Selasa, Mei 12, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 818

Bioskop Keliling 4D Hadirkan Film dengan 5 Efek

0

Hobi menonton film di bioskop membuat pria asal Wonosobo, Jawa Tengah ini tertarik membuka bisnis biskop 3D. Tak hanya hobi, pria bernama lengkap Giat Wahyu Mukti ini juga melihat potensi pasar yang sangat besar di bisnis cinema 4D..

“Melihat kondisi waktu itu bahwa bioskop daerah telah tenggelam, Maka saya yakin disana ada peluang untuk bioskop dengan teknologi baru seperti hadirnya XXI ternyata menjawab semua kebutuhan para pecinta film. Peluangnya adalah Kita akan coba hadirkan bioskop mini ke daerah atau kota yang jauh dari XXI,” ungkap pria yang kerap disapa Wahyu.

Tidak memiliki kemampuan mengembangkan bisnis seperti ini, di tahun 2010 wahyu mencoba menjalin kerja sama dengan salah satu bioskop mini yang memang sudah ada pada saat itu. Tetapi karena tidak membuka sistem kerja sama Wahyu gagal menjadi Mitra bioskop mini tersebut. Dengan kegigihan dan passion yang kuat, Wahyu mencoba membangun usahanya sendiri di Wonosobo dengan nama StarCinema.

“Keinginan yang begitu kuat maka saya berusaha menghadirkan Bioskop Mini Dengan nama StarCinema dengan tagline Enjoy with Your Favorite Movies” jelas wahyu.

Semakin berkembangnya teknologi, StarCinema akhirnya menayangkan film 3D sesuai dengan permintaan pasar dan booming-nya film 3D dengan menggunakan kacamata 3 dimensi saat menonton film. Tak hanya itu, belum lama ini, Wahyu menghadirkan film 4 dimensi (4D) yang memang saat ini sedang tren di kalangan pecinta film.

Wahyu mengaku mengembangkan teknologi 4 dimensi ini karena menjawab kebutuhan pelanggan agar lebih nyaman dalam menonton sebuah film. Modal awal untuk mengembangkan bisnis hiburan 4 dimensi ini Wahyu mengaku sudah mengeluarkan biaya yang lumayan besar.

“Untuk mengembangkan experience ini biaya sudah banyak saya keluarkan,” paparnya sambil tertawa.

Karena mengembangkan konsep teknologi 4 dimensi, Wahyu mengatakan jika bioskop 4 dimensi.com memiliki 84 jumlah kursi gerak. Tidak kalah dengan bioskop IMAX yang ada di kota besar, mini bioskop 4 dimensi.com juga memberikan efek seperti angin, air, kilat, asap hingga bubble.

Dengan mematok tarif mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu Wahyu menghadirkan film edukasi dan hiburan anak yang memiliki panjang durasi 10 hingga 15 menit. Dalam satu hari 4Dimensi.com bisa menarik pelanggan ratusan orang. Dengan begitu tidak heran jika dalam satu bulan Wahyu bisa meraup omset hingga diatas Rp 50 juta rupiah dengan keuntungan diatas 30%.

Keunggulan yang dimiliki oleh 4Dimensi.com yakni menyajikan film yang sehat dan mengasyikan dengan kecanggihan teknologi 4 dimensi yang bisa menghasilkan efek seperti penonton sedang berada di dalam film yang sedang di putar. Dengan merogoh kocek yang terjangkau para pecinta film sudah menikmati film 4Dimensi.com ini. Wwahyu mengatakan jika bioskop mini nya ini beroperasi mulai drai pukul 9 pagi hingga pukul 7 malam. 4Dimensi.com saat ini dibantu oleh 17 orang karyawan. 4Dimensi.com juga sudah berbentuk sebuah CV dengan nama CV Dullah.

Tingginya permintaan pasar untuk bisnis hiburan seperti ini, Wahyu membuka kerja sama dengan konsep jual putus. Bagi Mitra yang ingin bekerja sama dengan 4Dimensi.com, Wahyu mematok biaya investasi sebesar Rp 310 juta. Dengan investasi sebesar itu Mitra sudah bisa mendapatkan 6 kursi gerak (motion), komputer (PC high end), dual proyektor, filter, proyektor handle, layar 150” 3,3 x 1,8 meter (silver screen), sound system, dan 5 efek gelembung, asap, kilat, angin dan air. Wahyu memberikan garansi alat selama 5 bulan dan jika ada kerusakan akan diberikan ganti rugi.

“Walaupun pengalaman kami sampai saat ini belum ada komplain dari Mitra dan maintenece selalu dalam pemantauan kami,” ungkap pria yang memiliki hobi menonton film ini.

Wahyu juga tidak mematok biaya royalty fee ataupun franchise fee. Untuk omset, wahyu mengasumsikan jika bisa mendapatkan omset sebesar diatas Rp 40 juta/bulan dengan perhitungan 6 bangku motion dan mendapatkan keuntungan hampir 30%. Dengan begitu Wahyu menargetkan balik modal dalam jangka waktu 10 bulan.

Untuk harga jual tiket, semua tergantung dari Mitra karena menurutnya setiap wilayah memiliki daya jual yang berbeda-beda. Wahyu juga mengaku untuk menarik Mitra dan mempertahankan hubungan kerja sama dengan Mitra ia selalu menghadirkan teknologi dengan kualitas terbaik, meng-update film 4 dimensi, membantu keluhan Mitra dan membantu promosi Mitra. Saat ini 4Dimensi.com milik wahyu sudah memiliki 7 mitra yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

Untuk mengenalkan bisnisnya, Wahyu memanfaatkan website, facebook dan beberapa media online lainnya. Sedangkan untuk offline wahyu membuat design kaos dan stiker untuk berpromosi. Untuk ekspansi kedepan wahyu ingin melebarkan sayap bisnis nya dengan konsep 4D edukasi goes to village.

“Karena hiburan 4 Dimensi ini biasanya di kota maka kami akan mencoba memperkenalkan dunia hiburan 4 dimensi ke area desa (kampung). 4D edukasi goes to village hiburan sehat dan memiliki edukasi untuk anak TK dan SD,” pungkasnya

Raup Omset Rp 60 Juta dari Panen Perdana Lengkeng Itoh Organik

0

Berawal dari hobi mengebunkan berbagai jenis tanaman, Dedy Harianto memiliki banyak kenalan rekan pebisnis pertanian, baik tanaman buah maupun sayur. Suatu ketika ia mendengar bahwa Lengkeng Itoh dari Thailand memiliki produktivitas tinggi dan bisa ditanam di mana saja, ia pun sontak tertarik memilikinya.

Apalagi ketika sudah ada penjual bibit Lengkeng Itoh yang telah mengadaptasikan bibit tersebut di Indonesia, membuat niat Dedy untuk menanam lengkeng jenis Itoh ini semakin mudah diwujudkan. Akhirnya pada tahun 2006, dengan modal Rp 90 juta ia membeli sekitar 250-300 batang bibit Lengkeng Itoh seharga Rp 250-300 ribu/batang (setinggi 80-100 cm) dari temannya seorang penjual bibit buah di Jakarta.

Bibit tersebut ditanam di kebun seluas 1,1 ha yang berlokasi di Ciapus (dengan ketinggian sekitar 600 m dpl) milik sendiri yang sebelumnya telah ditanami berbagai jenis tanaman. Dalam merawat bibit lengkeng tersebut ia juga dibantu seorang manager produksi yang bernama Daniel Ardiles.

Di awal usaha, Dedy membudidayakan Lengkeng Itoh secara organik dan idenya tersebut muncul dari saran Daniel Ardiles. Menurut Dedy dengan budidaya secara organik produktivitas pohon lengkeng bisa lebih panjang beberapa tahun dibandingkan bila tanpa budidaya organik.

Dalam budidaya tanaman buah secara organik, syarat yang harus dipenuhi adalah sama sekali tidak menggunakan pupuk dan pestisida sintetik, melainkan pupuk dan pestisida organik berbahan rempah alami seperti jahe, bawang, cabe, cengkeh, dan lainnya.

Prospek budidaya Lengkeng Itoh khususnya secara organik menurut Daniel Ardiles masih sangat bagus dan cukup menjanjikan. “Apalagi Lengkeng Itoh organik Wahana Cory lebih manis dibandingkan lengkeng lainnya (baik Diamond River, Ping Pong bahkan lengkeng impor). Sampai saat ini pembudidaya Lengkeng Itoh organik masih belum banyak,” ungkap Nunu Sugiarto, Supervisor Wahana Cory.

Lengkeng Itoh organik memang memiliki warna kulit kuning gelap dibanding lengkeng impor jenis lain/Lengkeng Itoh an-organik, namun unggul dalam hal rasa yakni lebih manis dan juga aman untuk kesehatan karena tidak menggunakan pestisida kimiawi. Selain itu Lengkeng Itoh memiliki daging tebal, cenderung kering (buahnya tidak terlalu berair) dan berbiji kecil.

Ciri Lengkeng Itoh yang paling membedakan dengan jenis lengkeng lainnya saat masih berupa bibit, yakni dari daunnya yang memiliki panjang mencapai 25 cm dan lebar sampai 12 cm dengan bentuk bergelombang. Posisi daunnya tegak dan tidak menjuntai ke bawah seperti halnya pada Lengkeng Kristal.

Bibit dan Sarana Produksi.

Bibit Lengkeng Itoh hanya dibeli di awal usaha, yakni sebanyak 300 batang bibit setinggi 80-100 cm Rp 250-300 ribu/batang. Baik pupuk kompos maupun pestisida dibuat sendiri. Pupuk kompos dibuat dari bahan organik yang diambil dari sisa-sisa buangan Pasar Bogor dan kotoran hewan seharga Rp 5 ribu/10 kg dari usaha ternak sapi sekitar Bogor.

Demikian juga dengan pestisida dan perangsang buah (booster) alami dibuat dari beragam rempah aromatik seperti jahe, lengkuas, cengkeh, bawang merah & putih, cabe rawit, tembakau dan buah maja. Bahan-bahan tersebut ada yang dibeli dari pasar maupun dari kebun sendiri.

Sejak awal Wahana Cory telah mempunyai distributor sendiri dalam menyalurkan produknya, yakni PT Jayasuki Jakarta dan Citra Karyatani yang beralamat di jalan Cipaku Raya No. 34 Bogor. Pemesanan biasanya dilakukan secara datang langsung atau via telepon.

Untuk pembayaran distributor diberi tempo maksimal 3 minggu. Proses pengiriman ke pemesan dilakukan oleh Wahana Cory yang mempunyai armada pengangkut sendiri, yakni mobil pick up terbuka. Minimal order yang diberlakukan untuk pemesanan distributor, yakni sebanyak 1 kuintal.

Wahana Cory menjual buah hasil panen Lengkeng Itoh organik Rp 17 ribu/kg kepada distributor. Harga tersebut terkait dengan biaya pemeliharaan secara organik yang ekstra dibandingkan dengan cara an-organik. Misalnya dari teknik pemberantasan hama, karena hanya menggunakan pestisida organik yang fungsinya hanya mengusir hama namun tidak dibasmi sehingga perlu pengawasan ketat sebab hama bisa jadi akan datang lagi, sedangkan pada budidaya an-organik, hama langsung dibasmi dengan pestisida dan tidak perlu khawatir datang kembali. Daniel tidak tahu persis berapa distributor menjual buahnya ke retail, tetapi dia memperkirakan berkisar Rp 19-25 ribu/kg.

Saat ini Pemerintah masih membolehkan impor buah, sehingga risiko buah lokal tak laku tentu masih dihadapi. Untuk menyiasati kondisi tersebut Wahana Cory menjual buah lengkeng di luar waktu saat buah lengkeng impor Thailand masuk ke Indonesia dengan cara melakukan panen sebelum maupun sesudah banjirnya buah lengkeng impor Thailand.

Hama penyakit juga menjadi risiko dalam penanaman pohon Lengkeng Itoh namun sejauh ini tidak pernah terjadi serangan hama penyakit secara besar-besaran. Hal itu karena diantisipasi dengan melakukan penanaman pohon secara heterogen, yaitu dalam kawasan kebun 1,1 ha ditanam berbagai jenis tanaman di bagian tepi kebun.

Untuk mengelola kebun lengkeng seluas 1,1 ha dengan kapasitas 300 batang pohon lengkeng, Daniel dibantu oleh 4 orang tenaga kerja yang diupah sebesar Rp 30 ribu/hari. Karena baru mengalami panen pertama pada Desember 2009, buah yang dipanen masih terbilang sangat sedikit.

Dari 1 pohon dipanen buah lengkeng sekitar 12 kg, sehingga Wahana Cory meraih omset sekitar Rp 61 juta dengan keuntungan sebesar 20%. Mengingat panen baru terjadi setelah 4 tahun budidaya dengan masa panen setahun sekali maka balik modal bisa terjadi setelah panen di tahun kedua.

Service Kunci Keberhasilan Usaha

0

Dari pengalaman saya, banyak sekali wirausaha yang sering melakukan kesalahan ‘besar’ dengan hampir melupakan hal ini. Padahal pelayanan yang sempurna adalah kunci apakah sebuah usaha bisa bertahan lama atau tidak.

Untuk mempermudah penggambarannya, saya akan memberikan perbandingan dengan kejadian nyata yang saya alami sendiri dan terjadi belum lama ini. Suatu saat saya sedang berjalan di salah satu mal di dekat sebuah perumahan terkenal di Jakarta Utara. Iseng-iseng saya mengunjungi sebuah stand majalah yang berada tepat di bawah escalator naik ke lantai dua mal tersebut. Saya pun membaca-baca beberapa majalah dan akhirnya memutuskan untuk membeli salah satunya.

Saya membawa majalah pilihan saya tersebut ke meja kasir dan mengeluarkan uang Rp 50 ribu-an. Lalu sang kasir pun berkata, “Wah, nggak ada kembalian Pak…punya uang kecil nggak Pak?” “Wah, kebetulan baru ambil dari ATM jadi uangnya sama semua Mbak…” jawab saya. Lalu sahut sang kasir, “Wah kita nggak ada kembalian Pak…,” sambil mengembalikan uang saya.

Dengan halus pun saya bertanya, “Oh, jadi karena uang besar saya nggak bisa beli majalah dong?” Saya tersenyum menunggu jawaban. Ternyata, “Wah saya sudah ke mana-mana gak bisa tukar Pak…,” dan ia pun berpaling muka dari saya. Akhirnya saya pun meletakkan kembali majalah tersebut sambil menyesalkan apa yang terjadi.

Sebaliknya, beberapa hari sebelumnya, saya sedang ingin membeli baju batik dari sebuah toko yang menjual baju batik terkenal di Indonesia. Setelah mencari ke sana ke mari, akhirnya saya menemukan sebuah baju batik yang sangat menarik hati saya.

Sayangnya, yang ada hanya lengan panjang padahal yang saya inginkan adalah yang lengan pendek. Kebetulan di dekat saya ada seorang pramuniaga laki-laki, yang akhirnya saya ketahui bernama Willy, lalu saya pun meminta bantuan untuk mencarikan yang lengan pendek.

Apa boleh dikata, di toko itu sudah tidak ada stoknya lagi. Willy pun akhirnya menawarkan diri untuk membantu mencarikan di toko-toko terdekat. Setelah berusaha cukup lama pun, ternyata memang stok di toko-toko yang lain sudah habis. Tak kenal lelah, sambil meminta maaf atas kekurangnyamanan, Willy sang pramuniaga tersebut menawarkan diri untuk mencarikan di toko lain yang berjarak lebih jauh. Melihat kegigihannya, saya pun menjadi tidak enak hati sehingga pada akhirnya saya memutuskan untuk membeli yang lengan panjang,  toh yang saya incar adalah corak batik tersebut.

Satu perbuatan kecil yang akhirnya menghasilkan omset tambahan. Walaupun terlihat tidak signifikan, bayangkan saja kalau terjadi pada 100 orang menjadikan Anda akan berpikir ulang terhadap apa yang terjadi.

Sebetulnya pelayanan yang sempurna adalah bagaimana Anda ingin diperlakukan. Hal yang sederhana untuk dilakukan, tetapi banyak yang dilupakan. Sederhananya, bagaimana Anda tersenyum dengan tulus kepada pelanggan Anda, cara berbicara yang melibatkan seluruh indera Anda, menyimak perkataan pelanggan, membantu mereka dengan memberikan solusi yang terbaik.

Ingat! Anda boleh saja ahli menjual, memiliki konsep marketing yang terbaik, memiliki produk atau jasa yang paling hebat, kalau semuanya tersebut tidak dibarengi pelayanan yang sempurna Anda hanya akan menjadi bagian dari sejarah, dengan sangat cepat.

Anda tidak akan masuk ke rumah makan kalau pelayan mereka memperlakukan Anda dengan buruk. Melayani dengan acuh tak acuh, makanan dihidangkan setelah lama menunggu, dan sebagainya akan membuat Anda berpikir dua kali untuk datang kembali. Padahal tujuan Anda pergi ke rumah makan itu apa?.

Lalu apabila Anda ke hotel, menemui resepsionis yang kurang ramah, penjaga pintu atau security yang kurang tanggap, kamar yang pengap dan berbau kurang sedap. Hal-hal tersebut pastinya akan membuat Anda menjadi berpikir sangat panjang untuk tinggal di hotel tersebut. Sekali lagi saya akan tanya, sebetulnya apa sih tujuan Anda datang ke hotel?

Begitulah gambaran yang dapat saya berikan tentang betapa pentingnya pelayanan atau service terhadap kelangsungan usaha Anda. Bagaimana menjadikan itu kebiasaan?.

Pertama, Anda harus tunjukkan terlebih dahulu dengan memperlakukan staff Anda juga dengan sikap melayani dengan sempurna. Kedua, tunjukkan bahwa pelanggaran nilai pelayanan akan menjadi teguran yang sangat keras untuk siapapun dalam usaha Anda.

Ketiga, berikan penghargaan kepada staff Anda yang mampu melakukan pelayanan yang terbaik. Saya bisa menjamin, dengan disiplin yang ketat dalam menjalankan ketiga ide praktis tersebut Anda akan memiliki usaha yang menguntungkan secara berkesinambungan.

Sukses untuk kita semua !!!

 

Oleh: Antonius Karya,

Master Trainer and Lead Consultant,

dari FinanSaleS MindTech TCC

email : anton.karya@thewarriorways.com

Cerita Novita Tandry Peroleh Master Franchise Tumble Tots Indonesia

0

Kiprah Owner dan Master Franchise Tumble Tots Indonesia, Novita Tandry di bidang pendidikan sudah tak asing lagi. Bahkan, dedikasinya di dunia pendidikan membuahkan banyak penghargaan.

Master Franchise dan Owner Tumble Tots Indonesia, Novita Tandry ini terjun ke dunia pendidikan karena awalnya tertarik dengan sekolah Tumble Tots. Saat itu anak sulungnya yang saat itu berusia enam bulan bersekolah di Tumble Tots, Singapura. Ia melihat anaknya yang tadinya pemalu dan jika bertemu orang yang belum dikenalnya menangis ini, tiga bulan sejak masuk sekolah menjadi berubah. Ia melihat anaknya menjadi pemberani dan bisa menyapa dan salaman dengan orang lain.

Dari situlah wanita yang juga mengenyam pendidikan di London Montessory International, London, Inggris ini tertarik dengan program yang diberikan di Tumble Tots. Ia pun mencoba mengajukan permohonan untuk membuka franchise-nya, tetapi saat itu karena ia masih muda maka CEO Tumble Tots memandangnya sebelah mata. Tapi Novita tak pantang menyerah.

Ia mulai mengejar sang Master Franchise di Singapura, Bangkok-Thailand hingga ke London-Inggris. Namun akhirnya ia berhasil menemui CEO. Karena CEO Tumble Tots langsung jatuh cinta dengan Novita berkat kegigihannya, maka ia pun mendapatkan “restu” menjadi Master Franchise Tumble Tots Indonesia pada tahun 1993.

Di Indonesia, Tumble Toots pertama kali dibuka di Blok M Plaza. Karena memiliki passion di bidang pendidikan anak-anak maka dengan cepat ia bisa mengembangkan sekolah miliknya ini. Meski ia mengaku tidak ada cita-cita ingin membuka berapa cabang, namun saat ini Tumble Tots sudah memiliki 50 cabang dan siap membuka cabang lagi di Papua.

Novita merasa beruntung bisa menjalankan bisnis yang sesuai passion, tanpa harus ia sering meninggalkan anak-anaknya. Ia percaya bahwa anak-anak membutuhkan orangtuanya sebagai role model. Apalagi di usia anak-anak di bawah lima tahun ini adalah masa-masa pembentukan yang sangat penting.

“Bayangkan passion atau hobi ini menjadi sesuatu yang dijalankan setiap hari. Apakah itu bukan suatu anugerah?” ucapnya.

Di Tumble Tots, ia bisa mengembangkan nilai-nilai moral yang diajarkan orangtuanya yaitu nilai integritas. Para pekerja ditanamkan nilai-nilai integritas, mulai dari dalam diri sendiri. Apalagi di bidang pendidikan, sebagai seorang pendidik harus memberikan role model. Karena itu, setiap minggu diadakan controller meeting untuk semua karyawan dan setiap tiga bulan sekali diadakan refresher training agar para karyawan tetap bekerja sesuai jalur dan termotivasi.

Setahun Melantai di Bursa, Pollux Properti Bukukan Marketing Sales Rp928 miliar

0

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang properti, bisa dibilang PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) masih anak baru. Meski demikian, anak usaha dari Pollux Group International (POLI) ini mampu menunjukkan kinerja keuangan yang ciamik.

Sejak melantai di bursa efek Indonesia pada 11 Juli 2018 lalu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2018 yang digelar di Ballroom Four Season Hotel, Capital Place,Jakarta, perseroan membukukan penjualan Rp928 miliar. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, marketing sales ini naik 110% atau berada di angka sebesar Rp441 miliar.Bukan hanya itu laba bersih perusahaan juga mengalami kenaikan dua kali lipat.

“Tahun ini laba bersih kami mencapai Rp229 miliar atau naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yaitu Rp100 miliar,” kata Dr. Nico Po, CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk

Nico menyebut, pendapatan tersebut dikontribusi dari penjualan apartemen sebesar Rp594 miliar dan penjualan perkantoran sebesar Rp332 miliar. Adapun, total asset yang dimiliki Perseroan adalah sebesar Rp4,9 triliun, meningkat 48% dibanding tahun 2017 sebesar Rp3,3 triliun.

Karena itu tak salah jika di tahun 2010, Perseroan meningkatkan target marketing sales hingga 2 kali lipat menjadi  Rp1,98 triliun. Pendapatan tersebut berasal dari pengakuan pendapatan lanjutan atas booking sales diberbagai proyek seperti proyek Chadstone sebesar Rp176,7 miliar, World Capital Tower sebesar Rp133,2 miliar, Meisterstadt sebesar Rp85,1 miliar, Amarsvati sebesar Rp47,7 miliar dan Gangnam District sebesar Rp18,3 miliar.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Pollux Properti Indonesia Tbk., Mr. Po Sun Kok  meningkatnya marketing sales dalam dua tahun terakhir karena perseroan fokus mengeluarkan produk yang berbeda dengan pesaing dan lebih berupaya untuk menciptakan produk properti yang berkualitas serta memberikan added value, namun masih dengan harga yang relatif terjangkau.

Salah satu keunggulan dan ciri khas perseroan ini adalah hampir seluruh proyek Pollux Properti Indonesia saat ini mengusung konsep mega superblok. Dengan demikian penghuni lebih nyaman karena dalam kawasan tersebut terdapat residensial, perkantoran, pusat perbelanjaan hingga rumah sakit.

“Di tahun 2019, kami masih memfokuskan pada penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan, melakukan persiapan untuk proyek dalam portofolio dan melihat potensi proyek baru untuk pengembangan usaha,” ujar Po Sun Kok dalam acara public expose.

Rasakan Lezatnya Masakan China dan Interior Bergaya China-Prancis Di Table 8 Hotel Mulia Senayan

0

Restoran China di Hotel Mulia Senayan, Table 8 (Pa Sian Cuo) menjanjikan satu lagi sensasi di arena restoran-restoran mewah Jakarta. Table 8 menyajikan hidangan Kanton dan Sichuan yang terdiri dari makanan rumahan favorit, jajanan populer, dan beragam kelezatan yang berasal dari dua daerah tesebut. Table 8 juga memiliki sebuah konter teh yang menawarkan aneka ragam teh impor dari berbagai provinsi di RRC.

Untuk hidangan, Table 8 menawarkan menu menggugah selera yang terdiri atas menu ala carte, tujuh macam set menu eksklusif hingga satu-satunya prasmanan hiadangan China otentik terlengkap di Jakarta. Untuk mendukung citarasa masakan oriental yang eksklusif, Table 8 mengundang chef kelahiran China dan mengimpor langsung rempah-rempah yang menjadi bahan masakan dari negara Panda tersebut.

Menu ala carte menyajikan beragam hidangan khas dan menu spesial seperti Buddha Jumps Over the Wall Soup, Braised Superior Shark’s Fin with Black Truffle and Dried Scallops served in Stone Pot, Scallop Cake with Asparagus and Shimeji Mushrooms in Ebara Sauce, Szechuan Stir-Fried Chicken Cubs with Dried Chilli and Pepper Corn, Table 8’s Fresh Steamed Bun with Choices of Fillings, Work-Fried Fragrant Rice with Foie Gras and Seafood, dan hidangan otentik asal China seperti Beggar’s Chicken.

Selain itu, ada pula menu dimsum set seperti Lumpia Udang, Hokou, Clamp Rasa Sichuan yang cukup pedas namun gurih di lidah. Ada pula Bo Lo Pau (semacam Bakpao dengan kulit kering yag sangat empuk) rasa ayam yang menjadi ciri khas Table 8, Leg Frog, menu vegetarian, dan dessert bernama Sweet Lily yang terdiri atas Frozen Yogurt, aneka buah, dan agar-agar atraktif.

Hal menarik dari Table 8 adalah cara penyajian minuman teh. Seorang petugas membawa teko air panas serupa teko ajaib milik Alladin dengan mulut teko yang tipis dan panjang. Dengan sigap sang petugas segera menempatkan teko tersebut ke belakang punggung, memiringkan sedikit tubuhnya, dan menuangkannya ke gelas dalam jarak yang cukup jauh.

Ciri khas Table 8 lainnya adalah tema desain interior yang mengangkat gaya Chinoiserie atau perpaduan antara gaya oriental China dan Perancis. ‘Gebyak’ khas China menyatu dengan warna-warna alam seperti cokelat, gold, dan silver. Konsep Chinoiserie juga dapat Anda lihat dari detail ornamen seperti pajangan, lukisan, lampu, artworks, wallpaper, dan sebagainya.

Jika menatap langit-langit ruang utama Table 8, Anda akan menemukan lukisan Marilyn Monroe bebalut baju tradisional China: Cheongsam. Fokus restoran berdesain unik ini terletak di tengah ruang makan utama yaitu rangkaian 24 pagoda dengan ketinggian beragam (hingga 6 kaki) yang ditampilkan pada sebuah meja panjang. Pagoda khas Asia ini terpengaruh Barat dengan puncak pagoda berupa patung setengah badan berwajah Eropa.

Keindahan pagoda berpadu dengan indahnya lampu chandelier unik berbentuk siluet naga dengan ribuan rantai. Bantal-bantal bergaya Eropa pun bersalut kancing ala Cheongsam dengan motif naga. Semua dirancang secara eksklusif dan custom-made dengan suasana senyaman rumah. Untuk menunjang suasana, Anda dapat melihat-lihat pemandangan taman, lengkap dengan aneka jenis anggrek dan air terjun. Jika cuaca mendukung, kakaktua muncul.

Jika menginginkan suasana yang lebih privat, Table 8 menyediakan sebuah ruang eksklusif bernama Mao Suit yang terinspirasi dari Bapak RRC, Mao Ze Dong. Mao Suit digunakan untuk lunch atau dining dalam bentuk korporat maupun keluarga. Jumlah maksimalnya adalah 24 orang. Desain Mao Suit pun sangat eksklusif. Suasana eksterior taman dan air mancur berpadu dengan korden bernuansa gold yang besar dan mewah yang mencerminkan kebesaran Mao.

Seluruh desain interior eksklusif Table ini merupakan hasil karya tim inhouse Hotel Mulia. Dengan keunikan ini, Table 8 meraih penghargaan Winner in The Fine Dining Restaurant Category in the 2010 Hospitality Design (HD) Awards for Creative Achievement, New York City

Melihat Peluang Bisnis Totok Sirkulasi Darah dan Pelangsingan Anmo Peter Cung

Pengalamannya sebagai sinshe (terapis akupunktur/pengobatan China) sejak tahun 1995 membuat Peter Cung mengembangkan kemampuannya dengan membuka klinik pengobatan totok dengan nama Anmo Peter Cung.

Tidak seperti anak usia 9 tahun pada umumnya, Peter Cung yang sejak dini sudah mempelajari tenaga dalam sekaligus ilmu totok dan titik-titik meridian tubuh (pusat kontrol yang mengatur arus energi). Semua ia gali dari buku-buku pengobatan, paman, dan kakeknya yang memiliki kemampuan tersebut. Sementara pengetahuan anatomi tubuh, didapatkan saat kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida). Sayang, kuliahnya ditinggalkan pada tingkat III untuk langsung terjun ke usaha pengobatan alternatif.

Peter mulai menerima panggilan sebagai sinshe sejak tahun 1995 dengan menerapkan ilmu totok yang dimilikinya untuk penyembuhan dan kesehatan. Ia menemukan 14 titik meridian untuk sirkulasi darah, 6 di tangan kiri-kanan, 6 di kaki kanan-kiri, dan 2 di depan dan belakang. Eksplorasinya berlanjut dengan memodifikasi ilmu meridian tubuh, sehingga ditemukan “Totok Telinga” yang bermanfaat untuk pelangsingan tubuh, “Totok Wajah” untuk kesehatan air muka, dan “Totok Legit” untuk alat reproduksi wanita.

Bermodalkan sebuah dipan (tempat duduk dari bambu), Peter membuka klinik totok peredaran darah di rumahnya tahun 2002. Membludaknya pasien yang datang, membuat Peter memutuskan untuk menyewa sebuah ruko di kawasan Bulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara dan mulai melatih asisten untuk terapis pada tahun 2003. Pada saat itu modal yang ia keluarkan untuk menyewa ruko, membeli peralatan, dan perlengkapan totok kurang lebih sebesar Rp 350 juta.

Mengusung nama Anmo Peter Cung, usaha yang kian berkembang ke daerah dengan sistem waralaba yang berada di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang, Depok, dan Bekasi, Sukabumi, Cibubur, Cibinong, Cirebon, Bandung, Surabaya, Solo, Semarang, Jambi, Balikpapan, Palembang, Lampung, Batam, Makasar, Yogyakarta, dan Bali.

Totok Pengobatan Alternatif.

Nama Anmo berarti tekan dan gosok, atau lebih familiar dengan sebutan akupresur. Yang membedakannya, jika akupresur menggunakan bantalan jari jempol dan telunjuk untuk memijat, sedangkan anmo selain menggunakan bantalan jari juga menggunakan buku-buku jari terutama untuk menotok bagian punggung. Anmo juga menggunakan moxxa (ramuan herba dari China yang dipadatkan dan dibungkus kertas menyerupai cerutu) yang diimpor dari China untuk terapi pembakaran lemak.

Anmo Peter Cung menawarkan beberapa paket totok seperti Totok Sirkulasi Darah yang berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah dan energi vital dalam tubuh dan meningkatkan kekebalan tubuh. Totok Wajah berguna untuk mengencangkan kulit kendur, menghilangkan jerawat, dan mengobati mata minus. Totok Legit berguna untuk mengobati keputihan dan anyang-anyangan (beser). Totok Kuping berguna untuk membentuk pola makan, bila dilakukan secara teratur bagus untuk pelangsingan. Bakar Lemak berguna untuk menghancurkan lemak, dan mencegah munculnya kista/mium.

Treatment totok dilakukan 2-3 kali dalam satu minggu dan pasien akan diberikan jamu herbal yang harus dikonsumsi berupa ramuan impor dari China dipadu dengan herbal lokal.

Investasi.

Investasi yang harus disiapkan calon Terwaralaba (Mitra) sebesar Rp 300 juta dengan franchise fee sebesar Rp 50 juta untuk kontrak kerja sama selama 6 tahun dan bisa diperpanjang dengan membayar franchise fee. Dari investasi yang dibayarkan calon Terwaralaba sudah termasuk sewa tempat selama satu tahun Rp 50 juta, dan Rp 200 juta untuk peralatan seperti kasur, kursi, furnitur dan perlengkapan lain, dan dekorasi tempat. Setiap bulannya Terwaralaba juga diwajibkan membayar royalty fee sebesar 10% dan membeli moxxa dari Pewaralaba.

Untuk terapis disiapkan calon Terwaralaba dengan minimal 6 orang yang akan di-training oleh Pewaralaba selama dua bulan oleh asisten berpengalaman yang telah dilatih langsung oleh Peter Cung. Dari 6 orang tersebut, 4 orang akan dilatih menjadi ahli terapis pria dan 1 orang wanita, serta seorang lagi untuk bagian kasir.

Sementara lokasi yang dinilai strategis berada di pinggir jalan utama maupun kompleks perumahan, pusat perbelanjaan dengan kriteria ruko dua lantai. Jika memang lokasi usaha sudah tepat, maka Arnold menargetkan Terwaralaba dapat balik modal dalam waktu 1-2 tahun dengan omset per bulan mencapai Rp 25 juta atau sekitar 15 pasien tiap harinya.

 

Alasan untuk Sukses

0

Apakah Anda ingin memiliki usaha sendiri tapi takut untuk memulainya? Atau sudah memiliki usaha tapi tidak mengalami kemajuan sehingga Anda berpikir untuk berhenti? Dengan demikian yang menjadi pertanyaan adalah “Bagaimana caranya kita bisa memiliki motivasi dan semangat untuk memulai dan menyelesaikan apa yang kita kerjakan?

Untuk memiliki motivasi yang diinginkan, maka kita bisa mencontoh seorang yang sangat sukses di bidangnya dan melihat apa yang terjadi sehingga orang tersebut menjadi penuh semangat dalam menjalani bidang tersebut. Kita akan mengambil contoh  dari seorang  bernama Joe Girard.

Siapakah Joe Girard? Joe Girard adalah seorang sales dan juga seorang terhebat sepanjang masa yang pernah hidup di muka bumi ini dan gelar ini diberikan karena ia mempunyai rekor penjualan yang belum pernah dipecahkan orang lain sampai sekarang. Rekor–rekornya adalah:

  1. Menjual 13.001 unit mobil selama masa 15 tahun ia berkarier sebagai seorang sales mobil.
  2. Menjual sebanyak 18 unit mobil dalam 1 hari.
  3. Menjual sebanyak 174 unit mobil dalam 1 bulan.
  4. Menjual sebanyak 1.425 unit mobil dalam 1 tahun.

Semua hal tersebut ia lakukan retail, tidak pernah grosir.

Pencapaian lainnya adalah seorang calon pelanggan harus membuat janji 2 bulan di muka sebelum bisa bertemu Joe Girard dan 85% pelanggannya berasal dari repeat order, yaitu pembelian ulang. Hebat bukan prestasinya?

Yang jadi pertanyaan adalah apa yang membuat seorang Joe Girard menjadi ”Sang Joe Girard”? Untuk bisa mengetahui apa yang bisa membuat Joe Girard menjadi seperti sekarang, kita bisa melihat latar belakangnya:

  1. Sejak umur 9 tahun dikatakan oleh ayahnya bahwa ia tidak pernah bisa mencapai apapun, tidak berguna atau moyung (dalam bahasa China).
  2. Sejak umur 9 tahun ibunya percaya bahwa Joe bisa sukses dalam hidupnya.
  3. Ia memiliki contoh untuk sukses yang satu lingkungan dengan dirinya, yaitu petinju Joe Louis yang berangkat dari kemiskinan menuju kejayaan.
  4. Terakhir dan yang paling memilukan dari latar belakangnya adalah bahwa di usia 35 tahun ia berhutang sampai US $ 60.000 yang setara dengan Rp 570 juta bahkan harus pulang ke rumah dan menghadapi kenyataan pahit dari istrinya yang menangis bahwa anaknya harus mengemis untuk makanan.

Setelah mengalami hal tersebut dalam buku dan biografinya, Joe justru ingin membuktikan bahwa:

  1. Kepercayaan sang ayah salah
  2. Kepercayaan sang ibu benar
  3. Ia dapat mengikuti jejak kesuksesan seorang Joe Louis
  4. Istri dan anaknya tidak akan mengalami kesulitan finansial lagi

Dari cerita ini, kita bisa mengambil hikmahnya, yaitu:

  1. Apa pun perkataan orang pada Anda, jadikan itu sebagai motivasi. Bagi yang tidak percaya kepada Anda, buktikan bahwa ia salah, dan sebaliknya bagi yang percaya buktikan bahwa ia benar.
  2. Ciptakan model orang yang bisa Anda teladani dalam memulai usaha.
  3. Bekerja maksimal untuk diri sendiri dan khususnya untuk orang yang Anda CINTAI

Semua itu dilakukan dengan menggunakan latar belakang yang terjadi di dalam hidupnya, untuk menjadikan diri sendiri sebagai seorang pemenang dalam hidup. Sekarang yang menjadi pertanyaan besar adalah “Bagaimana kita sendiri bisa mencontoh dan mengaplikasikan ke dalam dunia  nyata, bukan hanya menjadi teori yang mengawang–awang?

Untuk mewujudkannya, ada 3 hal yang bisa kita lakukan, yaitu:

  1. Memahami Pentingnya Alasan (Reason). Apakah Anda menyadari atau tidak, setiap hari  dalam hidup  kita akan selalu dihadapkan pada pilihan–pilihan. Dan pilihan tersebut membuat kita melakukan atau tidak ingin melakukan sesuatu. Sama seperti sebuah timbangan dua sisi, di mana hal yang lebih berat akan jatuh dan menentukan pilihan kita. Begitu juga pribadi kita akan menilai mana pertimbangan yang lebih berat dan menggunakan hal tersebut menjadi suatu tindakan.

Contoh: Setiap pagi kita akan selalu dihadapkan pada dua pilihan, apakah kita akan bangun pagi atau kembali melanjutkan tidur. Apabila di dalam kepala muncul pemikiran–pemikiran seperti di bawah ini:

  • “Pagi ini ada rapat dengan pelanggan”
  • “Saya mau mengantar anak sekolah, pagi ini”
  • “Kalau tidak bangun pagi, nanti rezeki dipatok ayam”, dst.

Pemikiran–pemikiran seperti ini, pastinya memotivasi kita untuk bangun pagi, apalagi gabungan dari ketiganya. Sebaliknya, apabila yang muncul adalah pemikiran seperti:

  • “Hari ini libur”
  • “Tidak ada hal penting untuk dilakukan pagi ini”
  • “Hujan besar pasti banjir, kantor pasti juga mengerti”, dst.

Maka bila hal–hal di atas (atau gabungannya) yang menjadi pertimbangan Anda, maka kemungkinan besar kita akan malas untuk bangun pagi. Begitu pula dalam hal sukses, seorang yang memiliki alasan “kenapa harus sukses” akan lebih besar kemungkinannya menjadi berhasil.

  1. Kumpulkan Alasan–Alasan (Reason) Anda. Alasan–alasan “kenapa saya harus sukses” dapat diibaratkan seperti minyak, yang akan membakar api semangat dalam hidup kita. Dan untuk memaksimalkan hal tersebut pastikan Anda memiliki alasan-alasan yang kuat juga banyak dalam pribadi Anda. Narasumber mengidentifikasi ada 9 contoh reason yang dapat Anda pakai :
    1. Bosan karena kesulitan finansial yang terjadi dalam hidup, sehingga Anda ingin mengubah peruntungan finansial tersebut.
    2. Bosan dihina dan diremehkan sehingga Anda perlu membuktikan diri.
    3. Berada dalam usia di mana kebanyakan rekan Anda sudah sukses sedangkan Anda belum.
    4. Berada dalam usia muda dan diremehkan.
    5. Membayangkan apa yang terjadi bila, dalam acara seperti reuni atau resepsi rekan kita membanggakan kesuksesan mereka dan Anda sendiri belum berhasil.
    6. Membayangkan apa yang terjadi bila, orangtua sakit dan Anda tidak memiliki uang untuk membayar biaya Rumah Sakit.
    7. Membayangkan apa yang terjadi apabila, anak orang lain membanggakan orangtuanya, sedangkan anak kita sendiri malu terhadap pribadi kita.
    8. Ingin menjadi orang berguna dan mulia.
    9. Membahagiakan orang yang kita cintai.

Setelah Anda mengenali alasan–alasan yang Anda miliki, urutkan dari yang Anda rasakan paling kuat sampai paling lemah, sehingga  menjadi sebuah daftar “Alasan Kenapa Saya Harus Sukses”. Saran saya, sebaiknya dibentuk dalam tulisan dan ditempatkan dalam tempat yang bisa sering Anda lihat sehingga akan mengingatkan Anda setiap kali Anda down.

  1. Renungkan Setiap Hari. Dalam training motivasi yang sering saya adakan, muncul banyak pertanyaan yang bunyinya kurang lebih seperti ini: “Kenapa kalau ikut training motivasi, saya menjadi semangat tapi satu bulan kemudian hilang?” Apakah anda pernah merasakan hal yang sama?

Satu hari Anda merasa termotivasi, namun di kemudian hari motivasi tersebut hilang. Ini biasanya terjadi karena kita mengandalkan motivasi eksternal (luar), dan tidak mempunyai motivasi internal (dalam).

Motivasi internal bisa didapatkan dengan cara merenungkan alasan–alasan yang Anda punyai setiap hari, sehingga Anda akan mendapatkan kekuatan baru setiap hari. Sedikit tambahan, perenungan Anda akan menjadi efektif bila dilakukan secara konsisten juga ditambahkan perasaan–perasaan emosi, yang muncul ketika hal tersebut menjadi kenyataan.

Mengutip ZIG Ziglar, motivator nomor 1 di Amerika Serikat berkata ‘Motivasi sama seperti mandi, pasti akan kotor lagi, tapi apakah kita akan berhenti untuk mandi?”. Begitu juga motivasi pasti akan berkurang, tetapi apakah kita akan stop untuk menambah motivasi dalam diri kita atau menyerah dalam hidup?” Pastinya tidak.

Pada intinya, semua yang kita lihat dari cerita ini adalah milikilah ALASAN yang cukup BANYAK dan KUAT untuk memulai usaha yang SUKSES sehingga Anda dapat memulai dan mengatasi masalah-masalah di masa yang akan datang.

Mudah-mudahan artikel ini dapat berguna bagi Anda, untuk memiliki motivasi kuat sehingga dapat memulai, mempertahankan, dan meningkatkan usaha Anda.

 

 

Oleh: Ricky Boenardy

Impact Training

www.rickyboenardy.com

www.pembicara.org

 

 

Sejurus Strategi Dongkrak Laba Bersih Summarecon Agung Rp690,6 miliar

0

Pengembang properti Summarecon yakni PT Summarecon Agung Tbk mencatat total marketing sales tahun 2018 mencapai Rp5,6 triliun. Angka ini sedikit dibawah 0,4% dari tahun sebelumnya, namun laba bersih yang diperoleh meningkat .30% menjadi Rp690,6 miliar.

Sepanjang 2018, Summarecon berhasil membuka 2 lokasi baru yakni perumahan Srimaya di Bekasi Selatan dan Summarecon Mutiara Makassar. Dari kedua proyek itu, perseroan mendapatkan mencatatkan penjualan Rp190 miliar dan Rp270 miliar. Dalam RUPS Tahunan ini telah diputuskan bahwa pembagian dividen adalah sebesar Rp5 per lembar saham, atau setara 10% laba bersih Perseroan.

Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P Adhi di tahun 2018 perusahaan mengubah bauran produk yang berorientasi kepada permintaan pasar. Alhasil penjualan produk rumah memberikan kontribusi sebesar 64%, apartemen 16%, dan properti komersial sebesar 20% dari total pra-penjualan pemasaran.

Unit Bsnis Pengembangan Properti masih merupakan kontributor terbesar bagi Perusahaan yaitu 61% dari total pendapatan, dengan nilai sebesar Rp3.435 miliar, turun sebesar Rp167 miliar atau 5% dibandingkan pendapatan tahun lalu sebesar Rp3.603 miliar. Meskipun pendapatan lebih rendah, Perusahaan berhasil memperbaiki kinerja operasional dengan meningkatnya laba usaha sebesar Rp78 miliar (9%) menjadi Rp954 miliar dari Rp875 miliar pada tahun sebelumnya.

Adrianto mengatakan, Perseroan menerapkan sejumlah strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja penjualan secara terus menerus, menciptakan produk-produk yang inovatif dengan pengawasan kualitas yang sangat ketat. Selain bekerjasama dengan agen properti, Perseroan juga menyusun berbagai program promosi dan publikasi melalui media massa, baik media cetak, elektronik maupun online, serta bekerjasama dengan bank untuk memberi kemudahan dalam cara pembayaran.

Selain itu, menjaga kualitas produk dan kepuasan pelanggan tetap menjadi fokus utama dan komitmen perusahaan. Sesuai dengan budaya Summarecon, Perseroan selalu mengutamakan kualitas produk untuk membangun kepercayaan konsumen.

Industri dan Ritel PHK Banyak Karyawan, Darmin: Tandanya Persaingan Usaha Meningkat

Pasca sejumlah perusahaan ritel memilih menutup sejumlah gerainya di mal-mal ternama Ibu Kota tahun lalu, tahun 2019 ini rencana penutupan gerai yang berdampak pemecatan ratusan karyawan hingga ribuan karyawan kembali terjadi.

Di awal tahun, Hero juga sudah menutup 26 gerai ritelnya seiring dengan lesunya bisnis makanan yang dijual perseroan. Dampaknya, ketika itu, 532 orang karyawan dirumahkan.  Kini PT Hero Supermarket Tbk mengumumkan akan menutup sekitar enam supermarket Giant.

Penutupan dilakukan demi transformasi bisnis perusahaan. Meski di sisi lain, perusahaan memang menelan kerugian dalam dua tahun terakhir.

Senasib dengan Hero, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk juga akan memangkas 1300 karyawan mulai 2019-2022. Hal ini karena sepinya orderan yang membuat perusahaan harus melakukan efisiensi.

Meski kabar PHK ribuan karyawan ini cukup menyedot perhatian publik, namun Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bergeming. Menurutnya penutupan sejumlah gerai ritel hingga PHK besar-besaran tersebut tak menjadi ancaman peningkatan jumlah pengangguran.

Darmin mengatakan, jumlah pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) masih relatif terkendali.

“Kan tidak akan sekaligus (semua ritel) rontok juga. Paling-paling merek tertentu yang kesulitan,” ujarnya di Kemenko Perekonomian, Rabu (26/6).

Darmin menyebut penutupan ritel dan langkah efisiensi yang dilakukan Krakatau Steel tidak mengartikan kemunduran sektor ritel dan industri. Menurutnya tenaga kerja yang terkena PHK bisa saja masuk ke sektor industri lain.

“Penutupan ritel tidak bisa diartikan sebagai penurunan daya beli masyarakat. Justru, ia melihat persaingan usaha yang meningkat di sektor tersebut,” paparnya.

Darmin menegaskan kondisi persaingan ini masih cukup sehat. Sebab, toko ritel yang tutup lapak hanya karena mereka tidak mampu bersaing.