Melihat Peluang Bisnis Totok Sirkulasi Darah dan Pelangsingan Anmo Peter Cung

0
2008
Terapi totok Anmo Peter Cung (dok anmopetercung.com)

Pengalamannya sebagai sinshe (terapis akupunktur/pengobatan China) sejak tahun 1995 membuat Peter Cung mengembangkan kemampuannya dengan membuka klinik pengobatan totok dengan nama Anmo Peter Cung.

Tidak seperti anak usia 9 tahun pada umumnya, Peter Cung yang sejak dini sudah mempelajari tenaga dalam sekaligus ilmu totok dan titik-titik meridian tubuh (pusat kontrol yang mengatur arus energi). Semua ia gali dari buku-buku pengobatan, paman, dan kakeknya yang memiliki kemampuan tersebut. Sementara pengetahuan anatomi tubuh, didapatkan saat kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida). Sayang, kuliahnya ditinggalkan pada tingkat III untuk langsung terjun ke usaha pengobatan alternatif.

Peter mulai menerima panggilan sebagai sinshe sejak tahun 1995 dengan menerapkan ilmu totok yang dimilikinya untuk penyembuhan dan kesehatan. Ia menemukan 14 titik meridian untuk sirkulasi darah, 6 di tangan kiri-kanan, 6 di kaki kanan-kiri, dan 2 di depan dan belakang. Eksplorasinya berlanjut dengan memodifikasi ilmu meridian tubuh, sehingga ditemukan “Totok Telinga” yang bermanfaat untuk pelangsingan tubuh, “Totok Wajah” untuk kesehatan air muka, dan “Totok Legit” untuk alat reproduksi wanita.

Bermodalkan sebuah dipan (tempat duduk dari bambu), Peter membuka klinik totok peredaran darah di rumahnya tahun 2002. Membludaknya pasien yang datang, membuat Peter memutuskan untuk menyewa sebuah ruko di kawasan Bulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara dan mulai melatih asisten untuk terapis pada tahun 2003. Pada saat itu modal yang ia keluarkan untuk menyewa ruko, membeli peralatan, dan perlengkapan totok kurang lebih sebesar Rp 350 juta.

Mengusung nama Anmo Peter Cung, usaha yang kian berkembang ke daerah dengan sistem waralaba yang berada di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang, Depok, dan Bekasi, Sukabumi, Cibubur, Cibinong, Cirebon, Bandung, Surabaya, Solo, Semarang, Jambi, Balikpapan, Palembang, Lampung, Batam, Makasar, Yogyakarta, dan Bali.

Totok Pengobatan Alternatif.

Nama Anmo berarti tekan dan gosok, atau lebih familiar dengan sebutan akupresur. Yang membedakannya, jika akupresur menggunakan bantalan jari jempol dan telunjuk untuk memijat, sedangkan anmo selain menggunakan bantalan jari juga menggunakan buku-buku jari terutama untuk menotok bagian punggung. Anmo juga menggunakan moxxa (ramuan herba dari China yang dipadatkan dan dibungkus kertas menyerupai cerutu) yang diimpor dari China untuk terapi pembakaran lemak.

Anmo Peter Cung menawarkan beberapa paket totok seperti Totok Sirkulasi Darah yang berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah dan energi vital dalam tubuh dan meningkatkan kekebalan tubuh. Totok Wajah berguna untuk mengencangkan kulit kendur, menghilangkan jerawat, dan mengobati mata minus. Totok Legit berguna untuk mengobati keputihan dan anyang-anyangan (beser). Totok Kuping berguna untuk membentuk pola makan, bila dilakukan secara teratur bagus untuk pelangsingan. Bakar Lemak berguna untuk menghancurkan lemak, dan mencegah munculnya kista/mium.

Treatment totok dilakukan 2-3 kali dalam satu minggu dan pasien akan diberikan jamu herbal yang harus dikonsumsi berupa ramuan impor dari China dipadu dengan herbal lokal.

Investasi.

Investasi yang harus disiapkan calon Terwaralaba (Mitra) sebesar Rp 300 juta dengan franchise fee sebesar Rp 50 juta untuk kontrak kerja sama selama 6 tahun dan bisa diperpanjang dengan membayar franchise fee. Dari investasi yang dibayarkan calon Terwaralaba sudah termasuk sewa tempat selama satu tahun Rp 50 juta, dan Rp 200 juta untuk peralatan seperti kasur, kursi, furnitur dan perlengkapan lain, dan dekorasi tempat. Setiap bulannya Terwaralaba juga diwajibkan membayar royalty fee sebesar 10% dan membeli moxxa dari Pewaralaba.

Untuk terapis disiapkan calon Terwaralaba dengan minimal 6 orang yang akan di-training oleh Pewaralaba selama dua bulan oleh asisten berpengalaman yang telah dilatih langsung oleh Peter Cung. Dari 6 orang tersebut, 4 orang akan dilatih menjadi ahli terapis pria dan 1 orang wanita, serta seorang lagi untuk bagian kasir.

Sementara lokasi yang dinilai strategis berada di pinggir jalan utama maupun kompleks perumahan, pusat perbelanjaan dengan kriteria ruko dua lantai. Jika memang lokasi usaha sudah tepat, maka Arnold menargetkan Terwaralaba dapat balik modal dalam waktu 1-2 tahun dengan omset per bulan mencapai Rp 25 juta atau sekitar 15 pasien tiap harinya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.