Kamis, November 5, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 23

Status UMKM bagi Ojol Segera Resmi, Ini Manfaat yang Bakal Didapat Pengemudi

0

Pemerintah memastikan Status UMKM bagi Ojol akan membawa sejumlah manfaat bagi pengemudi ojek online, terutama dalam hal fleksibilitas menjalankan usaha dan akses terhadap berbagai program pemberdayaan UMKM. Kebijakan tersebut tengah dimatangkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) tentang ekosistem transportasi digital yang memasuki tahap finalisasi.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan masih terdapat sejumlah ketentuan yang perlu diselaraskan sebelum regulasi tersebut ditetapkan. Pemerintah berharap proses finalisasi dapat rampung dalam waktu dekat.

“Sekarang kita sedang dalam tahap finalisasi akhir terkait Perpres mengenai ekosistem transportasi digital. Tinggal ada beberapa pasal lagi yang sedang kita sinkronisasi dan finalisasi,” ujar Maman usai rapat koordinasi di Gedung Nusantara III, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Menurut Maman, pemerintah telah memiliki kesepahaman untuk mengategorikan pengemudi ojol sebagai pelaku usaha mikro. Keputusan tersebut juga mempertimbangkan masukan dari berbagai komunitas dan asosiasi pengemudi yang selama ini berdialog dengan pemerintah.

Maman menyebut telah bertemu dengan hampir 20 asosiasi dan komunitas ojol. Aspirasi yang disampaikan mayoritas mengarah pada skema usaha mikro.

Status UMKM bagi Ojol Beri Fleksibilitas

Maman menilai Status UMKM bagi Ojol memungkinkan pengemudi mempertahankan karakter pekerjaan yang fleksibel. Di sisi lain, pengemudi berpeluang memperoleh manfaat dari sejumlah paket kebijakan dan insentif yang memang ditujukan kepada pelaku UMKM.

Menteri UMKM juga menepis anggapan bahwa perubahan status tersebut otomatis membuat pengemudi ojol harus membayar pajak. Berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku, pelaku UMKM dengan omzet sampai Rp500 juta per tahun tidak dikenai PPh.

Sementara itu, rata-rata omzet pengemudi ojol disebut berada di kisaran Rp10 juta hingga Rp15 juta. Dengan demikian, Maman menegaskan pengemudi ojol tidak perlu khawatir mengenai kewajiban PPh selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Lebih jauh, Status UMKM bagi Ojol diharapkan menjadi pijakan bagi pengemudi untuk mengembangkan kapasitas ekonominya. Pengemudi dapat diposisikan sebagai pelaku usaha yang memiliki peluang memperbesar aset produktif, termasuk melalui kepemilikan kendaraan yang mendukung aktivitas usaha.

Setelah Perpres diterbitkan, kementerian dan lembaga terkait akan menyiapkan aturan turunan sesuai kewenangan masing-masing. Regulasi tersebut nantinya harus tetap sejalan dengan Perpres, terutama dalam menjaga kesejahteraan pengemudi sekaligus memastikan ekosistem transportasi digital dapat berkembang secara berkelanjutan.

Strategi Marketing Menggunakan Diskon agar Pelanggan Tidak Hanya Datang Saat Sale!

0

Strategi marketing menggunakan diskon memang bisa menjadi cara cepat untuk menarik perhatian pembeli. Namun, apakah potongan harga selalu membuat pelanggan mengingat sebuah bisnis? Belum tentu. Di Berempat.com, kami melihat diskon seharusnya ditempatkan sebagai salah satu alat pemasaran, bukan satu-satunya alasan seseorang memilih sebuah brand.

Ketika promosi dilakukan terlalu sering, pelanggan bisa terbiasa menunggu harga turun sebelum membeli. Kondisi ini membuat keputusan pembelian lebih bergantung pada harga daripada kualitas produk, pelayanan, atau pengalaman yang diberikan bisnis.

Padahal, ada banyak cara untuk membuat pembeli kembali tanpa harus terus memangkas harga. Brand yang mudah diingat biasanya memiliki sesuatu yang lebih kuat daripada sekadar promo: pengalaman yang konsisten, komunikasi yang khas, produk yang relevan, atau pelayanan yang membuat pelanggan merasa diperhatikan.

Menurut laporan PwC Voice of the Consumer Survey, harga memang menjadi salah satu pertimbangan konsumen, tetapi pengalaman, kualitas, dan faktor lain juga berperan dalam keputusan pembelian. Ini menunjukkan bahwa harga hanyalah satu bagian dari pertimbangan pelanggan.

Diskon Bisa Menarik Pembeli, tetapi Tidak Selalu Membuat Mereka Loyal

Bayangkan sebuah toko yang setiap minggu mengadakan promo. Pada awalnya, pelanggan mungkin antusias. Mereka merasa mendapatkan kesempatan membeli dengan harga lebih murah.

Namun, setelah promosi berlangsung terus-menerus, diskon dapat kehilangan efek kejutnya.

Bahkan, pelanggan bisa mulai berpikir, “Nanti saja belinya, pasti ada promo lagi.”

Di titik ini, strategi marketing menggunakan diskon justru perlu dievaluasi. Diskon sebaiknya memiliki tujuan yang jelas, misalnya memperkenalkan produk baru, menghabiskan stok tertentu, mendorong pembelian pertama, atau meningkatkan transaksi pada periode tertentu.

Promosi yang memiliki batas waktu dan alasan yang masuk akal biasanya lebih mudah dipahami daripada potongan harga yang muncul tanpa konteks.

Bisnis juga perlu memperhatikan margin. Diskon 20 persen pada produk dengan margin tipis tentu memiliki dampak berbeda dibandingkan diskon dengan margin yang jauh lebih besar.

Karena itu, sebelum membuat promo, hitung terlebih dahulu apakah peningkatan volume penjualan benar-benar mampu mengimbangi margin yang hilang.

Buat Pelanggan Punya Alasan untuk Mengingat Brand

Pelanggan mungkin lupa berapa harga yang mereka bayar beberapa minggu lalu. Namun, mereka bisa mengingat pengalaman yang berbeda.

Misalnya, sebuah kedai selalu menuliskan nama pelanggan dengan pesan singkat di kemasan. Toko online tertentu terkenal karena packaging-nya rapi. Sebuah bisnis jasa selalu memberikan laporan hasil pekerjaan yang mudah dipahami.

Hal-hal kecil semacam itu dapat menjadi identitas.

Brand tidak harus melakukan sesuatu yang spektakuler. Yang penting, ada pengalaman yang konsisten dan relevan sehingga pelanggan memiliki cerita untuk diingat.

Menurut Kantar BrandZ, brand yang memiliki diferensiasi dan makna yang kuat cenderung memiliki posisi yang lebih baik dalam membangun nilai merek.

Itulah mengapa bisnis perlu memikirkan apa yang ingin diingat pelanggan setelah transaksi selesai.

Jangan Jadikan Diskon sebagai Satu-Satunya Bentuk Apresiasi

Ada banyak cara membuat pelanggan merasa mendapatkan sesuatu tanpa harus selalu memberikan potongan harga.

Bisnis bisa menawarkan akses lebih awal untuk produk baru, bonus kecil, layanan tambahan, poin loyalitas, atau konten eksklusif.

Contohnya, toko kopi bisa memberikan kesempatan mencoba menu baru lebih dulu kepada pelanggan tertentu. Bisnis fashion dapat memberikan informasi koleksi terbaru sebelum peluncuran umum. Sementara bisnis jasa dapat memberikan konsultasi singkat atau panduan tambahan setelah transaksi.

Pendekatan seperti ini membuat hubungan dengan pelanggan terasa lebih personal.

Program loyalitas juga dapat membantu jika dirancang sesuai kebiasaan pelanggan. Menurut Antavo Global Customer Loyalty Report, loyalitas pelanggan berkaitan dengan pengalaman dan manfaat yang dirasakan konsumen, bukan hanya besarnya potongan harga.

Dengan begitu, strategi marketing menggunakan diskon dapat dikombinasikan dengan berbagai bentuk penghargaan lainnya.

Cari Ciri Khas yang Sulit Ditiru

Diskon mudah ditiru oleh kompetitor. Ketika satu toko memberikan potongan 10 persen, toko lain dapat memberikan 15 persen.

Perang harga seperti ini dapat berlangsung tanpa akhir.

Karena itu, bisnis perlu memiliki keunggulan lain yang tidak mudah digantikan oleh promosi. Bisa berupa kualitas produk, kecepatan layanan, kemudahan pemesanan, keunikan kemasan, gaya komunikasi, komunitas, atau keahlian tertentu.

Ciri khas tersebut membuat pelanggan memiliki alasan untuk memilih bisnis berdasarkan nilai, bukan sekadar harga termurah.

Ini juga membantu membangun brand awareness. Ketika pelanggan sudah mengetahui apa yang membuat sebuah bisnis berbeda, promosi dapat berfungsi sebagai pemicu transaksi tanpa harus menjadi fondasi utama hubungan dengan pelanggan.

Gunakan Diskon dengan Tujuan yang Jelas

Diskon tetap memiliki tempat dalam strategi pemasaran. Yang perlu dihindari adalah memberikan potongan harga secara spontan setiap kali penjualan menurun.

Sebelum membuat promo, tentukan terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai.

Apakah ingin mendapatkan pelanggan baru? Menghabiskan stok lama? Mendorong pembelian produk tertentu? Meningkatkan transaksi pada hari yang biasanya sepi? Atau mengajak pelanggan mencoba layanan baru?

Tujuan yang berbeda membutuhkan mekanisme promo yang berbeda pula.

Misalnya, bisnis baru bisa memberikan diskon pembelian pertama untuk mengurangi hambatan calon pelanggan. Sementara bisnis yang memiliki pelanggan lama dapat memberikan voucher khusus untuk transaksi berikutnya.

Dengan pendekatan tersebut, strategi marketing menggunakan diskon menjadi lebih terukur dan tidak sekadar mengorbankan margin untuk mengejar angka penjualan.

Intinya, pembeli tidak selalu kembali karena mendapatkan harga paling murah. Mereka kembali karena merasa produk tersebut layak dibeli, pengalaman yang diberikan memuaskan, dan brand tersebut memiliki tempat tersendiri dalam ingatan mereka.

Diskon dapat membuka pintu transaksi, tetapi pengalaman yang baik membantu membuat pelanggan ingin kembali.

Aturan Baru BGN, Ompreng MBG Wajib Diberi Batas Waktu Konsumsi

0

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperketat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mulai pekan depan, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah diwajibkan mencantumkan batas waktu konsumsi pada setiap wadah makanan atau Ompreng MBG yang dibagikan kepada para siswa.

Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah penting untuk memastikan makanan yang diterima peserta didik tetap aman dikonsumsi. Menurutnya, informasi waktu konsumsi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi panduan langsung di lapangan bagi guru dan siswa.

“Mulai minggu depan, kami mewajibkan setiap ompreng diberi tanda atau peringatan mengenai batas waktu konsumsi,” ujar Sudaryono dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Antara, Minggu (9/8/2026).

Ia menekankan bahwa peran tenaga pendidik sangat krusial dalam pengawasan aturan tersebut. Guru diminta bersikap tegas apabila makanan dalam Ompreng MBG sudah melewati waktu yang tertera. Dalam kondisi tersebut, makanan tidak diperbolehkan lagi untuk dikonsumsi oleh siapa pun, termasuk siswa maupun guru.

Ompreng MBG Punya Batas Aman Konsumsi

Sudaryono menjelaskan bahwa makanan dalam program MBG disiapkan dalam kondisi segar tanpa bahan pengawet. Karena itu, terdapat batas waktu tertentu yang harus diperhatikan agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.

Ia menyebut, secara umum makanan matang memiliki rentang aman konsumsi sekitar empat jam setelah proses memasak. Jika melewati waktu tersebut, risiko penurunan kualitas hingga potensi gangguan kesehatan dapat meningkat.

“Ini makanan yang benar-benar fresh, tidak menggunakan pengawet, sehingga ada jendela waktu aman untuk dikonsumsi,” jelasnya.

Selain penegasan soal waktu konsumsi, BGN juga mengimbau agar siswa tidak membawa pulang makanan dari program MBG. Makanan diharapkan langsung dihabiskan di sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.

Sudaryono menambahkan, kebiasaan membawa pulang makanan berpotensi menimbulkan risiko keracunan. Dalam sejumlah kasus di daerah, dampaknya bahkan tidak hanya dialami siswa, tetapi juga anggota keluarga di rumah setelah makanan ikut dikonsumsi.

Wisatawan Mancanegara Naik, Investasi Pariwisata Indonesia Tembus Rp39,68 Triliun

Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Salah satu indikatornya terlihat dari jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia, disusul peningkatan perjalanan wisatawan nusantara dan investasi pariwisata. Kondisi tersebut memperkuat posisi pariwisata sebagai salah satu sektor yang ikut menopang aktivitas ekonomi nasional.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pencapaian tersebut tidak terlepas dari strategi pemerintah dalam menyesuaikan pasar dan memperkuat promosi ke negara yang memiliki prospek pertumbuhan yang tinggi.

Menurut Widiyanti, pemerintah juga mendorong pergerakan wisatawan domestik sembari terus meningkatkan kualitas produk serta destinasi wisata di berbagai daerah di Indonesia.

“Capaiannya tidak terjadi dengan sendirinya. Pemerintah terus menjalankan strategi yang adaptif, termasuk melakukan pivot atau penyesuaian pasar,” ujar Widiyanti dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara selama Januari-Juni 2026 mencapai 7,45 juta kunjungan. Angka tersebut tumbuh 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pengeluaran Wisatawan Mancanegara Ikut Meningkat

Pertumbuhan kunjungan juga diikuti peningkatan pengeluaran wisatawan. Rata-rata belanja wisatawan mancanegara selama berada di Indonesia naik 6,36 persen menjadi sekitar 1.313 dolar AS per kunjungan.

Kunjungan dari Asia lainnya tercatat meningkat hampir 10 persen, sementara wisatawan asal Asia Tenggara tumbuh 8,22 persen. Pasar Oseania juga mencatat pertumbuhan 6,60 persen. Perkembangan tersebut membuat Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan kunjungan wisman tertinggi kedua di Asia Tenggara.

Di dalam negeri, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 630,41 juta perjalanan atau tumbuh 2,71 persen secara tahunan. Sebaliknya, perjalanan warga negara Indonesia ke luar negeri turun 2,40 persen menjadi 4,46 juta perjalanan.

Dari sisi investasi, sektor pariwisata Indonesia membukukan realisasi Rp39,68 triliun atau naik 16,64 persen. Investasi tersebut terdiri atas penanaman modal asing Rp12,19 triliun dan penanaman modal dalam negeri Rp27,48 triliun.

Pemerintah menilai peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, mobilitas domestik, dan investasi menjadi sinyal positif bagi kontribusi pariwisata terhadap penciptaan lapangan kerja serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Sudah Cair di Sejumlah Daerah, Begini Cara Cek Penerima Bansos PKH

0

Bansos PKH periode Juli-September 2026 mulai disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos) secara bertahap. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Penyaluran dilakukan secara bertahap sehingga waktu bantuan diterima setiap keluarga dapat berbeda. Masyarakat yang ingin memastikan apakah masih terdaftar sebagai penerima dapat mengecek status bantuan melalui layanan resmi Cek Bansos Kemensos.

Pengecekan bisa dilakukan secara daring melalui situs resmi Kemensos. Masyarakat cukup membuka laman cekbansos.kemensos.go.id, kemudian memilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan sesuai alamat pada KTP.

Setelah itu, masukkan nama lengkap sesuai dokumen kependudukan, isi kode verifikasi yang tersedia, lalu pilih opsi pencarian data. Jika data tercatat dalam sistem, informasi mengenai status kepesertaan bantuan akan muncul pada layar.

Cek Bansos PKH Lewat Aplikasi

Selain melalui situs, status Bansos PKH juga dapat diperiksa menggunakan aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store. Pengguna perlu membuat akun dengan menggunakan NIK KTP, kemudian masuk ke menu Cek Bansos dan mengisi informasi yang diminta.

Kesesuaian data kependudukan menjadi hal penting dalam proses pengecekan. Karena itu, masyarakat perlu memastikan informasi yang dimasukkan sesuai dengan data resmi agar pencarian tidak mengalami kendala.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penyaluran bansos triwulan ketiga 2026 masih berjalan dan ditargetkan rampung pada Agustus. Lebih dari tujuh juta penerima PKH telah memperoleh bantuan, sedangkan Program Sembako telah menjangkau lebih dari 12 juta penerima.

Data Penerima Terus Dimutakhirkan

Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan pada Agustus dapat menjangkau sekitar 18 juta KPM. Kemensos juga terus melakukan pemutakhiran dan pembersihan data untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Evaluasi dilakukan terhadap penerima yang sudah dinilai sejahtera, mengundurkan diri, atau tidak lagi memenuhi kriteria. Jika ditemukan penerima yang tidak memenuhi syarat, kuota dapat dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan sesuai ketentuan.

Dengan proses tersebut, Bansos PKH diharapkan benar-benar diterima keluarga yang masih memenuhi persyaratan dan membutuhkan dukungan pemerintah.

Punya Rumah yang Disewakan? Pajak Rumah Kontrakan Kini Jadi Perhatian Pemerintah

0

Pemerintah mulai membidik potensi penerimaan dari pajak rumah kontrakan sebagai bagian dari strategi memperluas basis perpajakan nasional. Langkah ini menyasar kelompok masyarakat yang dinilai masih memiliki potensi kewajiban pajak yang belum tergarap secara optimal, termasuk pemilik properti yang mendapatkan penghasilan dari aktivitas sewa.

Direktur Penyusunan APBN Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rofyanto Kurniawan mengatakan perluasan basis pajak menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan negara.

Menurut Rofyanto, masyarakat yang memiliki lebih dari satu rumah berpotensi memperoleh pendapatan tambahan apabila properti tersebut disewakan atau dikontrakkan. Penghasilan dari aktivitas tersebut menjadi salah satu sumber penerimaan yang dapat dipetakan pemerintah.

“Kalau misalkan orang punya rumah lebih dari satu, tidak mungkin juga rumahnya itu ditinggali semua. Pasti ada yang disewakan, ada yang dikontrakkan,” ujar Rofyanto dalam Konsultasi Publik RUU APBN 2027, Kamis (6/8/2026).

Pemerintah Perkuat Pengawasan Pajak

Upaya mengoptimalkan pajak rumah kontrakan akan berjalan seiring dengan penguatan kepatuhan wajib pajak. Pemerintah berencana meningkatkan koordinasi dan pertukaran data dengan berbagai kementerian serta lembaga untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat.

Integrasi data dinilai dapat membantu pemerintah memetakan potensi perpajakan secara lebih akurat. Dengan informasi yang semakin lengkap, pengawasan terhadap profil wajib pajak juga dapat dilakukan secara lebih terarah.

Di sisi lain, pemerintah terus menyempurnakan sistem Coretax sebagai bagian dari transformasi administrasi perpajakan. Sistem tersebut dikembangkan agar mampu mengolah dan menganalisis data perpajakan secara lebih menyeluruh.

Coretax Didorong Optimalkan Penerimaan

Rofyanto mengatakan kelengkapan data akan memudahkan pemerintah melakukan benchmarking terhadap profil wajib pajak dengan indikator ekonomi yang relevan. Langkah ini diharapkan dapat memperkecil potensi penerimaan yang belum tergali.

“Kalau kita melakukan benchmarking, kemudian data wajib pajaknya itu lengkap, dilengkapi dengan data perekonomian, maka penerimaan pajak kita akan bisa lebih optimal,” ujarnya.

Dengan penguatan integrasi data dan pembenahan sistem administrasi, pemerintah berharap potensi pajak rumah kontrakan dapat dipetakan secara lebih baik. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas basis penerimaan tanpa hanya mengandalkan sumber pajak yang selama ini sudah teridentifikasi.

Selat Kembali Hormuz Jadi Perhatian, Harga Minyak Dunia Melambung di Akhir Pekan

0

Harga Minyak Dunia Melambung pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026, setelah investor kembali mencermati ketidakpastian terkait lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Kenaikan tersebut terjadi meski harga minyak secara mingguan masih mencatat penurunan cukup dalam akibat harapan tercapainya kesepakatan pembukaan jalur pelayaran strategis tersebut.

Mengutip CNBC, Sabtu (8/8/2026), harga minyak Brent naik lebih dari 1 persen ke US$83,55 per barel. Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat sekitar 1 persen menjadi US$78,18 per barel. Kendati kembali naik, harga minyak secara kumulatif masih turun lebih dari 7 persen sepanjang pekan ini.

Pasar sebelumnya mendapat sinyal positif dari pemerintah Amerika Serikat mengenai kemungkinan kesepakatan untuk menjamin kebebasan pelayaran di Selat Hormuz. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kesepakatan tersebut berpeluang dicapai sejak pertengahan pekan.

Presiden Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio juga sebelumnya mengisyaratkan bahwa kesepakatan dapat segera terwujud. Namun, hingga Jumat, belum ada pengumuman resmi mengenai tercapainya kesepakatan tersebut.

Lalu Lintas Kapal di Hormuz Menurun

Ketidakpastian semakin meningkat setelah data perusahaan intelijen perdagangan Kpler menunjukkan lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz turun sekitar 33 persen pada Jumat dibandingkan sehari sebelumnya. Sebagian besar kapal tercatat memilih rute yang berada di perairan Iran.

Iran dan Oman disebut tengah merancang kesepakatan mengenai pengaturan jalur transit di kawasan tersebut. Dalam skema yang tengah dibahas, kapal yang masuk akan menggunakan perairan Iran, sedangkan lalu lintas keluar diarahkan melewati wilayah Oman.

Namun, rancangan yang diterbitkan kantor berita pemerintah Iran, Fars, justru menunjukkan adanya pembatasan lebih ketat. Rencana tersebut masih dalam proses pembahasan di parlemen Iran.

Berdasarkan rancangan itu, kapal Amerika Serikat dan Israel akan dilarang melintasi Selat Hormuz. Negara lain yang dianggap telah merugikan Iran juga dapat dikenai larangan transit hingga memenuhi kewajiban kompensasi.

Rancangan Iran Picu Perhatian Pasar Minyak

Sebelumnya, Harga Minyak Dunia Melambung lebih tajam pada Kamis, 6 Agustus 2026, setelah rancangan pembatasan tersebut mencuat. Harga Brent melonjak 3,8 persen menjadi US$82,49 per barel, sedangkan WTI naik 2,8 persen ke US$77,29 per barel.

Rancangan tersebut juga mencantumkan denda bagi pihak yang melanggar ketentuan, dengan nilai mencapai 20 persen dari harga muatan kapal.

Bagi pasar energi, perkembangan ini menjadi perhatian karena Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi perdagangan minyak dunia. Jika pembatasan benar-benar diterapkan, kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dapat kembali meningkat.

Karena itu, Harga Minyak Dunia yang Melambung kini menjadi respons pasar terhadap ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung. Investor kini menunggu kepastian kesepakatan antara pihak-pihak terkait sekaligus mencermati setiap perubahan arus pelayaran di kawasan tersebut.

Potensi Besar, Industri Agro Indonesia Didorong Perluas Pasar Internasional

0

Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan Industri Agro nasional agar mampu menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi sekaligus semakin kompetitif di pasar internasional. Strategi tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi dan percepatan hilirisasi agar komoditas berbasis sumber daya alam dapat diolah menjadi produk dengan nilai tambah lebih tinggi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang dapat menjadi modal penting bagi pengembangan industri. Namun, potensi tersebut perlu diikuti kemampuan pelaku usaha dalam menghasilkan produk berkualitas, memenuhi standar internasional, serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumen global.

Menurut Agus, persaingan ekspor tidak hanya ditentukan oleh kualitas barang. Pelaku Industri Agro juga perlu memahami karakter pasar tujuan, memenuhi ketentuan regulasi, serta membangun reputasi perusahaan agar dipercaya pembeli internasional.

Kemenperin Perkuat Kompetensi Pelaku Industri

Agus menilai persyaratan pasar global semakin kompleks, terutama terkait mutu, keamanan pangan, dan keberlanjutan. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi bagian penting agar produk Indonesia mampu mempertahankan posisi di pasar luar negeri dalam jangka panjang.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan Direktorat Jenderal Industri Agro Kemenperin melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Ekspor yang digelar pada 21–24 Juli 2026 di Jakarta.

Kegiatan itu diikuti 20 peserta dari 16 perusahaan yang bergerak di sektor rempah, rumput laut, mikroalga, dan sagu. Keempat komoditas tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah sekaligus menyasar pasar internasional.

Strategi Ekspor Jadi Fokus Pengembangan

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan bekal praktis kepada pelaku usaha dalam menghadapi perubahan perdagangan global.

Pelaku usaha didorong mampu membaca peluang pasar secara lebih akurat, memahami persyaratan negara tujuan, serta mengkomunikasikan keunggulan produk kepada calon pembeli dari luar negeri.

Penguatan kemampuan tersebut diharapkan membuat Industri Agro tidak berhenti pada ekspor komoditas mentah. Dengan hilirisasi dan strategi pemasaran yang lebih matang, produk berbasis rempah, rumput laut, mikroalga, hingga sagu dapat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Kemenperin menilai kesiapan industri menjadi faktor penting dalam memperluas pasar ekspor. Melalui peningkatan kompetensi dan pemahaman perdagangan internasional, Industri Agro nasional diharapkan semakin kuat menghadapi persaingan sekaligus mampu memperbesar kontribusinya terhadap rantai pasok global.

Strategi Marketing Jualan Online yang Membuat Orang Mau Mendengar Sebelum Membeli

0

Di tengah banjir promosi yang muncul setiap hari, strategi marketing jualan online tidak lagi cukup jika hanya berisi ajakan membeli atau potongan harga. Di Berempat.com, kami melihat bahwa banyak konsumen kini lebih tertarik pada bisnis yang mampu memberikan informasi, inspirasi, atau solusi sebelum menawarkan produknya. Pendekatan seperti ini membuat promosi terasa lebih alami sehingga calon pelanggan tidak merasa sedang menjadi sasaran iklan.

Perubahan perilaku konsumen tersebut dipengaruhi oleh mudahnya akses terhadap informasi. Sebelum membeli, seseorang bisa membandingkan harga, membaca ulasan, hingga mencari pengalaman pengguna lain hanya dalam hitungan menit. Akibatnya, promosi yang terlalu agresif justru sering diabaikan karena dianggap tidak memberikan nilai tambah.

Menurut laporan HubSpot State of Marketing, konten yang bersifat edukatif dan membantu audiens memahami suatu masalah menjadi salah satu pendekatan pemasaran yang paling efektif untuk membangun hubungan dengan calon pelanggan. Artinya, konsumen semakin menghargai bisnis yang memberikan manfaat terlebih dahulu sebelum meminta mereka melakukan transaksi.

Karena itu, menjual tanpa terlihat sedang menjual bukan berarti menyembunyikan produk, melainkan mengubah cara menyampaikan pesan agar terasa lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Bangun Percakapan, Bukan Sekadar Promosi

Salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan pelaku usaha adalah menjadikan seluruh media sosial sebagai katalog penjualan.

Setiap unggahan berisi harga, promo, atau ajakan membeli. Dalam jangka pendek mungkin ada transaksi, tetapi dalam jangka panjang audiens bisa kehilangan minat karena tidak mendapatkan alasan untuk terus mengikuti akun tersebut.

Sebaliknya, cobalah membangun percakapan.

Jika menjual perlengkapan olahraga, bagikan tips menjaga kebugaran. Bila memiliki bisnis makanan, ceritakan proses memilih bahan baku atau inspirasi di balik menu yang dibuat. Untuk bisnis jasa, tampilkan studi kasus atau pengalaman menyelesaikan masalah klien.

Konten seperti ini membuat bisnis lebih dekat dengan audiens tanpa harus terus-menerus meminta mereka membeli.

Inilah salah satu bentuk strategi marketing jualan online yang lebih sesuai dengan kebiasaan konsumen saat ini.

Tunjukkan Manfaat Sebelum Menawarkan Produk

Orang jarang membeli karena fitur semata. Mereka membeli karena memahami manfaat yang akan diperoleh.

Misalnya, daripada hanya mengatakan sebuah aplikasi memiliki puluhan fitur, lebih baik tunjukkan bagaimana aplikasi tersebut membantu menghemat waktu kerja. Jika menjual alat dapur, perlihatkan bagaimana alat tersebut membuat proses memasak menjadi lebih praktis.

Pendekatan berbasis manfaat juga dapat diwujudkan melalui video singkat, demonstrasi penggunaan, atau cerita dari pelanggan yang telah merasakan hasilnya.

Menurut riset Google Consumer Insights, banyak konsumen melakukan pencarian informasi dan membandingkan berbagai pilihan sebelum memutuskan membeli. Hal ini menunjukkan bahwa proses edukasi memiliki peran penting dalam perjalanan pelanggan.

Ketika bisnis membantu calon pembeli memahami manfaat produk, keputusan pembelian biasanya terasa lebih alami.

Jadikan Kepercayaan sebagai Tujuan Utama

Tidak semua orang langsung membeli saat pertama kali melihat sebuah produk. Sebagian membutuhkan waktu untuk mengenal bisnis, memahami kualitas layanan, dan memastikan bahwa keputusan mereka tepat.

Karena itu, membangun kepercayaan sebaiknya menjadi prioritas.

Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menampilkan testimoni pelanggan yang asli.
  • Membagikan proses di balik layar agar bisnis terasa lebih transparan.
  • Menjawab pertanyaan pelanggan secara terbuka.
  • Konsisten memberikan informasi yang bermanfaat.
  • Menjaga kualitas pelayanan setelah transaksi.

Menurut Edelman Trust Barometer, tingkat kepercayaan terhadap sebuah bisnis menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan seseorang untuk membeli maupun merekomendasikan produk kepada orang lain.

Dengan kata lain, pelanggan yang percaya pada bisnis tidak selalu membutuhkan promosi yang agresif untuk melakukan pembelian.

Konsistensi Lebih Penting daripada Promosi Sesaat

Banyak pelaku usaha berharap satu unggahan viral dapat langsung mendongkrak penjualan. Padahal dalam banyak kasus, pertumbuhan bisnis justru dibangun melalui komunikasi yang konsisten.

Audiens akan lebih mudah mengingat bisnis yang rutin memberikan informasi bermanfaat dibanding akun yang hanya muncul ketika ada promo besar.

Di sinilah strategi marketing jualan online berperan sebagai proses membangun hubungan, bukan sekadar mengejar transaksi sesaat. Semakin sering bisnis hadir dengan konten yang relevan, semakin besar pula peluang calon pelanggan mengingat brand ketika mereka benar-benar membutuhkan produk tersebut.

Intinya, menjual tanpa terlihat seperti sedang menjual bukan berarti menghilangkan unsur promosi. Yang berubah adalah cara berkomunikasi. Bisnis yang mampu mengedukasi, membantu menyelesaikan masalah, dan membangun kepercayaan akan lebih mudah menarik perhatian tanpa harus terus meneriakkan kata “beli sekarang”. Dalam jangka panjang, strategi marketing jualan online yang berorientasi pada nilai seperti ini dapat menciptakan hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

OJK Terbitkan Aturan Baru, Transaksi Pinjol Wajib Dilaporkan Tepat Waktu

0

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat tata kelola Transaksi Pinjol dengan mewajibkan seluruh penyelenggara pinjaman online menyampaikan data pendanaan secara lengkap, akurat, mutakhir, utuh, dan tepat waktu. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 8 Tahun 2026.

Aturan baru ini menjadi bagian dari langkah OJK membangun sistem pelaporan industri pinjaman online yang lebih terintegrasi. Data yang disampaikan penyelenggara diharapkan dapat membantu regulator melakukan pengawasan secara lebih cepat sekaligus mendeteksi risiko yang berpotensi mengganggu stabilitas sektor jasa keuangan.

Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK Agus Firmansyah mengatakan regulasi tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur data industri jasa keuangan digital. Dengan data yang lebih berkualitas, pengawasan dapat dilakukan secara akurat dan berbasis risiko.

“Penerbitan POJK Nomor 8 Tahun 2026 merupakan salah satu langkah OJK dalam memperkuat infrastruktur data industri jasa keuangan digital sehingga proses pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif, akurat dan berbasis risiko,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Sistem Pelaporan Transaksi Pinjol Diperkuat

Berdasarkan aturan tersebut, penyampaian Transaksi Pinjol dilakukan melalui Sistem Pelaporan yang dikelola OJK. Penyelenggara juga diwajibkan mengirimkan data transaksi pendanaan kepada asosiasi melalui sistem Data Transaksi Pendanaan atau Fintech Data Center sesuai ketentuan yang berlaku.

POJK 8/2026 turut mengatur mekanisme permintaan Informasi Penerima Dana. Informasi tersebut dapat digunakan penyelenggara untuk mendukung penyaluran pembiayaan, penerapan manajemen risiko, serta memenuhi ketentuan regulator.

Namun, pemanfaatan data dibatasi untuk kepentingan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pembatasan ini ditujukan untuk menjaga prinsip kehati-hatian sekaligus melindungi data pengguna.

Dari sisi tata kelola, setiap penyelenggara wajib menunjuk anggota direksi yang bertanggung jawab atas pelaporan data transaksi. Perusahaan juga harus memiliki kebijakan dan prosedur tertulis terkait pelaporan maupun penggunaan informasi penerima dana.

Perlindungan Data Jadi Perhatian OJK

OJK juga mewajibkan penyelenggara melakukan audit internal secara berkala terhadap sistem pelaporan. Pengendalian internal, termasuk pemisahan fungsi dalam pengelolaan sistem, harus diterapkan untuk mencegah penyalahgunaan data.

Penyelenggara dan asosiasi pinjaman daring dilarang memberikan atau memperjualbelikan informasi pengguna kepada pihak lain, kecuali untuk memenuhi ketentuan hukum. Tanggung jawab penggunaan data juga berada pada penyelenggara sesuai tujuan yang diperbolehkan.

Jika kewajiban tersebut dilanggar, OJK dapat menjatuhkan sanksi administratif. Ketentuan ini diharapkan meningkatkan disiplin pelaku usaha dan menjaga kredibilitas ekosistem Transaksi Pinjol.