya waktu libur yang tersedia di Lebaran tahun ini perlu disikapi secara bijak oleh pebisnis. Tak terkecuali yang berskala kecil atau menengah. Setidaknya, jangan sampai libur panjang membuat keuangan bisnis Anda menjadi kacau nantinya. Atau ada pesanan yang ternyata tak bisa Anda tepati. Atau adanya penghitungan lembur bagi karyawan yang tetap masuk di hari Lebaran.

Jadi, apa saja yang mesti Anda persiapkan menjelang momen libur panjang? Berikut merupakan tips dan trik yang redaksi Berempat.com coba berikan kepada Anda.

  1. Tentukan karyawan yang lembur dan tidak

Semestinya hal ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Paling tidak satu bulan sebelum masa libur Lebaran berlangsung Anda sudah bisa menetapkan siapa saja karyawan yang tetap harus masuk dan yang bisa merasakan libur Lebaran. Umumnya, karyawan pada bagian produksi yang diminta tetap masuk dan hanya mendapat libur saat hari H Lebaran.

Namun, jangan lupakan hak mereka, seperti penghitungan lembur yang sesuai dan pengganti hari libur di kemudian hari.

  1. Lakukan pertemuan keseluruhan tim

Tentu dibutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik agar bisnis Anda bisa tetap berjalan meski Anda sedang berada di luar kota. Lebih lagi dalam waktu cukup lama. Karena itu, untuk meminimalisir terjadinya miss komunikasi, penting bagi Anda untuk mengumpulkan tim lalu memberikan segala informasi. Mulai dari menentukan tugas dan tanggung jawab setiap orang hingga alur yang mesti dilalui saat terjadi kendala dalam bisnis.

  1. Segera selesaikan kesepakatan bisnis Anda

Agar Anda lebih tenang dan bisa menikmati libur panjang, maka jangan tunda segala kesepakatan bisnis yang perlu Anda selesaikan. Beri tenggat waktu setidaknya H-7 libur panjang kesepakatan tersebut sudah rampung. Bila perlu sudah ditandatangani.

Kesepakatan bisnis di sini ialah yang memang perlu dieksekusi secepat mungkin, seperti kesepakatan pemasaran, kerja sama promosi, pemesanan produk, maupun kesepakatan waktu pengiriman, hingga pelunasan utang maupun tagihan perusahaan.

Jangan sampai nantinya justri masih ada kewajiban yang jatuh tempo ketika kita tengah berlibur hingga jalannya bisnis pun jadi tersendat.

  1. Tetap bawa data bisnis yang penting

Walaupun berlibur, tapi bukan berarti Anda bisa melepas semua tentang bisnis Anda begitu saja. Bagaimanapun Anda tetap harus membawa data bisnis yang penting mengingat pengambil keputusan ada pada Anda. Kecuali bila Anda sudah mendelegasikan orang lain untuk menjadi pengambil keputusan selama Anda berlibur.

Selain itu, data bisnis perlu untuk Anda bawa apabila karyawan maupun konsumen Anda sewaktu-waktu menemukan masalah dan membutuhkan informasi penting dari Anda. Maka dengan segera Anda bisa memberikan bantuan sehingga masalah pun dapat segera terselesaikan.

Jadi, sudah sejauh mana persiapan bisnis Anda sebelum ditinggal libur Lebaran tahun ini?

Penikmat musik Nirvana, penyuka ayam goreng, dan mengidolakan Eka Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here