Sabtu, Juni 13, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 786

Target 1 Juta Mitra, Klikdaily Berdayakan Warung Tradisional

0

 

Perusahaan Start-up supply chain, Klikdaily, makin tegas untuk menunjukkan eksistensinya dalam sektor FMCG (Fast Moving Consumer Goods). Kehadiran Klikdaily dapat membantu menyederhanakan jalur distribusi FMCG khususnya bagi warung untuk mendapatkan kemudahan dalam akses produk.

Klikdaily melakukan pengintegrasian aktivitas pengadaan barang dan pelayanan, transportasi, dan persediaan stok produk hingga sampai di pelanggan melalui Integrated Supply Chain Management (ISCM).

“Layanan yang kami berikan kepada para warung adalah mini ERP yang di tunjang dengan ISCM, dimana hal kompleks ini kami sederhanakan melalui aplikasi sehingga teknologi mudah diterima dikalangan mana pun dan dapat mempermudah usaha mereka,” ujar Amos Gunawan selaku CEO Klikdaily.

Segudang keunggulan akan diterima oleh mitra Klikdaily nantinya dalam pengembangan bisnis mereka yaitu mulai dari ketersediaan barang yang terjamin, pengembangan warung, pemberian edukasi terkait bisnis mitra hingga permodalan. Hingga Agustus 2019 ini, Klikdaily telah memiliki ribuan mitra yang tersebar di beberapa wilayah Jabodetabek, Karawang dan Serang. Bandung dan Jogja juga akan dikembangkan dalam waktu dekat ini.

Banyaknya manfaat yang didapatkan mitra tak terlepas dari kerjasama yang dilakukan Klikdaily dengan lebih dari 25 principal besar seperti Indofood, Nestle, Mayora dan lain-lain. Klikdaily juga berpartner dengan Gopay dan Dana untuk mempermudah proses transaksi mitra dan pelanggannya.

Klikdaily akan terus memperluas jangkauan mitra Klikdaily hingga 1 juta mitra di seluruh Indonesia. “Klikdaily tidak akan henti berjuang untuk memajukan umkm khususnya warung dan dalam jangka dekat ini 1 juta warung akan kami berdayakan” tutup Amos Gunawan. 

Strategi Dongkrak Omset Cuci Motor dan Helm

0

 

Bagaimana cara agar usaha cuci motor dan cuci helm omsetnya naik drastis?. Terkaiy itu berikut strategi yang bias diunakan menyangkut peningkatan jumlah pelanggan. Pertama, harus teliti dulu bisnis yang Anda tawarkan. Dari segi produk dan layanan yang Anda berikan harus bermutu baik.

Syarat utama di sini menyangkut kualitas yang harus terpenuhi yaitu hasil cucian bersih, tidak menimbulkan risiko baret-baret, dan motor setelah dicuci tampak bersih dan mengkilap. Bekas-bekas debu dan kotoran hilang. Kemudian layanan yang diberikan cepat dan ramah, ada ruang tunggu atau tempat duduk selama konsumen menunggu.

Selanjutnya, harga yang dipatok merupakan harga referensi umum yang sesuai dengan kondisi pasar dan nilai yang Anda berikan. Lalu, berada di lokasi yang cukup ramai dilalui sepeda motor. Anda cek kondisi ini. Mestinya harus memenuhi semua itu terlebih dulu.

Baiklah, kita asumsikan dari segi tawaran bisnis Anda sudah terpenuhi. Sekarang, untuk meningkatkan jumlah pelanggan dan omset, Anda harus menarik pembeli baru dan mempertahankan pelanggan lama. Langkah kedua, lakukan promosi yang tepat sasaran. Apa yang harus dilakukan? Pastikan Anda pasang spanduk yang mencuri perhatian, warna mencolok mata, misal dasar kuning dengan tawaran menarik. Contoh pesannya ”Cuci Motor Kinclong hanya Rp….”.

Selain spanduk, Anda bisa bekerja sama dengan toko, supermarket, atau minimarket terdekat. Misalnya dengan menitipkan semacam voucher. Voucher bisa berupa diskon atau dengan tebusan dari si toko jika konsumen berbelanja sejumlah tertentu, konsumen dapat mencucikan motornya secara gratis ke Anda.

Selanjutnya, pihak toko yang akan membayar ke Anda. Lakukan kerja sama dengan toko-toko tertentu misal bengkel motor terdekat, yaitu motor yang habis diservis dan tampak kotor dapat dicucikan ke Anda. Anda juga bisa bekerja sama dengan dealer atau agen yang menjual motor baik baru atau bekas berupa pencucian motor selama kurun waktu tertentu. Lakukan kerja sama dengan dealer, dan pihak dealer motor yang akan membayar ke Anda.

Untuk mempertahankan pelanggan, Anda gunakan taktik untuk membuat pelanggan kembali lagi. Tentu saja, faktor utama pelanggan kembali lagi kalau hasil cucian bagus sesuai harapan konsumen dan dilayani dengan ramah dan cepat. Nah untuk membuat pelanggan tetap kembali, gunakan program loyalitas.

Bentuknya bisa berupa kupon ”Cuci motor sebanyak 5 kali, gratis 1 kali.” Jadi setiap pelanggan mencuci motornya Anda beri semacam tempelan atau cap di kupon. Kalau sudah terkumpul lima kali, cuci keenam gratis. Bisa juga buat tawaran jangka panjang.

Misal kalau cuci motor sekali Rp 10.000, maka tawarkan paket cuci motor bulanan dengan harga menarik misal cuci motor langganan hanya Rp 200.000 bisa tiap hari selama sebulan (Anda hitung dulu biaya-biaya sekali cuci, harga di sini hanya contoh).

Sekarang menyangkut omset. Untuk meningkatkan omset, Anda bisa buat semacam paket-paket cuci motor. Misal (1) paket standar, cuci motor dengan shampo Rp 10.000. (2) Paket premium: cuci motor dengan shampo + poles kilap Rp 15.000. (3) Paket total meliputi paket premium + cuci helm dengan harga Rp 20.000. Dengan cara ini pelanggan berpeluang memilih paket yang tertinggi. (Harga-harga di sini hanya sebagai contoh, silakan Anda sesuaikan dengan biaya dan harga pasar yang berlaku di daerah Anda).

Untuk cuci helm, tampaknya pelanggan belum berpikir begitu membutuhkan. Untuk itu Anda perlu lakukan edukasi atau sampaikan penjelasan ke pelanggan perlunya mencuci helm supaya rambut tidak lepek atau helm bebas bau apek. Anda bisa juga buat dalam paket di atas misal paket standar + cuci helm dengan harga Rp 15.000.

Namun kalau Anda mau pelanggan mencoba, Anda bisa berikan promosi khusus selama 1 bulan. Tujuannya supaya pelanggan merasakan lebih dulu pentingnya mencuci helm dan jadi ingin setelah mencoba sekali. Jadi misalnya ”Cuci motor selama April 2013, gratis cuci helm!” Begitu bulan promosi habis, bulan berikutnnya pelanggan yang akan mencuci helm baru membayarnya.

Terakhir, kalau dimungkinkan dengan area yang Anda miliki ditambah dengan cuci mobil. Cuci mobil banyak diminati para pengendara mobil. Cuci mobil sangat berprospek. Anda bisa tawarkan cuci mobil salju (snow wash) atau sejenisnya. Harga bisa dipatok Rp20.000-an.

Selain itu omzet juga bisa dinaikkan dengan menambah jasa tambahan seperti menjual teh botol atau mi rebus. Para pelanggan yang menunggu biasanya tertarik mengisi waktu dengan mengisi perutnya dengan makanan atau menghilangkan hausnya dengan minuman. Selamat mencoba solusi di atas. Maju terus dan bertambah banyak pelanggan dan omsetnya!

 

Oleh: Istijanto Oei,

Pelatih dan Konsultan Bisnis Prasetiya Mulya,

Penulis Buku: ”Jurus-jurus Sakti Wirausaha”

dan ”Rahasia Sukses Toko Tionghoa”

www.istijanto.com

 

 

Semen Indonesia Raih 3 Penghargaan 9th Annual Institutional Investor Awards For Corporates 2019

0

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berhasil meraih penghargaan dalam ajang 9th Annual Institutional Investor Awards For Corporates 2019 dari Alpha Southeast Asia.

Perseroan berhasil meraih 3 (tiga) penghargaan diantaranya Most Organised Investor Relations, Strongest Adherence to Corporate Governance dan Most Consistent Divided Policy.

Penghargaan diserahkan oleh CEO & Publisher Alpha Southeast Asia, Siddiq Bazarwala kepada Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso di Singapura, Selasa (17/09).

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia, Sigit Wahono mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas kredibilitas perusahaan di mata shareholder.

Semen Indonesia dipandang konsisten dan mampu memberikan nilai bagi para pemegang saham secara berkelanjutan dan transparan sehingga investor memahami kegiatan bisnis Perseroan.

Selain itu, Perseroan dianggap memiliki kebijakan dividen (dividend policy) yang konsisten, serta unggul dalam menjalankan Good Corporate Governance (GCG).

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk mendorong kinerja Perseroan dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Sigit Wahono.

Penghargaan 9th Annual Institutional Investor Awards For Corporates 2019, diberikan kepada perusahaan di Asia Tenggara melalui sistem polling dalam penerapan manajemen finansial, tata kelola perusahaan, Corporate Social Responsibility dan Investor Relations.

Tahun ini, polling diikuti 494 pemilih dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan kawasan Eropa. Partisipan meliputi manajer keuangan dengan ketertarikan investasi di Asia Tenggara, lembaga investor besar, perusahaan asuransi, pengelola dana pensiun, bank swasta, broker dan analis.

Hendro S. Gondokusumo Terima 4 Penghargaan PropertyGuru Indonesia Property Awards 2019.

0

Pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) meraih penghargaan sebagai Pengembang Properti Terbaik atau Best Developer pada ajang penganugerahan penghargaan PropertyGuru Indonesia Property Awards 2019.

Selain terpilih sebagai Best Developer, Intiland juga memperoleh tiga penghargaan lainnya yakni Best High-End Condo Development untuk pengembangan apartemen SQ Rés di Jakarta Selatan,  Special Recognition & Sustainable Development Awards, srta Special Recognition & Design Construction Awards.

Trofi penghargaan Best Developer 2019 diserahkan langsung oleh Dody Thahjadi selaku ketua dewan juri Indonesia Property Awards 2019. Trofi tersebut diterima oleh Hendro S. Gondokusumo, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Intiland yang didampingi oleh Micky Thio selaku Komisaris Independen Perseroan dan Permadi Indra Yoga, Direktur Pengembangan Binsis Intiland di Jakarta, Kamis, 19 September 2019.

Permadi Indra Yoga mengungkapkan rasa bangga atas diperolehnya penghargaan-penghargaan ini. Menurutnya, penghargaan ini menjadi wujud apresiasi dan penghargaan bukan hanya kepada Intiland, tetapi juga bagi pelaku pasar properti yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami tekanan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan pengakuan terhadap Intiland sebagai salah satu pengembang terbaik. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi kami keluaga besar Intiland untuk terus maju. Namun lebih dari itu, penghargaan ini semoga menjadi pendorong bangkitnya kembali industri properti nasional,” ujarnya usai acara tersebut.

Penghargaan sebagai Pengembang Terbaik merupakan yang kedua kalinya diperoleh perseroan.Sebelumnya, perseroan juga meraih penghargaan yang sama di ajang penganugerahan penghargaan Indonesia Property Awards 2016. Pada kegiatan tersebut perseroan meraih enam penghargaan antara lain Best Housing Development untuk kawasan perumahan Serenia Hills dan Best Office Development untuk pengembangan kawasan terpadu South Quarter.

Masih pada ajang penghargaan yang sama tahun lalu, Pendiri dan presiden direktur Intiland Hendro S.Gondokusumo terpilih sebagai The 2018 Real Estate Personality of The Year. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi dan penghargaan atas kiprah dan kontribusinya dalam pengembangan industri properti nasional. Perseroan juga meraih dua penghargaan lewat pengembangan kawasan perumahan Serenia Hills sebagai The 2018 Best High-End Housing Development dan The 2018 Best Housing Development (Jakarta).

Yoga menjelaskan di tengah tekanan yang dihadapi pasar properti dalam beberapa tahun terakhir, Intiland tetap fokus untuk melakukan sejumlah pengembangan baru. Perseroan saat ini sedikitnya mengembangkan dan mengelola lebih dari 30 proyek properti di Jakarta dan Surabaya serta wilayah disekitarnya. Proyek-proyek tersebut terbagi ke dalam empat segmen pengembangan yang meliputi kawasan perumahan, mixed-use & high rise, kawasan industri, dan properti investasi.

“Intiland berkomitmen untuk turut andil dalam pengembangan pasar properti nasional. Kami akan terus melakukan investasi pengembangan baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik untuk hunian, bisnis dan komersial, hingga gaya hidup modern,” ungkap Yoga lebih lanjut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Intiland sukses meluncurkan beberapa pengembangan proyek baru di segmen residensial maupun komersial. Beberapa pengembangan baru tersebut antara lain kawasan perkantoran terpadu South Quarter di Jakarta Selatan, pengembangan mixed-use & high rise Fifty Seven Promenade yang berlokasi di jantung pusat bisnis Jakarta Jakarta, Praxis dan Spazio Tower, serta apartemen Regatta, Graha Golf, dan The Rosebay.

Tiga Kunci Sukses Memasarkan Usaha

0

 

Bicara tentang pemasaran tentunya salah satu hal yang sangat penting dalam pengembangan usaha. Tanpa pemasaran yang tepat, usaha yang dijalankan tentunya tidak akan berkembang dengan baik. Karena itu pada rubrik edukasi kali ini kita akan membicarakan apa yang perlu dilakukan bersamaan dengan penjualan, yakni pemasaran. Bicara tentang pemasaran adalah bicara strategi dan taktik pendukung penjualan agar dapat dijalankan secara efektif dan efisien.

Yang saya lakukan pada saat saya menjalankan usaha adalah belajar secara otodidak mengenai pemasaran. Sama seperti penjualan, saya pun membaca banyak sekali buku dan literatur yang saya dapatkan dari internet, yang dikarang oleh para begawan – begawan marketing nasional maupun internasional seperti Hermawan Kertajaya, Rhenald Kasali, Phillip Kottler, Jack Trout, Al Rise, Seth Godin dan lain-lain.

Namun saya tidak dapat menjabarkan yang saya pelajari disini. Selain akan menjadi tulisan yang panjang, Anda pun bisa membaca tulisan – tulisan mereka di buku-buku yang banyak tersebar di toko-toko buku di seluruh nusantara. Saya hanya akan membicarakan tentang apa saja yang saya lakukan dalam usaha yang saya lakukan.

Pertama, tentu saja Anda harus sudah memilih kira-kira Anda memiliki minat dan gairah pada bidang usaha apa. Dengan dua faktor pendukung tersebut, Anda sudah cukup bisa bertahan untuk tidak berhenti pada saat Anda mengalami berbagai macam hambatan yang biasa terjadi pada awal-awal melakukan usaha. Anda akan belajar untuk terus menerus melakukan perbaikan dalam menjalankan usaha Anda sehingga sesuai dengan permintaan pasar.

Kedua, Anda harus tahu kira- kira kebutuhan pasar seperti apa yang diperlukan dari usaha yang Anda lakukan, baik barang maupun jasa. Jangan terlalu terjebak dalam idealisme diri karena kita bicara usaha berarti bicara hukum pengadaan dan permintaan ( Supply and Demand ). Makin tinggi demand, makin besar kemungkinan Anda diterima oleh pasar. Disini kita belajar 5P dari pemasaran yakni Place ( Tempat ), Product ( Barang atau Jasa ), Price ( Harga ), Promotion ( Promosi ) dan People ( Pelaku, Anda dan staff Anda ).

Lakukan riset dan pengembangan secara seksama dari awal dan lakukan berkesinambungan, sehingga Anda dapat mengetahui tuntutan pasar terhadap usaha yang Anda lakukan dan Anda dapat melakukan update terus menerus. Mengenai hal yang sebutkan diatas, beragam sesuai dengan bidang usaha yang Anda tekuni masing – masing.

Ketiga, Anda perlu membangun brand ( merek ) yang mencirikan diri Anda dan usaha Anda dengan baik sehingga pasar bisa mengenal merek Anda dengan cepat. Dengan cara seperti itu ketika pasar membaca merek Anda, mereka langsung bisa mengetahui barang atau jasa apa yang bisa mereka dapatkan dari Anda. Kata – kata yang terdengar bagus dan enak didengar memang baik, akan lebih baik lagi kalau kata – katanya sederhana tetapi langsung diketahui maksudnya khan ?

Bicara mengenai promosi, saat ini Anda dapat melakukan berbagai kegiatan promosi. Promosi itu semacam investasi, kenapa saya katakan sebagai investasi ? Karena kegiatan pemasaran seperti Anda menanam benih, kalau Anda melakukan segala sesuatunya dengan tepat maka Anda akan menuai hasil yang baik.

Saat ini, dengan kemajuan teknologi, Anda bisa melakukan kegiatan pemasaran melalui internet, membuat website atau memanfaatkan situs jejaring social, dan karena banyak orang yang mencari sesuatu di internet menggunakan Search Enggine maka banyak pemasar berlomba memanfaatkan itu.

Namun kembali lagi pada apa dan siapa sasaran yang dituju dari kegiatan promosi tersebut. Karena itu brosur, spanduk, iklan di media cetak, televise bahkan reklame masih banyak dilakukan. Tentunya disesuaikan dengan sasaran dan kemampuan Anda untuk melakukannya. Dalam memilih media pun, harus dipilih yang sesuai dengan target pasar yang dituju.

Salah satu cara lagi yang bisa Anda gunakan adalah bergabung ke dalam komunitas-komunitas yang memang merupakan pengguna barang dan jasa Anda. Pada saat ini, kekuatan komunitas sangat berarti jika kita berbicara mengenai pemasaran.

Apabila sebagian dari komunitas menggunakan barang atau jasa Anda dan mereka puas, biasanya yang sebagian lagi cepat atau lambat akan mengikuti juga karena ikatan dalam komunitas cukup kuat untuk bisa saling membangun kepercayaan satu sama lain. Jadi cari tahu dan bergabunglah segera dengan komunitas yang sesuai dengan target market Anda.

Nah, demikian masukan dari Saya. Sekarang tergantung Anda memilih pemasaran seperti apa yang cocok untuk usaha yang ada jalankan. Semoga sukses dan usaha Anda semakin berkembang.

 

Oleh: Antonius Karya

Master Trainer and Lead Consultant,

dari FinanSaleS MindTech TCC

Apakah Pernah Terlintas Dalam Pikiran Anda Untuk Sukses?

0

 

Kenapa ada pengusaha–pengusaha yang dengan cepat dapat membangun kerajaan usaha mereka. Sedangkan ada pengusaha–pengusaha lainnya yang dengan susah payah membangun usaha, hanya untuk jatuh dalam kebangkrutan atau lambat sekali untuk meningkatkan usaha tersebut. Sehingga menimbulkan sebuah pertanyaan, apa saja yang seharusnya menjadi pertimbangan ketika seseorang ingin memulai atau meningkatkan usaha mereka.

Dalam topik pembahasan kali ini, saya akan coba menjawab apa saja yang menjadi kriteria utama agar seseorang dapat menjadi pengusaha yang sukses. Secara langsung dan tanpa membuang waktu, saya akan menyebutkan 3 hal yang paling penting agar menjadi pengusaha sehingga dapat berhasil dalam bidang usahanya masing–masing. Apa saja pertimbangan–pertimbangan utama tersebut?

  1. Skills atau Keahlian

Bagi mereka yang ingin memulai usaha dengan mengurangi risiko kegagalan, maka hal ini menjadi sangat penting untuk menjadi pertimbangan.  Pertimbangan ini diambil bukan dengan analisis sembarangan tapi berdasarkan kisah nyata dari orang–orang yang memulai usaha dalam acara “Risking It All” yang ditayangkan di BBC Knowledge di tahun 2000–an. Dari tayangan tersebut, ada beberapa jenis pengusaha sebagai berikut:

  1. Memulai usaha tanpa skill utama, tapi tanpa memiliki orang yang berpengalaman dalam bidang tersebut. Contoh, membuka restoran tanpa keahlian memasak dengan mempekerjakan karyawan yang baru memulai di bidang kuliner.
  2. Memulai usaha dengan Contoh, membuka salon dengan keahlian 15 tahun.
  3. Memulai usaha tanpa skill utama, tapi memiliki orang berpengalaman dalam bidang Contoh, membuka hotel dengan partner yang sudah 17 tahun di bidang perhotelan.

Dan hasilnya  adalah:

  1. Bagi mereka yang memulai usaha tanpa skill, juga tanpa memiliki karyawan yang berpengalaman. Akibatnya, yang terjadi adalah mereka memulai usahanya dengan lambat dan perkembangan usaha pun sama lambatnya.
  2. Sedangkan mereka yang memulai usaha dengan skill yang sudah mumpuni dapat memulai usaha dengan cepat, apalagi bila mereka terlibat langsung dalam proses sehari–hari, sehingga perkembangan usaha menjadi cepat.
  3. Terakhir, bagi mereka yang memulai usaha tanpa skill, tapi memiliki orang dengan keahlian mumpuni, hasilnya kurang lebih sama dengan mereka yang memiliki keahlian pribadi, hanya saja tergantung dari hubungan dengan staf tersebut. Apabila hubungan baik maka perkembangan cepat, apabila hubungan buruk maka perkembangan  menjadi lambat.

Solusi bagi mereka yang tidak memiliki keahlian atau mereka yang sudah pengalaman  tapi menginginkan perkembangan usaha yang lebih pesat:

  1. Belajar sendiri keahlian utama tersebut. Namun akan menjadi lebih baik belajar dari seorang sudah sangat ahli atau yang terbaik di bidang usaha Anda.
  2. Mempekerjakan ahli yang sangat menguasai bidang tersebut dan sebaiknya orang yang bisa Anda percayai sehingga bisa bekerja sama dengan baik. Beberapa karakteristik utama yang harus menjadi pertimbangan adalah mudah bekerja sama, mau membagi ilmu, dan jujur.

Sambil mempekerjakan orang yang ahli tersebut, Anda harus dengan rendah hati, mau banyak bertanya dan belajar keahlian tersebut, terutama yang menjadi dasar–dasar ilmu bidang usaha anda, kenapa?

  1. Mengantisipasi apabila suatu saat mereka meninggalkan perusahaan, Anda tidak perlu terlalu khawatir, dan bisa dengan tenang mencari pengganti mereka
  2. Mengantisipasi sekaligus menghindari kesempatan mereka membohongi atau menipu Anda.
  3. Mengantisipasi agar mereka tidak besar kepala, sehingga meremehkan posisi Anda sebagai pemilik usaha tersebut.
  4. Sedangkan bagi Anda yang sudah memiliki pengalaman, kembangkan pengalaman menjadi keahlian dalam taraf master, sehingga usaha Anda dikenal dengan kualitas yang tinggi. Patokan seorang ahli/master adalah mereka yang sudah melatih/mengasah kemampuan mereka dalam jangka waktu 10.000 jam terbang, diambil dari teori “The Role of Deliberate Practice in the Acquisition of Experts  Performance” oleh Anders Erricson pada tahun 1993.

Tentu dari ketiga solusi di atas yang paling ideal adalah mereka yang memiliki keahlian master dan mempunyai karyawan dengan keahlian yang setaraf master, sehingga mereka dapat mengambil alih posisi ketika Anda sendiri tidak di tempat, juga dapat bekerja sama dengan Anda dalam mengembangkan bidang usaha yang Anda geluti dengan kualitas yang tinggi.

Saya akan menutup pembahasan ini dengan sebuah cerita. Alkisah dalam sebuah desa terpencil jauh dari keramaian, ada seorang kakek tua yang bijaksana yang bisa menjawab semua pertanyaan yang bisa diajukan kepadanya. Mendengar kisah kebijaksanaan kakek ini, maka muncullah seorang anak muda yang terkenal dengan kecerdikannya, ingin menguji kesaktian kakek tersebut. Maka berangkatlah ia ke rumah si kakek sambil membawa seekor burung pipit dalam genggamannya.

Sesampainya dalam pekarangan rumah si kakek, anak muda tersebut mendapati sang kakek sedang melihat kedatangannya dari beranda rumahnya. Segera ia menghampiri sang kakek, kemudian berkata, “Kek, saya dengar Kakek bisa menjawab semua pertanyaan, kalau begitu, pasti Kakek bisa menjawab pertanyaan saya.” Sang Kakek menjawab, “Mudah–mudahan ya nak, memangnya apa sih pertanyaanmu?” “Tebak burung pipit yang ada di genggaman saya hidup atau mati?” kata anak muda. Sang kakek langsung menjawab ‘Oh itu sih mudah, semua tergantung kamu, kalau saya bilang burung itu hidup kamu akan meremas burung tersebut sehingga mati, kalau saya bilang mati kamu akan membiarkan burung itu hidup dan terbang.”

Begitu pula bakat dan keahlian yang tersimpan dalam diri kita. Keahlian dapat mati apabila tidak pernah kita pakai, sebaliknya bila keahlian dipergunakan, maka akan hidup dan terbang tinggi, PILIHAN terletak di dalam DIRI ANDA.

Kedua kriteria lain yang menjadi pertimbangan utama menjadi pengusaha sukses, akan dibahas pada kesempatan yang akan datang. Mudah–mudahan artikel ini dapat berguna bagi Anda, untuk memiliki keahlian atau skill utama sehingga dapat memulai, mempertahankan, dan meningkatkan usaha Anda. Semoga sukses!

 

Oleh: Ricky Boenardy

Impact Training

www.rickyboenardy.com

www.pembicara.org

 

Survei Tempat Sebelum Memulai Usaha

0

 

Dalam menjalankan usaha, survei merupakan hal yang sangat penting di lakukan. Karena itu tidak heran bila saat ini banyak sekali pelaku usaha yang memiliki modal yang besar sering mengambil sikap dengan membeli informasi produk, pasar, pelanggan dan kompetitor, hanya dari perusahaan survei. Tentunya untuk pengusaha yang belum mampu tidak bisa membeli informasi tersebut karena keterbatasan modal.

Ketidaksabaran memulai membangun usaha seringkali tidak terbendung di awal, namun  di tengah jalan kerap dihadapkan pada berbagai masalah seperti penambahan modal, terjadi kemacetan di piutang dagang, penumpukan persediaan, atau berbagai masalah lain tergantung jenis usahanya. Masalah tersebut sering membingungkan karena harus cepat dicari solusinya.

Hal tersebut bisa diminimalisir jika Anda mampu merangkum informasi tentang produk yang ditawarkan, pelanggan yang dituju, dan kompetitor yang bersinggungan langsung dengan produk Anda.

Kegiatan survei bisa kita mulai saat kita akan melakukan usaha, misalnya melakukan survei untuk memilih tempat usaha, menentukan target  pasar yang dituju (jenis dan kelas pelanggan), dan survei untuk mengetahui siapa pesaing kita.

Bagaimana kita melakukan survei untuk memilih tempat usaha, bisa dilakukan dengan mencari tempat sesuai kebutuhan usaha, dari segi tipe, luas, dimensi bangunan, dan perlu juga membuat sketsa secara sederhana. Selanjutnya lihat bagaimana segmen pasar di sekitar lokasi tersebut, hal itu bisa dilakukan dengan cara melihat data kependudukan. Meliputi, jumlah penduduk, jumlah kepala keluarga aktif dan jenis mata pencahariannya, jumlah penduduk berdasar umur dan jenis kelamin, pola belanja penduduk ke pasar tradisional, minimarket atau ke pasar modern.

Kemudian coba lihat potensi tempat usaha, dengan menggali informasi yang merujuk dari tempat usaha yang akan ditentukan; posisinya (tengah kota/pinggir kota), karakter lingkungan (tempat tinggal, lingkungan usaha, tempat wisata, tempat pedesaan atau hanya tempat persingahan saja).

Tipe perumahan dikategorikan, meliputi real estate, perumnas, rusun, apartemen, rumah dinas, dan lain-lain. Tipe lingkungan tempat usaha tersebut elit, sedang atau kumuh. Perhatikan juga jalan di calon tempat usaha, lihat dari fungsinya, jalan dalam kota, antar kota atau jalan perkampungan, lihat juga satu arah atau dua arah, apakah jalan tersebut dilewati kendaraan umum atau tidak, jika ya berapa jumlah, kendaraan, roda empat, roda dua & sepeda.

Ketersediaan area parkir juga harus diperhatikan, sudah tersedia atau belum, berapa kapasitasnya untuk kendaraan roda empat, berepa untuk roda dua.

Survey Berkaitan dengan Kegiatan Kompetitor. Kita harus mampu melihat dan mengidentifikasi siapa saja kompetitor dari usaha yang akan dijalankan baru kita menjalankan kegiatan survei. Bebera parameter berikut yang harus kita jadikan bahan untuk menggali informasi berkaitan dengan competitor:

  • Informasi mengenai produk/jasa yang di jual
  • Informasi mengenai harga produk/jasa pesaing kita.
  • Informasi tentang sumber bahan baku diperoleh dari mana
  • Informasi bagaimana cara membuatnya
  • Informasi bagaimana cara mendistribusikannya
  • Memahami kegiatan kegiatan penjualan dan pemasaran atas produk atau jasa yang dijualnya

Hasil survei ini bisa dijadikan sebagai acuan untuk menentukan tindakan tindakan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan performance kegiatan usaha. Karena itu, kegiatan survei tersebut harus dilakukan berkelanjutan, karena ada beberapa kondisi yang bisa jadi berubah.

 

Oleh:  Yoyok Indrayatno

Pelatih Kewirausahaan dari ACC Indonesia

(Amanah Coaching Clinik Indonesia)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Blue Bird Dukung Gelaran Formula E 2020

 

Sebagai salah satu perusahaan transportasi yang telah menggunakan puluhan armada bertenaga listrik, Bluebird turut menyemarakkan ajang konferensi pers dari gelaran Formula E, Jumat (20/09/2019). Acara ini merupakan rangkaian awal dari pelaksanan event internasional yang rencananya akan digelar di Jakarta pada Juni 2020.

Blue Bird turut memeriahkan konvoi kendaraan listrik dengan menghadirkan 10 unit armada E-Bluebird pada rombongan konvoi yang mengawali konfrensi pers tersebut.

Dengan rute dimulai dari Parkir Timur Senayan hingga Monas, rombongan kendaraan listrik ini melambangkan misi dan visi Formula E di Jakarta yang mengusung tema “Langit Biru Jakarta” dengan pesan untuk mempopulerkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

Selain itu, gelaran Formula E ini juga merupakan bagian dari komitmen awal DKI Jakarta dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Kami antusias untuk berpartisipasi di konvoi kendaraan listrik ini yang mana menjadi rangkaian awal dari pengadaan Formula E tahun depan,” ujar Andre Djokosoetono, Direktur PT Blue Bird Tbk.

“Dengan kesamaan visi dan misi terhadap kelestarian lingkungan, kami yakin kehadiran armada E-Bluebird dan E-Silverbird yang telah diluncurkan oleh Bluebird Group pada bulan April kemarin dapat menjadi contoh konkrit akan keberlangsungan nyata dari kendaraan listrik di tengah-tengah masyarakat Indonesia.” tambahnya.

Sebelumnya pada bulan April 2019, Bluebird telah mencetak sejarah di industri transportasi Indonesia dengan meluncurkan mobil dengan tenaga listrik sebagai armada terbarunya untuk layanan Bluebird dan Silverbird.

Acara peluncuran mobil taksi listrik ini dihadiri oleh jajaran kementerian Republik Indonesia tersebut diiringi oleh penyerahaan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada Bluebird sebagai penyedia taksi listrik yang pertama di Indonesia.

“Kehadiran kendaraan listrik sebagai armada terbaru di Bluebird Group juga merupakan langkah konkrit dan bentuk komitmen dari perusahaan dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pelestarian lingkungan, terlebih mengingat kualitas udara di Jakarta yang kurang baik akhir-akhir ini. Sebagai penyedia layanan transportasi terdepan di Indonesia, Bluebird secara konsisten menghadirkan teknologi dan inovasi yang tebaru guna membawa industri transportasi Indonesia ke arah yang lebih baik.” tutup Andre

Ramaikan iB Vaganza, BNI Syariah Serahkan ATM Beras

0

 

Pada gelarani B Vaganza Medan dari 20 September 2019 – 22 September 201, BNI Syariah ikut meramaikan acara dengan penyerahan secara simbolis program Wakaf Hasanah kepada Wakaf Daqu (nazhir) dan melakukan penyerahan simbolis ATM Beras kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid di Medan.

Kedua program ini merupakan kerjasama BNI Syariah dengan Yayasan Hasanah Titik. Wakaf Hasanah berupa pemberian 1000 Al-Quran untuk masjid di wilayah Sumatera Utara. Penyerahan 3 ATM Beras ke 3 masjid terkait program pemberdayaan Pelatihan Manajemen Masjid di Kota Medan yaitu Masjid Ar-Rivai, Masjid As-Syafiiyah, dan Masjid Al-Fajar.

Dengan adanya ATM Beras ini diharapkan dapat mempermudah masjid dalam penyaluran dana zakat, infaq dan shadaqahnya dengan tepat sasaran, sehingga salah satu tujuan Pelatihan Manajemen Masjid yang telah dilaksanakan BNI Syariah dapat terwujud. Hal ini untuk menjadikan Masjid bisa lebih professional dalam melakukan manajemen zakat, infaq, sadaqah (ZIS).

Acara iB Vaganza Medan dilaksanakan di Atrium Selatan Plaza Medan Fair, Medan, Sumatera Utara. Hadir Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Sumatera Utara, Syafruddin; Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Yusup Ansori; Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat; Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi; perwakilan Walikota Medan, Ahmad Sofyan serta Direktur Kepatuhan & Risiko BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi.

Tribuana Tunggadewi berharap iB Vaganza bisa menjadi jembatan bagi masyarakat khususnya kota Medan semakin meningkatkan pemahaman mengenai keunggulan produk dan layanan perbankan syariah.

“Diharapkan acara ini bisa menjadi daya tarik masyarakat menggunakan produk bank syariah,” kata Dewi panggilan akrab Tribuana, Jumat (20/9).

iB Vaganza ini diharapkan bisa mendukung perkembangan perekonomian Syariah di wilayah Sumatera Utara. BNI Syariah bersinergi dengan industri keuangan syariah serta OJK dalam hal peningkatkan literasi keuangan melalui kegiatan yang mudah diterima dan dijangkau oleh masyarakat.

Diharapkan kehadiran perbankan syariah bisa meningkatkan terciptanya ekosistem halal yang dibutuhkan masyarakat. Expo iB Vaganza kali ini selain Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan 16 Bank Syariah juga diikuti oleh 2 industri keuangan non bank Syariah, 4 BPRS, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta PT. Rintis Sejahtera. Dalam acara ini ditargetkan pembukaan 3000 rekening dengan volume sebesar Rp5 miliar.

Dalam acara iB Vaganza Medan, BNI Syariah juga melakukan beberapa program, seperti hadiah langsung pembukaan rekening tabungan; kesempatan mengambil luckydip setiap pembukaan rekening tabungan dengan setoran minimal Rp500 ribu.

Hadiah langsung gimmick untuk 50 orang per hari selama event yang menunjukkan BNI iB Hasanah Debit. Ada juga hadiah langsung voucher merchant untuk pembukaan rekening Tabungan BNI Syariah senilai minimal Rp100 ribu dan doorprize harian serta hadiah grand prize selama event.

BNI Syariah juga menawarkan beberapa program unggulannya seperti program cepat umroh khusus karyawan dan dokter; paket menarik ibadah umroh mulai Rp17,9 juta; pembiayaan haji dari mitra AMITRA Rp25 juta bagi nasabah baru dan lama; serta berbagai diskon pembayaran hotel, pembelian tiket pesawat, belanja Brompton dengan kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card.

Veronica Ratna Ningrum, Jasa Konsultan-nya Dipakai Perusahaan Ternama

0

 

Dalam suasana santai penuh keakraban, Direktur yang juga owner PT Masterindo Multiguna, Veronica Ratna Ningrum dengan senang hati berbagi cerita inspiratif.

Vey demikian sapaan akrabnya, patut berbangga diri, berdiri sendiri tanpa pesaing di bidang bisnis yang tengah digelutinya. Dalam membangun bisnis, sejak awal Veronica tak ingin menjadi follower seperti kebanyakan pengusaha.

Menerapkan strategi marketing one stop service, unik dan progresif, Masterindo Multiguna kini melaju pesat dan sukses mengantar sejumlah klien mencapai target dan meraup untung.

Menawarkan ide kreatif dan konsep praktis mencapai target, bisnis yang dibangun Vey pada tahun 2006 ini banyak dipilih berbagai perusahaan besar untuk menjalankan beberapa program marketingnya.

Mulai dari bank pemerintah hingga swasta, seperti Bank BNI, BRI, BCA, CIMB Niaga Syariah serta sejumlah swalayan misalnya Indomart dan Yogya Department Store. Mereka inilah sejatinya telah merasakan keuntungan berkat tangan dingin dan jaringan luas yang dimiliki Veronica.

“Bank-bank BUMN saat ini ada pengkerucutan karyawan, sementara dari devisit kartu kredit, mereka punya target besar. Misalnya kartu kredit A punya target Rp 1 triliun, sementara dia punya karyawan di departemen itu hanya 10 orang. Bagaimana supaya target itu terpenuhi, yaitu dengan membesarkan transaksi. Lalu bagaimana transaksi itu dibesarkan, dengan membikin suatu program, seperti Buy One Get One atau diskon 30%. Seperti itu, ada beberapa bank yang mendealkan langsung, ada juga memakai jasa agensi seperti perusahaan saya. Dari situ penghasilan kita. Istilahnya bridging. Itu adalah bagian dari promo marketing,” kata Veronica menjelaskan pola permainan bisnisnya.

Adapun program lain yang juga ditawarkan Masterindo Multiguna di antarannya program acquisition, program redemption, loyalty rewards bagi customer, dan program lainnya yang dijalankan oleh pihak perbankan. Semua program tersebut dirancangnya secara unik, beda, dan menjadikan setiap bank tersebut memiliki program yang khas.

Beberapa jasa lain yang juga ditawarkan Masterindo Multiguna diantanya Goodies/Welcoming Pack, Event Organizer, Language Consultants dan juga Sales Promotion Girls. Khusus untuk Sales Promotion Girls, Veronica menjamin SPG yang direkrutnya berkualitas dengan kualifikasi pendidikan minimal D1 dan telah memiliki pengalaman di beberapa event terutama yang berhubungan dengan dunia perbankan.

“Selain agensi Bank, saya supplier retail juga yaitu pengadaan merchandise. Misalnya Indomart memberi hadiah mug, kaos, payung dll, itu kita yang ngadain. Indomart tidak mungkin meproduksi sendiri,” sambungnya lugas.

Jaringan kolega yang luas dan agresivitas marketing adalah buah dari pengalaman kerja selama bertahun-tahun. Sebelumnya Veronica merupakan seorang bankir. “Saya pernah bekerja di AMEX (American Express Bank) paling tidak dunia bank saya tahu, karena dulu saya bekas orang bank. Saya tahu kebutuhannya bank seperti apa, tenaga kerja sedikit tapi target transaksinya besar,” ujarnya. Veronica juga pernah bekerja di Televisi Singapura, Rumah Sakit Singapura, Grup Ranch Market, serta di California Fried Chicken.

From Zero. Bukan tanpa hambatan pada saat Veronica merintis usaha. Minim budget dan jasa yang ia tawarkan ketika itu tak lazim di Indonesia. Sehingga pada mulanya, Veronica menerapkan sistem ketuk pintu.

“Dulu sistemnya kita ketuk pintu, istilahnya menawarkan diri, lalu diragukan. Karena saya jual jasa, lalu klien tanya ‘saya harus bayar Anda atas jasa apa?’ lalu saya jawab jasa bridging dan saya menjelaskan konsepnya seperti apa,” jelas Veronica.

Sarjana Ekonomi dari Universitas Kristen Indonesia ini merintis usaha dari nol. Veronica merogoh uang tabungannya yang selama bertahun-tahun ia sisihkan sebesar Rp 50 juta untuk memulai bisnis mandiri dan independen ini.

“Saya seperti ini bukan berasal dari keluarga kaya. Start from the zero. Dulu kantor saya luasnya hanya 3×4 itu pun mengontrak. Sekarang saya sudah punya tiga kantor,” ucapnya bangga.

Lembaga Pendidikan. Veronica tak hanya fokus di bidang bisnis yang orientasinya adalah meraup untung sebanyak-banyaknya, ia juga mendirikan lembaga pendidikan kursus Bahasa Inggris sebagai bentuk kontribusinya terhadap generasi muda dan tanah air.

Veronica mendirikan kursus Bahasa Inggris Liberty English Class untuk kalangan anak Sekolah Dasar dan kelas karyawan. Sistem belajar yang diterapkan yakni bagaimana menekankan supaya orang percaya diri berbicara Bahasa Inggris. Karena menurut Veronica, rata-rata orang Indonesia secara teori itu mengerti tapi ketika berbicara timbul ketidakpercayaan pada dirinya. Tenaga pengajarnya ia datangkan dari Filiphina.

“Saya agak terbeban dan banyak menemui manajer-manajer atau karyawan yang kerja di perusahaan besar tapi nggak bisa berbahasa Inggris. Mungkin bisa tapi nggak punya confidence untuk ngomong Bahasa Inggris. Termasuk karyawan saya pun begitu. Lalu saya terpikir bagaimana mengatasi masalah itu, saya bikinlah kursus Bahasa Inggris. Walaupun saya pengusaha, saya juga ingin berkontribusi untuk Indonesia menuju hal yang positif, salah satunya lewat pendidikan. Sehingga generasi-generasi Indonesia ke depannya paling tidak dia mampu bersaing dengan asing. Dasarnya melalui bahasa. Because English is the first language. Bagaimana kita mau berbisnis atau deal-deal-an bisnis dengan asing kalau nggak mampu berbahasa Inggris,” terang Veronica.