Kamis, September 10, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 307

Tidak Selalu Berjalan Mulus: Ini Bisnis Sultan Andara Yang Mengalami Kebangkrutan

Pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, yang dikenal dengan sebutan ‘Sultan Andara,’ selalu aktif dalam mengembangkan bisnis. Terbaru salah satu bidang yang mereka eksplorasi adalah bisnis kuliner. Salah satu usaha terbaru mereka adalah ‘Rojo Sambel,’ yang menghadirkan hidangan bebek bakar pedas yang lezat.

Namun, seperti halnya banyak pebisnis lain, tidak semua usaha kuliner yang mereka coba berjalan sukses. Beberapa di antaranya bahkan harus menutup dalam beberapa tahun setelah diluncurkan.

Berikut adalah daftar bisnis kuliner Sultan Andara yang tutup:

  1. Gigieat Cake

Pada periode 2017-2019, pasangan artis papan atas ini membuka usaha kue bolu kekinian dengan nama Gigieat Cake. Mereka menyajikan berbagai varian kue bolu dengan topping yang beragam. Sayangnya, tren kue kekinian meredup pada akhir 2019, dan Gigieat Cake akhirnya harus ditutup.

  1. Mango Bomb

Pada tahun 2017, saat minuman olahan mangga sedang populer di Indonesia, Raffi dan Nagita membuka Mango Bomb. Mereka memiliki beberapa cabang di berbagai kota, namun, bisnis ini juga mengalami kegagalan dan berhenti beroperasi pada Desember 2019.

  1. Nagitoz

Selain minuman dan kue, Nagita juga mencoba peruntungan dengan camilan ringan berupa keripik talas bernama Nagitoz. Sayangnya, produk ini tidak lagi tersedia di minimarket dan marketplace sejak tahun 2020.

  1. King Kong Snack

Sebelum Nagitoz, Raffi Ahmad mencoba peruntungan dengan camilan keripik singkong yang disebut King Kong Snack. Seperti Nagitoz, King Kong Snack juga tidak bertahan lama dan hilang dari edaran minimarket dan marketplace.

  1. Bakmi RN

Pada tahun 2017, pasangan ini mencoba bisnis kuliner dengan membuka Bakmi RN, yang menawarkan berbagai menu mi ayam dan bakmi khas Jawa. Sayangnya, setelah dua tahun, pada pertengahan 2019, Bakmi RN juga harus ditutup.

Meskipun pasangan Sultan Andara ini menghadapi beberapa kegagalan dalam bisnis kuliner mereka, mereka terus bersemangat untuk mencoba hal-hal baru dalam dunia bisnis.

Keberanian mereka untuk mencoba berbagai ide bisnis patut diacungi jempol, meskipun beberapa usaha tidak berakhir seperti yang diharapkan.

BUMN di Era Erick Thohir: Menguntungkan Ekonomi dan Masyarakat Indonesia Bukan Negara Lain

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan bahwa BUMN tidak melakukan bisnis dengan rakyat Indonesia dan tidak mencari keuntungan dari mereka. Sebaliknya, BUMN beroperasi untuk kepentingan negara sendiri, bukan negara lain.

“BUMN tidak terlibat dalam bisnis dengan rakyat. Sebaliknya, BUMN mendukung perekonomian rakyat. Dengan pendekatan ini, kinerja BUMN telah mengalami peningkatan yang signifikan,” kata Erick di Jakarta pada Kamis (14/9/2023).

Kementerian BUMN Sejak di Pimpin Erick

Erick mencatat bahwa laba BUMN saat dia mulai menjabat sebagai Menteri BUMN pada tahun 2019 adalah sekitar Rp 13 triliun. Namun, laba tersebut terus meningkat menjadi Rp 124 triliun dan kini mencapai Rp 250 triliun.

“Lebih dari itu, BUMN juga telah menyetorkan dividen kepada negara sebesar Rp 80,2 triliun, yang memungkinkan pemerintah untuk menjalankan program-program yang bermanfaat bagi rakyat,” tambahnya.

Erick juga menekankan bahwa salah satu program pemerintah yang didukung oleh dividen BUMN adalah Bantuan Pangan Beras 2023. Program ini memungkinkan pemerintah untuk memberikan bantuan berupa 10 kilogram beras per bulan kepada keluarga penerima manfaat (KMP) selama tiga bulan ke depan. “Ini adalah salah satu program yang sangat menguntungkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Membangun Ekosistem Besar

Tak hanya itu, BUMN juga diarahkan untuk membangun ekosistem besar yang memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia. “Kami (BUMN) ingin menjadi agregator dan ekosistem yang menguntungkan bangsa kita, bukan bangsa lain,” kata Erick.

Erick juga menyoroti upaya memperkuat ekonomi digital di Indonesia melalui perusahaan BUMN seperti Telkom dan Telkomsel. Telkom akan fokus pada pembangunan infrastruktur, termasuk jaringan fiber optic dan tower, yang akan mendukung bisnis Business to Business (B to B). Sementara itu, Telkomsel akan berfokus pada model bisnis Business to Consumer (B to C) dan menjadi aggregator ekonomi digital. Hal ini bertujuan untuk mendukung konten lokal, UMKM, dan sektor lainnya. Dengan demikian, BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir berkomitmen untuk mendukung perekonomian nasional dan menguntungkan masyarakat Indonesia.

Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Unsur Politik Identitas dalam Video Klip Azan Ganjar Pranowo

0

Video klip yang menampilkan Ganjar Pranowo dalam suasana azan telah menciptakan perdebatan di kalangan publik ketika ditayangkan di sebuah stasiun televisi swasta. Banyak kritik bermunculan, dengan beberapa orang berpendapat bahwa video ini memiliki unsur politik identitas yang kuat.

Namun, ketika Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, ditanya mengenai potensi politik identitas dalam video Ganjar, ia justru merespons dengan pertanyaan balik. Gus Yaqut mengungkapkan keraguan terhadap definisi politik identitas itu sendiri.

Menurut Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, polemik seputar video Ganjar Pranowo dalam klip azan hanya masalah sudut pandang.

Gus Yaqut memberikan contoh yang menarik dengan menyebutkan bahwa jika ia muncul dalam iklan produk air mineral, itu tidak berarti ia seorang penjual air mineral. Dalam kata-katanya, Gus Yaqut ingin menyampaikan bahwa penilaian terhadap seseorang seringkali hanya tergantung pada perspektif yang digunakan.

Tidak Ada Unsur Politik Identitas

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kritiyanto, sebelumnya telah menegaskan bahwa tidak ada unsur politik identitas dalam video Ganjar yang menampilkan azan. Sebaliknya, video ini berisi pesan ajakan kepada masyarakat untuk melaksanakan ibadah.

Ahmad Rofiq, Sekjen Perindo, juga berpendapat bahwa tidak ada yang salah dengan tayangan video Ganjar dalam klip azan yang disiarkan di salah satu stasiun televisi swasta.

Menurutnya, siapa pun memiliki hak untuk menyuarakan pesan kebaikan, termasuk Ganjar. Rofiq menekankan bahwa tidak ada yang salah dalam tayangan tersebut.

Tayangan Azan di Salah Satu Televisi Swasta

Video klip yang memperlihatkan Ganjar Pranowo dalam suasana azan telah ditayangkan di stasiun televisi swasta selama beberapa hari terakhir. Dalam video ini, Ganjar terlihat melakukan berbagai aksi, mulai dari berwudu di pancuran air hingga melaksanakan salat berjemaah di masjid.

Penampilannya mengenakan baju putih berlengan panjang dan peci hitam menarik perhatian netizen. Beberapa netizen juga mencatat bahwa cara Ganjar berwudu, dengan tidak menggulung lengan bajunya, terlihat berbeda dari kebiasaan umum berwudu yang biasanya menggulung lengan baju agar air mencapai tangan hingga siku.

7 Tips Sukses Membangun Bisnis Startup yang Berhasil

Membangun sebuah bisnis startup adalah perjalanan yang penuh tantangan dan peluang di dunia digital yang terus berkembang. Untuk mencapai kesuksesan dalam dunia yang kompetitif ini, ada beberapa tips dan strategi yang perlu Anda perhatikan. Mari kita telaah lebih dalam:

  1. Temukan Ide yang Relevan

Langkah pertama yang krusial dalam membangun bisnis startup adalah menemukan ide yang relevan. Ide bisnis Anda harus memenuhi kebutuhan pasar yang signifikan. Ini memerlukan riset pasar yang mendalam, pemahaman yang kuat tentang tren industri, dan kemampuan untuk mengidentifikasi masalah yang dapat Anda selesaikan dengan produk atau layanan Anda.

  1. Bentuk Tim yang Solid

Tim yang solid adalah pondasi utama kesuksesan. Cari individu yang memiliki keterampilan dan visi yang sesuai dengan bisnis Anda. Kolaborasi yang baik akan membantu Anda melewati tantangan awal dan menghadapi perubahan yang terjadi di sepanjang perjalanan.

  1. Fokus pada Solusi, Bukan Hanya Produk

Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan oleh startup adalah terlalu fokus pada produk mereka tanpa memperhatikan masalah atau kebutuhan pelanggan. Penting untuk memahami secara mendalam apa yang dibutuhkan oleh pelanggan Anda dan bagaimana produk atau layanan Anda dapat memberikan solusi yang berarti bagi mereka.

  1. Validasi Konsep

Sebelum Anda menginvestasikan banyak waktu dan uang dalam pengembangan produk, uji konsep Anda. Lakukan uji coba dengan kelompok kecil pelanggan potensial dan terima umpan balik mereka. Ini akan membantu Anda memahami apakah ide Anda benar-benar relevan dan bagaimana Anda dapat memperbaikinya sebelum meluncurkannya secara besar-besaran.

  1. Belajar dari Kesalahan

Di dunia bisnis, kegagalan adalah hal yang tidak bisa dihindari. Yang penting adalah bagaimana Anda meresponsnya. Belajar dari kesalahan adalah kunci untuk terus berkembang dan beradaptasi. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru, tetapi selalu terbuka untuk perubahan jika itu mengarahkan Anda menuju kesuksesan.

  1. Manfaatkan Pemasaran Digital

Di era digital saat ini, pemasaran online adalah kunci untuk mencapai audiens yang lebih luas, bahkan dengan anggaran terbatas. Manfaatkan teknik-teknik seperti SEO (Search Engine Optimization), media sosial, dan kampanye iklan online untuk mempromosikan bisnis startup Anda. Berikan nilai tambah dalam konten online Anda untuk menarik perhatian target audiens.

  1. Mengelola Keuangan dengan Bijak

Pertahankan pengeluaran Anda dengan cermat dan pertimbangkan untuk mencari pendanaan tambahan jika diperlukan. Memiliki keuangan yang sehat akan membantu Anda menjaga bisnis tetap berjalan, terutama dalam periode awal ketika pendapatan mungkin belum stabil.

Dengan mengikuti tips dan strategi di atas, serta tetap berkomitmen pada visi Anda, Anda akan memiliki peluang yang lebih baik untuk membangun bisnis startup yang sukses.

Ingatlah bahwa kesuksesan memerlukan waktu, kesabaran, dan ketekunan. Teruslah semangat dalam perjalanan ini, dan jangan ragu untuk mencari bantuan dan panduan tambahan saat diperlukan.

Kurangi Ketergantungan Pada China: Korea-Indonesia Jalin Sinergi dalam Bisnis Kendaraan Listrik

Korea Selatan telah menjalin kemitraan erat dengan Indonesia dalam upayanya untuk meningkatkan rantai pasokan baterai dan komponen kendaraan listrik. Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi ketergantungan mereka pada China.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Korea Selatan dalam mengembangkan mobil listrik dan rantai pasokan mereka, sebagaimana dilaporkan oleh Wapcar pada Rabu (13/9/2023).

Selama pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi ke-43 ASEAN di Jakarta pekan lalu, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol bahkan membawa para konglomerat dari negaranya untuk menunjukkan keseriusan mereka terhadap Indonesia.

Para konglomerat ini termasuk Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group, Chung Euisun, Ketua LG Group, Koo Kwang-mo, Ketua Lotte Group, Shin Dong-bin, dan Ketua LS, Koo Ja-eun. Mereka akan terlibat dalam berbagai kegiatan bisnis di Indonesia, termasuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai perusahaan Indonesia, yang berjumlah sekitar 20.

Shin Yoon-seong, seorang peneliti di Institut Ekonomi dan Perdagangan Industri Korea, menekankan pentingnya bekerja sama dengan Indonesia, yang memiliki sumber daya bahan mentah yang melimpah seperti timah, mangan, bauksit, kobalt, dan nikel.

Kurangi Ketergantungan Terhadap Tiongkok

Para ahli di Korea Selatan melihat Indonesia sebagai kunci untuk mengurangi ketergantungan mereka pada China, terutama dalam rantai pasokan kendaraan listrik dan baterai yang sedang berkembang. Mereka juga ingin mengikuti keputusan Amerika Serikat dan Eropa yang menghindari bekerja sama dengan China dalam pasar mobil listrik global.

Kim Da-jong, seorang profesor bisnis di Universitas Sejong, menyatakan, “Penting secara strategis untuk menciptakan sinergi yang saling menguntungkan dengan negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia yang memiliki cadangan mineral dan bahan mentah yang melimpah.”

Terkait dengan perkembangan bisnis kendaraan listrik di Indonesia, Hyundai terus meningkatkan kehadirannya. Mereka telah menjual 3.913 unit mobil listrik, termasuk Hyundai Ioniq 5 dan Hyundai Ioniq 6, serta telah memulai pembangunan pabrik baterai mobil listrik.

Diperkirakan pabrik baterai ini akan beroperasi pada tahun 2024. Korea Selatan berkomitmen untuk menjalin kemitraan yang kuat dengan Indonesia guna memastikan kelangsungan rantai pasokan kendaraan listrik dan memanfaatkan sumber daya bahan mentah yang melimpah yang dimiliki oleh Indonesia.

iPhone 15 dan iPhone 15 Plus Resmi Rilis: Mana yang Lebih Unggul?

Pada Rabu dini hari (13/9/2023), Apple merilis iPhone 15 dan iPhone 15 Plus dalam sebuah acara yang penuh antusiasme. Kedua ponsel ini menawarkan banyak peningkatan yang signifikan dari pendahulunya.

Salah satu perubahan utama yang patut diperhatikan adalah penggantian port Lightning dengan port USB-C. Ini akan membuat iPhone 15 dan iPhone 15 Plus lebih kompatibel dengan berbagai aksesori dan perangkat lainnya. Selain itu, notch yang selama ini menjadi ciri khas iPhone telah dihapus.

Sebagai gantinya, kita sekarang memiliki Dynamic Island, sebuah lubang berbentuk pil di bagian atas layar yang menampung kamera depan dan sensor FaceID.

Layar kedua ponsel ini adalah layar OLED dengan ukuran 6,1 inci untuk iPhone 15 dan 6,7 inci untuk iPhone 15 Plus. Layar ini mendukung berbagai fitur seperti HDR10, Dolby Vision, True Tone, Haptic Touch, dan memiliki tingkat kecerahan maksimal mencapai 2.000 nits. Sayangnya, refresh rate layar masih tetap pada 60Hz.

Apple juga memberikan peningkatan yang signifikan pada kamera. Kamera utama sekarang memiliki sensor beresolusi 48MP dengan lensa f/1.6, yang menjanjikan kualitas foto dan video yang lebih baik, terutama dalam kondisi cahaya rendah.

Kamera ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur seperti optical image stabilization (OIS), phase detection autofocus (PDAF), Smart HDR, Deep Fusion, Night Mode, Portrait Mode, Panorama, dan kemampuan merekam video hingga resolusi 4K dengan frame rate hingga 60 fps.

Kamera ultra wide tetap menggunakan sensor beresolusi 12MP dengan lensa f/2.4, namun sekarang memiliki sudut pandang yang lebih luas, yaitu 120 derajat. Hal ini akan menghasilkan efek bokeh yang lebih dramatis dalam foto dan juga kemampuan merekam video slow motion hingga resolusi Full HD dengan frame rate hingga 240 fps.

Dibalik layarnya, kedua ponsel ini ditenagai oleh chipset A16 Bionic yang sangat kuat. Anda dapat memilih dari tiga pilihan kapasitas penyimpanan internal, yakni 128 GB, 256 GB, dan 512 GB.

Meskipun Apple tidak menyebutkan secara spesifik ukuran RAM dan kapasitas baterai, iPhone 15 dan 15 Plus dijanjikan dapat bertahan sepanjang hari dengan penggunaan yang normal.

Tidak ketinggalan, kedua ponsel ini mendukung pengisian daya cepat hingga 20W dengan kabel USB C-to-C yang disertakan dalam kotaknya, serta pengisian daya nirkabel Qi hingga 15W. Apple sekali lagi mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam industri smartphone.

Cara Sukses Bisnis Martabak: Tips dan Strategi untuk Meraih Keberhasilan

Martabak adalah makanan yang sangat populer di Indonesia. Terdiri dari adonan tebal yang diisi dengan berbagai bahan seperti cokelat, keju, atau daging, martabak adalah camilan yang disukai oleh banyak orang. Jika Anda berpikir untuk memulai bisnis martabak Anda sendiri, berikut adalah beberapa tips dan strategi yang dapat membantu Anda sukses dalam usaha ini.

Pelajari Resep Martabak dengan Baik

Langkah pertama dalam memulai bisnis martabak adalah memahami resep dasar martabak dengan baik. Anda perlu tahu bagaimana membuat adonan yang lezat dan mengisi martabak dengan bahan-bahan berkualitas tinggi. Anda dapat mencari resep yang populer dan mencoba berbagai variasi untuk menemukan rasa yang unik dan menarik pelanggan.

Menentukan Lokasi yang Strategis

Lokasi adalah kunci sukses dalam bisnis makanan. Pilihlah lokasi yang strategis untuk toko martabak Anda. Tempat yang ramai, dekat dengan kantor, sekolah, atau pusat perbelanjaan dapat menjadi pilihan yang baik. Pastikan juga bahwa toko Anda mudah diakses oleh pelanggan potensial.

Menjaga Kualitas dan Konsistensi

Untuk mempertahankan pelanggan dan membangun reputasi yang baik, kualitas dan konsistensi adalah hal yang sangat penting. Pastikan setiap martabak yang Anda jual memiliki rasa yang konsisten dan berkualitas tinggi. Gunakan bahan-bahan yang segar dan pastikan proses pembuatan martabak dilakukan dengan cermat.

Tentukan harga yang bersaing untuk martabak Anda. Lakukan riset pasar untuk memahami harga yang biasa dijual di daerah Anda. Anda juga dapat menawarkan berbagai pilihan ukuran dan jenis martabak untuk memenuhi berbagai selera pelanggan.

Layanan Pelanggan dan Inovasi Produk

Berikan layanan pelanggan yang baik. Tanggapi pertanyaan dan keluhan pelanggan dengan cepat dan ramah. Pelanggan yang puas cenderung kembali dan memberi rekomendasi kepada teman-teman mereka.

Selalu mencari cara untuk inovasi dalam bisnis Anda. Cobalah berbagai varian martabak atau tawarkan menu khusus untuk acara-acara tertentu. Ini dapat membantu Anda tetap relevan dan menarik pelanggan baru.

Monitoring Keuangan

Pantau keuangan bisnis Anda dengan cermat. Pastikan Anda memiliki catatan yang akurat tentang pendapatan dan pengeluaran Anda. Ini akan membantu Anda mengelola keuangan dengan baik dan membuat keputusan yang lebih cerdas untuk bisnis Anda.

Dengan mengikuti tips dan strategi di atas, Anda dapat meningkatkan peluang sukses dalam bisnis martabak Anda. Ingatlah bahwa kesabaran dan dedikasi juga sangat penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.

Polemik Terkait TikTok dan Aturan Social Commerce: Koordinasi Antar Kementerian

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, memastikan bahwa bisnis media sosial dan e-commerce atau social commerce TikTok saat ini tidak melanggar peraturan atau undang-undang (UU).

Budi Arie Setiadi menilai bahwa TikTok, yang berfungsi sebagai media sosial dan platform social commerce, tidak menghambat kreativitas warga dan memungkinkan masyarakat berjualan antar sesama. Menurutnya, tidak ada alasan bagi produk UMKM untuk kalah bersaing dalam konteks ini.

Bisnis social commerce seperti ini sudah menjadi hal lazim dijalankan oleh banyak perusahaan global di Indonesia, seperti Facebook dengan Facebook Marketplace dan Instagram dengan Instagram Shopping. Menurut Budi, hingga saat ini belum ada pelanggaran undang-undang terkait Social Commerce.

Ia mengungkapkan pandangannya ini dalam acara International Smart City 2023 di Jakarta pada Selasa (12/9/2023).

Selain itu, Budi juga berencana untuk berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), untuk membahas lebih lanjut aturan terkait TikTok. Mengingat pentingnya fenomena social commerce TikTok yang tengah menjadi perbincangan hangat.

Budi Arie Setiadi menekankan bahwa terkait pajak penjualan di e-commerce, hal tersebut merupakan kewenangan Kementerian Perdagangan. Ia menyebutkan bahwa dalam konteks digitalisasi, terutama barang-barang impor, hal ini melibatkan aspek perdagangan, bea cukai, dan aturan antar-negara. Kewenangan ini berada di bawah Kementerian Perdagangan.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menyuarakan keprihatinannya dan ingin Indonesia meniru langkah Amerika Serikat (AS) dan India yang telah melarang TikTok sebagai platform untuk berjualan. Alasannya adalah praktik social commerce lintas batas ini dapat merugikan UMKM lokal.

Teten Masduki juga berencana untuk mengadakan pertemuan dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk membahas kasus perdagangan lintas negara yang dapat merugikan UMKM dalam negeri.

Meskipun ada keprihatinan dari beberapa pihak terkait dampak social commerce lintas batas terhadap UMKM lokal, seperti yang disuarakan oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa kewenangan terkait pajak dan regulasi perdagangan adalah domain Kementerian Perdagangan, bukan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dengan demikian, TikTok sebagai platform Sosmed dan E-Commerce tetap beroperasi tanpa pelanggaran hingga saat ini, dan isu terkait dampaknya terhadap UMKM akan terus dibahas di tingkat pemerintah.

Meningkatnya Industri Gaming: Bisnis Aksesori Untuk Gamers Makin Laris

Pandemi COVID-19 telah mengubah cara hidup masyarakat secara signifikan. Salah satu aktivitas yang menjadi favorit di kalangan masyarakat adalah bermain game. Ini telah menyebabkan peningkatan yang besar dalam interaksi dan pengeluaran masyarakat terkait dengan game digital, termasuk konten dalam game dan unduhan berbayar. Peluang bisnis yang menjanjikan pun muncul di industri gaming.

Menurut hasil survei yang dilakukan oleh Tim Gaming Express VPN, generasi milenial (orang yang berusia antara akhir 20-an hingga awal 40-an) cenderung menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain game. Bahkan, sekitar 68 persen dari mereka mengaku bermain game setiap hari.

Tidak hanya bermain game, sepertiga dari generasi milenial ini juga cenderung mengeluarkan uang untuk pembelian game. Banyak dari mereka bersedia menghabiskan antara US$50 hingga US$100 (sekitar Rp 769 ribu hingga Rp 1,5 juta) untuk satu game. Hal ini juga mencerminkan bahwa mereka yang memiliki pendapatan tambahan lebih memilih mengalokasikan uang mereka untuk game atau hal-hal terkait game.

Fenomena ini telah memicu PT Onglai Aneka Toolindo, sebuah perusahaan distributor alat perbaikan elektronik, untuk merambah ke industri aksesoris smartphone dan gaming. Produk-produk yang mereka tawarkan termasuk headset gaming, keyboard gaming, mouse gaming, dan berbagai perangkat tambahan inovatif lainnya yang relevan.

“Kami di PT Onglai Aneka Toolindo melihat peluang besar di industri gaming yang terus berkembang dan memiliki permintaan yang meningkat,” kata Rafles Manurung, General Manager PT Onglai Aneka Toolindo. Rafles Manurung menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada pengamatan terhadap pelanggan PT Onglai Aneka Toolindo, yang juga merupakan penggemar game yang antusias. Selain itu, pengaruh dari para gamer yang populer di media sosial juga turut mendorong keputusan ini.

“Kami yakin bahwa langkah ekspansi ke segmen aksesoris gaming adalah langkah yang tepat,” tambahnya. Rencana ekspansi ini telah dimulai sejak kuartal pertama tahun 2023, dan PT Onglai Aneka Toolindo telah berpartisipasi dalam berbagai acara besar seperti Pekan Raya Jakarta dan Bogor Festival.

“Saati ini, PT Onglai Aneka Toolindo telah menjalin kerjasama dengan perusahaan gaming terkemuka dunia seperti Onikuma, Black Shark, dan BIG BIG WON. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mengoptimalkan potensi besar dalam pasar gaming Indonesia,” tutup Rafles.

Kesuksesan AQUA: Kisah Pendiri dan Transformasi Bisnisnya di Indonesia

Memulai bisnis dari nol hingga mencapai kesuksesan seperti yang diraih oleh merek-merek terkenal seperti AQUA, Le Minerale, Cleo, dan lainnya adalah perjalanan yang tidak mudah. Terutama ketika bisnis yang Anda tekuni adalah penjualan air minum dalam kemasan, yang pada awalnya mungkin terlihat sebagai produk yang sederhana.

Namun, di balik kesuksesan ini terdapat kisah inspiratif dari pendiri AQUA yang patut diambil sebagai teladan oleh siapa pun yang tengah memulai bisnisnya.

Pendiri AQUA, yang akrab disapa Pak Tirto, adalah pria di balik perusahaan ini. Awalnya, beliau bekerja di sebuah perusahaan besar dan sering melakukan perjalanan ke luar negeri. Selama pekerjaannya, Pak Tirto juga sering menjadi tuan rumah bagi tamu-tamu asing dan memberi mereka jamuan.

Jatuh Bangun Dalam Bisnis

Namun, sebuah pengalaman kurang menyenangkan yang dialami oleh salah satu tamunya terkait dengan air minum menginspirasi Pak Tirto untuk mendirikan perusahaan air minum yang berkualitas dan sehat. Untuk mewujudkan visinya ini, ia mengirim teman-temannya ke Bangkok untuk mempelajari proses pembuatan air minum dalam kemasan.

Tahun 1973 adalah awal perjalanan AQUA. Pabrik pertama berdiri di Bekasi. Air minum produksi awal Pak Tirto diberi nama Puritas dengan logo daun Semanggi. Namun, kemudian logo ini digantikan dengan AQUA, yang memiliki makna air.

Meskipun penjualan awal pada bulan Oktober 1974 tidak memberikan keuntungan, bahkan hampir membuat perusahaan menutup pabriknya, Pak Tirto dan timnya tidak menyerah. Mereka mengambil langkah berani dengan menaikkan harga AQUA.

Perjalanan AQUA Jadi Brand Air Minum Terbesar

Keputusan ini ternyata menjadi titik balik bagi perusahaan mereka. Penjualan air minum dalam kemasan mulai meningkat pesat dan berkelanjutan, menjadikan AQUA perusahaan besar yang kita kenal hari ini.

Salah satu strategi pemasaran yang berhasil adalah memberikan modal secara gratis berupa 3 botol AQUA kepada pedagang kios dan toko. Dengan memberikan modal ini, mereka bisa melihat minat pembeli. Jika 2 botol terjual, maka hanya tersisa 1 botol, yang akan menarik perhatian pedagang untuk memesan lebih banyak.

Selain itu, tim AQUA juga berhasil menyasar konsumen kelas menengah ke atas di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mereka memasarkan produknya sebagai air mineral yang sehat dan bahkan menjadi sponsor dalam acara-acara pertandingan olahraga.

Berkat kerja keras, semangat, dan tekad yang kuat, penjualan AQUA akhirnya menyebar hampir ke seluruh Indonesia, menjadikannya kebutuhan utama bagi mereka yang peduli akan kesehatan.

Sebagai pesan inspiratif, Pak Tirto pernah berkata kepada timnya ketika persaingan semakin ketat di industri air minum dalam kemasan, “Jangan takut dengan kompetitor, rangkullah mereka.”