Rabu, Mei 13, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 808

Bangkit dari Usaha yang Mengalami Pailit

0

Kondisi bangkrut akan sangat terkait dengan kemampuan usaha dalam menjamin pembayaran pinjamannya. Kebangkrutan itu secara sederhana adalah ketika jumlah total kewajiban Anda lebih besar daripada jumlah total harta Anda. Akibatnya jumlah harta yang ada tidak lagi cukup untuk meng-cover jumlah hutang.

Hal ini dapat dihitung dengan menggunakan ratio hutang dibandingkan harta, atau debt to asset ratio. Angka ratio semakin kecil menunjukkan tingkat coverage harta terhadap kewajiban hutang semakin baik.

Angka ratio semakin besar menunjukan tingkat coverage harta terhadap hutang semakin lemah. Angka ratio = 0, berarti tidak ada kewajiban hutang yang harus di-cover oleh harta. Sementara angka ratio lebih besar dari > 1, menunjukkan jumlah hutang lebih besar dari harta, dalam kondisi seperti ini seseorang atau keluarga bisa dikatakan bangkrut alias jatuh miskin. Anda benar-benar harus melakukan rasionalisasi anggaran usaha.

Disini penghematan sampai pemangkasan pos-pos pengeluaran adalah langkah-langkah efektif yang harus segera dijalankan.

Adapun yang terjadi saat ini usaha Anda memiliki beban hutang ke suatu Bank, dengan cicilan sejumlah tertentu. Pada dasarnya beban cicilan hutang tidak boleh melebih dari 1/3 kali penghasilan / omset usahanya. Sehingga untuk membayar cicilan hutang sebesar itu paling tidak omset usaha perbulan adalah 3 kalinya cicilan hutang usaha. Sisa omset usaha setelah dikurang cicilan Bank bisa digunakan untuk membiayai operasional usaha.

Dengan demikian jika Anda kesulitan membayar cicilan hutang bank, kemungkinan disebabkan dua hal yaitu :

Pertama. Omset usaha tidak mencapai jumlah yang cukup, sehingga usaha kekurangan dana untuk membayar cicilan hutang. Untuk mengatasinya tentu diperlukan peningkatan penjualan, karena itu melakukan perbaikan harus dari berbagai sisi.

Misalnya persaingan usaha ketat, Anda harus lihat dulu pesaing Anda yang laris. Perhatikan apa yang membuat mereka lebih laris dari Anda? Apakah pelayanannya lebih cepat, tempatnya lebih bersih, senyum sapanya lebih ramah, produknya lebih beragam dan selalu trendi, harganya lebih bersaing, atau mereka lebih gencar berpromosi. Ingat tanpa promosi tak ada yang mengenal usaha Anda. Nah perbaiki hal-hal ini sehingga Anda bisa menggaet pelanggan-pelanggan baru.

kedua, Biaya-biaya operasional usaha bisa jadi tidak efisien sehingga banyak menghabiskan omset usaha, akibatnya kekurangan dana untuk membayar cicilan hutang. Biaya operasional usaha ada dua, yaitu biaya tetap dan biaya tidak tetap : a) Biaya tetap seperti listrik, telpon, gaji karyawan. Penghematan biaya tetap bisa dilakukan misalnya untuk karyawan tidak semua full digaji, untuk stylish bisa diberikan uang makan + bagi hasil ; b) Biaya tidak tetap seperti promosi, bahan baku kosmetik, jadi biaya ini besar kecilnya tergantung seberapa besar produksi.

Penghematan bisa dilakukan dengan melaksanakan promosi berbiaya rendah, juga pembelian bahan baku betul-betul disimpan sejumlah kebutuhan saja, tidak perlu melakukan persediaan barang dalam jumlah banyak.

Selanjutnya untuk memperbaiki kondisi tunggakan beban hutang yang membengkak, maka tindakan mengurangi jumlah cicilan hutang dengan cara pembayaran rutin dapat dilakukan. Pertama-tama Anda harus  hitung dulu kondisi rata-rata omset usaha saat ini, kemudian alokasikan seperti misalnya untuk cicilan hutang bank. Contoh, omset usaha saat ini Rp 10 juta, maka cicilan hutang Rp 3 juta.

Sedikit simulasi, jika asumsi bunga KPR 15% pa, plafon kredit Rp 450 juta, jangka waktu cicilan 10 tahun, maka cicilan perbulan Rp 7.260.073. Nah cicilan bulanan sebesar itu tentunya terlalu berat jika omset usaha hanya Rp 10 juta kan. Kemungkinan Anda harus memperpanjang jangka waktu cicilan menjadi 15 tahun atau meminta diskon bunga.

Jadi jika Anda  ingin memperbaiki kondisi hutang dan tetap ingin mempertahankan usaha, maka harus disesuaikan antara kemampuan Anda membayar, yaitu dialokasikan 1/3 saja dari omset usaha riil. Saran saya jika Anda memiliki asset seperti mobil, motor, emas, bisa dipertimbangkan untuk dijual dan hasilnya bisa digunakan untuk melunasi sejumlah tertentu dari saldo hutang sekarang, sehingga sisa hutang menjadi lebih kecil, cicilannya juga lebih ringan.

Negosiasi dengan bank yang bersangkutan pasti diperlukan agar Anda tetap mampu membayar pinjaman. Yang pasti Anda perlu menjaga reputasi Anda sebagai debitur yang kooperatif, sehingga di kemudian hari hubungan baik dengan bank tentunya terus berlanjut.

Cara lain adalah mengundang teman-teman yang mau menanamkan modal dalam bisnis Anda.  Namun perlu diinformasikan secara terbuka mengenai kondisi hutang usaha, agar mereka tidak merasa ditipu. Presentasikan potensi bisnis Anda dan bagaimana bisnis tersebut dapat menguntungkan investor.

Modal yang ditanam investor akan diputar untuk operasional usaha, dan hasil usaha 1/3 nya digunakan untuk membayar cicilan, dan sisanya digunakan untuk bagi hasil ke investor. Tentunya banyak yang harus Anda benahi, namun dengan disiplin dan konsistensi, mudah-mudahan masalah hutang usaha dapat diperbaiki secara bertahap.

 

oleh: Mike Rini Sutikno

Financial & Business Advisory

Mitra Rencana Edukasi

Email   : mike@mre.co.id

www.mre.co.id

Twitter :

@mikerini_MRE

@mreindonesia

Dua Tahun Mengaspal, Wuling Terjual 30 Ribu Unit

0

Ditengah ketatnya persaingan bisnis dunia otomotif di Indonesia tak menyurutkan industri mobil asal China Wuling Motors memasuki pasar Indonesia dua tahun lalu. Dengan menawarkan mobil dengan harga murah dengan fitur menarik menjadi magnet utama Wuling diterima cukup baik masyatakat Indonesia.

Cindy Cai Vice President Wuling Motors mengatakan Wuling meresmikan pabriknya di Cikarang Juli 2017. “Saat itulah kami memulai perjalanan bisnis kami di Indonesia,” katanya di pameran otomotif GIIAS di ICE, BSD, Tangerang, Kamis (18/07/2019).

Dua tahun menjadi pembuktian bahwa Wuling serius menggarap pasar Indonsia dan berkomitmen memberikan produk dan layanan terbaik bagi pelanggan di Indonesia.

Wuling bukan hanya sekadar menjajal peruntungan. Dua tahun berjalan, sudah ada empat produk yang diproduksi dan dijual di Indonesia, yakni Confero, Cortez, Formo, dan Almaz.

“Selama dua tahun perjalanan, penjualan kami sudah mencapai 30 ribu unit mobil dan terus bertambah,” ucapnya.

Lebih dari itu, sudah ada pabrik, jajaran produk yang diproduksi secara lokal, hingga layanan purnajual yang terus bertambah seiring penerimaan konsumen untuk merek China tersebut.

“Untuk memberi layanan penjualan dan purnajual bagi pelanggan. Jaringan kami semakin luas dengan tersedianya 100 outlet di seluruh Indonesia,” tuturnya.

 

Ide Bisnis Tak Harus Baru, yang Penting Strategi dan Teknik Jitu

0

Pernah Dengar Perbaikan Body Mobil Ketok Magic?

Di tengah maraknya bengkel perbaikan body kendaraan, bengkel ketok magic ternyata mampu bersaing dengan bengkel umum yang tergolong modern dengan berbagai peralatan yang serba canggih yang digunakan. Karena sistem kerja ketok magic berbeda dengan bengkel pada umumnya, yaitu tergolong cepat, murah dan ajaib maka tidak salah jika banyak orang yang mengatakan kalau teknik bisnis yang digunakan bengkel ketok magic melibatkan unsur-unsur ilmu mistis. Alasannya cukup sederhana “Mereka tidak memperbolehkan klien melihat cara kerjanya” plus (ditambah) lagi ada kata magic. Pas deh kalau mereka seperti bekerja dengan melibatkan keajaiban dan mistis.

Hubungannya dengan Dunia Bisnis

“Lho lalu apa hubungannya semua itu dengan dunia bisnis secara umum ?” Ternyata ketok magic itu dalam memperbaiki bodi penyok tetap dengan mengetok juga. Suatu teknik sistem cara kerja yang wajar, tidak ada yang ajaib atau mistis. Mereka mempunyai keahlian khusus cara mengetok yang baik, mereka berhasil mengaplikasikan keterampilan, pengalaman, kemampuan dan keahlian dalam mengetok ke dalam bisnisnya.

Teknik ini juga tidak membutuhkan peralatan yang mahal dan canggih. Itu sebabnya mereka mampu dan bisa menerapkan harga lebih terjangkau dengan pelayanan dan hasil yang baik. Itulah strategi bisnis ketok magic mereka, sehingga mereka mampu bersaing dengan bengkel las ketok umum lainnya. Bengkel ketok magic yang memberlakukan “Konsumen tidak boleh melihat” itu hanyalah salah satu trik dari strategi bisnis mereka dan itu berhasil mengangkat pamor bisnis mereka di antara bisnis bengkel umumnya.

Begitulah dunia bisnis terkadang memang berbau mistik, seperti bengkel ketok magic dan bisnis lainnya untuk mampu bersaing dan menarik calon pelanggan sebanyak-banyaknya.

Strategi dan Teknik Bisnis yang Teruji

Bisnis yang dilakukan seseorang bisa saja maju pesat dan terkenal, namun sayangnya Anda atau banyak orang tidak  pernah begitu mengetahui bagaimana cara persisnya mereka mampu mengembangkan bisnisnya tersebut. Sehingga Anda dan sebagian orang berpikir bahwa bisnis mereka bisa maju itu karena faktor-faktor :

  • Telah menggunakan mistis.
  • Tergantung nasib yang baik.
  • Adanya faktor keberuntungan.

Ternyata sebetulnya tidak begitu kawan. Bisnis mereka bisa maju karena mereka melibatkan “Strategi dan Teknik Bisnis yang teruji dan Mereka mengikutinya dengan sungguh-sungguh.”

Kalau Anda tidak tahu dan tidak paham tentang  “strategi dan teknik” dalam dunia bisnis, tidak heran jika Anda berpikir seperti mistis, perlunya keajaiban dan perlunya juga keberuntungan.

Dan kalau dugaan Anda sudah tertanam seperti itu,”Seberapa mungkinkah Anda untuk bisa sukses didunia bisnis?”

Coba simak beberapa kriteria atau patokan untuk suksesnya suatu bisnis :

  1. Menguasai betul mengenai produk-produk yang akan Anda jual dan tahu bagaimana kuaaitas produk-produk yang sejenis yang sudah ada di pasar.
  2. Mampu bagaimana cara-cara memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan dibandingkan pesaing lain baik pada saat pembelian (dari pemasok) ataupun setelah penjualan (kepada pelanggan) produk tersebut.
  3. Mengenal baik siapa-siapa saja dan di mana saja pelanggan-pelanggan yang mencari dan memerlukan produk-produk tersebut.

Tahu persis bagaimana tingkat persaingan di pasar, dan begitu juga tahu tingkat harga-harga yang berlaku di pasaran sehingga Anda tahu pesaing-pesaing yang akan mencegah atau menghalangi pelanggan untuk membeli dari Anda.

Karena sudah begitu memiliki kemampuan dan menguasai dasar-dasar bisnis yang ingin dibangun tentu kita akan mampu mengaplikasikan teknik dan strategi bisnis yang kreatif dan penuh inovasi yang mampu membuka dan menerobos pintu-pintu kesuksesan.

Pemahaman Arti Teknik dan Strategi Bisnis

Teknik Bisnis

Bagaimana Anda dapat mengaplikasikan pengetahuan, keterampilan, keahlian dan metode yang Anda miliki ke dalam suatu design bisnis sehingga bisnis Anda mempunyai sistem kerja dan pelayanan serta organisasi yang baik untuk siap dan dapat bersaing.

Strategi Bisnis

Suatu seni bagaimana cara Anda menerapkan strategi untuk menghadapi persaingan bisnis agar dapat keluar sebagai pemenang. Baik itu dalam rangka menghadapi ancaman dari para pesaing baru dan pesaing lama. Serta bagaimana cara Anda dalam mengatasi daya tawar menawar dengan pembeli maupun dengan pemasok untuk mendapatkan harga yang memadai dengan kualitas yang terbaik.

Semoga dengan adanya tulisan ini, siapa pun yang tidak begitu kompeten dalam bisnis akan terdorong untuk bisa menggali potensi keahlian, keterampilan dan pengalaman baik dari dalam diri sendiri ataupun rekan bisnis untuk menciptakan suatu teknik dan strategi bisnis yang penuh kreasi dan inovasi untuk segera memulai bisnis yang unggul. Insya Allah, keajaiban dan keberuntungan dari sang Pencipta akan datang kepada kita semua.

 

Oleh      : Asmat Rochmani, Motivator Usaha

Jl. Bayem 2 /289 Blok A. Kel. Gandaria Utara. Kec.Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

E-mail asmatrch@gmail.com

Website : asmatrch.wordpress.com

Permintaan Timun Jepang untuk Ekspor Sangat Tinggi

0

Timun Jepang atau yang akrab disebut kyuri merupakan saah satu tanaman yang tergolong mudah dibudidayakan. Seperti yang dilakoni oleh Dodih, setelah menyandang gelar sarjana S1 Teknik Mesin dari Itenas Bandung ia iseng mencoba menanam kyuri dengan tujuan untuk mencari celah peluang usaha. Setelah mendapat masukan dari para buyer bahwa kyuri merupakan salah satu komoditi unggulan Dodih mulai fokus usaha tahun 2009.

Selain mendapat masukan dari buyer, Dodih melihat peluang pasar usaha budidaya kyuri cukup besar dan dari segi harga kyuri jauh lebih tinggi dibanding timun lokal. Dari sisi usia tanam kyuri tergolong salah satu komoditi sayuran yang cepat dipanen.

Untuk mendapatkan bibit kyuri menurut Dodih cukup mudah karena sudah banyak dijual di toko pertanian meski bibit tersebut import dari Jepang dan Belanda. Di awal usahanya Dodih menganggarkan Rp 3 ribu untuk masing-masing pohon dari mulai tanam, biaya perawatan hingga panen. Jika ditotal Dodih menggelontorkan modal awal Rp 18 juta untuk awal penanaman pertama sebanyak 5 ribu bibit.

Melihat celah usaha yang potensial kini Dodih menanggalkan sarjana mesinnya dan 100% beralih pada bidang agrobisnis. Ia mendapatkan ilmu pertanian dari belajar secara otodidak dan mengikuti pelatihan-pelatihan tata cara bercocok tanam yang baik dari Dinas Pertanian setempat.

Prospek dan Persaingan Timun Jepang

Prospek usaha budidaya kyuri menurut ayah tiga orang putra ini masih sangat bagus dan menguntungkan dengan catatan telah mendapatkan channel konsumen yang siap membeli dan memasarkan kyuri ke pasar resto dan ekspor.

”Karena akan sangat menguntungkan dan hasil yang didapat akan meningkat berkali lipat jika kyuri yang kita tanam dibeli oleh para eksportir,” tutur Dodih yang pernah menyabet penghargaan dari Bupati Bandung sebagai Pelopor Pertanian Terpadu.

Menghadapi persaingan usaha, Dodih selalu mengutamakan daya tawar produknya kepada konsumen dengan cara menjaga kualitas dan kontinuitas pasokan sehingga konsumen tak berpaling pada pembudidaya kyuri lain.

Kelebihan Timun Jepang Kyuri

Jika dibandingkan dengan timun lokal, kyuri memiliki segudang keunggulan dan kelebihan. Dari mulai tanam sampai dengan panen memang kyuri dan timun lokal memiliki masa tanam yang relatif sama yaitu sekitar 40 hari namun dari segi jumlah produksi per pohon buah kyuri bisa lebih besar 3-4 kali lipat.

Satu pohon kyuri mampu menghasilkan hingga 8-10 buah kyuri dengan ukuran buah 4 kali lipat jauh lebih besar ketimbang timun lokal sedangkan dari segi market kyuri termasuk tanaman yang eksklusif sehingga memiliki harga jual yang tinggi.

Berat kyuri per buah bervariasi untuk kelas super A mulai dari 200-250gram dan untuk berat di bawah angka tersebut masuk kategori kyuri kelas B dan C. Kyuri memiliki panjang rata-rata 25cm-30cm, kulit buah tipis berwarna hijau dan terdapat grandul-grandul kecil berwarna putih menyerupai duri.

Kyuri memiliki rasa yang manis dengan kandungan air yang sedikit sehingga teksturnya lebih renyah dibanding timun lokal. ”Kyuri itu rasanya garing beda sama timun lokal yang agak kenyal getas,” ujar Dodih.

Ciri kyuri kualitas super memiliki bentuk buah yang proporsional lurus, kulit buah tidak mengkilap berwarna hijau agak kehitaman, di bagian kulit masih terdapat grandul halus dan volumenya berdiameter 3cm. Kyuri yang tumbuh secara maksimal berbiji sedikit. Lebih tebal daging buahnya yang berwarna putih ketimbang lingkarang biji yang memiliki tekstur lebih lembek berair. Sedangkan jika kulit kyuri berwarna agak kekuningan, mengkilap dan licin menandakan kyuri sudah tua dan memiliki kualitas rendah.

Dengan sistem rotasi kyuri bisa dipanen setiap hari. Per hari sedikitnya Dodih sanggup memanen hingga 2 kuintal kyuri kualitas super dan 1 kuintal  kyuri ukuran baby yang semuanya habis terserap pasar.

”Saya sengaja merotasi tanaman pasca-panen, karena jika kyuri ditanam di lahan itu lagi akan sangat rentan terserang penyakit yang dapat mengakibatkan kerugian. Oleh karenanya lahan tersebut saya tanami sayuran lain dan kyuri saya tanam di lahan yang berbeda,” jelas Dodih.

Kyuri baby dipanen 5 hari lebih cepat daripada kyuri super kelas A. Harga kyuri baby tergolong lebih tinggi dari pada kyuri super kelas A. Kyuri baby dibandrol dengan harga Rp 9 ribu/kg. Sedangkan kyuri super kelas A berada di kisaran harga Rp 6 ribu/kg dan kyuri kelas B dan C Rp 3-4 ribu/kg.

Pemasaran Timun Jepang

Di tahun 2010 Dodih menfokuskan pemasarannya ke pihak eksportir Alamanda yang beralamat di daerah Banjaran. Dodih bekerja sama dengan pihak eksportir. Kyuri yang tak terserap ke pihak eksportir Dodih pasarkan ke Pasar Induk Kramatjati.

Penjualan ke pihak eksportir lebih menguntungkan dibanding ke pasar tradisional karena eksportir telah memberikan harga jual tetap dan kepastian. Kyuri biasanya diolah menjadi lalapan, campuran sayur maupun salad di berbagai restoran maupun rumah makan cepat saji, oleh karenanya konsumen kyuri banyak datang dari kelas menengah atas. Harganya yang stabil membuat Dodih senang membudidaya kyuri. Jika dikalkulasikan per bulan Dodih bisa meraup omset Rp 35 juta dengan keuntungan bersih 60%.

Marketplace Jasa Kreatif SociaBuzz Resmi Luncurkan Layanan Makeup Artist

0

Tampil cantik maksimal di momen spesial merupakan kebutuhan umum wanita khususnya kalangan milenial. Namun dengan padatnya aktivitas dan keterbatasan waktu, menjadi kendala tersendiri dalam mendapatkan layanan makeup artist terbaik sesuai jadwal, budget, lokasi terdekat dan selera gaya makeup.

Mencoba menjawab masalah tersebut, SocialBuzz.com,sebuah online marketplace untuk mencari dan memesan berbagai jasa kreatif secara on-demand, resmi meluncurkan layanan terbarunya yaitu makeup artist.

Jika sebelumnya pencari jasa makeup artist (MUA) perlu menghabiskan banyak waktu mencari-cari di media sosial seperti Instagram atau mesin pencari seperti Google, menghubungi satu per satu untuk menanyakan harga, kesediaan jadwal dan lainnya, dengan menggunakan situs SociaBuzz sudah tidak perlu lagi melakukan hal yang cukup merepotkan tersebut.

Pencari jasa hanya perlu melihat daftar MUA di situs SociaBuzz, membandingkan gaya rias dan harga, lalu melakukan pemesanan hanya dengan beberapa klik saja.

Rade Tampubolon, CEO sekaligus Co-founder SociaBuzz.com mengatakan sebagai marketplace jasa kreatif, SociaBuzz ingin membantu masyarakat mendapatkan layanan yang mereka butuhkan secara cepat dan mudah.

“Termasuk layanan makeup artist untuk membantu para wanita tampil semakin cantik di momen spesial mereka. Hanya dengan beberapa klik, makeup artist terbaik yang diinginkan bisa didapatkan.” tambahnya.

Walaupun baru saja diluncurkan, animo para makeup artist untuk bergabung di marketplace jasa kreatif SociaBuzz cukup baik, dimana sudah ada lebih dari 600 MUA yang bergabung dari 70 lebih kota di Indonesia.

“Misi kami di SociaBuzz.com adalah ‘memberdayakan kreativitas untuk kehidupan yang lebih baik’, bagi para pelaku kreatif serta para pelanggannya.” lanjutnya

“Kami akan terus berinovasi dan memberikan upaya terbaik dalam menghadirkan solusi bermanfaat yang berdampak positif bagi mereka yang membutuhkan maupun yang menyediakan jasa kreatif, cetusnya lagi.

SociaBuzz.com merupakan situs online marketplace untuk mencari dan memesan berbagai jasa kreatif antara lain: jasa endorse (selebgram, blogger, buzzer, youtuber), penulis, fotografer, videografer, makeup artist, penyanyi, band, DJ, pembicara, MC, stand up comedian dan model.

 

Mencari Repeat Order, Cara Bisnis Jangka Panjang

0

Berjualan ke satu orang lalu mereka beli kembali. Laaah…  Mana bisa kalau property?. Ya walaupun bisa paling orang lain yaitu saudaranya atau keluarganya.  Itu bukan repeat order tapi referral namanya. Seorang pembeli menyarankan membeli pada kita, nah itulah referral

Sekarang, menurut saya di property belum bisa pembeliian berulang tiap hari atau tiap minggu atau tiap bulan. Karena property tidak repeat order. Paling, pertiga bulan paling cepat dan pertahunan

Maka jika Anda yang suka dengan produk mudah dijual dan banyak pembelian berulang maka bukan property tempatnya

Ciri Produk Repeat Order Sebagai Berikut

  1. Dikonsumsi/digunakan (harian/mingguan/bulanan) dan dibutuhkan banyak orang
  2. Kategory nya Kecantikan dan Herbal/Kesehatan
  3. Terbukti produknya berkualitasSudah cukup tiga hal itu saja. Coba siapa yang gamau sehat?
    Coba wanita mana sekarang yang gapake make up atau minimal sabun wajah?

Nah saya udah riset selama beberapa waktu. Saya temui langsung jenis-jenis produk yang bisa dibeli berulang kali. Langsung ketemu pimpinannya dan memilih salah satu untuk diperkenalkan pada Anda

Salah satu keuntungan punya produk pembelian berulang adalah jualan tidak perlu cape. Dimana Anda hanya perlu mencari misalnya 10 orang pertama yang untuk mau membeli produk Anda.

Taruhlah dari 10 orang itu mendapatkan 1 juta keuntungannya. Nah karena produknya memang repeat order maka bulan selanjutnya bahkah minggu depannya pesan lagi pada kita. Daaan terus seperti itu Enak gak?

Terima Kasih

 

Oleh: Anggi

Sharia Institute

admin@anireact.com

 

Kiat Mempercepat Balik Modal

0

Pada dasarnya inti dari menjalankan usaha adalah mendapatkan untung yang besar dan modal yang telah dikeluarkan kembali dalam waktu yang singkat. Dalam konsep waralaba, memang telah diberikan perkiraan kapan balik modal baik itu untuk BEP (titik impas) maupun ROI (balik modal) di mana disebutkan kisaran omset yang harus dicapai agar bisa sesuai dengan perkiraan tersebut.

Namun dalam prakteknya hal tersebut hanya bisa diterapkan sekitar 70-80% saja, karena kenyataan yang ada di lapangan sedikit berbeda dengan teori yang dijelaskan Pewaralaba (pemilik brand Waralaba).

Dalam menjalankan usaha dengan sistem waralaba, sudah dijelaskan cara menjalankan bisnis melalui training yang diberikan oleh Pewaralaba. Di samping itu juga ada beberapa Pewaralaba yang memang memberikan support penuh kepada Mitranya dalam bentuk promosi melalui iklan baik di media masa dan juga sarana lain yang dimaksudkan agar gerai yang dimiliki Mitra bisa dikenal oleh masyarakat.

Selain itu keuntungan bergabung dalam usaha dengan sistem waralaba adalah memiliki sistem manajemen yang sudah tertata dan sudah teruji karena memang syarat untuk memawaralabakan suatu usaha adalah usaha tersebut sudah berjalan paling tidak tiga tahun.

Karena sistem yang dibutuhkan sudah dipahami, tinggal bagaimana cara kita agar bisa memiliki omset yang bagus dalam menjalankan usaha. Dalam hal ini terdapat dua cara, pertama, sistem pemasaran yang lebih intensif sesuai dengan standar operasional (SOP) dari pihak Pusat.

Saat ini sedang dikenal istilah gerilya marketing, di mana untuk memasarkan produk dari waralaba tersebut kita mengambil langkah yang sedikit berbeda dari yang diterapkan Pewaralaba, yakni dengan memiliki tim marketing bayangan dengan sistem jaringan. Hanya saja yang kita lakukan ini tidak memberikan efek yang negatif untuk perkembangan usaha, melainkan bisa memberikan nilai lebih tanpa perlu konfirmasi dengan Pewaralaba. Untuk hal ini tidak akan kita bahas di dalam forum ini.

Kedua, optimalisasi biaya operasional, yang dimaksudkan dalam hal ini adalah bagaimana penggunaan dana agar lebih efektif namun efisien, jangan sampai ada kebocoran dana. Misalkan, waralaba makanan pasti membeli bahan baku langsung kepada Pewaralaba, apabila bahan baku tersebut untuk membuat produk yang kurang diminati oleh pasar maka jangan membeli dalam jumlah besar. Begitu juga dengan mesin, daya tahan mesin sudah ada takarannya, jika dalam setahun masih bisa bekerja maksimal, tidak perlu membeli mesin meskipun untuk cadangan bila sewaktu-waktu rusak.

Perhatikan jumlah karyawan, apakah sesuai dengan pendapatan yang dicapai atau tidak. Jangan gunakan shift berlebihan karena secara otomatis jika jumlah shift bertambah maka jumlah karyawan juga akan bertambah menyesuaikan jumlah shift yang dirancang.

Perhitungkan dana seefisien mungkin, untuk 6 bulan pertama keuntungan bersih yang didapat, dalam hal ini sudah lepas dari semua biaya operasional serta pembayaran royalty. Sisihkan sebanyak 10-20% dana keuntungan bersih yang didapat dalam bentuk uang tunai, dan secara bertahap dengan berkembangnya jumlah pelanggan tingkatkan besaran dana yang disisihkan. Sebab di kemudian hari, saat ada risiko yang timbul atau perubahan kebijakan dari Pewaralaba yang mengharuskan pengeluaran dana tidak terduga maka kita sudah siap menghadapi hal tersebut.

Dengan adanya perncanaan yang matang di atas diharapkan usaha waralaba Anda akan semakin berkembang dan tentu balik modal usaha akan semakin cepat. Selamat mencoba, semoga sukses!

 

oleh: Mike Rini Sutikno, Finacial Planner

Mike Rini&Asociates

Financial Planning&Education

One Pacific Place 15th Floor, Sudirman Central Business District

Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190

 

Website : www.mredu.net

 

 

Spa Panggilan untuk Bayi dan Manula Paling Diminati

0

Menjadi seorang ibu rumah tangga bukan berarti tidak dapat bekerja dan menghasilkan uang. Melihat repotnya dalam mengurus anak memang membuat kebanyakan ibu rumah tangga memilih untuk berdiam diri di rumah. Tetapi tidak untuk ibu yang satu ini, di sela-sela kesibukannya dalam mengurus anak Verawati masih bisa mendapatkan penghasilan dari usaha Spa dan perawatan kecantikan.

“Dulu saya  bekerja sebagai seorang guru, karena suami ingin saya fokus dan maksimal merawat anak, akhirnya saya tidak boleh kerja lagi sama suami. Nah, sebagai orang yang produktif saya pun jenuh dirumah, akhirnya saya berfikir untuk membuka usaha sendiri tanpa harus meninggalkan tanggung jawab saya sebagai seorang ibu,” cerita Vera.

Tidak ingin terkesan samar, Vera pun membangun usaha spa ini dengan mengusung tema Spa Muslimah.

“Saya pilih tema ini agar terhindar dari persepsi negatif tentang nama spa itu sendiri, di samping itu saya juga menjawab keinginan dari para wanita muslimah yang ingin memanjakan diri namun bukan di salon umum,” ucapnya.

Awal mendirikan usaha pada akhir tahun 2011, ibu tiga anak ini memulai dari  spa panggilan (mobile spa) terlebih dahulu. Hal ini ia lakukan karena tidak ingin menanggung risiko yang cukup besar.

Untuk memulai bisnis mobile spa Vera hanya mengeluarkan modal sekitar Rp 5 juta. Modal tersebut ia gunakan untuk biaya kursus spa sebesar Rp 3,5 juta dan Rp 1,5 untuk membeli perlengkapan seperti kemben, minyak, bascom, waslap, minyak, rempah-rempah untuk treatment dll.

Melihat potensi penghasilan yang cukup besar dari usaha spa, di tahun berikutnya Vera pun menambahkan investasi modal sebesar Rp 50 juta yang digunakan untuk sewa tempat, renovasi tempat serta membeli peralatan tambahan seperti sauna steam, alat creambath, single bed, meja kursi, bantal, cermin, tirai, dll. Vera memilih lokasi tidak jauh dari kediamannya. Alasannya selain dapat dengan mudah mengontrol usaha, lokasi yang berada di dalam perumahan sangat setrategis untuk menjalankan usaha ini.

Treatment Moslema Spa.

Perawatan yang ditawarkan Latifa Moslema & Baby Spa ini tidak hanya terbatas pada wanita dewasa saja, melainkan ada pula perawatan spa khusus untuk bayi, remaja, manula bahkan hingga ibu hamil dan yang sedang menjalani masa nifas. Berbagai treatment perawatan tubuh coba ditawarkan Latifa Moslema and Baby Salon Spa mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Sedangkan perawatan spa bayi bisa dinikmati oleh bayi berusia 0-11 bulan.

“Perawatan yang kami tawarkan sangat beragam mulai dari paket perawatan wajah, rambut, pijat, spa hingga perawatan tubuh. Sedangkan treatment untuk bayi juga cukup lengkap mulai dari baby gym, baby swimming dan baby massage,” ujarnya.

Walaupun perawatan yang diberikan sangat lengkap dan berkualitas namun Latifa Moslema and Baby Salon Spa tidak memberikan harga mahal untuk jasa yang ditawarkan. Misalnya untuk paket perawatan pijat tradisional plus lulur ditawarkan Vera dengan harga Rp 175 ribu. Kemudian paket mandi susu ditawarkan dengan harga Rp 175 ribu. Paket mandi susu ini pelanggan akan mendapatkan 4 tahap treatment yakni body massage 1 jam, body steam, milky whitening body mask dan milk bath.

Selanjutnya ada paket mandi uap timung, yakni sebuah treatment dengan bahan rempah tradisional yang berkhasiat untuk detoksifikasi, relaksasi, menghilangkan bau badan dan menghaluskan kulit. Untuk paket mandi uap timung ini ditawarkan Vera dengan harga Rp 95 ribu. Perawatan lainnya ada paket untuk Mom and Baby Spa yang ditawarkan Rp 275 ribu, Mom and Kids Spa yang ditawarkan Rp 300 ribu serta Pre Wedding Treatment yang dipatok dengan harga Rp 700 ribu.

Selain menawarkan sistem paket, Latifa Moslema & Baby Spa ini juga menawarkan treatment khusus untuk perawatan wajah, di antaranya facial plus totok wajah Rp 120 ribu, facial plus totok wajah plus perawatan mata Rp 150, facial plus totok wajah plus serum plus perawatan mata Rp 175 ribu dan terakhir adalah paket lengkap perawatan wajah yakni facial, totok wajah, serum, perawatan mata, telinga yang ditawarkan dengan harga Rp 200 ribu.

Sedangkan paket perawatan ibu hamil dan yang sedang menjalani masa nifas ditawarkan Vera dengan harga Rp 235 ribu. Dari harga tersebut konsumen akan mendapatkan treatment lengkap yang didukung oleh tenaga profesional. Adapun untuk tahapan treatment dimulai dari ANC (pemeriksaan kandungan), kemudian totok wajah, pregnancy massage untuk ibu hamil dan postnatal massage untuk ibu dalam masa nifas, aromatherapy, lulur tradisonal, perawatan payudara dan terakhir rendam rempah.

Selain lengkapnya treatment yang ditawarkan, Latifa Moslema and Baby Salon Spa juga menawarkan suasana tempat yang nyaman. Dengan desain interior bernuansa Jawa dan teknik terapis hingga bahan-bahan perawatan kecantikan yang menggunakan ramuan tradisional khas Jawa.

Mobile Spa

Tidak hanya menyediakan kenyamanan dalam tempat, namun Vera juga memberikan kenyamanan dalam sebuah layanan jasa spa panggilan. “Untuk mobile spa malah justru paling banyak diminati, karena konsumen bisa menghemat waktu, tenaga dan uang. Apalagi ditambah kondisi jalanan kota yang macet, membuat mobile spa ini benar-benar sangat dibutuhkan oleh konsumen, bahkan 80% pemasukan usaha spa kami malah dari mobile spa tersebut,” ucapnya.

Untuk spa panggilan ini Vera menerima semua jenis treatment yang ada kecuali untuk perawatan rambut. Mengenai  tarif dari mobile spa ini hampir sama dengan harga yang ada di tempat. Hanya saja untuk mobile spa konsumen akan dikenakan biaya tambahan berupa transportasi dengan besaran biaya menyesuaikan dengan jarak yang ditempuh. Supaya mobile spa yang dijalankan berjalan dengan efisien, maka Vera menetapkan tarif minimum order perawatan Rp 500 ribu per sekali datang.

Dengan memberikan kualitas tempat dan layanan, sedikit demi sedikit usaha yang dijalankan mulai berkembang. Hal itu ditunjukkan dengan tidak pernah sepinya usaha perawatan kecantikan yang dijalankan Vera. Setidak dalam sebulan Vera bisa meraup omset hingga Rp 60 juta dengan keuntungan bersih mencapai 50%.

Labu Kabocha Menggiurkan Diminati Pasar Supermaket

0

Pertumbuhan resto dan rumah makan yang menyajikan menu Jepang di Indonesia merupakan salah satu factor suburnya bisnis labu kabocha. Selain itu, perubahan gaya hidup konsumen yang semakin  sadar akan kesehatan juga merupakan penyebab labu kabocha semakin digandrungi konsumen.

Kabocha yang secara harafiah berarti labu kuning, merupakan satu dari beragam jenis labu-labuan (Cucurbita ssp). Orang Portugis menyebut kabocha dengan nama “cambodia abobora”. Hampir sama dengan kabocha, di Indonesia juga ada labu yang mirip dengan kabocha yaitu labu waluh.

Terdapat dua jenis labu kabocha yang saat ini dikembangkan, yaitu labu kabocha orange dan kabocha hijau. Kabocha merupakan labu yang popular di Jepang, menjelang tahun 2000 labu kabocha mulai masuk tanah air dengan volume dan jumlah pembudidaya yang belum banyak dan msaih terpusat di beberapa daerah seperti Lembang Bandung Jawa Barat.

Sobir menambahkan, adapun kelebihan lain yang terdapat pada kabocha adalah ukuran buah yang lebih kecil dari labu lokal, sehingga dari tingkat konsumsi lebih efisien di mana 1 labu kabocha bisa dihabiskan oleh 1 orang.

Menurut Sobir, ceruk pasar labu kabocha masih terbuka lebar karena jumlah konsumen kelas menengah yang terus berkembang dan pasar belum berada di titik jenuh, meskipun labu kabocha ketenarannya masih kalah dengan buah lain seperti semangka, melon dan mangga yang sudah lebih lama dikenal oleh lidah masyarakat Indonesia.

Dengan dilakukan edukasi tersebut ceruk pasar dapat dibentuk sesuai dengan keunggulan komoditi yang diperdagangkan yang dalam hal ini adalah labu kabocha. Menyoal persaingan usaha sampai dengan saat ini masih terbilang belum besar mengingat ketersediaan stok labu kabocha yang ada kerap habis diserbu konsumen.

Ceruk pasar sayuran dan buah Jepang masih sangat cerah karena masuk ke dalam golongan sayuran dan buah eksklusif sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada komoditi lokal. Selain harga jual yang lebih tinggi adapun beberapa manfaat kesehatan yang terkandung dalam labu kabocha antara lain Vitamin A dan Betakaroken yang berguna bagi kesehatan mata, kulit dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta reproduksi.

Selain itu terdapat zat yang mempunyai manfaat sebagai antioksidan sehingga dapat mengurangi risiko terkena kanker dan penyakit jantung. Daging buah yang berwarna kuning orange merupakan pigmen yang jika dicerna akan berubah menjadi Vitamin A. Labu kabocha juga mengandung kalium yang bisa menunjang kelancaran metabolisme tubuh, hal ini sangat penting dalam menjaga keseimbangan asam basa dalam sel tubuh.

Pemasaran

Sampai dengan saat ini pemasaran labu kabocha hanya terpusat di pasar swalayan modern dan pusat oleh-oleh hasil bumi di daerah wisata seperti Lembang Bandung. komoditas ini masih belum menemui labu kabocha dijual di pasar tradisional karena sifat buah yang masuk dalam golongan menengah atas. Hal itu merupakan ceruk pasar yang potensial karena pasar swalayan modern berani membeli produk dengan harga yang jauh lebih tinggi. Bagi petani labu kabocha agar mampu masuk pasar modern, setelah panen dapat menyalurkan langsung ke supplier atau distributor buah. Mengenai pembayaran bisa disepakati bersama.

Selain via distributor buah, pemasaran juga bisa dilakukan ke para pengepul buah. Namun kelemahannya harga buah akan dibeli dengan nilai yang lebih rendah. Menurut Ayi Mulyana harga 1kg labu kabocha di pasaran berada di kisaran Rp 5-7 ribu, harga tersebut masih bisa berubah tergantung jumlah labu kabocha yang beredar di pasaran.

Ayi Mulayana dan Adib Abdul Qodir pembudidaya labu kabocha asal Lembang dan Magetan Jawa Timur menyarankan bagi para pemula sebaiknya melakukan penanaman di lahan seluas 500 meter persegi. Di lahan tersebut dapat ditanami sekitar 300 pohon yang mampu mendatangkan keuntungan bersih puluhan juta per setiap kali panen.

Bisnis Fesyen Muslimah Beromset Rp 800 Juta Sebulan

0

Sebagai negara dengan pemeluk Islam terbesar di dunia membuat usaha yang berhubungan dengan Islam mendapatkan respons yang baik dari masyarakat. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan Silvia Syarifah terjun ke usaha penjualan kebutuhan muslimah pada tahun 2007 yang lalu.

Keinginan berwirausaha yang ada di dalam diri Silvi muncul berkat bimbingan sang Bunda yang memang menjalankan usaha penjualan busana muslim khususnya jilbab.

“Ketika itu Saya kerap membantu ibu berjualan kerudung yang ia beli dari pusat grosir Tanah Abang, Jakarta Pusat,” ujar Silvi.

Namun, melihat pendapatan yang diperoleh dalam menjalankan usaha tersebut tidaklah besar, maka Silvi pun mulai berfikir bagaimana caranya agar ia mampu menjual produknya sendiri. Dengan bermodalkan uang sebesar Rp 1 juta, Silvi memberanikan diri untuk membuat produknya sendiri pada tahun 2007 yang lalu.

“Karena Saya tidak memiliki keahlian dalam menjahit, maka untuk proses tersebut Saya dibantu oleh Tante yang memang bisa menjahit,” jelasnya.

Pilihan Silvi untuk memproduksi kerudung sendiri bisa dibilang tepat. Dengan desain yang menarik dan juga memasarkan langsung dengan menawarkan kepada penjual kerudung di pusat grosir Tanah Abang yang ia kenal membuat produknya cepat dikenal masyarakat.

Kehandalan Silvi dalam melihat peluang yang ada tidak sampai di situ, Demi untuk meningkatkan penjualan produk kerudungnya maka Silvi memberanikan diri menyewa tempat di pusat perbelanjaan Thamrin Cita, Jakarta Pusat dengan harga sewa Rp 6 juta per 3 bulan.

“Sebenarnya Saya ragu untuk menyewa tempat di Thamrin City, karena dengan harga segitu bila dibelikan bahan baku bisa dapat banyak,” ujarnya.

Keraguan dalam menyewa tempat di Thamrin City berbuah manis. Berkat produk yang berkualitas dan model yang unik, membuat usaha yang dijalankannya mendapatkan respons yang baik pada awal pembukaannya. Ketika itu, Silvi mengaku bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp 8 juta.

Beralih ke Busana Muslim

Kesuksesan yang diperoleh Silvi dengan produk kerudung tidak membuatnya puas. Masih di tahun yang sama, wanita yang memiliki hobi jalan-jalan ini mulai melakukan pengembangan pada usahanya dengan membuat produk busana muslim.

Pilihan Silvi untuk mengembangkan usahanya ke busana muslim bukan tanpa alasan, pengalamannya dalam mengenal berbagai macam bahan dan juga keahliannya dalam mendesain menjadi alasan yang kuat untuk mengembangkan produknya ke busana muslim.

Diakui Silvi, pada saat ia memutuskan untuk memproduksi busana muslimah ia mengeluarkan modal tambahan sebesar Rp 50 juta yang digunakan untuk membeli bahan, peralatan menjahit dan biaya ongkos produksi (karyawan). “Modal tambahan tersebut Saya dapat dari hasil menjual kerudung,” jelasnya.

Limited Edition

Kesuksesan Silvi dalam menjalankan usaha ini tidak lepas dari kualitas produk yang dibuat. Selain karena desain yang unik, dengan jumlah produk yang terbatas (limited Edition) pada setiap modelnya membuat produknya banyak ditunggu para pencinta busana muslim Tanah Air.

Dalam menjual produknya Silvi tidak menjual satuan melainkan menjual per seri atau model. Untuk setiap seri biasanya berjumlah 8-10 pcs busana muslim, namun semua itu tergantung warna yang dikeluarkannya. Untuk harga yang ditawarkan Silvi dari setiap serinya antara Rp 4,2 juta sampa Rp 4,7 juta atau Rp 250 ribu sampai 275 ribu per pcsnya.

“Untuk model yang Saya tawarkan antara lain model Plapia atau model gamis, benet atau model celana dan baju, dan model lenoka,” ungkap wanita kelahiran Februari 1989 ini.

Demi menjaga kualitas produk yang diproduksinya Silvi lebih menggunakan bahan-bahan terbaik yang di impor langsung dari Cina. Adapun untuk bahan-bahan yang biasa digunakan untuk busana muslimah tersebut antara lain bahan Jacguard, pliets, denim, dan prada. Dengan selalu menggunakan bahan unggulan dan desain yang selalu update membuat produknya terus banyak diburu.

Masa Sulit

Meski pada saat ini Silvi sudah sukses dalam menjalankan usahanya dengan omset mencapai Rp 800 juta setiap bulan dan juga dibantu 60 karyawan, namun sebetulnya kesuksesan tersebut tidak didapatkan dengan mudah. Banyak pengalaman pahit yang harus dilalui Silvi dalam perjalanan usahanya, salah satunya pada saat ia masih memperkenalkan produk kerudung, ia harus menawarkan dari satu toko ke toko yang lain dan tidak sedikit pula ia mendapatkan penolakan.

Selain itu meski terkadang beberapa produknya sudah diterima oleh beberapa toko namun pada saat penarikan pembayaran pemilik toko tidak ada dan itu sering terjadi. Pada hal ia juga harus membayar karyawan dari hasil penjualan produknya tersebut. Dengan sering terjadinya kejadian seperti itu sebenarnya cukup membuatnya frustasi namun berkat semangat berwirausah membuatnya mampu untuk terus bertahan.

Masa-masa sulit yang dialami Silvi tidak hanya pada saat ia memperkenalkan produknya, karena pada saat produknya sudah banyak dikenal pun, Silvi masih dihadapkan dengan permasalahan seperti misalnya pembajakan desain kerudungnya dan dijual dengan harga yang murah. “Padahal untuk mendesain satu model tidak gampang dan proses pengerjaannya pun tidak mudah,” ujarnya.

Miliki 1.600 Reseller

Bisa dibilang promosi yang dilakukan Silvi sangat sederhana, ia hanya mengandalkan keberaniannya untuk menawarkan produknya pada beberapa toko yang ada di pusat grosir Tanah Abang. Namun begitu, cara tersebut bisa dibilang sangat efektif karena banyaknya masyarakat yang datang ke pusat grosir pakaian terbesar di Asia Tenggara ini membuat produknya cepat di kenal masyarakat.

Dengan berbagai promosi yang dilakukan dan produk yang berkualitas membuat usaha Silvi dapat terus berkembang, hal tersebut dapat dilihat dengan jumlah reseller yang mencapai 1600 reseller yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, produk Queena juga bisa memikat beberapa publik figur di tanah air untuk menggunakannya seperti misalnya Astrid Kuya, Dessy Permatasari, Titi kamal dan artis-artis lainnya.

Meski pada saat ini Silvi sudah sukses dalam menjalankan usahanya, namun Silvi tidak pernah lupa untuk menyisihkan sebagian harta hasil jerih payahnya untuk disalurkan pada beberapa panti asuhan. Karena menurut Silvi berbagi itu sangat penting dilakukan dan tidak boleh ditinggalkan.