Alasan untuk Sukses

0
528
Alasan sukses (dok 168solution.com)

Apakah Anda ingin memiliki usaha sendiri tapi takut untuk memulainya? Atau sudah memiliki usaha tapi tidak mengalami kemajuan sehingga Anda berpikir untuk berhenti? Dengan demikian yang menjadi pertanyaan adalah “Bagaimana caranya kita bisa memiliki motivasi dan semangat untuk memulai dan menyelesaikan apa yang kita kerjakan?

Untuk memiliki motivasi yang diinginkan, maka kita bisa mencontoh seorang yang sangat sukses di bidangnya dan melihat apa yang terjadi sehingga orang tersebut menjadi penuh semangat dalam menjalani bidang tersebut. Kita akan mengambil contoh  dari seorang  bernama Joe Girard.

Siapakah Joe Girard? Joe Girard adalah seorang sales dan juga seorang terhebat sepanjang masa yang pernah hidup di muka bumi ini dan gelar ini diberikan karena ia mempunyai rekor penjualan yang belum pernah dipecahkan orang lain sampai sekarang. Rekor–rekornya adalah:

  1. Menjual 13.001 unit mobil selama masa 15 tahun ia berkarier sebagai seorang sales mobil.
  2. Menjual sebanyak 18 unit mobil dalam 1 hari.
  3. Menjual sebanyak 174 unit mobil dalam 1 bulan.
  4. Menjual sebanyak 1.425 unit mobil dalam 1 tahun.

Semua hal tersebut ia lakukan retail, tidak pernah grosir.

Pencapaian lainnya adalah seorang calon pelanggan harus membuat janji 2 bulan di muka sebelum bisa bertemu Joe Girard dan 85% pelanggannya berasal dari repeat order, yaitu pembelian ulang. Hebat bukan prestasinya?

Yang jadi pertanyaan adalah apa yang membuat seorang Joe Girard menjadi ”Sang Joe Girard”? Untuk bisa mengetahui apa yang bisa membuat Joe Girard menjadi seperti sekarang, kita bisa melihat latar belakangnya:

  1. Sejak umur 9 tahun dikatakan oleh ayahnya bahwa ia tidak pernah bisa mencapai apapun, tidak berguna atau moyung (dalam bahasa China).
  2. Sejak umur 9 tahun ibunya percaya bahwa Joe bisa sukses dalam hidupnya.
  3. Ia memiliki contoh untuk sukses yang satu lingkungan dengan dirinya, yaitu petinju Joe Louis yang berangkat dari kemiskinan menuju kejayaan.
  4. Terakhir dan yang paling memilukan dari latar belakangnya adalah bahwa di usia 35 tahun ia berhutang sampai US $ 60.000 yang setara dengan Rp 570 juta bahkan harus pulang ke rumah dan menghadapi kenyataan pahit dari istrinya yang menangis bahwa anaknya harus mengemis untuk makanan.

Setelah mengalami hal tersebut dalam buku dan biografinya, Joe justru ingin membuktikan bahwa:

  1. Kepercayaan sang ayah salah
  2. Kepercayaan sang ibu benar
  3. Ia dapat mengikuti jejak kesuksesan seorang Joe Louis
  4. Istri dan anaknya tidak akan mengalami kesulitan finansial lagi

Dari cerita ini, kita bisa mengambil hikmahnya, yaitu:

  1. Apa pun perkataan orang pada Anda, jadikan itu sebagai motivasi. Bagi yang tidak percaya kepada Anda, buktikan bahwa ia salah, dan sebaliknya bagi yang percaya buktikan bahwa ia benar.
  2. Ciptakan model orang yang bisa Anda teladani dalam memulai usaha.
  3. Bekerja maksimal untuk diri sendiri dan khususnya untuk orang yang Anda CINTAI

Semua itu dilakukan dengan menggunakan latar belakang yang terjadi di dalam hidupnya, untuk menjadikan diri sendiri sebagai seorang pemenang dalam hidup. Sekarang yang menjadi pertanyaan besar adalah “Bagaimana kita sendiri bisa mencontoh dan mengaplikasikan ke dalam dunia  nyata, bukan hanya menjadi teori yang mengawang–awang?

Untuk mewujudkannya, ada 3 hal yang bisa kita lakukan, yaitu:

  1. Memahami Pentingnya Alasan (Reason). Apakah Anda menyadari atau tidak, setiap hari  dalam hidup  kita akan selalu dihadapkan pada pilihan–pilihan. Dan pilihan tersebut membuat kita melakukan atau tidak ingin melakukan sesuatu. Sama seperti sebuah timbangan dua sisi, di mana hal yang lebih berat akan jatuh dan menentukan pilihan kita. Begitu juga pribadi kita akan menilai mana pertimbangan yang lebih berat dan menggunakan hal tersebut menjadi suatu tindakan.

Contoh: Setiap pagi kita akan selalu dihadapkan pada dua pilihan, apakah kita akan bangun pagi atau kembali melanjutkan tidur. Apabila di dalam kepala muncul pemikiran–pemikiran seperti di bawah ini:

  • “Pagi ini ada rapat dengan pelanggan”
  • “Saya mau mengantar anak sekolah, pagi ini”
  • “Kalau tidak bangun pagi, nanti rezeki dipatok ayam”, dst.

Pemikiran–pemikiran seperti ini, pastinya memotivasi kita untuk bangun pagi, apalagi gabungan dari ketiganya. Sebaliknya, apabila yang muncul adalah pemikiran seperti:

  • “Hari ini libur”
  • “Tidak ada hal penting untuk dilakukan pagi ini”
  • “Hujan besar pasti banjir, kantor pasti juga mengerti”, dst.

Maka bila hal–hal di atas (atau gabungannya) yang menjadi pertimbangan Anda, maka kemungkinan besar kita akan malas untuk bangun pagi. Begitu pula dalam hal sukses, seorang yang memiliki alasan “kenapa harus sukses” akan lebih besar kemungkinannya menjadi berhasil.

  1. Kumpulkan Alasan–Alasan (Reason) Anda. Alasan–alasan “kenapa saya harus sukses” dapat diibaratkan seperti minyak, yang akan membakar api semangat dalam hidup kita. Dan untuk memaksimalkan hal tersebut pastikan Anda memiliki alasan-alasan yang kuat juga banyak dalam pribadi Anda. Narasumber mengidentifikasi ada 9 contoh reason yang dapat Anda pakai :
    1. Bosan karena kesulitan finansial yang terjadi dalam hidup, sehingga Anda ingin mengubah peruntungan finansial tersebut.
    2. Bosan dihina dan diremehkan sehingga Anda perlu membuktikan diri.
    3. Berada dalam usia di mana kebanyakan rekan Anda sudah sukses sedangkan Anda belum.
    4. Berada dalam usia muda dan diremehkan.
    5. Membayangkan apa yang terjadi bila, dalam acara seperti reuni atau resepsi rekan kita membanggakan kesuksesan mereka dan Anda sendiri belum berhasil.
    6. Membayangkan apa yang terjadi bila, orangtua sakit dan Anda tidak memiliki uang untuk membayar biaya Rumah Sakit.
    7. Membayangkan apa yang terjadi apabila, anak orang lain membanggakan orangtuanya, sedangkan anak kita sendiri malu terhadap pribadi kita.
    8. Ingin menjadi orang berguna dan mulia.
    9. Membahagiakan orang yang kita cintai.

Setelah Anda mengenali alasan–alasan yang Anda miliki, urutkan dari yang Anda rasakan paling kuat sampai paling lemah, sehingga  menjadi sebuah daftar “Alasan Kenapa Saya Harus Sukses”. Saran saya, sebaiknya dibentuk dalam tulisan dan ditempatkan dalam tempat yang bisa sering Anda lihat sehingga akan mengingatkan Anda setiap kali Anda down.

  1. Renungkan Setiap Hari. Dalam training motivasi yang sering saya adakan, muncul banyak pertanyaan yang bunyinya kurang lebih seperti ini: “Kenapa kalau ikut training motivasi, saya menjadi semangat tapi satu bulan kemudian hilang?” Apakah anda pernah merasakan hal yang sama?

Satu hari Anda merasa termotivasi, namun di kemudian hari motivasi tersebut hilang. Ini biasanya terjadi karena kita mengandalkan motivasi eksternal (luar), dan tidak mempunyai motivasi internal (dalam).

Motivasi internal bisa didapatkan dengan cara merenungkan alasan–alasan yang Anda punyai setiap hari, sehingga Anda akan mendapatkan kekuatan baru setiap hari. Sedikit tambahan, perenungan Anda akan menjadi efektif bila dilakukan secara konsisten juga ditambahkan perasaan–perasaan emosi, yang muncul ketika hal tersebut menjadi kenyataan.

Mengutip ZIG Ziglar, motivator nomor 1 di Amerika Serikat berkata ‘Motivasi sama seperti mandi, pasti akan kotor lagi, tapi apakah kita akan berhenti untuk mandi?”. Begitu juga motivasi pasti akan berkurang, tetapi apakah kita akan stop untuk menambah motivasi dalam diri kita atau menyerah dalam hidup?” Pastinya tidak.

Pada intinya, semua yang kita lihat dari cerita ini adalah milikilah ALASAN yang cukup BANYAK dan KUAT untuk memulai usaha yang SUKSES sehingga Anda dapat memulai dan mengatasi masalah-masalah di masa yang akan datang.

Mudah-mudahan artikel ini dapat berguna bagi Anda, untuk memiliki motivasi kuat sehingga dapat memulai, mempertahankan, dan meningkatkan usaha Anda.

 

 

Oleh: Ricky Boenardy

Impact Training

www.rickyboenardy.com

www.pembicara.org

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.