Jumat, November 6, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 41

Tren Bersepeda Bangkit Lagi, Pasar Sepeda Nasional Simpan Peluang Besar

Fenomena bersepeda kembali menggeliat di berbagai daerah dalam beberapa waktu terakhir. Kebangkitan aktivitas gowes ini turut memberikan angin segar bagi Pasar Sepeda nasional yang sempat mengalami perlambatan setelah meredanya pandemi Covid-19. Kini, sepeda tidak lagi dipandang sekadar sarana olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup modern serta alternatif transportasi yang ramah lingkungan.

Perubahan pola masyarakat tersebut ikut mendorong peningkatan minat terhadap berbagai jenis sepeda, terutama sepeda lipat. Model ini banyak diminati karena praktis digunakan untuk mobilitas harian dan mudah dibawa ke moda transportasi publik seperti MRT maupun KRL. Tidak heran jika kalangan pekerja kantoran dan mahasiswa menjadi pengguna terbesar di kota-kota besar.

Meningkatnya minat masyarakat turut memperkuat prospek Pasar Sepeda dalam negeri. Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI) mencatat kebutuhan sepeda nasional setiap tahun berada pada kisaran 5,5 juta hingga 7 juta unit. Angka tersebut menunjukkan besarnya peluang yang masih tersedia bagi industri sepeda nasional.

Namun, kapasitas produksi dalam negeri saat ini masih belum mampu memenuhi seluruh permintaan. Industri lokal baru dapat menghasilkan sekitar 2,5 juta unit sepeda per tahun. Kesenjangan tersebut membuka peluang besar bagi produsen nasional untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Pasar Sepeda Masih Menyimpan Potensi Besar

Pelaku industri menilai peningkatan produksi perlu didukung ketersediaan komponen pendukung seperti ban, rantai, gear, dan berbagai suku cadang lainnya. Saat ini sebagian kebutuhan tersebut masih bergantung pada impor, sehingga memengaruhi efisiensi biaya produksi.

Jika rantai pasok komponen dapat diperkuat di dalam negeri, industri diyakini mampu menghasilkan produk dengan harga yang lebih kompetitif. Langkah tersebut sekaligus dapat mempercepat pertumbuhan Pasar Sepeda yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Tidak hanya menjanjikan di pasar domestik, produk sepeda buatan Indonesia juga mulai mendapat perhatian dari pasar internasional. Data dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) menunjukkan nilai ekspor sepeda Indonesia pada 2024 mencapai sekitar Rp1,9 triliun.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa produk lokal memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat global. Bahkan, sejumlah proyeksi menyebut Pasar Sepeda Indonesia berpotensi mencapai nilai US$1,1 miliar pada 2027.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, kualitas dan standar keamanan produk menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Karena itu, BSN telah menetapkan SNI 9232:2023 yang mengatur persyaratan keselamatan berbagai jenis sepeda, mulai dari sepeda perkotaan, trekking, pegunungan, remaja hingga balap.

TB Bangun Makmur Jadi Andalan Kebutuhan Material Bangunan di Kawasan Pakis Malang

Pertumbuhan pembangunan di kawasan Malang Raya terus mendorong meningkatnya kebutuhan akan material konstruksi. Di tengah kondisi tersebut, keberadaan toko bangunan yang mampu menyediakan produk lengkap, harga bersaing, serta layanan yang dapat diandalkan menjadi salah satu faktor penting bagi masyarakat maupun pelaku proyek. Salah satu yang terus mempertahankan komitmen tersebut adalah TB Bangun Makmur, toko bangunan yang berlokasi di Jalan Raya Sekarpuro No. 56, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Bagi TB Bangun Makmur, bisnis toko bahan bangunan tidak hanya berfokus pada aktivitas penjualan. Usaha yang telah melayani berbagai kebutuhan konstruksi ini menempatkan kepercayaan pelanggan sebagai fondasi utama dalam menjalankan bisnis dan membangun hubungan jangka panjang.

Vivik, putra pemilik usaha yang telah terlibat aktif dalam pengelolaan bisnis keluarga sejak 2009, menuturkan bahwa konsistensi pelayanan menjadi salah satu faktor yang membuat usaha tersebut terus bertahan hingga saat ini. Pria asal Kalimantan Tengah itu telah menyaksikan berbagai perubahan dan dinamika industri bahan bangunan selama lebih dari satu dekade.

“Bisnis toko bangunan itu bukan hanya soal menjual barang. Yang lebih penting adalah bagaimana pelanggan percaya bahwa kebutuhan mereka bisa terpenuhi dengan baik, mulai dari kualitas produk, ketersediaan stok, sampai pelayanan yang diberikan,” ujar Vivik.

TB Bangun Makmur melayani kebutuhan material untuk pembangunan rumah baru, renovasi hunian, proyek perumahan, hingga konstruksi skala menengah. Beragam produk tersedia, mulai dari semen, besi beton, baja ringan, bata ringan, pasir, pipa, cat, perlengkapan sanitasi, hingga berbagai kebutuhan konstruksi lainnya.

Menurut Vivik, pelanggan saat ini memiliki ekspektasi yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Selain mempertimbangkan harga, mereka juga menginginkan kemudahan dalam mendapatkan material yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

“Banyak pelanggan datang dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Ada yang sedang membangun rumah dari nol, ada yang renovasi, ada juga kontraktor yang membutuhkan pasokan material untuk proyek. Karena itu kami berusaha menyediakan produk yang lengkap agar pelanggan tidak perlu mencari ke banyak tempat,” katanya.

TB Bangun Makmur Mengedepankan Pelayanan untuk Kenyamanan Pelanggan

Persaingan bisnis toko bangunan yang semakin ketat membuat pelayanan menjadi salah satu aspek yang terus dijaga oleh TB Bangun Makmur. Tidak sedikit pelanggan yang datang dengan kebutuhan konsultasi sebelum menentukan material yang akan dibeli, terutama pemilik rumah yang belum memiliki pengalaman di bidang konstruksi.

Karena itu, tim di TB Bangun Makmur berupaya memberikan informasi serta rekomendasi produk yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan. Pendekatan tersebut dinilai mampu membantu pelanggan memilih material secara lebih tepat dan efisien.

“Kami berusaha membantu pelanggan memilih material yang tepat. Kadang pelanggan belum tahu produk mana yang paling cocok untuk pekerjaannya, sehingga kami berikan penjelasan agar mereka bisa mengambil keputusan yang lebih efektif,” jelas Vivik.

Menurutnya, konsultasi sederhana seperti itu sering kali membantu pelanggan menghindari kesalahan pembelian sekaligus mengoptimalkan anggaran pembangunan yang dimiliki.

Menjaga Kualitas Produk untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Selain pelayanan, kualitas produk menjadi faktor yang mendapat perhatian khusus. Untuk menjaga standar yang konsisten, TB Bangun Makmur memilih bekerja sama dengan pemasok dan merek yang telah memiliki reputasi baik di industri konstruksi.

Langkah tersebut dilakukan agar material yang diterima pelanggan sesuai dengan kebutuhan dan standar kualitas yang diharapkan. Vivik menilai kepercayaan pelanggan merupakan aset yang dibangun dalam waktu lama sehingga harus dijaga dengan sungguh-sungguh.

“Kepercayaan pelanggan dibangun dalam waktu yang lama. Karena itu kami selalu berusaha menjaga kualitas barang yang kami jual. Kepuasan pelanggan menjadi prioritas karena sebagian besar pelanggan datang kembali atau merekomendasikan toko kami kepada orang lain,” ungkapnya.

Meski menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga material dan meningkatnya persaingan usaha, Vivik tetap optimistis terhadap prospek industri bahan bangunan ke depan. Pertumbuhan pembangunan perumahan, renovasi hunian, serta proyek infrastruktur dinilai masih akan terus mendorong permintaan material konstruksi.

Namun, ia menegaskan bahwa pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pasar dan terus meningkatkan kualitas layanan agar tetap relevan.

“Menurut saya peluang bisnis bahan bangunan masih sangat terbuka. Yang penting adalah bagaimana pelaku usaha mampu menjaga kepercayaan pelanggan dan memberikan pelayanan yang baik secara konsisten,” ujarnya.

Setelah lebih dari satu dekade ikut mengembangkan usaha keluarga, Vivik berharap TB Bangun Makmur dapat terus tumbuh dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan material bangunan.

TB BANGUN MAKMUR
Jl. Raya Sekarpuro No.56, Wiagan, Sekarpuro, Kec. Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65154
WA: 0852-3306-0280

Melayani kebutuhan material bangunan untuk rumah tinggal, renovasi, proyek konstruksi, kontraktor, dan developer.

Dampak Ekonomi di Piala Dunia bagi AS Diperkirakan Positif, Tetapi Efeknya Dinilai Terbatas

0

Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang dimulai pada Juni diperkirakan membawa manfaat besar bagi perekonomian Amerika Serikat. Meski demikian, sejumlah ekonom menilai Dampak Ekonomi di Piala Dunia tidak serta-merta menghasilkan keuntungan sebesar yang selama ini diproyeksikan oleh penyelenggara turnamen.

Federasi sepak bola dunia atau FIFA memperkirakan ajang empat tahunan tersebut akan mendatangkan miliaran dolar AS melalui lonjakan wisatawan yang memenuhi hotel, restoran, pusat hiburan, hingga berbagai sektor jasa lainnya. Prediksi tersebut menjadi kabar positif bagi ekonomi Amerika Serikat yang masih menghadapi tekanan akibat inflasi tinggi dan melambatnya daya beli masyarakat.

Namun, sejumlah analis mengingatkan bahwa Dampak Ekonomi Piala Dunia kerap kali lebih rendah dibandingkan proyeksi awal. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada turnamen sepak bola, tetapi juga berbagai ajang olahraga dan budaya berskala internasional lainnya.

Ekonom dari College of Holy Cross, Victor Matheson, menilai manfaat ekonomi dari turnamen sebesar Piala Dunia biasanya tidak tersebar merata. Beberapa sektor memang berpotensi menikmati peningkatan pendapatan yang signifikan, terutama hotel, restoran, dan tempat hiburan yang berada di sekitar lokasi pertandingan.

Sebaliknya, sejumlah pelaku usaha lain justru berisiko kehilangan pelanggan karena perubahan pola konsumsi wisatawan. Menurut Matheson, dalam setiap perhelatan besar selalu terdapat pihak yang memperoleh keuntungan besar dan pihak lain yang tidak merasakan dampak serupa.

Dampak Ekonomi di Piala Dunia Diperkirakan Tambah PDB AS

FIFA memperkirakan turnamen ini dapat memberikan tambahan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar US$17 miliar bagi Amerika Serikat. Sementara itu, total aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan penyelenggaraan Piala Dunia diprediksi mencapai US$11 miliar.

Meski nilainya terlihat besar, laporan Saxo Bank menyebut kontribusi tersebut sebenarnya hanya mewakili porsi yang sangat kecil terhadap keseluruhan ekonomi Amerika Serikat. Estimasi manfaat yang dihasilkan bahkan diperkirakan tidak mencapai 0,1 persen dari total PDB tahunan negara tersebut.

Laporan itu menyimpulkan bahwa Dampak Ekonomi di Piala Dunia tidak cukup signifikan untuk menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan ukuran ekonomi Amerika Serikat yang sangat besar, tambahan pendapatan dari turnamen ini hanya memberikan efek terbatas pada pertumbuhan secara keseluruhan.

Pergerakan Ekonomi Pildun dan Sorotan Harga Tiket!

Matheson juga menyoroti sebagian besar pemasukan turnamen akan mengalir langsung kepada FIFA melalui penjualan tiket, merchandise, dan berbagai hak komersial lainnya. Kondisi tersebut membuat tidak semua dana yang dibelanjakan wisatawan akan berputar di perekonomian lokal.

Perdebatan juga muncul terkait harga tiket pertandingan yang dinilai terlalu mahal. Beberapa kategori kursi bahkan dibanderol lebih dari US$1.000. Harga tersebut menuai kritik karena dianggap membatasi akses penonton sekaligus mengurangi peluang belanja wisatawan di sektor usaha lokal.

Meski demikian, Presiden FIFA, Gianni Infantino, membela kebijakan tersebut. Menurutnya, harga tiket ditentukan berdasarkan mekanisme pasar dan tingginya permintaan masyarakat. Ia menilai kondisi itu menunjukkan besarnya minat publik terhadap turnamen, sekaligus menjadi bagian dari Dampak Ekonomi Piala Dunia yang terus menjadi sorotan menjelang kick-off kompetisi.

Menuju Swasembada Susu, Indonesia Perkuat Populasi Ternak dan Pasokan Susu Nasional

0

Swasembada Susu masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Pemerintah memperkirakan kebutuhan populasi sapi perah nasional harus mencapai sekitar 2 juta ekor agar mampu memenuhi kebutuhan konsumsi susu dalam negeri secara mandiri. Sementara saat ini jumlah sapi perah yang tersedia baru sekitar 540 ribu ekor yang tersebar di berbagai daerah.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan pada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Makmun, mengatakan Indonesia masih membutuhkan tambahan lebih dari 1,4 juta ekor sapi perah untuk mewujudkan target tersebut.

Menurutnya, peningkatan populasi ternak menjadi salah satu langkah utama untuk memperkuat pasokan susu nasional. Namun, upaya mencapai Swasembada Susu tidak hanya bergantung pada jumlah ternak, melainkan juga produktivitas yang dihasilkan setiap ekor sapi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produktivitas sapi perah di Indonesia saat ini rata-rata sekitar 12,5 liter susu per ekor per hari. Angka tersebut dinilai masih dapat ditingkatkan melalui perbaikan manajemen peternakan, kualitas pakan, serta penggunaan bibit unggul.

Jika produktivitas mampu ditingkatkan hingga 15 hingga 20 liter per hari, kebutuhan tambahan populasi sapi perah diperkirakan tidak perlu mencapai 2 juta ekor. Dengan demikian, target Swasembada Susu dapat dicapai secara lebih efisien.

Swasembada Susu Didukung Penambahan Populasi dan Produktivitas

Kementerian Pertanian telah memulai langkah penambahan populasi sapi perah sejak tahun lalu. Sepanjang 2025, Indonesia mendatangkan sekitar 15 ribu ekor sapi perah bunting untuk mempercepat regenerasi dan meningkatkan populasi nasional.

Sebagian besar sapi tersebut kini telah melahirkan. Anak sapi betina yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan populasi baru dalam beberapa tahun ke depan. Selain itu, populasi sapi perah yang telah ada di dalam negeri juga terus berkontribusi melalui kelahiran anak sapi setiap tahun.

Makmun memperkirakan tambahan populasi dari proses regenerasi alami dapat mencapai hampir 100 ribu ekor per tahun. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam upaya mengejar target Swasemdada Susu yang telah ditetapkan pemerintah.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian juga mengusulkan konsep Dapur Susu Indonesia (DaSI) untuk mendukung penyediaan susu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dirancang agar koperasi dan pelaku usaha lokal dapat berperan dalam pengolahan serta distribusi susu ke berbagai wilayah.

Konsep DaSI dinilai mampu memperluas akses masyarakat terhadap produk susu sekaligus menciptakan rantai pasok yang lebih merata. Dengan kombinasi peningkatan populasi sapi perah, perbaikan produktivitas, dan penguatan distribusi, pemerintah berharap target Swasembada Susu dapat diwujudkan secara bertahap.

Beli Dolar Dibatasi USD25 Ribu per Bulan, BI Optimalkan Intervensi Pasar Valas

0

Beli Dolar kini Dibatasi mulai Juni 2026 setelah Bank Indonesia (BI) menetapkan batas transaksi pembelian valuta asing tunai terhadap rupiah tanpa dokumen pendukung atau underlying sebesar USD25 ribu per pelaku setiap bulan. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya tekanan dari pasar global.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa BI terus memperkuat koordinasi dengan berbagai otoritas terkait guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Menurutnya, kebijakan Beli Dolar Dibatasi tersebut dibarengi dengan pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas pembelian dolar AS oleh perbankan maupun korporasi yang memiliki kebutuhan valuta asing dalam jumlah besar.

Ramdan menegaskan bahwa BI akan terus memantau perkembangan pasar keuangan domestik dan global. Bank sentral juga siap mengambil langkah yang diperlukan secara terukur untuk menjaga ketahanan eksternal ekonomi Indonesia serta mengurangi tekanan terhadap rupiah.

Untuk Menjaga Stabilitas Rupiah, Beli Dolar Kini Dibatasi

Selain menerapkan batas pembelian valuta asing, BI juga mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan di pasar keuangan. Langkah tersebut dilakukan melalui intervensi di pasar valas menggunakan transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot, hingga Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di dalam negeri.

Tidak hanya itu, BI juga tetap melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pasar dan memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

Ramdan menjelaskan tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih cukup besar. Salah satu faktor utama berasal dari ketidakpastian global yang dipicu perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah.

Di samping faktor eksternal, kebutuhan valuta asing dalam negeri juga mengalami peningkatan secara musiman. Permintaan dolar AS meningkat karena adanya pembayaran utang luar negeri serta repatriasi dividen perusahaan, sementara pasokan dolar yang masuk ke pasar domestik masih terbatas.

Kondisi tersebut membuat kebijakan Beli Dolar Dibatasi menjadi salah satu instrumen yang dinilai penting untuk membantu menjaga keseimbangan pasar valuta asing.

Selain penguatan pengawasan, BI juga terus memperkuat efektivitas bauran kebijakan moneternya. Salah satunya melalui penyesuaian struktur suku bunga instrumen moneter agar tetap menarik bagi investor.

Orang Lain Melihat Gangguan, Entrepreneur Melihat Masalah yang Bisa Jadi Bisnis

0

Banyak orang mencari ide usaha dari tren yang sedang viral, padahal sering kali masalah yang bisa jadi bisnis justru berasal dari hal-hal sederhana yang ditemui setiap hari. Berempat.com melihat bahwa banyak bisnis sukses lahir bukan dari inovasi besar, melainkan dari kemampuan menemukan solusi atas gangguan kecil yang sering membuat orang kesal. Ketika sebuah masalah dialami banyak orang dan belum ada solusi yang praktis, di situlah peluang bisnis mulai terbentuk.

Dalam dunia kewirausahaan, ada istilah yang cukup populer: “fall in love with the problem, not the solution.” Artinya, pelaku usaha sebaiknya fokus memahami masalah yang dialami konsumen sebelum memikirkan produk yang akan dijual.

Banyak perusahaan besar yang berkembang karena berangkat dari persoalan sehari-hari. Layanan transportasi online muncul karena sulitnya mendapatkan kendaraan yang cepat dan transparan. Aplikasi pesan antar makanan berkembang karena banyak orang tidak memiliki waktu untuk keluar membeli makanan. Bahkan layanan penyimpanan cloud hadir karena banyak pengguna kesulitan menyimpan dan berbagi file dalam jumlah besar.

Pendekatan yang sama sebenarnya bisa diterapkan oleh pelaku usaha skala kecil.

Menurut laporan Global Entrepreneurship Monitor (GEM), sebagian besar bisnis baru lahir karena adanya peluang pasar yang ditemukan dari kebutuhan atau masalah yang belum terpecahkan. Sementara itu, data dari Statista menunjukkan konsumen semakin menghargai produk dan layanan yang mampu menghemat waktu serta memberikan kemudahan dalam aktivitas sehari-hari.

Artinya, semakin sering sebuah masalah dialami masyarakat, semakin besar pula potensi bisnis yang bisa dibangun di atasnya.

Masalah Kecil yang Sering Diabaikan Bisa Menjadi Peluang Besar

Banyak orang menganggap masalah kecil tidak cukup penting untuk dijadikan bisnis. Padahal, justru persoalan sederhana yang terjadi berulang kali sering kali memiliki pasar yang luas.

Contohnya adalah layanan titip belanja. Bisnis ini muncul karena sebagian orang tidak memiliki waktu untuk berbelanja langsung atau kesulitan mendapatkan produk tertentu di daerahnya.

Contoh lainnya adalah jasa antre. Di beberapa kota besar, muncul layanan yang membantu pelanggan mengantre untuk pembelian produk, pengurusan dokumen, hingga kebutuhan administrasi tertentu. Bisnis seperti ini lahir dari satu masalah sederhana: orang tidak ingin membuang waktu untuk menunggu.

Beberapa contoh masalah yang bisa jadi bisnis antara lain:

  • Sulit mencari tempat parkir.
  • Tidak sempat mencuci kendaraan.
  • Kesulitan mengatur jadwal harian.
  • Bingung memilih hadiah.
  • Tidak memiliki waktu berbelanja kebutuhan rumah tangga.
  • Kesulitan membuat konten media sosial.
  • Sulit mengurus dokumen administrasi.

Ketika sebuah masalah dirasakan oleh ribuan bahkan jutaan orang, solusi sederhana pun bisa memiliki nilai ekonomi yang besar.

Bahkan, beberapa startup yang kini bernilai miliaran dolar pada awalnya hanya menyelesaikan persoalan yang terlihat sepele bagi sebagian orang.

Cara Menemukan Masalah yang Bisa Jadi Bisnis di Sekitar Kita

Menemukan peluang usaha tidak selalu harus melalui riset pasar yang rumit. Banyak ide bisnis justru muncul dari pengamatan sehari-hari.

Salah satu cara termudah adalah memperhatikan keluhan yang sering muncul di media sosial, forum online, atau percakapan dengan teman dan keluarga. Keluhan yang terus berulang biasanya menunjukkan adanya kebutuhan yang belum terpenuhi secara optimal.

Selain itu, cobalah memperhatikan aktivitas yang sering membuat orang kehilangan waktu, tenaga, atau kenyamanan. Dalam banyak kasus, konsumen bersedia membayar untuk sesuatu yang mampu membuat hidup mereka lebih praktis.

Menurut laporan PwC Global Consumer Insights Survey, kenyamanan dan kemudahan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen modern. Fakta ini menunjukkan bahwa solusi atas masalah sederhana memiliki peluang pasar yang sangat nyata.

Karena itu, saat mencari ide usaha, jangan hanya fokus pada produk yang sedang tren. Perhatikan juga apa yang membuat orang kesal, repot, atau membuang banyak waktu setiap hari. Sering kali, masalah yang bisa jadi bisnis berada sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan terlihat begitu biasa hingga banyak orang mengabaikannya.

Bagi calon entrepreneur, kemampuan melihat peluang dari sudut pandang ini bisa menjadi keunggulan tersendiri. Semakin relevan solusi yang ditawarkan terhadap kebutuhan masyarakat, semakin besar pula peluang bisnis tersebut untuk berkembang dalam jangka panjang. Dengan kata lain, masalah yang bisa jadi bisnis sering kali bukan masalah besar, melainkan gangguan kecil yang terus dirasakan banyak orang tanpa disadari.

Bitcoin Turun Tipis, Investor Masih Bersikap Hati-Hati Meski Akses Perdagangan Diperluas

0

Bitcoin Turun Tipis pada perdagangan awal pekan meski pasar aset digital mendapat sentimen positif dari langkah CME Group yang resmi memperluas jam perdagangan produk derivatif kripto menjadi 24 jam penuh. Kendati demikian, respons pasar masih cenderung hati-hati sehingga harga aset kripto terbesar di dunia itu belum mampu mencatat penguatan berarti.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level USD73.630 atau melemah sekitar 0,36 persen. Pergerakan tersebut mencerminkan kondisi pasar yang masih dibayangi sentimen beragam, mulai dari arus investasi institusional hingga perkembangan regulasi di Amerika Serikat.

Salah satu kabar penting datang dari CME Group yang mengumumkan layanan perdagangan kontrak berjangka dan opsi kripto kini tersedia selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan melalui platform CME Globex.

Kebijakan tersebut membuat jadwal perdagangan CME semakin mendekati karakteristik pasar kripto yang beroperasi tanpa henti. Investor kini dapat merespons berbagai peristiwa yang memengaruhi harga aset digital kapan saja, termasuk saat akhir pekan maupun hari libur.

Bitcoin Turun Tipis Meski CME Perluas Jam Perdagangan

Langkah CME dinilai sebagai upaya memperkuat akses investor institusional terhadap pasar aset digital yang teregulasi. Sepanjang 2025, perusahaan itu mencatat volume perdagangan nominal produk kripto mendekati USD3 triliun, menunjukkan tingginya minat pelaku pasar terhadap instrumen investasi berbasis kripto.

Saat ini, CME menawarkan kontrak derivatif yang terkait dengan bitcoin dan ether. Selain itu, perusahaan juga telah menghadirkan produk baru yang terhubung dengan aset digital lain seperti XRP dan Solana.

Meski perkembangan tersebut dinilai positif, Bitcoin Turun Tipis karena pasar masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah melambatnya permintaan terhadap ETF Bitcoin spot dalam beberapa pekan terakhir.

Penurunan minat pada produk investasi tersebut membuat harga bitcoin kehilangan momentum. Dalam sepekan terakhir, bitcoin tercatat melemah sekitar tiga persen. Kondisi serupa juga dialami ether yang mengalami penurunan dalam kisaran yang hampir sama.

Selain faktor permintaan, investor juga terus memantau perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembahasan Rancangan Undang-Undang CLARITY yang bertujuan membentuk kerangka pengawasan aset digital yang lebih jelas.

Perdebatan mengenai regulasi tersebut masih berlangsung. Bahkan CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, sempat menyampaikan kritik terhadap beberapa ketentuan dalam rancangan aturan tersebut.

Meski demikian, sejumlah analis menilai perkembangan infrastruktur perdagangan yang semakin matang tetap menjadi fondasi penting bagi industri aset digital. Karena itu, meskipun Bitcoin Turun Tipis dalam jangka pendek, pelaku pasar masih melihat prospek pertumbuhan sektor kripto dalam jangka panjang.

Kualitasnya Diakui Dunia, Ikan Arwana Indonesia Terus Perluas Pasar Ekspor

0

Ikan Arwana Indonesia kembali mendapat sorotan di pasar global setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong penguatan ekspor melalui penyelenggaraan kontes internasional di Kalimantan Barat. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai ekonomi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen ikan hias unggulan dunia.

Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Sarmintohadi, mengatakan pemerintah terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor ikan hias nasional, terutama arwana super red yang menjadi komoditas unggulan asal Kalimantan Barat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendukung penyelenggaraan APPS International Arowana Contest 2026 yang berlangsung di Pontianak Convention Centre. Kegiatan tersebut menjadi ajang promosi sekaligus sarana memperkenalkan kualitas Ikan Arwana Indonesia kepada komunitas internasional.

Menurut Sarmintohadi, keberhasilan acara tersebut tidak hanya terlihat dari kualitas ikan yang dipamerkan, tetapi juga dari kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan peserta dari berbagai negara.

Ikan Arwana Indonesia Kian Dilirik Pasar Global

Kontes internasional tersebut menghadirkan 192 ekor arwana super red terbaik dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, China, Taiwan, hingga Vietnam. Kehadiran peserta dari berbagai negara menjadi bukti tingginya minat pasar terhadap Ikan Arwana Indonesia yang dikenal memiliki kualitas unggul.

Kegiatan yang digelar oleh Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) bersama Mayin International itu juga menjadi wadah memperkuat jaringan perdagangan ikan hias yang legal dan berkelanjutan.

Gubernur Ria Norsan menilai Kalimantan Barat memiliki keunggulan tersendiri karena merupakan habitat asli arwana merah yang terkenal di pasar dunia. Menurutnya, arwana dari wilayah Kapuas Hulu memiliki karakteristik warna dan keindahan yang sulit ditemukan di daerah lain.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara, menegaskan bahwa arwana super red menjadi salah satu ikan hias dengan nilai ekonomi tinggi di pasar internasional.

Karakter warna merah yang mencolok, bentuk tubuh yang elegan, serta kualitas sisik yang khas membuat Ikan Arwana Indonesia banyak diburu kolektor dan pecinta ikan hias dari berbagai negara. Permintaan yang terus tumbuh turut membuka peluang besar bagi pelaku usaha dalam negeri.

Meski memiliki nilai ekonomi tinggi, perdagangan Ikan Arwana Indonesia tetap diawasi secara ketat. Arwana super red termasuk spesies yang dilindungi dan masuk dalam daftar Appendiks I CITES sehingga seluruh proses ekspor wajib mengikuti regulasi nasional maupun internasional.

Tidak Punya Brand Sendiri? Jualan Produk Orang Lain Tetap Bisa Menguntungkan

0

Jualan produk orang lain menjadi salah satu cara paling realistis untuk memulai bisnis tanpa harus mengeluarkan modal besar untuk produksi, riset produk, atau membangun merek dari nol. Di Berempat.com, kami melihat model bisnis ini semakin diminati karena menawarkan fleksibilitas dan risiko yang relatif lebih rendah dibanding menciptakan produk sendiri.

Banyak orang mengira memulai bisnis harus memiliki brand, pabrik, atau stok barang dalam jumlah besar. Padahal, perkembangan marketplace dan media sosial telah membuka peluang bagi siapa saja untuk menjadi reseller, dropshipper, affiliate marketer, maupun agen penjualan produk milik pihak lain.

Model bisnis ini bahkan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Menurut laporan Google, Temasek, dan Bain e-Conomy SEA, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari US$90 miliar dan tetap menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Sebagian besar aktivitas tersebut berasal dari perdagangan digital yang melibatkan jutaan penjual online, termasuk reseller dan dropshipper.

Dengan pasar yang terus berkembang, peluang jualan produk orang lain masih sangat terbuka, terutama bagi mereka yang memiliki kemampuan pemasaran dan memahami kebutuhan konsumen.

Keuntungan utama dari model bisnis ini adalah fokus dapat diarahkan pada penjualan dan pemasaran. Pelaku usaha tidak perlu memikirkan proses produksi, pengadaan bahan baku, atau pengembangan produk yang sering kali membutuhkan waktu dan biaya besar.

Bahkan, banyak bisnis online sukses yang awalnya hanya berperan sebagai penjual produk pihak ketiga sebelum akhirnya memiliki brand sendiri setelah pasar dan modal mulai terbentuk.

Strategi Jualan Produk Orang Lain agar Tetap Menguntungkan

Meski terlihat sederhana, bisnis ini tetap membutuhkan strategi yang tepat agar tidak terjebak dalam persaingan harga yang ketat.

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah menjual produk yang sama persis dengan ribuan penjual lain tanpa memberikan nilai tambah. Akibatnya, satu-satunya cara bersaing adalah menurunkan harga, yang pada akhirnya mengurangi keuntungan.

Karena itu, penting untuk membangun diferensiasi meskipun produk yang dijual bukan milik sendiri.

Beberapa strategi yang bisa diterapkan antara lain:

  • Fokus pada niche pasar tertentu.
  • Membuat konten edukatif terkait produk.
  • Memberikan layanan pelanggan yang responsif.
  • Menawarkan paket bundling produk.
  • Membuat review dan demonstrasi penggunaan produk.
  • Membangun komunitas pelanggan melalui media sosial.

Sebagai contoh, seseorang yang menjual peralatan olahraga dapat membuat konten tips latihan, panduan memilih perlengkapan, atau pengalaman pengguna. Dengan cara ini, konsumen datang bukan hanya karena produknya, tetapi juga karena informasi yang diberikan.

Menurut data dari HubSpot State of Marketing, konten edukatif dan informatif memiliki tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dibanding promosi yang hanya berisi penawaran produk. Fakta ini menunjukkan bahwa pemasaran menjadi faktor penting dalam keberhasilan jualan produk orang lain.

Memilih Model Bisnis yang Paling Cocok untuk Pemula

Selain reseller dan dropship, model affiliate marketing juga semakin berkembang. Pelaku affiliate cukup mempromosikan produk menggunakan tautan khusus dan memperoleh komisi dari setiap transaksi yang berhasil dilakukan.

Data dari Influencer Marketing Hub menunjukkan industri affiliate marketing global telah bernilai miliaran dolar dan terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Tren ini menunjukkan bahwa menjual produk tanpa memiliki brand sendiri bukan lagi sekadar usaha sampingan, tetapi telah menjadi model bisnis yang serius.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemilihan produk. Sebaiknya pilih produk dengan permintaan yang stabil, memiliki reputasi baik, serta berasal dari supplier yang dapat dipercaya. Reputasi supplier akan sangat memengaruhi kepuasan pelanggan dan keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang.

Dapat Keringanan! Denda Pajak Kendaraan Bermotor Resmi Dihapus

0

Denda Pajak Kendaraan Bermotor bagi warga Jakarta yang selama ini menunggak pembayaran resmi dihapus sementara oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Melalui kebijakan terbaru ini, masyarakat dapat melunasi kewajiban pajak kendaraan tanpa dibebani bunga atau sanksi administratif keterlambatan.

Program tersebut ditetapkan melalui Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0018 Tahun 2026 yang mengatur pembebasan sanksi administratif untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Dengan adanya kebijakan tersebut, wajib pajak yang memiliki tunggakan cukup membayar pokok pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah tidak akan mengenakan tambahan biaya berupa bunga keterlambatan selama masa program berlangsung.

Fasilitas penghapusan Denda Pajak Kendaraan Bermotor ini berlaku mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan dengan biaya yang lebih ringan.

Menariknya, proses pembebasan sanksi dilakukan secara otomatis melalui sistem pajak daerah. Wajib pajak tidak perlu mengajukan permohonan khusus ataupun mengurus surat penghapusan denda secara terpisah.

Denda Pajak Kendaraan Bermotor Dihapus Otomatis Melalui Sistem

Pemprov DKI Jakarta menilai kebijakan ini dapat membantu masyarakat yang selama ini menunda pembayaran pajak kendaraan karena terbebani akumulasi denda dan bunga keterlambatan.

Selain memberikan keringanan, program tersebut juga menjadi upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan tingkat kepatuhan wajib pajak. Dengan berkurangnya beban biaya tambahan, masyarakat diharapkan lebih terdorong untuk segera melunasi kewajibannya.

Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Bermotor juga sejalan dengan pengembangan layanan perpajakan berbasis digital yang terus diperluas di Jakarta. Sistem yang terintegrasi memungkinkan penghapusan sanksi dilakukan secara otomatis sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat dan praktis.

Pemerintah berharap kemudahan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sebelum masa program berakhir pada akhir Agustus mendatang.

Pajak kendaraan sendiri merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan. Dana yang terkumpul dari sektor ini digunakan untuk berbagai kebutuhan publik, mulai dari infrastruktur hingga peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan pembebasan Denda Pajak Kendaraan Bermotor selama periode yang telah ditetapkan. Selain membantu kendaraan kembali tertib administrasi, pembayaran pajak juga menjadi bentuk partisipasi warga dalam mendukung pembangunan daerah.