Sabtu, Mei 9, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 882

Harbolnas 2018 Catatkan Total Transaksi Hingga Rp 6,8 Triliun

0

Berempat.com – Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) tahun ini mencatatkan jumlah transaksi yang cukup fantastis, yakni Rp 6,8 triliun. Jumlah tersebut naik Rp 2,1 triliun dibanding tahun lalu. Yang membanggakan, dari jumlah tersebut 46% nilai transaksi disumbang oleh produk lokal atau sebesar Rp 3,1 triliun.

Atas data tersebut, Ketua Harbolnas 2018 Indra Yonathan pun mengungkapkan, keberhasilan Harbolnas tahun ini memang tidak lepas dari masuknya UKM ke ranah perdagangan digital. Juga para konsumen dan penjual.

“Harbolnas tahun ini, memang kami fokuskan untuk membantu meningkatkan daya jual produk lokal di platform e-commerce. Kami sangat senang hampir setengah dari nilai transaksi Harbolnas tahun ini berasal dari produk lokal, yakni Rp 3,1 triliun, melampaui target kami yang hanya Rp 1 triliun,” tulis Yonathan dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (20/12).

Yonathan yang juga selaku Country Head of Shopback Indonesia ini pun tak melupakan peran serta masyarakat sebagai konsumen yang ikut mendukung keberlangsungan Harbolnas.

“Berdasarkan data Nielsen, pertumbuhan masyarakat yang berpartisipasi mengikuti Harbolnas meningkat hingga 46% dibanding tahun lalu. Tahun ini, masyarakat Pulau Jawa mengalami peningkatan yang signifikan yakni 56% dibanding tahun lalu, sedangkan untuk diluar Pulau Jawa mengalami peningkatan hingga 6%,” jelasnya.

Data transaksi tersebut dikeluarkan oleh Nielsen Indonesia yang bekerja sama dengan panitia Harbolnas 2018. Data tersebut didapat oleh Nielsen pada 13 Desember 2018 di 31 kota di Indonesia.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pun menyoroti besarnya andil produk lokal dari total transaksi yang ada di tahun ini. Menurutnya, itu merupakan capaian yang sangat luar biasa.

“Hal ini menunjukkan bahwa produk lokal sudah mampu bersaing di ranah perdagangan digital. Kami berharap dengan hasil ini, akan lebih banyak lagi UMKM yang mulai pindah ke ranah digital,” jelas Rudiantara.

Director Consumer Insight Nielsen Indonesia, Rusdy Sumantri pun menambahkan, semakin banyak masyarakat Indonesia yang mulai aware dengan adanya Harbolnas. Hal ini ditunjukkan sekitar 86% sudah mempersiapkan apa yang akan dibeli menjelang Harbolnas berlangsung.

“Selain itu, Harbolnas ternyata membantu meningkatkan penggunaan e-wallet di platform e-commerce, dari 11% di 2017 menjadi 15% di 2018,” ungkap Rusdy.

Berdasarkan hasil riset ini, nilai transaksi di platform e-commerce rata-rata meningkat 6,9 kali dibanding rata-rata transaksi harian. Selama Harbolnas 2018, transaksi lebih banyak terjadi pada pukul 9.00 pagi hingga 3.00 siang. Adapun kategori produk yang paling banyak dibeli adalah produk fesyen, kecantikan dan travel. Untuk produk lokal, produk fesyen dan baju keluarga menjadi primadona dengan lebih dari setengah (56%) masyarakat Indonesia membeli produk ini saat Harbolnas berlangsung, diikuti produk kecantikan (26%) dan produk elektronik (16%).

Harbolnas 2018 didukung penuh oleh pemerintah melalui tiga kantor kementerian yaitu Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika. Harbolnas 2018 juga diikuti lebih dari 300 e-commerce, seperti Lazada, Shopee, Blibli, Elevenia, Zalora, serta didukung oleh Bank Mandiri dan Midtrans sebagai official sponsor, CIMB Niaga, Facebook, Jaringan Prima, IMX, PopBox PopExpress dan JET sebagai official partner dan ShopBack sebagai official cashback partner.

Tahun 2018, Index Daya Saing Indonesia Naik 2 Peringkat

0

Berempat.com – Berdasarkan laporan World Economic Forum (WEF), index daya saing global Indonesia pada tahun 2018 naik dua perinkat, dari peringkat 47 ke posisi 45. Peningkatkan daya saing tersebut diukur dengan 12 pilar, yaitu kualitas institusi, infrastruktur, kondisi makro ekonomi, pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar, pelatihan dan pendidikan, efisiensi pasar barang, efisiensi pasar tenaga kerja, pengembangan pasar keuangan, penerapan teknologi, ukuran pasar, kecanggihan bisnis, dan inovasi.

Namun, kendati demikian produktivitas dan daya saing Indonesia saat ini dianggap masih kalah dibandingkan beberapa Negara ASEAN. Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Ketenagakerjaan, Bambang Satrio Lelono mengungkapkan, saat ini masih perlu dukungan seluruh komponen bangsa agar peningkatan produktivitas dan daya saing berjalan lebih cepat.

“Ukuran-ukuran tersebut dapat diperbaiki dan ditingkatkan apabila kita peduli terhadap peningkatan produktivitas. Baik di kalangan institusi pemerintahan, dunia usaha, dunia pendidikan/profesi maupun di masyarakat,” ungkap Satrio dalam Rapat Pleno Paripurna Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) Tahun 2018 di Kantor Kemnaker, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain itu, selama tahun 2011-2017 produktivitas tenaga kerja di Indonesia juga terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2017, produktivitas tenaga kerja di Indonesia tumbuh sebesar 2,89%, lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1,85%. “Hal ini menunjukkan bahwa kualitas tenaga kerja di Indonesia semakin baik,” jelas Satrio.

Begitu pula dengan pola produktivitas jam kerja yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 produktivitas jam kerja nasional sebesar Rp 39.355,00 per jam per tenaga kerja. Meningkat dari Rp 38.177,00 per jam per tenaga kerja pada tahun 2016. “Peningkatan ini mengindikasikan efisiensi penggunaan jam kerja oleh tenaga kerja yang semakin baik,” ujarnya.

Meskipun secara global daya saing Indonesia meningkat, di tingkat ASEAN daya saing Indonesia masih berada di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand. Indonesia hanya unggul dari Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Kamboja, serta Laos.

Menurut Satrio, pada tahun 2018 lebih memfokuskan kepada pengembangan Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS). Agar upaya GNP2DS berjalan lebih cepat, ia menekankan perlunya disusun strategi dan kebijakan nasional.

“Untuk itu, maka perlu dibuatkan dasar hukum sebagai acuan nasional dalam mengimplementasikan Gerakan Nasional tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua LPN, Iskandar Simorangkir menyatakan bahwa revolusi industri 4.0 menyebabkan perubahan model bisnis dan jenis pekerjaan. Era ini juga memungkinkan merubah pola hubungan kerja. Oleh karena itu, revolusi industri ini harus bisa dimanfaatkan untuk untuk mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing.

“LPN harus ikuut mengkaji ini agar tetap meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Sehingga, daya saing Indonesia juga tetap meningkat,” paparnya.

Dianggap Berkontribusi Besar, Amartha Diganjar Digital Inclusion Award 2018

0

Berempat.com – Amartha baru saja dianugerahi penghargaan Digital Inclusion Award 2018 untuk kategori Startup Financial Technology (fintech) dalam acara Digital Innovation Festival 2018 di Jakarta. Acara tersebut merupakan kerja sama antara Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia (RI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

“Terpilihnya PT Amartha Mikro Fintek sebagai penerima Digital Inclusion Award 2018 menunjukkan adanya kontribusi besar inovasi digital yang telah diimplementasikan terhadap upaya perluasan inklusivitas ekonomi digital di Indonesia,” ujar Ketua Umum MASTEL, Kristiono dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (19/12).

Sementara itu, Head of Finance & Accounting Amartha, Ramdhan A. mengungkapkan rasa bangganya atas penghargaan yang diberikan.

“Suatu pencapaian luar biasa bagi kami bisa meraih penghargaan ini,” ujar Ramdhan.

Sebagai bisnis yang dilandasi nilai-nilai sosial, lanjut Ramdhan, Amartha sebagai fintech peer to peer (P2P) lending yang fokus untuk pembiayaan modal kepada pengusaha mikro perempuan turut membantu mencapai sustainable development goals melalui pilar pengentasan kemiskinan, partisipasi perempuan dalam pembangunan dan pengurangan ketimpangan pendapatan di pedesaan.

Ramdhan mengutip laporan Bank Dunia tahun 2017 yang menyebut bahwa kesenjangan kebutuhan pendanaan bagi Usaha Mikro dan Kecil di Indonesia mencapai US$165 miliar atau setara 19% dari Product Domestic Bruto (PDB). Jumlah pemilik rekening berdasarkan populasi juga baru sekitar 49%.

“Nah, hal ini menunjukkan bahwa keterjangkauan masyarakat terhadap jasa keuangan baru mencapai 17,2% dari seluruh total penduduk Indonesia. Jadi, Amartha hadir untuk mewujudkan inklusivitas keuangan yang baik untuk Indonesia,” klaimnya.

Sebagai informasi, penghargaan ini bukanlah yang pertama diterima oleh Amartha pada 2018. Sebelumnya, Amartha telah terpilih sebagai pemenang dalam InnovationXchange (iXc), Frontier Innovators yang diinisiasi pemerintah Australia dan penghargaan dari UN Capital Development Fund (UNCDF) sebagai start up fintech yang inovatif dalam mengatasi kesenjangan inklusi keuangan dan meningkatkan partisipasi perempuan di ekonomi.

Beberapa penghargaan lain yang telah diraih pun meliputi “30 Promising Growth-stage Startups 2018” dari Forbes Indonesia,“Sankalp Southeast Asia Award 2017” di pagelaran Sankalp Southeast Asia Summit, “START UP Award 2017” dari Kadin DKI Jakarta, dan Republika Syariah Award.

Sementara itu, MASTEL merupakan lembaga mandiri yang keberadaannya merupakan amanat Pasal 5 Ayat (4) Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, fungsinya untuk menyampaikan pemikiran dan pandangan yang berkembang dalam masyarakat mengenai arah pengembangan pertelekomunikasian. Sementara itu, penghargaan untuk korporasi diberikan kepada Telkom, Bank BRI, dan Bukalapak.

Zalora Catat Peningkatan Transaksi 15 Kali Lipat saat Harbolnas 2018

0

Berempat.com – eCommerce fesyen terkemuka, Zalora mencatatkan peningkatan transaksi penjualan yang cukup fantastis pada perhelatan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2018 lalu. Zalora mengklaim peningkatan terjadi hingga 15 kali lipat.

CEO Zalora Indonesia Anthony Fung mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Zalora Indonesia.

“Antusiasme konsumen kami meningkat hingga 15X dibandingkan pada penjualan hari biasa,” ungkap Anthony yang juga mengaku bangga pada pencapaian tersebut sebagaimana tertulis dalam keterangan resminya.

Pada perhelatan Harbolnas lalu, merek-merek seperti Adidas, Hush Puppies, Mango, Nike, dan Skechers menjadi yang paling popular. Bahkan, merek milik Zalora sendiri seperti Zalora Label dan Something Borrowed pun menjadi yang paling banyak diserbu.

Sementara untuk merek lokal terdapat beberapa nama seperti Gobelini, Lois Jeans, Palomino, Carvil, dan Berrybenka yang paling banyak dibeli.

Kemudian bila dilihat berdasarkan kategori produk, Accesories, Sport, dan Apparel menjadi yang paling banyak peminatnya.

“Kategori beauty juga mengalami pertumbuhan signifikan dengan penjualan 5X lipat selama Harbolnas. Ini merupakan hal yang sangat menggembirakan dikarenakan ZALORA baru saja meluncurkan kategori beauty pada pertengahan 2018,” ungkap Anthony.

Selain itu, Zalora juga mencatat penjualan tertinggi berlangsung di beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Anthony pun mengklaim, semenjak ZALORA mengakomodasi pengiriman internasional untuk brand-brand internasional dan membuka akses kepada pelanggan untuk mendapatkan koleksi yang sulit ditemukan di Indonesia, bisnis unit tersebut terbukti tumbuh cukup pesat semenjak diluncurkan. Misalnya Puma dengan Selena Gomez, Ivy Park dengan Beyonce, Converse dengan Miley Cyrus, Reebok dengan Gigi Hadid dan Kendrick Lamar, dan Keds dengan Jason Wu.

“Eskpektasi kami untuk tahun 2019 adalah untuk terus melanjutkan komitmen kami sebagai one-stop shopping destination bagi penggemar fashion di Indonesia. Kami akan terus melengkapi koleksi ZALORA dengan brand-brand ternama baik lokal maupun internasional, menambahkan kategori beauty, dan menambah kolaborasi dengan selebriti atau desainer,” terang Anthony.

Selain menggandeng brand fashion dan beauty ternama, ZALORA pun memberikan rangkaian penawaran eksklusif setiap harinya dan memastikan setiap transaksi dapat diproses dan dikirim dengan cepat. Penawaran terbatas juga ZALORA sediakan mulai dari diskon hingga 85%, flash sales dengan tambahan voucher sebesar 30% untuk brand dan kategori ternama pilihan.

Berbagai Strategi Traveloka Penuhi Target Pertumbuhan Bisnis di 2018

Berempat.com – Menginjak penghujung tahun 2018, Traveloka mengklaim telah mampu memenuhi target pertumbuhan bisnisnya. Meski tak memberitahu secara detail terkait target yang dicapai, baik secara angka bisnis maupun presentasenya, namun Traveloka menjabarkan berbagai strategi yang dilakukan dalam upaya pencapaian target tersebut.

VP Marketing Traveloka Kurnia Rosyada mengungkapkan, beragamnya penjualan yang ditawarkan menjadi salah satu strategi yang mampu mendorong pertumbuhan bisnis Traveloka.

“Tidak hanya dari tiket pesawat, layanan hotel dan atraksi pun sudah mulai dikenal,” ujar Kurnia di Jakarta, Selasa (18/12).

Di tahun ini, beberapa produk baru dihadirkan yakni Bus, Traveleats, dan Car Rental. Sebanyak 85 mitra bus dan travel telah digandeng Traveloka untuk melayani 4.500 rute antarkota. Kemudian untuk Traveleats sebanyak 700 merek restoran di 7 kota di Indonesia pun sudah digandengnya. Dan 100 penyedia sewa mobil di 11 kota besar juga telah menjalin kerja sama dengan Traveloka.

Kemudian yang terbaru, ada juga fitur Train Seat Alert, PayLater, dan Flight Status. Selain itu, Traveloka menghadirkan Go-Beyond, hasil kolaborasi bersama Kementerian Pariwisata yang menghadirkan 10 destinasi wisata.

“Kami selalu berusaha untuk menyediakan layanan yang dapat melengkapi momen liburan yang dapat diakses melalui satu platform,” tutur Kurnia.

Kurnia pun menyebut bahwa ke depan pihaknya akan fokus mengembangkan produk dan layanan.

Dan muncul rumor terbaru, mengutip dari Tech In Asia, jika Traveloka dikabarkan telah mengakuisisi 3 Online Travel Agency (OTA) di tiga negara di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Vietnam, dan Filipina dengan nilai investasi mencapai Rp 962 miliar.

Fitur Baru Traveloka Ini Bisa Beri Notifikasi Kursi Kosong di Kereta Lho

Berempat.com – Menjelang libur panjang di akhir tahun 2018, Traveloka menghadirkan beragam fitur terbaru untuk memudahkan para penggunanya. Di sepanjang tahun ini, Traveloka telah menghadirkan 6 fitur terbaru. Namun, platform ticket & travel ini paling menyoroti pada 3 fitur paling baru, yakni Train Seat Alert, Status Penerbangan, dan PayLater.

Vice President of Marketing Traveloka Kurnia Rosyada menjelaskan lebih lanjut mengenai ketiga fitur baru tersebut. Pertama yaitu fitur Status Penerbangan yang mempermudah pengguna dalam memantau jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat. Dengan fitur baru ini, pengguna dapat mengecek langsung status penerbangan secara real time.

Dalam aplikasi, fitur tersebut dapat ditemukan di bawah deretan aplikasi. Pengguna cukup memasukkan jadwal rute penerbangan yang ingin diketahui.

Kemudian untuk fitur kedua yaitu Notifikasi Kursi Kosong atau Train Seat Alert. Fitur ini berguna untuk memberitahu apabila ada penumpang yang tiba-tiba mengubah jadwal atau membatalkan keberangkatan. Dengan begitu pengguna Traveloka lainnya bisa langsung mengisi kursi kosong tersebut.

“Misalnya ada penumpang yang membatalkan keberangkatan, pengguna akan langsung diberi notifikasi bahwa ada kursi yang tersedia”,  jelas Kurnia kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/12).

Untuk bisa mengaktifkan pemberitahuan ini, pengguna cukup membuka menu ‘Train’ atau kereta api, lalu klik ikon lonceng di pojok kanan atas, tambahkan rute perjalanan yang diinginkan untuk kemudian mendapatkan notifikasi apabila ada kursi kosong yang semula penuh.

“Kalau ada notifikasi pembatalan sesuai rute yang diatur, pengguna bisa segera membeli tiket dari pembatalan tersebut,” imbuh Kurnia. Namun, kursi tersebut hanya bisa diklaim maksimal H-1 keberangkatan.

Fitur canggih yang tak kalah keren berikutnya adalah PayLater. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyicil dana liburan dengan melakukan pinjaman untuk memesan tiket perjalanan, hotel, atau transaksi lainnya di Traveloka.

Fitur ini sejatinya merupakan kolaborasi antara Traveloka dengan Danamas selaku penyalur dana pinjaman.

Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, minimal transaksi yang berlaku sebesar Rp 50 ribu untuk pembelian tiket. Namun, sebelumnya pengguna eprlu mengisi data diri dan mengunggah beberapa dokumen seperti KTP, NPWP, dan slip gaji untuk permohonan. Proses pengajuan diperkirakan sekitar satu jam. Adapun jumlah yang bisa dipinjam oleh pengguna antara Rp 2-10 juta dengan pilihan tenor angsuran mulai dari sebulan, tiga bulan, hingga 12 bulan.

Mekanisme cicilan tidak dilakukan dengan kartu kredit, melainkan transfer bank biasa. Jika angsuran dilakukan 1-3 bulan pertama,  pengguna tidak akan dikenakan bunga.

“Untuk PayLater kontribusinya masih terus tumbuh, masih banyak peluang untuk tumbuh. Kami terus berinovasi juga untuk mempermudah layanan PayLater tersebut”, jelas Kurnia.

LinkedIn Dirikan Kantor Cabang di Malaysia Tahun Depan

0

Berempat.com – Platform media sosial dengan segmen profesional terbesar di dunia berencana mendirikan kantor di Malaysia tahun depan. Rencana tersebut diumumkan pada Selasa (18/12), dengan target di kuartal pertama 2019.

LinkedIn berharap langkah tersebut dapat membantu perusahaan untuk melayani lebih dari 4 juta pengguna Malaysia. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan penetrasi bisnis di kawasan tersebut.

“LinkedIn tertarik untuk memasuki Asia Tenggara yang menembus angka sekitar 600 juta (jiwa) untuk menciptakan akses ke peluang ekonomi bagi para profesionalnya,” ujar Managing Director LinkedIn untuk Asia Pasifik Olivier Legrand, seperti dilansir dari Bernama.

Sampai saat ini, LinkedIn diketahui memiliki lebih dari 28 juta pengguna di kawasan Asia Tenggara. Sebab itu, LinkedIn berupaya untuk memperkuat penawarannya kepada pelanggan bisnis kecil dan menengah di Malaysia. Pasalnya, Malaysia emnjadi salah satu kawasan yang berkembang dan menjadi tujuan pelayanan LinkedIn.

Samsung dan LG Akan Rilis Smartphone 5G Februari 2019

0

Berempat.com – Setelah banyak smartphone yang dapat mendukung jaringan 4G, maka kini sudah tiba saatnya untuk menyambut smartphone yang mampu mendukung jaringan 5G. Dua pabrikan smartphone yang bakal merilis dalam waktu dekat, yaitu Samsung dan LG.

Samsung dan LG sudah direncanakan akan merilis smartphone 5G pada 25 Februari 2019, tepatnya di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 yang diselenggarakan di Barcelona, Spanyol pada 25 Februari-28 Februari 2019 sebagaimana dikutip The Korea Herald, Selasa (18/12).

Samsung berencana akan meluncurkan 4 smartphone yang mendukung 5G di antaranya tiga versi Galaxy S10 dan sebuah ponsel yang mendukung jaringan 5G.  Samsung pun sebelumnya sudah mengkonfirmasi tengah bekerja sama dengan sejumlah operator seluler di AS, seperti Sprint, Verizon, dan AT&T.

Sementara untuk LG berencana akan merilis smartphone pendukung 5G, yakni versi upgrade dari LG G7 ThinQ dengan chip modem 5G bikinan Qualcomm.

“LG sebenarnya diperkirakan akan meluncurkan ponsel 5G-nya pada bulan Mei di Korea dan Amerika Serikat, namun pimpinan bisnis yang baru mengubah rencana tersebut agar tak telat masuk ke pasar 5G,” tulis The Korea Herald.

Sementara untuk penjualan resminya, Samsung maupun LG diperkirakan akan memasarkan smartphone 5G tersebut pada Maret 2019.

Libur Natal dan Tahun Baru, Beberapa Ruas Tol Trans Jawa Digratiskan

0

Berempat.com – Dalam rangka menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2019 pemerintah akan menggratiskan beberapa ruas Tol Trans Jawa. Tol yang digratiskan mulai dibuka pada 20 Desember 2018 setelah Presiden Joko Widodo meresmikannya.

“Jadi setelah diresmikan Presiden kita buka, kalau rencana 20 Desember, setelah itu langsung kita buka 20 malamnya,” ujar Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur di kantornya, Selasa (18/12).

Ruas tol yang gratis itu di antaranya Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Salatiga (Boyolali)-Kartasura, Wilangan (Nganjuk)-Kertosono, dan Pasuruan-Probolinggo (Grati). Subakti menyatakan bahwa ruas-ruas tol tersebut sudah mendapat sertifikat layak operasi. Jadi, walaupun masih fungsional namun keadaannya tak seperti pada Lebaran lalu.

Subakti pun menyebut kemungkinan pemberian tarif pada ruas-ruas tol yang baru diresmikan tersebut pada Januari 2019.

Maksimalkan Peak Season, Mister Aladin Tambah Fitur Baru Ini

0

Berempat.com – Menjelang peak season pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Mister Aladin ingin memaksimalkan momen yang ada. Salah satunya dengan menambah fitur terbaru untuk lebih memudahkan konsumen. Fitur baru tersebut yaitu Tours & Activities dan opsi Plan Your Trip bagi konsumen yang ingin merancang liburan sesuai keinginan.

“Oleh sebab itu, untuk memperkuat penjualan di kuartal IV 2018 kami meluncurkan fitur Tours & Activities di aplikasi kami untuk mempermudah konsumen melakukan pemesanan dan dapat memenuhi beragam kebutuhan perjalan mereka di dalam satu platform,” terang Chief Operating Officer Mister Aladin, Nitha Sudewo di Jakarta, Senin (17/12).

Selain itu, Nitha pun mengungkapkan bahwa berdasarkan data internal, segmen market Mister Aladin yang semula hanya membidik segmen keluarga, kini ditambah menyasar ke segmen generasi millennial.

Dengan penambahan fitur baru ini, Mister Aladin pun optimis penjualan pada kuartal IV 2018 akan naik 117% dibanding kuartal III.

“Untuk periode liburan Natal dan Tahun Baru sendiri, kami melihat adanya peningkatan sebesar 39% untuk pemesanan tujuan Yogyakarta, 55% untuk tujuan Semarang, dan 60% ke Surabaya,” tambah Nitha.

Nitha pun mengungkapkan bahwa sebagian konsumen Mister Aladin lebih suka melakukan pemesanan perjalanan di last-minute, khususnya untuk destinasi di pulau Jawa. Kemudian, berdasarkan traffic di situs maupun aplikasi Mister Aladin pun mengalami peningkatan kunjungan pada akhir tahun ini, khususnya pada pukul 10.00, 14.00, dan 16.00.

Melihat antusias konsumen yang tinggi menyambut libur akhir tahun ini, Mister Aladin pun berencana menambah paket tur ke berbagai destinasi di Indonesia dan Asia, terutama untuk tujuan Wakatobi, Mandalika, Borobudur, maupun Danau Toba.

“Kami menargetkan, dengan adanya fitur baru dapat membidik konsumen yang membutuhkan perjalanan dengan perencanaan singkat, baik bagi traveler, business trip, dan anak muda,” harap Nitha yang juga menargetkan segmen tersebut dapat memberi kontribusi sebesar 30-40% dari total market yang ada.