Kamis, Mei 7, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 67

OJK Siapkan Skema Pembiayaan UMKM untuk Permudah Akses Kredit

0

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan langkah baru yang diharapkan mampu mendorong akses kredit bagi pelaku usaha kecil. Regulasi yang akan segera diterbitkan itu meminta Lembaga Jasa Keuangan untuk menyediakan kebijakan serta Skema Pembiayaan UMKM yang lebih ramah dan sesuai kebutuhan sektor tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyebut aturan ini menjadi salah satu upaya memperbaiki hambatan struktural yang selama ini mengganjal pertumbuhan usaha kecil. Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi, sehingga perlu perlakuan khusus dalam hal pembiayaan.

“Dalam upaya memberikan kemudahan akses bagi pelaku usaha, OJK meminta agar Lembaga Jasa Keuangan menyiapkan kebijakan serta skema khusus dalam produk pembiayaan UMKM. Aturan ini diharapkan segera terbit dalam waktu dekat,” ujar Dian dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus, dikutip Minggu (7/9/2025).

Pertumbuhan Kredit dan Peran UMKM

Data OJK menunjukkan, hingga Juli 2025 penyaluran kredit tumbuh 7,03 persen secara tahunan atau setara Rp8.043,2 triliun. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada Kredit Investasi sebesar 12,42 persen, diikuti Kredit Konsumsi 8,11 persen, sementara Kredit Modal Kerja tumbuh 3,08 persen.

Jika dilihat dari sisi debitur, kredit korporasi mencatat kenaikan 9,59 persen. Sebaliknya, kredit untuk sektor UMKM hanya tumbuh 1,82 persen. Kondisi ini memperlihatkan perlunya dorongan tambahan agar sektor usaha kecil mampu berkembang lebih cepat.

OJK juga mencatat, berdasarkan jenis bank, kantor cabang bank asing justru menjadi kelompok dengan pertumbuhan kredit tertinggi, mencapai 9,90 persen secara tahunan.

Dari sisi sektor ekonomi, ada beberapa bidang yang mencatat lonjakan signifikan. Pertambangan dan penggalian tumbuh 18,31 persen, pengangkutan dan pergudangan naik 22,25 persen, sementara aktivitas jasa lainnya bahkan melesat hingga 28,92 persen.

Likuiditas Perbankan Tetap Terjaga

Selain pertumbuhan kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Juli 2025 tercatat naik 7 persen yoy menjadi Rp9.294 triliun. Peningkatan ini ditopang pertumbuhan giro sebesar 10,72 persen, tabungan 5,91 persen, dan deposito 4,84 persen.

Likuiditas perbankan juga dipastikan masih aman. Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) berada di level 119,43 persen dan Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 27,08 persen, jauh di atas ambang batas ketentuan. Adapun Liquidity Coverage Ratio (LCR) mencapai 205,26 persen.

Kualitas kredit pun dinilai terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,28 persen dan NPL net 0,86 persen. Loan at Risk (LaR) relatif stabil di level 9,68 persen, mirip dengan kondisi sebelum pandemi.

Strategi Pemerintah Memperkuat Fundamental Ekonomi Nasional di Tengah Gejolak Global

0

Menghadapi gejolak ekonomi global yang penuh ketidakpastian, pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memperkuat fundamental ekonomi nasional. Strategi ini dijalankan melalui kolaborasi erat dengan dunia usaha, agar perekonomian Indonesia tetap tangguh, kompetitif, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam sambutannya pada acara Luncheon Meeting bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (4/9), menyampaikan bahwa ruang diskusi antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting. Menurutnya, kerja sama lintas sektor akan menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tengah tantangan global.

“Kami terbuka untuk berbagai usulan kebijakan yang bisa mendukung penciptaan lapangan kerja, sekaligus memberi masyarakat peluang lebih luas,” ujar Airlangga.

Program Strategis dan Dukungan Dunia Usaha

Dalam kesempatan itu, Menko Airlangga menyoroti sejumlah program prioritas yang sedang digencarkan pemerintah. Mulai dari revitalisasi industri padat karya, stimulus untuk sektor pariwisata, hingga dukungan terhadap perumahan rakyat melalui program FLPP dan KUR. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program makan bergizi gratis, bantuan subsidi upah, serta perluasan akses pembiayaan bagi UMKM dan petani.

Seiring bertambahnya lulusan baru setiap tahun, pemerintah mengusulkan agar perusahaan besar membuka program magang industri selama enam bulan. Skema ini bukan sekadar kerja praktik, tetapi juga memberi pengalaman nyata sekaligus honorarium bagi para peserta. Dengan begitu, perusahaan dapat menemukan talenta baru yang sesuai kebutuhan, sementara para lulusan mendapatkan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja.

Airlangga juga menyinggung peluang besar dari sektor pariwisata. Dengan dibukanya sejumlah bandara internasional baru, dunia usaha diharapkan mampu mengoptimalkan potensi wisata unggulan di berbagai daerah. Hal ini dipandang mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Transformasi Digital dan Proyek Strategis Nasional

Pemerintah turut menekankan pentingnya transformasi digital dalam pembangunan ekonomi. Menurut Airlangga, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) akan membuka lapangan kerja dalam jumlah signifikan. “Untuk kebutuhan data labeling saja, bisa menyerap hingga 10 ribu tenaga kerja,” ungkapnya.

Selain digitalisasi, pemerintah juga mempercepat Proyek Strategis Nasional, salah satunya rencana pembangunan Giant Sea Wall yang ditujukan melindungi pesisir dari dampak perubahan iklim. Proyek ini akan dijalankan bertahap dengan menggandeng mitra internasional, mulai dari Korea, Jepang, Tiongkok, hingga Eropa.

Komitmen Global dan Arah Kebijakan

Di kancah internasional, Indonesia terus memperkuat posisinya. Airlangga menyebut, perjanjian dagang IEU-CEPA dijadwalkan ditandatangani pada 23 September 2025. Selain itu, perundingan dengan Amerika Serikat juga akan dilanjutkan. Indonesia bahkan mencatat kemenangan penting di WTO terkait sengketa biodiesel dan nikel, menegaskan sikap tegas pemerintah dalam melindungi kepentingan nasional.

Airlangga menekankan, seluruh langkah ini bukan hanya respons jangka pendek, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional. Stabilitas makro, kepastian hukum, serta dukungan fiskal akan terus dijaga agar iklim usaha semakin kondusif dan kepercayaan investor meningkat.

“Kesuksesan membangun ekonomi tidak bisa dicapai sendiri. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi fondasi utama untuk mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Mendag Siapkan Revisi Aturan Penyaluran Minyakita, Harga di Pasaran Masih Tinggi

0

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemerintah tengah menyiapkan revisi Aturan Penyaluran Minyakita menyusul harga minyak goreng rakyat tersebut yang kembali naik di pasaran. Minyakita yang seharusnya dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, kini banyak ditemukan dengan harga Rp17.000 per liter bahkan lebih.

Menurut Budi, perubahan aturan ini akan memperluas jalur distribusi Minyakita, termasuk melibatkan perusahaan pelat merah. “Kita akan ubah Permendag terkait Minyakita. Distribusinya sebagian bisa dilakukan lewat BUMN pangan, seperti Bulog dan lainnya. Saat ini pembahasan sedang berjalan,” ujar Budi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (6/9/2025).

Data dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan rata-rata harga Minyakita berada di kisaran Rp17.430 per liter. Padahal, sesuai regulasi, HET sudah dinaikkan dari Rp14.000 menjadi Rp15.700 per liter sejak terbitnya Permendag Nomor 18 Tahun 2024.

Distribusi Lewat BUMN Jadi Fokus

Rencana revisi Aturan Penyaluran Minyakita sebenarnya sejalan dengan ketentuan yang ada dalam Permendag tersebut. Pasal 8 mengatur bahwa produsen wajib menyalurkan Minyakita ke distributor lini pertama (D1) atau BUMN pangan, lalu dilanjutkan hingga ke pengecer. Setiap distribusi juga diwajibkan tercatat dalam sistem SIMIRAH untuk menjaga transparansi.

Namun, meski aturan ini sudah ada, praktik di lapangan masih belum ideal. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menilai kenaikan harga Minyakita justru dipicu lemahnya kontrol distribusi. Sekjen Ikappi, Reynaldi Sarijowan, menyebut harga di sejumlah daerah bisa mencapai Rp16.700–Rp17.000, bahkan menembus Rp20.000 per liter di Papua dan wilayah timur.

“Kenaikan ini memang terlihat kecil, tapi dampaknya luas bagi masyarakat. Indonesia sebagai produsen sawit terbesar seharusnya tidak kesulitan menyediakan minyak goreng murah,” kata Reynaldi, Jumat (29/8/2025).

Ia menilai regulasi yang ada, termasuk kebijakan Domestic Market Obligation (DMO), justru menciptakan hambatan di pasar. Padahal, Indonesia menguasai sekitar 58 persen produksi crude palm oil (CPO) dunia, atau 46,5 juta metrik ton dari total 79,16 juta metrik ton pada periode 2022–2023.

Dengan revisi aturan, pemerintah berharap distribusi Minyakita lebih merata dan harga bisa kembali sesuai HET. Kehadiran BUMN dalam jalur distribusi diharapkan mampu menjadi penyeimbang pasar sekaligus menjamin ketersediaan.

Masyarakat pun menantikan langkah konkret pemerintah, agar Minyakita tetap bisa diakses dengan harga wajar, sesuai tujuan awalnya sebagai minyak goreng rakyat.

Pestapora 2025 Tuai Kritik, Penyelenggara Akui Kelalaian Soal Sponsor

0

Festival musik Pestapora 2025 yang berlangsung di Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, tengah menjadi sorotan tajam. Sejumlah musisi dan band memutuskan mundur setelah mencuat kabar adanya keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai salah satu sponsor acara tersebut. Meski pihak penyelenggara buru-buru mengumumkan bahwa kerja sama dengan Freeport telah dihentikan, beberapa penampil tetap memilih tidak naik panggung sebagai bentuk sikap.

Di antara nama-nama yang membatalkan tampil adalah Navicula, Leipzig, Ornament, Negativa, Rekah Ruah, Durga, Sukatani, Kelelawar Malam, Centra, dan The Jeblogs. Keputusan itu disampaikan melalui akun media sosial masing-masing, tak lama setelah kontroversi sponsor mencuat ke publik.

Band Rebellion Rose mengambil langkah berbeda. Mereka memastikan tetap hadir di Pestapora 2025, namun menegaskan tidak akan membawakan lagu. Melalui unggahan di Instagram pada Sabtu (6/9), mereka menyatakan akan menggunakan panggung untuk bercerita dan berorasi, sembari mengembalikan seluruh bayaran yang diterima. “Kami ingin tetap menghargai penonton yang sudah membeli tiket, tapi sekaligus menjaga konsistensi sikap kami,” tulis Rebellion Rose. Usai orasi, mereka berencana bernyanyi secara unplugged di luar panggung.

Kekecewaan Musisi dan Sikap Penyelenggara

Tak hanya mereka, grup musik Sukatani juga mengumumkan batal tampil melalui unggahan di akun resminya. “Kami memutuskan untuk tidak jadi pentas di Pestapora 2025. Sampai jumpa di kesempatan lain,” tulis Sukatani. Sementara itu, .Feast dan Hindia secara tegas menyampaikan rasa kecewa dan marah terhadap penyelenggara.

“Kami merasa ruang musik seharusnya menjadi tempat aman untuk berekspresi dan menyuarakan aspirasi. Dengan berat hati, kami memilih mundur,” tulis keduanya dalam pernyataan bersama.

Di tengah derasnya kritik, Direktur Festival Pestapora, Kiki Aulia Ucup, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menyebut kerja sama dengan Freeport sebagai bentuk kelalaian pihak penyelenggara. “Kami memahami bahwa keputusan ini menimbulkan kekecewaan. Karena itu, kami resmi memutus kerja sama dengan PT Freeport Indonesia,” ujar Kiki melalui video yang diunggah di akun resmi Pestapora.

Kontroversi tersebut mencuat sejak hari pertama festival, saat parade di arena acara menampilkan spanduk bertuliskan “Tembaga Ikutan Berpestapora” dengan logo Freeport. Aksi itu memicu kritik keras di media sosial, karena perusahaan tambang tersebut sudah lama menjadi sorotan terkait aktivitasnya di Papua.

Meski pihak penyelenggara berusaha meredam polemik, mundurnya sejumlah line up besar membuat suasana festival tahun ini terasa berbeda. Banyak penonton menyayangkan situasi ini, namun sebagian mengapresiasi sikap musisi yang tetap konsisten dengan prinsip mereka.

Rahasia UMKM Berhasil, Atur Uang dengan Aplikasi Keuangan Gratis!

Mengatur keuangan bisnis kecil sering kali jadi tantangan tersendiri. Banyak pemilik usaha hanya fokus pada penjualan, tanpa menyadari bahwa pencatatan keuangan yang rapi bisa menentukan arah pertumbuhan bisnis ke depan. Padahal, dengan bantuan aplikasi keuangan, semua bisa jadi lebih mudah dan teratur.

Bagi pemilik bisnis kecil, penggunaan aplikasi ini bukan cuma sekadar gaya hidup digital, tapi sebuah kebutuhan. Tanpa catatan yang jelas, sulit menilai apakah bisnis benar-benar untung, hanya balik modal, atau malah merugi. Karena itu, pemahaman soal pengelolaan keuangan dan penggunaan aplikasi keuangan yang tepat bisa jadi senjata penting agar usaha tidak jalan di tempat.

Pentingnya Pencatatan Keuangan yang Rapi

Keuangan adalah urat nadi bisnis. Dengan pencatatan yang rapi, pemilik usaha bisa tahu:

  • Berapa sebenarnya pemasukan dan pengeluaran setiap bulan.

  • Mana produk atau layanan yang paling menguntungkan.

  • Bagaimana arus kas berjalan, apakah sehat atau justru mulai seret.

Tanpa pencatatan, keputusan bisnis sering hanya berdasarkan insting. Akibatnya, potensi keuntungan besar bisa hilang karena tidak ada dasar perhitungan yang jelas. Di sinilah peran aplikasi keuangan menjadi sangat penting, terutama bagi bisnis kecil yang masih berkembang.

Contoh Aplikasi Keuangan Gratis untuk Bisnis dan UMKM

Di Indonesia, ada dua aplikasi populer yang bisa membantu pemilik bisnis kecil mencatat arus kas secara sederhana namun tetap efektif: Kledo dan BukuWarung.

  • Kledo
    Cocok untuk usaha yang sudah mulai berkembang. Dengan Kledo, pemilik bisnis bisa mencatat transaksi, memantau arus kas, hingga membuat laporan keuangan sederhana. Fitur-fiturnya mudah dipahami, sehingga meski tidak punya latar belakang akuntansi, pengguna tetap bisa mengelola laporan dengan rapi.

  • BukuWarung
    Lebih praktis untuk bisnis kecil seperti warung, toko, atau usaha rumahan. Aplikasi ini ringan, bisa digunakan langsung di ponsel, dan membantu mencatat pemasukan serta pengeluaran sehari-hari. Selain itu, BukuWarung juga punya fitur pencatatan utang-piutang, yang sangat bermanfaat bagi usaha dengan sistem pembayaran fleksibel.

Kedua aplikasi ini bisa jadi solusi awal sebelum bisnis beranjak lebih besar dan membutuhkan software akuntansi yang lebih kompleks.

Tips Mengelola Keuangan Bisnis dengan Lebih Efektif

Selain menggunakan aplikasi, ada beberapa langkah yang bisa membantu keuangan bisnis kecil tetap sehat:

  1. Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis
    Jangan campur uang belanja rumah tangga dengan modal usaha. Gunakan rekening terpisah agar lebih jelas.

  2. Catat setiap transaksi, sekecil apapun
    Bahkan pembelian plastik kemasan pun perlu dicatat. Kebocoran kecil yang tidak terdata bisa jadi masalah besar di akhir bulan.

  3. Buat laporan rutin
    Lakukan evaluasi minimal sebulan sekali. Dengan laporan sederhana, pemilik usaha bisa tahu kondisi bisnis secara menyeluruh.

  4. Atur arus kas dengan bijak
    Jangan habiskan keuntungan hanya untuk ekspansi atau belanja stok. Pastikan ada dana cadangan untuk kebutuhan darurat.

Mengatur keuangan bisnis kecil memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin. Dengan bantuan aplikasi keuangan seperti Kledo dan BukuWarung, pencatatan transaksi bisa jadi lebih praktis, rapi, dan transparan. Hasilnya, pemilik bisnis bisa mengambil keputusan dengan lebih tenang karena semua berdasarkan data, bukan sekadar tebakan.

Pengembangan SDM Berbasis Teknologi Digital, Strategi Indonesia Hadapi Revolusi Industri 4.0

0

Pengembangan SDM Berbasis Teknologi Digital semakin ditekankan pemerintah sebagai langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja yang adaptif, terampil, dan inovatif di tengah arus perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya untuk memperkuat penguasaan teknologi digital dan menghadirkan generasi industri yang siap bersaing di kancah global.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan hal tersebut saat meninjau kegiatan di Apple Developer Academy @BINUS Bali, Kamis (4/8). Menurutnya, keberadaan akademi tersebut bukan hanya sebatas bangunan dengan fasilitas modern, melainkan bagian dari mimpi besar menjadikan Indonesia sebagai pusat lahirnya talenta digital kelas dunia.

“Ini adalah ekosistem untuk melahirkan para pencipta. Bukan hanya pekerja, tapi generasi muda yang mampu memimpin inovasi dan mendirikan startup dengan ide-ide segar yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Agus.

Sejak berdiri pada 2018, Apple Developer Academy telah mencetak lebih dari 2.000 lulusan. Data menunjukkan hampir 90 persen alumni langsung terserap di dunia kerja, baik di sektor startup, kesehatan, keuangan, hingga industri manufaktur. Pemerintah menilai capaian ini sejalan dengan arah besar transformasi digital nasional.

Transformasi Digital dan Peran Industri

Di sisi lain, Indonesia juga mencatat lompatan signifikan dalam industri perangkat digital. Melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), porsi produksi lokal perangkat teknologi meningkat dari sekitar 20 persen pada 2015 menjadi lebih dari 94 persen saat ini. Saat ini, terdapat 15 perusahaan produsen dan lima perusahaan EMS (Electronic Manufacturing Services) dengan kapasitas produksi lebih dari 118 juta unit per tahun.

“Indonesia kini bukan lagi sekadar pasar. Kita sudah menjadi produsen, dan langkah berikutnya adalah menjadi pencipta. Talenta digital lokal harus mampu melahirkan aplikasi, layanan, dan solusi berbasis teknologi yang bermanfaat luas,” jelas Agus.

Program di Apple Developer Academy berlangsung selama 10 bulan. Para peserta tidak hanya diajarkan keterampilan teknis, tetapi juga diajak berkolaborasi serta dilatih untuk memecahkan persoalan nyata di lapangan. Menperin menekankan pentingnya keberanian dalam berinovasi. “Kalau gagal, jangan berhenti. Dari kegagalan bisa lahir ide yang lebih baik,” pesannya.

Ke depan, kerja sama dengan Apple akan terus diperluas. Pemerintah merencanakan pembukaan lima akademi baru di berbagai daerah, pendirian Apple Innovation and Software Technology Institute, hingga pusat riset dan pengembangan (R&D) perangkat lunak di Indonesia.

Kemenperin juga membuka ruang link and match antara lulusan akademi dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Harapannya, karya yang dihasilkan bisa langsung memberi manfaat nyata bagi publik sekaligus memperkuat daya saing nasional.

Agus optimis generasi muda berperan penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Transformasi digital, termasuk melalui Pengembangan SDM Berbasis Teknologi Digital, diyakini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Saya percaya, lulusan akademi ini adalah calon pemimpin inovasi masa depan. Indonesia harus naik kelas, bukan hanya sebagai konsumen atau produsen, tetapi juga pemain utama dalam ekosistem digital global,” tegas Menperin.

Libur Maulid Nabi, KAI Tambah Kursi di Rute Favorit Antisipasi Lonjakan Penumpang

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang pada puncak arus Libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (4/9). Hingga pukul 09.00 WIB, tiket kereta api yang terjual sudah mencapai 156.877 dari total 163.770 kursi yang disiapkan, atau setara dengan okupansi 95,79 persen. Angka ini diperkirakan terus bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.

Lonjakan tersebut tak lepas dari momen libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus berlanjut hingga akhir pekan. Data KAI per 4 September mencatat jumlah tiket terjual untuk periode 4–8 September 2025 sebagai berikut:

  • Kamis, 4 September: 156.877 tiket

  • Jumat, 5 September: 122.182 tiket

  • Sabtu, 6 September: 87.774 tiket

  • Minggu, 7 September: 130.835 tiket

  • Senin, 8 September: 64.498 tiket

Secara keseluruhan, sudah ada 562.166 tiket yang terjual atau sekitar 68,73 persen dari total kapasitas 817.949 kursi yang disediakan.

KAI Sediakan Kursi Tambahan untuk Libur Panjang Akhir Pekan Kali Ini

Untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama Libur Maulid Nabi Muhammad SAW, KAI menambah 44.337 kursi pada sejumlah rute favorit. Beberapa di antaranya adalah perjalanan Jakarta–Surabaya, Jakarta–Purwosari, Jakarta–Banyuwangi, Jakarta–Blitar, Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Bandung, dan Jakarta–Semarang.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tingginya angka pemesanan tiket membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api.

“Bagi banyak keluarga, libur panjang menjadi momen untuk pulang kampung, berwisata, atau sekadar berkumpul bersama. Okupansi tinggi ini menunjukkan kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan karena memberikan perjalanan yang aman, nyaman, serta tepat waktu,” ujarnya.

Anne juga mengimbau calon penumpang untuk tiba lebih awal di stasiun, mengikuti arahan petugas, serta menjaga fasilitas bersama. Hal ini demi memastikan perjalanan berjalan lancar dan menyenangkan.

“Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket, sebaiknya segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan. Proses pembelian bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI. Informasi ketersediaan tiket juga dapat diperoleh melalui Contact Center 121 atau WhatsApp KAI di 0811-2223-3121,” tutupnya.

Bisnis Online Terlaris di Tahun ini, Mana yang Paling Cocok Buat Pemula?

Perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat membuat bisnis online terlaris selalu berubah setiap tahunnya. Memasuki 2025, tren belanja digital semakin kuat dengan hadirnya berbagai platform e-commerce, media sosial, hingga aplikasi pendukung pembayaran online. Bagi yang ingin memulai usaha, memahami bisnis online terlaris di tahun ini bisa jadi langkah awal yang tepat untuk meraih peluang besar.

Tak hanya soal produk, strategi pemasaran dan pemilihan platform juga memengaruhi kesuksesan sebuah usaha. Nah, kali ini Berempat.com akan memberi 9 ide bisnis online yang diprediksi paling laris di Indonesia tahun ini.

Berikut 9 Ide Bisnis Online Terlaris 2025

  1. Fashion & Aksesoris
    Produk fashion seperti pakaian, hijab, hingga aksesoris tetap menjadi favorit masyarakat. Tren fast fashion dan kemudahan transaksi online membuat sektor ini tidak pernah kehilangan peminat.

  2. Produk Kecantikan & Skincare
    Industri kecantikan terus bertumbuh dengan pesat. Skincare lokal maupun impor masih mendominasi marketplace karena kebutuhan perawatan diri sudah menjadi gaya hidup.

  3. Makanan Siap Saji & Frozen Food
    Mobilitas masyarakat yang tinggi membuat makanan cepat saji dan frozen food laris di platform e-commerce maupun aplikasi pesan antar.

  4. Kopi dan Minuman Kekinian
    Bisnis minuman berbasis kopi, boba, atau teh kekinian bisa dijalankan online dengan sistem pre-order maupun delivery.

  5. Produk Digital & Kursus Online
    Penjualan e-book, template desain, hingga kursus online semakin dicari. Masyarakat kini banyak belajar skill baru lewat platform digital.

  6. Peralatan Rumah Tangga Inovatif
    Barang-barang fungsional seperti peralatan dapur multifungsi, organizer, hingga dekorasi rumah jadi primadona di marketplace.

  7. Perlengkapan Bayi & Anak
    Orang tua muda semakin melek teknologi dan memilih belanja online untuk kebutuhan anak, dari baju, mainan, hingga perlengkapan sekolah.

  8. Gadget & Aksesoris Elektronik
    Dari smartphone, smartwatch, hingga aksesoris seperti earphone dan casing HP, kategori ini selalu ramai pembeli.

  9. Jasa Freelance & Creative Service
    Bukan hanya barang, jasa seperti desain grafis, content writing, hingga manajemen media sosial juga masuk dalam daftar bisnis online terlaris karena banyak UMKM dan perusahaan membutuhkan dukungan digital marketing.

Tips Agar Bisnis Online yang Kamu Jalani Nggak Kalah Saing

Masuk ke dunia bisnis online terlaris memang kelihatan gampang, tapi kalau mau benar-benar bertahan, ada beberapa hal yang perlu diperhatiin. Anggap aja ini sebagai “senjata rahasia” biar nggak gampang tenggelam di tengah persaingan.

  • Kenali Pembeli, Jangan Cuma Ikut Tren
    Nggak semua tren cocok buat bisnis kamu. Coba lihat siapa target pasar sebenarnya, apa yang mereka suka, dan masalah apa yang bisa kamu selesaikan dengan produkmu.

  • Mainkan Media Sosial dengan Cerdas
    Jangan asal posting. Bikin konten yang relate sama kehidupan sehari-hari calon pelanggan, biar mereka merasa dekat. TikTok dan Instagram bukan cuma tempat pamer, tapi ladang buat bangun koneksi.

  • Bangun Citra Brand yang Bikin Orang Ingat
    Di marketplace ada ratusan penjual produk serupa. Bedanya ada di cara kamu bikin brand terlihat beda, entah dari desain, kemasan, atau gaya komunikasi dengan pelanggan.

  • Layanan yang Bikin Orang Betah Balik Lagi
    Respon cepat, ramah, dan kasih pengalaman belanja yang menyenangkan. Kadang orang balik beli bukan cuma karena produknya bagus, tapi karena merasa dilayani dengan tulus.

  • Jangan Mandek, Selalu Cari Ide Baru
    Pasar online itu cepat berubah. Jadi jangan puas kalau baru sekali rame. Terus cari inovasi, baik di produk maupun cara jualan, biar bisnismu selalu relevan.

Tahun 2025 membawa peluang besar bagi para pebisnis digital. Dengan memahami kategori bisnis online terlaris, siapa pun bisa mulai merintis usaha yang berpotensi menghasilkan keuntungan tinggi. Kuncinya ada pada riset pasar, kreativitas, serta konsistensi dalam membangun brand.

Resmi Jadi Tersangka, Nadiem Makarim Terjerat Kasus Korupsi Laptop Sekolah

0

Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sekaligus pendiri Gojek, Nadiem Makarim tersangka baru yang diumumkan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan korupsi program Digitalisasi Pendidikan periode 2019–2022. Penetapan status tersebut disampaikan Kapuspen Kejagung, Anang Supriatna, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/9).

“Setelah pendalaman bukti dan pemeriksaan, pada sore ini Kejaksaan Agung menetapkan tersangka dengan inisial NAM, yaitu Nadiem Anwar Makarim,” ujar Anang.

Langkah ini diambil setelah Nadiem tiga kali menjalani pemeriksaan, yakni pada 23 Juni, 15 Juli, dan terakhir Kamis pagi sebelum pengumuman resmi. Fokus penyidik adalah menelusuri keuntungan yang didapat Nadiem dari proyek pengadaan laptop untuk sekolah, khususnya yang menggunakan sistem operasi Chrome atau Chromebook.

Pengadaan Laptop Bernilai Triliunan

Kasus ini bermula dari proyek pengadaan 1,2 juta unit laptop untuk sekolah di seluruh Indonesia, termasuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), dengan anggaran mencapai Rp9,3 triliun. Kejagung menilai pemilihan perangkat Chromebook bermasalah karena tidak sepenuhnya sesuai kebutuhan sekolah di daerah yang minim akses internet.

Sejauh ini, empat orang telah lebih dulu menjadi tersangka. Mereka adalah Mulyatsyah (eks Direktur SMP Kemendikbudristek), Sri Wahyuningsih (eks Direktur SD), Jurist Tan (mantan staf khusus Mendikbudristek), dan Ibrahim Arief (mantan konsultan teknologi). Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp1,98 triliun, terdiri dari Rp480 miliar akibat pembelian perangkat lunak serta sekitar Rp1,5 triliun akibat mark up harga laptop.

Bantahan Nadiem dan Penahanan

Usai penetapan status tersangka, Nadiem muncul di hadapan awak media dengan mengenakan rompi tahanan warna pink. Ia membantah keras tuduhan tersebut.

“Saya tidak melakukan hal seperti yang dituduhkan. Seumur hidup saya, integritas dan kejujuran adalah yang utama. Tuhan akan membuktikan kebenaran ini,” kata Nadiem.

Meski begitu, Kejagung tetap memutuskan menahan Nadiem di Rutan Salemba, Jakarta Selatan, untuk 20 hari ke depan demi kelancaran penyidikan.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo, menjelaskan bahwa peran Nadiem bermula pada Februari 2020 saat ia menjabat Mendikbud. Dalam periode itu, ia disebut beberapa kali bertemu dengan pihak Google Indonesia untuk membicarakan program Google for Education dengan basis Chromebook dan Chrome OS.

“Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan penggunaan perangkat Chromebook serta Chrome Device Management dalam proyek pengadaan TIK di Kemendikbudristek,” jelas Nurcahyo.

Ia menambahkan, pada Mei 2020, Nadiem bahkan menggelar rapat tertutup dengan pejabat Kemendikbudristek dan staf khususnya. Dalam pertemuan daring tersebut, peserta diwajibkan memakai headset, dan pembahasan difokuskan pada penggunaan Chromebook sesuai arahan langsung dari Nadiem.

Perjalanan Kasus Masih Panjang

Kasus ini diperkirakan akan terus berkembang. Kejagung menegaskan penyidikan tidak berhenti hanya pada penetapan empat pejabat serta Nadiem. Aparat masih menelusuri aliran dana dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam proyek digitalisasi pendidikan tersebut.

Dengan status Nadiem Makarim yang menjadi tersangka, publik menanti proses hukum yang transparan. Pasalnya, proyek ini awalnya digadang-gadang menjadi lompatan besar dalam dunia pendidikan, namun justru menimbulkan potensi kerugian besar bagi negara.

Industri Inklusif dan Berdaya Saing, Pilar Utama Penggerak Perekonomian Nasional

0

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa sektor industri tetap akan menjadi penggerak perekonomian nasional pada tahun 2026. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (3/9), ketika memaparkan arah kebijakan dan program prioritas kementeriannya untuk tahun mendatang.

Menurut Agus, industri pengolahan nonmigas masih akan memegang peran sentral dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Pemerintah menargetkan sektor tersebut tumbuh hingga 6,52 persen pada 2026, dengan kontribusi 18,66 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sektor industri juga diproyeksikan menyumbang 74,85 persen ekspor nasional serta menyerap hampir 14,7 persen tenaga kerja.

“Target ini mencerminkan tekad pemerintah untuk menjadikan industri sebagai penggerak utama perekonomian nasional. Pertumbuhan sektor industri bukan hanya memperkuat struktur ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ekspor, serta memperkuat daya saing,” jelas Menperin.

Fokus pada Hilirisasi dan Industri Hijau

Untuk mencapai sasaran tersebut, Kemenperin menyiapkan serangkaian program prioritas. Di antaranya adalah penguatan industri kecil dan menengah, penciptaan wirausaha baru, percepatan hilirisasi sumber daya alam, restrukturisasi mesin serta teknologi, hingga peningkatan pendidikan vokasi untuk melahirkan SDM industri yang kompeten.

Selain itu, kementerian juga memberi perhatian khusus pada pengembangan industri halal, pemanfaatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta percepatan pembangunan kawasan industri di berbagai wilayah. Agus menekankan, implementasi industri hijau menjadi fokus utama dengan mendorong efisiensi energi, penggunaan teknologi bersih, dan penerapan prinsip keberlanjutan dalam proses produksi.

“Manufaktur Indonesia terbukti memiliki daya tahan tinggi. Meski dihadapkan pada tantangan global, sektor industri tetap menunjukkan resiliensi. Hal ini menjadi dasar optimisme bagi percepatan pertumbuhan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, ekspor manufaktur terus menunjukkan tren positif. Kinerja ekspor tersebut diyakini menjadi pondasi kuat bagi peningkatan peluang usaha nasional dan perluasan pasar global.

Sejalan dengan Agenda Nasional

Seluruh kebijakan industri yang dirancang Kemenperin, kata Agus, selaras dengan agenda pembangunan nasional serta ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya agar pertumbuhan industri tidak hanya memperkuat struktur ekonomi, tetapi juga menghadirkan pemerataan pembangunan dan daya saing global.

“Tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi Indonesia. Selain promosi produk industri, pemerintah juga mendorong perluasan akses pasar global dan peningkatan arus investasi,” ucapnya.

Agus menutup pemaparannya dengan menegaskan pentingnya dukungan DPR RI agar strategi pembangunan industri berjalan optimal. Ia menilai sinergi antar-lembaga sangat dibutuhkan untuk menjadikan sektor industri sebagai motor utama menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Seluruh program yang kami susun diarahkan untuk inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Dengan dukungan penuh dari DPR, strategi ini diharapkan menjadi pijakan kuat dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju,” pungkasnya.