Selasa, Mei 12, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 825

Miliki 22 Hotel Budget, Intiland Development Akan Terus Membangun

0

Hotel budget yang masuk dalam kelompok hotel kelas bintang dua ini semakin diminati. Hotel yang menyediakan kamar dengan tempat tidur dan kamar mandi serta sarapan sederhana bagi tamunya itudinilai sangat reasonable.

Konsumen hotel yang juga dikenal dengan istilah bed & breakfastini adalah mereka yang kerap melakukan perjalanan bisnis dan wisata dengan bujet terbatas.

Tingkat okupensi hotel budget sekitar 70-80% tentu sangat menggembirakan ditengah banyaknya pelaku bisnis hotel secara umum mengeluhkan menurunnya tingkat hunian kamar.

Riset Colliers International Indonesia menunjukkan kinerja hotel budget jauh lebih baik dengan indikator tingkat keterisian yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan hotel bintang tiga dan diatasnya.

Senior Associate Director Research, Ferry Salanto menuturkan kondisi tersebut didorong oleh meningkatnya kesadaran konsumen hotel untuk memperoleh harga yang lebih terjangkau dengan tingkat kenyamanan yang sesuai.

“Kini para konsumen juga lebih membutuhkan sekadar kamar untuk beristrahat karena kegiatan selanjutnya yang akan dilakukan berada di luar hotel,” ujar Ferry.

Sementara itu, menurut survey Budget Hotel Apps yang dilakukan DailySocial diketahui pasar utama hotel budget adalah generasi muda dengan usia 20-35 tahun. Sekitar 58,61% generasi muda memilih hotel budget sedangkan hotel bintang hanya 14,43%.

Besarnya generasi muda memilih hotel budget tak lepas dari tren travelling di kalangan generasi milenial itu. Hal ini juga didukung dengan gencarnya promosi bisnis booking online yang menawarkan tiket pesawat dan hotel yang terjangkau. Tak heran jika tingkat okupensi hotel budgetlebih baik.

Selain perjalanan bisnis, pertumbuhan industri pariwisata Indonesia yang terus meningkat tiap tahunnya menjadi faktor utama tumbuhnya bisnis perhotelan.

Terlebih sejak beberapa tahun lalu. Hotel-hotel jaringan internasional maupun lokal membuka jaringan hotelnya di tiap tahunnya.Tidak hanya di kota besar atau pusat destinasi wisata terkenal. Namun, justru kini operator-operator hotel juga melirik kota-kota penyokong, seperti Mojokerto, Purwokerto, dan Bojonegoro, dan pulau-pulau luar Jawa lainnya.

Salah satu operator yang rajin menambah portofolio adalahPT Intiwhiz International, anak usaha PT Intiland Development Tbk yang bergerak di bidang usaha hospitality dan jasa pengelolaan bisnis perhotelan.Presiden Direktur & CEO Intiwhiz International Moedjianto S. Tjahjono mengatakan Intiland akan terus membangun.

Intiwhiz yang saat ini memiliki 22 hotel yang tersebar di beberapa daerahakan fokus menggarap bisnis hotel. Rencananya tahun ini akan kembali menambah portofolio hotel budget di Jakarta, Bandung, Karawang dan Manado.

“Kalau setahun saja kita bangun 5 hotel, sepuluh tahun kedepan kita punya 50 hotel baru,” jelasnya.

Pilihan PT Intiland Development masuk ke bisnis hotel 10 tahun lalu bisa dibilang sangat tepat dengan kondisi saat ini. Menurutnya banyak konsumen hotel yang cek in setelah makan malam dan cek out pagi hari.

“Mereka itu ke hotel memang untuk istirahat. Bahkan sebagian tidak sempat sarapan, karena harus ngejar pesawat,” ujarnya.

Passion Rahasia Kesuksesan Anda

0

Apakah Anda sudah termasuk ke dalam lingkaran orang-orang yang melakukan pekerjaannya penuh dengan bergelora? Apakah Anda sedang sangat bergairah dalam hal yang sedang Anda lakukan sekarang? Are you in PASSION?

Pertama sekali saya mendengar kata-kata ini, saat mendengar audio visual Tommy Siawira. Seorang Wealth Mindset Coach. Juga NLP Trainer dari NLP University Santa Cruz California.

Dalam audio visualnya ”Peak performance and human excellent”, beliau membahas tentang the difference makes different para atlet dan orang-orang sukses. Saat itu Pak Tommy mengupas keberhasilan Silvester dalam pembuatan film Rocky. Kisah di balik layar besar Rocky. Kisah itu menjelaskan tentang passion.

Sebelum saya utarakan kepada Anda ciri-ciri atau cara menemukan passion Anda, saya ingin berbagi kepada Anda pengalaman pribadi, yang saya anggap sebagai passion. Yang sangat mungkin, Anda juga pernah mengalaminya.

Apa Itu Passion?

Mas Rene Suhardono, penulis buku Your Job Is Not Your Career dan Ultimate You, menyebutkan passion dengan ”Passion is not what you are good at. It’s what you enjoy the most”. Sementara Billy Boen penulis buku Young On Top “Faktor x yang memberi kamu energi sehingga kamu tidak akan berhenti hanya karena ada rintangan”. Dan Yoris Sebastian anak muda penuh kreativitas menyebutkan “Sesuatu yang sangat kita sukai, sesuatu yang bisa kita lakukan berjam-jam tanpa merasa capek”.

Sementara saya sendiri mengartikan passion dengan ”Sesuatu yang membuat Anda ENJOY melakukannya. Tanpa terpaksa. Tidak merasa capek. Dan memotivasi Anda bangun pagi-pagi. Bahkan ingin melakukannya lagi-lagi dan lagi”.

Pentingnya Passion?

Ngomong-ngomong, seberapa penting mengetahui passion? Pentingnya itu ya seperti pertanyaan saya di awal pembuka artikel ini. Selain itu, saya setuju dengan pendapat Panji Pragiwaksono, seorang komedian—yang saat ini lebih sering muncul di stand up comedy—dalam sebuah seminar menyatakan pentingnya passion, ”Hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk diri sendiri sekaligus untuk negara adalah: Menemukan passion. Karena, kalau elo belum menemukan passion elo, besar kemungkinan elo tidak akan melakukan sesuatu yang besar untuk siapa pun. Buat elo sendiri atau untuk negeri. Karena hal-hal yang besar terjadi di dunia ini adalah karena passion yang besar.”

Apa yang Pandji sampaikan senada dengan kalimat mendiang Steve Jobs, ”Jalan satu-satunya untuk benar-benar merasa puas adalah melakukan apa yang Anda yakini sebagai karya besar. Dan satu-satunya jalan untuk melakukan pekerjaan besar adalah dengan mencintai apa yang Anda kerjakan.”

 

Oleh:

Rahmadsyah, Mind-Therapist, Mind-Talks Training & Consulting

Certified Hypnotherapy from IBH Certified Personal Coach from Krishnamurti, Certified Master Practitioner NLP from NF-NLP Florida

Web: www.rahmadsyah.com, Email: rahmadnlp@gmail.com

 

 

Apartemen Lowrise Pertama Di Solo Tawarkan Capital Gain 20%

0

Anak usaha PT Agungtex yakni PT Mulia Properti Indah (MPI) menghadirkan apartemen lowrisepertama di Solo berkonsep urban smart living dalam kawasan hunian terintegerasi bertajuk Solo Urbana Residence.

Sebelumnya melalui bendera PT Cipta Properti Agung, PT Agungtex yang berdiri seiak 1952 dengan core business tekstil ini telah mengembangkan binsis properti lewathotel POP dan Harris, Solo, Jawa Tengah.

Sementara itu, pertumbuhan hunian vertikal di Yogyakarta, Solo dan Semarang (Joglosemar) yang saat ini menjadi kantong pertumbuhan dengan rentang harga Rp 300 juta hingga Rp 1 miliar kian berkembang,.

Smart Urban Living

Solo Urbana Residence berada di sebelah utara Kota Solo, yang menjadi pengembangan pusat kota baru di kawasan Solo Utara. Berlokasi di ruas Jl Mojo dan dekat ruas JI Solo Ring Road, Solo Urbana Residence terdiri dari 7 tower dengan ketinggian 7 hingga 12 lantai dengan di atas lahan seluas lahan 1.6 ha.

Novi Imelly, CEO Solo Urbana Residence yang merupakan Partner PT MPI dalam mengembangkan Solo Urbana Residence mengatakan apartemen low rise tersebut berada di lahan berkontur dengan view sungai hingga panorama hijau pegunungan. “Solo Urbana Residence akan dikemas dalam konsep in between activity, sehingga ruang yang tercipta dapat digunakan sebagai area interaksi, rekreasi, dan olahraga yang akan menjadi daya tarik bagi penghuni apartemen,” ujarnya.

Salah satu fasilitas utama yang akan menjadi icon baru di Solo adaIah Elevated Garden, yakni area ini akan menjadi ruang terbuka untuk berbagai kegiatan intraktif, sosial, seni, dan budaya. Elevated Garden juga direncanakan sebagai living roombagi para penghuni yang merupakan kaum milenial, keluarga muda, eksekutif muda, dan mahasiwa.

Apartemen yang berada dekat dengan Universitas Sebelas Maret, Institut Seni Indonesia, Akademi Komunitas lndustri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta (AK-Tekstil Solo), akan dikembangkan menjadi kawasan urban terpadu berkonsep urban smart living.

“Lokasi yang dikelilingi oleh kampus negeri yang sudah cukup dikenal menjadikan potensi pasar apartemen Solo Urbana Residence terbuka lebar. Setiap tahun mahasiwa baru yang masuk ke kampus-kampus tersebut jumlahnya mencapai ribuan mahasiswa. Berbagai fasilitas yang ada di Solo Urbana Residence tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri,” papar Novi Imelly.

Keuntungan lain yang ditawarkan adalah adanya capital gain yang pasti. Kenaikan nilai properti diperkirakan kurang lebih sebesar 20% setiap tahunnya. “Kami mengejar para pekerja dan pelajar di Solo selain itu pula untuk investasi jangka panjang. Tingkat hunian sangat tinggi khususnya kos-kosan,” tambahnya.

Tipe Hunian

Dari tujuh tower apartemen yang akan dibangun, terdiri dari 1400 unit. Beberapa tipe hunian yang ditawarkan mulai dari Studio 18 meter persegi, Studio Plus dengan luas 24 meter persegi sampai dengan satu kamar tidur 30 meter persegi. Adapun harga ditawarkan mulai Rp 250 jutaan. Konsumen bisa mecicil uang muka 10% selam 18 bulan.

Saat ini rate harga sewa kamar kos di sekitar Solo Urbana Residence dengan radius 5 kilometer harganya berkisar berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta/bulan dengan fasilitas AC, kamar mandi dalam, lemari pakaian, dan tempat tidur.

‘Hanya dengan cicilan 1.5 juta perbulan Anda sudah dapat memiliki hunian di lokasi paling strategis di Solo Utara dan dengan fasilitas yang tidak bisa anda dapatkan Iagi di pengembangan lain,” terang Orri Harimansyah selaku Head of Marketing Communication PT. MPI.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sistem Roof Component, Teknik Pemasangan Genteng Anti Bocor

Sebagai mahkota rumah, genteng bisa mempercantik tampilan rumah. Jika gentengnya bagus, otomatis rumah akan telihat lebih bagus. Karena itu jangan sampai genteng rumah yang baru berumur 2-3 tahun sudah pudar dan berjamur. Hal ini tentu membuat tampilan rumah akan terlihat kusam dan tua. Selain dari sisi estetika, fungsi utama genteng wajib hukumnya tidak bocor, tidak retak, warna tidak pudar, bebas perawatan dan tahan lama.

Dengan berkembangnya berbagai jenis genteng dari sisi kualitas maupun kuantitas, namun masyarakat lebih lebih memilih menggunakan genteng kramik salah satunya produk dari Kanmuri yang masih terdepan. Dengan terus melakukan inovasi mengikuti perkembangan pasar dan tren tanpa mengabaikan kualitas. Kanmuri sangat mengutamakan Realibilitiy and quality is our businessRealibility artinya bisa diandalkan dan dipercaya, baik produk maupun suplainya. Genteng Kanmuri dibakar dalam suhu 1.100 derajat celcius, glazurnya tidak boleh terkelupas, warnanya tidak pudar.

Dengan memberikan value, bukan harga murah, tak heran genteng ini tetap menjadi pilihan. Maklum masyarakat saat ini berpikir jauh ke depan dengan mengutamakan kualitas dan value daripada harga murah namun ke depannya harus direpotkan dengan perbaikan genting dengan biaya renovasu jauh lebih mahal.

Trend desain rumah sekarang kian berkembang baik inspirasi dari arsitek maupun pemilik bangunan yang menginginkan desain rumah yang unik, spektakuler untuk menampilkan suatu hal yang berbeda. Meski demaikian, tetap harus memperhatikan agar genteng dapat berfungsi secara maksimal.

Untuk daerah tropis seperti Indonesia  dengan curah hujan cukup tinggi material genteng yang paling cocok adalah genteng keramik seperti genteng keramik berglazur dari Kanmuri yang dikenal dengan materialnya tidak retak, tidak bocor, warna tidak pudar, sehingga kuat dan tahan lama, tidak memiliki pori-pori, tidak menyerap air yang sering membuat genteng cepat rusak. Jika sudah bocor, tren desain rumah seindah apapun akan menjadi tidak nyaman bagi penghuninya.

Produk sudah bagus tapi aplikasinya tidak benar, atap akan bocor juga. Karena itu diperlukan guidance tata cara pemasangan sesuai kondisi dan cuaca di negara ini dan dukungan produknya. Misalnya, cuaca membuat karpusan (plesteran semen di puncak atap atau nok) suka retak. Saat hujan lebat, atap pun bocor. Dengan menggunakan produk Kanmuri yakni lapping tile, genteng sayap yang bisa dibelah dua (untuk menutup area karpusan) di bagian atasnya dipasang genteng nok. Selain tidak bocor, atap juga tampak indah dan bersih dari tampilan adukan semen.

Kanmuri juga memperkenalkan Sistem Roof Component yaitu pemasangan tanpa semen; bebas resiko bocor di area nok, pemasangan bersih dan yang terpenting membantu menciptakan sirkulasi udara di area plafon sehingga kondisi rumah lebih hygienis dan terlindungi sempurna. Perusahaan genteng terbesar ini juga memiliki aksesoris genteng penunjang terlengkap seperti Lapping tile, Valley Tile, Double Tile.

Yang paling menarik, perusahaan yang awalnya hanya memiliki tipe genteng Espanica (bergelombang) dan Milenio (lengkung ke bawah). Seiring perubahan tren desain rumah mengarah pada modern simpel atau modern minimalis, memunculkan permintaan gentengnya flat. Genteng flat yang selama ini hanya di dominasi dari beton. Kanmuri mampu memberikan terobosan genteng keramik full flat.

Kini Kanmuri telah memiliki 3 jenis profil telengkap dibandingkan kompetitor lainnya yakni Espanica yang cocok untuk design klasik, etnis. Milenio cocok untuk design modern, kontemporer, dan yang terbaru tipe FullFlat, yang cocok untuk design minimalis. Adapun harga yang ditawarkan Rp 12.000-Rp 25.000 per keping, tergantung pilihan profile dan warnanya. Selain ketiga jenis genteng tersebut, pesaing berat Kia dan Mclass ini menerima permintaan warna khusus dalam jumlah tertentu. Dengan market share paling besar dibandingkan dengan merek lain (sebesar + 45%), Kanmuri mengungguli merk lainnya yang bisa dilihat dari kapasitas produksi dan penyerapan produk di pasar.

Beberapa perusahaan properti yang telah mempercayakan penutup atapnya pada Kanmuri seperti Kota Baru Parahyangan, Suvarna Padi Alam Sutra, Lippo Manado, Summarecon, Pakuwon Residence, Bintaro Jaya, Universitas Gajahmada, Gunadarma, UIN, UNISMA dan proyek renovasi gedung sekolah & pemerintahan DKI dan lainnya.

Strategi Bertahan di Bisnis Properti

0

Eddie Muljawan Soetedjo sukses bertahan ditengah kondisi sesulit apapun di bisnis properti. Tak heran ia dikenal sebagai The King of Property. Banyak prestasi yang telah diraihnya.

Eddie mengatakan tahun 2018 adalah tahun yang cukup berat untuk penjualan bisnis properti. Meski harga telah terkoreksi (turun, –red) 20-30% dari tahun 2014 namun banyak pebisnis properti yang mengeluhkan penjualan properti baru maupun secondary. Namun ditengah masa sulit sekalipun, dengan dedikasinya selama 23 tahun di bidang penjualan properti menjadikan Eddie mampu melewati berbagai kendala dan masalah yang menghadang.

Menurut Eddie tugas utama Property Agent adalah menjadi jembatan ego antara pihak penjual dan pembeli demi terwujudnya suatu transaksi. Pria yang sangat memahami profesinya sebagai jembatan kedua belah pihak yang memiliki kadar ego tinggi, tak jarang ia harus merendahkan hati, guna mencari titik temu dan benang merah hingga terciptanya transaksi.

Banyak lika-liku yang telah dilaluinya menghadapi ribuan orang yang pernah menjadi client-nya. Mulai dari ketidakcocokan harga, teknis pengosongan properti, urusan surat dan sertifikat, ahli waris, mekanisme pembayaran, adanya deadline waktu dari penjual maupun pembeli serta waktu proses birokrasi di pemerintahan.

“Bertemu dengan 1001 orang berarti saya harus siap menghadapi 1001 karakter yang berbeda-beda. Tiap transaksi itu unik, jadi jika ada 10 transaksi, berarti ada 10 problem yang berbeda pula yang harus dipecahkan. Apalagi jika nilai yang ditransaksikan besar (puluhan miliar, -red) penjual dan pembeli sangat berhati-hati. Kadang ini perlu effort besar dari saya untuk meyakinkan penjual dan pembeli agar mereka percaya pada saya demi mulusnya transaksi,” jelas pria berkulit putih ini.

Hal utama yang paling banyak dihadapi adalah persoalan harga. Menurutnya sudah lumrah pihak penjual menginginkan harga jual yang tinggi bahkan diatas harga pasar. Sementara calon pembeli tentu menginginkan membeli properti dengan harga yang terjangkau bahkan miring atau dibawah harga pasar. Agar properti cepat terjual, Eddie selalu membuat analisa harga pasar di kawasan properti tersebut. “Makanya saya selalu pasang mata, pasang telinga properti mana saja di lokasi tersebut yang laku terjual dan berapa harganya. Harga itu jadi patokan harga pasar di lokasi tersebut,” jelasnya.

Setiap ada yang mau titip jual properti, langkah pertama yang Eddie lakukan adalah menanyakan beberapa hal pada pihak penjual. Seperti alasan menjual, keberadaan sertifikat, hingga akan pindah kemana. Dari 3 pertanyaan awal ia bisa memperoleh gambaran seberapa urgent orang tersebut menjual propertinya.

Kepada pihak penjual, ia selalu menjelaskan jika sejumlah propeti yang terjual saat ini adalah properti dengan harga dibawah harga pasar (below the market). Dengan demikian ia yang harus meyakinkan pihak penjual hingga disepakati nilai yang mendekati harga pasar. “Dari beberapa calon penjual properti yang saya temui, saya prioritaskan yang benar-benar serius ingin menjual propertinya. Kalau mereka kontak saya 1-2 hari berarti orang tersebut butuh menjual propertinya. Ini yang saya prioritaskan,” paparnya.

Setelah ia mendapatkan penjual serius, langkah berikutnya adalah mencari calon pembeli potensial yang sesuai dengan properti yang akan dijualnya. Eddie yang telah bergumul dengan profesi lebih dari 2 dekade ini telah memiliki list calon client hingga 6 ribu orang. “Kuncinya saya sortir dari ratusan orang yang potensial, jadi puluhan, dari puluhan saya sortir lagi jadi 2-3 orang yang serius pada properti yang ditawarkannya,” jelas Eddie.

Strategi berikutnya yang Eddie gunakan agar sukses menjual properti adalah bagaimana kepintarannya mengemas properti yang akan dijualnya dengan kemasan yang sangat meanrik. “Pertama saya pasang harga sekian, kalau kurang respons, saya nego dengan penjual sehingga harga bisa disesuaikan dengan harga pasar bahkan lebih murah. Saya pernah jual properti tadinya Rp 15 miliar, lalu turun ke 13 miliar dan akhirnya diturunkan lagi jadi Rp 11,5 miliar. Alahamdulillah ada yang serius mau lihat,” jelasnya.

Eddie dengan senang hati membagi rahasia suksesnya untuk tetap bisa eksis di profesinya sebagai Agen Properti ditengah masih lesunya bisnis properti. “Di bisnis apapun, kita harus eat, sleep and dream with the market. Kita harus menyelami, tidur bareng, dan merasakan apa yang terjadi dengan pasar,” ungkapnya.

Dedikasikan Hidup Untuk Fashion Aksesori yang Mendunia

0

Tak pernah terlintas sedikit pun dibenak designer ternama Rinaldy Yunardi jika karyanya akan mendunia. Maklum Rinaldy bukanlah jebolan sekolah desain maupun menekuni study di fashion aksesori. “Saya ini hanya lulusan SMA,” ujarnya.

`Bermula dari keisengannya bereksperimen membuat aksesoris di pabrik milik kakaknya, dari sanalah terlahir “Tiara” yakni bisnis fashion aksesori berupa mahkota yang dibuat handmade dengan ketelitian tingkat tinggi dan bertabur berlian. Berkat karya-karyanya yang mendunia Rinaldy Yunardy yang kini dikenal menjadi langgan selebritas tanah air hingga mancanegara.

Salah satu karya Rinaldy Yunardi berupa tiara alias mahkota yang dihiasi 7640 butir berlian. Mahkota tersebut dipakai pemenang ajang kontes kecantikan Miss Grand Indonesia 2018. Designer yang akrab disapa Koh Yum Yum imi mempersembahkan karya Passion Jewelry yang terdiri dari 7640 butir berlian, 1 butir ruby dan emas 71 karat yang nilainya mencapai Rp 3 miliar.

Sorot mata dunia juga tertuju pada mahkota diatas kepala musisi pop dunia, Madona yang menggunakan Tiara karya Rinaldy Yunardi dalam acara Met Gala 2018. Begitu juga dengan headpiece berupa mutiara yang dibentuk mengikuti rambut penyanyi Nicky Minaj di panggung MTV Video Music Awards (VMAS) 2018.

Selain kedua penyanyi dunia tersebut, karya-karya Rinaldy Yunardi juga dipakai Lady Gaga, Taylor Swift, Gal Gadot, Mariah Carey, Ketty Parry, Kyllie Jennar, Mumo Chou, Zoe Saldana, Anggun Syahrini, Sandra Dewi, Chelsea Olivia, dan masih banyak lagi.

Meski Karyanya banyak dipakai selebritas papan atas dunia tak lantas membuat pria ramah ini jumawa. Yudani yang mulai merintis karir sebagai fashion aksesori sejak 1996 mengatakan 23 tahun kiprahnya di dunia fashion khususnya fashion aksesori bukanlah perjalanan singkat.

Darah bisnis yang diturunkan dari sang papa ini membuatnya konsisten disaat fashion di era tahun 1995-1996 belum berkembang seperti saat ini.  “Kebetulan dulu papa pengusaha tas dan saya bersyukur bisa bertahan karena seiring berjalannya waktu, karena designer ada yang tetap eksis dan berhasil ada juga yang tidak,” ujarnya.

Hal yang membuat Rinaldy Yunardi bertahan adalah kecintaan akan karya-karya yang telah dihasilkannya. “Semua hasil karya saya anggap sebagai anak-anak saya,” tambahnya.

Agar terus menghasilkan karya fashion aksesori yang menarik perhatian dunia internaisonal itu, Rinaldy  Yunardi selalu menggali, mengeksplorasi, mengembangkan serta melakukan berbagai terobosan dan inovasi baru. “Hal ini sudah menjadi rutinitas saya dan staf saya sehingga akan muncul hasil-hasil karya baru, muncul-muncul teknik baru yang kita kembangkan dari teknik lama yang dikreasikan kembali,” papar Rinaldy Yunardi.

Setiap menghasilkan karya-karya fashion yang memukau, Rinaldy Yunardi mengatakan banyak hal yang kerap menjadi ide-ide yang bisa dikembangkan. Maklum pria yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menghasilkan karya-karya fashion aksesori ini  mengatakan kerap mendapat ide saat ngobrol denan tamu mulai dari sepatu, tas, pakaian hingga rumah bisa dijadikan ide menghasilkan karya fashion aksesori teranyar.

“Bagi saya Indonesia sangat kaya akan inspirasi dan budaya yang indah yang bisa dieksplorasi. Kalau mentok saya ngobrol dengan staf saya membedah karya-karya lama yang kita sempurnakan, mengembangkan teknik-teknik lama sehingga hasilkan karya baru. Tapi kalau mentok-mentok banget ya tidur,” tukasnya tertawa.

Selain banyak karya fashion aksesori Rinaldy Yunady digunakan selebritas Hollywood, beberapa fashion aksesorinya juga kerap menyabet penghargaan internasional. “Saya pernah buat kreasi 2 produk. keduanya juara 1 di kategorinya masing-masing. Salah satunya jaura umum  dunia,” bebernya.

Kiprahnya yang sudah mendunia menjadikan kiblat fashion bukan hanya designer dalam meniru tren fashion luar negeri. Menurutnya masing-masing Negara punya trennya masing-masing. “Sekarang banyak designer luar melihat-lihat karya-karya fashion anak dalam negeri,” imbuhnya.

Dari setiap produk fashion aksesori yang dihasilkan, Rinaldy Yunardi selalu menggabungkan nuansa klasik dan modern serta mengutamkan kedetilan.  “Ya saya sangat detil, sehingga satu produk bisa dibuat dalam satu hari bahkan berbulan-bulan,” ujarnya.

Ke depan spesialis fesyen aksesori ini masih menjalankan rutinitasnya di kancah internasional, kontrak dengan program TV mancanegara, terlibat dalam ajang fashion show dalam dan luar negeri serta terus menghadirkan produk yang dipesan banyak selebritas mancanegara.

Sebagai senior designer yang telah melanglang dunia ini berpesan pada para junior yang sedang merintis bisnis maupun karir di industri fashion. Menurutnya jangan berpah berfikir instan, dan harus mau melalui prosesnya. “Carilah jati diri, cintai benar profesi yang ditekuni  dan jadilah diri sendiri,” pungkasnya.

 

Indonesia Jadi Negara Pertama Di Asia Yang Menyediakan Rangkaian Produk Naturally Better Tilapia

0

Investasi pada sebuah merek konsumen baru, Regal Springs Indonesia, oleh produsen ¡kan whitefish bertanggungjawab terbesar di dunia, Regal Springs Group. Rangkaian produk baru Regal Springs Indonesia disebut sebagai Naturally Better Tilapia.Indonesia menjadi negara pertama di Asia yang menyediakan rangkaian produk Naturally Better Tilapia

Didukung oleh Program Berkelanjutan Terintegrasi Total pada budidaya ikan Pertama di dunia yang bernama KAMI PEDULI yang juga merupakan Program Berkelanjutan Budidaya Ikan dan Pemrosesan Ikan pertama di seluruh Indonesia.

Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia akan menjadi rangkaian produk Tilapia yang diproduksi clengan penuh tanggurig jawab pertama di Indonesia yang mencantumkan logo Aquaculture Stewardship Council (ASC) pada kemsannya.

Regal Springs Group, yang dikenal memproduksi Tilapia berkualitas tinggi serta memiliki komitmen untuk peduli terhadap Iingkûrigan hidup dan komunitasnya, mengumumkari sebuah Merek Konsumen besar dan Strategi Investasi Berkelanjutan di Indonesia.

Achim Eichenlaub, Chief Executive Officer Regal Springs Group, pemilik Regal Springs Indonesia

Mengatakan sebagai produsen Tilapia bertanggung jawab terintegrasi terbesar di dunia, dengan Iebih dan 27.000 Iapangan pekerjaan baik Iangsung maupun sekunder, kami dengan bangga mengumumkan fase pembangunan selanjutnya setelah selama 31 tahun perusahaan ini mempelopori budidaya perairan yang bertanggung jawab serta mend ukung komunitas.

“Di bawah kepemilikan baru, kami berkomitmen, untuk memastikan bisnis kami di Indonesia masih tenus memimpin budidaya perairan dan pemrosesan ¡kan. Untuk membuktikan hal in kami memperkenalkan produk Tilapia kelas dunia yang diproduksi secara lokal kepada masyarakat Indonesia, di bawah merek Regal Springs Indonesia – Naturally Better Tilapia,” katanya

“Saya sangat bersemangat dengan investasi ini, mengingat Indonesia adalah asal usul Regal Springs Group kami yang sudah mendunia. Kami ingin membawa standar pangan kelas dunia ke Indonesia dan memang sudah sepantasnya hal ini memberikan manfaat bagi konsumen baru di Indonesia. Produk Naturally Better Tilapia kami didukung oleh sebuah program berkelanjutan terintegrasi unik yang disebut KAMI PEDULI 2023, yang juga membantu menempatkan Indonesia di posisi terdepan dalam budidaya perairan dan pemrosesan ¡kan yang bertanggungjawab,” tambahnya.

Regal Springs Group mengerahkan sumber daya yang signifikan untuk meluncurkan merek konsumen Regal Springs Indonesia – Naturally Better Tilapia dengan cara ini. Setelah mengembangkan selama dua tahun, rangkaian produk Regal Springs Indonesia – Naturally Better Tilapia kini sudah tersedia di Indonesia.

Yen Afrizon, Head of Sales & Marketing, Regal Springs Indonesia, mengatakan selamat datang ke acara Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia! Ikan bernutrisi tinggi dengan kualitas terbaik tanpa antibiotik atau bahan kimia — ¡kan murni, tinggi kandungan protein dan rendah lemak. Saya sangat bangga karena sekarang rangkaian produk Regal Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia sudah tersedia untuk masyarakat Indonesia.

Strategi investasi ¡ni mengawali sebuah era baru bisnis kami di Indonesia. Pemilik baru kami berinvestasi hingga Iebih dan US$3 juta hanya untuk mengembangkan KAMI PEDULI 2023, yang secara ¡nternasional dikenal sebagai Regal Springs KAMI PEDULI, dan kami memetik manfaat baik bagi negeri ¡ni.

“Kami bangga bahwa program budidaya perikanan berkelanjutan yang pertama di dunia ini didesain dengan begitu komprehensif, juga menjadi program budidaya perikanan dan pemrosesan ikan berkelanjutan yang paling ambisius di Indonesia. Ini adalah dasar dan rangkaian produk Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia. Ini artinya, masyarakat Indonesia kini dapat menikmati ikan berkualitas dunia yang sama seperti produk yang telah kami ekspor untuk memenuhi permintaan pasar internasional,” kata Yen Afrizon.

Regal Springs Group, pemilik Regal Springs Indonesia yang beroperasi dan memiliki pelanggan dan seluruh dunia, memastikan bahwa KAMI PEDULI 2023 juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dan PBB. Tujuan utama pada fase pertama program ini

adalah untuk memproduksi rangkaian produk Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia secara konsisten untuk pasar Indonesia dan pasar ekspor, dengan program manajemen Iingkungan hidup yang tertata, mendukung komunitas, serta memiliki standar produk. Rencana KAMI PEDULI 2023 akan memastikan produk Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia terus menjadi jawara produk kategori Tilapia.

Sammy Hamzah, Presiden Komisaris, Regal Springs Indonesia, menambahkan sejumlah besar pekerjaan telah dilakukan dalam perjalanan ini. Kami merekrut pakar-pakar dan manajer-manajer baru, serta memulai menjalankan filosofi bisnis KAMI PEDULI ke seluruh penjuru bisnis, untuk bergerak menuju standar keberlanjutan operasi yang baru. Cara menjalankan bisnis seperti ini diperlukan untuk mempertahankan standar operasional yang tinggi di seluruh penjuru Indonesia dalam memproduksi rangkaian produk Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia.

Hal indah yang bisa dipetik dan Regal Springs KAMI PEDULI adalah, induk usaha Regal Springs Group mengizinkan kami untuk menginvestasikan keuntungan bisnis ekspor kembali ke Indonesia untuk mendukung program KAMI PEDULI, yang pada akhirnya akan memberi manfaat kepada produk dan konsumen Indonesia.

“Seluruh bisnis bersatu di balik strategi ini. Saya sangat terkesan dengan bagaimana pemilik baru yang tak hanya berharap Regal Springs Indonesia yang baru menjalankan standar internasional sangat tinggi dalam budidaya perikanan dan pemrosesan ikan, namun juga dengan tidak mengesampingkan warisan komunitas yang merupakan perintis bisnis ini di Jawa pada tahun 1988,” ujarnya.

“Seluruh perhatian, semangat, dan keahlian kami dicurahkan untuk memproduksi Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia. Ikan unik kami bisa diolah dengan segala cara memasak, pelanggan dan konsumen kami dapat mempercayai bahwa Regal Springs Indonesia – Naturally Better Tilapia bernutrisi tinggi, rendah lemak, rendah kalori, dan sama sekali tidak mengandung antiobotik, zat aditif, pengawet, bahan kimia yang meningkatkan kandungan air. Saat Anda membeli dan memakan Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia, Anda memakan ikan yang benar-benar alami dan murni,” tambah Yen Afrizon

“Dengan bangga kami memperkenalkan dua produk Naturally Better Tilapia dan Regal Springs Indonesia untuk konsumen Indonesia, dengan kualitas dunia yang sama seperti produk yang kami ekspor ke pasar internasional, Fillet Naturally Better Tilapia kemasan 200 g dan Kepala Ikan Naturally Better Tilapia kemasan 650 g. Fillet Naturallay Better Tilapia Regal Springs Indoneisa memiliki berbagai kelebihan dan manfaat bagi kesehatan. Tinggi kandungan Protein dan Vitamin D, rendah lemak, tekstur dan rasanya,” katanya.

“Yang Iembut cocok untuk diolah menjadi berbagai masakan balk resep lokal maupun internasional, serta Tidak Bau Tanah (No muddy flavor). Demikian juga dengan Kepala ikan Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia, produk unik yang praktis dan slap diolah menjadi hidangan favorit keluarga. Rasanya lezat dan Tidak Bau Tanah (No muddy Flavor). Kedua rangkaian produk Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia ini sekarang sudah tersedia di berbagai jaringan supermarket di kota Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang serta Bandung. Dan akan menyusul di berbagai kota besar lainnya di Jawa, Bali dan Sumatra,” imbuhnya.

Chris Ninnes, CEO Aquaculture Stewardship Council (ASC), mengatakan, pada 2012, operasi Regal Springs Indonesia telah menjadi produsen Tilapia pertama yang disertifikasi oleh ASC karena telah memenuhi berbagai persyaratan ketat dalam tanggu ng jawab terhadap Iingkungan hidup dan praktik sosial budidaya perikanan. Selamat kepada Regal Springs Indonesia karena sudah mengambil Iangkah ke depan menjadi produsen pertama di Indonesia yang mencantumkan logo ASC pada kemasan produk Naturally Better Tilapia nya yang baru. Perusahaan ini membuat komitmen penting dan positif dalam memberi pilihan pada konsumen local untuk memilih produk ¡kan yang dibudidayakan secara bertanggungjawab dan meningkatkan kesadaran mengenai manfaat dan program ASC.

Berbekal Ilmu Kecantikan Terkini, Direktur Rumah Sakit Ini Sukses Bisnis Kecantikan

Bercita-cita menjadi seorang dokter, membuat Dian Novita mantap melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, Padang, Sumatera Barat tahun 2001. Tahun sebelumnya, ia sempat gagal ujian masuk Fakultas Kedokteran, tetapi Dian menganggap kegagalan sebagai kesuksesan yang tertunda. Ia lulus tahun 2006 dan mendapat gelar dokter tahun 2008.

Dokter kelahiran Ombilin, 18 April 1982 ini lalu mengikuti tes penerimaan pegawai dan lulus, yang akan ditempatkan sebagai dokter PTT di Kalimantan. Sebagai anak sulung dan perempuan satu-satunya dalam keluarga, dr. Dian tidak diizinkan orangtua. Baginya restu orangtua penting sehingga ia tidak jadi berangkat.

Akhirnya dr. Dian mengabdikan diri sebagai dokter klinik di Padang. Tidak lama, ia dipanggil keluarga untuk pulang kampung di Ombilin, Singkarak, Sumatera Barat, untuk mengabdikan diri dan berbakti kepada masyarakat yang membutuhkan tenaga medis.

Di kampung halaman menjadi titik balik dr. Dian dalam berkarier sebagai dokter mandiri. Awalnya ia membuka praktik di rumah. Masyarakat sangat mempercayakan kesehatannya pada dr. Dian, hingga terdengar di kota sebelah Batu Sangkar.

“Melalui teman sejawat, informasi mengenai saya terdengar sampai di beberapa rumah sakit swasta. Saya ditawari menjadi Direktur di salah satu rumah sakit swasta. Ini adalah amanah dan bentuk pengabdian kepada masyarakat sehingga saya menerima penawaran,” ucap dr. Dian yang juga menjadi dokter umum di PosKes Kesdim 0307 Batu Sangkar

Dunia Aesthetik.

Sebagai perempuan dr. Dian senang merawat diri. Ketika banyak pasien yang menanyakan ia melakukan perawatan di mana, dr. Dian mengatakan ia merawatnya sendiri di rumah. Ada beberapa pasien tidak percaya mengingat kesibukan dr. Dian sebagai dokter yang cukup padat.

“Saya merasa perlu memberikan arahan dan edukasi mengenai pentingnya perawatan diri untuk menunjang performa dan aktivitas sehari-hari yang tidak memerlukan waktu lama,” papar ibu dari Leonidas Habibi Thomas dan Lutfi Agha Thomas.

Menurut dr. Dian, mereka puas dengan informasi yang diberikan. Berbagai masukan dari pasien, dan ada yang meminta untuk mengembangkan karier dan usaha dunia kecantikan. Awalnya Dian hanya menganggap biasa, namun karena sering pasien bertanya soal aestetik, maka ia pun tertantang dan ingin mengetahui lebih jauh dengan dunia kecantikan.

Dr. Dian mencari informasi di internet mengneai kecantikan, lalu menimba ilmu di Kota Padang secara otodidak. Ia juga mengikuti seminar-seminar kecantikan di beberapa kota besar di Indonesia, tanpa mengurangi tanggung jawab sebagai dokter dan direktur rumah sakit. Berbekal dari ilmu yang didapatkan, ia mulai mempraktikannya di rumah, kepada keluarga dan teman-temannya.

“Alhamdulillah, mereka puas dengan hasil dari perawatan yang saya lakukan, sehingga banyak yang menyarankan agar saya membuka klinik kecantikan. Saya merasa tertantang,” ungkap dr. Dian.

Membuka Klinik.

Untuk membuka klinik kecantikan memerlukan modal besar, untuk alat-alat dan produk. Berbekal uang tabungan selama menjadi dokter, dr. Dian membeli satu per satu alat kecantikan dan membuka praktik secara kecil-kecilan di rumah. Seiring berjalan waktu pasien semakin bertambah karena informasi mengenai dr. Dian beredar luas.

Dari situ selanjutnya dr. Dian menghadapi tantangan kedua, yakni masalah tempat karena banyak pasien yang ingin merawat diri di tempat praktik sehingga suasana menjadi padat dan kurang nyaman. Dr. Dian lalu memikirkan bagaimana mengembangkan usaha agar pasien merasa nyaman saat menjalani terapi.

Akhirnya dr. Dian memutuskan untuk menyewa tempat yang lebih besar dan menjadikannya klinik. Saat itu, berbagai penawaran bermunculan dengan mengajak kerjasama, berinventasi dan menyediakan tempat untuk praktik klinik kecantikan. “Karena pengalaman teman-teman yang kurang mengenakan mengenai usaha kerja sama, maka saya putuskan untuk menolaknya secara halus,” ujarnya.

Dr. Dian lalu menemukan tempat yang tepat untuk membuka klinik. Namun ada tantangan lain yang dihadapi, karena ada yang menyangsikan keputusan dan memprediksi karier klinik kecantikan tidak mampu bersaing di daerah kecil di Sumatera Barat.

Namun, tantangan harus dihadapi dan disikapi secara positif. Dr. Dian menganggap ini sebagai motivasi dan cambuk agar maju. Prinsipnya, nothing is impossible, tidak ada yang tidak mungkin dalam menjalani. Dr. Dian bersyukur atas izin dan campur tangan Allah, ia diberikan kemudahan dan bisa menjawab semua tantangan. Dalam menjalani, selain fokus, juga berdoa selalu kepada Sang Khalik.

Saat ini dr. Dee Aesthetic memiliki treatment-treatment unggulan seperti HIFU, IPL, Laser Nd:Yag, Oxy Geneo, serta Filler dan Botox. Semua alat-alat tersebut sudah teregistrasi Kemenkes. Di bulan Februari 2019, dr. Dian menyediakan alat baru cryolipolisis. Cryolipolisis adalah alat penghancur lemak dengan proses pendinginan yang aman dan efektif mengecilkan lemak di perut, paha, lengan, serta paha dan dada.

Dr. Dian juga telah membuka usaha lain yang berkaitan dengan kecantikan, yaitu spa. Di tahun 2019 ini, dr Dian juga akan membuka cabang di kota terdekat, Kota Solok. Jika ada kesempatan menurut dr. Dian, ia akan membuka klinik di kota-kota lain di Sumatera Barat. “Saya juga akan mengembangkan usaha baru yang tidak terlepas dari perawatan kecantikan,” ucap perempuan yang hobi traveling dan shopping

Miliki Puluhan Ribu Pelanggan Lewat Bisnis Kosmetik Online

Di tahun 2018, kesuksesan dalam berbisnis online dirasakan oleh Rere Setyawan, pengusaha kosmetik online. Pemilik nama lengkap Reny Sukmawati ini berhasil mendapatkan puluhan ribu pelangggan dan reward sebagai bonus. Ini yang membuatnya bersemangat dalam menjalani bisnis kosmetik online. Namun,  Rere merasakan masih banyak kekurangan yang dialami dalam bisnisnya.

Diakui Rere, sebagai pelaku bisnis ia masih banyak kekurangan yang dirasakan pada tahun 2018. Karena itulah di tahun 2019 ini Rere akan membenahi sistem administrasi dan pemasaran agar lebih profesional. Ia juga akan mengembangkan bisnis yang sudah berjalan. Rere juga akan lebih fokus mengembangkan bisnis yang dibangun bersama partner dan akan tetap bergelut di bidang kecantikan.

Bisnis online dunia kecantikan akan tetap meramaikan pasar, tentunya dengan inovasi dan kreativitas yang baru. Bisnis baru yang dijalaninya masih di dunia kecantikan. Walaupun berbagai macam bisnis seperti kebugaran dan kuliner sudah dicoba oleh Rere, tetapi ia merasa lebih cocok dan hoki di bidang kosmetik yang digelutinya saat ini.

“Karena sejak tahun 1999, bisnis kosmetik khususnya skin care sudah saya geluti, sehingga kendala dan permasalahan yang ada lebih saya kuasai untuk menyelesaikannya,” ucap perempuan kelahiran Jakarta, 4 Desember 1977.

Ibu dari Ruben, Robin, Gladys dan Enzi ini sudah mencoba usaha sendiri sejak duduk di bangku SMA. Saati tu, Rere berjualan kosmetik yang memang sedang tren pada saat itu, dengan sistem multi level marketing (MLM). Saat itu belum ada online shop seperti saat ini.

Lulusdari SMA, Rere yang mengambil kuliah D3 bidang Business and Public Relations Administration di LSPR tetap melanjutkan bisnisnya. Karena itulah, istridari pengusaha George ini dapat membiayai kuliahnya sendiri. Lulus dari kuliah, ia sempat bekerja di salah satu perusahaan oil service di Jakarta.

“Setelah menikah, saya tidak lagi bekerja sebagai pegawai. Namun, setelah memiliki momongan saya tetap memutar otak untuk tetap bekerja di rumah,” aku Rere.

Untuk itulah, sejak tahun 1999, ia menjalani bisnis online dan sangat menghasilkan. Rere tetap menjalankan bisnis meski secara kehidupan ekonomi keluarga terbilang mapan. Pasalnya, sebagai perempuan mandiri ia tidak bisa hanya diam. Ia ingin memiliki penghasilan sendiri.

“Bisnis yang saya geluti tidak mengharuskan saya keluar rumah dan tidak ada jam kerja. Saya masih dapat berkonsentrasi mengurus keluarga. Dan untuk menjalankan bisnis ini saya mempekerjakan 10 orang karyawan sebagai administrasi. Saya juga sudah membuka dua kantor yang saya pantau dari rumah,” papar perempuan yang hobi shopping dan kuliner.

Di Blacklist Trump, Peluncuran Matebook Huawei Ditunda

0

Satu lagi dampak dari perang dagang Amerika dan China. Perusahaan teknologi terbesar di China Huawei harus menunda peluncuran produk laptop Matebooknya hingga waktu yang tak ditentukan. Ini merupakan dampak dari blacklist yang dilakukan Presiden Trump kepada Huawei yang disebut banyak meniru produk asal Amerika meski menggunakan sebagian komponen utama asal Amerika.

Peluncuran laptop terbaru Huawei ini tertunda pasca AS memasukan Huawei dalam daftar hitam yang dibatasi aksesnya terhadap teknologi AS. Seperti diketahui Huawei masih membenamkan teknologi AS pada Matebook X Pro seperti sistem operasi Microsoft Windows dan menggunakan chip dari intel.

CEO divisi konsumen Huawei Richard Yu sangat menyayangkan pembatalan peluncuran laptop terbarunya itu. Ia berharap agar blacklist AS segera berakhir sehingga laptop Matebook X Pro segara bisa dirilis ke pasar. Jika tak juga dibuka, maka raksasa teknologi China ini harus menggunakan sistem operasinya sendiri. Yu berharap produk terbarunya itu bisa segara diluncurkan.

Sebagai perusahaan terbesar setelah Samsung, Huawei telah berhasil menggembangkan bisnis sejak 2018 melalui lini bisnis smartphone, laptop, dan menjual peralatan jaringan yang jadi core bisnis utamanya.

Seperti diketahui selain membacklist beberapa produk, AS juga mulai mengenakan tarif yang lebih tinggi 25 persen untuk barang impor China yang tiba di pelabuhan AS sejak Sabtu (01/06/2019).

Kantor Perwakilan Dagang Amerika yang dirilis 15 Mei ditetapkan tenggat 1 Juni untuk barang impor asal China di pelabuhan AS. Kenaikan tarif mempengaruhi berbagai barang konsumen asal China

Senada dengan AS, China juga menetapkan tarif yang juga tinggi untuk produk impo asal Amerika pada sebagian besar daftar target US$60 miliar barang impor AS. Sebelumnya Bejing memberlakukan tambahan tarif 5 dan 10 persen.