Labu Kabocha Menggiurkan Diminati Pasar Supermaket

0
205
Labu Kabucha (dok deksgram.com)

Pertumbuhan resto dan rumah makan yang menyajikan menu Jepang di Indonesia merupakan salah satu factor suburnya bisnis labu kabocha. Selain itu, perubahan gaya hidup konsumen yang semakin  sadar akan kesehatan juga merupakan penyebab labu kabocha semakin digandrungi konsumen.

Kabocha yang secara harafiah berarti labu kuning, merupakan satu dari beragam jenis labu-labuan (Cucurbita ssp). Orang Portugis menyebut kabocha dengan nama “cambodia abobora”. Hampir sama dengan kabocha, di Indonesia juga ada labu yang mirip dengan kabocha yaitu labu waluh.

Terdapat dua jenis labu kabocha yang saat ini dikembangkan, yaitu labu kabocha orange dan kabocha hijau. Kabocha merupakan labu yang popular di Jepang, menjelang tahun 2000 labu kabocha mulai masuk tanah air dengan volume dan jumlah pembudidaya yang belum banyak dan msaih terpusat di beberapa daerah seperti Lembang Bandung Jawa Barat.

Sobir menambahkan, adapun kelebihan lain yang terdapat pada kabocha adalah ukuran buah yang lebih kecil dari labu lokal, sehingga dari tingkat konsumsi lebih efisien di mana 1 labu kabocha bisa dihabiskan oleh 1 orang.

Menurut Sobir, ceruk pasar labu kabocha masih terbuka lebar karena jumlah konsumen kelas menengah yang terus berkembang dan pasar belum berada di titik jenuh, meskipun labu kabocha ketenarannya masih kalah dengan buah lain seperti semangka, melon dan mangga yang sudah lebih lama dikenal oleh lidah masyarakat Indonesia.

Dengan dilakukan edukasi tersebut ceruk pasar dapat dibentuk sesuai dengan keunggulan komoditi yang diperdagangkan yang dalam hal ini adalah labu kabocha. Menyoal persaingan usaha sampai dengan saat ini masih terbilang belum besar mengingat ketersediaan stok labu kabocha yang ada kerap habis diserbu konsumen.

Ceruk pasar sayuran dan buah Jepang masih sangat cerah karena masuk ke dalam golongan sayuran dan buah eksklusif sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada komoditi lokal. Selain harga jual yang lebih tinggi adapun beberapa manfaat kesehatan yang terkandung dalam labu kabocha antara lain Vitamin A dan Betakaroken yang berguna bagi kesehatan mata, kulit dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta reproduksi.

Selain itu terdapat zat yang mempunyai manfaat sebagai antioksidan sehingga dapat mengurangi risiko terkena kanker dan penyakit jantung. Daging buah yang berwarna kuning orange merupakan pigmen yang jika dicerna akan berubah menjadi Vitamin A. Labu kabocha juga mengandung kalium yang bisa menunjang kelancaran metabolisme tubuh, hal ini sangat penting dalam menjaga keseimbangan asam basa dalam sel tubuh.

Pemasaran

Sampai dengan saat ini pemasaran labu kabocha hanya terpusat di pasar swalayan modern dan pusat oleh-oleh hasil bumi di daerah wisata seperti Lembang Bandung. komoditas ini masih belum menemui labu kabocha dijual di pasar tradisional karena sifat buah yang masuk dalam golongan menengah atas. Hal itu merupakan ceruk pasar yang potensial karena pasar swalayan modern berani membeli produk dengan harga yang jauh lebih tinggi. Bagi petani labu kabocha agar mampu masuk pasar modern, setelah panen dapat menyalurkan langsung ke supplier atau distributor buah. Mengenai pembayaran bisa disepakati bersama.

Selain via distributor buah, pemasaran juga bisa dilakukan ke para pengepul buah. Namun kelemahannya harga buah akan dibeli dengan nilai yang lebih rendah. Menurut Ayi Mulyana harga 1kg labu kabocha di pasaran berada di kisaran Rp 5-7 ribu, harga tersebut masih bisa berubah tergantung jumlah labu kabocha yang beredar di pasaran.

Ayi Mulayana dan Adib Abdul Qodir pembudidaya labu kabocha asal Lembang dan Magetan Jawa Timur menyarankan bagi para pemula sebaiknya melakukan penanaman di lahan seluas 500 meter persegi. Di lahan tersebut dapat ditanami sekitar 300 pohon yang mampu mendatangkan keuntungan bersih puluhan juta per setiap kali panen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.