Jumat, September 11, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 321

Industri Manufaktur Indonesia Melesat di Bulan Juli: Melampaui Negara Tetangga

Industri manufaktur di Indonesia mengalami kebangkitan pada bulan Juli berkat peningkatan permintaan yang signifikan. Pertumbuhan permintaan baru yang cepat dan efisiensi dalam proses produksi telah menyebabkan lonjakan aktivitas produksi di awal kuartal ketiga.

Keberhasilan ini tercermin dari hasil Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&P Global. Pada bulan Juli, PMI mencapai 53,3, mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat 52,5.

“Momen ekspansi bulan Juli ini merupakan yang tertinggi sejak September 2022, yaitu selama 10 bulan terakhir. Selain itu, PMI manufaktur telah menunjukkan konsistensi dalam ekspansi selama 23 bulan berturut-turut,” ungkap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta pada Selasa (1/8).

PMI Manufaktur Indonesia pada bulan Juli juga melampaui PMI Manufaktur negara-negara tetangga seperti Malaysia (47,8), Vietnam (48,7), Filipina (51,9), Taiwan (44,1), China (49,2), Jepang (49,6), dan Korea Selatan (49,4). Bahkan, Indonesia juga melampaui PMI dari negara maju seperti Amerika Serikat (49,0) dan Jerman (38,8).

Capaian ini menunjukkan tingginya tingkat optimisme para pelaku industri manufaktur di Indonesia, meskipun kondisi global belum stabil dan pasar dunia mengalami pelemahan.

Agus menambahkan bahwa kepercayaan industri juga tercermin dalam Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan Juli, yang mencapai angka 53,31. Ini berarti, tingkat ekspansi PMI Manufaktur Indonesia dan IKI berjalan seiring.

Dari segi kepercayaan bisnis, PMI manufaktur Juli 2023 menunjukkan bahwa para pelaku industri tetap optimis mengenai prospek produksi dalam setahun ke depan.  Secara umum, perusahaan meyakini bahwa penjualan akan meningkat seiring dengan pemulihan kondisi ekonomi.

Mayoritas responden Indeks Kepercayaan Industri (IKI) sebesar 66,1% optimis mengenai prospek usaha dalam enam bulan mendatang. Mereka yakin bahwa kondisi pasar akan membaik, dan keyakinan ini berkaitan dengan adanya kebijakan yang lebih baik dari pemerintah pusat.

Menteri Perindustrian menegaskan bahwa beberapa indikator menunjukkan bahwa Indonesia tidak mengalami deindustrialisasi. Pertumbuhan industri masih berada pada level ekspansif dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), termasuk kontribusi dari ekspor dan pajak.

Karena itu, pemerintah bertekad untuk terus menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para pelaku industri di Indonesia. Salah satu langkah yang diambil adalah mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan bermotor berbasis listrik. Sejumlah kebijakan telah diterapkan, termasuk evaluasi persyaratan pembelian sepeda motor listrik, relaksasi regulasi, dan insentif guna meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global dalam pengembangan kendaraan listrik.

Staf Khusus Menteri Keuangan, Tanggapi Kritikan AHY tentang Utang Pemerintah Selama Pemerintahan Jokowi

0

Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo, memberikan tanggapan terhadap beberapa kritikan yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terkait meningkatnya utang pemerintah dan BUMN selama pemerintahan Jokowi.

Dalam tanggapannya, Prastowo menegaskan bahwa pidato AHY mencerminkan pandangan yang pesimis, walaupun sebenarnya ekonomi Indonesia telah diakui sebagai “bright spot” di tengah krisis ekonomi global. Prastowo kemudian menyajikan 14 poin sanggahan sebagai wujud dari diskusi yang sehat dan terbuka.

Prastowo sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan menegaskan bahwa ekonomi Indonesia telah mendapatkan julukan “bright spot” di tengah suramnya ekonomi global. Dalam hal ini, ia menyatakan bahwa tudingan AHY tentang kondisi yang “mandek” bahkan mundur hanya akan menyebar pesimisme.

Sebagai gantinya, Prastowo menyoroti pentingnya fokus pada pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas, mengurangi biaya logistik, dan mendorong sektor ekonomi baru, sehingga daya saing dapat meningkat dan kesejahteraan dapat merata.

Dalam tanggapannya, Prastowo juga menyajikan data terkait belanja pemerintah untuk perlindungan sosial, petani, dan UMKM, serta berbagai program pemberdayaan melalui subsidi bunga, UMi, KUR, Prakerja, dan pelatihan di BLK.

Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap UMKM, subsidi non-energi, dan kebijakan Skema Subsidi Resi Gudang untuk membantu petani mendapatkan harga terbaik atas hasil panen mereka.

Prastowo mengakui bahwa pandemi Covid-19 dan dinamika perekonomian global berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Namun, ia menegaskan bahwa perekonomian Indonesia tumbuh 5,3 persen pada tahun 2022, mencatatkan angka pertumbuhan tertinggi dalam satu dekade terakhir, dan lebih kuat dari rata-rata kawasan regional.

Prastowo juga menyampaikan poin berikutnya dalam tanggapannya, yaitu mengenai stabilitas pertumbuhan ekonomi Republik Indonesia sebelum pandemi, serta upaya pemerintah dalam pembangunan infrastruktur dan subsidi perpajakan untuk meringankan beban rakyat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak mencari dalih terkait utang, tetapi justru mematuhi amanat Undang-Undang yang mengatur batas maksimal pinjaman sebesar 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Terakhir, dia menyampaikan bahwa menghentikan utang yang terkendali dapat menghambat kesempatan untuk berbelanja pada sektor prioritas, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial, karena alokasi anggaran telah meningkat pada sektor-sektor tersebut.

Dengan demikian, Prastowo berupaya menyampaikan bahwa meskipun ada kritikan terhadap utang pemerintah dan BUMN, tetapi perekonomian Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang positif, dan pemerintah memiliki strategi yang terarah dalam mengatasi masalah ekonomi dengan memperkuat infrastruktur, meningkatkan dukungan pada sektor-sektor strategis, dan mematuhi batas maksimal utang yang ditentukan oleh hukum.

Mengenal Bisnis Jastip: Solusi Efektif Berbelanja Internasional dengan Jasa Titip

Di era globalisasi ini, aktivitas bisnis dan perdagangan semakin berkembang pesat. Konektivitas yang tinggi melalui internet dan perangkat telekomunikasi memungkinkan orang untuk berinteraksi dengan mudah di seluruh dunia. Bisnis jastip (jasa titip) menjadi salah satu bentuk usaha yang semakin populer karena mampu menyediakan solusi efektif dalam berbelanja secara global.

Pada artikel ini berempat.com akan menjelaskan secara detail tentang bisnis jastip, bagaimana ia bekerja, manfaatnya, serta beberapa tantangan yang harus dihadapi.

Apa itu Bisnis Jastip?

Bisnis jastip adalah singkatan dari jasa titip, yakni layanan yang memungkinkan seseorang untuk membeli barang atau produk dari suatu lokasi tertentu, baik itu dalam negeri maupun luar negeri, melalui perantara atau jasa pihak ketiga. Pihak yang menawarkan jasa titip biasanya disebut sebagai jastipper. Pemesan atau pelanggan yang menggunakan layanan jastip ini seringkali ingin mendapatkan barang yang sulit diakses atau tidak dijual di wilayah tempat tinggal mereka.

Bagaimana Bisnis Jastip Bekerja?

Proses kerja bisnis jastip relatif sederhana. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam bisnis jastip:

  • Pemesanan dan Pembayaran

Pelanggan menghubungi jastipper dan memberikan detail barang yang ingin dibeli. Jastipper akan memberikan informasi tentang harga barang, biaya jasa, perkiraan waktu pengiriman, dan metode pembayaran. Setelah pelanggan menyetujui, mereka melakukan pembayaran atas barang dan biaya jasa.

  • Pembelian Barang

Setelah menerima pembayaran dari pelanggan, jastipper melakukan pembelian barang sesuai pesanan. Jastipper dapat memanfaatkan layanan pembelian online atau bepergian ke lokasi toko fisik untuk membeli barang tersebut.

  • Pengiriman Barang

Setelah barang berhasil dibeli oleh jastipper, barang tersebut akan diatur untuk dikirimkan ke alamat pelanggan. Pengiriman bisa menggunakan jasa kurir atau layanan pengiriman lainnya, tergantung pada preferensi dan kesepakatan yang telah disepakati.

  • Penerimaan Barang

Pelanggan menerima barang yang telah dibeli melalui jasa titip. Pada tahap ini, pemesan juga dapat memberikan feedback tentang kualitas barang dan layanan yang diberikan oleh jastipper.

Manfaat Bisnis Jastip

  • Akses ke Produk Internasional

Salah satu manfaat utama bisnis jastip adalah memberikan akses ke produk internasional. Pelanggan dapat dengan mudah mendapatkan barang yang tidak tersedia di negara tempat tinggal mereka atau mendapatkan harga yang lebih baik di luar negeri.

  • Kemudahan dalam Berbelanja

Bisnis jastip memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk berbelanja tanpa harus repot mencari dan membeli barang sendiri. Semua proses pembelian dan pengiriman diurus oleh jastipper, sehingga pelanggan hanya perlu menunggu barang tiba di depan pintu mereka.

  • Potensi Keuntungan bagi Jastipper

Bagi jastipper, bisnis jastip bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Selain mendapatkan uang dari biaya jasa, jastipper juga dapat memanfaatkan potensi selisih harga atau promo tertentu untuk mendapatkan keuntungan.

Tantangan dalam Bisnis Jastip

Meskipun bisnis jastip menawarkan banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi:

  • Resiko Kehilangan atau Kerusakan Barang

Dalam proses pengiriman, selalu ada risiko barang rusak atau hilang. Jastipper perlu memastikan barang dikemas dengan baik dan menggunakan jasa pengiriman tepercaya untuk mengurangi risiko ini.

  • Peraturan dan Bea Cukai

Ketika melibatkan transaksi internasional, ada peraturan dan bea cukai yang harus dipatuhi. Jastipper perlu memahami peraturan ini untuk menghindari masalah saat mengimpor barang.

  • Penipuan dan Kepercayaan

Ketika menggunakan jasa titip, pelanggan harus mempercayai jastipper dalam membeli barang dengan uang mereka. Penipuan bisa menjadi masalah jika jastipper tidak dapat dipercaya.

Bisnis jastip adalah solusi efektif bagi orang-orang yang ingin mendapatkan barang dari berbagai belahan dunia. Dengan kemudahan berbelanja dan akses ke produk internasional, bisnis jastip terus berkembang dan menjadi pilihan yang menarik dalam era perdagangan global. Namun, tantangan seperti risiko barang rusak atau hilang, peraturan bea cukai, dan kepercayaan pelanggan juga harus diatasi dengan bijaksana untuk menjaga kelangsungan dan kesuksesan bisnis jastip.

PLN Siapkan Infrastruktur Listrik Terbaik untuk Gelaran FIBA World Cup 2023

PT PLN (Persero) telah menyiapkan infrastruktur listrik tanpa gangguan untuk mendukung suksesnya turnamen Piala Dunia Bola Basket atau FIBA World Cup 2023 yang akan diselenggarakan di Indoor Multifunction Stadium (IMS) Indonesia Arena Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta pada bulan Agustus 2023 mendatang.

Sebagai persiapan menjelang turnamen, PLN akan menggelar pertandingan uji coba bertajuk Indonesia International Basketball Invitational, di mana Tim Nasional Indonesia akan berlaga dan venue IMS akan diuji coba untuk pertama kalinya.

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN, menyatakan bahwa PLN akan menerapkan sistem Zero Down Time (ZDT) untuk memastikan bahwa pertandingan basket kelas dunia ini berjalan lancar tanpa gangguan listrik. Saat ini, kapasitas daya listrik venue IMS mencapai 1.385 kilo volt ampere (kVA).

Dalam rangka memaksimalkan pasokan listrik terutama selama pertandingan uji coba, PLN akan menambah daya sementara menjadi 2.700 kVA untuk gedung IMS, termasuk untuk keperluan siaran, fasilitas operasional, stan pameran, dan perangkat pertandingan lainnya.

“Dalam rangka melangsungkan 20 pertandingan dalam 10 hari, sistem kelistrikan menjadi faktor kunci yang sangat vital. Oleh karena itu, PLN berkomitmen untuk menyukseskan acara turnamen ini sebaik mungkin, dimulai dari pertandingan uji coba terdekat,” kata Darmawan.

Selain itu, PLN juga telah menyediakan sistem keamanan berlapis untuk pasokan listrik selama turnamen internasional ini. PLN akan menyediakan pasokan listrik yang handal selama kegiatan FIBA World Cup 2023, dan menempatkan posko siaga serta petugas PLN di gardu-gardu yang strategis.

Peralatan pendukung seperti Unit Gardu Bergerak (UGB), Uninterruptible Power Supply (UPS), serta Distribution Control Center (DCC) mobile juga disiapkan untuk memastikan keamanan pasokan listrik secara menyeluruh selama acara tersebut.

PLN telah menyiapkan lebih dari 400 personil yang akan disebar di lokasi venue, pos posko siaga di kompleks GBK, pos Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B), pos Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UITJBB), gardu induk, dan pos DCC.

Ketua Badan Tim Nasional Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Syailendra S. Bakrie, menyatakan bahwa ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi para penggemar bola basket nasional untuk mendukung kedua tim nasional Indonesia. Terlebih lagi, para penggemar dapat merasakan sendiri kemegahan IMS untuk pertama kalinya dalam ajang bergengsi ini.

Presiden Jokowi Resmikan Proyek Sodetan Ciliwung untuk Atasi Banjir Jakarta

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pembangunan proyek penangkal banjir di Jakarta yang dikenal sebagai Sodetan Ciliwung, yang sempat terhenti di masa pemerintahan Gubernur Anies Baswedan (2017-2022).

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Presiden Jokowi di lokasi Sodetan Ciliwung, yang disambut dengan hentakan musik tanjidor dan dihiasi oleh puluhan anak SD yang berdiri berjejer di sepanjang jalan, mengibarkan bendera Merah Putih mini.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyatakan, “Proyek Sodetan Ciliwung ini telah tertunda selama bertahun-tahun. Hampir 11 tahun lamanya, dan alhamdulillah akhirnya selesai. Proyek ini akan meminimalisir risiko banjir di 6 kelurahan, sehingga daerah tersebut tidak akan mengalami banjir lagi.”

Selain meresmikan Sodetan Ciliwung dengan meresmikan pemutar tuas pintu air, Jokowi juga menandatangani prasasti sebagai tanda pembangunan infrastruktur tersebut telah rampung.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi menegaskan bahwa penanganan banjir di Jakarta harus menjadi prioritas dari hulu hingga hilir. Ia mengimbau kepada timnya untuk tidak cepat puas dengan pencapaian saat ini. Menurutnya, dengan menyelesaikan proyek seperti Bendungan Ciawi, Bendungan Sukamahi, Sodetan Ciliwung, normalisasi Ciliwung, dan Banjir Kanal Timur, baru sekitar 62 persen masalah banjir di Jakarta dapat teratasi.

Kepada pihak yang terlibat dalam proyek Sodetan Ciliwung, Jokowi menyampaikan rasa terima kasih atas upaya mereka dalam menangani banjir di Jakarta. Ia berharap Sodetan Ciliwung akan menjadi benteng yang kuat dalam melindungi Jakarta dari ancaman banjir di masa mendatang.

Sebagai catatan, proyek Sodetan tersebut pertama kali dicanangkan oleh Jokowi ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2013. Pada tahun 2015, Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, memulai pembangunan Sodetan Ciliwung sepanjang 650 meter.

Sayangnya, proyek tersebut mengalami penundaan selama masa pemerintahan Gubernur Anies Baswedan. Namun, pada tahun 2022, Jokowi menunjuk Heru Budi Hartono sebagai penjabat Gubernur DKI Jakarta dan memberikan tugas kepada Heru untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan Sodetan Ciliwung.

Pada awal tahun 2023, Jokowi memberikan pujian khusus kepada Heru karena dianggap mampu mengatasi kendala pembebasan lahan yang sebelumnya menjadi hambatan. Hal ini membuat proyek Sodetan Ciliwung dapat diselesaikan dengan sukses. Jokowi bahkan mengungkapkan kekagetannya atas pendekatan yang digunakan oleh Gubernur Heru untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Apindo Mendukung UMKM dengan Festival Merdeka di Grand Indonesia

0

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berperan aktif dalam membantu perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dengan menciptakan peluang bisnis melalui koneksi dengan para investor. Dalam upaya tersebut, Apindo menggelar UMKM Merdeka Festival yang berlangsung dari tanggal 28 Juli hingga 1 Agustus 2023 di Grand Indonesia.

Sebanyak 259 UMKM terpilih dari berbagai kategori berhasil mengikuti festival ini, walaupun sebelumnya ada 602 UMKM yang mendaftar.

Dari jumlah tersebut, sekitar 11% merupakan UMKM yang bergerak di bidang makanan segar, 7% di bidang minuman, 47% di bidang bahan makanan, dan 35% bergerak di bidang fashion, kriya, dan lainnya. Menariknya, dari seluruh UMKM yang berpartisipasi dalam festival, 21% di antaranya telah sukses melakukan ekspor.

Ronald, seorang perwakilan dari Apindo, menyatakan keyakinan bahwa UMKM adalah motor penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, yang juga selaras dengan perubahan zaman. Dalam Festival Merdeka ini, bukan hanya berbagai produk unggulan UMKM yang ditampilkan, tetapi juga tercipta kesempatan berharga dalam bentuk business matching, yang menghubungkan investor dengan UMKM yang memiliki potensi besar. Acara ini dilangsungkan di Jakarta dan diliput pada Minggu (30/7/2023).

Ketua Umum Apindo, Shinta W. Kamdani, mengungkapkan bahwa Festival APINDO UMKM Merdeka merupakan salah satu dari empat program Apindo yang bertujuan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Melalui pemberdayaan sektor UMKM dalam festival ini, diharapkan mampu mencapai pertumbuhan yang lebih inklusif, karena UMKM sendiri telah berkontribusi mencapai 61,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja.

Shinta menambahkan bahwa dalam pengembangan UMKM, masih terdapat beberapa tantangan dan kendala yang perlu diatasi, seperti akses pembiayaan, strategi pemasaran, kurangnya daya saing dan keterbatasan dalam penguasaan teknologi digital dalam berbisnis, serta produktivitas usaha.

Dengan demikian, peningkatan kesempatan kerja melalui pemberdayaan ekosistem UMKM menjadi hal yang krusial dan perlu mendapatkan perhatian dari para pelaku usaha.

UMKM Merdeka Festival ini menampilkan serangkaian kegiatan menarik, seperti SME’s Talk, SME’s Lab, Tenant Presentation, ShopME, The SME Hustle, Music Performance, SME Consultant & Membership. Selain itu, juga akan diadakan acara penghargaan bagi UMKM yang telah mencatatkan prestasi dan kontribusi luar biasa dalam bisnis mereka.

Dengan adanya UMKM Merdeka Festival ini, diharapkan lebih banyak UMKM yang dapat berkembang dan berkontribusi positif bagi perekonomian Indonesia, serta menciptakan peluang bisnis yang bermanfaat bagi para investor. Semoga pemberdayaan UMKM melalui festival ini dapat terus didukung dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Ketersediaan LPG Subsidi 3 Kg di Bali: Tinjauan Langsung oleh Dirut Pertamina

Nicke Widyawati, selaku Direktur Utama PT Pertamina (Persero), melakukan kunjungan langsung ke Bali guna memantau ketersediaan LPG subsidi 3 Kg. Dalam upaya menjaga distribusi LPG yang lancar ke masyarakat, PT Pertamina (Persero) terus melakukan pemantauan secara rutin.

Nicke Widyawati turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan LPG 3 Kg secara langsung. Dalam kesempatan ini, Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta, turut mendampingi Nicke dalam peninjauan tersebut. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memonitor ketersediaan LPG subsidi di berbagai pangkalan di Bali.

Sebelumnya, Nicke juga telah melakukan monitoring terhadap seluruh pasokan LPG subsidi melalui command center Pertamina. Namun, kunjungan langsung ini menjadi langkah penting dalam memastikan situasi di lapangan sesuai dengan yang terpantau di pusat pengendalian.

Nicke dan Nyoman mengunjungi beberapa Pangkalan LPG 3 Kg di wilayah Sukawati, Gianyar, serta Pangkalan LPG 3 Kg Usaha Dagang di Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, Nicke memberikan pesan kepada para penjaga pangkalan untuk tidak perlu khawatir akan ketersediaan LPG 3 Kg, karena pasokan tetap aman dan akan terus dikirimkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Selain memantau ketersediaan, Nicke juga menyoroti upaya peningkatan pasokan LPG subsidi. Salah satu langkah yang akan diambil adalah melalui operasi pasar. Namun, ia menegaskan bahwa LPG 3 Kg hanya dapat dinikmati oleh masyarakat yang memang memenuhi kriteria kurang mampu, sesuai dengan yang tertera pada tabung LPG.

Nicke juga menunjukkan perhatian terhadap pendaftaran pembeli LPG 3 Kg menggunakan KTP. Langkah ini bertujuan agar pemerintah memiliki data yang akurat mengenai penerima subsidi LPG. Sejalan dengan peningkatan konsumsi, Nicke berencana untuk menambah kuota LPG Non Subsidi agar tidak semua masyarakat mengalihkan kebutuhan LPG mereka ke LPG 3 Kg.

Dalam mengatur harga jual LPG, PT Pertamina (Persero) telah menetapkan HET (Harga Eceran Tertinggi) di setiap daerah. Nicke menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar aturan harga tersebut dengan menghentikan pasokan mereka.

Dengan kunjungan langsung ini, diharapkan ketersediaan LPG subsidi 3 Kg dapat tetap terjaga dengan baik. Selain itu, langkah-langkah untuk meningkatkan pasokan dan memastikan distribusi yang adil juga menjadi perhatian utama PT Pertamina (Persero) demi keberlangsungan program subsidi LPG yang efektif.

Mendorong Semangat Enterpreneurship di Kalangan Generasi Muda: Program Inkubasi Kemenparekraf

0

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menekankan peran penting generasi muda Indonesia sebagai pengemban tongkat estafet kepemimpinan di masa depan. Menurutnya, generasi muda ini menjadi katalisator yang membawa kemajuan bagi perekonomian bangsa.

Pada Seminar dengan tema “The Next Local Hero Kepri” yang digelar di Auditorium Kampus Institut Teknologi Batam (ITEBA) pada Sabtu (29/7/2023), Menparekraf Sandiaga menyampaikan bahwa generasi muda perlu mendapatkan dukungan dan pendampingan yang tepat agar potensi mereka dapat dimaksimalkan dengan baik. Hal ini bertujuan untuk memberikan dampak positif pada peningkatan sektor ekonomi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

“Dan mereka perlu diinkubasi dengan penuh kolaborasi,” ungkap Menparekraf Sandiaga.

Salah satu upaya yang diambil adalah melalui program inkubasi Kemenparekraf/Baparekraf. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan dan mendukung para pengusaha pemula dalam mengembangkan bisnis mereka agar semakin maju, sehingga tercipta wirausaha yang tangguh dan berdaya saing tinggi.

“Saya melihat pentingnya menjaga semangat kewirausahaan karena enterpreneurship bukan sekadar profesi, tetapi merupakan jiwa dan pola pikir. Yaitu, pola pikir yang pantang menyerah,” tegas Sandiaga.

Namun, banyak pengusaha pemula yang belum memiliki mental baja dan kurang tangguh dalam menghadapi kegagalan. Banyak di antara mereka yang akan menyerah setelah mengalami satu kali kegagalan. Oleh karena itu, pola pikir yang pantang menyerah ini perlu ditanamkan dengan kuat dalam para pengusaha pemula. Menurut Menparekraf, kesuksesan diawali dari pemahaman bahwa kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan.

“Seorang pemenang sejati adalah mereka yang mampu bangkit setelah jatuh. Sebagai seorang entrepreneur, kita harus berani mengambil risiko. Jangan pernah berada dalam zona aman dan zona nyaman,” tambah Sandiaga.

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga didampingi oleh beberapa pejabat penting, termasuk Staf Khusus Menparekraf bidang Akuntabilitas, Pengawasan, Reformasi, dan Birokrasi, Irjen Pol Krisnandi; serta Direktur Industri Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen, Yuke Sri Rahayu.

Dengan semangat penuh, pemerintah berharap generasi muda Indonesia akan terus didorong untuk menjadi agen perubahan dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Melalui program-program seperti inkubasi, diharapkan akan lahir lebih banyak pengusaha muda yang sukses dan berdaya saing tinggi, sehingga perekonomian bangsa semakin berkembang menuju masa depan yang lebih gemilang.

Mempertahankan Bisnis Fotokopi di Era Digital: Tetap Relevan di Era Teknologi

Dalam era digital yang terus berkembang, bisnis fotokopi tampaknya berada di bawah ancaman, dengan munculnya perangkat lunak dan teknologi digital yang semakin canggih. Namun, dengan mengadopsi strategi yang tepat dan berinovasi, pemilik bisnis fotokopi dapat tetap relevan dan berhasil mempertahankan bisnis mereka di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Dalam artikel ini berempat.com akan membahas beberapa strategi kunci yang dapat membantu bisnis fotokopi bertahan di era digital ini.

Integrasi Teknologi Digital dalam Layanan Fotokopi

Seiring dengan perkembangan teknologi, penting bagi bisnis fotokopi untuk mengikuti arus dan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam layanan mereka. Penggunaan mesin fotokopi yang lebih canggih, penggunaan komputer dan perangkat lunak untuk pengolahan gambar dan dokumen, serta penyimpanan file digital adalah contoh langkah yang dapat diambil. Hal ini akan membantu bisnis fotokopi meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan, sehingga dapat tetap relevan dalam menghadapi tantangan digital.

Menawarkan Layanan Digital yang Berbeda

Bisnis fotokopi dapat mempertahankan pelanggan dan menarik minat baru dengan menawarkan layanan digital yang berbeda. Misalnya, menyediakan layanan cetak dokumen dari perangkat seluler melalui aplikasi, digitalisasi dokumen, atau pelayanan penyimpanan cloud untuk arsip dokumen pelanggan. Dengan menyediakan opsi-opsi ini, bisnis fotokopi dapat meningkatkan kenyamanan dan fleksibilitas bagi pelanggan mereka.

Menjaga Kualitas dan Kecepatan Layanan

Salah satu keunggulan bisnis fotokopi adalah kecepatan dan kualitas layanan yang ditawarkan. Meskipun era digital menawarkan banyak kemudahan, namun terkadang kebutuhan untuk mencetak dalam jumlah besar atau mendapatkan hasil cetakan segera tetap menjadi prioritas bagi beberapa pelanggan. Dalam menghadapi era digital, bisnis fotokopi harus tetap memastikan layanan berkualitas tinggi dan tetap memenuhi permintaan pelanggan dalam waktu yang efisien.

Memahami dan Menargetkan Pasar Tepat

Mempertahankan bisnis fotokopi di era digital juga melibatkan memahami dan menargetkan pasar yang tepat. Meskipun fotokopi mungkin tidak lagi menjadi kebutuhan utama bagi banyak perusahaan besar, ada segmen pasar tertentu yang tetap membutuhkan layanan fotokopi secara reguler. Bisnis fotokopi harus mengidentifikasi peluang di segmen ini dan menyusun strategi pemasaran yang tepat untuk menjangkau pelanggan potensial.

Berfokus pada Pelayanan Pelanggan

Pelayanan pelanggan yang baik tetap menjadi aspek kritis dari bisnis apa pun, termasuk bisnis fotokopi. Dalam era di mana komunikasi digital mendominasi, memberikan pengalaman personal dan ramah kepada pelanggan dapat membuat perbedaan besar dalam mempertahankan bisnis. Pemilik bisnis harus berusaha untuk memberikan layanan yang responsif dan membantu dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Membangun Kemitraan dengan Bisnis Lain

Sebagai strategi tambahan, bisnis fotokopi dapat mempertimbangkan untuk membangun kemitraan dengan bisnis lain di era digital. Misalnya, bekerjasama dengan percetakan, biro iklan, atau tempat-tempat yang sering mengadakan pertemuan bisnis. Dengan menggabungkan layanan mereka, bisnis fotokopi dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas dan mempertahankan bisnis mereka di tengah persaingan digital.

Mempertahankan bisnis fotokopi di era digital adalah tantangan yang nyata, namun bukanlah hal yang tidak mungkin. Dengan beradaptasi dengan teknologi digital, berinovasi, dan memprioritaskan kebutuhan pelanggan, bisnis fotokopi dapat tetap relevan dan berkembang. Pemilik bisnis perlu memahami tren pasar, berfokus pada kualitas pelayanan, serta memanfaatkan peluang kemitraan untuk tetap bersaing dalam dunia bisnis yang terus berubah ini.

KPK Tinjau BUMN di Labuan Bajo: Tunggakan Pajak Galian C Jadi Sorotan

0

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah memperhatikan masalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang belum membayar pajaknya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat. Ternyata, situasi serupa juga terjadi di beberapa daerah lain.

Ketua Satuan Tugas Koordinasi Supervisi Wilayah V KPK, Dian Patria, menyoroti PT Wijaya Karya (Wika) yang menunggak pajak galian C sebesar Rp 9,2 miliar di Labuan Bajo pada Jumat (28/7/2023) malam. Ia menegaskan bahwa para pelaku usaha, terutama BUMN, harus mematuhi kewajibannya terhadap daerah tempat mereka beroperasi. Hal ini menjadi penting karena tidak jarang BUMN terlibat dalam proyek-proyek besar, termasuk proyek pusat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dian menambahkan bahwa KPK berwenang untuk menyelidiki dugaan kerugian negara yang disebabkan oleh BUMN yang menunggak pajak. Proyek-proyek besar yang dilaksanakan oleh BUMN biasanya sudah memiliki alokasi anggaran untuk pajak galian C dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB) proyek. Oleh karena itu, dia mempertanyakan keberadaan uang yang seharusnya telah dialokasikan untuk pajak galian C tersebut.

Lebih lanjut, Dian menyayangkan sikap BUMN yang masih menunggak pajak dalam menjalankan usahanya. Dia menegaskan bahwa BUMN harus mengikuti prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan memiliki standar ISO 370001 terkait pencegahan korupsi dan sistem manajemen antipenyuapan (SMAP). Namun, realitasnya, BUMN tidak sepenuhnya mematuhi prinsip-prinsip tersebut. Tidak hanya BUMN di Labuan Bajo, masalah tunggakan pajak ini juga ditemukan di berbagai wilayah lain seperti Sumbawa, Pulau Buru, dan Papua.

Dian meminta BUMN yang beroperasi di daerah untuk sepenuhnya memenuhi kewajibannya kepada pemerintah daerah setempat. KPK menekankan agar BUMN tidak hanya berusaha mencari keuntungan di daerah tersebut, tetapi juga harus bertanggung jawab dalam memenuhi kewajibannya terhadap pemerintah daerah.

Adapun PT Wijaya Karya (Wika) adalah salah satu BUMN yang belum menyelesaikan pembayaran pajak galian C sebesar Rp 9,29 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Tunggakan pajak ini terkait dengan pengerjaan proyek jalan Labuan Bajo-Golo Mori di Kabupaten Manggarai Barat.

Dengan demikian, KPK memprioritaskan penyelesaian masalah pajak galian C yang menunggak ini agar tidak berdampak buruk pada keuangan negara dan memberikan sinyal tegas kepada BUMN untuk mematuhi aturan dan kewajiban perpajakan di daerah-daerah tempat mereka beroperasi.