Senin, Juni 15, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 774

Menaklukkan Tantangan Berbisnis

0

 

Bukan bermaksud menakut-nakuti Anda yang baru akan memulai usaha, namun saya mengatakan ini berdasarkan fakta, dan pengalaman saya pribadi dan beberapa rekan. Fakta, bahwa 9 dari 10 usaha baru berguguran pada lima tahun pertama usaha tersebut berdiri.

Dari pengalaman pribadi,  saya sudah  tiga tahun melakukan beberapa macam bisnis, ada yang gagal ada yang berjalan lancar. Selain itu saya juga melihat beberapa orang teman yang sama-sama melakukan usaha setelah keluar dari pekerjaan mereka masing-masing, tetapi akhirnya menutup usaha mereka dan kembali ke pekerjaan masing-masing. Mari kita telaah apa saja yang terjadi pada saya dan mereka.

Pada awal-awal saya memutuskan untuk berhenti bekerja, saya butuh waktu sekitar 1,5 tahun untuk berpikir dan mencari pemahaman. Satu setengah tahun kemudian, saya memutuskan keluar dari salah satu perusahaan telekomunikasi besar di Indonesia, untuk memulai usaha. Sebelum saya, ada dua orang teman dekat saya yang lebih dulu melakukan langkah yang sama dengan yang saya lakukan, namun pilihan jenis usahanya berbeda.

Bicara tentang modal, kami sama-sama berangkat dari tidak memiliki modal yang cukup. Kami semua hanya bermodalkan Knowledge, Skill dan Passion untuk membangun bisnis. Sebagian dari bisnis saya menggunakan modal orang lain.

Kami tidak berasal dari keluarga pengusaha, bahkan langkah yang kami lakukan sempat ditentang oleh keluarga. Ada yang menganggap keputusan bodoh, ada keluarga yang marah, bahkan ada juga yang mengatakan kami kurang bertanggung jawab, karena meninggalkan pekerjaan dengan penghasilan tetap yang sebelumnya mampu menghidupi keluarga, untuk membangun usaha yang belum jelas hasilnya. Semua itu adalah makanan kami sejak kami mengambil keputusan, bahkan sampai sekarang pun terkadang  masih terdengar.

Dalam perjalanan melakukan usaha, pasti kita akan mengalami kendala. Banyak tantangan yang ada di sepanjang perjalanan usaha, ini adalah kenyataan yang akan Anda hadapi. Kalau banyak yang bilang usaha itu mudah, jangan Anda pernah percaya.

Menjalankan usaha itu tidak mudah, usaha selalu memiliki tantangannya sendiri dan yang kemungkinan besar, Anda belum dapat menangani tantangan tersebut dengan mudah. Mengapa? Karena bagi orang yang belum pernah memiliki usaha sendiri sebelumnya, ini adalah hal yang baru untuk Anda.  Anda akan terkaget-kaget ketika menghadapi hal tersebut dan inilah yang terjadi pada saya dan kedua teman saya. Hal ini penyelesaiannya tidak berjalan dengan singkat dan mudah, terkadang butuh hari, minggu, bulan bahkan tahun untuk menyelesaikannya.

Hal yang saya sebutkan di atas, sering menjadi batu sandungan untuk para pelaku usaha pemula. Saat penghasilan belum terlalu terlihat sudah banyak tantangan yang terkadang membuat Anda harus berkorban tidak sedikit. Pada akhirnya modal yang sudah tipis semakin menipis, baik modal secara materi maupun moril. Alih-alih memiliki penghasilan yang lebih baik dari saat bekerja, malah Anda ‘tekor’. Saat inilah yang seringkali dianggap sebagai saatnya berbalik arah dan menutup impian lalu mengirimkan lamaran kerja. Begitulah keadaan dan kenyataannya. Lalu apa yang membuat saya dan beberapa teman saya yang lain bisa bertahan? Berikut ini resepnya:

  1. Pertahankan Impian. Satu-satunya yang saya dan Anda bisa miliki adalah impian yang besar, inilah bekal dan harta Anda yang harus Anda pertahankan.
  2. Sabar, Tekun dan Gigih. Bersabarlah dalam menjalankan usaha, bertekunlah dan fokus dalam usaha Anda serta gigih dalam menyelesaikan setiap tantangan usaha, karena sesuai dengan pengalaman saya dan teman-teman saya yang lain hal tersebut bisa diselesaikan dan pasti ada jalan keluarnya.
  3. Berpikir Positif dan Mencari Lingkungan yang Positif. Selalu mencari sudut pandang positif dari setiap hal yang terjadi dalam hidup Anda, apapun itu. Selain itu, lingkungan tempat Anda bergaul juga akan sangat mempengaruhi ketahanan Anda dalam menghadapi tantangan usaha.
  4. Berdoa dan Mengucap Syukur Senantiasa. Anda tidak akan bisa berhasil tanpa melibatkan Sang Maha Pencipta dalam kehidupan usaha Anda. Bersyukurlah atas apa pun yang terjadi dalam kehidupan Anda karena semuanya terjadi bukanlah sebuah kebetulan semata. Sang Pencipta punya maksud dan tujuan mengizinkan semuanya terjadi dalam hidup kita.

 

Oleh: Antonius Karya

Master Trainer and Lead Consultant

dari FinanSaleS MindTech TCC

7 hal penting Membuat Business Plan

0

 

Untuk merealisasikan usaha yang telah kita tentukan dan pelajari tersebut, hal yang perlu dilakukan adalah “Membuat Proposal Usaha” [Business Plan] yang baik dan mudah dipahami oleh siapapun, misalnya calon investor, calon partner atau pihak bank.

Untuk membuat ada 7 hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Halaman Judul dan Daftar Isi. Pada halaman depan perlu dituliskan, nama proposal usaha anda dalam huruf besar dan gunakan jenis huruf yang mudah dibaca, misalnya Arial, Tahoma atau Time New Roman, dan jangan lupa cantumkan nama pembuat proposal.

Pemilihan jenis huruf diusahakan sama untuk setiap halaman dan proporsi besarnya huruf harus diatur sesuai dengan fungsinya, untuk judul utama harus besar, kalau penjelasan  harus lebih kecil.

Daftar isi [Table of Contents] adalah judul dari setiap bagian dengan nomor halaman (harap diingat untuk memasukkan nomor halaman, tanpa itu setiap orang yang membaca akan kebingungan).

  1. Ringkasan Usaha. Dalam ringkasan usaha ini perlu dijelaskan secara singkat, jelas dan cukup padat untuk memberi gambaran kepada pihak-pihak yang akan membaca proposal usaha Anda.

Mulailah rencana usaha Anda dengan satu halaman ringkasan  mengenai esensi dari isi rencana Anda. Ringkasan memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk secara cepat dan tepat menyerap inti utama dari perencanaan yang telah disusun dan kemudian membaca lebih lanjut serta mencari informasi penting yang tercakup dalam perencanaan yang Anda susun.

  1. Analisis Situasi. Bagian ini adalah bagian yang terpenting dalam membuat rencana usaha Anda akan berjalan dengan lancar dan mampu menghasilkan keuntungan yang diharapkan. Analisis situasi yang perlu digambarkan meliputi Ancaman, Kelemahan, Kesempatan, dan Kekuatan dari usaha kita yang mencakup Produk, Harga, Promosi, Distribusi, dan orang yang akan menjalankannya. Jelaskan juga target pasar yang akan dituju, serta siapa-siapa saja pesaing, serta berapa besar gross margin dari produk Anda.
  2. Tujuan Usaha (Target yang Ingin Dicapai). Tujuan serta target dari organisasi usaha Anda harus jelas dan terukur serta memiliki jangka waktu pencapaiannya. Sifat dari tujuan usaha Anda harus obyektif, sasaran ini menjelaskan “ke mana kita akan pergi dan kapan kita akan berada di sana”. Sasaran disusun secara spesifik, misalnya, “Mencapai 10 persen pangsa pasar dalam jangka 12 bulan setelah peluncuran produk baru”.
  3. Strategi Usaha. Strategi adalah sesuatu yang Anda perlukan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Jika sasaran adalah tempat yang ingin dituju, maka strategi adalah rute yang mesti diambil untuk mencapai tempat itu. Jika sasarannya meluncurkan produk/jasa baru, maka tahap awalnya adalah menciptakan keberadaan produk/jasa Anda agar dikenal oleh pelanggan yang dituju; Membuat program agar pelanggan yang dituju mau mencoba produk/jasa yang dijual; Membuat strategi, bagaimana pelanggan yang sudah mencoba mau membeli ulang produk/jasa Anda.

Sebagai contoh lain, jika sasarannya adalah untuk meningkatkan penjualan, maka strategi Anda mungkin salah satu dari hal berikut:

  • Meningkatkan average price untuk setiap unit
  • Meningkatkan volume penjualan secara keseluruhan
  • Menjual lebih banyak unit dengan harga lebih tinggi
  • Kombinasi dari semua hal di atas.
  1. Taktik Pelaksanaan. Jika strategi merupakan semacam garis besar bagaimana cara Anda mencapai sasaran, maka taktik adalah langkah-langkah yang lebih khusus untuk mencapai sasaran yang sudah ditetapkan. Misalnya, agar produk Anda dijual di toko-toko, buatlah program trade promo untuk pedagang, sedangkan untuk membuat barang/jasa Anda dibeli oleh pelanggan yang dituju buatlah program promo untuk pelanggan.
  2. Anggaran Investasi dan Operasi Usaha. Tentu saja, setiap perencanaan investasi dan operasi usaha Anda memerlukan biaya. Rencana usaha mesti merinci semua biaya yang dibutuhkan untuk mengeksekusi serangkaian rencana usaha, investasi dan taktik yang telah disusun, seperti rencana penjualan dan harga pokok penjualan, rencana biaya operasional, rencana tenaga kerja, rencana investasi dan lain-lain. Hal tersebut harus tertuang dalam proyeksi neraca, proyeksi rugi laba, dan cash flow.

 

Oleh :  Yoyok Indrayatno

Pelatih Kewirausahaan dari ACC Indonesia

( Amanah Coaching Clinik Indonesia)

 

Percepatan Program Mobil Listrik Blue Bird Teken MoU dengan PLN

 

Pasca armada mobil listrik mengaspal bulan April 2019 lalu, Bluebird melaksanakan kerjasama dengan PLN dalam percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Pelaksanaan penandatangan Nota Kesepahaman (MOU) ini diwakili oleh Direktur Keuangan PT Blue Bird Tbk, Sandy Permadi dan Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani serta disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, yang bertempat di auditorium BJ Habibie BPPT, Jakarta Pusat (16/10).

Penandatanganan MOU tersebut merupakan langkah konkrit dan komitmen bersama untuk mengimplementasikan Perpres no 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle).

Sebagai salah satu perusahaan transportasi terbesar yang telah melayani masyarakat Indonesia lebih dari 46 tahun, Bluebird terus melakukan inovasi dan terobosan-terobosan baru, sehingga Bluebird menjadi penyelenggara angkutan taksi terdepan dan selalu relevan dengan berbagai perkembangan.

Bluebird merupakan penyedia jasa layanan transportasi yang pertama kali menggunakan mobil listrik pertama di Indonesia, yang saat ini telah mengoperasikan 25 unit e-Bluebird dan 4 unit e-Silverbird di jajaran layanannya.

Sebagai bagian dari pengembangan yang akan terus dilaksanakan, Bluebird merencanakan untuk mengoperasikan 200 mobil listrik pada tahun 2020, dan penambahan hingga 2000 unit mobil listrik pada periode tahun 2020 – 2025.

“Kami memberikan apresiasi terhadap langkah PLN yang menggandeng berbagai mitra, termasuk salah satunya Bluebird dalam rangka mempercepat program pelaksanaan kendaraan listrik di Indonesia. Sebagai penyedia jasa layanan taksi yang pertama dalam menggunakan kendaraan listrik, tentunya kami berharap atas adanya dukungan dari PLN serta pemerintah dalam menghadirkan peraturan-peraturan serta pengembangan ekosistem, termasuk salah satunya charging station, yang mampu mempercepat serta mempermudah implementasi dari kendaraan listrik.” papar Direktur Utama Bluebird, Noni Purnomo

Sementara itu, Sripeni Inten, Plt Direktur Utama PLN mengungkapkan apresiasi atas sambutan yang baik dari seluruh mitra perusahaan yang terlibat dalam kerjasama tahap awal ini. Dirinya menambahkan kolaborasi dan dukungan banyak pihak diharapkan bisa mempercepat realisasi pemanfaatan kendaraan listrik di segala lini.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini sangat penting bagi kami, untuk mempercepat program kendaraan berlistrik di Indonesia, seperti yang kita ketahui bahwa PLN mendapatkan penugasan dari Pemerintah dalam rangka penyediaan infrastruktur pengisian listrik untuk KBL berbasis baterai. Hal ini juga menjadi bukti komitmen dan kontribusi bersama terhadap program Pemerintah demi terwujudnya kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik,” tuturnya.

GK-Plug and Play Indonesia bertambah 1 Korporasi Baru dan Pamerkan 18 Startups lewat EXPO DAY 5.0

0

 

GK-Plug and Play, platform inovasi global, akan memamerkan startup yang lulus dari batch kelima dari program akseleratornya pada EXPO mendatang di Djakarta Theater XXI Ballroom pada 17 Oktober 2019.

EXPO 5.0: Leading Through Innovation akan diikuti oleh 18 startups yang telah berhasil menyelesaikan program akselerator selama 3 bulan ini. Startup batch ini terdiri dari 9 startup lokal dan 9 startup internasional yang akan mempresentasikan solusi inovatif mereka kepada para tamu eksklusif yang terdiri dari korporat, investor, dan pemerintah. Sebagai bagian dari program akselerator, GK-Plug and Play telah memberikan akses eksklusif kepada startup ini ke jaringan mitra korporatnya, peluang pendanaan, sesi bimbingan, paparan media, dan berbagai macam pelatihan.

Setelah lebih dari dua tahun di Indonesia, GK-Plug and Play saat ini bermitra dengan beberapa perusahaan industri terkemuka yaitu Astra International, Bank BNI, Bank BTN, Sequis, Great Giant Foods, Sinar Mas. Serta mitra korporat terbaru yang bergabung yaitu BUMA ke dalam ekosistem GK-Plug and Play. “Sejak memasuki pasar Indonesia pada tahun 2016, kami telah berinvestasi di lebih dari 20 startup, dan menyatukan para pemangku kepentingan utama di dunia teknologi ke dalam satu jaringan. Salah satu nya BUMA, di mana kami sangat senang menyambut mitra korporasi baru ini di ekosistem kami.” ujar Wesley Harjono, Managing Partner dari GK-Plug and Play Indonesia.

Selama 12 tahun terakhir, Plug and Play Tech Center telah membangun platform inovasi terbesar dengan menyatukan korporat, startup, dan investor. “Kami sekarang aktif di lebih dari 25 lokasi di seluruh dunia, termasuk A.S., Cina, Prancis, Jerman, Belanda, Singapura, Meksiko, dan termasuk Indonesia. Sebagai bagian dari upaya berkesinambungan kami untuk terus mengayomi kemajuan teknologi, kami bangga mempersembahkan Indonesia EXPO 5.0: Leading Through Innovation,” kata Aaron Nio, Director dari GK-Plug and Play Indonesia.

Sebagai penutup batch kelima dari program akseleratornya, GK-Plug and Play juga telah mengumumkan membuka kesempatan untuk batch keenam startupnya. Program ini akan fokus pada beberapa vertikal mulai dari Fintech, Mobility, IoT, Food & Agriculture Tech, dan Sustainability. Terbuka bagi para pelaku dunia startup yang tertarik terhadap program ini dapat mendaftar melalui tautan ini; bit.ly/pnpbatch6 sebelum 18 November 2019.

Berikut profil ke 18 startups binaan akselerasi program dari GK-Plug and Play Batch 5:

Likuid – Indonesia

Menghubungkan kebutuhan pendanaan pemilik bisnis dengan semua tingkat investor di Indonesia.

Moduit – Indonesia

Membantu orang untuk dengan mudah mengelola perjalanan manajemen kekayaan

mereka, mulai dari perencanaan hingga pemantauan. Moduit membuka peluang untuk para penasihat keuangan bersertifikat menawarkan jasa mereka kepada klien yang membutuhkan advisory dan investment management.

AltoShift – Indonesia

Inside search technology untuk membantu bisnis memberikan relevansi hasil pencarian yang lebih baik untuk meningkatkan konversi, keterlibatan, dan uang hasil pencarian.

Crewdible – Indonesia

Mengubah rumah kosong, kantor, dan fasilitas menjadi gudang pemenuhan eCommerce, di mana ia menyediakan penyimpanan inventaris, pengemasan, dan layanan pengiriman.

Mapid – Indonesia

MAPID adalah platform cloud computing SaaS yang mengembangkan alat sistemi nformasi geografis untuk mengumpulkan, mengelola, memvisualisasikan, dan menganalisis data geospasial.

HaloBro – Indonesia

Platform Omni-Channel serta Multi-Agent CRM yang ditenagai dengan Big Data Analytics dan Predictive Intelligence.

Griin – Indonesia

Bisnis yang berfokus pada industri pertanian yang muncul melalui teknologi dan pendidikan yang diprakarsai oleh sekelompok talenta termotivasi dari berbagai latar belakang pendidikan dengan hasrat untuk melakukan perubahan.

Neurafarm – Indonesia

Diagnosis penyakit tanaman yang tepat dan berdampak dari gambar dengan menggunakan AI.

8villages – Indonesia

Mempercepat modernisasi desa, membantu petani untuk menjual hasil panen mereka. Serta membantu pemerintah untuk memiliki data berkualitas tentang petani mereka dan mengetahui stok komoditas.

CredoLab – Singapore

Mengembangkan digital scorecard untuk bank, perusahaan pembiayaan konsumen, pemberi pinjaman otomatis, pemberi pinjaman online dan seluler, perusahaan asuransi, dan pengecer dari dari metadata perangkat smartphone.

Pod – Malaysia

Aplikasi micro-savings yang membantu pengguna untuk mencapai tujuan tabungan mereka dengan memberikan insentif dan tips pengelolaan uang kepada pengguna.

OpenLegacy – Amerika Serikat

Solusi integrasi membawa sistem perbankan atau asuransi apapun ke web, seluler, atau cloud. OpenLegacy menghasilkan API secara otomatis serta cepat lalu menyebarkan dan mengelolanya sebagai layanan microservices anywhere on-premise, cloud atau hybrid.

Hearti – Singapore

Perusahaan Insurtech yang melayani bank dan asuransi pada platform kepemilikan kami untuk Akuisisi dan Keterlibatan Pelanggan [Benefits and Rewards], Harga Dinamis dan Otomasi Klaim, dan KYC yang menggunakan teknologi AI dan blockchain.

Aida – Singapore

Berfokus pada analitik prediktif dan sistem intelijen berbasis AI dan Machine Learning. Melalui analitik yang digerakkan oleh AI-nya, AIDA memberikan solusi yang memecahkan tantangan utama meningkatkan kemampuan para pekerja HR untuk membuat keputusan berdasarkan sejumlah besar informasi yang heterogen.

Silot – Singapore

Mengembangkan ekosistem perbankan untuk bank ritel dengan menggabungkan  pengambilan keputusan yang cerdas dengan produk digital yang berpusat pada pelanggan. Solusi Silot mengkonsolidasikan semua aplikasi ke dalam platform yang mudah dikelola, menghemat waktu dan sumber daya tim sambil meningkatkan pengalaman pelanggan.

Shift Technology – France

Memanfaatkan sains data terbaik untuk secara otomatis mendeteksi jaringan penipuan dalam asuransi dan e-commerce. Solusi ini terintegrasi ke dalam platform Big Data yang canggih, yang disediakan dalam model SaaS.

Playbasis – Thailand

Menyediakan platform SaaS untuk klien perusahaan seperti bank, perusahaan asuransi, dan operasi telekomunikasi, memungkinkan mereka untuk menanamkan game dan program hadiah langsung ke aplikasi mobile dan dompet elektronik yang ada.

Data Republic – Singapore

Platform pertukaran data yang aman dan privat yang merevolusi berbagi data antar organisasi.

 

Kiat Membuka Usaha di Kantin Perkantoran

0

 

Kalau diamati usaha kuliner memang menggiurkan seperti rasa makanannya. Bahkan makanan termasuk kategori yang selalu kita butuhkan. Terlebih lagi kalau kita membuka usaha di perkantoran yang notabene karyawannya akan lapar dan haus setelah bekerja. Tentu kebutuhan makanan yang mendesak untuk mengisi perutnya tidak bisa ditunda. Dorongan ini membuat bisnis kuliner kita semakin dibutuhkan.

Dalam membuka usaha apapun memang betul ada baiknya kita memiliki informasi lebih dulu. Bukankah ini sama maknanya saat kita bepergian ke daerah yang baru perlu informasi jalan? Kita membawa peta atau memakai GPS untuk memandu jalan yang akan kita lalui. Hal yang sama juga terjadi saat kita membuka usaha. Kita perlu informasi supaya tidak salah membuat keputusan. Apa informasi yang dibutuhkan saat akan membuka usaha kuliner di perkantoran? Ini paparannya.

Dalam membuka usaha paling sedikit dibutuhkan informasi mengenai pasar dan pesaing. Kita bahas mengenai pasar lebih dulu. Yang dimaksud pasar di sini adalah orang-orang yang akan kita bidik untuk membeli ke kita. Karena usaha kulinernya dibuka di perkantoran, maka dengan jelas pasar di sini adalah para karyawan yang bekerja di perkantoran tersebut.

Pertama amati berapa jumlah karyawan yang bekerja di perkantoran tersebut. Kuncinya semakin banyak jumlah karyawan yang bekerja semakin bagus. Mengapa? Karena bisnis kita menggantungkan pada karyawan yang ada. Semakin banyak jumlah karyawan, semakin cerah potensi pasarnya. Pilihlah lokasi perkantoran dengan jumlah karyawan minimal lebih dari 200 orang.

Unsur kedua yang perlu diamati adalah daya beli orang-orang perkantoran di lokasi yang akan kita bidik. Tiap lokasi perkantoran bisa memiliki karakteristik karyawan yang berbeda dengan kantor lain. Sebagai contoh kalau di Jakarta, daerah perkantoran di segitiga emas seperti Sudirman atau Kuningan, banyak dihuni karyawan yang berkelas tinggi sehingga memiliki daya beli tinggi.

Berbagai bisnis kuliner dalam bentuk kantin moderen atau café tersebar di sini, harganya pun premium . Berbeda kalau di daerah perkantoran di Jakarta lainnya, tentu harganya tidak bisa dipasang premium seperti di daerah Sudirman. Maka lokasi perkantoran tempat para karyawan menghuni harus kita amati dari segi daya belinya.

Faktor ketiga, berkaitan dengan informasi disediakan tidaknya makanan oleh pihak kantor. Beberapa kantor sering menyediakan makan siang bagi karyawannya. Jujur, ini menjadi penghambat bagi bisnis kuliner kita. Juga, amati saat jam makan siang apakah karyawan kebanyakan membawa bekal makanan sendiri.

Kalau suatu perkantoran banyak dihuni karyawan yang membawa bekal sendiri tentu kurang menarik kalau kita membuka usaha kuliner di daerah tersebut. Ini berarti daerah perkantoran yang potensial kalau pihak kantor tidak menyediakan makan siang bagi karyawannya dan perilaku karyawan tidak membawa bekal sendiri.

Setelah kita mengumpulkan informasi tentang pasar, selanjutnya kita kumpulkan informasi tentang pesaing. Berkaitan dengan pesaing, amati apakah banyak pesaing ada di sekitar perkantoran? Kalau banyak, ini berarti kita semakin perlu usaha keras untuk merebut pelanggan. Sebaliknya kalau kantin kita menjadi satu-satunya tempat yang menawarkan makanan, tentu ini kabar yang sangat menggembirakan.

Setelah itu kita teliti berapa jumlah konter makanan yang akan buka di konter perkantoran. Biasanya jumlah konter yang membuka di kantin dibatasi. Semakin sedikit semakin bagus prospeknya bagi kita. Karena ingat, semakin banyak semakin besar tingkat persaingan antar konter di dalam kantin. Yang ideal maksimal 4-5 konter yang ada di dalam kantin. Pihak pengelola kantor biasanya akan mengatur jenis makanan utama untuk tiap konter supaya tidak sama sehingga banyak variasi. Misalnya kalau sudah ada masakan padang tentu yang lain diharapkan jenis makanan yang lain seperti bakso, empek-empek, nasi campur, dan lain-lain.

Kalau dua faktor utama di atas –pasar dan pesaing- sudah diteliti dan posisinya menguntungkan maka berikutnya yang perlu kita cermati adalah kebijakan atau aturan yang diberlakukan. Amati bagaimana sistem harga sewanya, prosedur perpanjangan, biaya bulanan (service charge), pembebanan biaya listrik, dan sejenisnya. Kalau semuanya menguntungkan maka kita bisa membuka usaha kantin di perkantoran yang dibidik.

Sebagai penutup, supaya kantin kita di perkantoran sukses ada beberapa tip di sini. Pertama, tawarkan menu makanan yang benar-benar enak dengan besar porsi yang mencukupi. Karena sekali rasa makanan  kita tidak enak, karyawan yang kecewa membeli tidak akan kembali lagi dan akan menyebar berita negatif. Kalau ini terjadi tidak mudah untuk membangun imej kembali terlebih di perkantoran yang pelanggannya terbatas.

Kedua, layani pelanggan dengan ramah. Pelanggan yang beli di kantin hanya akan “itu-itu saja”. Untuk itu perlu bina hubungan yang ramah dan berkawan. Usahakan jangan mengecewakan pelanggan.

Ketiga, tawarkan beberapa variasi makanan sehingga orang yang suka dengan kantin kita tidak bosan. Pasang menu spesial atau unggulan di hari tertentu. Keempat, lakukan promosi untuk awal buka seperti diskon 20%. Lakukan penyebaran brosur yang menginformasikan menu makanan yang spesial dan promo-promo lainnya. Kelima gunakan kartu loyalitas. Misalnya setiap kali membeli mendapat poin yang bisa ditukar dengan minuman gratis atau hadiah lainnya.

Selamat membuka usaha kuliner di perkantoran.

 

 

Diasuh oleh: Istijanto Oei,

Pelatih dan Konsultan Bisnis Prasetya Mulya

Penulis Buku Jurus-Jurus Sakti Wirausaha

www.istijanto.com

Kemasan yang Menarik Dapat Meningkatkan Nilai Jual 

0

    

 Untuk memulai usaha kreasi cokelat, modal yang dibutuhkan tergantung pada skala usaha dan target pasar yang dituju. Usaha ini bisa dilakukan dalam skala rumahan menggunakan peralatan rumah tangga seperti kompor, panci dan paling ditambah cetakan-cetakan cokelat yang banyak di pasaran dan harganya juga terjangkau, serta lemari pendingin biasa.

Prospek usaha ini secara umum masih sangat bagus selain itu, pelaku usaha coklat yang besar dan murni hanya menjual coklat saja tidak begitu banyak ditemukan, kebanyakan masih menawarkan cake sebagai yang utama dan cokelat sebagai pelengkap saja.

Bagi para pengusaha cokelat, peta persaingan usaha cokelat dapat dibagi  menjadi dua yaitu direct dan indirect competitor. Produk coklat berskala besar seperti Silver Queen atau Cadburry dapat di golongkan menjadi indirect competitor yang hingga saat ini menguasai pasar karena dijual di mana-mana. Sedangkan yang dimaskud dengan direct competitor ialah pelaku usaha dengan skala yang sama.

Untuk terjun dalam usaha ini membutuhkan suatu ketrampilan khusus terutama untuk ketrampilan membuat cokelat. Untuk benar-benar menguasai keterampilan tersebut selain harus banyak belajar teori,  juga harus banyak melakukan praktek pembuatan coklat. Untuk menguasai semua pengetahuan dan ketrampilan dasar membuat cokelat cukup dilakukan dalam waktu 1-2 bulan. Tetapi setelah itu pelaku usaha ini harus terus menambah pengetahuan dan ketrampilan yang lebih agar mampu bersaing di pasar.

Mengingat harga cokelat yang berkualitas tidaklah murah, maka konsumen potensial untuk usaha ini, ialah para profesional muda yang sudah mapan secara ekonomi. Setelah itu baru golongan yang lebih  muda, ibu-Ibu muda dan para remaja. Saat ini, kebanyakan konsumen kelas menengah menyukai rasa manis caramel, harumnya wine, atau gurihnya kacang-kacangan.

Bahan baku cokelat yang digunakan juga tergantung target pasarnya. Jika pasarnya menegah keatas bisa menggunakan cokelat couverture, yang kualitas dan rasa cokelatnya paling baik, namun jenis cokelat ini mudah meleleh karena itu dari tempat produksi, penyimpanan, display, suhu ruangan harus terjaga terus dingin 24 jam, hal ini tentu membutuhkan biaya yang lebih tinggi. Untuk pelaku usaha dalam skala kecil biasanya menggunakan coklat compound karena cokelat ini tidak terlalu mahal, dan tidak terlalu mudah meleleh.

Selain rasa dan bentuk kreasinya, kemasan juga menjadi faktor yang sangat penting untuk usaha kreasi cokelat. Dengan kemasan yang cantik, produk akan terlihat lebih menarik dan ekslusif, sehingga menaikkan nilai  jual produk.

Kendala yang sering dihadapi dalam usaha ini adalah suhu udara di Jakarta yang panas. Untuk mengatasi kendala tersebut, dapat diatasinya dengan pemasangan AC di ruangan tempat pembuatan cokelat dan untuk pengiriman sebaiknya memakai foam box dan ice gel untuk mempertahankan kualitas coklat.

Usaha coklat sangat popular dan laris saat moment tertentu seperti  hari Valentine  atau acara khusus sebagai souvenir.  Sebenarnya saat ini coklat sudah semakin banyak dicari orang untuk bingkisan di hari ulang tahun, menempati  rumah baru, jabatan baru, dan sebagainya, selain hari Natal dan Lebaran. Tapi memang tidak dapat disangkal  bahwa untuk  hari Valentine, coklat masih menjadi primadona.

 

Oleh: Yoko Sulistio, Pemilik  Toko Coklat de Chocola

 

 

 

 

Kiat Suskes Membuka Usaha Pangkas Rambut

0

 

Tidak semua orang memiliki keterampilan memangkas rambut. Namun, untuk dapat terjun ke usaha pangkas rambut tidak mutlak harus mengikuti kursus pangkas rambut. Belajar memangkas rambut juga dapat dilakukan secara autodidak. Namun apabila mengikuti kursus, harus siap untuk merogoh kocek ratusan ribu hingga jutaan rupiah sedangkan jika autodidak hanya berbekal kemauan dan tenaga.

Biasanya, untuk yang memilih autodidak, bahan kelinci percobaan adalah kepala/rambut dari kerabat.  Bila skill memangkas rambut sudah dimiliki, maka jangan ragu untuk membuka usaha jasa pangkas rambut. Sebab usaha ini merupakan usaha jasa yang risikonya kecil tetapi hasilnya relatif tetap.

Ruang Usaha & Peralatan.

Luas ruangan untuk gerai pangkas rambut sederhana minimal berukuran 4 x 8 meter. Luas tersebut sudah mencakup ruang tunggu dan ruang cukur. Peralatan untuk pangkas rambut terdiri dari clipper (mesin kecil untuk memotong rambut), sisir potong, pisau cukur, handuk, sikat rambut, busa, botol spray, sisir kecil, sisir besar, kuas muka, gunting pendek, dan gunting zig–zag. Semua peralatan tersebut bisa diperoleh di kawasan belakang Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Untuk clipper sebaiknya menggunakan merek Whal  keluaran  USA sebab clipper tersebut mata pisaunya terbuat dari bahan baja pilihan, sehingga kualitasnya tidak diragukan lagi dan dapat digunakan dalam jangka yang panjang. Menggenai harga, biasanya dibanderol berkisar Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu. Sedangkan untuk sisirnya dibandrol dengan harga Rp 15 ribu dan gunting Rp 50 ribu-Rp 200 ribu, tergantung merek dan kualitasnya.

Sementara itu, perlengkapan usaha yang dibutuhkan adalah kursi pangkas. Kursi ini bisa dibeli di kawasan Pasar Kramat Jati atau bisa bertanya kepada orang sekitar Pasar Kramat Jati tentang Pak Uman, seorang tukang kursi pangkas. Perlengkapan lain adalah kaca, biasanya kaca dapat dibeli dengan memesan kepada toko kaca. Ukuran standarnya adalah 50 x 75 cm untuk diletakkan di depan dan belakang pelanggan. Sediakan juga meja berlaci dan kipas angin kecil.

Untuk memulai usaha ini, total biaya yang diperlukan tergantung dari peralatan dan perlengkapan usaha. Misalnya, untuk tiga kursi bisa merogoh kocek Rp 2,5 juta. Yang mahal adalah sewa tempat, biaya untuk satu tahun bisa mencapai Rp 30 juta.

Proses Pangkas Rambut.

Untuk dapat mencukur rambut dengan baik, ada baiknya mempelajari jenis–jenis rambut dan tekstur wajah. Keduanya dapat dikombinasikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Proses yang dilakukan untuk memangkas rambut pelanggan sangat sederhana. Pertama, selimuti tubuh pelanggan mulai dari leher sampai paha dengan celemek, gunanya untuk melindungi pakaian pelanggan dari rambut yang berjatuhan agar tidak menempel pada pakaian.

Kemudian basahi rambut pelanggan sedikit demi sedikit, tujuannya agar rambut tidak menjadi lepek sehingga mudah untuk ditata dan dipangkas. Tanyakan kepada pelanggan mengenai model yang diinginkan. Ketika proses potong rambut hampir selesai, tanyakan kembali apakah ada kekurangan dalam bentuk atau model yang diinginkan, lalu selesaikan. Bersihkan leher belakang pelanggan dengan menggunakan busa dan bedak. Fungsi dibedaki adalah untuk menjatuhkan rambut yang lengket, karena sisa rambut yang menempel di leher belakang tidak mudah jatuh apabila tidak menaburkan bedak.

Pelanggan.

Pelanggan yang datang terdiri dari anak–anak, dewasa hingga orangtua. Pelanggan anak–anak, biasanya datang bersama orang tuanya. Untuk menghadapi anak–anak, memerlukan kesabaran sebab terkadang anak–anak suka menangis saat dipangkas rambutnya. Akibatnya, waktu yang diperlukan untuk mencukur anak–anak lebih lama dibandingkan orang dewasa dan waktu sang pemangkas terbuang banyak.

Untuk mengatasi hal tersebut, bujuk anak–anak dengan memberikan alat pangkas seperti sikat atau sisir, bahkan kalau bisa sediakan mainan juga untuk dapat dipegang selama sedang dicukur. Biasanya, model rambut anak–anak berdasarkan kemauan orang tua, misalnya meniru bintang televisi. Tarif pangkas rambut untuk anak, rata-rata  Rp 7 ribu per kepala.

Untuk konsumen remaja biasanya sangat mengikuti tren yang sedang berkembang, karena itu disarankan juga mengikuti tren gaya rambut yang sedang populer pada remaja dengan memperhatikan gaya kebanyakan anak muda dan melihat  gaya idola remaja di televisi, menonton film Hollywood dan Mandarin atau membaca media cetak maupun elektronik sebagai bahan acuan untuk memangkas rambut.

Tarif yang dikenakan untuk orang dewasa dan orang tua sebesar Rp 8 ribu. Selain pangkas rambut, usahakan juga melayani atau merapikan kumis dan jenggot dengan harga separuh dari harga pangkas orang dewasa.

Pemasaran.

Agar dikenal konsumen, terdapat empat jurus jitu yang dapat dilakukan untuk memasarkan usaha ini. Pertama, pasang papan nama gerai. Dalam hal ini, papan nama sebaiknya dipasang di depan gerai untuk memikat pelanggan. Untuk papan namanya, beri warna yang mencolok seperti merah, biru, hijau atau kuning untuk tulisannya.

Kedua, jam buka gerai. Bagi beberapa pelanggan yang sibuk pada hari kerja, maka dengan membuka gerai pada hari Minggu, tidak hanya pegawai kantor, anak–anak sekolah pun libur sehingga membuka kesempatan untuk menjaring pelanggan lebih banyak.

Ketiga, tumbuhkan komunikasi yang aktif dengan pelanggan. Tujuannya dapat terjalin hubungan yang baik, sehingga membuat pelanggan nyaman dan datang kembali. Keempat, dirikan gerai di pinggir jalan pada daerah yang penduduknya cukup padat. Dengan penduduk yang banyak, maka kemungkinan untuk dapat mendapatkan pelanggan juga lebih besar.

 

Oleh :

Rahmat, Pelaku Usaha Pangkas Rambut

 

 

 

 

Trade Expo Indonesia 2019 Digelar, Mendag: Saatnya Tingkatkan Promosi Produk Indonesia ke Pasar Global

0

 

Ajang promosi tahunan berskala internasional Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 resmi dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla hari ini, Rabu (16/10), di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten. Pada penyelenggaraannya yang ke-34 tahun ini, TEI 2019 mengusung tema “Moving Forward to Serve the World” dan digelar pada 16–20 Oktober 2019.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan, sesuai tema tersebut, TEI merupakan ajang yang tepat mempromosikan produk berkualitas buatan Indonesia untuk dipasarkan secara global.

“Berbagai produk unggulan dan terbaik Indonesia dipamerkan di TEI. Untuk itu, TEI menjadi kesempatan baik bagi para eksportir untuk mencari pasar dan mengembangkan jejaring bisnis dan investasi. Sementara bagi importir dan investor, TEI menjadi momen yang sangat tepat mencari produk Indonesia yang berkualitas dan peluang menanamkan modal,” ujar Mendag pada konferensi pers TEI 2019, Rabu (16/10).

Hadir dalam konferensi pers tersebut Menteri LuarNegeriRetno Marsudi dan WakilKetuaUmumBidangHubunganInternasionalKamar Dagang dan Industri (Kadin) ShintaWidjajaKamdani.

Mendag melanjutkan, fokus utama penyelenggaraan TEI adalah kerja samabusiness to business (B2B) yang bersifat jangka panjang dan bertaraf internasional, yang penting untuk meningkatkan ekspor Indonesia.

“Kami optimistis penyelenggaraan TEI tahun ini akan memperoleh capaian positif seperti tahun lalu. Meskipun saat ini kita menghadapi tantangan global yang semakin dinamis dan kompetitif di tengah perlambatan ekonomi dunia,adaribuan buyers yang siap meramaikan arena TEI 2019,” lanjut Mendag.

Pada TEI 2019 tercatat ada 1.497perusahaan nasional yang memamerkan produk dan jasa terbaik di Indonesia, mulai dari produk manufaktur, produkkreatifinovatif, industri strategis, hingga kerajinan. Hingga 15 Oktober 2019, telah terdaftar 6.025buyers dari 120 negara.

Negara-negara dengan jumlah buyers terbanyak selain Indonesia yaitu Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, Tiongkok, India, Thailand, Amerika Serikat (AS), Filipina, dan Sri Lanka. Adapun dari jumlah buyers yang telah mendaftar tersebut, ada 10.079permintaan terhadap produk unggulan Indonesia, yaitu kopi, makanan dan minuman dalam kemasan, produkbahanmakanan, tekstil dan garmen, sertakerajinan tangan.

Mendag mengungkapkan, telah terjadwal sekitar 84penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan25negara dari program misi pembelian (buying mission), diantaranya Jepang, Malaysia, Spanyol, Somalia, India, dan Australia.

Berbagai produk yang diminati beberapa negara tersebut antara lain batu bara, sarang burung walet, kertas, kopi, plastik, minyak nabati, sayuran dan buah-buahan, makanan laut, makanan olahan, hasil perkebunan, boneka, rempah-rempah, karet, arang kelapa, minyak kelapa murni (VCO), alat kesehatan, besi baja, dan baja anti karat.

“Kami optimistis TEI tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu. Melalui kegiatan penjajakan bisnis (business matching), diharapkan tercipta lebih banyak lagi kerja sama bisnis antara buyer dan peserta pameran sehingga dapat memperluas jaringan pemasaran ke mancanegara,” lanjut Mendag.

TEI 2019 digelar di lahan seluas 50.000 m2 dengan pembagian zona produk potensial dan unggulan nasional. Pada hall 1 dan 10 dibuat kuliner nusantara, hall 2 untuk produk lokal unggulan, hall 3 dan 3A untuk produk premium dan kreatif, hall 5 dan 6 untuk produk manufaktur dan jasa, hall 7 dan 8 untuk produk makanan dan minuman, serta hall 9 untuk furnitur dan dekorasi rumah.

Dalam zonasi tersebut, terdapat beberapa zona khusus, seperti zona Promosi Terpadu Sektor Perikanan Dan Holtikultura, Paviliun Indonesia Design Development Center (IDDC), Paviliun Usaha Kecil Menengah (UKM) Alumni Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI), Pangan Nusa, dan Paviliun Kayu Ringan.

Kegiatan Baru di TEI 2019

Mendag juga mengungkapkan, sinergi kementerian dan lembaga semakin terlihat dalam beberapa kegiatan pendukung yang baru hadir di TEI tahun ini. Beberapa kegiatan tersebut yaitu Stan ASEAN, berupa stan informasi perwakilan negara-negara ASEAN; Help Desk, stan yang menyediakan informasi seputar regulasi perdagangan hasil sinergi antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Keuangan, Badan Standar Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI); Gelar Wicara Trade and Investment Forum yang menghadirkan Menteri Keuangan Sri Mulyani; Cilacap Business Forum 2019; Trade Start Up Conference; Paviliun Promosi Hasil Pertanian dan Perikanan; dan kegiatan Forum Kementerian Luar Negeri.

Selain itu, ada pula peluncuran Situs Web Ekspor Impor Kemendag http://exim.kemendag.go.id, sebagai terobosan peningkatan daya saing Indonesia melalui fasilitasi perdagangan dan pengamanan akses pasar negara tujuan. Mendag mengatakan, Kemendag berupaya menyediakan informasi terkait ekspor selengkap mungkin.

“Situs ini memuat sistem informasi mekanisme ekspor, seperti persyaratan ekspor, tarif, serta tindakan nontarif (NTM) komoditas ekspor pada 17 negara yang sudah melakukan ratifikasi perjanjian dagang. Sistem ini akan membantu pelaku usaha dalam menentukan negara tujuan ekspor berdasarkan skema yang lebih mudah dan menguntungkan,” ujar Mendag.

Mendag mengharapkan para Kepala Dinas Perdagangan Provinsi, Kabupaten/Kota di daerah agar melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha di daerahnya masing-masing untuk memahami ketentuan, persyaratan, tarif, Ketentuan Asal Barang (ROO), dan NTM di negara tujuan ekspor. Sebelumnya, telah dilakukan pula penandatanganan Pernyataan Bersama Penyelesaian Subtansi Perundingan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Korea Selatan (IK-CEPA).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Dody Edward mengungkapkan, kegiatan pendukung yang telah rutin dilakukan di tahun-tahun sebelumnya juga kembali dilaksanakan, yaitu Seminar Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi; Diskusi Regional; Kompetisi Usaha Rintisan (Start Up) Berorientasi Ekspor (Export Start Up Competition); Konsultasi Bisnis; dan Gelar Wicara.

Selain itu, lanjut Dody, pemerintah juga menganugerahkan eksportir Indonesia yang telah berprestasi meningkatkan nilai ekspornya secara berkesinambungan. Tahun ini Penghargaan Primaniyarta diberikan kepada 26 perusahaan penerima Primaniyarta 2019 yang dibagi dalam empat kategori, yaitu Kategori Eksportir Berkinerja (8 perusahaan), Kategori Eksportir Pembangun Merek Global (5 perusahaan), Kategori Eksportir Pelopor Pasar Baru (5 perusahaan), dan Kategori Eksportir Potensi Unggulan (8 perusahaan).

Pemerintah juga memberikan Penghargaan Primaduta kepada buyer mancanegara yang secara konsisten meningkatkan nilai impor dari Indonesia. Tahun ini, Primaduta Award akan diberikan kepada 45 buyers yang terbagi dalam tiga kategori pasar tujuan (pasar utama, pasar potensial dan pasar prosfektif). Dari 45 buyers tersebut, terdapat penghargaankategori khusus “Challenging Market” yang diberikan kepada 4buyersdari 4negara.

“Diharapkan berbagai kegiatan dalam TEI 2019 mampu meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global yang pada akhirnya mendorong peningkatan ekspor Indonesia,” pungkas Dody.

Sinar Mas Raih Dua Penghargaan Primaniyarta 2019

0

 

Dua anak perusahaan Sinar Mas yakni Asia Pulp & Paper (APP) meraih penghargaan Primaniyarta 2019 dalam acara Trade Expo Indonesia. Acara yang diselenggarakan  Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN), Kementerian Perdagangan di Indonesia Convention Exhibition, Kota BSD, Tangerang, Banten.

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk mendapatkan penghargaan dalam kategori Eksportir Berkinerja, sedangkan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk mendapatkan penghargaan kategori Pembangun Merek Global.

Penghargaan secara langsung diberikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Saleh Husin selaku Presiden Komisaris PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, dan Suhendra Wiriadinata selaku Presiden Direktur PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.

Penghargaan Primaniyarta yang diraih APP Sinar Mas tahun ini merupakan penghargaan ketujuh dari total 15 penghargaan yang telah diraih unit usaha APP Sinar Mas dalam kategori Eksportir Berkinerja dan kategori Pembangun Merek Global. Sebelumnya, perusahaan meraih penghargaan yang sama pada tahun 2007, 2008, 2009, 2011, 2012, dan 2015. APP Sinar Mas sendiri selama ini telah mengekspor produknya ke lebih dari 150 negara.

Menurut laporan dari Observatory of Economic Complexity, Massachusetts Institute of Technology (MIT), nilai ekspor produk pulp dan kertas dari Indonesia mencapai nilai 7,35 miliar dolar AS setiap tahunnya, dan Indonesia menduduki peringkat kesepuluh penghasil kertas terbesar di dunia menurut laporan dari World Atlas.

“Kami percaya bahwa kertas memegang banyak jawaban terhadap permasalahan-permasalahan kita di masa depan. Kegunaan kertas saat ini telah bertransformasi, dan kertas merupakan bahan yang paling berpotensi untuk menggantikan pemakaian plastik. Selama lebih dari 40 tahun, perusahaan terus berinovasi untuk menawarkan produk kertas, pulp, dan kemasan yang memenuhi kebutuhan dunia yang terus berubah,” ujar Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata.

Suhendra menambahkan bahwa perusahaan menyambut baik penghargaan ini, karena merupakan wujud nyata perusahaan dalam menghasilkan produk berkualitas, sehingga dapat diterima oleh pasar internasional.

Penghargaan Primaniyarta adalah penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah kepada eksportir yang dinilai paling berprestasi. Penghargaan yang telah diselenggarakan sejak tahun 1992 ini diharapkan dapat berperan sebagai salah satu pendorong bagi para pelaku usaha untuk terus meningkatkan prestasinya dalam bidang ekspor.

Selain untuk memberikan apresiasi kepada eksportir Indonesia yang berprestasi, penghargaan Primaniyarta juga memotivasi para eksportir lainnya agar selalu berusaha meningkatkan nilai dan volume ekspor produk nonmigas dari Indonesia.

Penghargaan ini bertujuan untuk mencari eksportir berprestasi yang dapat dijadikan teladan bagi eksportir lainnya, agar Indonesia dapat menghasilkan para eksportir yang tangguh, terampil, dan berdaya saing tinggi dalam berbagai sektor.

AirAsia Raih Penghargaan Maskapai Low-cost Selama 7 Tahun

AirAsia kembali meraih penghargaan kategori maskapai low-cost terbaik yaitu Asia’s Leading Low-Cost Airline dan Asia’s Leading Low-Cost Airline Cabin Crew di ajang World Travel Awards Asia and Oceania 2019. Ini penghargaan tertinggi selama tujuh tahun berturut-turut yang diterima perusahaan penerbangan pasca mengungguli beberapa maskapai regional lainnya seperti Scoot, Jetstar, SpiceJet, Nok Air dan Firefly

Penghargaan tersebut diterima oleh CEO AirAsia Malaysia Riad Asmat dan disaksikan oleh para pelaku industri dan tokoh penting dari negara-negara Asia Pasifik dalam sebuah acara seremonial yang diselenggarakan di Vinpearl Convention Centre kemarin malam.

CEO AirAsia Malaysia Riad Asmat mengatakan sebuah kehormatan bagi saya menerima dua penghargaan ini.

“Kami anggap penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan dari pelanggan kami serta rekan-rekan di industri terhadap upaya kami mengembangkan inovasi produk dan layanan baru yang terinspirasi dari obsesi kami melayani penumpang. Kami berterima kasih kepada semua Allstars, dan juga terutama awak kabin kami atas kerja keras dan komitmennya memberikan pengalaman terbaik kepada para penumpang,” katanya.

Pendiri World Travel Awards Graham E Cooke mengatakan “AirAsia kembali menjadi tolok ukur bagi industri penerbangan low-cost di Asia dan sekitarnya.

“Dedikasinya untuk selalu meningkatkan layanan masih belum bisa tertandingi, dan saya senang AirAsia kembali dipilih oleh para pelaku industri perjalanan wisata dan masyarakat sebagai ‘Asia’s Leading Low-Cost Airline 2019’ dan ‘Asia’s Leading Low-Cost Airline Cabin Crew 2019’,” ujarnya.

World Travel Awards merupakan salah satu program penghargaan paling prestisius, komprehensif dan dinantikan oleh pelaku industri perjalanan wisata dunia. Diselenggarakan pertama kali pada tahun 1993, ajang penghargaan ini bertujuan untuk mengakui, menghargai, dan merayakan pencapaian terbaik sektor-sektor utama di industri perjalanan wisata dan perhotelan. Brand World Travel Awards dikenal dunia sebagai ajang pengakuan paripurna terhadap pencapaian terbaik di industri ini.