Rabu, Mei 6, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 55

Kebijakan Gratis Ongkir Tetap Jalan, Pemerintah Pastikan Kurir Tak Dirugikan

0

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan gratis ongkir di platform e-commerce tidak boleh menjadi beban bagi para kurir dan pelaku jasa logistik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem ekonomi digital yang berkeadilan, sebagaimana diamanatkan dalam program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menjelaskan bahwa masyarakat sudah terbiasa menikmati promosi bebas ongkos kirim. Namun, banyak yang salah paham terhadap arah kebijakan baru pemerintah terkait pengaturan promo tersebut.

“Kebijakan baru ini bukan untuk melarang kebijakan gratis ongkir, melainkan untuk menata ulang sistemnya agar tidak ada pihak yang dirugikan, khususnya para kurir yang menjadi ujung tombak pengiriman,” ujar Meutya di Jakarta, Minggu (19/10/2025).

Menurutnya, pemerintah mendukung inovasi promosi digital, termasuk program bebas ongkir, selama penerapannya tidak menekan pihak pekerja di lapangan. “Promo gratis ongkir tetap boleh dilakukan, tapi tidak boleh terus-menerus dibebankan kepada kurir. Kalau promosi tiga hari masih wajar, tapi kalau sampai sebulan penuh, itu tidak adil,” tegasnya.

Regulasi untuk Ekosistem yang Lebih Adil

Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini tengah menyiapkan regulasi turunan untuk memperkuat kemitraan antara platform e-commerce, perusahaan logistik, dan pekerja pengiriman. Tujuannya agar kebijakan gratis ongkir dapat berjalan secara transparan dan tidak merugikan salah satu pihak.

Meutya juga menyoroti posisi strategis Indonesia di kancah global setelah resmi menjadi anggota Dewan Council Pos Dunia (Universal Postal Union Council). Ia menilai kepercayaan ini menunjukkan bahwa Indonesia dinilai memiliki sistem logistik dan kebijakan digital yang baik.

“Keanggotaan Indonesia di Council Pos Dunia tidak akan mungkin diberikan jika kita tidak memiliki tata kelola logistik yang sehat. Maka, kebijakan ini justru memperkuat posisi kita di tingkat internasional,” ucapnya.

Dalam konteks nasional, kebijakan ini juga selaras dengan Asta-Cita butir ketujuh, yaitu mewujudkan ekonomi digital yang adil dan menyejahterakan rakyat. Pemerintah ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi digital juga berdampak positif pada kesejahteraan pekerja di sektor logistik.

Selama satu tahun terakhir, pemerintahan Prabowo–Gibran terus mendorong penguatan ekonomi digital dengan fokus pada tiga pilar utama: transparansi tata kelola, perlindungan tenaga kerja, dan inovasi teknologi berbasis kepentingan publik.

Melalui pengaturan kebijakan gratis ongkir yang lebih adil, pemerintah berharap sektor e-commerce Indonesia dapat berkembang secara sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.

Pemutihan Tunggakan BPJS Jadi Harapan Baru, Masyarakat Bisa Nikmati Layanan Kesehatan Lagi

0

Pemerintah tengah menyiapkan langkah besar melalui kebijakan Pemutihan Tunggakan BPJS yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2025. Kebijakan ini diharapkan menjadi angin segar bagi jutaan peserta BPJS Kesehatan yang kepesertaannya sempat nonaktif akibat menunggak iuran dalam jangka waktu lama. Dengan adanya pemutihan, masyarakat dapat kembali mengakses layanan kesehatan tanpa harus terbebani oleh utang iuran masa lalu.

Langkah Pemutihan Tunggakan BPJS ini muncul sebagai respons terhadap tingginya jumlah tunggakan iuran yang nilainya mencapai puluhan triliun rupiah. Pemerintah menilai, penumpukan tunggakan tersebut tidak hanya mengganggu kinerja administrasi, tetapi juga menghambat masyarakat untuk mendapatkan hak pelayanan kesehatan. Melalui kebijakan ini, peserta akan diberi kesempatan memulai kembali pembayaran iuran dari awal dengan status kepesertaan aktif.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa pemerintah kini sedang melakukan proses verifikasi dan perhitungan data tunggakan di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini penting untuk memastikan keakuratan data peserta dari berbagai kelas layanan.
“Sedang kita hitung semua ya, baik kriteria maupun jumlahnya. Karena ada juga peserta yang pindah kelas layanan tetapi masih memiliki tunggakan di kelas sebelumnya. Data seperti ini perlu diverifikasi agar kebijakan berjalan tepat sasaran,” ujar Prasetyo di Jakarta, Minggu (19/10/2025).

Fokus pada Akurasi Data dan Pemulihan Kepesertaan

Salah satu prioritas utama dalam program Pemutihan Tunggakan BPJS ini adalah menghapus tunggakan iuran bagi peserta yang telah meninggal dunia. Pemerintah menilai langkah ini penting agar data administrasi menjadi lebih bersih dan tidak membebani sistem keuangan nasional. Selain itu, proses verifikasi juga akan dilakukan untuk peserta yang berpindah kelas layanan, guna menghindari pencatatan ganda dalam data tunggakan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Menurutnya, sebagian besar tunggakan berasal dari peserta sektor informal yang kini telah dialihkan ke dalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI).
“Banyak peserta yang menunggak sebenarnya sudah masuk ke dalam data PBI. Jadi, pemutihan ini sekaligus menjadi langkah untuk memperbaiki tata kelola dan memperkuat basis data BPJS Kesehatan,” jelas Ghufron.

Sementara itu, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa rencana ini akan segera difinalisasi dalam rapat tingkat menteri. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk membebaskan masyarakat dari beban iuran tertunggak yang menghambat akses terhadap layanan kesehatan dasar.
“Pemerintah berupaya agar masyarakat tidak lagi terbebani oleh tunggakan lama. Fokusnya adalah agar semua warga bisa kembali aktif dalam program jaminan kesehatan nasional,” tegasnya.

Setelah kebijakan Pemutihan Tunggakan BPJS disahkan, peserta nantinya bisa langsung mengaktifkan kembali kepesertaan dengan membayar iuran bulan berjalan tanpa harus melunasi utang sebelumnya. Selain memberi keringanan finansial, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kepesertaan aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), demi keberlanjutan sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

5 Ide Jualan Modal Kecil yang Pasti Laris di Tahun 2025

Memulai bisnis tak selalu harus dengan modal besar. Di tengah tren digital dan gaya hidup cepat seperti sekarang, banyak orang sukses hanya bermodalkan kreativitas dan ketekunan. Kalau kamu sedang mencari ide jualan modal kecil, tahun 2025 bisa jadi waktu yang tepat untuk mulai. Banyak produk kekinian yang terus diminati pasar, mulai dari kebutuhan harian hingga gaya hidup. Bahkan dengan modal di bawah satu juta, kamu bisa mulai bisnis yang punya potensi besar asal tahu strategi dan produknya tepat.

Tren ide jualan modal kecil di 2025 didorong oleh dua hal utama: meningkatnya belanja online dan perubahan perilaku konsumen yang ingin praktis, cepat, dan tetap bergaya. Artinya, produk yang punya nilai fungsional dan estetik sekaligus akan punya peluang besar untuk laris. Nah, berikut ini beberapa ide produk yang bisa kamu coba mulai dari rumah tanpa perlu modal besar.

5 Ide Jualan Modal Kecil yang Menjanjikan di 2025

  1. Aksesoris dan Perlengkapan Gadget
    Tren teknologi tidak pernah berhenti berkembang. Dari casing HP, holder, charger unik, hingga ring light mini — semuanya masih punya pasar luas. Produk ini punya keunggulan karena ringan, mudah dikirim, dan modalnya kecil. Kamu bisa jadi reseller atau dropshipper untuk menghindari stok barang.

  2. Makanan Ringan Kekinian
    Snack dengan kemasan menarik dan cita rasa unik tetap jadi primadona. Contohnya keripik pedas, dessert box, atau minuman boba versi homemade. Kamu bisa mulai dari dapur sendiri, lalu promosikan lewat media sosial atau marketplace. Pastikan tampilannya menarik karena visual punya pengaruh besar di dunia kuliner online.

  3. Produk Self-Care dan Skincare Lokal
    Kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri makin tinggi. Banyak brand lokal menawarkan produk dengan bahan alami dan harga terjangkau. Kamu bisa menjual masker wajah, body lotion herbal, atau essential oil. Dengan sedikit modal dan strategi konten yang tepat, kamu bisa menarik banyak pelanggan.

  4. Dekorasi Home Living Estetik
    Banyak orang kini suka menghias rumah dengan barang-barang sederhana tapi cantik, seperti lilin aromaterapi, vas bunga mini, atau gantungan dinding dari bahan kayu. Produk home living ini sangat cocok untuk kamu yang punya kreativitas tinggi. Selain bisa dibuat sendiri, produk seperti ini juga diminati karena cocok untuk hadiah.

  5. Fashion Thrift dan Custom Outfit
    Tren thrift shop dan pakaian custom masih kuat di 2025. Kamu bisa menjual pakaian preloved berkualitas atau membuat desain kaus sendiri dengan sablon digital. Modalnya relatif kecil, tapi jika dikelola dengan branding yang menarik, keuntungannya bisa besar.

Tips Memulai Ide Jualan Modal Kecil Agar Cepat Laku

Sebelum menjalankan ide jualan modal kecil, pastikan kamu memahami karakter pasar dan cara membangun kepercayaan konsumen. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu terapkan:

  • Mulai dari Produk yang Kamu Sukai. Dengan begitu, kamu lebih mudah memahami selera pembeli dan bisa lebih konsisten menjalankan bisnis.

  • Gunakan Media Sosial untuk Promosi. Platform seperti TikTok dan Instagram kini jadi tempat utama untuk menarik pelanggan baru. Gunakan konten video pendek dan storytelling agar produkmu lebih menarik.

  • Uji Pasar dengan Stok Kecil. Jangan langsung membeli banyak barang. Coba jual dalam jumlah terbatas dulu untuk melihat respon pasar.

  • Fokus pada Kualitas Layanan. Respon cepat, pengemasan rapi, dan komunikasi sopan bisa meningkatkan peluang repeat order.

  • Bangun Citra Brand Sejak Awal. Meski bisnis kecil, tampilkan identitas visual seperti logo, tone warna, dan gaya komunikasi yang konsisten agar terlihat profesional.

Membangun bisnis tidak harus menunggu punya modal besar. Dengan pemilihan produk yang tepat, promosi kreatif, dan layanan yang baik, ide jualan modal kecil bisa jadi awal dari usaha yang tumbuh besar di masa depan. Yang terpenting, mulai dulu dan terus belajar dari pengalaman. Karena pasar online selalu terbuka bagi yang berani mencoba.

Penurunan Harga Minyak Masih Berlanjut, Pasokan Melimpah Jadi Pemicu Utama

0

Harga minyak global berfluktuasi di akhir pekan perdagangan, Jumat (17/10/2025), meski masih dibayangi oleh potensi penurunan harga minyak secara mingguan. Sentimen pasar kembali tertekan setelah Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan terjadinya kelebihan pasokan di tahun mendatang, di tengah rencana pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas konflik Ukraina.

Mengutip data dari Investing.com, harga minyak mentah Brent ditutup naik tipis 23 sen atau 0,38 persen menjadi USD61,29 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal AS juga naik 8 sen atau 0,14 persen ke posisi USD57,54 per barel. Kendati mencatat kenaikan harian, keduanya masih mencatat koreksi sekitar 3 persen dalam sepekan terakhir — sebuah indikasi kuat adanya tren penurunan harga minyak di pasar global.

Ketegangan Geopolitik dan Dampak Pasar Energi

Peningkatan ketegangan global menjadi faktor yang turut memengaruhi pergerakan harga minyak. Trump dan Putin dikabarkan telah sepakat menggelar pertemuan tingkat tinggi di Hongaria dalam dua pekan ke depan. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Gaza antara Israel dan Hamas.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dilaporkan melakukan kunjungan ke Gedung Putih untuk meminta tambahan dukungan militer, termasuk pengadaan rudal jarak jauh Tomahawk buatan AS. Di sisi lain, Washington terus menekan India dan Tiongkok agar menghentikan pembelian minyak dari Rusia sebagai bagian dari sanksi ekonomi.

Analis senior Price Futures Group, Phil Flynn, menyebut perkembangan geopolitik ini membawa pengaruh besar terhadap pasar energi. “Kita baru saja menyaksikan kesepakatan damai langka di Timur Tengah, Iran berhasil dinetralkan, dan kini Ukraina memasuki fase baru. Risiko geopolitik yang selama ini menekan harga mulai berkurang, tapi pasar belum sepenuhnya pulih,” ujarnya.

Prospek Pasar Minyak Masih Suram

Selain faktor geopolitik, tekanan terhadap harga minyak juga datang dari melambatnya aktivitas ekonomi global. Ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok disebut turut memperlemah optimisme pasar terhadap permintaan energi ke depan.

“Situasi ini benar-benar mengguncang kepercayaan pelaku pasar,” ujar Jorge Montepeque, Direktur Pelaksana Onyx Capital Group. “Jika ketegangan ini terus berlangsung, ekonomi AS bisa ikut terdampak, dan itu akan mempercepat penurunan harga minyak dunia.”

Laporan terbaru dari IEA juga menunjukkan adanya kelebihan pasokan minyak yang kian besar pada tahun 2026. Badan tersebut memperkirakan surplus produksi dapat menekan harga secara signifikan jika permintaan global tidak segera pulih.

Sementara itu, data dari Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat bahwa stok minyak mentah Amerika Serikat meningkat 3,5 juta barel dalam sepekan terakhir, menjadi 423,8 juta barel. Kenaikan ini terjadi karena banyak kilang yang mengurangi aktivitas produksi selama masa pemeliharaan di musim gugur.

Di sisi lain, produksi minyak mentah AS justru mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah, mencapai 13,63 juta barel per hari. Dengan pasokan yang melimpah dan permintaan yang masih tertahan, tren penurunan harga minyak tampaknya masih akan membayangi pasar dalam beberapa pekan ke depan.

Penyaluran KUR Sektor Produksi Tembus Rekor 60,5%, Bukti Ekonomi Riil Makin Bergerak

0

Penyaluran KUR Sektor Produksi terus menunjukkan capaian positif dan menjadi tonggak baru dalam pembiayaan bagi pelaku usaha kecil di Indonesia. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa pada Oktober 2025, penyaluran KUR untuk sektor produksi berhasil menembus angka 60,5 persen, atau tertinggi sepanjang sejarah program Kredit Usaha Rakyat.

“Sepanjang sejarah program KUR di Indonesia, baru kali ini penyaluran KUR sektor produksi mampu mencapai angka 60,5 persen. Ini menjadi pencapaian besar dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Maman dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (16/10).

Fokus Pembiayaan ke Sektor Produktif

Pemerintah tahun ini mengalokasikan plafon KUR sebesar Rp300 triliun. Hingga 6 Oktober 2025, realisasi penyaluran sudah mencapai Rp206,2 triliun yang disalurkan kepada 3,5 juta debitur. Dari jumlah tersebut, penyaluran KUR sektor produksi mencapai Rp124,7 triliun — melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Maman, capaian tersebut menunjukkan bahwa arah kebijakan pemerintah untuk memperkuat sektor riil berjalan dengan baik. “Sebelumnya, porsi penyaluran KUR untuk sektor produksi hanya di kisaran 50 persen. Sekarang, fokus ini benar-benar diarahkan ke sektor produktif karena dampaknya luar biasa besar bagi perekonomian,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Penyaluran KUR Sektor Produksi menjadi salah satu kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap solid di tengah dinamika global. “Kalau kita ingin ekonomi tumbuh hingga delapan persen, maka langkah paling strategis adalah mendorong seluruh likuiditas ke sektor produksi,” kata Maman.

Dorong Kualitas Penyaluran dan Digitalisasi UMKM

Lebih lanjut, Maman menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kuantitas dan kualitas penyaluran KUR. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari seberapa besar dana tersalurkan, tetapi juga dari dampaknya terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya selalu tekankan bahwa Penyaluran Kredit Usaha Rakyat untuk Sektor Produksi tidak boleh hanya mengejar angka, tetapi juga harus berdampak nyata. Indikator kualitasnya bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya beli masyarakat,” ungkapnya.

Selain mendorong pembiayaan produktif, Kementerian UMKM juga mempercepat digitalisasi dan integrasi data pelaku usaha kecil. Salah satu langkah konkret adalah pembangunan sistem super apps UMKM yang akan diluncurkan pada akhir 2025.

“Sistem digitalisasi ini bertujuan agar pemerintah memiliki data yang lebih akurat mengenai posisi, permasalahan, dan potensi UMKM. Dengan begitu, kebijakan intervensi bisa lebih tepat sasaran,” tambah Maman.

Dengan capaian Penyaluran KUR Sektor Produksi yang terus meningkat dan transformasi digital yang berjalan, pemerintah optimistis sektor UMKM akan semakin kuat menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Usaha Tanpa Toko, Untung Maksimal! Begini Cara Mulainya

Banyak orang ingin punya penghasilan tambahan tapi terkendala modal besar untuk sewa tempat atau membuka toko. Padahal, di era digital seperti sekarang, membangun usaha tanpa toko bukan hanya mungkin, tapi justru bisa sangat menguntungkan. Model bisnis seperti jastip (jasa titip), dropship, dan reseller menjadi pilihan populer karena bisa dimulai dari rumah dengan modal minim. Bahkan hanya bermodalkan ponsel dan koneksi internet.

Konsep usaha tanpa toko ini menawarkan fleksibilitas tinggi. Kamu tidak perlu stok barang, tidak repot urus sewa tempat, dan bisa mengelola bisnis kapan saja. Yang paling penting, peluangnya terbuka lebar untuk siapa pun, baik pelajar, ibu rumah tangga, maupun karyawan yang ingin punya penghasilan tambahan.

Jenis Usaha Tanpa Toko yang Mudah Dimulai

  1. Jasa Titip (Jastip)
    Bisnis ini sangat cocok untuk kamu yang suka bepergian atau belanja. Prinsipnya sederhana: kamu membantu orang lain membeli barang dari tempat yang sulit mereka jangkau — misalnya produk luar negeri, barang limited edition, atau produk daerah tertentu. Keuntungan berasal dari biaya jasa yang kamu tetapkan.

    Agar sukses, kamu perlu membangun kepercayaan dan aktif menunjukkan bukti pembelian di media sosial. Semakin banyak testimoni positif, semakin besar peluang pelanggan baru datang.

  2. Dropship
    Model ini memungkinkan kamu menjual produk dari supplier tanpa perlu menyimpan stok. Begitu ada pesanan, supplier yang akan mengurus pengemasan dan pengiriman barang atas nama tokomu. Dengan sistem ini, risiko kerugian kecil karena kamu hanya membeli produk saat sudah ada pembeli.

    Namun, pastikan kamu memilih supplier yang terpercaya dan cepat tanggap. Kualitas produk serta kecepatan pengiriman sangat memengaruhi reputasi usaha tanpa toko jenis dropship.

  3. Reseller
    Berbeda dengan dropship, reseller membeli stok barang terlebih dahulu untuk dijual kembali. Keuntungannya, kamu bisa menentukan margin sendiri dan punya kontrol penuh atas ketersediaan barang. Cocok untuk kamu yang ingin membangun brand kecil atau toko online pribadi.

    Tipsnya, pilih produk yang punya demand tinggi seperti fashion, skincare, atau makanan ringan. Gunakan media sosial dan marketplace sebagai kanal utama untuk promosi.

Strategi Agar Usaha Tanpa Toko Cepat Berkembang

Agar usaha tanpa toko bisa bertahan lama dan terus berkembang, kamu perlu strategi yang matang. Berikut beberapa langkah penting yang bisa diterapkan:

  • Bangun Personal Branding. Di dunia digital, kepercayaan adalah segalanya. Pastikan kamu aktif di media sosial dan tampil sebagai penjual yang profesional dan responsif.

  • Gunakan Platform Digital Secara Maksimal. Manfaatkan marketplace, media sosial, dan bahkan grup komunitas online untuk memperluas jangkauan promosi.

  • Pelajari Pola Konsumen. Amati produk apa yang sedang tren dan pelajari perilaku belanja target pasar. Ini akan membantu kamu menentukan barang apa yang layak dijual.

  • Tingkatkan Layanan Pelanggan. Respon cepat, kemasan menarik, dan komunikasi ramah bisa membuat pelanggan loyal dan merekomendasikan bisnismu ke orang lain.

  • Jaga Keuangan Secara Disiplin. Pisahkan uang pribadi dan uang bisnis agar cash flow tetap sehat dan keuntungan bisa dipantau dengan jelas.

Menjalankan usaha tanpa toko memang tampak sederhana, tapi tetap butuh konsistensi dan strategi. Dengan memahami mekanisme bisnis seperti jastip, dropship, dan reseller, siapa pun bisa membangun penghasilan tambahan bahkan tanpa meninggalkan rumah. Yang terpenting, mulai dulu dari kecil — lalu kembangkan seiring bertambahnya pengalaman dan pelanggan setia.

Pemerintah Siapkan Rp30 Triliun untuk 35 Juta Keluarga, Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dimulai Pekan Depan

0

Pemerintah resmi mengumumkan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan senilai Rp30 triliun yang akan disalurkan kepada 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) mulai pekan depan. Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut penyaluran dana dilakukan melalui dua jalur utama: Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Menurutnya, penyaluran akan dimulai serentak dalam waktu dekat.

“Sebanyak 18,3 juta keluarga akan menerima lewat Himbara, sementara 17,2 juta lainnya melalui PT Pos Indonesia. Keduanya sudah siap menyalurkan mulai minggu depan,” ujar Airlangga saat memberikan keterangan pers di Kantor Pos Indonesia, Cikini, Jakarta, Jumat (17/10/2025).

BLT Sentuh 142 Juta Penduduk, Berasal dari Efisiensi APBN

Airlangga menjelaskan, Bantuan Langsung Tunai ini memiliki cakupan yang sangat luas karena ditujukan kepada keluarga dari kelompok ekonomi terbawah. Dengan asumsi setiap KPM terdiri dari empat anggota keluarga, program tersebut berpotensi menyentuh hingga 142 juta penduduk Indonesia.

“Kalau kita hitung satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak, maka penerima manfaat tidak hanya 35 juta KPM, tapi bisa menjangkau sekitar 142 juta jiwa,” jelasnya.

Ia menambahkan, pencairan BLT tambahan ini akan dilakukan selama tiga bulan berturut-turut, yakni dari Oktober hingga Desember 2025. Pemerintah memastikan seluruh dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hasil efisiensi dan realokasi anggaran.

“Seluruhnya berasal dari APBN, hasil efisiensi dan penghematan anggaran tahun berjalan,” tutur Airlangga.

Bukti Efisiensi Anggaran dan Komitmen Pemerintah

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa program Bantuan Langsung Tunai ini menjadi bukti nyata kemampuan pemerintah dalam mengelola anggaran secara efektif. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menunjukkan hasil nyata dari efisiensi fiskal.

“Pemerintah berhasil melakukan penghematan anggaran, dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk BLT selama tiga bulan untuk kelompok masyarakat desil 1 hingga 4. Ini langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” ungkap Prasetyo.

Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat kecil dan menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga hingga akhir tahun.

Tren Bisnis Home Living dan Produk Kesehatan yang Laris di Pasar Online

Tren belanja online terus berkembang, dan salah satu kategori yang mengalami lonjakan permintaan adalah produk kesehatan dan home living. Banyak orang kini mulai memperhatikan gaya hidup sehat sekaligus kenyamanan rumah mereka. Menariknya, peningkatan minat ini turut membuka peluang besar bagi pelaku bisnis home living untuk tumbuh pesat di era digital. Bahkan, dengan strategi yang tepat, produk-produk sederhana bisa menjadi primadona di pasar online.

Fenomena ini tidak terjadi tanpa alasan. Sejak pandemi, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan meningkat tajam. Selain itu, rumah kini bukan hanya tempat beristirahat, tapi juga menjadi pusat aktivitas mulai dari bekerja, belajar, hingga berolahraga. Maka tak heran jika kombinasi antara bisnis home living dan produk kesehatan menjadi sektor yang paling menjanjikan saat ini.

Tren Produk Kesehatan dan Home Living yang Paling Diminati

Jika kamu tertarik untuk masuk ke dunia bisnis home living, penting untuk tahu tren produk yang sedang naik daun. Berikut beberapa kategori yang paling banyak dicari oleh konsumen online:

  1. Peralatan Kebugaran Rumah (Home Gym Equipment)
    Banyak orang kini memilih berolahraga di rumah. Mulai dari yoga mat, dumbbell, resistance band, hingga treadmill portable — semua laris manis di e-commerce. Produk yang ringkas, mudah disimpan, dan multifungsi sangat diminati.

  2. Aromaterapi dan Perawatan Diri
    Lilin aromaterapi, diffuser, serta essential oil tidak hanya membuat ruangan lebih nyaman, tapi juga membantu relaksasi. Produk dengan desain estetik dan kemasan minimalis memiliki daya tarik kuat bagi pembeli online.

  3. Perabot Multifungsi
    Dalam bisnis home living, produk yang bisa menghemat ruang menjadi primadona. Meja lipat, rak gantung serbaguna, dan furniture modular menjadi pilihan konsumen yang tinggal di apartemen atau rumah kecil.

  4. Produk Ramah Lingkungan (Eco-Friendly)
    Konsumen modern kini peduli dengan keberlanjutan. Barang seperti sabun organik, sedotan stainless, atau perlengkapan dapur bambu banyak dicari karena memberi kesan “go green” sekaligus elegan.

  5. Alat Kesehatan Digital
    Termometer digital, smartwatch untuk pantau detak jantung, hingga alat ukur tekanan darah kini jadi kebutuhan rumah tangga. Permintaan meningkat tajam, terutama dari kalangan keluarga muda.

Cara Sukses Masuk ke Bisnis Home Living Online

Bagi kamu yang ingin menjajal peluang bisnis home living, kuncinya ada pada strategi branding dan riset pasar. Mulailah dengan menentukan segmen konsumen yang jelas, misalnya keluarga muda, pekerja WFH, atau pecinta desain minimalis. Gunakan media sosial untuk membangun awareness. Konten seputar tips menata rumah atau menjaga kebersihan bisa menarik calon pembeli dengan lebih alami.

Selain itu, pastikan produkmu punya keunikan. Misalnya, menjual set perlengkapan rumah dengan tema warna tertentu, atau menghadirkan kemasan ramah lingkungan yang bisa digunakan ulang. Foto produk yang estetik juga sangat penting, karena visual adalah faktor utama dalam keputusan belanja online.

Dengan memahami tren dan menerapkan strategi pemasaran digital yang tepat, pelaku bisnis home living bisa bersaing bahkan dengan modal terbatas. Selama kamu mampu menawarkan nilai tambah dan pengalaman belanja yang nyaman, peluang untuk sukses di pasar ini terbuka lebar.

Harga Emas Antam Hari Ini Meroket, Tembus Rp2,48 Juta per Gram

0

Harga Emas Antam Hari Ini kembali menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia pada Jumat (17/10/2025), harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik tajam sebesar Rp78.000 per gram dibandingkan harga sebelumnya. Kini, emas dijual di angka Rp2.485.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.407.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau harga jual kembali juga ikut melesat ke posisi Rp2.334.000 per gram. Kenaikan ini memperpanjang tren positif harga Emas Antam Hari Ini yang terus berlangsung sejak 11 Oktober 2025. Antam menyediakan berbagai pecahan mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, yang bisa diperoleh melalui gerai resmi Logam Mulia maupun mitra penjualan terdaftar.

Kenaikan Harga Emas dan Ketentuan Pajak

Dalam transaksi jual-beli emas batangan, konsumen perlu memperhatikan ketentuan pajak yang berlaku sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Untuk pembelian emas, pembeli dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,9 persen bagi yang belum memiliki NPWP. Pajak tersebut akan langsung dipotong dari total nilai transaksi dan disertai bukti potong resmi dari Antam.

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emasnya ke PT Antam Tbk, berlaku potongan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP, dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP, jika nilai transaksi melebihi Rp10 juta. Pemotongan pajak dilakukan langsung saat transaksi buyback berlangsung.

Daftar Harga Lengkap Emas Antam Hari Ini

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman Logam Mulia, berikut daftar harga pecahan emas Antam yang berlaku pada Jumat (17/10):

  • 0,5 gram: Rp1.292.500

  • 1 gram: Rp2.485.000

  • 2 gram: Rp4.910.000

  • 3 gram: Rp7.340.000

  • 5 gram: Rp12.200.000

  • 10 gram: Rp24.345.000

  • 25 gram: Rp60.737.000

  • 50 gram: Rp121.395.000

  • 100 gram: Rp242.712.000

  • 250 gram: Rp606.515.000

  • 500 gram: Rp1.212.820.000

  • 1.000 gram: Rp2.425.600.000

Kenaikan Emas Antam Hari Ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global. Faktor eksternal seperti pergerakan harga emas dunia, pelemahan nilai tukar rupiah, dan kebijakan moneter global turut mempengaruhi pergerakan harga emas domestik. Dengan tren positif ini, banyak analis memperkirakan harga emas masih berpotensi naik dalam beberapa pekan ke depan, terutama jika kondisi ekonomi global belum menunjukkan kepastian.

Airlangga Hartarto: Indonesia Jadi “Bright Spot” Dunia Berkat Fondasi Ekonomi yang Kuat

0

Memasuki satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berbagai capaian ekonomi menunjukkan arah positif yang menegaskan keberhasilan pemerintah dalam menjaga Fondasi Ekonomi yang Kuat. Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat stabil di angka 5,12% pada kuartal II 2025, menjadi salah satu yang tertinggi di antara negara anggota G20. Sementara itu, tingkat inflasi juga tetap terkendali di kisaran 2,5±1%, termasuk yang paling rendah di dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut Indonesia kini menjadi “bright spot” di tengah ketidakpastian global. “IMF menilai Indonesia sebagai titik terang di antara ketidakpastian global. Dengan pertumbuhan rata-rata di atas 5% selama tujuh tahun terakhir, kita telah tumbuh lebih dari 35% secara kumulatif. Ini bukti bahwa Indonesia masih mampu berlayar dengan stabil dalam situasi dunia yang sulit,” ujarnya dalam acara Talkshow Metro TV bertajuk “1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran – Optimism on 8% Economic Growth” di Jakarta, Kamis (16/10).

Pertumbuhan Solid dan Keuangan Negara Terjaga

Selain pertumbuhan ekonomi yang tangguh, pemerintah juga berhasil menjaga disiplin fiskal dengan defisit APBN di bawah 3% terhadap PDB. Rasio utang pemerintah terhadap PDB menjadi salah satu yang terendah di antara negara G20. Tiga lembaga pemeringkat internasional pun menempatkan Indonesia di kategori Investment Grade dengan prospek stabil.

Di pasar keuangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor tertinggi di level 8.200, sementara cadangan devisa nasional mencapai USD157 miliar — angka tertinggi sepanjang sejarah. Pemerintah juga membentuk Bullion Bank, menempatkan dana Rp200 triliun di perbankan untuk memperkuat likuiditas, dan menghapus utang macet UMKM produktif sebagai bentuk keberpihakan terhadap ekonomi rakyat kecil.

Investasi, Lapangan Kerja, dan Hilirisasi Terus Digenjot

Pada semester pertama 2025, realisasi investasi mencapai Rp942,9 triliun atau naik 13,6% dibandingkan tahun sebelumnya, menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 1,2 juta orang. Angka kemiskinan turun menjadi 8,47%, terendah dalam sejarah Indonesia, sementara tingkat pengangguran terbuka hanya 4,76%, level terendah sejak 1998.

Pemerintah juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 3,46 juta pelaku usaha kecil, petani, dan nelayan. Reformasi struktural terus dilakukan melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 yang mempercepat proses perizinan usaha dan mendorong iklim investasi yang lebih pasti.

Di sisi lain, pemerintah melanjutkan stimulus ekonomi melalui Paket Ekonomi 8+4+5 serta Program Magang Nasional guna memperkuat daya beli masyarakat dan menciptakan efek ganda terhadap pertumbuhan.

Langkah lain yang juga menjadi perhatian ialah percepatan hilirisasi industri, pengembangan ekosistem kendaraan listrik, dan investasi semikonduktor. Indonesia pun terus memperluas peran di panggung global dengan bergabung ke BRICS serta menurunkan tarif resiprokal dengan Amerika Serikat dari 32% menjadi 19%. Kesepakatan I-EU CEPA dan Indonesia-Canada CEPA turut membuka akses perdagangan yang lebih luas bagi produk nasional.

Menutup penjelasannya, Airlangga menegaskan bahwa keberhasilan menjaga Fondasi Ekonomi yang Kuat tidak hanya soal angka, tetapi juga tentang kepercayaan dan arah kebijakan yang berpihak pada rakyat. “Indonesia tidak sekadar bertahan dalam badai global. Kita tumbuh, berinovasi, dan memimpin. Kita punya Fondasi Ekonomi yang Kuat untuk melangkah menuju masa depan yang lebih sejahtera,” tegasnya.