Senin, Mei 11, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 844

Gagal Jadi Pengusaha Keramik, Namun Sukses Jadi Bagawan Properti

0

Gagal bukanlah hal yang harus membuat seseorang tak bisa mencapai kesuksesan. Benar kiranya pepetah mengatakan kegagalan hanyalah sukses yang terntunda. Hal ini juga menggambarkan titik balik kesuksesan Begawan properti di Surabaya yang nama projeknya lebih dikenal dari sang pemilik.

Dialah Tjandra Sugiharto, salah satu anak dari kongkomerat pengusaha nasional yang belum lama ini tutup usia. Awalnya akhirnya terjun ke dunia properti lantaran ketidaksengajaan.  Pria yang telah 3 dekade mengembangkan properti di Surabaya dan sekitarnya ini berencana membangun pabrik genteng di atas lahan seluas 10 hektar yang dimilikinya. Namun karena terkendala perizinan ia pun memutar otak.

Melihat ramainya perumahan rakyat yang dibangun pemerintah mediao tahun 1981, ia pun nekat memutuskan membangun hunian meski tanpa pengalaman maupun latar background di bisnis properti.

Dengan melihat-lihat tipe dan model rumah yang ada, yang dimodifikasi sedemikian rupa hingga jadilah kawasan elit Pondok Tjandra Indah, di Surabaya yang saat ini telah dihuni 8.000 keluarga dengan luas lahan berkembang menjadi 200 ha dari 400 ha yang dimilikinya.

“Awalnya 10 hektar, lalu setelah bangun, loh kok laku, uang dari konsumen saya pakai untuk beli tanah di kiri kanan perumahan hingga jadi 400 hektar,” jelas pria ramah ini.

Dengan terbatasnya modal, Tjandra mengaku melakukan semua sendiri, mulai desain, perizinan, awasi pembangunan (kontraktor) hingga finishing termasuk marketing. Namun setelah berkembang ia pun dibantu orang-orang ekspert di bidangnya.

Seiring berjalannya waktu Pondok Tjandra Indah yang inspirasi nama kawasan terinspirasi dari kawasan elit Pondok Indah di Jakarta itu, bermetamorfosa menjadi kawasan elit di Surabaya. Bahkan hanya Pondok Tjandra Indah yang memiliki 2 akses tol dalam kawasan hunian yakni Selain itu adanya akses tol Tambak Sumur dan Akses tol dari dan menuju Bandara Juanda. Dan awal investasi akan semakin meningkat dengan adanya akses langsung ke jalan MERR II-C yang menghubungkan Surabaya dengan kota lainnya.

Saat ini, Pondok Tjandra Indah dilengkapi dengan fasilitas komplit, mulai tempat ibadah, pertokoan, sekolah, perkantoran, sport club, security 24 jam, one gate system, dan jaringan under ground. Ke depan, akan ditambah dengan Rumah Sakit Mitra dan Sekolah PPPK Petra.

 

Terjual 76%, Ciputra Gelar The Vertu Apartment Topping off Ceremony

0

PT Ciputra Group menggelar acara tutup atap (topping off ceremony) karena telah merampungkan pembangunan proyek pembangunan The Vertu Apartment. Apartemen di pusat kota Surabaya ini agian dari kawasan mega superblock Ciputra World Surabaya (CWS), Jawa Timur.

Harun Hajadi, Managing Director Ciputra Group mengatakan topping off ceremony adalah komitmen Ciputra Group merealisasikan pembangunan proyek-proyeknya sesuai dengan waktu yang telah dijanjikan.

“Bertikunya, kami akan akan melakukan langkah fibishing sehingga The Vertu bias serah terima di akhir 2020 mendatang,” ujar Harun didampingi jajaran Direksi dan manajemen dari Ciputra Group.

Harun melanjutkan, phase pertama dengan nilai investasi sekitar Rp550 miliar. Selain apartemen, dalam kawasan superblock (CWS) akan terdiri dari mal dan apartemen The Via and The Vue.

Sementara tahap kedua investasinya sekitar Rp800 miliar dengan membangun hotel, small office home office (SOHO) dan apartemen The Voila. Bersama The Vertu apartemen, untuk pahse ketiga Ciputra juga membangun mall extension, office dengan investasi sekitar Rp1,6 triliun.

The Vertu Apartement berada di lokasi yang cukup strategis, hanya lima menit dari pintu gerbang tol satelit dan 10 menit dari pusat kota Surabaya. Tak heran hingga Februari 2018, dari total 187 unit yang sangat terbatas, sudah 75 persen unit terjual.

“Penjualan apartemen Vertu saat ini sudah 76%, dengan unit yang tersedia tinggal 45 unit saja untuk tipe 1 bedroom dan 2 bedroom. Kawasan ini ke depan akan menjadi transit-hub Surabaya Light Rail Train (LRT) dan berada di pusat keramaian. Tak heran jika nilai investasi The Vertu Apartement akan meroket pasca serah terima,” pungkas Harun.

Temukan Banyak Pelanggaran, Prabowo-Sandi Hanya Akan Gunakan Jalur Konstitusional

0

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan lembaga Quick Count pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dengan pelanggaran administrasi.

“Hari ini kami melaporkan pelanggaran yang dilakukan semua lembaga survei yang melakukan quick count pada 17 April lalu. Begitu juga dengan KPU dengan aduan pelanggaran administrasi,” jelas Direktur Hukum dan Advokasi BPN, Sufmi Dasco Ahmad di Bawaslu Jl  MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (03/05/2019).

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra ini mengatakan telah bersurat pada 18 April 2019 dan dijawab KPU 25 April 2019 bahwa kewenangan tentang dugaan pelanggaran lembaga survei ada di ranah Bawaslu.

“Ketika Bawaslu memutuskan bahwa KPU dapat membentuk lembaga atau dewan etik yang akan memeriksa dugaan pelanggaran lembaga survei itu, maka hari ini melaporkan, dan kami membawa bukti-bukti termasuk quick count Bengkulu dan real countnya,” tegasnya.

Dasco juga sangat menyayangkan lembaga survei yang diakreditasi KPU ternyata membuat kesalahan, salah satu contohnya hasil quick count dan real count yang berbeda di Bengkulu membutikan hal tersebut. Maka ia pun melaporkannya pada Bawaslu

“Kita menyatakan ada pelanggaran karena nyata-nyata lenbaga quick count tersebut hasilnya telah kita buktikan menyesatkan,” tambahnya

Meski mendapat banyak pelanggaran administrasi, Dasco menegaskan bahwa BPN Prabowo-Sandi hanya akan mepergunakan kesempatan formalistas, legalitas dan prosedur hukum untuk menuntaskan hal-hal yang dianggap tidak sesuai

“Kami akan mempergunakan seluas-luasnya melalui jalur konstitusional. Jadi kalau ada yang bilang kita tidak lewat jalur konstituisonal, dari kemaren, hari ini, sebelunya dan yang akan datang kami akan menempuh jalur konstitusuinal, sesuai dengan prosedur. Dimana ada sela yang kami tidak pas dan dimana ada yang salah, maka kami akan kaporkan di jalur yang tepat,” pungkasnya.

 

Relawan Prabowo Tantang Relawan Jokowi Serahkan Uang Rp 100 Miliar Ke Notaris

0

Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang baru saja melaporkan finalisiasi kesalahan input Situng (sistem perhitungan) KPU, mengatakan terdapat 73.715 kesalahan input data Situng atau sekitar 15,4 persen dari total 477.021 TPS yang telah diinput KPU hingga 1 Mei 2019.

Setelah menyerahkan 1 kontainer box bukti salah hitung, Koordinator Relawan IT BPN, Mustofa Nahrawardaya menantang Aliansi Relawan Pemenangan Jokowi-Amin untuk menyerahkan uang sayembara Rp 100 miliar pada notaris.

“Kita telah serahkan buktu kesalahan hitung berpotensi merugikan pasangan Prabowo-Sandi. Karena itu, kami minta relawan yang menantang kubu 02 yang bisa mengungkap kecurangan  akan diberikan uang Rp 100 miliar. Dari 477.021 TPS telah ditemukan kesalahan hingga 15% bagaimana jika seluruh data TPS telah masuk dan tervesrifiksi, bisa jadi kesalahan mencapai 30%,” paparnya.

Mustofa meminta relawan Jokowi yang telah mengumumkan sayembara Rp 100 miliar tersebut menyerahkan uang tersebut pada notaris yang disepekati. Jika terbukti terdapat kecurangan uang Rp 100 miliar tersebut akan digunakan untuk menyantuni korban meninggal dan sakit para pahlawan pemilu di TPS.

“50 miliar kami akan bagi pada keluarga korban meninggal, sisanya pada mereka yang sakit karena ‘kelelahan’ selama menjaga suara rakyat,” tegas Mustofa.

Relawan IT BPN menemukan kesalahan terbesar ditemukan di Jawa Tengah sebanyak 7.666 TPS, Jawa Timur 5.826 TPS, Sumatera Utara 4.327 TPS, Sumatera Selatan 3.296 TPS, dan Sulawesi Selatan 3.219 TPS.

 

Indosat Ooredoo Raih Penghargaan Zero Accident Ke-8 Kalinya

0

Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia kembali menggelar Penghargaan Nasional K3 tahun 2019. Untuk kategori kategori Zero Accident untuk gedung, Indosat Ooredoo kembali menyabet penghargaan tersebut untuk ke-8 kalinya.

Penghargaan ini baik berupa Golden Flag atau Bendera Emas maupun Zero Accident sebagai penghargaan terbaik dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk Kantor Pusat PT Indosat (KPPTI), Medan, Kantor Palembang, dan Kantor Balikpapan.

”Indosat Ooredoo berkomitmen pada penerapan budaya keselamatan kerja dan melaksanakan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Hal ini bertujuan mencegah kecelakaan kerja, menekan tingkat cidera dan sakit, sehingga operasional dan produktifitas terjaga dengan baik,” ujar Group Head Facilities Management Services Indosat Ooredoo, R. Andy Herdanarto dalam rilisnya.

Indosat Ooredoo memiliki program pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai implementasi SMK3 di lingkungan perusahaan. Proses pemeliharaan dilakukan periodik dengan melibatkan peran karyawan dari seluruh fungsi, termasuk auditor independen SMK3 di dalam proses pengawasannya.

Selain sertifikasi SMK3 sebagai standard pengelolaan K3, Indosat Ooredoo juga memiliki standard OHSAS 18001 dan ISO 14001 sebagai sertifikasi bidang K3 dan Lingkungan yang menjadi standar yang diakui oleh badan sertifikasi Internasional (QUAY Audit UK Limited).

 

Kejar Investasi, PP Akan Lepas 20 Persen Saham di Sejumlah Proyek

0

Pembangunan infrastruktur yang massif dilakukan pemerintah melalui perusahaan BUMN mulai mengalami kesulitan likuiditas. Karenanya dengan alasan untuk mengejar investasi lainnya, maka sejumlah proyek yang baru saja usai bahkan dipercepat rampung akan segera dijual.

PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk adalah salah satu perusahaan yang akan menjual sejumlah proyeknya demi meraup dana segar dari penjualan aset senilai Rp 500 miliar. Salah satu yang dilakukannya adalah melepas sejumlah saham yang dimiliki.

Menurut Agus Purbianto, Direktur Keuangan PT PP ada 3 proyek yang akan dijual adalah tol Pandaan–Malang, Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, serta Pelabuhan Kuala Tanjung. Divestasi dilakukan pada asset milik PP dengan kepemilikan saham lebih dari 20% yang akan dipangkas hanya tinggal 15% saja kepemilikan saham. Salah satunya akan melepas 20% saham di tol Pandaan–Malang dengan kepemilikan PP mencapai 35 persen.

Tol Malang–Pandaan alias tol Mapan sudah dirancang sejak lama. Salah satu konsultannya adalah (alm) Mochammad Ibnu Rubianto, bupati Malang 2000–2002. Tapi investor yang mempunyai lisensi, yakni Setiawan Djody, terkendala mengerjakan. Akibatnya, rencana pembangunan tol Mapan mangrak. Jadi, pembangunan diambil alih pemerintah.

PP juga akan menjual kepemilikan saham di Pelabuhan Kuala Tanjung. Hal ini dilakukan karena untuk mengejar target investasi dengan capex (capital expenditure) tahun ini Rp 9 triliun. Komposisi capex 30 persen didapatkan dari internal dan sisanya, 70 persen, berasal dari pinjaman. Mayoritas belanja modal tersebut masih dikucurkan untuk sektor energi Rp 3,3 triliun dan infrastruktur Rp 2,4 triliun.

 

 

Bawa 13.000 Kesalahan Entry, Said Didu: KPU Harus Hentikan Situng

0

Begitu banyaknya temuan kesalahan entry data pada sistem penghitungan suara KPU, Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi membawa ribuan 13 ribu bukti ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kamis (03/05/2019) sore.

BPN menyebut telah melakukan memverifikasi data-data yang sudah masuk ke Situng selama lima hari  (27 Maret- 1 Mei). Dari verifikasi itu ditemukan sebanyak 13.031 kesalahan entry data. Data tersebut diperoleh dari 225.818 TPS. Total kesalahan sebanyak 5.7 persen.

Ada 3kesalahan mulai dari jumlah suara yang tercantum melebihi jumlah maksimal pemilih, jumlah suara yang tercatat tidak sama dengan suara sah, hingga Jumlah sah tidak sama dengan total perolehan suara sah dari kedua pasangan.

“Ribuan kesalahan yang kami temukan menunjukkan sistem Situng KPU tidak bisa diandalkan dan menyesatkan. Batas kewajaran dalam system IT maksimal 0,1 persen. Sementara kami menemukan kesalahan antara 5-7 persen,” ujar Dian, Sekretaris Relawan IT BPN Prabowo-Sandi.

Koordinator Gerakan Nasional Selamatkan Demokrasi (GNSD) DR M. Said Didu meminta agar Bawaslu segera turun tangan dan menghentikan Situng KPU.

“Agar tak menimbulkan keresahan serta ketidakpercayaan publik  meluas, Bawaslu harus menghentikan Situng KPU dan melakukan audit forensik auditor independen,” tegas Said Didu.

Dukung Pemprov DKI, Perusahaan Ini Siapkan Moda Transportasi Bertenaga Listrik

Pasca PT Blue Bird resmi menggunakan 29 unit mobil bertenaga listrik, yang disusul penggunaan bus listrik oleh Pemprov DKI Jakarta, kini salah satu anak perusahaan PT Bakrie & Brother Tbk yakni PT Bakrie Autoparts, siap mendukung pengembangan kendaraan listrik. Sesuai dengan arahan pemerintah saat ini pengembangan mobil listrik ke depanya akan semakin diintensifkan.

Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk, Bobby Gafur Umar yakin kendaraan listrik akan segera digunakan di banyak daerah di Indonesia. Pemerintah bisa berhemat dari berkurangnya subsidi BBM.

“Saat ini konsumsi BBM nasional 1,6 juta barel per-hari, padahal kemampuan produksi minyak nasional saat ini 760 ribu barel per-hari dan sisanya dipenuhi dari impor,” kata Bobby

Guna mendukung pengurangan penggunaan BBM, anak perusahaan Bakrie ini akan  menjadi salah satu mitra dari Trans Jakarta dalam pengembangan armada baru ini.

PT Bakrie Autoparts menjalin kerjasama dengan pabrikan kendaraan listrik terkemuka Tiongkong, BYD Auto dalam mengembangkan industri bus listrik secara bertahap, yang akan dimulai dengan importasi unit utuh (CBU) dari BYD.

PT Oto Multiartha Terbitkan Obligasi III Senilai Rp 1 Triliun

0

PT Oto Multiartha kembali menerbitkan Obligasi III Oto Multiartha Tahun 2019 di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai Rp 1 triliun pekan lalu.

Ada 3 seri yang dikeluarkan di antaranya:

  • Seri A (OTMA03A) dengan jumlah pokok sebesar Rp 200 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75% per tahun dengan jangka waktu 370 Hari Kalender.
  • Seri B (OTMA03B) dengan jumlah pokok sebesar Rp 320 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun dengan jangka waktu 36 Bulan.
  • Seri C (OTMA03C) dengan jumlah pokok sebesar Rp 480 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,25% per tahun dengan jangka waktu 60 Bulan.

Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 30 Emisi dari 21 Emiten senilai Rp30,84 Triliun.

Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 401 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 424,92 Triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 117 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp2.504,01 Triliun dan USD400 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp9,32 Triliun.

Menperin: 2020, Indonesia Siap Menjadi Pusat Fesyen Muslim Dunia

0

Muslim Fashion Festival (Muffest) kembali dihelat di pada 1-4 Mei 2019 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Selain Fashion Show, Muffest 2019 menghadirkan exhibition (pameran dagang) ritel atau BZC (Business to Customer) dan mengarah pada B2B (Business to Business), fesyen presentation, talkshow, seminar, serta kompetisi desain fesyen. Akan hadir beragam gaya busana muslim karya desainer Indonesia, mulai dari konvensional, kontemporer, hingga syar’i yang mengacu pada Indonesia Trend Forecasting 2019/2020 bertema Singularity.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengapresiasi penyelanggaraan Pameran Muslim Fashion Festival. Selain sebagai ajang promosi beragam produk fesyen muslim nasional, diharapkan juga dapat menjadi akses untuk memperluas pasar internasional. Airlangga melihat bahwa karya cipta anak bangsa sudah punya level yang baik di era digital. Misalnya, produk fesyen, kosmetika, dan perhiasan yang sudah merambah pasar mancanegara.

“Melalui kegiatan ini, tentunya akan mendatangkan buyer potensial, kemudian terjadinya business to business. Indonesia dinilai punya potensi besar dalam pengembangan industri yang berbasis lifestyle atau gaya hidup, termasuk produsen fesyen, kosmetika, dan perhiasan. Tiga serangkai ini pertumbuhannya mampu di atas 3 persen,” ungkapnya.

Menperin) mengatakan selangkah lagi Indonesia dapat berada pada urutan pertama dan menjadi salah satu pusat fesyen muslim dunia. Hal ini mengacu pada laporan The State Global Islamic Economy, bahwa Indonesia merupakan runner up negara yang mengembangkan fesyen muslim terbaik di dunia setelah Uni Emirat Arab.

“Menyongsong tahun 2020 yang hanya tinggal beberapa bulan lagi, kita harus segera mendeklarasikan bahwa Indonesia siap menjadi pusat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Kemenperin siap mengawal untuk mewujudkannya,” katanya, Rabu (1/5).