Rabu, Mei 13, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 806

Belleview The Signature Apartemen dengan Olympic Size Roof Top di Surabaya

0

Berada di pusat kuliner, shopping mall, dan pusat bisnis di Manyar Kurtoarjo, Surabaya menjadikan Belleview The Signature, pilihan generasi millennials untuk tinggal di apartemen luxury private residence itu.

Sukses membangun perumahan elit Pondok Tjandra Indahyang menjadi icon di Surabaya Timur, PT Pondok Tjandra Indah mempersembahkan konsep masterpiece-nya bertajuk Apartemen Belleview The Singnature.

Pondok Tjandra Indah adalah pengembang asal Surabaya yang berdiri sejak 1981. Selama 37 tahun berkiprah, pengembang ini telah membangun perumahan mewah Pondok Tjandra Indah di atas lahan seluas 200 ha dari 400 ha land bank yang dimilikinya.

Selain itu, pengembang ini juga memiliki sejumlah portofolio seperti Pondok Nirwana, Commercial Area, Swiss Belinn Hotel Manyar serta rencana membangun megaproyek berkonsep mixed use development di MERR, dengan estimasi investasi senilai Rp 1 triliun.

Lokasi Strategis

Salah satu kunci sukses Tjandra Sugiato, sang pendiri Pondok Tjandra Indah adalah selalu memilih lokasi strategis dalam membangun proyek propertinya. Seperti halnya Belleview yang berada di pusat kuliner, pusat bisnis, pusat perbelanjaan, sekolah terbaik, universitas terkemuka (ITS dan UNAIR) serta rumah sakit. Apartemen yang berada di belakang Swiss Bellinn Hotel Manyar ini terhubung dengan Jalan Manyar Kertoarjo melalui private access Hotel milik PT Pondok Tjandra Indah ini.

Berada di lokasi premium, memiliki akses yang mudah dijangkau, serta dekat dengan akses tol tol hingga bandara memjadikan Belleview menjadi salah satu pilihan tepat bagi generasi millennials yang membutuhkan gaya hidup praktis dalam satu kawasan pengembangan. Mulai dari bekerja, tinggal, beraktivitas, hang out, hiburan dan lain-lain.

“Pondok Tjandra Indah akan terus bertransformasi menjadi lebih aktual sesuai dengan perkembangan zaman,” kata Jenny Sugiharto, generasi kedua dari klan Tjandra Sugiharto.

Di bangun di atas lahan seluas 4600 m2, Belleviewmenawarkan suasana residensial privat dalam satu menara yang merangkum 400unit. Apartemen yang terdiri dari 24 lantai apartment + 5 lantai parkiran ini direncanakan selesai akhir 2019.  “Saat ini pembangunan sudah naik ke lantai parkir,” terang Jenny.

Semua tipe unit Belleview Suites didesain khusus dengan tata ruang yang lapang dan lega. Setiap akses termasuk koridor dan entrace facility didesain khusus demi mengedepankan kenyamanan sebuah hunian premium.

Terdapat 12 tipe unit yang ditawarkan mulai dari  tipe 1 BR luas 33.24 – 36.97 m2, Tipe 2 BR luas 70.18 – 76.69 m2 dan Tipe 3 BR luas 105.4 m2 yang dijual dengan harga mulai dari Rp. 700 jutaan. Calon penghuni juga bisa memilih unit dengan view laut, infinity pool serta city view. “Harga ini sudah mengalami kenaikkan beberapa kali dari harga perdana,” ungkap Jenny.

Demi menunjang kenyamanan penghuni, apartemen ini juga dilengkapi fasilitas setaraf bintang lima mulai dari pusat kebugaran, (fitness club), jogging track , terapic stone, multi funchtion hall,modern shopping accade, games room, perpustakaan, playground,area rekreasi, smart card system, WiFi support dan keamanan 24 jam.  Penghuni jugaakan mendapatkan dedicated parking dengan ratio parkir 1:1, sehingga penghuni dipastikan mendapat area perkir sendiri

“Yang menjadi daya tarik, kita berikan fasilitas eksklusif khusus bagi penghuni yakni olympic size infinity roof top swimming pool pertama dan terbesar di Surabaya yang bisa dinikmati orangtua dan anak,” jelas Jenny.

Futuristic Geomtrical Architecture

Guna memberikan design terbaik bagi penghuni, pengembang ini sangat memperhitungkan tiap detil bangunan. Salah satunya menghadirkan fasad unik bergaya futuristic geomtrical architecture. Dengan menonjolkan lekuk-lekuk geometris nan menonjol di sepanjang garis terluar bangunan demi optimalisasi pencahayaan natural dan sirkulasi yang eco-friendly. Nuansa modern futuristik tampil keseluruhan di area facade, mulai dari drop off and enterance area hingga keseluruhan arsitektur bangunan.

Apartemen ini juga memberikan kesan mewah dalam sentuhan modern klasik sejak memasukigrand Lobby Belleview yang didesain khusus bergaya American Aristocracy art.“Sementara, untuk design unit kami berikan semi furnish yang dilengkapi dengan kitchen set, wordrobe (lemari pakaian) serta AC sehingga penghuni bisa langsung mengisi unit tanpa harus melakukan renovasi,” ujar Jenny.

Dalam membangun perumahan, Jenny mengatakan harus menempatkan diri di sisi konsumen. Jika mereka tidak merasa nyaman, desain akan diubah. Demikian halnya dengan kualitas material bangunan, dan juga lingkungan. “Sampai kemudian kami merasa nyaman, produk baru akan kami rilis ke pasar,” pungkas Jenny.

 

 

 

 

 

 

Usaha Kedai Kopi, Mini Resto dan Laundry Cocok untuk Eksekutif Muda

0

Menjadi pengusaha sekaligus bekerja bukan hal yang sederhana. Mempunyai bisnis artinya Anda harus mempunyai perhatian yang serius untuk membangun bisnis, sekalipun itu bisnis Waralaba.

Mengingat Anda seorang pekerja kantoran yang tidak punya banyak waktu mengurusi bisnis namun memiliki keinginan besar berusaha, Anda bisa memilih bisnis kedai-kedai kecil seperti kedai kopi misalnya atau bisnis kedai makan (mini resto) yang tidak terlalu kompleks manajerialnya. Jika Anda ingin menjalankan bisnis dengan konsep waralaba pilih bisnis yang tidak menuntut Anda sebagai pembeli waralaba (Terwaralaba) terjun langsung menangani bisnis.

Di Indonesia ada tipe waralaba yang seperti itu di bidang minimarket, kedai kopi atau makanan, tetapi sebenarnya itu lebih mirip pola investasi saja. Bukan bisnis waralaba yang dikerjakan oleh Terwaralaba. Pengalaman beberapa pengusaha, mempunyai bisnis akan jauh lebih sukses apabila pemilik usahanya menangani langsung bisnisnya dengan antusias.

Banyak eksekutif muda memilih bisnis waralaba karena mudah mengelolanya. Namun, dalam bisnis waralaba perlu dipertimbangkan juga faktor dukungan dari Pewaralaba dalam bentuk supporting.

Pada prinsipnya, sebagai Terwaralaba memerlukan pengelolaan untuk pemasaran, operasional dan administrasi/keuangan. Jika Pewaralaba dapat membantu, misalnya dengan pemasaran dan efisiensi operasional, maka bisa saja seorang pekerja mempunyai bisnis juga dan menjadi pengusaha.

Tentunya juga akan lebih baik jika bisnis itu sejalan dengan hobi dan antusiasme Anda. Anggap saja bisnis tersebut menjadi alternatif untuk mengurangi kejenuhan rutinitas pekerjaan di kantor. Karena bisa dibilang sebagai bisnis sampingan, maka Anda pun dapat menjalankan bisnis, siang atau sore hari selepas Anda bekerja dan saat libur. Ini adalah cara berbisnis waralaba yang paling efektif untuk dikerjakan secara merangkap.

Berikut beberapa tips bagi eksekutif muda yang ingin menggeluti usaha dengan membeli waralaba atau bagi yang sudah berjalan:

  1. Perlunya mengevaluasi ketersediaan waktu antara bekerja dan berusaha
  2. Perlu dicari atau dijajaki bisnis-bisnis yang sederhana pengelolaannya dulu untuk memulai aktivitas ganda ini. Saya ambil contoh pick-up point laundry, atau kedai kue yang barang dagangannya sudah siap jual (tidak perlu buat di gerai).
  3. Jika itu bisnis yang lebih besar skalanya, maka perlu dilihat dukungan dan bantuan pemberi waralaba (Pewaralaba) kepada para penerima waralabanya (Terwaralaba). Terutama sekali bantuan-bantuan marketing yang memberikan peluang meningkatkan penjualan.
  4. Menempatkan orang yang sangat dapat dipercaya untuk melakukan tertib administrasi dalam menjalankan bisnis

 

Oleh: Burang Riyadi MBA

Founder dan Konsultan Franchise IFBM (International Franchise Business Management)

Menara Kadin Indonesia 30th Floor

Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 Kav 2-3 Jakarta 12950

Email: franchiseconsultant@ifbm.co.id

 

Penjualan Lesu? Berikut Strateginya

0

Pada dasarnya suatu usaha itu harus untung, karena dari usaha inilah kita harus hidup. Kalau usaha rugi atau nombok berarti ada berbagai masalah yang sedang dihadapi dan harus segera diatasi. Kalau harga sudah ditentukan pasar, berarti usaha yang kita jalankan harus efisien.

Dalam pemasaran roti, harus dilihat dari produk roti yang kita tawarkan. Sebenarnya yang kita jual itu bukan hanya sekadar rotinya saja, tetapi yang dijual adalah rasa dari roti itu sendiri. Bila rotinya tidak enak, maka tentu menjualnya juga sukar. Untuk mengetahui roti itu enak kita perlu melihat dan merasakan roti pesaing.

Bisa juga melakukan riset dengan membeli berbagai macam roti, kemudian hilangkan bungkus plastik mereknya, dan orang lain diminta untuk merasakan yang paling enak yang mana. Dengan demikian kita tahu apakah roti kita benar-benar enak atau tidak.

Bila tidak enak, maka perlu dilakukan perbaikan dari hal rasa. Bila enak, roti perlu diberi merek sebagai tanda, sehingga pelanggan tahu bahwa roti merek tersebut enak. Pemberian kemasan dengan merek adalah teknik promosi yang sederhana dalam pemasaran.

Selain itu, untuk menarik konsumen roti bisa dibuat dengan berbagai cara. Misalnya bentuk agak beda dan menarik. Bisa juga dengan berbagai rasa, misalnya cokelat, keju, stroberi, dan aneka rasa lainnya.

Selain membuat roti itu lebih menarik, ada baiknya kita menentukan pasar konsumen. Menentukan pasar konsumen dilihat dari kebutuhan siapa yang membutuhkan makan roti, karena masih belum banyak orang sarapan dengan roti. Kebanyakan dari mereka membeli roti untuk bekal kantor atau sekolah.

Umumnya roti seperti ini yang paling banyak dicari orang, terutama bila ada perayaan atau event, dijadikan sebagai snack yang dimasukkan dalam kotak atau box. Maka menjual roti untuk pertemuan adalah salah satu alternatif sebagai target konsumen. Dengan demikian perlu ada brosur yang disebar ke kantor, atau sekolah kalau menerima pesanan snack kotak.

Untuk lebih mengembangkan usaha roti tawar, dipastikan agar rasa roti selalu konsisten untuk semua produknya dari hari ke hari. Langkah berikutnya adalah perluasan pasar. Selain dengan cara menerima pesanan dan menyebarkan brosur, perluasan pasar juga dengan masuk ke kios-kios lainnya. Untuk perluasan pasar ini memang yang Anda butuhkan adalah para sales yang siap memasarkan produk kita.

Mencari sales yang bisa bertahan lama bukanlah hal yang mudah. Tetapi bila produk yang Anda jual laku, maka para sales juga akan senang bekerja. Tetapi sebaliknya, jika produk tidak laku maka para sales jadi tidak betah. Bila produk laku, maka akan memberi motivasi untuk mereka. Dan pendapatan mereka sebaiknya cukup untuk memenuhi kebutuhan, karena kalau tidak para sales akan mundur dan mencari pekerjaan di tempat lain.

 

Oleh: Yanto Sidiq Pratiknyo, Ir., MA

Pengamat Bisnis dan Entrepreneurship PPM Manajemen

Jl. Menteng Raya 9, Jakarta 10340

Web: ppm-manajemen.ac.id

 

 

 

Nusatracking Raih Penghargaan IdenTIK 2019

Kementrian Komunikasi dan Informatika kembali memberikan penghargaan Indonesia Entrepreneur Teknologi Informasi dan Komunikasi (idenTIK) 2019. Setelah melalui serangkaian proses sejak 1 April 2019, dewan juri memutuskan Nusatracking sebagai salah satu penerima penghargaan IdenTIK 2019.

Nusatracking adalah perusahaan start up yang mengembangkan sistem monitoring mesin pabrik pada industri berbasis web dan android. Dengan memanfaatkan sensor sebagai trigger untuk mengetahui kinerja mesin secara real-time. Sensor yang dipasang disetiap bagian mesin di pabrik akan mengirimkan proses pekerjan secara konstan ke sistem.Artinya, pelaku industri bisa mendapatkan informasi dan data yang selalu update dan real-time

Dengan teknologi ini, pelaku industri akan dengan mudah mengetahui jika terjadi masalah pada mesin baik berupa kesalahan perhitungan berat bahan, lama proses kerja pada mesin yang tidak wajar, maupun mesin yang berhenti secara mendadak, sehingga sistem otomatis mengirim alert atau notifikasi pada smartphone yang dapat diakses manajer maupun pemilik pabrik. Walhasil, kerugian bisa diminimialisir dan penyebab penurunan hasil produksi bisa langsung diketahui.

Diraihnya penghargaan ini tentu bisa memacu bagi perusahaan rintisan berbasis teknologi ini untuk lebih bersemangat dalam memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi para pelanggan dan mitra bisnis dengan segmentasi pasarmanufaktur dan UMKM.

Nusatracking merupakan kolaborasi antara PT. Orion Solusi Teknologi dan PT. Dissindo Pratama (http://dissindo.com/) dalam penyediaan layanan sistem monitoring yang dibundling dengan perangkat keras sensor dengan harga yang terjangkau untuk industri UMKM. Kerjasama ini sudah berjalan selama kurang lebih 6 bulan dan telah digunakan oleh PT. Mitra Mortar Indonesia (http://mortarindonesia.com/) untuk melakukan monitoring terhadap proses produksi semen di pabriknya. Setelah menggunakan nusatracking selama 3 bulan, perusahaan tersebut mengalami kenaikan jumlah produksi sebesar 20-25% dan dapat meminimalisir kerugian yang telah dialami sebelumnya.

Lailul Rahmaniah, Direktur Utama PT. Orion Solusi Teknologi

“IdenTIK cukup menarik untuk diikuti, karena disini karya yang terpilihdiseleksi ketat oleh juri. Orientasi juri juga bukan hanya berhenti pada tahap seleksi nasional, tapi juga sampai ke tingkat asean di ajang AICTA. Di kompetisi IdenTIK juga kita dapat banyak masukan dan kritik untuk mengembangkan karya lebih baik lagi,” tutur Lailul Rahmaniah, Direktur Utama PT. Orion Solusi Teknologi (https://orionsolusiteknologi.co.id/)

Nusatracking adalah satu dari18 karya terbaikkategori Private Sector yang terseleksi dari 196 karya dari berbagai kota di Indonesia.Karya terbaik dari dari masing-masing kategori nantinya akan mewakili Indonesia untuk didaftarkan di AICTA 2019.Para peraih penghargaan akan dimasukkan kedalam repository Hub Digital (www.hubdigital.id) yang nantinya dapat dibantu untuk memperluas jangkauan manfaat karya atau produk melalui kolaborasi kementrian/lembaga, Pemda dan Sektor Swasta serta Komunitas.

“Besar harapan kami karya Indonesia mampu bersaing di level regional dan Internasional serta berkembang menjadi unicorn dan decacorn baru di Indonesia,” kata Slamet SantosoPlt. Direktur Pemberdayaan Informatika, Kementrian Komunikasi dan Informatika.

Adapun dewan juri IdenTIK 2019 di antaranya Shita Laksmi (DIPLO Geneva Internet Platform), Yudho Gri Sucahyo (ISOC Indonesia Jakarta Chapter), Barry Simorangkir (Citra Optima), Eko K. Budiardjo (Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia), Didik Partono Rudiarto (Inixindo), dan Djarot Subiantoro (Aspiluki).Turut hadir dalam penyerahan penghargaan Dirjen Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan, dan Plt. Direktur Pemberdayaan Informatika, Slamet Santoso.

Adapun 18 karya terbaik dalam 6 kategori sebagai berikut:

Private Sector :Wakuliner, Nusatracking, W House Indonesia

Digital Content :Tanah Airku, SlabGames, Desainco

Research and Development :AgriTronz, ATM Sehat, AIS Digital Scoring

Public Sector : Go-PLOONG, Siskia Pro Cantik, Sidekem

Startup Company :Sayurbox, GoPrint, Lyfe

Corporate Social Responsibilty :Tulibot, Darah Kita, GesturLinguistik

 

 

 

RPX Terapkan Sistem Deposit dan Pelayanan Super Cepat hingga ke Luar Negeri

Berawal dari keyakinan usaha jasa logistik akan terus berkembang, memberi ide Harsha E. Joesoef terjun ke usaha jasa logistik. Pria yang kerap disapa Harsha ini membuka jasa pengiriman ekspres tahun 1985 dengan nama Republik Ekspres (RPX) Logistic. Karena tak berpengalaman di bidang usaha jasa pengiriman, RPX bermitra dengan FedEx Corporation, perusahaan jasa pengiriman kargo internasional ternama yang berpusat di Memphis, Amerika Serikat sebagai pemegang lisensi resmi khusus Indonesia.

Di awal usahanya, Harsha mulai dari garasi rumah orang tuanya di Jalan Brawijaya V, Jakarta Selatan dengan bermodalkan tiga kendaraan L300, delapan sepeda motor, dan 10 orang karyawan.

Pertama kali menjalankan usahanya, RPX hanya membuka jasa pengantaran paket pengiriman internasional, sehingga jumlah paket yang ditangani tidak lebih dari 10 paket tiap hari. Namun, dari tahun ke tahun RPX semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kepercayaan konsumen pada jasa pelayanan pengiriman tersebut.

Demi memenuhi kebutuhan pengiriman barang dalam skala besar, RPX menyediakan jasa pengiriman ekspres secara nasional sejak tahun 2006. Tidak hanya itu, sebagai bentuk corporate social responsibility RPX menggandeng pengusaha kecil dan menengah (UKM) untuk bermitra membuka Authorized Ship Center (ASC) sebagai tempat penerimaan paket (drop-off) bagi Pelanggan yang menggunakan jasa RPX.

Berkait perizinan, Haryo Network Development Manager RPX Group mengatakan, RPX telah memiliki ratusan Mitra (Autorized Ship Center) yang tersebar di lebih dari 50 kota se-Indonesia.

Keunggulan Pelayanan

Untuk memberikan layanan yang terbaik, RPX mengutamakan Kecepatan (Fast), Andal (Reliable), serta Kepedulian Tinggi (Care). RPX pun menyediakan berbagai pelayanan jasa logistik, seperti  International Priority, yaitu layanan pengiriman dokumen dan paket ekspres door to door internasional ke lebih dari 215 negara di seluruh dunia melalui FedEx.

Golden Package, layanan ekspres door to door domestik yang diantarkan langsung oleh kurir RPX dan Preminum Package, yaitu layanan pengiriman ekspres door to door domestik yang diterima oleh penerima sebelum jam 12 malam waktu setempat pada hari yang sama.

Selain ketiga layanan tersebut ada pula layanan Midday Package, yaitu layanan pengiriman ekspres door to door domestik yang sampai sebelum jam 12 siang waktu setempat pada keesokan hari. Priority Package, yaitu layanan pengiriman ekspres door to door domestik yang diterima dalam 1-2 hari.

Business Cargo, yaitu layanan transportasi carter domestik yang diterima oleh penerima dalam waktu 1-2 hari untuk wilayah Jawa dan Bali). Economy Cargo, yaitu layanan transportasi domestik dengan waktu pengiriman 1-9 hari, dan Auto Package yang merupakan layanan pengiriman sepeda motor.

RPX juga berjanji  memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pelanggannya dengan memberikan jaminan pengembalian biaya pengiriman 100% kepada konsumen bila paket datang terlambat, serta memberikan layanan SMS tracking (mengecek posisi barang melalui SMS). RPX mematok harga antara Rp 16-26 ribu/kg untuk masing-masing layanan tergantung masing-masing wilayah ASC (Mitra), dan Mitra tidak boleh menaikkan harga yang sudah ditetapkan.

Kemitraan

RPX menawarkan investasi sebesar Rp 8 juta, dengan rincian Rp 3 juta sebagai marketing fee selama 3 tahun dan deposit senilai Rp 5 juta. Untuk menjadi ASC RPX ada serangkaian persyaratan yang harus dipenuhi. Calon Mitra harus memiliki badan hukum CV (Persekutuan Komanditer) atau PT (Perseroan Terbatas), memiliki dan menyerahkan fotocopy dokumen legalitas yang terdiri atas akta notaris perusahaan, surat izin perusahaan (SIUP), dan nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Selain itu, calon Mitra wajib menyediakan sumber daya manusia (SDM) minimal satu orang yang bertanggung jawab sebagai Customer Service, menyediakan space counter minimal 2×3 m, menyediakan standar fasilitas outlet yang terdiri dari meja penerimaan paket/barang, meja dan kursi tamu, AC, line telepon, faximilie, timbangan meja dengan minimum kapasitas 15–30 kg, meteran, komputer dan akses internet untuk kegiatan operasional.

“Jadi total modal awal yang diperlukan sekitar Rp 18 juta termasuk untuk membeli peralatan seperti komputer dan keperluan kantor sesuai standar kami,” jelas Haryo.

Selain itu ASC juga akan mendapatkan pelatihan intensif, neon sign RPX dan FedEx, mendapatkan suplai untuk kegiatan operasional awal (envelope, box, nota pengiriman), media promosi (brosur, daftar harga, spanduk), serta seragam bagi karyawan. Nama dan alamat setiap ASC akan dimasukkan dalam RPX website (www.rpxholding.com),” papar Haryo.

ASC akan mendapatkan komisi 15-30% dari nilai transaksi per bulan dan bisa balik modal dalam waktu 1-2 tahun dengan perhitungan ASC mampu mendapatkan minimal 2 order pengiriman tiap hari. Untuk masalah lokasi RPX cukup fleksibel, calon ASC diperbolehkan menggabungkan usaha dengan usaha lainnya seperti Warnet, Wartel, Travel Agent, Bisnis Center, maupun jenis usaha lainnya.

Haryo menyarankan ASC membuka usaha di lokasi jalan yang memiliki lalu lintas yang ramai, dekat pusat perkantoran atau perbelanjaan, maupun kampus.

Kendala

Selama menjalani usaha jasa pengiriman Haryo mengatakan tidak ada kendala besar dalam menjalankan usahanya, hanya saja sekarang usaha di bidang jasa pengiriman masih didominasi oleh perusahaan negara.

“Meski demikian, untuk urusan kecepatan dan pelayanan kami bisa diandalkan,” tambahnya.

Nah agar brand RPX lebih dikenal, RPX tetap gencar berpromosi melalui penyebaran brosur serta spanduk dibantu oleh promosi melalui website www.rpxholding.com.

Kunci Sukses Zalora Indonesia Rebut Ribuan Pelanggan Tiap Hari

0

Bagi mereka yang suka berbelanja online, nama Zalora pasti sudah tidak asing lagi. Situs yang menyediakan kebutuhan fashion dan aksesoris bagi pria dan wanita yang berdiri sejak awal 2012 ini memang berhasil menarik perhatiaan netizen (pengguna internet) lewat strategi marketing yang agresif. Dengan fitur menarik dan kemudahan pembayaran semakin memanjakan pelanggan. Bahkan pelanggan bisa melakukan pengembalian barang jika barang yang dipesan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Seperti apa sepak terjang Zalora dan apa saja kelebihannya?

Berbelanja online sudah menjadi tren di masyarakat saat ini. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, fasyen, hingga makanan semua bisa dipesan lewat toko online. Melihat besarnya potensi jual beli online (e-commerse) tersebut, maka tidak heran bila banyak pelaku usaha yang tertarik membuka toko online, salah satunya adalah Zalora Indonesia. Zalora Indonesia yang didirikan oleh Hadi Wenas dan Catherine Sutjahyo sejak Februari 2012 menawarkan aneka keperluan fasyen untuk pria dan wanita.

“Zalora selalu berusaha untuk memberikan pengalaman berbelanja online yang terbaik bagi setiap pelanggan,” ujar Wafi Dirayanti, Public Relation Zalora.

Zalora Indonesia yang berada dibawah naungan PT Fashion Eservices Indonesia yang tergabung dalam Zalora Group Asia yang terdiri dari Zalora Singapura, Zalora Malaysia, Zalora Vietnam, Zalora Hong Kong, Zalora Thailand, dan Zalora Filipina yang masih merupakan anak perusahaan dari Lazando yang juga merupakan toko online terbesar di Eropa yang semuanya merupakan proyek dari Rocket Internet Jerman.

Sebagai pendatang baru kala itu Zalora Indonesia memilih fokus pada marketing dengan gencar melakukan promosi ke segala channel baik secara ATL (Above The Line) maupun BTL (Below The Line) agar Zalora Indonesia cepat dikenal masyarakat.

Dengan mencoba semua channel promosi, Zalora Indonesia jadi mengetahui channel promosi mana yang menghasilkan. Channel promosi yang kurang efektif dihentikan, sehingga budged-nya bisa dialihkan ke channel promosi yang lebih berpotensi.

“Strategi marketing yang kami lakukan secara aktif melalui ATL dan BTL, sehingga semuanya terintegrasi satu sama lainnya termasuk dengan sosial media yang terus kami manage,” jelas Dira.

Tidak heran bila dalam waktu singkat Zalora sudah dikenal masyarakat, dengan order yang masuk kepada Zalora Indonesia tercatat 2000-3000 order setiap harinya dan berasal dari seluruh Indonesia. Dengan semakin banyaknya penjualan, Zalora Indonesia yang pada awalnya hanya mempekerjakan 100 karyawan, kini berkembang menjadi 600 karyawan.

Fasyen and Aksesori

Zalora Indonesia menawarkan aneka fasyen dan aksesori untuk pria dan wanita seperti Pakaian, Celana Panjang, Jeans, Jaket, Busana Muslim, Kebaya, Batik, Pakaian Olahraga, Tas, Sepatu, Ikat Pinggang, Jam Tangan, Perhiasan, Kacamata, hingga produk kecantikan dari 650 brand terkemuka dengan persentasi 70% brand lokal dan sisanya brand internasional.

Melihat banyaknya brand yang ditawarkan, Dera mengaku ada beberapa metode stok barang yang dilakukan Zalora Indonesia mulai dari beli putus, hingga konsinyasi. Bahkan Zalora Indonesia  sendiri meluncurkan produk sendiri mulai dari pakaian hingga aksesoris yang ekslusif dan limited edition dengan brand Zalora. Zalora Indonesia juga bekerja sama dengan beberapa desainer untuk menjual beberapa rancangannya hanya di Zalora Indonesia.

Sebagai fashion store online, tampilan website Zalora Indonesia sangat eye catching. Selain itu setiap fitur juga dilengkapi dengan keterangan yang mudah dipahami oleh pengunjung yang ingin berbelanja. Agar lebih dekat dan mudah di akses pelanggan, Zalora Indonesia menggembangkan Zalora Mobile App yaitu aplikasi smartphone yang dapat diunduh di iPhone dan Android dengan OS versi 2.2. Bahkan dikatakan Dira 25% dari total pendapatan Zalora saat ini diperoleh dari pengaksesan melalui perangkat mobile.

Retur Barang

Bicara soal fasyen, tentu tak lepas dari size atau ukuran. Tidak bisa dipungkiri salah satu alasan orang enggan belanja pakaian di toko online salah satunya karena tidak bisa mencoba pakaian yang diinginkan, apakah sudah pas di badan atau tidak. Untuk itu Zalora Indonesia mengembangkan fitur Fit Virtualizer yang dapat membantu pelanggan memilih ukuran yang cocok.

“Dengan Fit Virtualizer pelanggan bisa tahu ukuran lebar dan panjang dari pakaian yang dipilih. Jika pelanggan sebelumnya pernah berbelanja di Zalora, maka pelanggan bisa juga membandingkan ukuran pakaian tersebut dengan yang ada di web secara Virtusize,” terangnya.

Namun jika pelanggan terlanjur membeli produk di Zalora Indonesia dan ternyata tidak sesuai dengan ukuran dan selera yang diinginkan, Zalora memberikan layanan pengembalian barang (retur). Jangka waktu pengembalian barang maksimal 30 hari sejak barang diterima pelanggan, dengan catatan produk masih sama seperti saat barang diterima mulai dari kondisi produk (tidak kotor, rusak, telah digunakan, atau dicuci), dus kemasan, hingga label dan barcode masih tertera diproduknya.

Menariknya, pelanggan bisa memilih apakah ingin menukar dengan barang sejenis, atau produk yang lainnya dengan nominal yang sama, atau pelanggan juga bisa refund uang kembali dengan lama proses sekitar 1–3 hari kerja.

“Dengan begitu pelanggan tidak akan merasa kecewa berbelanja di Zalora, karena jika mereka tidak puas dengan barang yang dipesan bisa langsung memilih apakah ingin tukar barang atau refund uang kembali,” ujarnya.

Pembayaran

Tak jauh berbeda dengan online store umumnya, setelah pelanggan memilih produk lalu bisa memilih metode pembayaran yang diinginkan. Yang menarik dari Zalora selain menerima pembayaran secara transfer bank, Zalora Indonesia juga melayani pembayaran Cash On Delivery (COD). Dengan metode COD maka pelanggan yang awam berbelanja online tidak perlu takut tertipu karena pembayaran dilakukan ketika pelanggan menerima barang yang dipesan.

“Kita sadar salah satu kekhawatiran pelanggan adalah takut ditipu seperti uang sudah di transfer tetapi barang tidak dikirim. Sedangkan dalam jual beli online faktor yang terpenting adalah trust (kepercayaan), makanya kita menerima pembayaran secara COD,” terangnya.

Hebatnya lagi jika memilih metode COD pelanggan bisa membayar dengan menggunakan kartu debit dan kartu kredit di tempat setelah menerima barang dengan menggunakan mobile EDC (Electronic Data Capture).

Namun tidak mudah bagi Zalora Indonesia untuk menerapkan metode pembayaran COD. Pasalnya Zalora Indonesia harus melakukan kerja sama dengan layanan pengiriman barang seperti First Logistic, RPX, atau JNE.

“Awalnya hanya First Logistic saja yang bersedia, tidak heran bila layanan COD awalnya hanya melayani pelanggan di Jabodetabek saja. Tapi kini semua jasa pengiriman sudah bersedia kerja sama, akhirnya kita bisa melayani pembayaran COD di 57 kota di Indonesia,” ujarnya.

Faktor-Faktor Penentu Kesuksesan Bisnis Start-Up

0

Setelah berinteraksi dengan ribuan peserta pelatihan entrepreneurship dari berbagai latar belakang keluarga, pendidikan, dan daerah asal mereka, saya menemukan 5 faktor yang secara signifikan sangat menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah start up usaha baru.

Hal yang sangat fundamental membedakan mereka yang berhasil dan yang gagal adalah keberhasilan menginternalisasi pola pikir entrepreneurial dalam proses belajar mereka. Walaupun terasa mudah, namun ternyata tidak sedikit di antara mereka yang memulai usaha baru gagal dalam merengkuh pola pikir ini. Inilah kegagalan fundamental yang mengakibatkan semua usaha lain yang dijalankan menjadi sia-sia.

Pola pikir entrepreneurial ini memiliki ciri kehausan seseorang terhadap peluang baru yang ada di depannya. Ketika seseorang akhirnya memiliki kebiasaan berpikir dengan pola pikir tersebut, maka secara konstan orang itu akan terus menerus memikirkan peluang baru bagi usahanya.

Sangat menarik jika seseorang yang biasa berpikir ke depan atau memikirkan masa depan. Ia akan mempersiapkan dirinya dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi di masa depan karena ia sedang mencoba merancang masa depan usaha yang baru dimulainya.

Ide-ide baru yang muncul tidak dihakimi semata-mata oleh data historis tetapi lebih kepada perkiraan tren yang akan terjadi di masa depan. Setiap masalah yang muncul dalam perjalanan usahanya akan dianggap sebagai kesempatan munculnya perubahan yang membawa kepada peluang penciptaan bisnis baru.

Faktor penentu kedua adalah Inovasi. Kata yang bombastis mewakili entrepreneur yang berhasil ternyata juga adalah kata yang membawa banyak start up kepada kegagalan. Mengapa demikian? Karena mereka gagal menghubungkan ide usaha mereka baik barang atau pun jasa kepada penerimaan pasar.

Dengan akal sehat kita bisa melihat bahwa jika sebuah usaha didorong oleh penciptaan produk baru tanpa memeriksa dengan seksama kenyataan di sisi permintaan pasar, maka usaha yang didorong penciptaan produk baru ini akan masuk dalam kategori opportunity seeking dengan derajat kesulitan yang tinggi dalam menembus pasar lama, apalagi pasar baru yang hendak diciptakan. Maka tidaklah mengherankan jika dalam skema memulai usaha baru yang seperti ini banyak produk baru masuk ke dalam lembah kematian inovasi.

Dalam konsep yang berlawanan dengan di atas, maka sebuah start up memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Karena merupakan penciptaan usaha yang didorong oleh adanya identifikasi peluang di masyarakat yang besar bahkan memiliki potensi usaha tanpa pesaing. Sudah seharusnya inovasi yang didorong adalah opportunity driven innovation (inovasi berdasarkan pengidentifikasian peluang).

Model bisnis menjadi penentu keberhasilan yang ketiga. Model bisnis digambarkan sebagai skema bagaimana sebuah usaha mengidentifikasi peluang di masyarakat dan bagaimana cara melayaninya sehingga menghasilkan penciptaan nilai dalam profit financial yang didapat.

Alexander Osterwalder & Yves Pigneur dalam buku Business Model Generation mengusulkan sembilan elemen penentu sebuah model bisnis, yakni segmen pasar, relasi pelanggan, saluran komunikasi, penawaran, arus penjualan, aktivitas kunci, sumber daya kunci, mitra kunci, dan struktur biaya. Dari kesembilan elemen ini yang menjadi penentu keberhasilan model bisnis ini adalah kejelasan atau dapat diterimanya penawaran produk atau jasa oleh segmen pasar yang tepat.

Catatan penting untuk hal ini adalah model bisnis yang ada, perlu terus menerus diperbaiki sesuai dengan realita pasar yang dihadapi. Model ini perlu dievaluasi, dipelajari dan dirancang ulang jika perlu secara berkala.

Doblin Analysis dalam sebuah laporan hasil penelitiannya tentang relasi prinsip Paretto dan penciptaan nilai dalam sebuah perusahaan menentukan bahwa model bisnis dan jejaring adalah dua faktor yang bertanggung jawab dalam penciptaan nilai terbesar.

Sehingga kita tiba pada faktor ke empat, yaitu jejaring. Ada dua isu penting di sini, yang pertama seberapa besar jejaring yang tersedia dan bisa dijangkau, yang kedua bagaimana metode paling efisien dan efektif dalam menjangkau jejaring tersebut. Hal pertama menyangkut seberapa besar jangkauan pasar yang bisa dikelola yang berikutnya berbicara tentang saluran apa saja, dalam model bisnis yang dirancang tadi, yang tersedia untuk dijangkau.

Dari sini kita bisa melihat apakah model bisnis yang dirancang dan jejaring yang dikembangkan dapat menentukan usaha baru bisa mencapai kestabilan penjualan atau tidak dengan profit yang lebih besar sedemikian rupa, sehingga keberlangsungan usaha bisa diciptakan.

Faktor penentu keberhasilan usaha baru yang terakhir adalah pemasaran yang efektif dan efisien. Dengan dana yang terbatas, maka metode pemasaran yang murah namun ampuh menjadi penentunya. Tantangan dalam tahap awal penciptaan usaha baru adalah bagaimana memenangkan kepercayaan masyarakat. Dengan kata lain profit yang tinggi akan tercipta seiring dengan reputasi yang didapat dari pasar.

Akhirnya, kita bisa bayangkan hanya mereka yang memiliki semangat yang tinggi, kerja keras yang konsisten dan percaya diri akan bisa mencapai keberhasilan penciptaan usaha baru. Hanya merekalah yang sungguh-sungguh memiliki hasrat besar untuk berhasil yang bisa melewati semua perjuangan ini sampai keberhasilan berada di genggaman tangan.

 

Oleh: Agung Bayu Waluyo, PhD

Direktur Program Universitas Ciputra Enterpreneur Centre

Website: www.ciputra.org

 

Siap Menghadapi Berbagai Situasi dan Kondisi Bisnis

0

Berbagai macam berita melemahnya perekonomian ada kalanya sedikit banyak punya pengaruh pada usaha, terutama kalau Anda belum mempersiapkan usaha Anda dengan matang.

Baru-baru ini saya baru saja bertemu dengan seorang teman yang sudah sekitar enam tahun tidak bertemu. Rupanya teman satu ini sudah sekitar empat tahun belakangan berwirausaha. Kami saling berbagi cerita mengenai hal yang sudah kami alami belakangan ini dalam membangun usaha. Ternyata kami menemukan kesamaan terhadap apa yang kami alami walaupun kami merintis di bidang yang berbeda.

Dalam menjalankan usaha, ternyata hal-hal yang paling kritis yang harus kita alami adalah pada saat 2-3 tahun pertama dalam menjalankan usaha. Lalu yang menjadi pertanyaan kami berdua adalah apa-apa saja yang membuat kami bisa bertahan dan tetap melakukan apa yang harus kami lakukan? Ternyata yang terutama adalah PASSION atau HASRAT kami melakukan wirausaha.

Biasa hal ini dikenal dengan visi dan misi usaha. Tujuan jangka panjang apakah yang melandasi kami ketika kami memulai proses berwirausaha ternyata menentukan langgengnya suatu usaha. Ketika Anda memiliki IMPIAN yang sedemikian signifikan artinya dalam mengubah kehidupan Anda, hal itu akan menjadikan Anda orang yang sangat tangguh dalam menghadapi apapun situasi dan kondisinya.

Selanjutnya adalah bagaimana mencari orang-orang di sekitar kami untuk kami jadikan TIM. Dukungan tim ini, cukup esensial berwirausaha. Dalam usaha kami, yang pertama kami cari adalah orang yang bisa menjadi panutan dalam menjalankan usaha. Kalau bisa sejenis dengan usaha yang kita lakukan itu sangat baik. Akan tetapi, jangan sampai hal tersebut menghalangi. jika Anda tidak menemukan MENTOR yang cocok dengan Anda yang melakukan usaha sejenis tersebut.

Yang penting adalah, Bagaimana menemukan orang yang memiliki pandangan yang sama dengan kita dalam menjalankan apapun usaha mereka, lalu temukan cara mereka membangun usaha dan ikuti serta modifikasi sesuai dengan bidang usaha masing-masing.

Masih bagian dari tim, usahakan agar Anda bisa menemukan orang-orang yang mumpuni dalam bidangnya masing-masing yang mampu mendukung Anda, terutama dalam bidang yang tidak Anda benar-benar kuasai.

Mungkin saja Anda bisa mempelajari setiap aspek yang diperlukan dalam menjalankan proses berwirausaha Anda sendiri. Saran saya, sebaiknya Anda menemukan orang-orang terpercaya tersebut dan biarkan mereka mendukung Anda, sehingga Anda bisa melakukan yang seharusnya Anda lakukan, yakni membangun usaha Anda.

Dalam membentuk tim ini diperlukan peraturan-peraturan yang berguna untuk menjaga koridor profesionalisme dalam melakukan peranan masing-masing. Peraturan ini harus sederhana, detail, menantang dan fleksibel sehingga tidak membuat membatasi melainkan semakin mengembangkan potensi serta tanggung jawab baik secara individual maupun tim secara keseluruhan.

Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengembangkan standar prosedur operasional, yakni sebuah petunjuk baku dalam menjalankan kegiatan sehari- hari usaha Anda.

Lho, bukankah ini untuk perusahaan besar? Nah, itu adalah paradigma yang agak menyesatkan. Sebetulnya, sebuah standar prosedur operasional sudah dibuat sejak awal usaha berjalan dan seiring dengan waktu dan semakin berkembangnya usaha Anda maka hal tersebut juga akan berkembang terus.

Kenapa Anda memerlukan standar prosedur operasional tersebut? Balik lagi ke visi dan misi Anda, saya rasa Anda berwirusaha untuk mempermudah kehidupan Anda dan bukan sebaliknya. Ibarat sebuah mesin, standar prosedur operasional merupakan alur kerja dari mesin, yang terdiri dari input-proses-output, yang dibuat dengan detail, sehingga jalannya usaha Anda tidak berhubungan lagi dengan hadir atau tidaknya Anda.

Lalu pastikan juga segala sesuatu yang Anda lakukan, entah usaha maupun produk atau jasa yang Anda pasarkan sudah memiliki payung legal yang cukup baik. Sekali lagi kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian sehingga ada baiknya kita berjaga-jaga dengan mempersiapkan dokumen legal, untuk segala sesuatu dalam usaha Anda. Apalagi di pasar bebas seperti saat ini, bukan tidak mungkin banyak orang menghalalkan segala cara untuk memenangkan kompetisi di pasar.

 

Oleh: Antonius Karya,

Master Trainer and Lead Consultant, dari FinanSaleS MindTech TCC

 

Ditinggal Paritel Besar, Sejumlah Mal Ubah Konsep

0

Membuka tahun 2019, dua paritel besar memutuskan munutup sejumlah gerainya. Setidaknya 26 cabang pusat perbelanjaan HERO resmi tutup di bulan Januari  dan 6 gerai di akhir Juli ini, sedangkan Central menutup 1 dari 3 gerainya pada Februari 2019.

Penutupan paritel besar telah terjadu sejak 2 tahun lalu dengan tutupnya 7 Eleven Juni 2017, Ramayana menutup beberapa gerai di bulan Agustus, Lotus di bulan Oktober, Matahari Dept Store meutup beberapa gerai pada Desember dan gerai lisensi dari Inggris Debenhams berakhir di tahun tahun 2017. Begitu juga di tahun 2018 GAP, Banana Republik, New Look, Dorothy Parkins dan Clarks menutup sejumlah gerainya.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta mengatakan tutupnya toko ritel melakukan penutupan adalah hal yang wajar. Sebab, penutupan tersebut bergantung pada kinerja toko itu sendiri.

Sementara itu, Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan bisnis ritel di Indonesia tidak akan banyak terpengaruh tren belanja online (online shopping).

“Pengaruh (tren online shopping) tidak terlalu besar karena orang ke mal untuk cari pengalaman, tidak hanya beli barang,” katanya.

Berhentinya operasional gerai-gerai menjadi implementasi dari perubahan konsep. Kondisi ini tidak bisa disebut sebagai ‘penutupan’ atau melemahnya daya tarik bisnis ritel sebagai dampak dari digitalisasi.

Ferry menyebut saat ini ada kecenderungan tren menjadikan mal sebagai tempat untuk aktivitas bisnis (meeting). Berbeda dengan 2018, saat itu mal masih didominasi penyewa makanan dan minuman. Tahun ini, masyarakat akan banyak menjumpai, selain restoran, juga toko busana dan gerai kecantikan.

“Orang masih ramai datang ke mal untuk mencari sebuah pengalaman, bukan hanya beli barang. Shopping center juga sekarang jadi tempat meeting,” paparnya.

Senior Associate Director Retail Service Colliers Steve Sudijanto mengatakan, konsep penutupan retail Hero, Central Department Store dan Metro Department Store di Manado juga ditutup sementara karena paritel tersebut sedang melakukan perubahan konsep dengan adanya penetrasi online yang membuat dunia ritel berubah. Apabila dulu masyarakat yang ingin belanja harus pergi ke toko, kini mereka dapat melakukannya melalui Android.

Perubahan dunia ritel sudah dan akan terus terjadi. Steve menjelaskan, masyarakat dulu harus berbelanja di jam tertentu karena adanya pembatasan waktu operasional. Konsep ini kemudian diantisipasi dengan adanya minimarket 24 jam seperti Circle K. Kini, belanja menjadi lebih fleksibel dengan platform online. Dengan tuntutan digital, Stevel mengatakan, pelaku ritel harus melakukan reformasi konsep guna memenuhi cara belanja yang dapat mengakomodir dua tipe pembeli. Yakni, mereka yang suka berbelanja online dan atau offline atau juga kerap disebut sebagai pemasaran omnichannel.

Steve melihat, tren ini juga harus diantisipasi pusat perbelanjaan atau mall yang menjadi ‘rumah’ sejumlah ritel. Sebab, saat ini, pusat perbelanjaan bukan lagi digunakan sebagai tempat belanja, melainkan sosialisasi dan berbisnis.

Dengan kondisi ini, Steve menganjurkan, para pengembang harus beradaptasi, memahami keadaan pasar dan mengerti permintaan pasar. Pusat perbelanjaan harus semakin fokus ke tempat berbisnis, relaksasi dan rekreasi seperti kafe yang menjadi daya tarik utama masyarakat untuk singgah ke pusat belanja. Hal ini harus dilakukan tanpa menghilangkan fungsi sebagai tempat belanja.

Menghadapi minggatnya sejumlah paritel besar dari mal di banyak daerah, sejumlah mal melakukan perubhan wajah, strategi hinga meronovasi tenan-tenan salah satunya memperluas areal food court jadi area nyaman hangout penunjung.

Setelah Pondok Indal Mal menghadirkan lokasi food court terpisah yang buka hingga tengah malam, yang disusul pemindahan lokasi food court Grand Indonesia, perubahan juga dilakukan pusat perbelanjaan Plaza Senayan, Jakarta Selatan.

Demi menghadirkan suasana berbeda, pihak manajemen rela menutup food court selama 6 bulan hingga menghasilkan perwajahan baru yang lebih cozy. Food court yang berada dilantai 3 itu berubah muali dari sisi desain yang mengusung konsep modern dicampur sentuhan tradisional, hingga menciptakan suasana lapang dan tempat duduk memanjang sehingga asyik digunakan bersama-sama

Konsep baru foodcourt ini mempermudah pengunjung untuk melihat-lihat tenant di sekeliling foodcourt karena area dibiarkan terbuka tanpa sekat. sebanyak 760 kursi siap menampung pengujung mal. Tenant yang bergabung pun bertambah menjadi 24 gerai, yang terdiri dari makanan internasional hingga lokal.

Bermodal Rp 10 Juta, Ahmad Zacky Raup Omset Puluhan Miliar

0

Jeli melihat peluang pasar dapat mengantarkan seseorang meraih kesuksesan. Kata tersebut tepat menggambarkan kisah Achmad Zaky dalam mengembangkan bisnis jual beli online Bukalapak.com. Dengan memanfaatkan hobi di bidang IT dan melihat kebutuhan pasar akan media jual beli, membuat Achmad Zaky sukses membesarkan Bukalapak.com dalam waktu yang cukup singkat. Bisnis yang awalnya dirintis bersama seorang sahabat, kini menjelma jadi salah satu situs jual beli online yang diperhitungkan dengan puluhan karyawan dan omset miliaran rupiah tiap bulan. Seperti apa Zaky membangun usahanya?

Perkembangan Teknologi di Tanah Air bisa dibilang semakin pesat beberapa tahun belakangan. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai hal yang berbau IT sudah mulai digunakan dalam setiap kegiatan masyarakat tidak terkecuali kegiatan jual beli. Kabar baiknya, kini banyak pelaku usaha banyak yang menggunakan IT sebagai media pemasarannya. Melihat hal tersebut, Achmad Zaky yang memang memiliki hobi dan keahlian di bidang IT mencoba mengembangkan keahliannya dengan membangun situ jual beli online.

“Melihat perkembangan usaha dan kebutuhan akan marketing di dunia maya yang semakin diminati, membuat jualan online memiliki prospek yang menjanjikan untuk digarap,” ungkap pria lulusan Institut Teknologi Bandung ini.

Dalam membangun bisnisnya Zaky tidak sendiri, ia bekerja sama dengan Nugroho Herucahyono yang juga memiliki hobi sama. Diakui Zaky, dalam merintis situs jual beli yang diberinama Bukalapak.com ini diperlukan modal sekitar Rp 10 juta. Modal ini untuk pemasangan hosting website, internet dan legalitas usaha. Sementara diawal memulai usaha ia menggunakan komputer dan laptop yang telah dimilikinya.

Diawal menjalankan bisnis online Bukalapak.com, Zaky mengaku menawarkan langsung pada produsen (pelapak), pemilik produk untuk mempromosikan barangnya di Bukalapak secara gratis. Seiring berjalannya waktu, para pelapak berbondong-bondong bergabung satu demi satu di Bukalapak.com. Maklum, selain gratis, Bukalapak.com dinilai sangat cocok untuk memasarkan produk.

Saat ini Zaky memiliki ribuan member dengan jutaan produk yang terdisplay di Bukalapak.com.

“Ini keunggulan itu kami dibandingkan situs belanja online lainnya,” jelas pria yang hanya berperan sebagai perantara antara pelapak dan konsumen itu.

Setelah berdiri Bukalapak banyak mendapat respons positif dari masyarakat, Bukalapak.com mendapat suntikan modal dari Batavia Incubato (perusahaan gabungan dari Rebright Partners yang dipimpin oleh Takeshi Ebihara, Japanese Incubator dan Corfina Group). Ditambahkan Zaky pada tahun 2012, Bukalapak kembali menerima tambahan investasi dari GREE Ventures yang dipimpin oleh Kuan Hsu yang merupakan investor asal negara Matahari Terbit.

Dengan permodalan yang semakin kuat, membuat Zaky bersama tim leluasa untuk mengembangkan Bukalapak.com. Aplikasi yang dikenal dengan mobile Bukalapak tersebut diciptakan khusus untuk para penjual untuk mempermudah penjual dalam mengakses lapak dagangannya dan melakukan transaksinya melalui smartphone. Sejak pertama kali diluncurkan sampai dengan 3 Juli 2014, applikasi tersebut telah didownload oleh lebih dari 87 ribu user Bukalapak.

Pada 25 Juni 2014 Bukalapak menambahkan fitur Quick Buy, dimana pembeli tidak perlu melakukan registrasi akun terlebih dahulu ketika akan membeli barang. Ketika muncul halaman, cukup isi data pembelian dan pembeli memilih tab Beli Tanpa Akun. Tahapan ini, pembeli cukup memasukkan email yang selalu aktif dan detail alamat pengiriman barang. E-mail aktif tersebut nantinya digunakan untuk mengirim tagihan pembayaran dan sebagai kontak untuk menghubungi pembeli jika terjadi kesalahan saat transaksi. Oleh karena itu untuk email diharapkan tidak salah dalam penulisannya, karena nantinya akan berpengaruh kepada verifikasi transaksi anda. Terakhir, Bukalapak.com semakin kewalahan menerima calon penjual dan pembeli pasca Bukalapak.com beriklan di TV sejak Maret 2015 lalu.

Sadar dengan pentingnya UKM bagi situs yang dibangunnya, Zaky mencoba untuk memfasilitasi para UKM yang ada di Indonesia untuk melakukan transaksi jual beli secara online. Hal ini dikarenakan transaksi melalui online dapat mempermudah UKM dalam menjual produk-produk yang mereka miliki tanpa harus memiliki toko offline.

Dengan kerja keras yang dimiliki, membuat Zaky bisa dibilang sukses membangun Bukalapak.com. Kesuksesan tersebut bisa dilihat dari berbagai perkembangan yang dirasakan seperti misalnya jumlah pegawai yang semakin bertambah hingga mencapai 90 orang dengan omset mencapai puluhan miliar per bulannya. Dari jumlah pengunjung, saat ini Bukalapak.com mencatat sekitar 1 juta orang yang mengunjungi situs jual beli tersebut.

Bagi para wirausaha Zaki berpesan agar serius dalam menjalankan usaha, kerja keras dan pantang menyerah. Hal lain yang juga penting adalah miliki mimpi besar yang terukur sehingga bisa jadi motivasi untuk berusaha lebih baik lagi.