Kamis, September 3, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 93

Cuma Butuh17 Menit, Rp204 Miliar Raib: Polisi Tetapkan 9 Tersangka Pembobol Rekening Dormant

0

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan sindikat pembobol rekening dormant dengan total kerugian mencapai Rp204 miliar. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan polisi pada awal Juli 2025, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Subdit II Perbankan melalui penyelidikan intensif.

Modus yang digunakan terbilang rapi. Para pelaku menyamar sebagai anggota Satgas Perampasan Aset, lalu menjalin hubungan dengan oknum internal bank untuk mendapatkan akses ke sistem perbankan. Rekening-rekening dormant yang tidak aktif menjadi sasaran empuk untuk kemudian dipindahkan dananya secara ilegal ke sejumlah rekening penampungan.

Brigjen Pol Helfi Assegaf, Dirtipideksus Bareskrim, menjelaskan bahwa eksekusi dilakukan pada Jumat sore sekitar pukul 18.00 WIB. Waktu tersebut dipilih karena sudah di luar jam operasional bank, sehingga lebih sulit terdeteksi oleh sistem keamanan internal.

Skema Eksekusi dan Peran Tersangka

Salah satu eksekutor utama, NAT, yang merupakan mantan teller bank, berhasil mengakses sistem inti perbankan setelah menerima User ID dari Kepala Cabang Pembantu. Dengan akses tersebut, dana Rp204 miliar dipindahkan hanya dalam hitungan menit tanpa sepengetahuan nasabah pemilik rekening.

Uang hasil kejahatan kemudian disebar ke lima rekening penampungan. Namun, aktivitas mencurigakan tersebut segera terendus pihak bank, yang kemudian melaporkannya ke Bareskrim Polri.

Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Mereka terbagi ke dalam tiga kelompok besar:

  1. Oknum internal bank: AP (Kepala Cabang Pembantu) dan GRH (Consumer Relation Manager).

  2. Eksekutor pembobolan: C alias K (mastermind), DR (konsultan hukum), NAT (mantan pegawai bank), R (mediator), serta TT (fasilitator keuangan ilegal).

  3. Pencucian uang: DH (pembuka blokir rekening) dan IS (pemilik rekening penampungan).

Polisi menegaskan bahwa C alias K berperan sebagai otak kejahatan. Ia bahkan memalsukan kartu identitas dengan logo salah satu lembaga pemerintah untuk meyakinkan oknum bank bahwa dirinya adalah bagian dari Satgas resmi yang sedang bertugas. Dengan cara ini, akses terhadap rekening dormant bisa diperoleh tanpa banyak kecurigaan.

Eksekusi Hanya dalam Waktu Singkat!

Menurut Brigjen Helfi, pembobolan dana ratusan miliar rupiah ini dilakukan dengan sangat cepat. “Dalam waktu hanya 17 menit, para pelaku berhasil memindahkan dana dari rekening dormant ke lima rekening penampung,” ujarnya.

Pengungkapan kasus ini menegaskan bahwa pembobol rekening dormant tidak hanya mengandalkan keahlian teknis, tetapi juga rekayasa sosial dan kolaborasi dengan orang dalam. Keterlibatan oknum bank memperlihatkan adanya celah yang bisa dimanfaatkan kelompok kriminal untuk meraup keuntungan besar dalam waktu singkat.

Saat ini, seluruh tersangka tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas, termasuk apakah ada rekening penampung lain yang digunakan untuk menyamarkan aliran dana.

Brigjen Helfi menegaskan, Polri akan terus memperkuat kerja sama dengan industri perbankan guna menutup peluang terulangnya kasus serupa. “Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa keamanan siber dan integritas internal bank harus terus ditingkatkan,” katanya.

Dengan terbongkarnya jaringan pembobol rekening dormant ini, Bareskrim berharap dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan sekaligus mencegah kerugian yang lebih besar di masa depan.

Kenapa Dana Darurat Bisnis Itu Wajib? Ini Perhitungan Idealnya

Bagi para pelaku usaha, terutama UMKM, memiliki dana darurat bisnis adalah langkah penting untuk menjaga keberlangsungan usaha di tengah ketidakpastian. Banyak pemilik usaha hanya fokus pada pemasukan dan keuntungan, tapi lupa menyiapkan cadangan dana ketika terjadi hal tak terduga. Padahal, dana cadangan inilah yang bisa menjadi penyelamat saat bisnis menghadapi masalah mendadak, seperti penurunan penjualan, biaya operasional yang melonjak, atau bahkan kondisi darurat seperti pandemi.

Pertanyaannya, berapa banyak sebenarnya dana darurat bisnis yang perlu disiapkan oleh UMKM? Jawaban ini tidak selalu sama untuk semua jenis usaha, tapi ada panduan umum yang bisa membantu pengusaha menghitung kebutuhannya.

Menghitung Kebutuhan Dana Darurat Bagi Pemilik Bisnis

Langkah pertama dalam menyiapkan dana darurat bisnis adalah memahami kebutuhan operasional bulanan. Misalnya, sebuah usaha kecil rata-rata membutuhkan Rp10 juta per bulan untuk gaji karyawan, sewa tempat, listrik, dan bahan baku. Maka, cadangan dana yang ideal sebaiknya mencakup minimal 3 hingga 6 kali total biaya operasional bulanan tersebut. Artinya, bisnis tersebut setidaknya perlu menyimpan Rp30 juta hingga Rp60 juta sebagai dana darurat.

Namun, kebutuhan ini bisa berbeda tergantung pada jenis bisnis. Usaha ritel mungkin lebih membutuhkan dana likuid karena perputaran stok cepat, sedangkan bisnis jasa bisa lebih fleksibel. Yang terpenting, dana cadangan ini harus mudah dicairkan sewaktu-waktu, bukan dalam bentuk aset yang sulit dijual cepat.

Selain itu, penting juga untuk meninjau kondisi eksternal. Jika bisnis berada di industri yang rawan fluktuasi, seperti pariwisata atau kuliner, maka cadangan yang lebih besar tentu lebih aman.

Cara Menyiapkan Dana Darurat untuk UMKM

Menabung dana cadangan mungkin terasa berat bagi UMKM yang masih berkembang. Namun, ada strategi sederhana yang bisa diterapkan:

  1. Pisahkan Rekening Khusus
    Buat rekening terpisah khusus untuk dana darurat UMKM agar tidak tercampur dengan uang operasional harian.

  2. Sisihkan Persentase dari Laba
    Setiap kali mendapatkan keuntungan, alokasikan minimal 5–10 persen untuk dana darurat. Jumlah kecil tapi konsisten akan sangat membantu dalam jangka panjang.

  3. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Mendesak
    Tunda pengeluaran untuk hal yang belum prioritas, misalnya renovasi besar, hingga dana cadangan benar-benar stabil.

  4. Gunakan Instrumen Aman
    Simpan dana darurat di instrumen yang mudah dicairkan seperti tabungan bisnis atau deposito jangka pendek. Hindari menaruhnya di aset berisiko tinggi seperti saham atau kripto.

Banyak UMKM yang gagal bertahan bukan karena tidak punya produk bagus, melainkan karena kehabisan modal saat menghadapi masalah tak terduga. Dengan memiliki dana darurat bisnis, pengusaha bisa menjaga kelangsungan usaha meski terjadi penurunan penjualan atau gangguan lain.

Dana cadangan bukan hanya soal bertahan, tapi juga memberi ruang untuk mengambil keputusan dengan lebih tenang. Alih-alih panik mencari pinjaman mendadak yang bunganya tinggi, pelaku usaha bisa menggunakan cadangan dana sambil menyusun strategi pemulihan.

Singkatnya, dana darurat adalah “payung” yang harus selalu disiapkan sebelum hujan datang. Bagi UMKM, menabung untuk dana cadangan bukan pilihan, melainkan kebutuhan mutlak jika ingin bisnis tetap sehat dan berumur panjang.

Transformasi Ekonomi Digital, Senjata Indonesia Menuju Negara Maju 2045

0

Transformasi ekonomi digital kini dipandang sebagai pilar utama dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045. Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak lagi dianggap sekadar tren teknologi, melainkan mesin pertumbuhan baru yang mampu mendorong daya saing nasional. Pemerintah pun menggandeng perguruan tinggi, dunia usaha, hingga komunitas profesional untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa AI akan menjadi pengubah arah besar dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan. “AI adalah sebuah keniscayaan, sekaligus game changer. Teknologi ini akan menjadi faktor penting yang mengantarkan Indonesia dari posisi ekonomi ke-16 di G20 menuju empat besar pada 2045,” ujar Airlangga dalam sambutannya di forum KAGAMA Leaders Forum: Indonesia Merdeka AI yang digelar di Jakarta, Rabu (24/9).

Strategi Pemerintah Mantapkan Transformasi Ekonomi Digital

Dalam kesempatan itu, Airlangga memaparkan sejumlah langkah strategis pemerintah. Salah satunya melalui kebijakan ekonomi baru (8+4+5) yang mencakup penguatan digitalisasi dan program pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi. Program ini dirancang agar lulusan lebih cepat masuk ke dunia kerja dengan skema pemagangan selama enam bulan yang mendapat dukungan insentif dari negara. Pada tahap awal, pemerintah menargetkan 20 ribu peserta dalam tiga bulan pertama, dengan kemungkinan diperpanjang untuk tiga bulan berikutnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga mempercepat pembangunan AI Data Center di Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa, Batam. Infrastruktur ini diharapkan menjadi tulang punggung riset dan pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Di sisi lain, konsep gig economy tengah digulirkan di 15 kota besar, sementara akses internet diperluas lewat teknologi Low Earth Orbit (LEO) Satellite. Dengan terobosan ini, sekitar 100 ribu masyarakat di wilayah terpencil yang belum terjangkau fiber optic bisa menikmati layanan internet berkecepatan tinggi.

Upaya memperkuat posisi Indonesia juga dilakukan melalui kerja sama global. Indonesia kini memimpin penyusunan ASEAN Digital Economic Framework Agreement (DEFA), sekaligus memperkuat kemitraan lewat penandatanganan perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang untuk pertama kalinya memasukkan digital cluster. Langkah ini menegaskan peran Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam lanskap ekonomi digital regional maupun global.

Lebih jauh, Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang menggunakan metodologi penilaian kesiapan digital UNESCO. Hasilnya menunjukkan bahwa Indonesia berada selangkah lebih maju dibandingkan banyak negara lain di kawasan. Temuan ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam membangun fondasi kokoh menghadapi era kecerdasan buatan.

Airlangga juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia digital. Pemerintah menargetkan terciptanya 10,7 juta talenta digital pada 2030 melalui program pendidikan vokasi, kerja sama internasional, serta pengembangan pusat inovasi teknologi. “Next engine of growth adalah manusia dan digitalisasi. Dengan itu, Indonesia bisa menyamai kemajuan Jepang, Korea, hingga Tiongkok, dan menjadi lima besar ekonomi dunia pada 2045,” pungkasnya.

Xiaomi 15T Series Resmi Diperkenalkan, Tawarkan Pengalaman Flagship Lebih Terjangkau

0

Xiaomi kembali menghadirkan gebrakan baru di pasar smartphone global dengan memperkenalkan Xiaomi 15T dan Xiaomi 15T Pro. Kedua ponsel dari lini Xiaomi 15T Series ini diumumkan secara resmi di Jerman pada Rabu (23/9/2025) waktu setempat. Sebagai penerus seri 14T yang dirilis tahun lalu, Xiaomi 15T membawa sejumlah penyempurnaan yang signifikan, terutama di sektor kamera, layar, baterai, hingga sistem operasi terbaru.

Kehadiran xiaomi 15t menegaskan posisinya sebagai ponsel sub-premium flagship. Artinya, perangkat ini menawarkan performa mendekati smartphone kelas atas, namun dengan banderol harga yang relatif lebih terjangkau. Kombinasi tersebut membuatnya menarik bagi pengguna yang menginginkan pengalaman flagship tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Kamera Leica Jadi Senjata Utama

Sama seperti generasi sebelumnya, Xiaomi kembali menjalin kerja sama dengan Leica dalam menghadirkan sistem kamera. Xiaomi 15T hadir dengan konfigurasi tiga lensa: kamera utama, ultra-wide, dan telephoto. Sementara itu, Xiaomi 15T Pro dilengkapi kamera utama, ultra-wide, dan Leica 5x Pro telephoto yang mampu menghasilkan foto dengan detail menawan.

Pada kamera utama 50MP, tertanam lensa optik Leica Summilux dengan aperture ƒ/1.7 di versi reguler dan ƒ/1.62 di versi Pro. Kemampuan menangkap cahaya dalam kondisi minim semakin diperkuat oleh sensor Light Fusion 900 di Xiaomi 15T Pro, yang menawarkan dynamic range hingga 13,5 EV. Hal ini membuat foto terlihat lebih tajam, jernih, dan penuh warna, bahkan di kondisi pencahayaan ekstrem.

Xiaomi 15T Pro juga dibekali dengan kemampuan 5x optical zoom, 10x optical-level zoom, hingga 20x Ultra Zoom, cocok untuk menangkap lanskap luas maupun detail kecil. Di bagian depan, keduanya membawa kamera 32MP untuk mendukung kebutuhan selfie dan panggilan video.

Inovasi Fitur Komunikasi Offline

Salah satu fitur baru yang cukup menarik perhatian adalah kehadiran Xiaomi Astral Communication. Fitur ini mencakup Xiaomi Offline Communication, yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara antarperangkat Xiaomi 15T Series tanpa memerlukan sinyal seluler atau Wi-Fi. Jangkauan fitur ini mencapai 1,3 km untuk Xiaomi 15T dan hingga 1,9 km untuk varian Pro, sangat ideal digunakan di area terpencil seperti gunung, hutan, atau jalur pendakian.

Selain itu, Xiaomi 15T Series juga menjadi yang pertama menjalankan sistem operasi Xiaomi HyperOS 3. OS terbaru ini menawarkan pengalaman multitasking lebih lancar, peluncuran aplikasi yang lebih cepat, serta desain antarmuka baru yang modern. Dukungan Xiaomi HyperAI turut memperhalus konektivitas lintas perangkat, membuat pengalaman ekosistem Xiaomi semakin mulus.

Berapa Harga Xiaomi 15T Series? 

Untuk pasar Eropa, Xiaomi membanderol 15T dengan harga mulai €650 (sekitar Rp11 jutaan) untuk varian 12/256GB. Sementara Xiaomi 15T Pro dilepas mulai €800 (sekitar Rp13,5 jutaan) dengan konfigurasi penyimpanan yang sama.

Xiaomi juga menyiapkan layanan purna jual menarik. Konsumen mendapatkan satu kali penggantian layar gratis dalam enam bulan pertama, serta layanan perbaikan di luar garansi tanpa biaya jasa selama 12 bulan pertama.

Dengan kombinasi kamera berkelas Leica, fitur komunikasi inovatif, dan harga yang kompetitif, Xiaomi 15T dan 15T Pro diprediksi menjadi salah satu seri paling diminati tahun ini.

Cara Membuat Anggaran Bisnis Efektif untuk Hindari Kerugian Usaha

Mengelola keuangan merupakan salah satu aspek terpenting dalam menjalankan usaha. Banyak bisnis gagal bukan karena produknya buruk, melainkan karena arus kas yang tidak terkontrol. Di sinilah pentingnya memahami cara membuat anggaran bisnis yang realistis dan mudah diikuti. Dengan anggaran yang jelas, pengeluaran bisa lebih terarah, pendapatan lebih terukur, dan risiko kebangkrutan dapat diminimalisir.

Banyak pelaku usaha masih menganggap anggaran hanya formalitas, padahal fungsinya sangat vital. Anggaran bisnis ibarat peta perjalanan yang memandu ke mana perusahaan akan melangkah. Tanpa anggaran, pengeluaran bisa membengkak dan keuntungan sulit tercapai. Oleh karena itu, mempelajari cara membuat anggaran bisnis dengan benar adalah langkah penting bagi siapa pun yang ingin usahanya berkembang.

Langkah-Langkah Membuat Anggaran Bisnis

Agar anggaran tidak sekadar angka di atas kertas, ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan:

  1. Analisis Pendapatan
    Catat semua sumber pemasukan bisnis. Misalnya, penjualan produk utama, layanan tambahan, atau pendapatan pasif dari kerja sama dengan pihak lain. Estimasi pendapatan ini sebaiknya realistis, jangan terlalu optimis atau pesimis.

  2. Rinci Pengeluaran
    Bedakan antara pengeluaran tetap (fixed cost) seperti sewa tempat, gaji karyawan, dan tagihan utilitas, dengan pengeluaran variabel (variable cost) seperti biaya promosi atau bahan baku. Dengan pemisahan ini, kamu bisa tahu mana yang wajib dibayar dan mana yang bisa diatur sesuai kondisi.

  3. Siapkan Dana Darurat
    Banyak pengusaha lupa menyiapkan pos dana cadangan. Padahal, keadaan darurat bisa datang kapan saja, seperti penurunan penjualan mendadak atau kenaikan harga bahan baku. Idealnya, dana darurat setara dengan 3–6 bulan biaya operasional.

  4. Tentukan Prioritas Investasi
    Anggaran bukan hanya soal menghemat, tapi juga mengatur ke mana dana harus dialokasikan. Misalnya, apakah lebih penting membeli mesin baru, menambah karyawan, atau meningkatkan budget pemasaran.

  5. Pantau dan Evaluasi Rutin
    Anggaran harus dievaluasi setiap bulan atau kuartal. Dengan begitu, kamu bisa melihat apakah target tercapai atau ada penyimpangan yang perlu segera diperbaiki.

Kenapa Anggaran Bisnis Harus Realistis?

Membuat anggaran terlalu ambisius justru berbahaya. Jika target pendapatan dipatok terlalu tinggi, kamu mungkin akan kecewa ketika tidak tercapai. Sebaliknya, kalau anggaran terlalu kecil, perkembangan bisnis jadi terhambat. Kunci dari cara membuat anggaran bisnis yang sehat adalah keseimbangan: cukup realistis untuk dijalankan, tapi juga fleksibel agar bisa menyesuaikan perubahan pasar.

Selain itu, anggaran yang realistis memudahkan dalam membuat keputusan. Misalnya, kapan waktu yang tepat untuk menambah modal, kapan harus menahan ekspansi, atau kapan perlu memotong biaya operasional.

Membuat anggaran bukan sekadar tugas administratif, melainkan strategi penting untuk menjaga keberlangsungan usaha. Dengan memahami cara membuat anggaran bisnis yang realistis dan mudah diikuti, pelaku usaha bisa lebih tenang menghadapi ketidakpastian, mengelola arus kas dengan baik, serta mengoptimalkan keuntungan. Ingat, bisnis yang sehat selalu dimulai dari keuangan yang terencana dengan matang.

Pesan PBB dan Presiden Prabowo Jadi Kompas Pengembangan Sektor Industri Indonesia

0

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan sektor industri yang berdaya saing sekaligus berwawasan lingkungan, menyusul arahan penting yang disampaikan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres dan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum PBB ke-80 di New York. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut pesan global itu menjadi pengingat bahwa pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan dan solidaritas antarnegara.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyoroti sejumlah tantangan dunia, mulai dari upaya mengakhiri konflik bersenjata, menjaga Hak Asasi Manusia, mengatasi krisis iklim, hingga memastikan teknologi berkembang secara transparan dan adil. Sementara itu, Presiden Prabowo menegaskan arah kebijakan Indonesia yang fokus pada ketahanan pangan, percepatan transisi energi hijau, serta partisipasi aktif menjaga perdamaian global.

Selaras dengan Perjanjian Paris 2015, Presiden Prabowo juga menegaskan target Indonesia untuk mencapai emisi nol bersih pada 2060, bahkan membuka peluang mempercepat pencapaian tersebut. Pesan itu sejalan dengan langkah Kemenperin yang telah menargetkan sektor industri mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2050, satu dekade lebih cepat dari target nasional.

“Kementerian Perindustrian berupaya keras mempercepat dekarbonisasi industri agar Indonesia mampu bersaing secara global tanpa mengorbankan lingkungan,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (24/9).

Strategi Nyata Menuju Industri Hijau

Untuk mewujudkan industri hijau, Kemenperin menyusun serangkaian strategi, mulai dari Peta Jalan Dekarbonisasi, penerapan Mekanisme Perdagangan Karbon, pengembangan teknologi Carbon Capture Utilization (CCU), pembentukan Green Industry Service Company (GISCO), hingga sertifikasi industri hijau. Langkah-langkah tersebut diharapkan mendorong efisiensi energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan daya saing produk nasional di pasar internasional.

Ada sembilan sektor industri yang menjadi prioritas percepatan dekarbonisasi, yakni semen, pupuk, logam, pulp dan kertas, tekstil, kimia, otomotif, serta makanan dan minuman. Pemilihan sektor-sektor ini didasarkan pada tingkat emisi yang relatif tinggi dibanding industri lainnya. “Kami sedang menyelesaikan peta jalan dekarbonisasi untuk setiap sektor prioritas agar transisi menuju industri ramah lingkungan bisa terukur,” tambah Menperin.

Selain fokus pada keberlanjutan, Kemenperin juga mendukung visi Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengembangkan industri agro. Langkah ini diyakini dapat memperkokoh ekonomi nasional sekaligus memperluas kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dan kemakmuran global.

“Pesan Sekretaris Jenderal PBB dan Presiden Prabowo mengingatkan kita bahwa pengembangan sektor industri tidak semata mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus membawa manfaat bagi kemanusiaan dan kelestarian lingkungan,” tegas Agus Gumiwang.

Realisasi KPR Rumah Subsidi Capai 221 Ribu Unit, Akses Hunian Terjangkau Kian Luas

0

Program KPR Rumah Subsidi terus menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2025. Hingga pertengahan September, pemerintah mencatat realisasi pembiayaan rumah bersubsidi mencapai 221.047 unit. Angka tersebut mencakup berbagai tahap, mulai dari rumah yang sedang dibangun, unit siap huni namun belum akad kredit, hingga rumah yang sudah resmi akad dengan dana KPR cair.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengungkapkan capaian ini sebagai bukti komitmen pemerintah dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Total sejak 1 Januari sampai 15 September 2025 sudah ada 221.047 unit rumah yang masuk skema KPR Rumah Subsidi,” ujar Maruarar di Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Dari total tersebut, sebanyak 45.385 unit masih dalam tahap pembangunan atau proses akad kredit, sementara 175.662 unit telah terealisasi sepenuhnya dengan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Tapera, termasuk untuk pegawai negeri sipil. Maruarar menegaskan bahwa distribusi rumah subsidi harus merata di seluruh Indonesia untuk memastikan keadilan sosial.

Pemerintah Perkuat Skema Pembiayaan dan Perluas Kuota

Guna mempercepat kepemilikan rumah layak huni, pemerintah terus mengoptimalkan pemanfaatan dana pembiayaan melalui Subsidi KPR Sejahtera FLPP yang dikelola Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Skema ini memungkinkan masyarakat mendapatkan rumah dengan suku bunga tetap rendah, uang muka ringan, dan tenor panjang, sehingga beban cicilan lebih terjangkau.

Presiden Prabowo Subianto juga memberikan perhatian besar terhadap sektor perumahan. Pada awal September, Maruarar dipanggil ke Istana Merdeka untuk melaporkan progres dan strategi percepatan. Salah satu kebijakan penting yang diambil adalah peningkatan kuota rumah subsidi dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit pada 2025. “Presiden sangat peduli, buktinya kuota rumah subsidi tahun ini naik signifikan,” kata Maruarar.

Tak berhenti di situ, pemerintah juga memperkenalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus sektor perumahan dengan plafon Rp130 triliun. Sebesar Rp117 triliun dialokasikan untuk mendukung kontraktor, pengembang, dan toko bahan bangunan agar bisa menyediakan rumah dengan harga terjangkau. Sementara untuk masyarakat, terutama pelaku UMKM yang memanfaatkan rumahnya sebagai tempat usaha, tersedia pinjaman berbunga rendah hanya 6 persen dengan plafon hingga Rp500 juta.

“Ini terobosan baru agar rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga bisa menunjang kegiatan usaha kecil,” jelas Maruarar.

Pemerintah berharap kombinasi antara peningkatan kuota KPR Rumah Subsidi, subsidi bunga, serta dukungan KUR perumahan dapat menjaga ketersediaan hunian terjangkau sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di sektor konstruksi dan UMKM. Langkah ini sejalan dengan misi pemerintahan Prabowo untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat lewat kepemilikan rumah yang layak dan inklusif.

8 Ide Caption Marketing Kreatif untuk Tingkatkan Engagement dan Penjualan

Di era digital sekarang, kekuatan kata-kata bisa menentukan cepat atau tidaknya sebuah produk laku di pasaran. Banyak bisnis kecil hingga brand besar mulai menyadari pentingnya caption marketing dalam menarik perhatian konsumen. Bukan sekadar kalimat hiasan di media sosial, caption bisa menjadi jembatan antara produk dengan emosi pembeli. Dengan strategi yang tepat, caption marketing mampu meningkatkan engagement sekaligus mendorong penjualan.

Caption marketing yang efektif biasanya mengandung tiga elemen: singkat, jelas, dan relevan dengan target audiens. Tanpa itu, pesan bisnis bisa tenggelam di tengah banjir konten digital. Maka dari itu, memahami cara menyusun caption yang tepat bisa menjadi kunci agar produk cepat dikenal dan diminati.

Rahasia Membuat Caption Marketing yang Menjual

Banyak pelaku bisnis berpikir bahwa cukup dengan mengunggah foto atau video berkualitas sudah cukup untuk menarik perhatian. Padahal, gambar hanya separuh cerita. Bagian lain yang tak kalah penting adalah caption marketing yang mendukung visual tersebut.

Berikut beberapa strategi yang bisa digunakan untuk membuat caption lebih menarik dan berdampak:

  1. Gunakan bahasa yang sederhana dan akrab.
    Caption yang terdengar kaku akan sulit melekat di benak pembaca. Pilih kata-kata yang terasa seperti percakapan sehari-hari.

  2. Tambahkan call to action (CTA).
    Ajak audiens untuk melakukan sesuatu, entah itu mengunjungi website, mencoba produk, atau sekadar meninggalkan komentar.

  3. Bangun rasa penasaran.
    Kalimat yang memancing rasa ingin tahu biasanya lebih efektif dalam membuat orang berhenti scrolling.

  4. Gunakan angka atau list.
    Misalnya, “3 alasan kenapa produk ini wajib dicoba” bisa lebih mudah dicerna dibanding kalimat panjang.

  5. Sisipkan humor atau emosi.
    Audiens cenderung terhubung dengan caption yang membuat mereka tertawa atau merasa relate dengan pengalaman pribadi.

  6. Jangan lupakan hashtag yang relevan.
    Caption marketing yang baik juga diperkuat dengan hashtag agar jangkauan lebih luas.

  7. Tes dan evaluasi.
    Apa yang berhasil untuk satu brand belum tentu efektif untuk yang lain. Cobalah beberapa gaya caption untuk menemukan mana yang paling cocok.

  8. Gunakan storytelling singkat.
    Cerita pendek yang menyentuh bisa membuat produk terasa lebih hidup dan bermakna.

Pada akhirnya, caption marketing bukan hanya tentang menulis kalimat indah, tetapi bagaimana kata-kata tersebut mampu menciptakan koneksi emosional dan mendorong tindakan. Banyak brand sukses bukan karena produknya unik semata, tapi karena mereka pintar mengemas pesan dalam bentuk caption yang persuasif.

Jika dilakukan dengan konsisten, strategi caption marketing bisa menjadi salah satu senjata utama untuk mempercepat penjualan. Jadi, jangan pernah meremehkan kekuatan satu kalimat kecil yang bisa membuat produk lebih cepat dikenal dan disukai banyak orang.

Prabowo Bertemu Sekjen PBB, Tegaskan Komitmen Indonesia pada Perdamaian Dunia

0

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di markas besar PBB, New York, Amerika Serikat, Senin (22/9/2025). Pertemuan tersebut berlangsung di lantai 27 Gedung Sekretariat PBB, tak lama setelah Prabowo menyampaikan pidato pada High-Level International Conference for the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of the Two-State Solution.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Guterres, sebelum keduanya melanjutkan agenda dengan sesi foto bersama. Suasana hangat mewarnai pertemuan yang kemudian membahas berbagai isu penting dalam tata kelola global dan perdamaian internasional.

Dukungan Indonesia untuk Palestina dan Perdamaian Dunia!

Menteri Luar Negeri Sugiono yang turut mendampingi Presiden, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut Prabowo menekankan perlunya solidaritas global untuk menjaga stabilitas dunia. Menurutnya, kerja sama antarnegara, khususnya dalam pembangunan berkelanjutan dan penguatan posisi negara berkembang di sistem multilateral, menjadi perhatian utama.

“Presiden menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen mendukung sistem multilateral, sekaligus percaya bahwa PBB harus diperkuat agar dapat menjalankan perannya menjaga perdamaian dunia,” ujar Menlu Sugiono.

Isu Palestina juga menjadi fokus utama dalam pembahasan. Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk mendorong penyelesaian konflik melalui solusi dua negara. Ia menekankan bahwa dukungan terhadap Palestina merupakan prinsip konsisten yang dipegang Indonesia sejak lama.

Selain itu, Prabowo juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi pada misi perdamaian PBB. Hal ini termasuk kemungkinan pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke Gaza apabila tercapai kesepakatan gencatan senjata.

“Indonesia ingin mengambil bagian secara konkret. Presiden menyampaikan kesediaan Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian jika kondisi memungkinkan,” tambah Sugiono.

Delegasi yang Mengiringi Pertemuan

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Umar Hadi.

Sementara dari pihak PBB, Sekjen Guterres hadir bersama Deputy Secretary-General Amina Mohammed, Under-Secretary-General for Policy Guy Ryder, Under-Secretary-General for Political and Peacebuilding Affairs Rosemary DiCarlo, serta sejumlah pejabat tinggi lain dari jajaran Sekretariat PBB.

Pertemuan ini menandai langkah penting Indonesia dalam menunjukkan peran aktif di kancah internasional, tidak hanya sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menjaga perdamaian dunia.

Pencucian Uang Menggunakan Kripto, Ancaman Nyata atau Cuma Isu?

Popularitas aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, hingga stablecoin makin melonjak dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di balik pertumbuhannya, muncul pertanyaan besar: apakah aset digital berpotensi dimanfaatkan untuk kejahatan keuangan, khususnya pencucian uang? Faktanya, topik Pencucian Uang Menggunakan Kripto memang sering jadi sorotan regulator di seluruh dunia. Banyak yang khawatir sifat kripto yang relatif anonim membuatnya rentan digunakan oleh pihak yang ingin menyamarkan asal-usul dana haram.

Meski begitu, penting dipahami bahwa tidak semua transaksi kripto identik dengan kriminalitas. Sama seperti uang tunai, aset digital bisa digunakan untuk tujuan legal maupun ilegal. Hanya saja, sifat transparan blockchain kadang justru membuat transaksi lebih mudah dilacak dibanding peredaran uang fisik.

Bagaimana Skema Pencucian Uang Menggunakan Kripto Bekerja?

Untuk memahami risikonya, kita perlu tahu bagaimana pencucian uang bisa dilakukan lewat kripto. Ada beberapa cara yang umum digunakan:

  1. Mixing dan Tumbling
    Penjahat bisa menggunakan layanan crypto mixer atau tumbler untuk mencampur aset digital dari banyak pengguna, sehingga jejak transaksi sulit ditelusuri.

  2. Menggunakan Exchange Tidak Resmi
    Beberapa oknum memilih bursa kripto yang tidak memiliki aturan KYC (Know Your Customer). Dengan begitu, identitas asli mereka bisa tersembunyi saat menukar aset digital dengan mata uang fiat.

  3. NFT dan Game Blockchain
    Ada pula kasus di mana NFT atau item digital dipakai sebagai “kedok” untuk mengalihkan dana. Misalnya, menjual NFT dengan harga yang jauh di atas normal demi menyamarkan aliran uang.

  4. Stablecoin untuk Transfer Cepat
    Stablecoin yang nilainya stabil, seperti USDT atau USDC, sering dipakai karena bisa ditransfer lintas negara secara instan, tanpa melalui sistem perbankan konvensional.

Regulasi dan Pengawasan Kripto

Meski risiko Pencucian Uang Menggunakan Kripto nyata adanya, banyak negara mulai memperketat regulasi. Di Indonesia, Bappebti mengatur perdagangan aset kripto dan mewajibkan platform mengikuti aturan Anti Pencucian Uang (APU) serta Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT). Bursa kripto besar internasional pun menerapkan verifikasi identitas untuk mencegah penyalahgunaan.

Blockchain juga punya sisi terang. Karena setiap transaksi tercatat di buku besar digital yang terbuka, lembaga penegak hukum justru bisa menelusuri aliran dana secara detail. Beberapa kasus besar, seperti pencurian kripto oleh peretas, berhasil diungkap berkat analisis blockchain.

Jadi, Haruskah Kita Khawatir?

Jawaban singkatnya: iya dan tidak. Iya, karena memang ada celah yang memungkinkan praktik Pencucian Uang Menggunakan Kripto. Namun, tidak semua transaksi kripto harus dicurigai. Sama seperti teknologi lainnya, kripto hanyalah alat — cara pemakaiannya tergantung manusianya.

Bagi pelaku bisnis, investor, atau pengguna sehari-hari, kuncinya ada pada memilih platform terpercaya, memahami regulasi, dan tidak tergoda skema investasi yang mencurigakan. Sementara itu, bagi pemerintah dan regulator, pengawasan yang seimbang antara perlindungan konsumen dan inovasi teknologi adalah hal paling krusial.

Singkatnya, kripto memang bisa digunakan untuk pencucian uang, tapi bukan berarti kripto hanya soal kejahatan. Teknologi blockchain tetap menyimpan potensi besar dalam mendorong transparansi dan efisiensi keuangan global, selama digunakan dengan cara yang tepat.