Kamis, Mei 7, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 58

Cara Warren Buffett Kelola Uang, Strategi Finansial yang Bikin Kaya Tanpa Gaya

0

Nama Warren Buffett hampir selalu disebut ketika berbicara soal orang terkaya di dunia. Tapi yang membuatnya menarik bukan sekadar jumlah kekayaannya, melainkan bagaimana Warren Buffett kelola uang dengan cara yang sederhana tapi efektif. Ia bukan tipe miliarder yang menghamburkan uang untuk barang mewah atau rumah megah. Justru, di balik kesederhanaannya, tersimpan strategi finansial yang bisa dijadikan pelajaran untuk siapa pun yang ingin sukses secara finansial tanpa kehilangan arah hidup.

Bagi Buffett, uang bukan sekadar alat untuk bersenang-senang, tapi sebuah tanggung jawab. Prinsip utamanya adalah hidup di bawah kemampuan finansial, bukan untuk terlihat kaya, melainkan agar benar-benar memiliki kendali atas uang. Cara Warren Buffett kelola uang ini terlihat dari gaya hidupnya yang masih tinggal di rumah yang sama sejak tahun 1958 dan tetap setia dengan kebiasaan sarapan murah di restoran cepat saji.

Strategi Finansial Warren Buffett yang Bisa Ditiru Siapa Pun

Salah satu hal menarik dari cara Warren Buffett kelola uang adalah fokusnya pada nilai jangka panjang. Ia tidak tertarik pada hal-hal yang cepat menghasilkan, melainkan investasi yang bisa tumbuh perlahan tapi pasti. Buffett sering mengatakan, “Jangan menabung setelah membelanjakan uang, tapi belanjakan setelah menabung.” Kalimat ini menggambarkan disiplin finansial yang luar biasa sederhana tapi sulit diterapkan banyak orang.

Selain itu, Buffett juga menekankan pentingnya memahami apa yang dibeli. Dalam dunia investasi, ia selalu berpegang pada prinsip “Never invest in a business you don’t understand.” Artinya, jangan pernah menaruh uang di tempat yang tidak dipahami. Prinsip ini tidak hanya berlaku di pasar saham, tapi juga dalam pengelolaan keuangan pribadi. Jika seseorang tahu ke mana uangnya pergi dan bagaimana uang itu bekerja, peluang untuk mencapai stabilitas finansial akan jauh lebih besar.

Yang tak kalah penting, Buffett menghindari utang konsumtif. Ia percaya bahwa utang bisa menjadi jebakan yang membuat seseorang kehilangan kendali atas keuangannya sendiri. Dalam beberapa wawancara, ia bahkan menegaskan bahwa bunga kartu kredit adalah “racun” bagi keuangan pribadi. Karena itu, salah satu kunci dari gaya hidup Buffett adalah mengelola pengeluaran dengan bijak dan menghindari pembelian yang tidak perlu.

Kaya Bukan Soal Banyaknya Uang, Tapi Cara Mengelolanya

Pelajaran terbesar dari Warren Buffett kelola uang bukan tentang cara menjadi kaya raya dalam waktu singkat, tapi tentang bagaimana mempertahankan kekayaan dan ketenangan hidup. Ia menunjukkan bahwa kesederhanaan bukan tanda kekurangan, melainkan bentuk kebijaksanaan.

Dengan fokus pada investasi jangka panjang, hidup hemat, dan pengelolaan risiko yang matang, Buffett mengajarkan bahwa kebebasan finansial bisa diraih tanpa perlu mengejar gaya hidup mewah. Filosofinya sederhana: uang harus bekerja untuk kita, bukan sebaliknya.

Jadi, kalau kamu ingin meniru kesuksesan Warren Buffett, mulailah dari hal-hal kecil. Catat pengeluaran, hindari utang konsumtif, dan investasikan pendapatan dengan bijak. Karena pada akhirnya, menjadi kaya bukan hanya tentang berapa besar uang yang dimiliki, tapi seberapa pintar cara kita mengelolanya.

Tanpa Modal, Bisnis Tetap Viral, Ini 5 Tips Promosi Gratis yang Efektif

Bagi pelaku usaha kecil, mencari cara untuk memperkenalkan produk ke publik tanpa menguras kantong bisa jadi tantangan tersendiri. Namun kabar baiknya, ada banyak tips promosi gratis yang bisa dilakukan untuk membuat bisnis cepat dikenal dan menarik perhatian calon pelanggan. Dengan strategi yang tepat, bahkan tanpa bujet besar sekalipun, usaha kecil bisa tumbuh pesat dan punya daya saing tinggi di pasar.

Di era digital saat ini, tips promosi gratis bukan lagi sekadar membagikan brosur atau mengandalkan dari mulut ke mulut. Platform online membuka banyak peluang bagi siapa pun untuk memperkenalkan produk dengan cara yang kreatif dan efektif. Mulai dari media sosial hingga kolaborasi dengan komunitas lokal, semua bisa jadi senjata ampuh untuk memperluas jangkauan bisnis tanpa biaya besar.

Cara Efektif Promosi Tanpa Harus Bayar

Berikut beberapa tips promosi gratis yang bisa langsung dipraktikkan agar bisnismu makin dikenal luas dan punya reputasi positif di mata pelanggan:

  1. Manfaatkan Media Sosial Secara Maksimal
    Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook bisa jadi etalase gratis untuk produkmu. Posting konten yang menarik secara konsisten, gunakan hashtag relevan, dan bangun interaksi dengan audiens. Semakin sering kamu muncul di linimasa orang, semakin besar peluang mereka mengenal merekmu.

  2. Buat Konten yang Bernilai dan Otentik
    Jangan hanya fokus menjual. Coba buat konten edukatif atau hiburan yang relevan dengan produkmu. Misalnya, kalau kamu jual makanan, bagikan tips memasak atau ide bekal sederhana. Konten semacam ini biasanya lebih mudah dibagikan dan menarik engagement.

  3. Optimalkan Profil Bisnismu di Google
    Daftarkan usaha di Google Business agar muncul di hasil pencarian dan Google Maps. Langkah ini gratis tapi sangat berpengaruh. Banyak pelanggan mencari toko atau jasa terdekat lewat Google, jadi pastikan profilmu lengkap dengan foto, alamat, dan jam operasional.

  4. Berkolaborasi dengan Komunitas Lokal atau UMKM Lain
    Kolaborasi sederhana seperti giveaway bersama atau saling promosi di media sosial bisa mendongkrak eksposur. Selain menambah jangkauan audiens, ini juga membangun hubungan positif dengan pelaku bisnis lain.

  5. Minta Testimoni Pelanggan
    Review dan testimoni dari pelanggan punya pengaruh besar terhadap keputusan pembelian. Minta pelanggan puas untuk membagikan pengalamannya di media sosial dan tag akun bisnismu. Cara ini bisa menjadi promosi organik yang sangat efektif.

Promosi Efektif Tak Harus Mahal

Banyak pelaku UMKM berpikir bahwa promosi harus selalu berkaitan dengan iklan berbayar, padahal tidak selalu begitu. Kuncinya adalah konsistensi dan kreativitas. Semakin sering kamu tampil dengan konten menarik, semakin besar kemungkinan orang mengingat bisnismu.

Selain itu, penting juga untuk memahami siapa target pasarmu. Promosi gratis akan jauh lebih efektif jika kamu tahu siapa yang ingin dijangkau dan di mana mereka aktif. Misalnya, kalau targetmu anak muda, fokuslah di platform seperti TikTok dan Instagram Reels. Tapi kalau targetmu pebisnis, mungkin LinkedIn atau komunitas online bisa jadi tempat yang lebih tepat.

Terakhir, jangan lupa untuk memantau hasil dari setiap upaya promosi. Lihat postingan mana yang paling banyak disukai, jam berapa engagement tinggi, atau konten apa yang paling banyak dibagikan. Dari situ kamu bisa tahu strategi mana yang paling efektif untuk diteruskan.

Dengan menerapkan tips promosi gratis di atas secara konsisten, bisnis kecil bukan hanya bisa dikenal lebih luas, tapi juga membangun reputasi yang kuat di mata pelanggan. Ingat, promosi yang berhasil bukan soal seberapa besar uang yang dikeluarkan, tapi seberapa pintar dan kreatif kamu dalam memanfaatkan peluang yang ada.

Indonesia Kian Serius Dorong Ekonomi dan Keuangan Syariah Jadi Pilar Pembangunan Nasional

0

Ekonomi dan keuangan syariah terus menjadi perhatian utama pemerintah Indonesia sebagai salah satu pilar penting dalam penguatan ekonomi nasional. Potensinya yang besar dinilai mampu mendorong pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di panggung ekonomi global. Berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report, Indonesia kini menempati posisi ketiga dunia dalam perkembangan ekonomi syariah internasional.

Kekuatan utama Indonesia berada pada sektor modest fashion, pariwisata ramah muslim, serta industri farmasi dan kosmetik halal. Namun, ruang pertumbuhan masih terbuka lebar di sektor makanan halal, keuangan syariah, serta industri kreatif dan media.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di Jakarta, Rabu (8/10), menyebutkan bahwa potensi ekonomi syariah Indonesia sangat besar. “Untuk sektor fesyen muslim, permintaan pasar mencapai USD 20 miliar atau sekitar Rp289 triliun. Sementara di industri makanan dan minuman halal, nilainya mencapai USD 109 miliar. Jika kita terus konsisten dengan prinsip syariah, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menempati peringkat pertama dunia,” ujarnya.

Pertumbuhan Positif dan Arah Kebijakan Nasional

Kinerja ekonomi dan keuangan syariah di dalam negeri menunjukkan tren yang menjanjikan. Pangsa usaha syariah terhadap PDB terus meningkat, produk bersertifikat halal melonjak pesat, dan ekspor produk halal semakin kompetitif. Sementara itu, total aset keuangan syariah Indonesia pada 2025 telah menembus angka Rp10.000 triliun.

Airlangga menegaskan, pemerintah telah menempatkan ekonomi syariah sebagai prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045. Fokus utamanya meliputi penguatan peran lembaga keuangan syariah, optimalisasi dana sosial seperti zakat dan wakaf, pemberdayaan UMKM halal, serta penguatan regulasi dan kelembagaan.

Untuk mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkeadilan, pemerintah menyiapkan strategi komprehensif guna memperluas ekosistem ekonomi syariah. Salah satunya melalui skema pembiayaan inovatif seperti KUR Syariah dan Bullion Bank. Dalam sepuluh tahun terakhir, KUR Syariah telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp75 triliun kepada lebih dari 1,3 juta debitur.

“Industri emas nasional bisa menjadi underlying asset penting bagi ekonomi syariah. Emas terbukti tahan terhadap gejolak ekonomi global dan dapat menjadi instrumen lindung nilai, termasuk untuk lembaga pendidikan seperti pesantren,” tutur Airlangga.

Penguatan Literasi dan Digitalisasi Ekonomi Syariah

Selain pembiayaan, peningkatan literasi menjadi kunci utama dalam memperkuat fondasi ekonomi dan keuangan syariah. Melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), pemerintah terus mendorong edukasi dan sosialisasi keuangan syariah agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Langkah lain adalah percepatan transformasi digital melalui sistem SIHALAL, yang mempercepat penerbitan sertifikat halal. Hingga 2025, sudah ada 5,9 juta sertifikat halal terbit dari target 10 juta sertifikat. Pemerintah juga mengembangkan platform wakaf digital serta e-commerce halal untuk memperluas pasar produk dalam negeri ke tingkat global.

Di sisi lain, inovasi juga didorong melalui pengembangan Pusat Informasi Terpadu Zakat, Infak, dan Sedekah, serta peluncuran instrumen Sukuk Bank Indonesia (SUK-BI) bagi investor nonbank. Empat Kawasan Industri Halal (KIH) telah beroperasi di Jababeka, Serang, Bintan, dan Sidoarjo, sementara Indonesia Islamic Financial Center (IIFC) mulai berperan sebagai pusat keuangan syariah nasional.

“Ekonomi syariah bukan sekadar berbicara soal halal dan haram, tetapi tentang keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi. Dengan kolaborasi semua pihak, ekonomi syariah akan menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Airlangga.

Kondisi Perberasan Nasional Mulai Melandai, Pemerintah Siapkan Strategi Stabilisasi Harga dan Stok Akhir Tahun

0

Kondisi perberasan nasional kembali menjadi sorotan menjelang akhir tahun, seiring melandainya produksi beras di sejumlah daerah sentra pertanian. Pemerintah memastikan langkah-langkah pengamanan stok dan stabilisasi harga akan terus diperkuat agar pasokan di pasar tetap terjaga dan harga tidak melonjak. Fokus utama kini adalah menjaga Cadangan Beras Pemerintah (CBP) agar tetap solid hingga awal tahun depan.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan, pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan dua strategi utama dalam menjaga keseimbangan kondisi perberasan nasional. Kedua langkah itu mencakup pengamanan stok melalui intervensi pasar serta pemberian bantuan pangan langsung kepada masyarakat.

“Setiap akhir tahun produksi biasanya turun karena masa tanam baru dimulai. Karena itu, kami harus memastikan ketersediaan stok yang cukup agar bisa melakukan intervensi pasar saat harga mulai bergerak naik,” kata Arief dalam sebuah dialog di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Menurut Arief, pemerintah akan terus menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras, serta memperluas penyaluran bantuan pangan. Untuk periode Oktober dan November, pemerintah menyiapkan sekitar 365 ribu ton beras serta tambahan 73,1 ribu kiloliter minyak goreng yang akan disalurkan kepada masyarakat. “Bapanas bersama Bulog dan Kementerian Keuangan sedang mempersiapkan semua logistiknya,” tambahnya.

Pemerintah Ajukan Tambahan Anggaran untuk Jaga Kestabilan

Sebagai langkah pendukung, Bapanas juga telah mengajukan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) kepada Kementerian Keuangan sebesar Rp6,5 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk program bantuan beras dan minyak goreng dengan skema satu kali penyaluran pada dua bulan terakhir tahun ini.

Harga acuan beras dan minyak goreng dalam program tersebut mengikuti hasil Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, masing-masing sebesar Rp13.500 per kilogram untuk beras dan Rp15.700 per liter untuk minyak goreng MinyaKita. Sementara itu, jumlah penerima manfaat tetap sebanyak 18,27 juta keluarga.

Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan proyeksi produksi beras nasional sepanjang Januari–November 2025 mencapai 33,19 juta ton, naik 3,72 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya. Meski meningkat secara tahunan, tren produksi bulanan mulai menunjukkan perlambatan sejak Oktober hingga Desember.

Arief menjelaskan, jika produksi lebih rendah dari konsumsi, maka akan terjadi kekurangan pasokan di lapangan yang berdampak pada kenaikan harga gabah dan beras. “Saat kondisi seperti ini muncul, pemerintah harus turun tangan. Sama seperti intervensi Bank Indonesia saat nilai tukar naik,” ujarnya.

Intervensi Daerah dan Penguatan Stok Bulog

Arief menambahkan, kondisi perberasan nasional dipantau secara ketat, termasuk melalui laporan langsung dari kepala daerah. “Kami sudah dapat arahan dari Menteri Dalam Negeri untuk segera mengintervensi daerah-daerah yang harga berasnya melonjak. Bulog sudah punya stok cukup untuk itu,” katanya.

Hingga 3 Oktober 2025, stok beras yang dikelola Bulog tercatat sebanyak 3,89 juta ton, sementara total penyaluran CBP ke masyarakat mencapai 886,4 ribu ton. Pengadaan dari hasil produksi dalam negeri juga sudah melampaui target 3 juta ton sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025.

Pemerintah juga menugaskan Bulog agar tetap menyerap hasil panen gadu, terutama di wilayah yang harga gabah kering panennya masih di bawah Rp6.500 per kilogram. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara harga di tingkat petani dan stabilitas pasokan nasional.

Dengan strategi berlapis tersebut, pemerintah optimistis kondisi perberasan nasional hingga akhir tahun akan tetap terkendali, sekaligus menjamin kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi tanpa lonjakan harga yang signifikan.

Mau Karier di Dunia Blockchain? Ini Skill untuk Web3 yang Harus Kamu Punya

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi blockchain telah membuka peluang karier baru yang luar biasa. Dunia kerja berbasis Web3 kini tidak hanya diminati oleh para developer, tetapi juga oleh profesional dari berbagai bidang. Untuk bisa bersaing di era ini, penting bagi siapa pun untuk memahami Skill untuk Web3. keahlian yang relevan dengan ekosistem terdesentralisasi, ekonomi digital, dan inovasi berbasis blockchain.

Bagi banyak orang, istilah Web3 mungkin masih terdengar kompleks. Namun sebenarnya, Web3 hanyalah evolusi internet menuju sistem yang lebih transparan dan berbasis kepemilikan pengguna. Dalam konteks ini, Skill untuk Web3 menjadi modal penting agar seseorang bisa beradaptasi, berkontribusi, dan bahkan membangun karier sukses di bidang ini. Mulai dari kemampuan teknis hingga soft skill, semuanya berperan besar dalam menentukan keberhasilan di industri yang berkembang pesat ini.

Keahlian Atau Skill Apa yang Dibutuhkan untuk Bersaing di Dunia Web3?

Berbeda dengan industri digital konvensional, dunia kerja Web3 membutuhkan kombinasi antara pemahaman teknologi, kreativitas, dan kemampuan berkolaborasi. Berikut beberapa Skill untuk Web3 yang kini paling dicari:

  1. Pemahaman Dasar Blockchain dan Smart Contract
    Kamu tidak perlu menjadi developer blockchain profesional untuk memahami konsep dasarnya. Cukup pahami bagaimana transaksi berjalan, bagaimana smart contract bekerja, dan mengapa desentralisasi penting. Pengetahuan ini akan membantu kamu memahami logika bisnis di balik proyek Web3.

  2. Kemampuan Coding dan Pemrograman
    Bagi yang ingin terjun lebih dalam, skill seperti Solidity (untuk Ethereum), Rust (untuk Solana), dan JavaScript (untuk front-end Web3) menjadi kunci. Developer dengan kemampuan tersebut memiliki peluang karier yang sangat luas karena kebutuhan industri terus meningkat.

  3. Desain UX/UI untuk Aplikasi Terdesentralisasi (dApp)
    Tak kalah penting, Web3 juga butuh desainer yang bisa menciptakan antarmuka ramah pengguna. Dunia blockchain dikenal kompleks, jadi desain yang sederhana dan intuitif akan membuat produk Web3 lebih mudah diterima pasar.

  4. Keahlian dalam Komunitas dan Marketing Web3
    Banyak proyek Web3 tumbuh karena komunitasnya kuat. Maka, kemampuan membangun komunitas, mengelola media sosial, hingga membuat konten yang edukatif dan engaging menjadi nilai tambah besar.

  5. Pemahaman tentang Keamanan Digital
    Karena Web3 berhubungan langsung dengan aset digital dan transaksi keuangan, keamanan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Pengetahuan tentang enkripsi, audit smart contract, serta keamanan wallet sangat penting untuk menjaga integritas sistem.

Soft Skill yang Tak Kalah Penting

Selain kemampuan teknis, dunia kerja Web3 juga menuntut kemampuan berpikir adaptif dan terbuka terhadap perubahan. Industri ini bergerak cepat, dan apa yang relevan hari ini bisa saja berubah esok. Beberapa soft skill yang perlu diasah antara lain:

  • Kemampuan belajar mandiri. Karena teknologi Web3 masih baru, banyak hal yang belum tertulis di buku atau kurikulum formal.

  • Komunikasi lintas disiplin. Proyek Web3 biasanya melibatkan banyak pihak — developer, investor, kreator, hingga komunitas.

  • Pemikiran kreatif dan visioner. Dunia desentralisasi memberi ruang luas untuk inovasi, jadi ide-ide baru selalu dibutuhkan.

Bagi yang tertarik membangun karier di bidang ini, langkah terbaik adalah mulai dari sekarang. Pelajari teknologi blockchain secara bertahap, ikuti komunitas Web3 di media sosial, dan jangan takut untuk mencoba proyek kecil terlebih dahulu.

Dengan bekal Skill untuk Web3 yang tepat, kamu tidak hanya akan mampu beradaptasi dengan perubahan, tapi juga ikut membentuk masa depan internet yang lebih terbuka, transparan, dan berorientasi pada pengguna.

Barang Rampasan Negara dari Tambang Ilegal Diserahkan ke PT Timah, Prabowo: Ini Langkah Besar!

0

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri langsung prosesi penyerahan Barang Rampasan Negara (BRN) di Smelter PT Tinindo Internusa, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, pada Senin (6/10/2025). Acara ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memulihkan kerugian negara akibat praktik tambang ilegal yang merugikan perekonomian nasional.

Penyerahan aset dilakukan secara berjenjang, dimulai dari Jaksa Agung kepada Wakil Menteri Keuangan, kemudian dilanjutkan kepada CEO Danantara, dan akhirnya diserahkan kepada Direktur Utama PT Timah Tbk. Momen ini menjadi simbol kolaborasi lintas lembaga dalam mengembalikan kekayaan negara yang sempat disalahgunakan oleh pihak swasta.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pengembalian Barang Rampasan Negara ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum di sektor sumber daya alam. “Pagi ini kita sama-sama menyaksikan penyerahan aset rampasan negara dari perusahaan-perusahaan yang melakukan pelanggaran hukum. Ini langkah penting dalam menghentikan kebocoran kekayaan bangsa,” ujar Prabowo di hadapan awak media.

Aset Bernilai Triliunan Rupiah Kembali ke Negara

Aset yang diserahkan kepada PT Timah Tbk mencakup berbagai jenis barang bernilai tinggi, di antaranya:

  • 108 unit alat berat

  • 99,04 ton produk kristal Sn (cristalyzer)

  • 94,47 ton crude tin dalam 112 balok

  • 29 bundle logam timah Rfe (29 ton)

  • 53 unit kendaraan

  • 22 bidang tanah seluas 238.848 meter persegi

  • 6 unit smelter

  • 195 unit alat pertambangan

  • 1 unit mess karyawan

  • 680.687,6 kg logam timah

Selain itu, uang tunai dalam berbagai mata uang juga telah disetorkan ke kas negara, meliputi Rp202,7 miliar, USD3,15 juta, JPY53 juta, SGD524 ribu, serta sejumlah nominal dalam euro, won, dan dolar Australia.

Presiden Prabowo memperkirakan total nilai Barang Rampasan Negara tersebut mencapai Rp6–7 triliun, belum termasuk potensi nilai tambahan dari logam tanah jarang (rare earth/monasit). “Nilainya dari enam smelter dan barang-barang yang disita mendekati Rp7 triliun. Tapi monasit yang belum dihitung bisa jauh lebih tinggi, mencapai sekitar 200 ribu dolar per ton,” jelasnya.

Langkah Tegas Pemerintah terhadap Tambang Ilegal

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa total kerugian negara akibat tambang ilegal di wilayah konsesi PT Timah bisa mencapai Rp300 triliun. Angka tersebut mencerminkan besarnya kebocoran kekayaan nasional yang harus segera dihentikan.

“Kita tidak bisa lagi membiarkan kekayaan alam bangsa disalahgunakan. Dari enam perusahaan saja, kerugian negara sudah mencapai Rp300 triliun. Ini harus kita hentikan bersama,” tegas Prabowo.

Penyerahan Barang Rampasan Negara ini menjadi penanda komitmen pemerintah dalam memperkuat penegakan hukum di sektor sumber daya alam. Selain memulihkan kerugian negara, langkah ini juga diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran, serta memperkuat tata kelola pertambangan yang lebih transparan dan berkeadilan.

Dengan dukungan penuh dari aparat penegak hukum dan kementerian terkait, pemerintah bertekad menjadikan momen ini sebagai awal dari reformasi menyeluruh dalam pengelolaan sumber daya alam Indonesia.

Kredit Konsumer BRI Tumbuh Dua Digit, Dorong Ekonomi Nasional Tetap Solid

0

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan Kredit Konsumer BRI yang inklusif dan berkelanjutan. Hingga Agustus 2025, portofolio kredit konsumer (bank only) tercatat mencapai Rp216,26 triliun, meningkat 10,65% secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian ini menegaskan kepercayaan masyarakat terhadap BRI sebagai lembaga keuangan yang mampu menghadirkan solusi pembiayaan bagi berbagai segmen.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa peningkatan Kredit Konsumer BRI didorong oleh performa positif sejumlah produk utama yang menjadi andalan perusahaan. Di antaranya, produk salary-based loan atau BRIguna yang mencatat outstanding sebesar Rp143,4 triliun per Agustus 2025, tumbuh 9,8% secara tahunan. Sementara itu, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) juga memperlihatkan tren positif dengan outstanding mencapai Rp63,7 triliun, atau naik 13,5% YoY, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kepemilikan hunian.

Prinsip Kehati-hatian dan Tata Kelola yang Kuat

Dhanny menegaskan, BRI berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan. “Kami terus menumbuhkan portofolio konsumer dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Dengan menjaga kualitas kredit tetap terkendali, kami yakin Kredit Konsumer BRI akan terus tumbuh secara sehat dan memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi nasional,” ujarnya.

Penerapan prinsip kehati-hatian tersebut terlihat dari terjaganya rasio kualitas pembiayaan di segmen konsumer. BRI memastikan bahwa ekspansi kredit dilakukan secara selektif, berbasis pada analisis risiko yang ketat serta pemantauan portofolio yang berkelanjutan. Dengan demikian, pertumbuhan tidak hanya mengejar volume, tetapi juga mempertahankan stabilitas keuangan jangka panjang.

Penguatan Segmen Retail dan Inovasi Produk

Selain menjaga kualitas pembiayaan, BRI juga terus memperkuat kapabilitas di segmen retail banking. Produk BRIguna tetap menjadi pemimpin pasar (market leader) di sektor pinjaman berbasis gaji. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, BRI melakukan akuisisi nasabah payroll berkualitas serta memperluas penetrasi KPR bagi nasabah baru (new to bank/NTB) dengan pendekatan profitabilitas yang terukur.

Tak berhenti di situ, BRI juga tengah melakukan transformasi pada layanan Wealth Management untuk menarik nasabah affluent dan high net worth individual (HNWI). Strategi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan serta menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif bagi berbagai lapisan masyarakat.

Menutup pernyataannya, Dhanny menegaskan bahwa keberhasilan BRI dalam menjaga pertumbuhan Kredit Konsumer BRI mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap bank pelat merah tersebut. “Lewat produk unggulan seperti BRIguna dan KPR, BRI tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga menghadirkan solusi keuangan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Berhenti Ribet! Ini 5 Proses Manual pada Bisnis yang Bisa Diotomatisasi melalui Teknologi

Di banyak perusahaan distribusi, sistem kerja masih berjalan dengan cara lama. Catatan pesanan dilakukan secara manual, laporan disusun di Excel, dan koordinasi antar divisi sering dilakukan lewat pesan singkat. Padahal, banyak proses manual yang bisa diotomatisasi dengan teknologi modern seperti MiraDis, platform distribusi terpadu dari Miraswift.

Dengan MiraDis, pekerjaan yang dulu memakan waktu berjam-jam kini bisa selesai dalam hitungan menit. Bukan cuma soal kecepatan, tapi juga soal ketepatan, efisiensi, dan transparansi. Platform ini didesain sebagai aplikasi all-in-one untuk mengelola distribusi, logistik, keuangan, hingga tim sales. Semua dalam satu ekosistem digital yang saling terhubung.

1. Salesman Management, Dari Absensi hingga Laporan Kinerja Bisa Dilakukan!

Di lapangan, salesman sering dihadapkan pada tumpukan catatan, laporan visit, hingga penagihan manual yang rawan salah input. Dengan MiraDis, semuanya sudah terotomatisasi.

Sistem absensi digital terintegrasi GPS memastikan kehadiran sales benar-benar valid. Rencana kunjungan harian pun dibuat otomatis dengan rute optimal lewat Google Maps. Sales juga punya to-do list harian, reminder prospek, serta grafik analisa kinerja yang membantu mereka tahu toko mana yang aktif, pasif, atau berpotensi hilang.

Selain itu, live tracker membuat manajer bisa memantau aktivitas tim tanpa harus menunggu laporan manual. Semua data tercatat otomatis dan dapat diakses kapan saja.

2. Logistik & Inventory: Pengiriman Tanpa Hambatan

Masalah klasik seperti surat jalan hilang atau kurir salah rute kini bisa dihindari. MiraDis menyediakan notifikasi kiriman otomatis, rute pengiriman lewat Google Maps, serta sistem closing pengiriman yang mempercepat validasi barang sampai tujuan.

Kurir bahkan bisa print surat jalan sendiri langsung dari aplikasi, tanpa harus menunggu admin atau dokumen manual. Semua pengiriman bisa dipantau secara real-time dengan fitur live tracker yang memastikan transparansi dari gudang ke pelanggan.

3. Administrasi & Keuangan: Semua Otomatis dan Akurat

Bagian administrasi sering kali menjadi titik paling “sibuk” dan paling rawan error. Namun, lewat MiraDis, semua bisa lebih cepat dan minim risiko.

Salah satu testimoni datang dari Rina, admin di Top Mortar, yang membagikan pengalamannya setelah memakai sistem berbasis Miradis:

“Dulu saya harus rekap laporan manual, hitung insentif pakai Excel, dan catat pembukuan satu-satu. Sekarang tinggal input order dari WhatsApp ke sistem, bikin surat jalan, dan sisanya otomatis. Bahkan insentif sales langsung dihitung berdasarkan performa. Saya nggak perlu lembur lagi, dan hasilnya jauh lebih rapi,” jelasnya.

Fitur keuangan di MiraDis juga terintegrasi dengan API BCA, memungkinkan sinkronisasi otomatis antara pembayaran masuk, piutang, dan pembukuan. Notifikasi jatuh tempo juga muncul otomatis, sehingga admin dan manajemen bisa memantau arus kas dengan mudah.

4. Mulai dari Database & Analisa, Semua Data dalam Satu Tempat

Dalam bisnis distribusi, data adalah aset paling berharga. Namun, data yang tercecer di berbagai file justru bisa jadi sumber masalah. MiraDis menyatukan semuanya dalam satu dashboard yang mudah diakses.

Riwayat pesanan, pembayaran, hingga performa pelanggan tersimpan otomatis. Sistem bahkan menganalisis siapa pelanggan prospektif, mana yang pasif, dan mana yang berpotensi berhenti membeli. Dengan informasi ini, tim marketing bisa mengambil keputusan berbasis data, bukan asumsi.

5. Marketing & Komunikasi Bikin Hemat Waktu dan Dekat dengan Pelanggan

Tidak hanya urusan penjualan dan logistik, MiraDis juga dilengkapi fitur pemasaran modern. Melalui integrasi WhatsApp Business API, perusahaan bisa mengirim promo otomatis, voucher digital, hingga ucapan ulang tahun pelanggan tanpa repot.

Ada juga sistem poin dan reward yang terhubung lewat aplikasi Miradis Seller, yang membuat pelanggan lebih loyal dan aktif bertransaksi.

Proses Manual Diotomatisasi!, Apa Dampak yang Bisa Langsung Dirasakan Ketika Menggunakan Layanan Dari MiraDis?

Dengan mengotomatisasi berbagai proses manual, perusahaan bisa menikmati manfaat langsung, seperti:

  • Hemat waktu dan biaya operasional, karena banyak pekerjaan administratif dilakukan otomatis.
  • Data lebih akurat dan real-time, sehingga manajemen tidak perlu menunggu laporan manual.
  • Keputusan bisnis lebih cepat dan terukur, berkat analisa otomatis yang disediakan oleh sistem.

Automasi pada bisnis nggak cuma jadi tren, tapi kebutuhan nyata di dunia bisnis yang serba cepat. MiraDis hadir untuk menjawab tantangan itu. Membantu perusahaan distribusi bekerja lebih efisien, transparan, dan terukur.

Di era digital, efisiensi bukan lagi soal siapa yang bekerja paling keras, tapi siapa yang bekerja paling cerdas. Banyak proses manual yang bisa diotomatisasi lewat teknologi seperti MiraDis dari Miraswift.

Dengan satu sistem terpadu, pekerjaan admin, kurir, sales, hingga manajemen bisa berjalan serentak dalam ritme yang sama. Hasilnya? Waktu kerja lebih hemat, biaya operasional turun, dan setiap keputusan bisa diambil berdasarkan data akurat.

Sekarang Automasi bukan hanya soal teknologi. Tapi soal bagaimana bisnis bisa bertahan dan tumbuh di tengah perubahan. Di era yang serba cepat ini, waktu menjadi aset paling berharga, dan perusahaan yang masih mengandalkan cara manual perlahan akan tertinggal.

Dengan sistem seperti MiraDis, proses kerja yang sebelumnya rumit bisa berjalan lebih sederhana dan efisien. Sales tak lagi dibebani laporan manual, admin tidak perlu lembur hanya untuk rekap data, dan manajemen bisa memantau semua aktivitas bisnis secara real-time.

Stabil dan Adaptif, Kinerja APBN 2025 Jadi Bukti Ketangguhan Fiskal Indonesia

0

Kinerja APBN 2025 mencatat hasil yang solid hingga Agustus, menandai peran nyata anggaran negara sebagai instrumen fiskal yang mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung berbagai program prioritas nasional. Data terbaru menunjukkan pendapatan negara mencapai Rp1.638,7 triliun atau 57,2 persen dari outlook, sementara belanja negara sebesar Rp1.960,3 triliun atau 55,6 persen dari target. Dengan capaian tersebut, defisit berada di kisaran Rp321,6 triliun atau setara 1,35 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menilai bahwa capaian ini tidak lepas dari kontribusi kuat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam memperkuat penerimaan negara. Menurutnya, peran Bea Cukai tidak hanya sebatas pengumpulan pajak, tetapi juga menjaga kelancaran arus perdagangan, keamanan, serta memberikan fasilitas yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Melalui penerimaan kepabeanan dan cukai, serta pengawasan yang terukur, Bea Cukai terus mendukung Kinerja APBN 2025 agar tetap sehat dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/10/2025).

Penerimaan Pajak dan Cukai Menguat di Tengah Tantangan Ekonomi

Dari sisi pendapatan, penerimaan perpajakan hingga Agustus 2025 tercatat sebesar Rp1.330,4 triliun atau 55,7 persen dari target, sedangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menyentuh Rp306,8 triliun atau 64,3 persen dari outlook. Khusus untuk sektor kepabeanan dan cukai, kontribusinya mencapai Rp194,9 triliun atau 64,6 persen dari target APBN, tumbuh 6,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan tersebut terutama dipicu oleh kenaikan penerimaan bea keluar dan cukai. Penerimaan bea keluar melonjak menjadi Rp18,7 triliun atau 418,6 persen dari target, terdorong harga komoditas seperti crude palm oil (CPO) dan ekspor konsentrat tembaga. Sementara itu, bea masuk justru sedikit terkoreksi menjadi Rp32,2 triliun, atau turun 5,1 persen akibat meningkatnya pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas (FTA).

Adapun penerimaan cukai mencapai Rp144 triliun atau 59 persen dari target APBN, tumbuh 4,1 persen secara tahunan meski produksi hasil tembakau menurun 1,9 persen. “Kinerja APBN 2025 yang solid memperlihatkan bahwa instrumen fiskal negara masih mampu menopang perekonomian di tengah dinamika global,” kata Budi menegaskan.

Pengawasan Ketat: Bea Cukai Gencar Tindak Rokok Ilegal dan Narkotika

Selain pengumpulan penerimaan, Bea Cukai juga memperkuat peran pengawasan di lapangan. Hingga Agustus 2025, tercatat 11.751 penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Dari hasil operasi tersebut, sebanyak 699 juta batang rokok tanpa pita cukai berhasil diamankan, naik 28,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Nilai barang hasil penindakan mencapai Rp1,1 triliun, dengan potensi penerimaan tambahan cukai sekitar Rp530 miliar.

Jenis pelanggaran terbanyak masih berasal dari sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret putih mesin (SPM) tanpa pita cukai. Di sisi lain, pengawasan terhadap peredaran narkotika juga menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 1.213 kasus penindakan yang berhasil menggagalkan penyelundupan lebih dari 10 ton narkotika, naik hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Budi menegaskan, keberhasilan dalam menjaga penerimaan sekaligus memperkuat pengawasan adalah bentuk komitmen Bea Cukai untuk memastikan APBN tetap kokoh dan berdampak nyata bagi masyarakat. “Kinerja positif ini tidak akan tercapai tanpa dukungan pelaku usaha dan masyarakat. Kami mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung terciptanya ekosistem fiskal yang sehat,” ucapnya.

APBN Sebagai Pilar Stabilitas Ekonomi Nasional

Lebih jauh, Budi menilai keberhasilan menjaga Kinerja APBN 2025 adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional. Dengan penerimaan yang solid, pengawasan yang ketat, serta penyerapan anggaran yang efektif, APBN terus memainkan peran strategisnya sebagai instrumen pembangunan dan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

“APBN bukan sekadar angka, tetapi cerminan kerja keras bersama untuk memastikan perekonomian Indonesia tetap tumbuh inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Budi.

MotoGP Mandalika 2025 Catat 140 Ribu Penonton, Indonesia Makin Percaya Diri di Ajang Dunia

0

Kesuksesan ajang MotoGP Mandalika 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat membawa Indonesia ke panggung olahraga dunia dengan penuh kebanggaan. Di balik gemuruh mesin balap dan sorak sorai 140.324 penonton, terdapat kerja besar ribuan orang dari berbagai lini — mulai dari pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, tenaga medis, hingga masyarakat lokal — yang bersatu demi suksesnya penyelenggaraan ajang dunia ini.

Antusiasme publik terhadap MotoGP Mandalika 2025 mencetak rekor baru dengan lonjakan jumlah penonton yang signifikan. Setelah mencatat 102.929 penonton pada 2023 dan 121.252 pada 2024, tahun ini jumlah pengunjung melonjak menjadi 140.324 orang. Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan penonton mencapai 36,3 persen, menandakan meningkatnya daya tarik sport tourism Indonesia di mata dunia.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil sinergi semua pihak.

“MotoGP Mandalika 2025 bukan sekadar ajang olahraga, tapi wujud gotong royong nasional. Semua pihak berperan, dari kementerian, aparat keamanan, tenaga medis, pelaku usaha, hingga masyarakat. Inilah semangat Indonesia yang bekerja bersama,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Lembaga Jadi Pondasi Kesuksesan

Dukungan berbagai kementerian dan lembaga menjadi fondasi utama keberhasilan penyelenggaraan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berperan memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai standar olahraga internasional, sementara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan sport tourism. Beragam program promosi, paket perjalanan MotoGP, dan pelibatan industri kreatif lokal menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem pariwisata olahraga nasional.

Dukungan ekonomi kerakyatan juga hadir lewat Kementerian Koperasi dan UKM, yang memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berpartisipasi langsung di area sirkuit. Para pelaku usaha kecil menampilkan produk kuliner, kerajinan tangan, serta suvenir khas Nusa Tenggara Barat, menciptakan pengalaman wisata yang autentik bagi para pengunjung.

Dari sisi transportasi, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Bandara Soekarno–Hatta dan Bandara Internasional Lombok (BIZAM) untuk memastikan kelancaran arus kedatangan kru, pembalap, logistik, dan penonton. Peningkatan jumlah penerbangan komersial dan kargo selama ajang berlangsung berhasil dikelola dengan baik berkat koordinasi lintas lembaga.

Sebagai sponsor utama, Pertamina memainkan peran penting melalui penyediaan bahan bakar berteknologi tinggi dan ramah lingkungan. Berbagai kegiatan promosi serta aktivitas brand engagement juga turut memperkuat citra nasional di mata dunia.

MotoGP Mandalika dan Dampaknya bagi Masyarakat Lombok

Lebih dari sekadar ajang balap, MotoGP Mandalika 2025 menjadi momentum bagi masyarakat Lombok untuk menunjukkan kekayaan budaya dan keramahan khas daerahnya. Dukungan tokoh masyarakat, pelaku seni, hingga komunitas lokal menciptakan atmosfer hangat yang menyambut para tamu dari berbagai negara. Beragam pertunjukan budaya Sasak dan festival lokal turut menghiasi rangkaian acara, memperkaya pengalaman para penonton.

Dengan 67.905 penonton hadir di hari race day dan total 140.324 penonton selama tiga hari, suasana Mandalika terasa seperti festival nasional. Ribuan orang datang bukan hanya untuk menyaksikan balapan, tetapi juga menikmati keindahan alam Lombok serta keramahan masyarakatnya.

Menutup ajang tersebut, Priandhi Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan.

“Keberhasilan ini adalah kemenangan bersama. Dari pemerintah hingga masyarakat, semua bergerak dalam satu semangat gotong royong. Mandalika bukan sekadar sirkuit, melainkan simbol persatuan bangsa,” tegasnya.

Dengan keberhasilan MotoGP Mandalika 2025, Indonesia sekali lagi menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event olahraga dunia sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai ikon sport tourism Asia.