Kamis, Mei 7, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 66

Reformasi Kebijakan TKDN, Pemerintah Janji Permudah Sertifikasi Industri Lokal

0

Aliansi Ekonom Indonesia yang beranggotakan lebih dari 400 ekonom menyuarakan desakan keras kepada pemerintah terkait penerapan Reformasi Kebijakan TKDN. Desakan tersebut tertuang dalam pernyataan sikap bertajuk “Tujuh Desakan Darurat Ekonomi” yang dirilis pada Selasa, 10 September 2025.

Dalam pernyataannya, para ekonom menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang selama ini dianggap terlalu kaku. Mereka menyoroti sektor-sektor yang belum memiliki pemasok lokal berkualitas sehingga kebijakan TKDN justru berpotensi menimbulkan hambatan. Aliansi juga mendorong agar pemerintah lebih fokus pada penguatan industri dalam negeri melalui investasi sumber daya manusia, transfer teknologi, hingga pembangunan infrastruktur pendukung.

Para ekonom menegaskan bahwa kebijakan TKDN yang tidak fleksibel berimplikasi langsung pada meningkatnya biaya produksi dan kualitas produk yang belum mampu bersaing di pasar global. Selain itu, regulasi yang kaku juga disebut membuka peluang terjadinya praktik korupsi dalam proses perizinan maupun pengadaan.

Dampak Negatif TKDN dan Temuan Riset

Aliansi menilai, penerapan kebijakan TKDN yang kurang tepat berpotensi merugikan perekonomian nasional. Dampak yang ditimbulkan meliputi menurunnya iklim investasi, meningkatnya harga produk di tingkat konsumen, berkurangnya daya saing industri, hingga potensi pelanggaran terhadap aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Penelitian dari ERIA (2023) dan CSIS (2023) juga turut memperkuat pandangan ini. Kedua lembaga tersebut menyimpulkan bahwa TKDN yang dijalankan tanpa perbaikan justru menurunkan produktivitas industri, menambah beban konsumen dengan harga yang lebih mahal, serta menimbulkan distorsi di pasar.

Respons Pemerintah: Reformasi Kebijakan TKDN Sudah Berjalan

Menanggapi desakan itu, Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah melakukan langkah-langkah Reformasi Kebijakan TKDN. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bersama jajarannya disebut telah mengevaluasi tata cara perhitungan TKDN agar lebih sederhana, murah, cepat, dan tidak lagi kaku.

“Reformasi ini lahir dari masukan publik, pelaku industri, investor, dan ekonom. Kami ingin aturan TKDN benar-benar membantu industri kecil maupun menengah dalam memperoleh sertifikat TKDN, sehingga daya saing mereka meningkat dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja,” ujar Febri, perwakilan Kemenperin, di Jakarta, Rabu (10/9).

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa regulasi baru ini juga diharapkan mampu menarik investasi asing maupun domestik, sekaligus memperkuat rantai pasok industri dalam negeri. Kini, informasi nilai TKDN pun lebih transparan karena bisa diakses langsung lewat label atau kemasan produk.

“Dengan transparansi ini, konsumen dan lembaga pemerintah dapat lebih mudah memastikan produk lokal memenuhi syarat pengadaan barang dan jasa. Harapan kami, produk-produk IKM tidak hanya bersaing di pasar lokal, tetapi juga mampu masuk ke rantai pasok industri besar,” tambahnya.

Sektor Spesifik dan Penyesuaian Aturan

Kemenperin juga menegaskan bahwa pihaknya hanya bertanggung jawab dalam tata cara perhitungan TKDN, sementara penetapan ambang batas atau threshold di sektor tertentu dilakukan oleh kementerian atau lembaga lain.

Terkait sektor HKT yang dinilai menghambat investasi, pemerintah menyatakan peraturan tetap disesuaikan dengan kebutuhan industri dan investor agar tidak menimbulkan hambatan baru. Dengan demikian, reformasi diharapkan menjadi solusi yang lebih seimbang antara kepentingan industri, konsumen, dan investasi.

iPhone 17 Bawa Desain Baru, Berapa Harganya Jika Masuk Indonesia?

0

Apple akhirnya memperkenalkan lini terbaru ponsel pintarnya lewat ajang Apple Event 2025 di Cupertino, California, Amerika Serikat. Seri anyar yang dinamai iPhone 17 ini mencuri perhatian karena membawa sejumlah perubahan desain dan peningkatan teknologi. Kehadiran ponsel ini pun langsung memicu pertanyaan besar, terutama soal kapan iPhone 17 di Indonesia bisa didapatkan oleh para penggemar setia.

Dalam peluncuran pada Selasa (9/9/2025) waktu setempat atau Rabu dini hari waktu Indonesia, Apple memperkenalkan empat varian sekaligus: iPhone 17, iPhone Air, iPhone Pro, dan iPhone Pro Max. Menariknya, Apple tidak lagi menghadirkan varian “Plus” seperti generasi sebelumnya, melainkan menggantinya dengan versi Air.

Desain Baru dan Spesifikasi iPhone 17

Salah satu perubahan mencolok terlihat pada desain kamera. Jika sebelumnya tonjolan kamera berbentuk persegi di sisi kiri, kini Apple menghadirkan modul kamera horizontal besar yang membentang hampir di seluruh bagian atas belakang perangkat.

Dari sisi spesifikasi, iPhone 17 dibekali dengan layar berukuran 6,3 inci, kecerahan hingga 3.000 nits, serta mendukung ProMotion 120Hz—fitur yang sebelumnya hanya tersedia pada varian Pro. Di sektor fotografi, ponsel ini membawa kamera ganda beresolusi 48MP dengan teknologi Fusion dan kemampuan zoom optik 2x. Kamera depannya juga mengalami peningkatan dengan resolusi 24MP yang dipadukan lensa enam elemen.

Performa iPhone 17 ditopang chip terbaru A19 yang diklaim lebih bertenaga sekaligus efisien. Untuk kapasitas penyimpanan, iPhone 17 tersedia mulai dari 128GB hingga 512GB, sementara iPhone 17 Pro hadir dengan opsi hingga 1TB bahkan 2TB pada varian tertinggi.

Harga dan Jadwal Rilis Global

Harga yang diumumkan Apple untuk pasar global adalah sebagai berikut:

  • iPhone 17: mulai US$799 atau sekitar Rp13 juta

  • iPhone 17 Air: mulai US$899 atau sekitar Rp14,8 juta

  • iPhone 17 Pro: mulai US$1.099 atau sekitar Rp18 juta

  • iPhone 17 Pro Max: mulai US$1.199 atau sekitar Rp19,7 juta

Harga akan berbeda tergantung kapasitas memori. Apple membuka pre-order di gelombang pertama mulai 12 September 2025, sedangkan penjualan resmi secara global dimulai 19 September 2025.

Kapan iPhone 17 Masuk ke Indonesia?

Bagi pasar Tanah Air, jadwal kedatangan iPhone 17 di Indonesia biasanya membutuhkan waktu tambahan sekitar satu hingga dua bulan setelah peluncuran global. Dengan pola tersebut, kemungkinan besar perangkat ini baru akan tersedia resmi pada Oktober atau November 2025.

Harga resmi untuk Indonesia memang belum diumumkan. Namun jika merujuk pada tren sebelumnya, harga diperkirakan mulai dari Rp13–14 juta untuk iPhone 17 reguler, sekitar Rp15 juta untuk iPhone 17 Air, Rp18 juta untuk iPhone 17 Pro, dan bisa menembus Rp20 juta lebih untuk iPhone 17 Pro Max.

Untuk pemesanan resmi di Indonesia, para distributor seperti iBox, Erafone, dan Digimap diperkirakan akan segera mengumumkan jadwal pre-order begitu perangkat tersebut lolos sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Investor Whale di Dunia Kripto, Si Pemain Besar yang Bisa Guncang Pasar Digital

Dalam dunia aset digital, nama Investor Whale Kripto sering kali jadi perbincangan. Istilah “whale” digunakan untuk menyebut individu atau institusi yang memiliki jumlah aset kripto dalam skala sangat besar. Kehadiran mereka mampu memengaruhi pergerakan harga secara signifikan hanya dengan satu kali transaksi besar. Karena itulah, memahami siapa sebenarnya para whale dan bagaimana mereka beroperasi menjadi hal penting, terutama bagi trader atau investor ritel.

Investor Whale Kripto biasanya adalah pemegang jutaan dolar dalam bentuk Bitcoin, Ethereum, atau bahkan altcoin tertentu. Jumlah kepemilikan yang masif ini menjadikan mereka seperti “pemain besar” di lautan kripto, sementara investor kecil hanya bisa ikut terbawa arus. Tak jarang, pergerakan yang mereka lakukan bisa membuat pasar volatil dalam waktu singkat.

Bagaimana Whale Bisa Memengaruhi Pasar Kripto?

Whale tidak hanya dikenal karena jumlah asetnya yang fantastis, tetapi juga karena dampaknya terhadap psikologi pasar. Misalnya, ketika sebuah whale menjual Bitcoin dalam jumlah besar, harga bisa turun drastis karena pasar panik. Sebaliknya, ketika mereka membeli dalam volume besar, harga bisa melonjak karena dianggap sebagai sinyal positif.

Fenomena ini sering disebut “market manipulation” atau manipulasi pasar, meskipun sebenarnya tidak selalu disengaja. Dengan likuiditas pasar kripto yang masih belum sebesar pasar saham global, pergerakan whale jauh lebih mudah terlihat.

Strategi Whale dan Dampaknya bagi Investor Ritel

Bagi investor pemula maupun yang sudah berpengalaman, memahami pola gerakan Investor Whale Kripto bisa jadi strategi penting. Ada beberapa cara whale beroperasi yang patut diperhatikan:

  1. Pump and Dump
    Whale membeli aset tertentu dalam jumlah besar hingga harga naik, lalu menjualnya untuk mendapatkan keuntungan. Hal ini bisa membuat investor kecil terjebak membeli di harga tinggi.

  2. Whale Watching
    Banyak analis kripto memantau dompet whale menggunakan data on-chain. Jika ada pergerakan besar dari wallet tertentu, biasanya pasar langsung bereaksi.

  3. Akumulasi Diam-diam
    Alih-alih membeli dalam jumlah besar sekaligus, whale sering membagi pembelian dalam beberapa transaksi kecil agar tidak terlalu mencolok. Ini biasanya jadi sinyal akumulasi jangka panjang.

  4. Likuiditas dan Stabilitas
    Menariknya, tidak semua aksi whale berdampak buruk. Beberapa whale institusional justru membantu menjaga stabilitas pasar dengan memberikan likuiditas.

Memahami Investor Whale Kripto bukan sekadar soal mengetahui siapa yang punya aset terbanyak, tetapi bagaimana pengaruh mereka membentuk dinamika pasar. Pergerakan whale sering kali jadi pemicu tren harga, baik naik maupun turun. Bagi investor kecil, kuncinya ada pada strategi: tetap rasional, jangan terbawa arus panik, dan fokus pada tujuan jangka panjang.

Whale memang bisa menciptakan gelombang besar di pasar, tapi bukan berarti investor ritel tidak bisa mengambil peluang. Dengan pemahaman yang tepat, aksi mereka justru bisa dijadikan acuan dalam menyusun strategi investasi yang lebih cerdas.

Pinjaman di Kopdes Merah Putih Segera Digulirkan, Pemerintah Siapkan Rp16 Triliun

0

Pemerintah memastikan skema Pinjaman di Kopdes Merah Putih segera berjalan setelah seluruh aturan teknis rampung disusun. Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyampaikan, alokasi dana awal yang disiapkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 63/2025 mencapai Rp16 triliun. Dana ini akan digunakan sebagai pembiayaan tahap pertama bagi operasional koperasi desa maupun kelurahan yang masuk dalam program Merah Putih.

“Dengan terbitnya PMK ini, Himbara sudah bisa menyalurkan plafon pinjaman kepada Kopdes Merah Putih,” kata Ferry dalam rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (4/9).

Ferry menjelaskan, mekanisme pencairan Pinjaman di Kopdes Merah Putih telah masuk tahap finalisasi. Bank-bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, serta Bank Syariah Indonesia (BSI) telah menyiapkan manual book tata cara penyaluran. Selain itu, petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk berbagai unit usaha koperasi, mulai dari apotek desa, klinik kesehatan, hingga gerai distribusi kebutuhan pokok, juga sudah selesai dibahas lintas kementerian.

“Secara umum, seluruh juklak sudah ada kesamaan pemahaman di kementerian dan lembaga terkait. Kami pastikan minggu depan Kopdes Merah Putih bisa segera beroperasi,” ujar Ferry.

Dukungan Himbara dan Kolaborasi Lintas Sektor

Dari sisi distribusi, pemerintah juga menggandeng ID Food, Bulog, hingga mitra swasta untuk menjaga ketersediaan barang di koperasi. Namun untuk produk kesehatan di apotek desa, sistem konsinyasi dinilai kurang tepat sehingga kerja sama dengan pihak swasta menjadi opsi utama.

Tak hanya itu, pengurusan legalitas usaha juga dipermudah. Ferry menuturkan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM telah menyepakati penyelarasan penggunaan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan, Rp16 triliun dana investasi tahun ini sudah siap dijalankan dengan Himbara sebagai Operator Investasi Pemerintah (OIP). Skema pinjaman ditetapkan dengan tenor maksimal enam tahun, sementara imbal hasil Dana Investasi Pemerintah sebesar dua persen per tahun dari dana yang disalurkan bank pelaksana.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap Kopdes Merah Putih bisa segera beroperasi penuh, sekaligus memperkuat peran koperasi desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan akses pembiayaan yang lebih inklusif.

Harbolnas 2025 Ditargetkan Angkat Produk Lokal hingga 50 Persen dari Total Transaksi

0

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa Harbolnas 2025 harus menjadi momentum penting untuk mendorong penjualan produk lokal. Pemerintah menargetkan setidaknya 50 persen dari total nilai transaksi yang diperkirakan mencapai Rp33—35 triliun berasal dari produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan penuh diberikan agar produk lokal mampu bersaing di platform niaga elektronik (e-commerce) yang kini menjadi motor pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Budi menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara “Kick-off Road to Harbolnas 2025” di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (8/9). Dalam kesempatan itu, ia mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto serta Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Hilmi Adrianto. Menurut Budi, Harbolnas 2025 tidak hanya menjadi ajang belanja, tetapi juga bukti kecintaan masyarakat pada karya anak bangsa.

Produk lokal dan UMKM harus tampil di panggung utama. Melalui Harbolnas, masyarakat diajak semakin mencintai karya sendiri, sekaligus membuktikan bahwa perdagangan digital bisa menjadi pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian Road to Harbolnas 2025

Untuk menyambut puncak Harbolnas yang berlangsung pada 10–16 Desember 2025, pemerintah bersama idEA menyiapkan serangkaian acara pra-event bertajuk Road to Harbolnas. Program ini mencakup roadshow UMKM di empat kota pada September hingga Desember, pameran pariwisata dan pop up market UMKM pada Oktober, serta festival merek lokal yang melibatkan kampus-kampus di bulan yang sama.

Tahun ini, tema besar yang diusung adalah #NyatakanCintaNusantara. Fokus utama penjualan ditujukan pada empat kategori produk yang tahun lalu mencatatkan kinerja tertinggi: fesyen dan pakaian olahraga, perawatan pribadi, makanan-minuman, serta dekorasi rumah.

Dorongan dari Pemerintah dan Asosiasi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya Harbolnas sebagai sarana memperkuat peran UMKM dalam ekosistem ekonomi digital. Menurutnya, kelas menengah Indonesia perlu didorong melalui ekosistem perdagangan daring, sehingga produk-produk lokal bisa lebih mudah menjangkau konsumen.

Sementara itu, Ketua Umum idEA Hilmi Adrianto menyatakan optimisme bahwa rangkaian Road to Harbolnas akan memperluas jejaring pelaku usaha lokal. “Kick-off ini menjadi awal dari agenda besar yang mempertemukan UMKM dengan ekosistem digital nasional, sehingga produk unggulan daerah bisa lebih dikenal dan diminati konsumen di seluruh Indonesia,” kata Hilmi.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan asosiasi, Harbolnas tahun ini diharapkan bukan hanya menjadi ajang belanja tahunan, tetapi juga tonggak penting bagi kebangkitan produk lokal di pasar digital Indonesia.

Ide Usaha Service yang Selalu Dicari Orang, Wajib Dicoba di Akhir Tahun ini?

anyak orang yang ingin memulai bisnis sering bingung harus bergerak di bidang apa. Padahal, salah satu peluang yang hampir tidak pernah sepi adalah bisnis jasa. Apalagi, ada banyak ide usaha service yang bisa dijalankan dengan modal relatif kecil namun selalu dibutuhkan masyarakat. Kuncinya ada pada keberanian memulai, ketekunan dalam memberikan layanan terbaik, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar.

Di era sekarang, tren jasa berkembang semakin luas. Tidak hanya terbatas pada reparasi atau perawatan, tapi juga merambah ke layanan digital yang sangat relevan dengan gaya hidup modern. Nah, kalau kamu ingin menjajal dunia usaha, beberapa ide usaha service berikut bisa jadi inspirasi menarik untuk digarap.

10 Ide Usaha Service yang Selalu Dicari

Berikut beberapa pilihan bisnis jasa yang potensial dan bisa kamu pertimbangkan:

  1. Jasa Reparasi Elektronik
    Peralatan rumah tangga seperti kulkas, AC, atau mesin cuci pasti butuh perawatan. Usaha ini selalu relevan karena hampir setiap rumah punya barang elektronik.

  2. Laundry dan Cuci Sepatu
    Gaya hidup praktis membuat layanan laundry tetap diminati. Bahkan, bisnis cuci sepatu kini semakin tren di kalangan anak muda.

  3. Service Kendaraan
    Motor dan mobil tidak akan berhenti dipakai, sehingga layanan bengkel, ganti oli, atau detailing kendaraan punya pasar yang besar.

  4. Jasa Kebersihan dan Home Cleaning
    Banyak orang sibuk bekerja dan tidak sempat membersihkan rumah. Inilah peluang untuk menawarkan jasa bersih-bersih rumah, apartemen, hingga kantor.

  5. Service Gadget dan Laptop
    Dengan tingginya penggunaan smartphone dan laptop, jasa service gadget hampir selalu dibutuhkan. Mulai dari ganti layar hingga perbaikan software.

  6. Jasa Desain Grafis dan Editing Konten
    Di era digital, banyak UMKM dan influencer butuh konten menarik. Jika punya skill desain atau editing video, ini bisa jadi sumber penghasilan.

  7. Kursus Online dan Privat
    Mulai dari kursus bahasa, skill digital, hingga pelajaran sekolah, semuanya bisa dilakukan secara online. Permintaan untuk jasa ini semakin meningkat.

  8. Jasa Titip Beli (Jastip)
    Banyak orang tidak punya waktu atau akses membeli produk tertentu. Jastip, terutama barang impor atau produk tren, bisa jadi ide bisnis menjanjikan.

  9. Jasa Fotografi dan Videografi
    Acara pernikahan, ulang tahun, hingga branding bisnis selalu butuh dokumentasi. Ini peluang bagus kalau kamu punya kamera dan skill editing.

  10. Jasa Digital Marketing
    Bisnis online butuh strategi promosi, baik lewat iklan maupun media sosial. Kalau menguasai bidang ini, jasamu pasti selalu dicari.

Tips Memilih Ide Usaha Service yang Tepat

Dengan pemilihan yang tepat, ide usaha service bisa menjadi pintu masuk untuk membangun bisnis jangka panjang. Ingat, meski modal tidak selalu besar, komitmen dan konsistensi dalam memberikan layanan terbaik akan menentukan keberhasilan.

Memulai bisnis jasa bukan hal yang mustahil, bahkan bisa jadi pilihan tepat bagi pemula yang ingin mencoba berwirausaha. Dari jasa sederhana seperti laundry hingga layanan modern seperti digital marketing, semua punya peluang yang sama selama dikelola dengan serius.

Sri Mulyani Diganti, Purbaya Yudi Sadewa Resmi Jadi Menteri Keuangan Baru

0

Isu Sri Mulyani diganti akhirnya terjawab. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sejumlah menteri baru, termasuk Menteri Keuangan pengganti Sri Mulyani Indrawati. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Menurut Prasetyo, pelantikan akan meliputi enam kementerian, termasuk satu kementerian baru, yakni Kementerian Haji dan Umrah. Selain itu, ada pergantian posisi di Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Presiden akan melantik menteri-menteri baru sore ini di Istana Negara. Ada satu kementerian baru, sementara lima lainnya mengalami perubahan susunan pejabat,” ungkap Prasetyo.

Purbaya Yudi Sadewa Ditunjuk Sebagai Menkeu

Salah satu pergantian yang paling menyita perhatian publik adalah di Kementerian Keuangan. Posisi Sri Mulyani diganti oleh Purbaya Yudi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Nama Sri Mulyani sempat menjadi sorotan setelah rumahnya dirusak massa saat kerusuhan pada akhir Agustus lalu. Isu pengunduran dirinya pun sempat merebak. Namun, kabar tersebut terbantahkan ketika ia masih terlihat menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka pada 4 September 2025. Dalam rapat itu, Presiden Prabowo membahas kondisi ekonomi, pangan, dan sosial bersama para menteri bidang ekonomi serta Gubernur Bank Indonesia.

Presiden juga menekankan agar program prioritas seperti Sekolah Rakyat, ketahanan pangan, dan energi tetap berjalan efektif agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Profil Singkat Purbaya Yudi Sadewa

Pengganti Sri Mulyani, Purbaya Yudi Sadewa, bukan sosok baru di dunia ekonomi. Sebelum dipercaya sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS sejak 2020 melalui Keputusan Presiden RI Nomor 58/M, Purbaya sudah malang melintang di berbagai posisi strategis.

Lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) ini kemudian melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia meraih gelar Master of Science (MSc) dan doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman yang kuat, Purbaya diharapkan mampu melanjutkan kebijakan fiskal sekaligus menghadirkan stabilitas ekonomi di tengah dinamika global.

Pergantian menteri keuangan ini diyakini akan menjadi salah satu langkah strategis Presiden Prabowo dalam memperkuat jajaran kabinetnya. Di tengah persaingan global yang kian ketat dan kondisi ekonomi domestik yang penuh tantangan, pemerintah dituntut menghadirkan kebijakan fiskal yang efektif, stabil, dan pro rakyat.

Optimalisasi Penyaluran Beras SPHP ke Ritel Modern, Upaya Jaga Stabilitas Pangan Nasional

0

Pemerintah terus memperkuat langkah stabilisasi harga pangan melalui Penyaluran Beras SPHP ke Ritel Modern. Upaya ini dilakukan Badan Pangan Nasional (NFA) bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah, menyasar 214 kabupaten/kota yang selama Agustus lalu masih mencatat harga beras melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dalam rapat koordinasi virtual bertajuk Optimalisasi Penyaluran Beras SPHP, Rabu (3/9/2025), Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan pentingnya memperkuat stok beras SPHP di jaringan ritel modern. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk menyeimbangkan distribusi beras yang belakangan lebih banyak mengalir ke pasar tradisional.

“Ini tindak lanjut rapat inflasi yang dipimpin Mendagri. Walau beberapa daerah sudah menunjukkan penurunan harga, masih ada 214 kabupaten/kota yang harganya tetap tinggi,” ujar Ketut.

214 Daerah Jadi Fokus Distribusi

Adapun daerah sasaran program ini tersebar di 33 provinsi. Dari jumlah itu, 113 kabupaten/kota masuk Zona 1, 81 kabupaten/kota di Zona 2, dan 20 kabupaten/kota di Zona 3. Panel Harga Pangan NFA mencatat, daerah yang harga berasnya sudah sesuai atau di bawah HET terus bertambah. Jika pada minggu ketiga Agustus ada 167 kabupaten/kota, pada minggu pertama September jumlahnya meningkat 49,8 persen menjadi 246 kabupaten/kota.

Ketut menambahkan, pergeseran pola distribusi dari penggilingan padi yang kini banyak menjual ke pasar tradisional justru memberi berkah bagi pelaku UMKM. Konsumen mulai membanjiri pasar tradisional karena pilihan beras lebih beragam, meski sebagian masih dijual di atas HET.

Ritel Modern Jadi Alternatif Penting

Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, menekankan bahwa Penyaluran Beras SPHP ke Ritel Modern harus terus diperluas. Menurutnya, keberadaan beras SPHP di ritel modern memberikan pilihan yang lebih terjangkau bagi masyarakat di tengah dominasi beras premium dengan harga tinggi.

“Ritel modern harus punya stok SPHP agar masyarakat tidak hanya disuguhi beras khusus dengan harga mahal. Pemerintah pun akan mengatur distribusi beras khusus ini lewat sertifikasi izin edar,” jelas Arief.

Dari sisi pelaksana, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, menegaskan pihaknya telah memberikan relaksasi proses distribusi agar penyaluran ke pasar tidak terkendala. Bulog juga mendukung pemerintah daerah, terutama di wilayah dengan kendala geografis berat.

“Kami fokus menurunkan harga di 214 kabupaten/kota. Untuk pengecer pasar yang kesulitan input data, bisa ajukan manual, nanti tim Bulog akan membantu melalui sistem Klik SPHP,” kata Suyamto.

Meski begitu, Suyamto mengakui ada sekitar 10 kabupaten/kota, mayoritas di Papua, yang masih sulit dijangkau karena tingginya biaya angkut. Ia mengusulkan pembukaan gudang filial di wilayah tersebut untuk memastikan distribusi lebih merata.

Dengan strategi ini, pemerintah berharap keberadaan beras SPHP di pasar tradisional maupun ritel modern bisa menahan gejolak harga sekaligus memberi masyarakat akses lebih luas terhadap beras dengan harga sesuai HET.

Jurus Marketing Murah Tapi Efektif, Gimana Cara Buat Konten Instagram Viral?

Banyak pelaku usaha berlomba-lomba mencari cara agar bisa membuat konten Instagram viral. Alasannya jelas: satu unggahan yang viral bisa meningkatkan exposure bisnis, menarik pelanggan baru, bahkan mendongkrak penjualan dalam waktu singkat. Tapi, bikin konten Instagram viral bukan sekadar ikut tren, melainkan memahami strategi di balik perilaku audiens dan algoritma.

Kalau bisnis ingin terus berkembang di ranah digital, jangan hanya asal posting. Perlu ada rencana dan eksekusi yang matang agar setiap konten punya peluang besar untuk dilihat, dibagikan, dan diingat. Lalu, bagaimana cara membuat konten yang bisa menembus perhatian banyak orang di Instagram?

Kunci Membuat Konten Instagram Viral untuk Bisnis

Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan supaya postingan bisnis tidak hanya sekadar lewat di timeline, tapi juga benar-benar menarik perhatian audiens.

  1. Kenali Target Audiens dengan Baik
    Konten viral biasanya lahir dari keterkaitan yang kuat dengan audiens. Pahami siapa yang menjadi target utama: usia, minat, hingga gaya hidup mereka. Konten untuk anak muda jelas berbeda dengan konten untuk kalangan profesional.

  2. Ikuti Tren, Tapi Jangan Hanya Jadi Peniru
    Mengikuti tren bisa memperbesar peluang konten viral, tapi sekadar menyalin tidak akan bertahan lama. Tambahkan sentuhan unik dari brand, misalnya gaya bahasa khas, visual kreatif, atau cerita yang relevan dengan bisnis.

  3. Gunakan Visual yang Menarik
    Instagram adalah platform visual. Foto dan video yang tajam, cerah, dan estetik cenderung lebih disukai. Kalau perlu, gunakan template desain sederhana yang konsisten agar feed terlihat rapi.

  4. Tulisan Caption yang Menggugah
    Caption sering kali jadi faktor penentu apakah orang akan berinteraksi atau tidak. Gunakan kalimat yang memancing diskusi, menghibur, atau memberikan nilai tambah. Ajukan pertanyaan, sertakan tips, atau bawa audiens masuk ke dalam cerita.

  5. Manfaatkan Fitur Interaktif
    Reels, Stories, dan Polling adalah fitur yang bisa membantu meningkatkan engagement. Konten Instagram viral sering kali berawal dari Reels karena algoritma mendorong konten pendek dan menarik ke lebih banyak pengguna.

Tips Praktis Agar Konten Lebih Mudah Viral

Selain strategi umum, ada beberapa tips praktis yang bisa langsung dicoba oleh pemilik bisnis agar konten lebih berpotensi viral.

  • Posting di Waktu yang Tepat
    Analisis jam aktif audiens di Instagram. Biasanya, malam hari atau jam istirahat siang lebih ramai. Posting di jam yang tepat bisa mempercepat engagement awal.

  • Gunakan Hashtag yang Viral
    Jangan asal menaruh hashtag populer. Gunakan hashtag yang spesifik dengan niche bisnis. Ini membantu konten lebih mudah ditemukan oleh target pasar yang tepat.

  • Buat Konten yang Bisa Dibagikan
    Edukasi, humor, atau konten yang menyentuh emosi biasanya lebih sering dibagikan. Semakin sering konten dibagikan, semakin besar peluang jadi viral.

  • Konsistensi adalah Kunci
    Tidak ada rumus pasti kapan sebuah konten bisa viral. Namun, dengan konsistensi posting dan eksperimen, peluang untuk menciptakan konten Instagram viral akan semakin besar.

Membuat konten Instagram viral memang tidak bisa dijamin seratus persen. Namun, dengan memahami audiens, memanfaatkan tren, dan menjaga kualitas konten, peluang untuk mencapai itu jauh lebih besar. Ingat, tujuan utama bukan sekadar viral, tapi membangun hubungan dengan audiens dan menguatkan brand.

Bisnis yang mampu menggabungkan kreativitas, konsistensi, dan strategi akan lebih mudah menarik perhatian di Instagram. Jadi, jangan takut bereksperimen dengan format baru dan terus belajar dari respon audiens. Siapa tahu, unggahan berikutnya justru jadi pintu besar bagi pertumbuhan bisnis.

OJK Siapkan Skema Pembiayaan UMKM untuk Permudah Akses Kredit

0

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan langkah baru yang diharapkan mampu mendorong akses kredit bagi pelaku usaha kecil. Regulasi yang akan segera diterbitkan itu meminta Lembaga Jasa Keuangan untuk menyediakan kebijakan serta Skema Pembiayaan UMKM yang lebih ramah dan sesuai kebutuhan sektor tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyebut aturan ini menjadi salah satu upaya memperbaiki hambatan struktural yang selama ini mengganjal pertumbuhan usaha kecil. Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi, sehingga perlu perlakuan khusus dalam hal pembiayaan.

“Dalam upaya memberikan kemudahan akses bagi pelaku usaha, OJK meminta agar Lembaga Jasa Keuangan menyiapkan kebijakan serta skema khusus dalam produk pembiayaan UMKM. Aturan ini diharapkan segera terbit dalam waktu dekat,” ujar Dian dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus, dikutip Minggu (7/9/2025).

Pertumbuhan Kredit dan Peran UMKM

Data OJK menunjukkan, hingga Juli 2025 penyaluran kredit tumbuh 7,03 persen secara tahunan atau setara Rp8.043,2 triliun. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada Kredit Investasi sebesar 12,42 persen, diikuti Kredit Konsumsi 8,11 persen, sementara Kredit Modal Kerja tumbuh 3,08 persen.

Jika dilihat dari sisi debitur, kredit korporasi mencatat kenaikan 9,59 persen. Sebaliknya, kredit untuk sektor UMKM hanya tumbuh 1,82 persen. Kondisi ini memperlihatkan perlunya dorongan tambahan agar sektor usaha kecil mampu berkembang lebih cepat.

OJK juga mencatat, berdasarkan jenis bank, kantor cabang bank asing justru menjadi kelompok dengan pertumbuhan kredit tertinggi, mencapai 9,90 persen secara tahunan.

Dari sisi sektor ekonomi, ada beberapa bidang yang mencatat lonjakan signifikan. Pertambangan dan penggalian tumbuh 18,31 persen, pengangkutan dan pergudangan naik 22,25 persen, sementara aktivitas jasa lainnya bahkan melesat hingga 28,92 persen.

Likuiditas Perbankan Tetap Terjaga

Selain pertumbuhan kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Juli 2025 tercatat naik 7 persen yoy menjadi Rp9.294 triliun. Peningkatan ini ditopang pertumbuhan giro sebesar 10,72 persen, tabungan 5,91 persen, dan deposito 4,84 persen.

Likuiditas perbankan juga dipastikan masih aman. Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) berada di level 119,43 persen dan Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 27,08 persen, jauh di atas ambang batas ketentuan. Adapun Liquidity Coverage Ratio (LCR) mencapai 205,26 persen.

Kualitas kredit pun dinilai terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,28 persen dan NPL net 0,86 persen. Loan at Risk (LaR) relatif stabil di level 9,68 persen, mirip dengan kondisi sebelum pandemi.