May Day, Hanif Persilakan Buruh Berdemo Asalkan Tertib

0
278
Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri. (Dok. Kantor Staf Kepresidenan)

Berempat.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau kepada para pekerja agar perayaan Hari Buruh Internasional atau yang lebih dikenal sebagai May Day tahun ini diperingati dengan suka cita. Perayaan dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan positif.

“Silakan merayakan May Day dengan berbagai kegiatan yang positif. Boleh dengan jalan santai, sepeda santai, mancing bersama atau liburan bersama keluarga, dan lain-lain.  Silakan juga bagi yang ingin berdemo, yang penting tertib,” ujar Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (1/5).

Dalam menyambut May Day 2018, berbagai kegiatan pun sudah dilakukan oleh Kemnaker, seperti lomba memasak, buruh mengaji, lomba senam Maumere, khitanan massal, jalan sehat, sepeda santai, cek kesehatan gratis, kompetisi band, hingga melangsungkan Liga Pekerja Indonesia.

Hanif sendiri berharap agar peringatan May Day 2018 yang mengangkat tema ‘May Day is a Fun Day’ ini dapat menjadi sarana dalam mengekspresikan, menyuarakan, atau menyalurkan aspirasi bagi para Serikat Pekerja atau Serikat Buruh, pengusaha, pemerintah, maupun masyarakat umum.

May Day juga diharapkan sebagai momentum untuk merefleksikan agar gerakan buruh ini menjadi lebih efektif dan lebih optimal dalam memperjuangkan berbagai kepentingan kaum buruh. Sekaligus bisa berkontribusi dalam pembangunan secara keseluruhan.

“Pada momentum Mayday 2018 ini mari bersama-sama terus kita gelorakan dialog sosial antara pengusaha, serikat buruh, serikat pekerja, dan pemerintah agar hubungan industrial semakin dinamis, kondusif, harmonis dan berkeadilan,” tutur Hanif.

Hanif pun berharap, kerja sama antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dapat terus digelorakan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja agar siap bersaing di pasar kerja yang semakin terbuka.

“Saya juga ingin image dari pekerja terus meningkat dan image dari serikat pekerja/serikat buruh juga semakin membaik, agar masyarakat terus mengapresiasi gerakan buruh yang berjuang untuk kepentingan bersama,” ungkap Hanif.

Mneurut Hanif hubungan industrial yang kondusif antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam lembaga kerja sama tripartit sangat penting karena merupakan kunci utama untuk menghindari terjadinya PHK, meningkatkan kesejahteraan pekerja, dan meningkatkan produktivitas kerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.