Sabtu, Mei 2, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 40

Produk Industri Halal Makin Mendunia, Paviliun Indonesia Unggul di Pameran JFEX Winter 2025

Kemenperin kembali menunjukkan kapasitasnya dalam mendorong Produk Industri Halal ke panggung global melalui partisipasi pada ajang the 7th Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) Winter 2025 di Makuhari Messe, Chiba, Jepang. Pada pameran yang berlangsung 3–5 Desember 2025 tersebut, Paviliun Halal Indonesia yang menghadirkan 13 co-exhibitor berhasil menarik perhatian besar pengunjung dan bahkan dinobatkan sebagai paviliun internasional terbaik. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Produk Industri Halal Indonesia semakin diterima di pasar internasional.

Kepala Pusat Industri Halal Kemenperin, Kris Sasono Ngudi Wibowo, menyampaikan bahwa antusiasme pengunjung—mulai dari masyarakat umum hingga buyer dan distributor—menjadi indikator kuat meningkatnya permintaan pasar Jepang terhadap produk halal asal Indonesia. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini sekaligus menampilkan kualitas dan daya saing Produk Industri Halal Indonesia yang kian dipercaya.

Selama tiga hari penyelenggaraan, Paviliun Halal Indonesia mencatat kunjungan lebih dari 4.000 pengunjung. Tidak hanya jumlah yang signifikan, tetapi capaian transaksi juga mencapai angka yang impresif, yakni USD 10 juta, terdiri dari transaksi langsung sebesar USD 850 ribu, komitmen USD 225 ribu, dan potensi transaksi mencapai USD 8,9 juta. Angka ini menunjukkan bahwa Jepang dan berbagai negara lain memandang Produk Industri Halal sebagai komoditas bernilai tinggi dan berpotensi berkembang pesat.

Pertemuan Bisnis Perluas Jejak Industri Halal Indonesia

Selain pameran, Kemenperin juga menyelenggarakan rangkaian agenda pendukung, termasuk business meeting yang mempertemukan pelaku industri halal Indonesia dengan sejumlah distributor Jepang. Pertemuan ini menghasilkan 161 kontak bisnis potensial serta penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara PT Ladang Sehat Indonesia dan TNC Okinawa senilai USD 225 ribu. Kerja sama tersebut membuka peluang penetrasi Produk Halal Indonesia ke jaringan distribusi yang lebih luas.

Ifana Azizah, Senior SPV Marketing Ladang Sehat Indonesia, menuturkan bahwa partisipasi dalam JFEX tidak hanya mempertemukan mereka dengan calon pembeli dari Jepang, tetapi juga dari sejumlah negara lain seperti China, Singapura, Jerman, Kanada, dan Inggris. Menurutnya, peluang ini memperkuat eksposur internasional sekaligus membuka jalur ekspansi produk pangan halal Indonesia.

Pemantapan Standar dan Ekosistem Halal Indonesia

Dalam rangkaian kegiatan, delegasi Kemenperin turut melakukan kunjungan ke salah satu Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) di Jepang. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan strategis untuk mempelajari standar internasional, sistem audit, digitalisasi layanan sertifikasi halal, hingga pengawasan rantai pasok. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kredibilitas sertifikasi halal Indonesia, sekaligus memastikan bahwa Produk Industri Halal Indonesia dapat bersaing di pasar global dengan sistem yang semakin modern dan terpercaya.

Kemenperin optimistis capaian dalam JFEX Winter 2025 menjadi pijakan penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri halal dunia. Ke depan, pemerintah berencana mendorong partisipasi yang lebih luas dalam berbagai ajang internasional, sejalan dengan misi memperluas penetrasi Produk Industri Halal ke berbagai negara tujuan ekspor.

Ketahuan! Trik Jualan Online yang Diam-Diam Dipakai Seller Jutaan Order

Banyak orang penasaran kenapa seller besar bisa laris setiap hari, sementara toko baru harus jungkir balik dulu sebelum dapat order pertama. Jawabannya sering tersembunyi di balik deretan Trik Jualan Online yang sudah mereka uji berulang-ulang. Menariknya, Trik Jualan Online ini tidak selalu rumit. Ada yang terlihat sepele, ada yang jarang dibahas di kelas online, dan ada juga yang seperti “rahasia dapur” yang sengaja disimpan rapat-rapat. Padahal kalau mau sedikit jeli, pemula bisa ikut menerapkan Trik Jualan Online tersebut untuk mempercepat perkembangan toko.

Seller besar tidak hanya mengandalkan produk bagus. Mereka membangun ritme, kebiasaan, dan strategi kecil yang kalau dijalankan konsisten bisa nge-boost penjualan secara perlahan tapi stabil. Dan kabar baiknya: kamu tidak perlu modal besar untuk mulai menirunya.

1. Pola Posting yang Konsisten, Bukan Banyak Tapi Teratur

Banyak pemula sibuk upload sebanyak mungkin dalam sehari, berharap algoritma langsung berpihak. Padahal seller besar mainnya lebih rapi. Mereka punya kalender konten sederhana: kapan upload produk, kapan upload konten edukasi, kapan upload testimoni, dan kapan upload promosi.

Tujuannya bukan cuma tampil aktif, tapi membangun kebiasaan di mata algoritma. Platform seperti TikTok Shop, Shopee, atau Instagram sangat suka akun yang pola upload-nya stabil. Konsistensi selalu mengalahkan kuantitas yang asal-asalan.

Selain itu, seller besar biasanya menyiapkan 1–2 konten cadangan untuk kondisi darurat. Misalnya kalau mood hilang atau sibuk, mereka tetap punya konten siap naik tanpa memutus ritme.

2. Membangun Trust Lewat Hal-Hal Kecil

Banyak pemula fokus bikin diskon. Seller besar fokus bikin percaya.

Perhatikan toko besar: mereka selalu punya detail kecil yang bikin pembeli merasa aman. Misalnya:

  • Thumbnail produk selalu sama gayanya.

  • Deskripsi produk bukan cuma panjang, tapi rapi.

  • Tersedia banyak foto real.

  • Ada testimoni ditaruh paling atas.

  • Chat cepat dibalas, bahkan dengan template ramah.

Hal-hal seperti ini yang bikin toko terlihat profesional. Walaupun kamu baru mulai, gaya presentasi yang rapi langsung jadi nilai tambah.

Seller besar juga sering melakukan hal sederhana seperti packing video, karena membuat calon pembeli mikir, “Nih seller serius, bukan toko abal-abal.”

Trik Jualan Online Lainnya yang Jarang Dibahas

3. Manfaatkan Produk “Pancingan”

Seller besar biasa punya satu produk yang sengaja dijual sangat murah. Keuntungannya tipis, kadang bahkan cuma modal. Tapi produk itu berfungsi menarik traffic. Begitu pembeli masuk, mereka juga ditawari produk lain yang marginnya lebih tinggi.

Strategi ini disebut entry product. Efektif karena orang cenderung lanjut beli saat sudah menekan tombol “Tambah ke Keranjang”.

4. Retargeting Lewat Chat yang Halus, Bukan Nyepam

Pemula sering langsung promosi saat pembeli tanya sesuatu. Seller besar lebih elegan. Mereka:

  • jawab dulu pertanyaannya,

  • kasih info tambahan yang berguna,

  • baru arahkan ke produk lain.

Tujuannya bukan maksa, tapi kasih value dulu. Pembeli merasa dilayani, bukan didorong.

5. Optimalkan Jam “Prime Time” Toko

Seller besar tidak post dan live streaming sembarang waktu. Mereka punya data jam penonton aktif. Biasanya prime time berada di:

  • 11.00–13.00

  • 19.00–22.00

Bukan harus sama, tapi kamu bisa mulai uji dan temukan jam paling ramai untuk toko sendiri.

Pemula Bisa Menyalip Lebih Cepat Kalau Tahu Cara Mainnya

Seller besar memang punya keunggulan pengalaman dan ritme, tapi bukan berarti pemula tidak bisa mengejar. Banyak Trik Jualan Online yang sebenarnya sederhana namun ampuh kalau dijalankan secara konsisten. Pola posting rapi, presentasi toko yang meyakinkan, chat ramah, sampai trik pancingan—semua ini bisa diterapkan tanpa modal besar.

Satu hal yang penting: jangan buru-buru ingin langsung viral. Fokus dulu bangun kepercayaan, ritme, dan kualitas tampilan toko. Pelan-pelan tapi mantap, toko akan tumbuh lebih stabil dan lebih siap bersaing di level yang lebih tinggi.

Sawah Menyusut 80 Ribu Hektare per Tahun, Pengembang Diminta Tidak Bangun Rumah di Sawah

0

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid kembali mengingatkan para pengembang agar tidak sembarangan memanfaatkan lahan pertanian, terutama bagi mereka yang selama ini kerap mencoba Bangun Rumah di Sawah atau wilayah yang masuk kategori Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Peringatan ini disampaikan sebagai upaya menjaga keberlangsungan produksi pangan di tengah kebutuhan lahan yang terus meningkat.

Dalam keterangan resminya di Jakarta, Nusron menegaskan bahwa praktik alih fungsi lahan sawah untuk sektor perumahan masih sering ditemui, meski pemerintah telah menetapkan LP2B sebagai kawasan yang harus dilindungi secara ketat. Ia meminta pelaku industri perumahan tidak menjadikan sawah sebagai target utama pengadaan lahan karena kawasan tersebut memiliki peran strategis terhadap ketahanan pangan nasional.

“Saya minta, kalau mencari lokasi untuk perumahan, jangan lagi memilih sawah, terutama yang sudah ditetapkan sebagai LP2B. Itu mandat undang-undang dan keputusan kabinet,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ketentuan ini bukan hanya aturan teknis, melainkan kebijakan jangka panjang untuk menjaga kebutuhan pangan generasi mendatang.

Penyusutan Sawah Mengancam Ketahanan Pangan

Indonesia saat ini tengah menghadapi penyusutan lahan pertanian yang cukup memprihatinkan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021, luas sawah di Indonesia menyusut sekitar 60 ribu hingga 80 ribu hektare per tahun, atau sekitar 165 hingga 220 hektare per hari. Angka tersebut, menurut Nusron, menggambarkan ancaman serius terhadap ketahanan pangan apabila tidak dikendalikan dengan baik.

Ia menuturkan bahwa pembangunan sektor perumahan harus mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan industri, infrastruktur, energi, serta ketersediaan pangan. Pemerintah tidak ingin maraknya pembangunan baru—termasuk kecenderungan sebagian pengembang yang ingin Bangun Rumah di Sawah—berdampak pada berkurangnya area produksi pangan nasional yang sangat vital.

Kementerian ATR/BPN kini terus mempercepat proses penetapan LP2B di berbagai daerah. Kebijakan ini bertujuan memastikan lahan sawah yang masuk kategori Lahan Baku Sawah (LBS) mendapatkan status perlindungan hukum yang lebih kuat melalui penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Dengan status tersebut, alih fungsi sawah dapat ditekan secara signifikan.

Nusron menegaskan bahwa perlindungan terhadap lahan pertanian adalah agenda strategis yang tidak bisa ditawar. Ia berharap para pengembang tidak hanya mengikuti regulasi, tetapi juga memahami pentingnya menjaga lahan produksi pangan. Di tengah pesatnya perkembangan sektor properti, keinginan untuk Bangun Rumah di Sawah harus dikendalikan demi menjaga stabilitas pangan nasional.

Kebutuhan BBM Meningkat, Shell Indonesia Terima Tambahan Pasokan Besar dari Pertamina

Jaringan SPBU Shell Indonesia dipastikan memperoleh tambahan suplai bahan bakar minyak sebesar 100 MB dari Pertamina Patra Niaga. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan energi sekaligus memperkuat layanan yang diberikan Shell Indonesia kepada pengguna di berbagai wilayah.

Tambahan alokasi tersebut membuat total suplai Pertamina Patra Niaga kepada berbagai badan usaha swasta kini mencapai 430 MB. Sebelumnya, perusahaan telah lebih dulu memasok BBM untuk jaringan BP-AKR dan Vivo. Penyaluran ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang menekankan pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa penyaluran BBM kepada Shell Indonesia merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjalankan amanah pemerintah sekaligus memastikan distribusi energi tetap merata. Ia menyebut pasokan ini tidak hanya mendukung kebutuhan internal Pertamina, tetapi juga memperkuat peran operator SPBU swasta dalam menyediakan layanan yang stabil.

“Penyaluran kepada Shell Indonesia menunjukkan kesiapan Pertamina Patra Niaga mendukung kebutuhan energi nasional. Suplai 100 MB ini membuat total pasokan bagi SPBU swasta—termasuk BP-AKR, Vivo, dan Shell Indonesia—mencapai 430 MB. Ini mencerminkan kekuatan suplai kami yang responsif dan mampu menjawab dinamika pasar,” ujar Roberth, Jumat (5/12/2025).

Mekanisme Pasokan dan Standar Tata Kelola

Roberth menjelaskan bahwa seluruh proses penyediaan pasokan dilakukan melalui mekanisme yang mengikuti prosedur resmi dan standar tata kelola yang ketat. Setiap transaksi yang dilakukan bersifat Business to Business (B2B) dengan prinsip transparansi, verifikasi berulang, serta pelaksanaan tender supplier yang mengedepankan Good Corporate Governance.

Menurutnya, tahapan mulai dari penentuan volume permintaan, pelaksanaan survei bersama, hingga mekanisme open book dalam negosiasi komersial dilakukan secara menyeluruh sebelum BBM diterima oleh pihak swasta. Roberth menambahkan bahwa produk BBM yang disalurkan ke Shell Indonesia telah melalui seluruh pemeriksaan sesuai persyaratan yang diajukan operator SPBU.

Ia menegaskan bahwa kerja sama antara Pertamina Patra Niaga dan para operator swasta merupakan bukti bahwa menjaga ketahanan energi adalah upaya yang harus dilakukan bersama. Melalui kolaborasi tersebut, layanan energi nasional diharapkan makin merata dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Transisi Bisnis dan Keberlanjutan Operasional Shell

Di sisi lain, Shell Indonesia tengah berada dalam proses pengalihan kepemilikan jaringan SPBU kepada perusahaan patungan baru yang dibentuk oleh Citadel Pacific Limited dan Sefas Group. Proses ini mencakup operasional jaringan SPBU beserta kegiatan pasokan dan distribusi BBM, namun tidak mencakup bisnis pelumas yang tetap menjadi fokus Shell di Indonesia.

Vice President Corporate Relations Shell Indonesia, Susi Hutapea, menegaskan bahwa operasional SPBU tetap berjalan sebagaimana mestinya selama proses transisi berlangsung. Ia memastikan bahwa merek Shell akan tetap hadir di Indonesia melalui lisensi resmi dan pelanggan masih dapat menikmati BBM dengan standar kualitas yang sama.

“Kegiatan operasional SPBU Shell akan tetap normal. Setelah proses pengalihan selesai, merek Shell akan tetap ada di Indonesia melalui perjanjian lisensi, dan pelanggan tetap mendapatkan BBM berkualitas tinggi seperti biasanya,” ujar Susi dalam keterangan tertulis.

Dengan adanya suplai tambahan dari Pertamina Patra Niaga serta proses restrukturisasi internal tersebut, kehadiran Shell di pasar energi domestik diperkirakan tetap stabil. Kombinasi ini diharapkan mampu memperkuat distribusi BBM sekaligus memastikan masyarakat terus mendapatkan layanan yang aman, terjangkau, dan dapat diandalkan.

2026 Jadi Tahun Penentu? Begini Peluang Pemula di Bidang Properti Saat Pasar Berubah

Masuk sebagai Pemula di Bidang Properti di tahun 2026 memang terasa seperti berdiri di perempatan jalan. Banyak suara yang bilang pasar makin ketat, modal makin besar, dan persaingan makin tajam. Tapi di sisi lain, peluang tetap terbuka untuk siapa pun yang mau belajar dan nggak asal terjun. Justru kondisi sekarang memaksa Pemula di Bidang Properti untuk lebih cerdas membaca arah pasar, bukan mundur sebelum mencoba. Dengan strategi yang tepat, menjadi Pemula di Bidang Properti justru bisa jadi titik awal perjalanan yang menjanjikan.

Sebenarnya, pasar properti gak pernah benar-benar “mati”. Ia hanya berubah bentuk, dan perubahan ini kadang bikin pemula bingung harus mulai dari mana. Di sisi lain, kebutuhan hunian dan ruang usaha nggak mungkin hilang. Yang berubah hanyalah pola permintaan dan cara pemain properti membaca momentum.

Peluang yang Masih Terbuka Lebar untuk Pemula

Memasuki 2026, ada beberapa sektor yang justru lagi naik daun. Pertama, properti kompak seperti studio dan unit kecil makin dicari karena gaya hidup urban yang praktis. Banyak anak muda dan pekerja digital memilih tinggal di ruang efisien, dekat transportasi umum, dan mudah dirawat. Buat pemula, sektor ini lebih menarik karena modal masuknya tidak segila proyek besar.

Selain itu, pasar sewa jangka pendek dan jangka panjang makin berkembang. Model hybrid living—yang bisa jadi hunian sekaligus ruang kerja—juga membuka ruang baru bagi investor kecil. Bukan cuma pengusaha besar, pemilik modal terbatas pun bisa bermain asal tahu cara menghitung potensi ROI.

Another good sign: teknologi manajemen properti semakin mempermudah pemilik pemula. Dulu, harus urus semua manual. Sekarang, booking bisa diatur online, pembayaran otomatis, laporan pendapatan lebih transparan. Artinya, risiko “kewalahan” semakin kecil.

Tantangan 2026 dan Cara Menghadapinya

Walau peluang terbuka, tantangannya tetap ada. Harga tanah di kota besar naik terus, suku bunga kadang berubah cepat, dan pembangunan butuh waktu yang nggak sebentar. Pemula gampang menyerah kalau tidak punya panduan atau ekspektasi yang realistis.

Tapi kabar baiknya: pemula tidak harus selalu mulai dari pembelian unit atau tanah. Ada beberapa alternatif yang lebih aman:

  • Kerja sama dengan pemilik lahan: sistem bagi hasil, renovasi ringan, atau konsep co-living.

  • Masuk lewat properti sewa: lebih murah, lebih cepat balik modal.

  • Flip properti kecil: beli murah, rapikan sedikit, lalu jual kembali.

  • Kemitraan dengan investor: kamu pegang operasional, mereka pegang modal.

Realitinya, tahun 2026 bukan waktu yang buruk. Justru tahun yang memaksa pemula untuk lebih strategis. Yang salah bukan masuk ke properti, tapi masuk tanpa strategi.

Jadi, Lanjut atau Pilih Bidang Lain?

Jawabannya tergantung cara kamu melihat properti. Kalau dibayangkan sebagai “cepat kaya”, tentu akan mengecewakan. Tapi kalau dilihat sebagai aset jangka panjang yang stabil, properti tetap salah satu sektor paling aman di tengah guncangan ekonomi.

Untuk pemula yang pengen belajar pelan tapi pasti, properti tetap relevan. Mulai dari unit kecil, ikut kelas mentoring, mencari partner, atau fokus di renovasi kecil-kecilan dulu. Jangan langsung mimpi punya gedung, cukup mulai dari hal yang bisa dipegang.

Intinya: kalau kamu masih ingin masuk, 2026 bukan waktu untuk mundur. Justru waktu untuk memperkuat fondasi sebelum mulai melangkah.

Formasi Strategis Disiapkan, CPNS 2026 Diprediksi Tetap Buka Ratusan Ribu Kuota

0

Pemerintah belum menetapkan jadwal resmi pendaftaran CPNS 2026, namun koordinasi intensif antara Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terus berjalan. Hingga kini, belum ada pengumuman final mengenai waktu pendaftaran, jumlah formasi, hingga detail teknis seleksi. Pemerintah memilih fokus menyelesaikan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tahun 2024 terlebih dahulu, sebelum penyusunan formasi CPNS masuk ke tahap final.

Dalam dokumen Nota Keuangan II Tahun 2026, pemerintah menegaskan bahwa rekrutmen ASN tahun depan akan berpegang pada kebijakan zero growth dan minus growth. Zero growth berarti penerimaan pegawai baru tidak melebihi jumlah ASN yang pensiun, sementara minus growth memastikan jumlah pegawai baru lebih sedikit dibandingkan pegawai yang berhenti. Kebijakan ini mencerminkan arah efisiensi yang ketat dan selektif sesuai kebutuhan nyata instansi pemerintah.

Informasi serupa juga tercantum dalam laman resmi KPU Papua Pegunungan yang menekankan bahwa seleksi ASN tahun depan akan berlangsung dengan prinsip kehati-hatian, mengingat beban anggaran dan kebutuhan aparatur di berbagai instansi semakin menuntut efisiensi.

Sejumlah prediksi memperkirakan kebutuhan ASN pada tahun rekrutmen CPNS 2026 dapat mencapai ratusan ribu formasi. Namun, pemerintah diyakini hanya akan membuka peluang untuk sektor-sektor prioritas seperti pendidikan—termasuk guru, dosen, serta tenaga kependidikan—serta bidang kesehatan seperti dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya. Posisi teknis di layanan publik dan administrasi pemerintahan juga disebut akan tetap menjadi salah satu fokus utama banyak kementerian dan lembaga.

Peluang Formasi untuk Berbagai Jenjang Pendidikan

Untuk lulusan SMA/SMK, peluang tetap terbuka melalui sejumlah formasi teknis non-gelar. Beberapa di antaranya meliputi petugas pemasyarakatan, pengamat gunung api, petugas karantina, pegawai teknis BMKG, hingga formasi keamanan dan layanan publik di berbagai instansi pusat maupun pemerintah daerah. Ketersediaan formasi ini menjadi opsi penting bagi lulusan non-sarjana yang berencana mengikuti seleksi CPNS 2026.

Selain memahami gambaran formasi, masyarakat juga diimbau menyiapkan dokumen sejak dini. Beberapa persyaratan umum mencakup status sebagai Warga Negara Indonesia, tidak pernah menjalani hukuman penjara dua tahun atau lebih, serta memiliki usia sesuai ketentuan, yakni minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun untuk sebagian besar formasi. Beberapa jabatan seperti dokter atau dosen biasanya diperbolehkan hingga usia 40 tahun.

Dokumen dan Langkah yang Wajib Disiapkan Pelamar

Dokumen yang harus dipersiapkan meliputi KTP dan Kartu Keluarga, ijazah dan transkrip nilai asli, pas foto dengan latar merah, serta swafoto sesuai ketentuan pembuatan akun SSCASN. Pelamar juga wajib menyiapkan surat lamaran yang ditujukan kepada instansi terkait dan dokumen pendukung lain seperti Surat Tanda Registrasi (STR) bagi tenaga kesehatan atau sertifikat kompetensi tertentu untuk jabatan teknis.

Proses pendaftaran dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN. Pelamar wajib membuat akun menggunakan Nomor Induk Kependudukan, memilih instansi dan formasi yang sesuai, serta mengunggah seluruh dokumen digital sesuai ukuran dan format yang dipersyaratkan. Pemerintah mengingatkan agar peserta teliti sebelum mengirimkan berkas, karena kesalahan data berisiko menggugurkan kelulusan administrasi.

Masyarakat yang berminat mengikuti seleksi CPNS 2026 diminta terus mengikuti informasi melalui situs resmi BKN dan KemenPAN-RB. Pemerintah juga mengimbau agar pelamar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi, karena rekrutmen CPNS tidak dipungut biaya dan tidak memiliki jalur bypass dalam bentuk apa pun.

Kinerja Manufaktur Menguat, Strategi Baru Industrialisasi Nasional Diklaim Tepat Sasaran

Kementerian Perindustrian kembali menegaskan arah pembangunan industri jangka panjang melalui penguatan Strategi Baru Industrialisasi Nasional, sebuah kerangka transformasi ekonomi yang diproyeksikan menjadi fondasi menuju Visi Indonesia Emas 2045. Pendekatan ini tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki struktur industri dalam negeri, tetapi juga untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks. Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Diskusi SBIN yang mempertemukan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk memberikan masukan berbasis riset dan pandangan ilmiah.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan bahwa penyusunan strategi ini berakar pada Asta Cita Presiden yang menekankan pentingnya transformasi industri sebagai motor pertumbuhan nasional. Menurutnya, arah kebijakan tersebut telah diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sehingga menghasilkan strategi yang lebih terarah, komprehensif, dan mencerminkan ambisi Indonesia menuju negara maju.

Dalam keterangannya di Jakarta, Agus menegaskan bahwa Strategi Baru Industrialisasi Nasional dirumuskan bukan sekadar sebagai pedoman, melainkan sebagai langkah besar untuk memastikan pembangunan industri berjalan seirama dengan visi nasional. Industrialisasi, kata dia, harus mampu menjadi penggerak pertumbuhan sekaligus sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi.

Kinerja Industri Tunjukkan Arah Positif

Menperin menyampaikan bahwa penguatan strategi industrialisasi ini turut tercermin pada kinerja industri pengolahan nonmigas. Pada Triwulan III 2025, sektor tersebut mencatat pertumbuhan 5,58 persen dengan kontribusi 17,39 persen terhadap PDB. Industri ini juga menyerap lebih dari 20 juta tenaga kerja, angka yang dianggap sebagai bukti kuatnya daya tahan sektor manufaktur dalam menghadapi gejolak ekonomi global.

Sementara itu, sejumlah indikator lainnya turut menunjukkan kondisi ekspansi. Utilisasi industri berada pada level 59,28 persen, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) berada di 53,45, dan PMI mencatat angka 53,3 pada November 2025. Di sisi lain, kontribusi industri terhadap ekspor juga tetap dominan, mencapai 81 persen pada Triwulan III 2025 dan 80,25 persen sepanjang Januari–Oktober 2025.

Hilirisasi dan Modernisasi Jadi Pilar Utama

Dalam rancangan besarnya, Strategi Baru Industrialisasi Nasional menempatkan hilirisasi berbasis keunggulan domestik sebagai prioritas utama. Pemerintah juga mendorong penguatan ekosistem industri melalui integrasi rantai pasok, peningkatan kapasitas teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Strategi ini menggabungkan berbagai instrumen kebijakan lintas sektor, mulai dari penyediaan bahan baku, percepatan modernisasi produksi, hingga perluasan pasar domestik dan global. Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa SBIN bukan sekadar dokumen strategis, tetapi peta jalan jangka panjang untuk menjadikan industri sebagai tulang punggung perekonomian.

Elemen penting lainnya adalah empat kerangka berpikir yang menjadi fondasi transformasi industri. Pertama, industrialisasi berbasis sumber daya yang menekankan peningkatan nilai tambah secara berkelanjutan. Kedua, pengembangan ekosistem industri yang memastikan konektivitas antarpelaku usaha dan infrastruktur. Ketiga, pemanfaatan teknologi modern seperti digitalisasi, otomasi, dan teknologi rendah karbon. Keempat, harmonisasi industri dengan lingkungan dan kebutuhan sosial masyarakat.

Selain kerangka tersebut, terdapat delapan sasaran utama SBIN yang mencakup penguatan ketahanan ekonomi, pembangunan industri pertahanan, percepatan hilirisasi strategis, peningkatan kualitas riset dan SDM, pembangunan berkelanjutan, pemerataan ekonomi hingga pedesaan, penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta reformasi regulasi untuk memperkuat iklim usaha.

Masuk ke Kripto Saat Pasar Ambles? Banyak yang Kaget Sama Jawabannya!

Ketika pasar sedang merah dan harga aset jatuh, banyak orang justru bertanya-tanya: apa sekarang waktu yang tepat untuk masuk ke kripto? Di satu sisi, “diskon besar-besaran” ini terlihat menggoda. Di sisi lain, risiko juga ikut membesar. Pertanyaan soal tepat atau tidaknya masuk ke kripto di momen harga ambles ini bukan hanya soal nyali, tapi soal strategi dan pemahaman. Karena faktanya, banyak investor pemula terjebak FOMO lalu panik ketika grafik kembali turun. Biar nggak salah langkah, penting untuk memahami situasi pasar terlebih dulu sebelum masuk ke kripto, apalagi sebagai pemula.

Memahami Risiko Sebelum Melangkah

Harga kripto yang turun bukan berarti semuanya buruk. Turunnya harga bisa terjadi karena banyak faktor: sentimen global, kebijakan pemerintah, aksi jual investor besar, perubahan teknologi, sampai psikologi pasar yang mudah panik. Justru karena inilah, siapa pun yang ingin masuk ke aset digital harus sadar bahwa kripto bukan instrumen santai yang naik terus tanpa drama.

Kalau kamu benar-benar mempertimbangkan masuk ke kripto, pahami dulu satu hal: volatilitas kripto itu ekstrem. Pergerakannya bisa naik puluhan persen dalam semalam, tapi bisa juga anjlok lebih dalam dari itu. Maka, pertanyaan utama bukan “apakah ini waktu yang tepat membeli?”, melainkan “apakah aku siap dengan risiko yang menyertainya?”.

Banyak investor pemula terlalu fokus pada potensi cuan cepat, padahal yang jauh lebih penting adalah kemampuan menahan penurunan. Di dunia kripto, mental bertahan itu jauh lebih krusial daripada skill analisis teknikal yang rumit. Kalau belum siap menghadapi fluktuasi liar, lebih baik tunda dulu langkah untuk masuk ke ranah ini.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mulai Masuk?

Dalam dunia investasi, tidak ada jawaban pasti. Tapi ada prinsip yang bisa menuntun keputusan. Pertama, lihat fundamental asetnya. Apakah kripto tersebut punya utilitas? Apakah proyeknya aktif dikembangkan? Apakah komunitasnya kuat? Jangan cuma beli aset abal-abal yang viral sesaat.

Kedua, cek sentimen pasar. Saat seluruh pasar sedang turun, biasanya itu tanda fase “kapitulasi”—momen ketika investor menyerah dan harga jatuh ke level yang tidak rasional. Banyak investor berpengalaman justru masuk di fase ini, karena harga cenderung lebih murah. Tapi tetap saja, setiap pembelian harus didasari analisis, bukan sekadar ikut-ikutan.

Ketiga, gunakan strategi bertahap. Alih-alih masuk sekaligus, metode dollar cost averaging (DCA) bisa membantu mengurangi risiko salah beli di puncak. Dengan cara ini, kamu membeli sedikit demi sedikit dalam jangka waktu tertentu sehingga harga pembelian rata-rata lebih stabil.

Langkah Aman Jika Tetap Mau Terjun

Jika kamu tetap tertarik masuk, lakukan dengan aman. Mulailah dengan modal kecil—jumlah yang tidak mengganggu kondisi finansial utama. Jangan pakai uang tabungan darurat, apalagi uang kebutuhan harian. Pisahkan modal khusus untuk investasi berisiko tinggi.

Selain itu, gunakan platform resmi yang sudah terdaftar di negara masing-masing. Jangan tergoda platform asing tanpa regulasi, karena risikonya lebih besar. Simpan aset di wallet pribadi jika nilainya sudah signifikan, agar tidak tergantung pada keamanan platform.

Terakhir, pelajari cara membaca tren dan berita global. Kripto sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan ekonomi dunia. Kadang, satu keputusan pemerintah bisa mengubah harga pasar hanya dalam hitungan menit.

Bencana di Sumatera Bikin Ekonomi Melambat Tipis, Pemerintah Siapkan Injeksi Dana

0

Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV-2025 diperkirakan tidak akan bergerak sekuat proyeksi awal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai rangkaian bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berpotensi membuat Ekonomi Melambat Tipis, meski fundamental masih menunjukkan pemulihan. Ia sebelumnya memperkirakan pertumbuhan berada pada kisaran 5,6–5,7 persen, namun kini mengoreksi target menjadi sekitar 5,5 persen.

Purbaya menyampaikan pandangannya setelah mengikuti agenda di Kompleks Parlemen, Jakarta. Ia mengakui bahwa bencana alam selalu membawa konsekuensi terhadap laju ekonomi, terutama ketika wilayah yang terdampak memiliki aktivitas perdagangan dan industri yang cukup besar. Meski begitu, ia tetap optimistis capaian kuartal IV tidak akan jatuh terlalu dalam.

Menurutnya, skenario terbaru menunjukkan ekonomi tetap berada di atas garis aman. “Kemungkinan selalu ada dampaknya, tetapi saya melihat pertumbuhan masih mampu bertahan di level di atas 5,5 persen,” ujar Purbaya.

Pemerintah Siapkan Injeksi untuk Stabilitas Keuangan

Untuk mengantisipasi kemungkinan tekanan lanjutan, Kementerian Keuangan menyiapkan langkah mitigasi. Salah satu yang diprioritaskan adalah menjaga stabilitas sistem keuangan. Purbaya menyebut pemerintah siap kembali menggelontorkan likuiditas bagi sektor perbankan bila dibutuhkan agar roda ekonomi tidak terganggu.

Ia menegaskan, injeksi dana akan dilakukan apabila indikator menunjukkan pelemahan signifikan. Langkah ini disebut penting untuk memastikan perekonomian tidak terseret lebih jauh, terutama ketika berbagai wilayah sedang berusaha memulihkan aktivitas pascabencana.

Pemerintah juga membuka peluang penambahan anggaran bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Saat ini, BNPB masih memegang dana siap pakai sekitar Rp500 miliar untuk kebutuhan operasional. Namun, skala bencana yang meluas hingga mencakup tiga provinsi membuat kemungkinan penambahan anggaran semakin besar.

Mekanisme Penambahan Anggaran Sudah Disiapkan

Purbaya menjelaskan bahwa mekanisme Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dapat segera diaktifkan apabila BNPB membutuhkan dukungan lebih besar. Ia meminta lembaga tersebut agar tidak ragu mengajukan permohonan apabila dana siap pakai mulai menipis, sebab penanganan darurat harus berjalan tanpa hambatan.

Dana tambahan nantinya akan diambil dari pos bencana yang telah tersedia dalam APBN. Pemerintah, kata Purbaya, memiliki ruang fiskal yang cukup kuat untuk membiayai penanganan bencana, termasuk kebutuhan pemulihan jangka panjang serta perlindungan sosial bagi warga terdampak.

Ia kembali menekankan bahwa negara berada dalam posisi yang cukup solid untuk menghadapi dampak lanjutan bencana. Meski Ekonomi Melambat Tipis akibat guncangan di tiga provinsi, pemerintah memastikan respons fiskal akan tetap cepat dan terukur.

Dengan berbagai langkah antisipatif ini, Kementerian Keuangan berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih efisien sehingga tekanan yang membuat Ekonomi Melambat Tipis tidak berkembang menjadi perlambatan yang lebih besar. Pemerintah menegaskan komitmen menjaga momentum pemulihan agar tetap berada dalam jalur positif hingga akhir tahun.

Standar Mutu Kemasan Produk Industri Diperkuat, Pemerintah Ingin Industri Nasional Makin Kompetitif

Kementerian Perindustrian kembali menyoroti pentingnya penguatan standar kualitas Kemasan Produk Industri sebagai salah satu fondasi peningkatan daya saing manufaktur nasional. Dalam berbagai sektor, kemasan kini dipandang bukan sekadar pembungkus, melainkan bagian dari strategi industri yang berperan membangun identitas, menjaga mutu, hingga mempengaruhi keputusan konsumen.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, kualitas kemasan adalah elemen yang tidak bisa diabaikan ketika industri Indonesia ingin bersaing di pasar global yang semakin kompetitif. Ia menyebut, kemasan yang dirancang dengan standar baik memiliki peran vital dalam menjaga keamanan produk selama proses distribusi, sekaligus menjadi medium komunikasi nilai sebuah merek.

“Di tengah persaingan global yang makin ketat, industri nasional memerlukan kemasan yang mampu menggambarkan kualitas dan karakter produk. Kemasan yang kuat dan memenuhi standar adalah bagian dari strategi bersaing,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (4/12).

Menurut Menperin, pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan mutu produk akhir, namun juga pada ekosistem pendukungnya, termasuk kesiapan pelaku industri, dunia pendidikan, dan lembaga teknis. Upaya kolaboratif ini diharapkan mendorong industri nasional menjadi lebih adaptif dan mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berubah.

Perkuat Ekosistem Standar & Layanan Industri

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, menjelaskan bahwa penguatan layanan teknis dan peningkatan standar menjadi salah satu agenda utama tahun ini. BSKJI, kata Emmy, terus memperbesar perannya melalui penyediaan pendampingan teknis yang kredibel, penerapan standar berbasis sains, serta pengembangan kapasitas lembaga di berbagai daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh layanan publik di sektor industri berjalan profesional, terbuka, dan berorientasi pada kualitas kinerja. Penguatan standar kemasan menjadi salah satu prioritas karena terkait langsung dengan daya saing produk,” ungkapnya pada pembukaan Forum Komunikasi Publik BBKFK 2025.

Dalam rangka mendukung reformasi tata kelola, BSKJI juga mendorong peningkatan status kelembagaan pada balai-balai layanan teknis. Saat ini, 14 dari 24 balai di bawah koordinasi BSKJI telah menyandang status Badan Layanan Umum (BLU), yang memberi ruang lebih fleksibel dalam pengelolaan pelayanan publik. Beberapa balai bahkan telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kemenpan RB.

Emmy menjelaskan, dukungan BSKJI meliputi penyediaan layanan teknis untuk industri di seluruh Indonesia melalui jaringan 24 balai. Selain itu, pemberlakuan SNI wajib serta Standar Industri Hijau diyakini menjadi fondasi agar industri dalam negeri menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing ekspor.

Ia menekankan bahwa Kemasan Produk Industri adalah elemen yang tidak bisa dipisahkan dari upaya penguatan kualitas tersebut. Dengan desain dan standar yang tepat, kemasan dapat meningkatkan nilai tambah dan memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok global.

“Kami ingin memastikan bahwa sektor industri tidak hanya produktif, tetapi juga menghadirkan produk yang mampu bersaing secara global. Kemasan Produk Industri berperan besar dalam pencapaian itu,” tutur Emmy.

Dalam kesempatan yang sama, Emmy menyambut positif penyelenggaraan Forum Komunikasi Publik sebagai ruang kolaborasi lintas sektor. Ia berharap forum tersebut dapat melahirkan gagasan yang memperkuat mutu produk nasional dan mempercepat transformasi industri.