Kamis, November 5, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 26

Kemarau Makin Panjang, Prediksi El Nino BMKG Jadi Alarm Ancaman Karhutla

0

Prediksi El Nino dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan fenomena tersebut berpotensi bertahan hingga awal 2027. Kondisi ini perlu diantisipasi karena dapat memicu musim kemarau yang lebih kering dari kondisi normal serta meningkatkan ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan El Nino diperkirakan berlangsung setidaknya sampai awal kuartal I 2027. Bahkan, peluang fenomena tersebut mencapai intensitas kuat tetap menjadi perhatian pemerintah dan berbagai pihak terkait.

Selain El Nino, BMKG juga memantau kemungkinan munculnya Indian Ocean Dipole (IOD) positif pada periode September hingga Desember 2026. Kombinasi kedua fenomena iklim tersebut berpotensi memperkuat kondisi kering di sejumlah wilayah Indonesia.

Hingga pertengahan Juli 2026, BMKG mencatat sebanyak 509 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 54,5 persen wilayah daratan Indonesia telah memasuki musim kemarau. Wilayah yang terdampak mencakup sebagian besar Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua.

Puncak Kemarau Diperkirakan Terjadi Agustus-September

Direktorat Klimatologi BMKG memperkirakan puncak musim kemarau tahun ini mayoritas berlangsung pada Agustus dan September. Dari seluruh wilayah yang dipantau, sebanyak 437 ZOM diprediksi mengalami periode kemarau yang lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Situasi tersebut membuat risiko kekeringan ekstrem meningkat. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor pertanian dan ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan.

BMKG mencatat sekitar 4.900 titik panas telah terdeteksi hingga akhir Juli 2026. Jumlah tersebut menjadi indikator meningkatnya potensi karhutla, terutama di wilayah yang mengalami kondisi kering berkepanjangan.

Teuku Faisal menegaskan prediksi El Nino tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperkuat langkah mitigasi sejak dini. BMKG tidak hanya menyampaikan informasi cuaca dan iklim, tetapi juga meningkatkan dukungan terhadap penanganan wilayah yang memiliki risiko kekeringan dan kebakaran tinggi.

Modifikasi Cuaca Diperkuat di Wilayah Rawan

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Operasi tersebut diarahkan ke sejumlah wilayah yang dinilai rawan mengalami kekeringan dan karhutla, termasuk Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Riau. Posko pendukung juga dipusatkan di Jawa Barat untuk membantu koordinasi operasi.

BMKG berharap penanganan risiko bencana dapat dilakukan melalui kerja sama lintas lembaga. Kolaborasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI-Polri, Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Lingkungan Hidup menjadi bagian penting dalam memperkuat mitigasi.

Menurut BMKG, prediksi El Nino yang berlangsung hingga awal 2027 membutuhkan kesiapsiagaan jangka panjang. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait diperlukan agar dampak kekeringan maupun karhutla dapat ditekan, termasuk melalui optimalisasi modifikasi cuaca dan pemadaman di lapangan.

KAI Perkuat Integrasi Logistik Nasional, Angkutan Barang Tembus 32,4 Juta Ton

Integrasi Logistik Nasional terus diperkuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melalui peningkatan kapasitas angkutan barang, pengembangan konektivitas menuju pelabuhan dan kawasan industri, serta penambahan sarana pendukung. Penguatan ini diarahkan untuk memperluas peran transportasi berbasis rel dalam menopang distribusi barang dari pusat produksi hingga tujuan akhir.

Sepanjang Semester I 2026, KAI mencatat volume angkutan barang mencapai 32.498.043 ton. Sebanyak 26.534.095 ton di antaranya merupakan batu bara atau sekitar 81,65 persen. Sementara itu, angkutan nonbatu bara mencapai 5.963.948 ton atau sekitar 18,35 persen.

Komoditas nonbatu bara yang diangkut KAI meliputi petikemas, bahan bakar minyak, semen dan klinker, produk perkebunan, pupuk, baja, barang retail, hingga kebutuhan industri dan konsumsi masyarakat. Capaian tersebut menunjukkan kereta api memiliki peran penting dalam mendukung distribusi energi, bahan baku, barang manufaktur, serta kebutuhan pokok antardaerah.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan penguatan Integrasi Logistik Nasional membutuhkan konektivitas yang semakin erat antara pusat produksi, kawasan industri, terminal barang, pelabuhan, pergudangan, serta titik distribusi terakhir.

Menurutnya, kereta api memiliki keunggulan karena mampu mengangkut barang dalam jumlah besar dengan jadwal yang lebih terencana. Karena itu, KAI terus mengarahkan pengembangan layanan agar terhubung dengan pelabuhan, dry port, kawasan industri, serta layanan first mile dan last mile.

KAI Tambah Kapasitas Angkutan dan Infrastruktur

Untuk angkutan batu bara, KAI menyiapkan penguatan kapasitas di wilayah Sumatra Bagian Selatan melalui penambahan sarana, peningkatan kapasitas jalur, modernisasi persinyalan elektrik, serta optimalisasi fasilitas bongkar muat. Salah satu proyek yang tengah disiapkan adalah Terminal Tarahan II dengan tambahan kapasitas hingga 20 juta ton per tahun.

Pengembangan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan PT Bukit Asam Tbk. PTBA akan menangani terminal pemuatan, terminal pembongkaran, dan infrastruktur pendukung, sedangkan KAI menyiapkan sarana angkutan serta sistem persinyalan elektrik. Rencana proyek tersebut mencakup 22 lokomotif dan 1.200 gerbong.

KAI juga meningkatkan kapasitas yang berkaitan dengan Terminal Kramasan dan sejumlah terminal milik mitra swasta. Hingga Semester I 2026, sebanyak 1.080 gerbong datar telah tiba untuk memperkuat layanan angkutan barang di Sumatra.

Anne menegaskan investasi logistik harus dibangun sebagai satu ekosistem. Penambahan lokomotif dan gerbong perlu diikuti kesiapan jalur, terminal, fasilitas perawatan, persinyalan, serta kepastian volume muatan dari pelanggan.

Angkutan Petikemas Didorong Lebih Fleksibel

Untuk meningkatkan kontribusi komoditas nonbatu bara, KAI mengembangkan layanan kereta petikemas reguler non-dedicated di Pulau Jawa. Melalui sistem berbasis slot, pelanggan dapat menyesuaikan kapasitas pengiriman dengan kebutuhan aktual tanpa harus menggunakan rangkaian khusus.

Model tersebut ditujukan untuk meningkatkan keterisian gerbong, produktivitas perjalanan, transparansi alokasi kapasitas, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha. Pada Semester I 2026, volume angkutan petikemas KAI tercatat sekitar 2,62 juta ton.

Selain itu, KAI mengoperasikan KA Brumbung Cargo dengan kapasitas hingga 800 ton per rangkaian. Layanan tersebut memperluas alternatif distribusi barang berbasis rel bagi pelaku usaha di Pulau Jawa.

Pengembangan berbagai fasilitas dan layanan tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat Integrasi Logistik Nasional. Dengan konektivitas yang semakin baik antara kawasan produksi, industri, terminal, pelabuhan, dan tujuan akhir, KAI berharap angkutan barang berbasis rel dapat semakin berkontribusi terhadap efisiensi distribusi sekaligus memperkuat rantai pasok nasional.

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, YLKI Desak Operator Segera Ubah Sistem

0

Isu Kuota Internet kembali menjadi perhatian setelah Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah segera menindaklanjuti putusan MK terkait sisa paket data yang tidak boleh hangus. Menurut YLKI, keputusan tersebut harus segera diterjemahkan ke dalam aturan teknis agar dapat diterapkan secara seragam oleh seluruh penyelenggara layanan telekomunikasi.

Sekretaris Eksekutif YLKI Rio Priambodo menilai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) perlu bergerak cepat menyusun regulasi pelaksanaan Putusan MK Nomor 273/PUU-XXIII/2025. Aturan tersebut dinilai penting sebagai pedoman resmi bagi operator dalam menjalankan kewajiban baru yang bertujuan melindungi hak konsumen.

Rio menjelaskan regulasi itu tidak hanya mengatur mekanisme pemanfaatan sisa Kuota Internet, tetapi juga harus memuat standar pelayanan minimum, kewajiban keterbukaan informasi, sistem pengawasan, hingga sanksi bagi operator yang tidak mematuhi ketentuan.

Menurutnya, pemerintah juga perlu menetapkan batas waktu implementasi agar putusan MK tidak berhenti sebagai keputusan hukum semata. Kepastian jadwal dinilai akan memberikan kejelasan bagi pelaku usaha sekaligus menjamin masyarakat segera memperoleh manfaat dari kebijakan tersebut.

Operator dan KPPU Diminta Awasi Implementasi

Selain mendorong pemerintah menyusun regulasi, YLKI meminta seluruh operator telekomunikasi mulai menyesuaikan syarat layanan, sistem operasional, hingga model bisnis sesuai amanat Mahkamah Konstitusi. Operator diharapkan menyediakan pilihan layanan yang memungkinkan pelanggan tetap memanfaatkan sisa Kuota Internet tanpa kehilangan haknya setelah masa aktif paket berakhir.

YLKI juga mengingatkan agar setiap perubahan layanan disampaikan secara terbuka kepada pelanggan. Informasi mengenai hak konsumen, mekanisme penggunaan kuota, maupun ketentuan baru harus mudah dipahami sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Di sisi lain, Rio mengingatkan implementasi kebijakan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk membebankan biaya tambahan yang justru merugikan pelanggan. Ia juga meminta Komdigi mengawasi harga paket rollover agar tetap terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat.

Tak hanya itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turut didorong melakukan pengawasan terhadap perubahan yang terjadi di industri telekomunikasi. YLKI menilai pengawasan diperlukan agar penyesuaian model bisnis operator tidak memicu praktik kartel, penyeragaman tarif, ataupun bentuk persaingan usaha yang tidak sehat.

Menurut Rio, KPPU juga perlu mengkaji dampak kebijakan tersebut terhadap struktur persaingan industri sehingga tercipta iklim usaha yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen.

YLKI menegaskan akan terus mengawal implementasi putusan Mahkamah Konstitusi hingga benar-benar diterapkan oleh seluruh operator. Organisasi tersebut berharap kebijakan baru ini menjadi momentum pembenahan tata kelola industri telekomunikasi yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada hak konsumen. Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi memutuskan operator wajib menyediakan opsi layanan yang memastikan sisa paket data pelanggan tetap dapat digunakan dan tidak hangus setelah masa aktif berakhir.

Bursa Gubernur BI Menghangat, Purbaya Santai Tanggapi Rumor

0

Bursa Gubernur BI kembali menjadi sorotan setelah nama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa disebut-sebut masuk dalam daftar kandidat pengganti Perry Warjiyo. Menanggapi kabar tersebut, Purbaya memilih bersikap santai dan menganggap isu mengenai dirinya selalu muncul setiap kali terjadi pergantian pejabat strategis di pemerintahan.

Saat ditemui di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Selasa (28/7/2026), Purbaya menilai rumor yang mengaitkan dirinya dengan Bursa Gubernur BI bukanlah hal baru. Menurutnya, berbagai spekulasi serupa telah berulang kali muncul, namun tidak pernah benar-benar terwujud.

Ia bahkan berkelakar bahwa dirinya kerap menjadi bahan pembicaraan untuk berbagai posisi penting, meski pada akhirnya tetap menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan. Karena itu, ia enggan menanggapi isu tersebut secara berlebihan.

Ketika ditanya mengenai sosok yang berpeluang menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia, Purbaya mengaku belum mengetahui perkembangan terbaru. Ia menegaskan belum menerima informasi mengenai kandidat yang sedang dipertimbangkan pemerintah.

Purbaya juga menegaskan bahwa keputusan terkait Bursa Gubernur BI sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Sebagai pembantu presiden, ia menyatakan siap mengikuti arahan dan keputusan yang nantinya diambil pemerintah.

Siapa Pengganti Perry Warjiyo? Bursa Gubernur BI Masih Jadi Teka-teki

Munculnya pembahasan mengenai Bursa Gubernur BI tidak terlepas dari pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa proses pengunduran diri tersebut dilakukan melalui surat resmi yang dikirim kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Prasetyo, hingga saat ini Perry belum sempat bertemu langsung dengan Presiden untuk membahas pengunduran dirinya. Surat tersebut menjadi dasar awal proses administrasi yang kini sedang berjalan.

Pemerintah juga menyampaikan bahwa alasan pengunduran diri Perry bersifat pribadi. Meski demikian, pihak Istana memilih menghormati keputusan tersebut dan tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai latar belakang pengajuan pengunduran diri itu.

Sementara proses penentuan gubernur definitif masih berlangsung, Bank Indonesia memastikan roda organisasi tetap berjalan normal. Melalui Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 26 Juli 2026, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti ditunjuk sebagai Penjabat Sementara Gubernur Bank Indonesia.

Penunjukan tersebut dilakukan sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Bank Indonesia guna memastikan seluruh fungsi kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, hingga sistem pembayaran tetap berjalan tanpa hambatan.

Usai Terkoreksi, Begini Prospek Harga Emas 24 Karat Menjelang Keputusan The Fed

0

Harga emas 24 karat kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah logam mulia dunia bergerak melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Pelemahan ini dipicu penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang menekan daya tarik emas, sementara investor memilih menunggu hasil rapat kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Kondisi tersebut turut memengaruhi pergerakan Harga emas 24 karat di dalam negeri, termasuk produk PT Aneka Tambang (Antam).

Mengacu pada perdagangan global, harga emas spot turun sekitar 0,7 persen ke level US$4.044,81 per ons. Sementara kontrak berjangka emas untuk pengiriman Agustus 2026 juga terkoreksi 0,8 persen menjadi US$4.045,40 per ons.

Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang membebani harga emas. Ketika nilai tukar dolar naik, emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain sehingga permintaannya cenderung menurun.

Di sisi lain, pelaku pasar masih bersikap hati-hati menjelang pengumuman hasil rapat Federal Reserve yang dijadwalkan selesai pekan ini. Mayoritas investor menunggu sinyal terkait arah kebijakan suku bunga AS dalam beberapa bulan ke depan.

Analis Tastylive, Ilya Spivak, menilai pergerakan emas saat ini masih berada dalam fase konsolidasi. Menurutnya, harga logam mulia bergerak dalam kisaran sempit sambil menanti petunjuk baru dari bank sentral AS mengenai prospek suku bunga.

Harga emas 24 karat Antam Turun Rp9.000

Di pasar domestik, Harga emas 24 karat Antam juga mengalami penyesuaian. Pada Selasa (28/7/2026), harga emas batangan turun Rp9.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya menjadi Rp2.613.000 per gram.

Penurunan serupa terjadi pada harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam. Nilainya kini berada di level Rp2.361.000 per gram, turun Rp9.000 dari posisi sehari sebelumnya. Harga buyback merupakan acuan yang digunakan Antam ketika membeli kembali emas dari masyarakat.

Meski mengalami koreksi, harga emas masih berada pada level yang relatif tinggi jika dibandingkan periode sebelumnya. Sebagai catatan, rekor tertinggi emas Antam tercipta pada 29 Januari 2026 ketika menembus Rp3.168.000 per gram, sedangkan harga buyback saat itu mencapai Rp2.989.000 per gram.

Sementara itu, pasar juga terus memantau perkembangan geopolitik dan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali mendorong The Fed agar menurunkan suku bunga. Di saat bersamaan, perkembangan hubungan AS dan Iran masih menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi sentimen pasar global.

Apabila The Fed memberikan sinyal yang lebih longgar terhadap kebijakan suku bunga, harga emas dunia berpeluang kembali menguat. Sebaliknya, jika bank sentral AS mempertahankan sikap ketat, tekanan terhadap emas diperkirakan masih akan berlanjut dalam jangka pendek. Bagi investor, perkembangan tersebut menjadi faktor penting dalam menentukan langkah investasi logam mulia ke depan.

Perizinan UMK Pangan Olahan Digenjot, Produk Lokal Berpeluang Tembus Pasar Lebih Luas

0

Perizinan UMK Pangan Olahan menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memperkuat daya saing pelaku usaha mikro dan kecil di sektor makanan. Melalui kolaborasi antara Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akses terhadap legalitas produk kini didorong agar lebih cepat, mudah, dan terintegrasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan yang diharapkan mampu memperluas peluang usaha menembus pasar yang lebih luas.

Program tersebut diluncurkan langsung oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman bersama Kepala BPOM Taruna Ikrar di Kantor BPOM, Jakarta. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memperkuat pelayanan kepada UMKM sekaligus meningkatkan kualitas produk pangan olahan dalam negeri agar memenuhi standar keamanan yang berlaku.

Menteri Maman menegaskan bahwa kemudahan akses Perizinan UMK Pangan Olahan menjadi langkah penting untuk mendukung pertumbuhan sektor usaha makanan dan minuman. Selain meningkatkan kepercayaan konsumen, legalitas produk juga menjadi bekal bagi pelaku usaha untuk memperluas pemasaran hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Data Basis Data Tunggal Kementerian UMKM menunjukkan terdapat lebih dari enam juta UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman sepanjang 2025. Besarnya jumlah tersebut menjadi potensi ekonomi yang perlu ditopang dengan proses perizinan yang lebih sederhana sehingga pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Perizinan UMK Pangan Olahan Dipercepat Lewat Kolaborasi

BPOM mencatat terdapat sekitar 4,2 juta usaha mikro dan kecil di bidang pangan olahan. Namun hingga kini baru sekitar 1,6 juta pelaku usaha yang telah mengantongi sertifikasi BPOM. Kondisi tersebut menunjukkan masih banyak produk yang membutuhkan pendampingan agar memenuhi ketentuan sebelum dipasarkan secara lebih luas.

Melalui SAPA SEMESTA, proses pengajuan hingga penerbitan Nomor Izin Edar (NIE) BPOM akan dilakukan dengan sistem yang lebih terintegrasi. Program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kementerian UMKM, BPOM, perguruan tinggi, hingga Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), sehingga proses pendampingan diharapkan menjadi lebih efektif.

Menteri Maman menekankan bahwa percepatan Perizinan UMK Pangan Olahan tetap mengedepankan standar keamanan dan kualitas produk. Menurutnya, penyederhanaan layanan tidak berarti mengurangi ketentuan yang telah ditetapkan, melainkan memperbaiki mekanisme agar pelaku usaha memperoleh kepastian lebih cepat.

Pemerintah berharap sinergi tersebut mampu menciptakan keseimbangan antara perlindungan kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi nasional. Dengan semakin banyak UMKM yang memiliki izin edar resmi, produk pangan olahan Indonesia diyakini akan lebih kompetitif, memiliki nilai tambah, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas di masa mendatang.

Marketing Akun Kecil Tetap Efektif, Ini Cara Memaksimalkannya untuk Bisnis

0

Banyak pelaku UMKM merasa minder karena akun media sosial mereka hanya memiliki ratusan, bahkan puluhan pengikut. Padahal, marketing akun kecil tidak selalu kalah efektif dibanding akun dengan ribuan follower. Di Berempat.com, kami melihat banyak bisnis justru berhasil mendapatkan pelanggan loyal karena mampu membangun hubungan yang lebih dekat dengan audiensnya. Dengan strategi marketing akun kecil yang tepat, akun sederhana dapat menjadi mesin pemasaran yang menghasilkan penjualan secara konsisten tanpa harus mengejar angka pengikut yang besar.

Kesalahan yang sering terjadi adalah terlalu fokus menambah follower, tetapi mengabaikan kualitas interaksi. Padahal, media sosial saat ini lebih mengutamakan konten yang relevan dan menarik dibanding sekadar jumlah pengikut.

Menurut laporan Sprout Social Index 2025, sekitar 78% konsumen mengaku lebih tertarik membeli dari merek yang terasa autentik dan mampu membangun hubungan dengan audiens di media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan dan interaksi sering kali lebih penting daripada popularitas akun.

Artinya, akun kecil tetap memiliki peluang besar untuk berkembang jika mampu menghadirkan konten yang bermanfaat dan konsisten.

Marketing Akun Kecil Dimulai dari Audiens yang Tepat

Memiliki 500 pengikut yang benar-benar tertarik pada produk jauh lebih bernilai dibanding memiliki 10.000 follower yang tidak pernah berinteraksi.

Karena itu, langkah pertama adalah mengenali siapa target pelanggan.

Misalnya, jika menjual perlengkapan bayi, buatlah konten yang memang dibutuhkan oleh orang tua, seperti tips memilih produk, cara perawatan, atau edukasi sederhana.

Dengan cara tersebut, setiap unggahan memiliki peluang lebih besar untuk disimpan, dibagikan, atau dikomentari oleh calon pelanggan.

Menurut Meta, konten yang mampu menghasilkan interaksi bermakna memiliki peluang lebih besar untuk muncul di beranda pengguna dibanding konten yang hanya berisi promosi.

Jangan Jadikan Akun sebagai Etalase Iklan

Salah satu penyebab akun bisnis sulit berkembang adalah seluruh unggahannya hanya berisi ajakan membeli.

Padahal, media sosial merupakan tempat orang mencari informasi, hiburan, maupun inspirasi.

Cobalah menerapkan komposisi konten yang lebih seimbang, misalnya:

  • Edukasi mengenai produk atau industri.
  • Cerita di balik proses pembuatan produk.
  • Testimoni pelanggan.
  • Tips yang berkaitan dengan kebutuhan target pasar.
  • Promosi atau penawaran khusus.

Pendekatan tersebut membuat audiens merasa memperoleh manfaat, bukan hanya menjadi sasaran penjualan.

Strategi Marketing Akun Kecil agar Lebih Efektif

Meskipun jumlah follower belum banyak, beberapa strategi berikut dapat membantu meningkatkan kepercayaan sekaligus peluang penjualan.

1. Aktif Membalas Komentar dan Pesan

Akun kecil memiliki keunggulan karena lebih mudah berinteraksi secara personal.

Balas komentar dengan ramah, jawab pertanyaan pelanggan, dan berikan apresiasi kepada mereka yang sudah membeli produk.

Hubungan seperti ini sering kali membangun loyalitas yang sulit ditiru oleh akun yang lebih besar.

2. Konsisten Mengunggah Konten

Tidak perlu memposting setiap hari jika belum memungkinkan.

Yang lebih penting adalah memiliki jadwal yang konsisten.

Misalnya tiga kali dalam seminggu dengan kualitas konten yang tetap terjaga. Karena menurut HubSpot State of Marketing Report, konsistensi publikasi menjadi salah satu faktor yang membantu meningkatkan keterlibatan audiens dalam jangka panjang.

3. Tunjukkan Aktivitas Bisnis yang Nyata

Unggah proses pengemasan pesanan, aktivitas produksi, atau cerita pelanggan yang puas menggunakan produk. Konten seperti ini membantu membangun rasa percaya karena bisnis terlihat aktif dan benar-benar berjalan.

Fokus pada Engagement, Bukan Vanity Metrics

Banyak pelaku usaha terlalu terpaku pada jumlah follower.

Padahal, metrik lain seperti komentar, pesan masuk, jumlah konten yang disimpan (save), atau dibagikan (share) sering kali lebih mencerminkan kualitas hubungan dengan audiens.

Menurut Hootsuite Social Trends Report, engagement menjadi salah satu indikator yang lebih relevan dalam mengukur keberhasilan pemasaran media sosial dibanding sekadar pertumbuhan jumlah pengikut.

Artinya, akun dengan 1.000 follower yang aktif dapat memberikan hasil bisnis yang lebih baik dibanding akun dengan puluhan ribu follower yang pasif.

Akun Kecil Bisa Menjadi Fondasi Bisnis yang Besar

Banyak bisnis sukses memulai perjalanan mereka dari akun media sosial dengan jumlah pengikut yang sangat sedikit.

Yang membedakan bukanlah angka follower, melainkan konsistensi dalam membangun komunikasi, memberikan manfaat, dan memahami kebutuhan pelanggan.

Setiap unggahan yang bermanfaat merupakan investasi jangka panjang untuk membangun kepercayaan pasar.

Ketergantungan pada Kapal Berbendera Asing Jadi Sorotan, Armada Nasional Bakal Digenjot

Dominasi kapal berbendera asing dalam aktivitas logistik nasional kembali menjadi perhatian pemerintah. Saat ini, sekitar 95 persen pengiriman barang Indonesia masih mengandalkan armada luar negeri. Kondisi tersebut dinilai perlu segera dibenahi agar sektor pelayaran nasional semakin kuat sekaligus mendukung kemandirian industri maritim.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan persoalan tingginya penggunaan kapal berbendera asing telah dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin mendorong agar distribusi barang secara bertahap lebih banyak menggunakan kapal yang berbendera Indonesia.

Menurut Rosan, Presiden meminta adanya peta jalan yang jelas mengenai pengembangan armada nasional. Langkah tersebut dipandang penting agar Indonesia tidak terus bergantung pada perusahaan pelayaran asing dalam mendukung aktivitas ekspor maupun distribusi logistik domestik.

Ia menilai penguatan armada nasional harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk memperbesar kapasitas industri perkapalan dalam negeri. Dengan demikian, kebutuhan kapal baru dapat dipenuhi melalui produksi nasional yang memiliki standar internasional.

Industri Galangan Kapal Disiapkan Jadi Penopang Armada Nasional

Selain mengurangi ketergantungan terhadap kapal berbendera asing, pemerintah juga berupaya memperkuat industri galangan kapal di dalam negeri. Rosan menyebut Indonesia sebenarnya telah memiliki sejumlah galangan kapal yang dikelola badan usaha milik negara maupun perusahaan swasta nasional.

Ke depan, fasilitas tersebut akan terus ditingkatkan agar mampu memproduksi berbagai jenis kapal dengan kualitas yang kompetitif. Pemerintah berharap pembangunan kapal tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga berpotensi memasuki pasar internasional.

Meski demikian, Rosan belum memerinci jumlah armada yang akan dikembangkan maupun nilai investasi yang dibutuhkan dalam program tersebut. Pemerintah masih menyusun rencana pengembangan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri pelayaran nasional.

Sementara itu, penguatan sektor galangan kapal juga menjadi bagian dari agenda Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Lembaga tersebut tengah menyiapkan konsolidasi sejumlah BUMN galangan kapal dengan PT PAL Indonesia sebagai pemimpin proses integrasi.

Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria, sebelumnya menyampaikan bahwa konsolidasi tersebut ditargetkan selesai pada tahun ini. Melalui langkah tersebut, kapasitas produksi galangan kapal nasional diharapkan meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan kapal nelayan maupun sektor maritim lainnya.

QRIS Cross Border Makin Luas, BI Perkuat Pembayaran Digital Lintas Negara untuk Dukung UMKM

0

Implementasi QRIS Cross Border terus diperluas oleh BI sebagai bagian dari strategi memperkuat sistem pembayaran digital nasional. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai penyelenggara jasa pembayaran, termasuk PT Finnet Indonesia, guna mempermudah transaksi lintas negara sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha dalam menghadapi era ekonomi digital.

Asisten Direktur sekaligus Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia, Willy Togi, menjelaskan bahwa QRIS mengalami perkembangan yang sangat pesat sejak pertama kali diperkenalkan pada 2019. Beragam inovasi terus dihadirkan agar layanan pembayaran digital semakin praktis, mulai dari transaksi lintas negara hingga teknologi QRIS Tap yang memanfaatkan fitur Near Field Communication (NFC).

Menurut Willy, pengembangan QRIS Cross Border menjadi salah satu fokus utama BI karena mampu menghubungkan sistem pembayaran Indonesia dengan negara-negara yang memiliki hubungan ekonomi dan sektor pariwisata yang kuat.

Saat ini, layanan tersebut telah dapat digunakan di enam negara, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Ke depan, perluasan kerja sama akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan potensi kunjungan wisatawan serta hubungan perdagangan antara Indonesia dan negara mitra.

QRIS Cross Border Buka Peluang Baru bagi Pelaku UMKM

Bank Indonesia juga menilai kehadiran QRIS Cross Border memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan hanya menggunakan satu kode QR, merchant di Indonesia kini dapat menerima pembayaran digital dari wisatawan asing tanpa memerlukan sistem pembayaran tambahan.

Willy menilai perubahan tersebut menjadi kemajuan besar dalam ekosistem pembayaran nasional. Jika sebelumnya transaksi internasional hanya dapat dilakukan melalui metode tertentu, kini pedagang skala kecil sekalipun memiliki kesempatan melayani pembayaran dari pengunjung mancanegara secara lebih mudah dan efisien.

Di sisi lain, PT Finnet Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Bank Indonesia melalui penguatan layanan pembayaran digital. Direktur Technology Product & Operation sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Finance & Risk Management PT Finnet Indonesia, Anton Daryono, mengatakan perusahaan berperan sebagai issuer, acquirer, sekaligus payment gateway dalam mendukung digitalisasi transaksi di berbagai sektor.

Anton menambahkan, Finnet terus menyesuaikan pengembangan produk dengan regulasi yang ditetapkan Bank Indonesia agar setiap inovasi dapat diterapkan secara aman dan sesuai ketentuan. Selain mendukung implementasi QRIS, perusahaan juga menyediakan berbagai fitur pendukung bagi merchant, seperti layanan notifikasi transaksi dan perangkat Soundbox yang membantu pelaku usaha memantau pembayaran secara real time.

Harga Bitcoin Tergoyang di Level USD64.000, Minat Beli Melemah dan Regulasi AS Masih Membayangi

0

Harga bitcoin tergoyang pada perdagangan akhir pekan setelah pergerakannya kembali berfluktuasi di kisaran USD64.000. Kondisi ini mencerminkan masih berhati-hatinya pelaku pasar dalam mengambil posisi, seiring melemahnya arus masuk stablecoin ke bursa kripto dan belum adanya kepastian terkait regulasi aset digital di Amerika Serikat.

Mengacu pada data perdagangan Binance yang dikutip dari Investing pada Minggu (26/7/2026), Bitcoin diperdagangkan di level USD64.332 atau naik tipis sekitar 0,25 persen dalam 24 jam terakhir. Sepanjang sesi perdagangan, aset kripto terbesar di dunia itu bergerak di rentang USD63.703 hingga USD65.396 sebelum kembali stabil di sekitar USD64.360.

Meski sempat menunjukkan pemulihan, pergerakan tersebut belum mampu menghapus tren pelemahan yang telah berlangsung sejak pasar memasuki fase bearish pada Oktober lalu. Saat ini, harga Bitcoin masih berada sekitar 50 persen di bawah rekor tertingginya.

Arus Stablecoin Turun, Harga Bitcoin Tergoyang

Analis CryptoQuant yang dikenal dengan nama Darkfost menilai salah satu faktor utama yang membuat harga bitcoin tergoyang adalah berkurangnya aliran stablecoin menuju bursa perdagangan. Kondisi tersebut biasanya menjadi sinyal bahwa investor belum agresif menambah eksposur terhadap aset kripto.

Dalam laporan CryptoQuant, rata-rata arus masuk USDT dan USDC ke jaringan Ethereum selama 30 hari hanya mencapai sekitar USD2,3 miliar. Nilai itu jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata tahunan sebesar USD3,7 miliar. Sebagai perbandingan, ketika Bitcoin mencetak rekor harga tertinggi, aliran USDT sempat mencapai USD5,6 miliar, sedangkan USDC berada di kisaran USD4,3 miliar.

Penurunan arus dana tersebut mengindikasikan semakin sedikit modal yang siap digunakan untuk melakukan pembelian di bursa. Walaupun lonjakan stablecoin sering kali menjadi indikator yang muncul setelah permintaan meningkat, kondisi saat ini tetap mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung berhati-hati.

Selain sentimen pasar, perhatian investor juga tertuju pada perkembangan regulasi di Amerika Serikat. Rancangan Digital Asset Market Clarity Act masih menghadapi hambatan politik di Senat sehingga peluang pengesahannya sebelum masa reses dinilai semakin kecil.

Rancangan aturan tersebut sebenarnya diharapkan menjadi landasan hukum yang lebih jelas bagi industri aset digital, termasuk pengawasan token kripto, stablecoin, hingga sektor keuangan terdesentralisasi atau decentralized finance (DeFi).

Di sisi lain, perusahaan yang memiliki eksposur besar terhadap Bitcoin juga mulai melakukan penyesuaian strategi. Salah satunya dengan memperkenalkan metode baru untuk menghitung nilai cadangan bersih yang memperhitungkan kepemilikan Bitcoin, kas, utang konversi, serta saham preferen.