Senin, Mei 11, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 112

Berapa THR Ojol yang Sesuai? SPAI Minta Pemerintah Turun Tangan

0

Berapa THR Ojol yang seharusnya diterima oleh para pengemudi ojek online? Pertanyaan ini menjadi sorotan setelah Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menolak kebijakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterapkan oleh berbagai platform digital. Menurut SPAI, skema pemberian THR bagi pengemudi ojol, taksi online, dan kurir sangat tidak manusiawi serta tidak mencerminkan kontribusi besar mereka dalam menghasilkan keuntungan bagi aplikator seperti Gojek, Grab, Shopee Food, Maxim, Lalamove, InDrive, Deliveree, dan Borzo.

Ketua SPAI, Lily Pujiati, menegaskan bahwa nilai THR yang diberikan kepada pengemudi jauh dari harapan. Ia menyoroti fakta bahwa beberapa pengemudi hanya menerima bonus sebesar Rp50 ribu, meskipun pendapatan mereka dalam satu tahun terakhir mencapai Rp33 juta. Lily menambahkan bahwa skema yang ditetapkan oleh platform sangat diskriminatif, dengan syarat seperti minimal 25 hari aktif bekerja dalam satu bulan, 200 jam kerja online, tingkat penerimaan order 90%, serta tingkat penyelesaian trip 90% setiap bulan.

“Skema ini jelas merugikan pengemudi. Banyak dari mereka kesulitan memenuhi syarat karena aturan platform sendiri, seperti sistem akun prioritas, skema slot, argo goceng, dan sistem level yang mempengaruhi distribusi order,” ungkapnya.

SPAI Desak Perbaikan Skema THR Ojol

SPAI juga menyoroti pemotongan komisi oleh platform yang bisa mencapai 50%, sehingga penghasilan pengemudi semakin tergerus. Akibatnya, banyak pengemudi yang dinilai tidak memenuhi syarat menerima THR meskipun sudah bekerja keras sepanjang tahun. Hal ini semakin memperburuk kondisi pengemudi ojol yang menggantungkan hidup mereka pada pendapatan dari layanan transportasi berbasis aplikasi.

Berapa THR Ojol yang layak bagi pengemudi? SPAI menegaskan bahwa pemberian THR seharusnya tidak bergantung pada sistem kategori yang memberatkan pengemudi, melainkan berdasarkan proporsi pendapatan mereka selama bekerja.

Sebagai bentuk protes, SPAI mengajak seluruh pengemudi ojol, taksi online, dan kurir untuk mengajukan pengaduan massal ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada 25 Maret 2025 pukul 10.00 WIB. Lily mengimbau pengemudi di luar Jabodetabek agar mendatangi kantor pemerintah daerah setempat untuk menyampaikan keluhan mereka terkait skema THR yang dinilai tidak adil. SPAI juga membuka Posko Pengaduan THR Ojol melalui WhatsApp di nomor 081511982590 untuk menampung laporan dari para pengemudi.

Gojek Salurkan Bonus Hari Raya bagi Mitra Pengemudi

Di sisi lain, Gojek telah mengumumkan penyaluran Bonus Hari Raya (BHR) kepada mitra pengemudi sebagai bentuk apresiasi. Namun, perusahaan menegaskan bahwa BHR bukanlah THR dalam pengertian formal, melainkan bonus tambahan untuk mendukung pengemudi dalam merayakan Idul Fitri. Pembagian BHR dilakukan berdasarkan lima kategori, dengan Mitra Juara Utama sebagai penerima tertinggi yang mendapatkan bonus hingga Rp900.000 untuk roda dua dan Rp1.600.000 untuk roda empat.

“Kami menerapkan sistem kategori agar bonus diberikan secara adil dan proporsional sesuai kontribusi pengemudi. BHR ini mulai disalurkan melalui saldo GoPay Mitra pada 22-24 Maret 2025,” ujar Chief of Public Policy & Government Relations GoTo, Ade Mulya.

Meskipun demikian, pertanyaan mengenai berapa THR Ojol yang sebenarnya layak bagi pengemudi masih menjadi perdebatan. SPAI tetap bersikeras bahwa sistem ini belum memenuhi hak pengemudi sebagaimana mestinya. Mereka berharap pemerintah turun tangan untuk mengawasi dan memastikan platform digital memberikan THR yang layak bagi para pengemudi.

Dengan gerakan protes yang semakin meluas, berapa THR Ojol yang benar-benar sesuai dengan hak pengemudi masih menjadi isu yang menarik perhatian banyak pihak di tahun ini.

146 Juta Pemudik Bersiap, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman!

0

Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025, Pertamina memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadan Idulfitri 2025 yang berlangsung sejak 17 Maret hingga 13 April 2025, Pertamina menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan Avtur bagi masyarakat.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran tahun ini diprediksi mencapai 146,48 juta jiwa, atau sekitar 52 persen dari total populasi Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 24,76 juta orang diperkirakan menggunakan moda transportasi bus, 23,58 juta memilih kereta api antarkota, sementara pengguna pesawat diprediksi mencapai 19,77 juta orang.

Pertamina Jamin Pasokan Energi Transportasi

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh dalam menyediakan energi bagi seluruh sektor, termasuk transportasi massal.

“Pertamina memastikan pasokan BBM untuk seluruh moda transportasi publik tersedia dalam jumlah cukup dan distribusinya berjalan lancar,” ujar Fadjar.

Ia juga menambahkan bahwa menjelang Lebaran, mobilitas masyarakat meningkat pesat, terutama bagi pengguna transportasi umum seperti kereta api, pesawat, dan kapal laut. Selain BBM untuk kendaraan darat, Pertamina juga menyediakan Avtur untuk sektor penerbangan serta Biosolar untuk transportasi laut dan darat.

Sebagai langkah strategis, Pertamina telah melakukan penyesuaian harga Avtur di 37 bandara guna mendukung kebijakan penurunan tarif tiket pesawat, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.

Pemantauan Konsumsi BBM Secara Intensif

Pertamina terus melakukan pemantauan terhadap konsumsi BBM selama periode mudik guna memastikan pasokan tetap stabil.

“Kami akan terus mengawasi pergerakan konsumsi BBM, termasuk untuk transportasi publik, agar arus mudik tahun ini berjalan lancar tanpa kendala,” tambah Fadjar.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran mudik, Pertamina Group yang tergabung dalam Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025 akan bekerja selama 24 jam penuh, bersinergi dengan BUMN lain serta instansi terkait untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

“Pertamina siap melayani masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum,” pungkasnya.

Lulusan Baru Susah Dapat Kerja? Ini 5 Penyebab Utamanya!

Banyak lulusan baru berharap begitu lulus kuliah langsung bisa mendapatkan pekerjaan impian. Tapi kenyataannya, meskipun ekonomi tumbuh dan banyak perusahaan berkembang, tetap saja banyak fresh graduate yang kesulitan mendapat pekerjaan. Kenapa bisa begitu? Berikut Berempat.com akan memberi beberapa alasan utama yang membuat lulusan baru sulit bersaing di dunia kerja.

1. Persaingan yang Semakin Ketat

Setiap tahunnya, ribuan bahkan jutaan lulusan baru masuk ke pasar kerja. Sementara itu, jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia nggak selalu bertambah dengan kecepatan yang sama. Akibatnya, persaingan semakin ketat dan perusahaan lebih selektif dalam memilih kandidat terbaik. Kalau hanya mengandalkan ijazah tanpa keahlian tambahan, peluang untuk diterima kerja jadi semakin kecil.

2. Kurangnya Pengalaman Kerja

Banyak perusahaan lebih memilih kandidat yang sudah memiliki pengalaman kerja, meskipun hanya magang atau proyek freelance. Sayangnya, nggak semua lulusan baru memiliki pengalaman seperti itu saat lulus. Akhirnya, mereka kalah bersaing dengan kandidat lain yang sudah lebih siap. Oleh karena itu, penting untuk mulai mencari pengalaman sejak masih kuliah, baik melalui magang, kerja paruh waktu, atau ikut proyek sukarela.

3. Kesenjangan antara Pendidikan dan Kebutuhan Industri

Banyak perusahaan merasa bahwa keterampilan yang diajarkan di kampus belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Misalnya, lulusan dari jurusan tertentu mungkin kurang menguasai software atau keterampilan teknis yang dibutuhkan perusahaan. Inilah kenapa banyak lulusan baru perlu mengikuti pelatihan tambahan atau kursus agar lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja.

4. Mindset yang Kurang Fleksibel

Beberapa fresh graduate terlalu fokus mencari pekerjaan yang sesuai dengan ekspektasi mereka, misalnya harus bekerja di perusahaan besar atau mendapatkan gaji tinggi sejak awal. Padahal, dunia kerja seringkali membutuhkan fleksibilitas. Mencoba pekerjaan di perusahaan rintisan (startup), UMKM, atau bahkan freelance bisa jadi awal yang baik untuk membangun pengalaman sebelum mendapatkan pekerjaan impian.

5. Kurangnya Soft Skill yang Dibutuhkan

Selain keahlian teknis, perusahaan juga menilai keterampilan lain seperti komunikasi, kerja tim, problem solving, dan kemampuan beradaptasi. Sayangnya, banyak lulusan baru yang belum mengasah soft skill ini dengan baik. Mengembangkan keterampilan interpersonal dan belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja bisa jadi nilai tambah yang membuat kandidat lebih dilirik oleh perusahaan.

Sulitnya lulusan baru mendapatkan pekerjaan bukan berarti nggak ada kesempatan. Dengan persiapan yang lebih matang, pengalaman yang cukup, dan fleksibilitas dalam mencari peluang, peluang kerja akan terbuka lebih luas. Jadi, jangan hanya mengandalkan ijazah, tapi terus belajar dan mengembangkan diri agar lebih siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Target 146 Juta Wisatawan di Indonesia, Bandung Perkuat Tata Kelola Parkir dan Transportasi!

0

Menyambut puncak arus wisata selama libur Lebaran 2025, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi strategis di Bandung, Jawa Barat. Didampingi Wali Kota Muhammad Farhan, agenda ini fokus memastikan kesiapan infrastruktur, kebersihan, dan manajemen wisatawan di destinasi wisata kota Bandung.

Kunjungan pertama Menteri Widiyanti adalah ke Rumah Seni Ropih di kawasan Braga, yang dikenal sebagai jantung budaya dan sejarah Bandung. Galeri ini, warisan keluarga pelukis legendaris Pak Ropih, menampilkan koleksi lukisan unik yang menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. “Tempat ini bukan hanya tentang seni, tapi juga cerita keluarga yang menginspirasi. Keberadaannya memperkaya daya tarik Braga sebagai destinasi wajib,” ucap Widiyanti saat berdialog dengan Gina, penerus Rumah Seni Ropih.

Sebelumnya, rombongan juga mengunjungi Rumah Batik Komar, sentra batik yang menjadi tujuan belanja favorit. Di sini, Menteri menekankan pentingnya menjaga kualitas produk dan pelayanan untuk memastikan kepuasan pengunjung. “Destinasi seperti ini harus menjadi contoh bagaimana UMKM dan pariwisata saling mendukung,” tambahnya.

Fokus Kebersihan dan Pengelolaan Keramaian

Dalam dialog dengan pemerintah setempat, Widiyanti menyoroti tiga aspek kunci: kebersihan lingkungan, keamanan, dan penataan keramaian. Ia mengapresiasi inisiatif Pemkot Bandung dalam menerapkan Gerakan Wisata Bersih, program Kemenpar yang mendorong destinasi ramah lingkungan. “Sampah harus dikelola dengan baik. Jangan sampai keindahan alam dan budaya tercemar oleh limbah,” tegasnya.

Tantangan lain yang dibahas adalah antisipasi kemacetan, terutama di area parkir dan jalur utama menuju objek wisata. Widiyanti mengusulkan kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menyiapkan sistem transportasi alternatif, termasuk penambahan lahan parkir dan pengaturan arus lalu lintas.

Target 146 Juta Wisatawan, Bandung Jadi Prioritas!

Libur Lebaran diprediksi menjadi momentum puncak pergerakan wisatawan nusantara, dengan estimasi 146 juta perjalanan secara nasional. Jawa Barat, sebagai tujuan ketiga terpopuler setelah Jawa Tengah dan Timur, diharapkan menjadi tuan rumah yang siap menyambut jutaan pengunjung. “Masyarakat tidak hanya mudik, tapi juga berwisata. Ini peluang emas untuk memulihkan ekonomi lokal,” ujar Widiyanti.

Untuk mendorong minat berwisata, Kemenpar meluncurkan kampanye #MudikYuk, yang mengajak masyarakat menjelajahi destinasi sekitar kampung halaman. Melalui kerja sama dengan pelaku industri, kampanye ini menawarkan paket wisata menarik sekaligus mendukung target 1,08 miliar perjalanan domestik pada 2025.

Kunjungan ini juga menjadi ajang sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan swasta. Upaya bersama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem lokal. “Kami ingin Bandung menjadi contoh bagaimana destinasi budaya dan kreatif bisa menjadi tulang punggung pariwisata Indonesia,” tutup Menteri.

Pemudik Mulai Bergerak! Tol Trans Jawa Padat, Lalu Lintas Meningkat Jelang Lebaran

0

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan pemudik di sejumlah Gerbang Tol (GT) di jalur Trans Jawa pada H-10 Lebaran, tepatnya Jumat, 21 Maret 2025. Peningkatan arus lalu lintas ini terjadi di berbagai wilayah, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Di wilayah Jawa Barat, tercatat sebanyak 34.726 kendaraan melintas menuju wilayah timur melalui GT Cikampek Utama. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 10,64 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal yang mencapai 31.386 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang datang dari arah timur tercatat sebanyak 29.892 unit, meningkat 7,99 persen dari kondisi normal sebesar 27.680 kendaraan.

Di Jawa Tengah, peningkatan arus kendaraan juga terpantau cukup signifikan. Pada H-10 Lebaran, sebanyak 17.640 kendaraan melintasi GT Kalikangkung menuju Semarang, naik 4,05 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 16.953 kendaraan. Sedangkan kendaraan yang keluar dari Semarang tercatat sebanyak 14.658 unit, mengalami kenaikan 6,89 persen dari volume normal sebesar 13.713 kendaraan.

GT Banyumanik, yang menjadi akses utama menuju Solo, mencatat sebanyak 24.743 kendaraan, meningkat 1,13 persen dibandingkan kondisi normal sebesar 24.467 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang bergerak menuju Jakarta berjumlah 17.767 unit, naik 6,00 persen dari lalu lintas normal yang mencapai 16.762 kendaraan.

Arus Kendaraan di Jawa Timur Meningkat

Wilayah Jawa Timur juga mengalami lonjakan volume kendaraan pada H-10 Lebaran. Tercatat 20.271 kendaraan menuju Surabaya melalui GT Warugunung, naik 5,72 persen dibandingkan dengan kondisi normal sebesar 19.174 kendaraan. Arus kendaraan yang menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama juga mengalami peningkatan sebesar 4,23 persen, dari 19.287 kendaraan menjadi 20.103 kendaraan.

Sementara itu, kendaraan menuju Malang tercatat sebanyak 22.573 unit, sedikit menurun 1,77 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 22.979 kendaraan. Sebaliknya, jumlah kendaraan yang mengarah ke Surabaya mencapai 23.436 unit, mengalami kenaikan 4,45 persen dari kondisi normal sebanyak 22.438 kendaraan.

Di rute lainnya, tercatat 13.719 kendaraan menuju Malang, meningkat 2,22 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 13.421 kendaraan. Adapun kendaraan menuju Surabaya mencapai 12.151 unit, naik 8,80 persen dibandingkan dengan kondisi normal yang hanya 11.168 kendaraan.

Potongan Tarif Tol untuk Pemudik

Untuk mengakomodasi arus mudik dan mengurangi kepadatan di jalan tol, PT JTT kembali mengingatkan pengguna jalan mengenai pemberlakuan potongan tarif tol sebesar 20 persen untuk perjalanan menerus dari Jakarta ke Semarang selama periode libur Lebaran.

“Pengguna jalan dapat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 20 persen yang berlaku mulai 24 Maret 2025 pukul 05.00 WIB hingga 28 Maret 2025 pukul 05.00 WIB. Potongan tarif ini berlaku di ruas jalan tol yang dikelola PT JTT untuk perjalanan dari GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung,” jelas VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Paallo.

Dengan peningkatan volume lalu lintas ini, para pemudik diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi kendaraan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memanfaatkan fasilitas diskon tarif guna perjalanan yang lebih aman dan nyaman menuju kampung halaman.

Ribut di Medsos Soal Pencucian Uang? Ini Penjelasan Simpel Biar Kamu Nggak Salah Paham!

Setiap kali ada kasus korupsi atau narkoba, pasti muncul istilah pencucian uang di medsos. Netizen pada nanya: “Emang uangnya dicuci pake Rinso?” Eits, jangan salah! Ini bukan soal cuci-cuci beneran, tapi akal-akalan buat ngibulin hukum biar uang haram keliatan resmi dan sah. Biar kamu nggak ikut-ikutan bingung, yuk ikut Berempat.com kupas dikit-dikit!

Gini Cara Kerjanya…

Bayangin kamu punya uang  hasil dari korupsi atau barang terlarang. Kalau dipakai langsung, polisi bisa ngeh. Nah, supaya aman, pelaku bakal “nyuci” uang itu lewat trik-trik kayak:

  • Bikin bisnis fiktif, misalnya restoran atau toko online, terus uang haramnya dimasukin ke omset palsu.
  • Beli emas atau properti pake uang haram, terus dijual lagi biar dapat uang “bersih”.
  • Transfer uang ke rekening banyak orang (biasanya keluarga atau teman) supaya nggak ketahuan aslinya dari mana.

Intinya, uang ilegal itu diputer-puter sampe sulit dilacak asalnya. Contoh kasus yang sering viral: pejabat beli mobil mewah pake uang korupsi yang udah “dicuci” lewat investasi bodong.

Kenapa di Indonesia Sering Jadi Pembahasan Panas di Sosial Media?

  1. Banyak yang Ngejalanin! Data PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) nyebut, tiap tahun ada ribuan transaksi mencurigakan. Mulai dari artis sampai pejabat sering tersangkut.
  2. Modusnya Kreatif Banget! Ada yang pake jual-beli NFT, buka online shop fiktif, sampe bikin yayasan amal palsu. Netizen suka heboh karena modusnya kadang nggak nyangka!
  3. Dampaknya ke Rakyat Kecil! Uang haram yang “dicuci” bikin ekonomi nggak sehat. Contoh: harga properti bisa naik gegara dipenuhi pembeli yang pake uang ilegal.

Pencucian uang bukan cuma urusan koruptor saja. Kalau kita nggak hati-hati, bisa aja kebawa. Misal:

  • Jangan nerima transfer dari orang nggak jelas buat “ditukerin” ke cash.
  • Waspada kalau ada tawaran investasi returns gede dalam waktu singkat.
  • Laporkan transaksi mencurigakan ke pihak berwajib.

Pahami biar kamu nggak cuma jadi penonton di medsos, tapi juga bisa ikut edukasi temen-temen yang masih gagal paham tentang hal ini.

Dukung UMKM! Program Makan Bergizi Gratis Kucurkan Rp171 Triliun

0

Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi sektor UMKM.

“Program ini memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan UMKM dengan alokasi anggaran sebesar Rp171 triliun dan penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang,” ujar Helvi dalam sambutannya pada webinar tentang perluasan keterlibatan UMKM dalam MBG, Kamis (20/3).

Peningkatan Jumlah UMKM dan Dapur SPPG

Saat ini, sebanyak 726 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di 38 provinsi, dengan lebih dari 1.500 UMKM yang telah bergabung sebagai penyedia bahan baku. Seiring dengan target pengembangan 32.000 dapur SPPG pada tahun 2025, jumlah UMKM yang terlibat diproyeksikan akan terus bertambah.

Helvi juga menyoroti besarnya perputaran ekonomi dalam program ini. Setiap dapur SPPG dapat memproduksi 3.000 porsi makanan per hari dengan nilai ekonomi sekitar Rp30 juta, atau setara Rp600 juta per bulan.

Agar UMKM dapat berpartisipasi secara optimal, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya adalah kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Melalui akses modal yang lebih mudah, UMKM bisa lebih leluasa dalam pengadaan bahan baku, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperluas distribusi produk pangan,” jelas Helvi.

Selain itu, pemerintah juga menginisiasi business matching yang mempertemukan petani, pelaku UMKM, platform digital, serta sektor ritel guna memperkuat rantai pasok dan membuka peluang pasar lebih luas.

Legalitas usaha juga menjadi perhatian utama dalam penguatan ekosistem pangan berbasis UMKM. Pemerintah terus mendorong pendampingan bagi pelaku usaha dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB), sehingga mereka dapat beroperasi dengan lebih profesional dan memiliki daya saing tinggi.

Dampak Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional, Tengku Syahdana, menyatakan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan di seluruh Indonesia.

“Selain meningkatkan konsumsi pangan bergizi, program ini juga mendukung pemanfaatan bahan pangan lokal serta mendorong kesejahteraan petani dan pelaku UMKM,” ungkap Tengku.

Lebih lanjut, program MBG juga diperkirakan mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar. Dalam setiap dapur SPPG, dibutuhkan sekitar 35 hingga 50 tenaga kerja untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, mencuci peralatan, hingga operasional lainnya.

“Program ini membuka kesempatan bagi masyarakat, termasuk ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak bekerja. Dengan bergabung di SPPG, mereka kini memiliki penghasilan yang bahkan melampaui Upah Minimum Kabupaten (UMK),” tambahnya.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, pemerintah optimistis bahwa program Makan Bergizi Gratis dapat menjadi solusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menggerakkan roda perekonomian di tingkat lokal.

Bisnis Harus Peka! Ini Tren Medsos yang Bikin Strategi Makin Jos!

0

Media sosial itu kayak laut yang arusnya selalu berubah. Kalau bisnis mau tetap relevan, nggak bisa cuma modal buka akun terus posting asal-asalan. Kamu harus peka sama angin perubahan. Tapi tenang, nggak perlu bingung. Simak beberapa tren Medsos yang lagi happening dan bisa bikin strategi bisnismu makin ngena di hati audiens.

Kamu pasti sering lihat konten 15 detik di TikTok atau Reels yang tiba-tiba viral, kan? Ya, video pendek emang masih jadi favorit. Tapi jangan cuma ikut-ikutan bikin video asal gerak-gerak. Kuncinya di konten yang nyambung sama kebutuhan audiens. Misalnya, kalau jualan makanan, tunjukkin proses masaknya yang menggoda, atau kasih tips simpel kayak “3 cara pakai produk biar hasilnya maksimal”. Oh iya, musik yang lagi hits juga bisa bikin algoritma medsos makin sayang sama kontenmu.

Jualan di Medsos? Sekarang Bisa Langsung dari Aplikasi!

Dulu, medsos cuma tempat promosi. Sekarang? Instagram sama TikTok udah bisa jadi toko online beneran. Fitur shop di aplikasi memungkinkan orang beli produk tanpa perlu buka browser. Nah, kalau bisnismu belum optimize fitur ini, bisa ketinggalan banget. Pastiin foto produk jelas, deskripsi lengkap, dan harga terlihat. Bonus tip: Pakai lokasi atau tagar spesifik biar orang yang lagi cari produk kayak punyamu gampang nemu.

Audiens sekarang nggak gampang dibohongi. Mereka lebih suka lihat sisi real dari sebuah brand ketimbang konten yang terlalu diatur kayak iklan TV. Jadi, jangan ragu tampilin blunder kecil atau momen behind-the-scenes. Contohnya, tunjukkin timmu lagi sibuk packing pesanan sambil ketawa-ketawa, atau ceritain perjuangan founder saat awal bikin bisnis. Ini bikin brandmu terasa lebih manusiawi dan bisa bikin pelanggan makin loyal.

Daripada fokus ngejar follower banyak-banyak, mending bangun komunitas kecil yang solid. Bisa lewat grup WhatsApp khusus pelanggan setia, Discord, atau bahkan kolom komentar di Instagram. Di sini, kamu bisa kasih mereka akses eksklusif kayak promo flash sale, info produk baru sebelum dirilis, atau ngobrol langsung sama founder. Pelanggan yang merasa dianggap spesial biasanya bakal jadi brand ambassador gratis buatmu!

Buat konsumen muda, beli produk nggak cuma soal kualitas. Mereka mau tau apakah brandmu punya kontribusi positif ke lingkungan atau sosial. Misalnya, pakai kemaran daur ulang, donasi sebagian profit buat pendidikan, atau dukung isu kesetaraan gender. Tapi ingat, jangan cuma klaim! Tunjukkin bukti nyata. Posting proses daur ulang sampah produksi, atau dokumentasi saat timmu terjun langsung ke kegiatan sosial.

Kolab dengan Micro-Influencer: Engagement Lebih Greget!

Influencer besar emang menjanjikan jangkauan luas, tapi micro-influencer (dengan follower 10-100 ribu) sering punya engagement lebih tinggi. Mereka juga dianggap lebih relatable. Contoh, kalau bisnismu jual peralatan masak, cari influencer yang kontennya fokus di resep rumahan sederhana. Kolab bisa dalam bentuk review produk atau challenge masak pakai produkmu. Hasilnya? Audiens yang tertarget dan konversi lebih meyakinkan.

Respon cepat di DM medsos itu wajib. Tapi gimana kalau bisnismu belum punya tim khusus? Manfaatin fitur auto-reply atau chatbot. Misalnya, pasang balasan otomatis di Instagram DM buat jawab pertanyaan umum kayak “Ongkir ke Bandung berapa?” atau “Stok warna merah ada?”. Ini bikin pelanggan nggak nunggu lama, dan kesan profesional bisnismu tetap terjaga.

Suara Jadi Senjata Baru di Medsos

Podcast, Instagram Story dengan voice note, atau Twitter Spaces mulai banyak dipake buat promosi. Kenapa? Suara bisa bikin audiens lebih terhubung secara emosional. Coba rekam audio pendek berisi tips seputar produkmu, atau curhat singkat tentang perjalanan bisnis. Bisa juga jadi bintang tamu di podcast lain buat perluas jaringan.

Isu kebocoran data makin sering jadi perbincangan. Kalau bisnismu mengumpulkan data pelanggan (kayak nomor HP atau email), pastiin mereka tau untuk apa datanya dipake. Jangan asal minta info tanpa izin. Tambahkan disclaimer jelas di bio atau website, dan jamin keamanan datanya. Percaya deh, transparansi bikin pelanggan makin percaya.

Konten buatan pelanggan itu kayak harta karun. Selain jadi testimoni gratis, UGC juga bikin calon pembeli lebih yakin. Cara dapetinnya gampang: buat challenge atau giveaway yang mewajibkan peserta posting foto/video pakai produkmu. Misalnya, “Posting gaya OOTD pakai sepatu kita, tag @bisnismu, dan dapatkan chance menang voucher 1 juta”. Hasilnya? Feed medsosmu rame konten gratis sekaligus promosi organik.

Segala tren boleh kamu coba, tapi yang paling penting tetaplah jaga komunikasi dua arah. Balas komentar, ucapin terima kasih ke pelanggan setia, atau sekadar tanya “Hari ini lagi pada ngapain?” di Story. Medsos itu tentang interaksi, bukan cuma jualan. Siapa tau, dari obrolan santai itu kamu malah nemu ide brilian buat gebrak pasar!

Bank Indonesia Buka Penukaran Uang Baru, Kuota Terbatas! Segera Daftar

0

Menjelang perayaan Idulfitri 2025, Bank Indonesia (BI) kembali menghadirkan layanan penukaran uang baru secara daring. Fasilitas ini memungkinkan masyarakat memperoleh uang pecahan baru dengan lebih mudah dan nyaman tanpa harus mengantre panjang di lokasi penukaran.

Layanan ini resmi dibuka sejak 3 Maret hingga 27 Maret 2025 melalui situs resmi PINTAR BI (pintar.bi.go.id). Masyarakat dapat melakukan pemesanan uang baru secara online sebelum datang ke lokasi penukaran yang telah dipilih. Langkah ini bertujuan untuk menghindari kerumunan serta memastikan proses penukaran berjalan lebih cepat dan efisien.

Jadwal dan Mekanisme Penukaran Uang Baru

Penukaran uang baru dilakukan dalam empat periode berbeda. Saat ini, layanan sudah memasuki periode ketiga, yang berlangsung pada 17-23 Maret 2025. Adapun untuk periode keempat, masyarakat dapat mulai melakukan pemesanan pada 23 Maret 2025 dengan jadwal penukaran pada 24-27 Maret 2025.

Bank Indonesia memastikan bahwa jumlah uang baru yang disediakan mencukupi kebutuhan masyarakat. Namun, karena keterbatasan kuota, tidak semua pemesanan dapat dipenuhi. Selain itu, ada batas maksimal penukaran yang ditetapkan, yakni Rp4,3 juta per individu.

Langkah-Langkah Penukaran Uang Baru

  1. Akses Situs PINTAR BI
    • Buka laman pintar.bi.go.id melalui perangkat ponsel atau komputer.
    • Siapkan KTP untuk pendaftaran.
    • Pilih layanan penukaran uang rupiah melalui kas keliling.
  2. Pilih Lokasi dan Jadwal Penukaran
    • Tentukan kota, lokasi, dan tanggal penukaran sesuai pilihan yang tersedia.
    • Pastikan memilih jadwal yang sesuai sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
  3. Isi Data Pribadi
    • Masukkan nama lengkap, NIK sesuai KTP, nomor HP, dan alamat email.
    • Pastikan data yang dimasukkan benar agar pemesanan berhasil.
  4. Tentukan Nominal dan Pecahan Uang
    • Pilih pecahan uang yang diinginkan dengan batas maksimal Rp4,3 juta per orang.
    • Contoh kombinasi pecahan:
      • Uang Pecahan Besar (UPB): Rp50 ribu (30 lembar), Rp20 ribu (25 lembar).
      • Uang Pecahan Kecil (UPK): Rp10 ribu (100 lembar), Rp5 ribu (200 lembar), Rp2 ribu (100 lembar), Rp1 ribu (100 lembar).
    • Konfirmasi pemesanan setelah memilih jumlah uang yang diinginkan.
  5. Simpan Bukti Pemesanan dan Datang ke Lokasi
    • Unduh serta simpan bukti pemesanan yang dikirimkan melalui email.
    • Datang ke lokasi penukaran sesuai jadwal yang dipilih dengan membawa KTP dan bukti pemesanan.
    • Tukarkan uang baru sesuai dengan nominal yang telah dipesan.

Ketentuan Tambahan

  • Satu NIK-KTP hanya dapat digunakan untuk satu pemesanan hingga periode penukaran selesai.
  • Pemesanan ulang hanya bisa dilakukan setelah periode sebelumnya berakhir.
  • Penukaran uang logam dibatasi maksimal 250 keping per pecahan.
  • Uang kertas dapat ditukar dalam kelipatan 100 lembar per pecahan, sesuai dengan kebijakan BI.
  • Bank Indonesia berhak memberikan uang pecahan dengan tahun emisi berbeda selama masih berlaku sebagai alat pembayaran sah.

Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh uang baru untuk kebutuhan Lebaran secara lebih praktis dan tertib, tanpa harus menghadapi antrean panjang di lokasi penukaran.

Antisipasi Lonjakan Trafik, Operator Seluler Beri Diskon Paket Data hingga 50%

0

Komdigi bersama sejumlah operator seluler telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran layanan telekomunikasi selama periode mudik Lebaran 2025. Salah satu kebijakan yang diambil adalah pemberian diskon khusus untuk paket data, serta pembentukan posko dan satuan tugas guna memastikan stabilitas jaringan selama masa arus mudik dan balik.

Menteri Komdigi, Meutya Hafid, dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kemkomdigi pada Kamis (20/3/2025), mengungkapkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan operator seluler untuk mendirikan posko pengawasan serta satuan tugas yang akan beroperasi penuh selama 24 jam. “Kami memastikan bahwa setidaknya ada 35 unit pelaksana teknis yang akan melakukan pemantauan spektrum frekuensi radio di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Posko Telekomunikasi Dibangun di Titik Strategis

Lebih lanjut, Meutya mengungkapkan bahwa posko angkutan Lebaran terpadu akan didirikan di lima titik utama guna memastikan kelancaran komunikasi bagi para pemudik. “Beberapa lokasi strategis yang akan menjadi pusat pemantauan antara lain Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, rest area KM 57 dan KM 63, serta stasiun kereta api Gambir Jakarta dan Tawang Semarang,” jelasnya.

Tak hanya itu, operator seluler juga akan menawarkan paket data khusus Ramadan dan Lebaran dengan diskon harga hingga 50%. Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan koneksi stabil selama perjalanan mudik dan perayaan hari raya.

Trafik Diprediksi Naik 20%, Kualitas Layanan Jadi Prioritas

Meutya juga memproyeksikan adanya lonjakan trafik komunikasi selama Ramadan dan Lebaran. “Berdasarkan data dan pengalaman sebelumnya, peningkatan trafik diperkirakan mencapai lebih dari 20% dibandingkan penggunaan harian normal,” katanya. Untuk itu, Komdigi menekankan kepada seluruh operator seluler agar memastikan jaringan tetap berjalan optimal tanpa kendala.

“Kami ingin menegaskan bahwa layanan telekomunikasi merupakan elemen vital bagi kelancaran dan keamanan selama periode mudik. Oleh sebab itu, kami meminta dengan tegas kepada operator agar memastikan tidak ada gangguan dalam layanan publik,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Meutya Hafid juga menyampaikan kebijakan terkait layanan telekomunikasi pada Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 29 Maret 2025. Komdigi telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan akan mengirimkan surat edaran kepada seluruh operator seluler serta penyelenggara penyiaran untuk menonaktifkan layanan selama perayaan berlangsung.

“Kebijakan ini merupakan permintaan dari Pemerintah Provinsi Bali, dan kami telah berkoordinasi untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.