Bawa 13.000 Kesalahan Entry, Said Didu: KPU Harus Hentikan Situng

0
373

Begitu banyaknya temuan kesalahan entry data pada sistem penghitungan suara KPU, Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi membawa ribuan 13 ribu bukti ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kamis (03/05/2019) sore.

BPN menyebut telah melakukan memverifikasi data-data yang sudah masuk ke Situng selama lima hari  (27 Maret- 1 Mei). Dari verifikasi itu ditemukan sebanyak 13.031 kesalahan entry data. Data tersebut diperoleh dari 225.818 TPS. Total kesalahan sebanyak 5.7 persen.

Ada 3kesalahan mulai dari jumlah suara yang tercantum melebihi jumlah maksimal pemilih, jumlah suara yang tercatat tidak sama dengan suara sah, hingga Jumlah sah tidak sama dengan total perolehan suara sah dari kedua pasangan.

“Ribuan kesalahan yang kami temukan menunjukkan sistem Situng KPU tidak bisa diandalkan dan menyesatkan. Batas kewajaran dalam system IT maksimal 0,1 persen. Sementara kami menemukan kesalahan antara 5-7 persen,” ujar Dian, Sekretaris Relawan IT BPN Prabowo-Sandi.

Koordinator Gerakan Nasional Selamatkan Demokrasi (GNSD) DR M. Said Didu meminta agar Bawaslu segera turun tangan dan menghentikan Situng KPU.

“Agar tak menimbulkan keresahan serta ketidakpercayaan publik  meluas, Bawaslu harus menghentikan Situng KPU dan melakukan audit forensik auditor independen,” tegas Said Didu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.