Top Mortar tkdn
Home Bisnis Pemerintah Siapkan Rp30 Triliun untuk 35 Juta Keluarga, Penyaluran Bantuan Langsung Tunai...

Pemerintah Siapkan Rp30 Triliun untuk 35 Juta Keluarga, Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dimulai Pekan Depan

0
166
Pemerintah Siapkan Rp30 Triliun untuk 35 Juta Keluarga, Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dimulai Pekan Depan
Pemerintah Siapkan Rp30 Triliun untuk 35 Juta Keluarga, Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dimulai Pekan Depan (Foto Ilustrasi Penarikan Uang di ATM)
Pojok bisnis

Pemerintah resmi mengumumkan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan senilai Rp30 triliun yang akan disalurkan kepada 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) mulai pekan depan. Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut penyaluran dana dilakukan melalui dua jalur utama: Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Menurutnya, penyaluran akan dimulai serentak dalam waktu dekat.

“Sebanyak 18,3 juta keluarga akan menerima lewat Himbara, sementara 17,2 juta lainnya melalui PT Pos Indonesia. Keduanya sudah siap menyalurkan mulai minggu depan,” ujar Airlangga saat memberikan keterangan pers di Kantor Pos Indonesia, Cikini, Jakarta, Jumat (17/10/2025).

BLT Sentuh 142 Juta Penduduk, Berasal dari Efisiensi APBN

PT Mitra Mortar Indonesia

Airlangga menjelaskan, Bantuan Langsung Tunai ini memiliki cakupan yang sangat luas karena ditujukan kepada keluarga dari kelompok ekonomi terbawah. Dengan asumsi setiap KPM terdiri dari empat anggota keluarga, program tersebut berpotensi menyentuh hingga 142 juta penduduk Indonesia.

“Kalau kita hitung satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak, maka penerima manfaat tidak hanya 35 juta KPM, tapi bisa menjangkau sekitar 142 juta jiwa,” jelasnya.

Ia menambahkan, pencairan BLT tambahan ini akan dilakukan selama tiga bulan berturut-turut, yakni dari Oktober hingga Desember 2025. Pemerintah memastikan seluruh dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hasil efisiensi dan realokasi anggaran.

“Seluruhnya berasal dari APBN, hasil efisiensi dan penghematan anggaran tahun berjalan,” tutur Airlangga.

Bukti Efisiensi Anggaran dan Komitmen Pemerintah

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa program Bantuan Langsung Tunai ini menjadi bukti nyata kemampuan pemerintah dalam mengelola anggaran secara efektif. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menunjukkan hasil nyata dari efisiensi fiskal.

“Pemerintah berhasil melakukan penghematan anggaran, dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk BLT selama tiga bulan untuk kelompok masyarakat desil 1 hingga 4. Ini langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” ungkap Prasetyo.

Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat kecil dan menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga hingga akhir tahun.

Top Mortar Semen Instan