Kamis, Mei 7, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 63

Indonesia Pertimbangkan Pelarangan Vape, BNN Tunggu Hasil Riset

0

Wacana pelarangan rokok elektrik atau vape kembali mencuat setelah beberapa negara, termasuk Singapura, resmi mengambil langkah tegas dengan melarang peredaran produk tersebut. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa Indonesia masih melakukan kajian mendalam sebelum menentukan sikap serupa.

Saat membuka International Society of Substance Use Professionals (ISSUP) Regional Conference 2025 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali, Rabu (17/9), Suyudi menekankan bahwa kebijakan besar seperti pelarangan rokok elektrik atau vape tidak bisa diputuskan secara sepihak. “Masalah pelarangan harus dibahas bersama. BNN tidak bisa mengambil keputusan sendiri, ini perlu kolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait,” ujarnya.

Menurut Suyudi, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman, termasuk uji laboratorium, untuk memastikan sejauh mana potensi bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan rokok elektrik. “Kita terus lakukan penelitian, termasuk berkoordinasi dengan lembaga lain agar kebijakan yang diambil tidak keliru,” katanya.

Belajar dari Singapura dan Ancaman Peredaran Narkoba

Sebagai perbandingan, Singapura telah melarang penggunaan, pembelian, dan kepemilikan vape melalui Undang-Undang Tembakau (Pengendalian Iklan dan Penjualan) yang berlaku sejak 18 Agustus 2025. Pelanggar aturan ini bisa dikenai denda hingga Sin$2.000 atau sekitar Rp25,1 juta. Selain itu, pemerintah negeri jiran tersebut juga memasukkan zat etomidate ke dalam daftar narkotika Kelas C, sehingga penggunaan vape dengan kandungan zat tersebut dapat berujung pada program rehabilitasi.

Di Indonesia, kekhawatiran serupa muncul setelah BNN beberapa kali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba berkedok rokok elektrik. Mantan Kepala BNN, Komjen Pol Marthinus Hukom, pernah mengungkap kasus penyelundupan ganja sintetis jenis MDMB 4en-PINACA sebanyak 80 mililiter dalam bentuk cairan vape pods yang dikirim dari Malaysia ke Pandeglang, Banten.

Tak hanya itu, aparat juga berhasil menyita tiga kilogram ketamin bubuk asal Prancis yang rencananya akan diolah menjadi cairan vape. Dalam kasus tersebut, ditemukan pula 1.860 cartridge rokok elektrik yang diduga disiapkan untuk diedarkan di pasar gelap.

Dengan maraknya kasus penyalahgunaan narkoba melalui produk rokok elektrik, BNN menegaskan perlunya langkah hati-hati. Namun, keputusan akhir mengenai pelarangan masih menunggu hasil penelitian lebih lanjut dan kesepakatan lintas kementerian.

“Intinya, kita tidak ingin terburu-buru. Semua harus jelas, berbasis riset, dan sejalan dengan aturan yang berlaku,” tutup Suyudi.

Kuota Tipis, SPBU Swasta Sepakat Tambah Pasokan BBM dari Impor

0

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan sejumlah SPBU swasta seperti Shell, Vivo, BP, dan ExxonMobil menyepakati pembelian tambahan stok BBM melalui mekanisme impor yang difasilitasi Pertamina. Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan pasokan BBM di dalam negeri yang belakangan mengalami tekanan.

Kesepakatan tersebut tercapai usai rapat koordinasi di kantor Kementerian ESDM, Jumat (19/9). Pertemuan melibatkan perwakilan PT Pertamina (Persero), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), serta empat badan usaha pengelola SPBU swasta.

“Mereka setuju dan memang harus setuju untuk membeli, tentu dengan kolaborasi bersama Pertamina. Syaratnya jelas, BBM yang masuk harus berupa base fuel, artinya bahan bakar murni yang belum melalui proses pencampuran,” ujar Bahlil dalam konferensi pers.

Syarat Kolaborasi dan Transparansi Harga

Bahlil menuturkan, dalam kesepakatan itu SPBU swasta mengajukan sejumlah persyaratan. Salah satunya, pencampuran bahan bakar nantinya akan dilakukan langsung di tangki masing-masing SPBU, bukan di tahap impor. Selain itu, mereka juga meminta adanya survei bersama untuk memastikan keakuratan pembelian stok, serta penerapan transparansi harga.

“Semua pihak harus sama-sama terbuka dan adil. Pertamina maupun badan usaha swasta harus sama-sama mendapatkan keuntungan yang wajar. Karena itu disepakati adanya mekanisme open book,” jelas Bahlil.

Pemerintah menargetkan pasokan impor baru bisa masuk ke Indonesia dalam waktu maksimal tujuh hari. Namun, rincian volume tambahan bagi tiap SPBU masih akan dibahas dalam rapat teknis selanjutnya.

Kuota Tambahan Mulai Menipis

Sebelumnya, pemerintah telah memberikan kuota tambahan impor BBM sebesar 10 persen bagi SPBU swasta sepanjang tahun ini. Akan tetapi, kuota tersebut sudah mulai menipis sehingga berdampak pada keterbatasan stok di lapangan. Kondisi inilah yang mendorong perlunya kolaborasi erat antara Pertamina dan badan usaha swasta.

Bahlil menekankan bahwa pasokan BBM tidak bisa hanya dilihat sebagai urusan bisnis semata. “BBM ini menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga negara wajib hadir dalam pengaturannya,” tegasnya.

Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap pasokan energi tetap terjaga, konsumen tidak dirugikan, dan para pelaku usaha, baik Pertamina maupun SPBU swasta, tetap bisa beroperasi secara sehat dan berkelanjutan.

Industri Alat Olahraga Nasional Tumbuh Pesat, Ekspor Indonesia Naik 4,6 Persen

0

Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan industri alat olahraga dalam negeri. Sektor ini dinilai memiliki potensi besar, bukan hanya untuk memperkuat pasar domestik, tetapi juga untuk bersaing di kancah internasional. Bahkan, dalam lima tahun terakhir, Indonesia berhasil mencatatkan surplus perdagangan dari sektor ini, dengan posisi saat ini menempati peringkat ke-24 dunia dalam kontribusi ekspor produk olahraga.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, sepanjang 2024 nilai ekspor industri alat olahraga Indonesia naik 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Negara tujuan utama ekspor kita antara lain Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, dan Belanda,” ungkap Agus di Jakarta, Sabtu (20/9).

Data Trademap.org mencatat produk yang mendominasi ekspor antara lain sarung tangan olahraga, bola golf, joran pancing, bola tiup, serta peralatan senam dan atletik. Sementara itu, laporan Euromonitor dan Ken Research memperkirakan pasar domestik alat olahraga buatan lokal mencapai Rp2,3 triliun, dengan kontribusi terbesar dari perlengkapan sepak bola.

“Potensi ini sangat besar. Namun, kerja keras tetap dibutuhkan agar daya saing produk olahraga kita semakin meningkat. Sektor ini bukan hanya berkontribusi pada ekspor, tetapi juga membuka lapangan kerja luas di dalam negeri,” tambah Agus.

Peran IKM dan Kebijakan TKDN

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menjelaskan jumlah pelaku industri olahraga di Indonesia saat ini mencapai 128 unit usaha, dengan total tenaga kerja 15.663 orang. Selain itu, terdapat delapan sentra IKM alat olahraga yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta mulai berkembang di wilayah Riau, Sumatera Utara, dan Bali.

“Kami berkomitmen mendorong ekosistem industri olahraga agar semakin kuat, sehingga Indonesia tidak sekadar menjadi pasar, melainkan juga produsen utama yang diperhitungkan dunia,” ujar Reni.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan, mulai dari pendampingan IKM, bantuan peralatan produksi, fasilitasi sertifikasi, hingga promosi melalui pameran internasional. Penerapan kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) juga menjadi instrumen penting untuk memastikan bahan baku, tenaga kerja, dan nilai tambah tetap memberi manfaat bagi perekonomian nasional.

Hingga kini, tercatat 36 pelaku industri telah memiliki produk ber-TKDN, meliputi bola sepak, bola futsal, raket, meja tenis, panel panjat tebing, hingga peralatan senam. Sebaran pelaku usaha tersebut antara lain 19 di Jawa Barat, delapan di Jawa Tengah, empat di Jawa Timur, dua di DKI Jakarta, dan tiga di Banten.

Menurut Reni, penerapan TKDN menjadi modal utama untuk memperkuat posisi produk lokal di pasar domestik. Data Kemenperin menunjukkan terdapat 13 jenis produk olahraga yang telah memperoleh sertifikat TKDN, dengan kandungan lokal yang bervariasi hingga mencapai 66 persen. “Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa produk olahraga Indonesia mampu bersaing, sekaligus memperkuat kemandirian industri dalam negeri,” tegasnya.

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Gandeng Industri Besar dan Petani Lokal

0

Sektor pertanian kembali menjadi sorotan karena perannya yang vital dalam menopang ekonomi sekaligus menjaga stabilitas sosial masyarakat. Dengan kontribusi pertumbuhan sebesar 1,65% secara tahunan pada kuartal II-2025 dan serapan tenaga kerja mencapai 28,53% atau setara 41,6 juta orang, sektor ini dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan guna perkuat ketahanan pangan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menekankan bahwa strategi pertanian modern tidak bisa hanya berfokus pada peningkatan produksi. Menurutnya, perlu pendekatan terpadu yang mencakup pembinaan petani, penguatan riset varietas unggul, hingga pembukaan akses pasar ekspor.

“Perlu strategi komprehensif, bukan hanya soal kuantitas hasil panen, tetapi juga bagaimana memperkuat rantai nilai hortikultura. Mulai dari bibit unggul, teknologi pembibitan, sampai akses pasar internasional,” ujar Airlangga saat meninjau Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (19/9).

TSTH2 Jadi Pusat Inovasi Pertanian

Dalam kunjungan yang juga dihadiri perwakilan industri makanan dan minuman, seperti Unilever dan PepsiCo, Airlangga berharap TSTH2 dapat berkembang menjadi pusat riset pertanian kelas dunia. Lokasi ini, menurutnya, sangat potensial untuk budidaya komoditas strategis seperti kentang dan kedelai hitam yang permintaannya terus meningkat.

Ia menambahkan, penguatan teknologi menjadi kunci transformasi sektor pertanian. “Kita tidak bisa bicara masa depan pertanian tanpa riset. Dua hal yang akan kita dorong adalah genome sequencing sebagai fondasi pembibitan unggul, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor,” jelasnya.

Hilirisasi pertanian, lanjut Airlangga, juga diharapkan bisa mendukung industri makanan-minuman, kesehatan, hingga herbal. Saat ini, nilai pasar industri mamin Indonesia mencapai USD 109,9 miliar pada periode 2024–2025, dengan kontribusi sebesar 7,2% terhadap PDB nasional dan 41,5% pada PDB industri nonmigas.

Dorongan Hilirisasi dan Link and Match

Airlangga menegaskan bahwa keberadaan TSTH2 bukan hanya menjadi pusat penelitian, tetapi juga bagian dari strategi besar pemerintah untuk perkuat ketahanan pangan. Kawasan ini diharapkan bisa mendukung hilirisasi sumber daya unggulan, khususnya produk hortikultura dan herbal, agar dapat menjadi bahan baku industri farmasi maupun makanan-minuman.

Selain itu, program Link and Match antara sektor pertanian dengan industri diproyeksikan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan adanya kolaborasi yang solid, hasil riset dan bibit unggul bisa langsung terhubung dengan kebutuhan industri sehingga rantai pasok semakin efisien.

“Kami berharap TSTH2 ini benar-benar dapat menghasilkan inovasi bibit unggul yang sesuai dengan kebutuhan industri. Pemerintah akan terus mendorong sinergi agar sektor pertanian dapat menjadi penopang utama ketahanan pangan nasional,” pungkas Airlangga.

Cara Kerja Mining Kripto, Begini Proses Penambangan Aset Digital yang Jarang Dibahas

Banyak orang penasaran bagaimana aset digital seperti Bitcoin atau Ethereum bisa tercipta dan beredar di pasar. Di balik itu semua, ada proses yang disebut mining kripto. Nah, memahami cara kerja mining kripto menjadi penting, apalagi bagi mereka yang ingin terjun lebih dalam ke dunia aset digital. Mining bukan sekadar istilah keren, melainkan jantung dari sistem blockchain yang membuat transaksi aman, transparan, dan terpercaya.

Mining kripto bisa diibaratkan seperti kegiatan “menambang” emas, hanya saja yang ditambang bukan logam mulia, melainkan data digital. Para penambang (miner) berkompetisi menggunakan perangkat komputer dengan kekuatan tinggi untuk memecahkan algoritma rumit. Jika berhasil, mereka mendapatkan imbalan berupa koin kripto. Proses inilah yang menjelaskan secara sederhana cara kerja mining kripto dalam menjaga ekosistem blockchain tetap berjalan.

Selain menghasilkan koin baru, mining juga punya peran vital dalam memverifikasi transaksi. Setiap transaksi yang dilakukan di jaringan blockchain harus divalidasi terlebih dahulu agar tidak ada kecurangan, seperti penggandaan aset digital. Di sinilah para miner bekerja, memastikan semua catatan transaksi masuk ke dalam blok baru, lalu disimpan secara permanen di blockchain.

Cara Kerja Mining Kripto Lebih Dekat

Untuk memahami lebih detail, mari lihat bagaimana cara kerja mining kripto sebenarnya:

  1. Transaksi Masuk ke Jaringan
    Setiap kali seseorang mengirim atau menerima kripto, data transaksi tersebut masuk ke jaringan blockchain.

  2. Kumpulan Transaksi Dibentuk dalam Blok
    Transaksi yang sudah terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam sebuah blok baru.

  3. Miner Memecahkan Puzzle Matematika
    Para miner menggunakan komputer bertenaga besar untuk menyelesaikan soal algoritma yang rumit. Tujuannya agar blok baru bisa “disetujui” dan ditambahkan ke blockchain.

  4. Validasi dan Konsensus
    Jika puzzle berhasil dipecahkan, blok dianggap valid dan semua jaringan sepakat (konsensus) untuk menambahkannya ke rantai sebelumnya.

  5. Reward untuk Miner
    Miner yang berhasil akan mendapatkan imbalan berupa koin baru ditambah biaya transaksi. Inilah alasan mengapa mining bisa menjadi sumber pendapatan.

Proses ini terus berulang setiap kali ada transaksi baru. Meskipun terlihat sederhana, mining sebenarnya membutuhkan perangkat keras canggih, listrik besar, dan modal awal yang tidak sedikit.

Tantangan dan Masa Depan Mining

Di balik keuntungan mining, ada juga tantangan yang tidak bisa diabaikan. Konsumsi energi tinggi sering menjadi sorotan karena dianggap tidak ramah lingkungan. Selain itu, tingkat kesulitan mining yang terus meningkat membuat peluang sukses semakin kecil tanpa dukungan perangkat yang mumpuni.

Meski begitu, masa depan mining masih menjanjikan. Beberapa blockchain kini mulai mengembangkan sistem yang lebih ramah lingkungan, seperti Proof of Stake (PoS), sebagai alternatif dari sistem tradisional Proof of Work (PoW). Dengan perkembangan ini, mining mungkin akan terus berevolusi, namun tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan transparansi dunia kripto.

Dengan memahami cara kerja mining kripto, jelas bahwa proses ini bukan hanya soal mencari keuntungan pribadi, tapi juga tentang menjaga ekosistem blockchain agar tetap berjalan dengan baik. Mining adalah fondasi dari dunia aset digital yang menjadikannya berbeda dengan sistem keuangan tradisional.

Hilirisasi Komoditas Nilam Jadi Strategi Tingkatkan Nilai Tambah UMKM

0

Transformasi ekonomi melalui hilirisasi komoditas nilam dinilai mampu menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan usaha kecil dan menengah di Indonesia. Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Temmy Satya Permana, menegaskan bahwa hilirisasi tidak hanya soal industrialisasi, tetapi strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, serta mendorong daya saing produk lokal di pasar global.

“Hilirisasi komoditas nilam merupakan kunci agar produk kita tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah. Nilai tambah yang tercipta dari hilirisasi dapat membuka kesempatan kerja dan membawa kesejahteraan yang lebih luas,” ujar Temmy saat membuka kegiatan Pemanfaatan Teknologi Produksi bagi Usaha Skala Kecil Komoditas Atsiri serta Business Matching Pembiayaan & Investasi UMKM Atsiri Program BISLAF (Bisnis Layak Funding) secara virtual dari Manado, Rabu (17/9/2025).

Berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian tahun 2025, Indonesia masih menjadi salah satu produsen utama minyak atsiri dunia, khususnya nilam. Produk ini menyumbang sekitar 54 persen dari total ekspor minyak atsiri Indonesia dengan nilai mencapai 141,32 juta dolar AS atau setara Rp2,32 triliun. Industri ini juga menyerap lebih dari 200 ribu tenaga kerja, mayoritas berasal dari pelaku UMKM dan petani kecil.

Nilam, Komoditas Strategis dengan Tren Ekspor Positif

Data Kementerian Pertanian pada 2024 menunjukkan bahwa ekspor nilam terus menunjukkan tren positif sejak 2019, dengan rata-rata pertumbuhan 0,88 persen per tahun hingga 2027. Permintaan pasar internasional semakin meningkat seiring tren gaya hidup kembali ke produk alami (back to nature) dan melonjaknya kebutuhan industri berbahan dasar organik.

Meski demikian, Temmy mengakui sebagian besar hasil produksi nilam di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Sulawesi masih dipasarkan dalam bentuk mentah. Kondisi ini membuat nilai tambah produk kurang optimal. “Dengan hilirisasi, nilam bisa diolah menjadi produk turunan bernilai tinggi, sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global,” jelasnya.

Ia menekankan, hilirisasi harus berjalan beriringan dengan riset, inovasi, serta dukungan pembiayaan yang memadai. Untuk itu, Kementerian UMKM tengah menyiapkan sejumlah inisiatif, termasuk program Help Me Grow dan pengembangan platform asistensi digital. Platform ini diharapkan menjadi sarana pembinaan teknis dan manajerial bagi usaha kecil dalam meningkatkan kapasitas produksi.

Peran Pembiayaan dalam Mendorong Hilirisasi

Temmy juga menyoroti tantangan akses modal bagi UMKM. Per Mei 2025, penyaluran kredit perbankan kepada sektor UMKM baru mencapai Rp1.503 triliun atau 18,5 persen dari total kredit perbankan. Angka ini masih jauh dari target pemerintah yang ingin menaikkan rasio kredit UMKM hingga 30 persen.

Untuk memperluas akses pembiayaan, pemerintah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun di bank-bank Himbara. Skema ini diharapkan memberi peluang lebih besar bagi pelaku UMKM, termasuk di sektor minyak atsiri. Dalam pendataan awal, kebutuhan pembiayaan untuk pengembangan hilirisasi nilam diperkirakan mencapai Rp22,5 miliar.

Melalui rangkaian Workshop dan Business Matching Pembiayaan Program BISLAF, para pelaku UMKM diberi kesempatan menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan, di antaranya BRI, BSI, BNI, dan Bank SulutGo. “Dengan dukungan pembiayaan yang tepat, hilirisasi bisa benar-benar terwujud, dan UMKM minyak atsiri akan memiliki peran lebih besar dalam rantai pasok global,” kata Temmy menegaskan.

Kualitas Cadangan Beras Pemerintah Jadi Penentu Stabilitas Harga dan Pasokan

0

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) harus menjadi perhatian utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, CBP bukan hanya soal jumlah ketersediaan beras, melainkan juga mutu yang layak konsumsi agar benar-benar mampu menjalankan fungsi strategisnya bagi masyarakat.

Arief menjelaskan, CBP yang dikelola Perum Bulog merupakan instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga, menjamin pasokan, serta memastikan akses pangan tetap terjaga. Hal ini sesuai dengan mandat Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Aturan tersebut menegaskan peran CBP sebagai garda depan intervensi pasar yang harus selalu siap digunakan saat diperlukan.

“Cadangan beras harus dikelola secara hati-hati, tidak hanya dihitung dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas. Karena setiap kali disalurkan, baik untuk stabilisasi pasar, bantuan pangan, maupun kebutuhan darurat, beras harus memenuhi standar mutu yang layak konsumsi,” ujar Arief saat melakukan kunjungan kerja ke Gudang Bulog Gampong Siron, Aceh Besar, Kamis (18/9/2025).

CBP Sebagai Instrumen Kebijakan Pangan

Arief menambahkan, keberadaan Perpres 125/2022 memberi landasan hukum yang kuat bagi sinergi antara Badan Pangan Nasional dengan Bulog. Dengan begitu, CBP tidak hanya dipandang sebagai tumpukan stok beras, melainkan sebagai instrumen kebijakan nyata untuk menstabilkan harga, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus menekan laju inflasi, terutama inflasi pangan.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa kualitas Cadangan Beras Pemerintah yang terjaga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Jika saat ini stok beras kita cukup dan aman, yakni 3,9 juta ton, maka langkah berikutnya adalah mempercepat penyaluran baik melalui program SPHP, bantuan pangan, maupun distribusi saat terjadi bencana,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2025, realisasi penyaluran CBP hingga 17 September telah mencapai 798,8 ribu ton. Angka tersebut mencakup penyaluran beras untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar 374,8 ribu ton, distribusi bantuan pangan beras alokasi Juni–Juli sebanyak 365,5 ribu ton, serta bantuan tanggap darurat 418 ton dan alokasi golongan anggaran 60,1 ton.

Pemerintah juga telah menyiapkan kelanjutan program bantuan pangan beras pada Oktober dan November 2025 dengan total penyaluran 365,5 ribu ton. Bantuan tersebut ditargetkan untuk 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat di seluruh Indonesia. Jika evaluasi menunjukkan kebutuhan lanjutan, program serupa dapat diperpanjang hingga Desember.

5 Kesalahan Umum dalam Pembukuan Usaha Kecil (dan Cara Benarnya)

Bagi banyak pelaku UMKM, pembukuan usaha kecil sering dianggap sebagai hal sepele. Padahal, pembukuan yang rapi bisa menjadi penentu arah bisnis. Sayangnya, masih banyak pemilik usaha yang melakukan kesalahan dalam pencatatan keuangan sehingga arus kas berantakan, laporan keuangan tidak jelas, bahkan sulit mengukur keuntungan. Jika dibiarkan, kesalahan ini bisa menghambat pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Untuk itu, penting memahami apa saja kesalahan umum dalam pembukuan usaha kecil dan bagaimana cara menghindarinya agar bisnis tetap sehat secara finansial.

Kesalahan Umum dalam Pembukuan Usaha Kecil

  1. Mencampur Keuangan Pribadi dan Bisnis
    Ini adalah kesalahan paling sering dilakukan. Banyak pemilik usaha masih memakai satu rekening untuk kebutuhan pribadi dan bisnis. Akibatnya, sulit membedakan mana pengeluaran rumah tangga dan mana modal usaha. Solusinya, pisahkan rekening sejak awal agar arus kas bisnis bisa lebih terkontrol.

  2. Tidak Mencatat Transaksi Kecil
    Transaksi receh sering dianggap remeh, padahal jika dikumpulkan jumlahnya bisa signifikan. Misalnya, biaya parkir, pembelian alat tulis, atau pengeluaran operasional kecil lainnya. Jika tidak dicatat, laporan keuangan akan bias. Biasakan mencatat semua transaksi, sekecil apa pun.

  3. Mengandalkan Ingatan daripada Bukti Transaksi
    Beberapa pemilik usaha percaya bisa mengingat semua transaksi tanpa perlu catatan. Sayangnya, hal ini rawan lupa dan berpotensi menimbulkan kesalahan besar. Simpan bukti transaksi, baik struk fisik maupun digital, untuk mempermudah proses pencatatan.

  4. Tidak Membuat Laporan Keuangan Rutin
    Banyak usaha kecil hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran tanpa menyusun laporan bulanan. Padahal, laporan keuangan seperti neraca dan arus kas penting untuk menilai kondisi bisnis. Membuat laporan rutin membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat.

  5. Tidak Memanfaatkan Teknologi Akuntansi
    Masih banyak pemilik usaha yang mengandalkan buku tulis atau catatan manual. Cara ini rentan hilang, rusak, dan sulit dianalisis. Saat ini sudah banyak aplikasi keuangan yang bisa membantu pembukuan usaha kecil secara praktis, bahkan dengan fitur laporan otomatis yang memudahkan pemilik bisnis.

Cara Menghindari Kesalahan dalam Pembukuan

Menghindari kesalahan bukan hal yang sulit, asal ada komitmen dan disiplin. Beberapa langkah yang bisa diterapkan antara lain:

  • Membuka rekening khusus untuk bisnis.

  • Mencatat semua transaksi secara konsisten, termasuk transaksi kecil.

  • Menyimpan bukti transaksi secara rapi, baik offline maupun digital.

  • Membuat laporan keuangan minimal sekali sebulan.

  • Menggunakan aplikasi akuntansi yang sesuai kebutuhan usaha.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, pembukuan usaha kecil akan lebih rapi, transparan, dan membantu bisnis berkembang dengan sehat.

Pembukuan bukan hanya sekadar mencatat angka, tapi juga alat untuk membaca kesehatan finansial bisnis. Hindari lima kesalahan fatal di atas agar usaha kecil tetap bisa berkembang dengan stabil dan berkelanjutan. Ingat, bisnis yang baik dimulai dari pencatatan keuangan yang baik.

Kreativitas Jadi Andalan, Industri Kriya Indonesia Jadi Motor Ekonomi Kreatif

0

Industri kriya Indonesia terus menunjukkan taji di kancah internasional. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menegaskan bahwa sektor ini tidak lagi hanya berbicara soal produk, melainkan juga nilai tambah berupa desain, fungsionalitas, dan kisah di balik karya. Menurutnya, industri kriya Indonesia kini menjadi salah satu motor penting yang menggerakkan perekonomian kreatif nasional.

“Kita tidak sekadar menjual kursi atau meja, tetapi menjual desain, fungsionalitas, dan storytelling yang memberi nilai tambah. Itulah kekuatan Indonesia, berbeda-beda namun tetap satu, berkolaborasi lintas subsektor untuk membangun ekosistem yang tangguh,” ujar Irene dalam peresmian International Furniture and Craft Fair Indonesia (IFFINA+) 2025 di ICE BSD, Rabu (17/9/2025).

IFFINA+ Jadi Panggung Global

IFFINA+ 2025 digelar pada 17–20 September dengan mengusung tema Story of Origin. Pameran ini menghadirkan lebih dari 150 merek dan 25 desainer, sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif. Ajang tersebut diharapkan tidak hanya menjadi etalase furnitur dan kriya, tetapi juga pintu bagi produk lokal untuk merambah pasar global.

Menurut Irene, langkah ini memperlihatkan bahwa sektor furnitur dan kriya tanah air telah naik kelas. “IFFINA+ 2025 menunjukkan bahwa industri furnitur dan desain Indonesia sudah bergerak ke level internasional. Kreativitas Indonesia adalah the new engine of growth bagi perekonomian nasional sekaligus dunia,” ujarnya.

Material Lokal, Kualitas Global

Sejalan dengan Irene, Lea Aziz, Principal PT Elenbee Cipta Design, menilai kekayaan material Indonesia memberi peluang besar bagi dunia desain. Ia menyebut rotan, kayu, hingga material lokal lain mampu tampil memukau di mata pembeli internasional.

“Indonesia sangat kaya. Di IFFINA+ kita bisa melihat bagaimana craft, rotan, dan material lokal dikurasi untuk kebutuhan arsitek, interior, maupun produk siap ekspor. Ini membuktikan bahwa kriya Indonesia bisa sejajar dengan produk kelas dunia,” kata Lea.

Pameran ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045. Dengan mengedepankan inovasi, kolaborasi lintas subsektor, serta keberanian tampil di panggung global, industri kreatif nasional—khususnya kriya dan desain—diproyeksikan terus memberi kontribusi besar bagi perekonomian.

IFFINA+ 2025 pun bukan sekadar ajang pameran, melainkan juga momentum strategis yang menegaskan bahwa industri kriya Indonesia mampu bersaing secara global, membawa identitas lokal dengan kualitas internasional.

Emas Antam Turun Usai Cetak Rekor, Begini Daftar Harga Terbarunya

0

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (18/9/2025). Berdasarkan informasi dari laman resmi logammulia.com pukul 08.30 WIB, tercatat harga Emas Antam turun sebesar Rp17.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Angka ini mengakhiri tren penguatan yang sempat membuat harga emas Antam mencetak rekor baru pada awal pekan, setelah sebelumnya melonjak hingga Rp22.000 dalam dua hari berturut-turut.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Penurunan harga juga tercermin pada berbagai pecahan emas lainnya. Berikut daftar harga emas Antam Logam Mulia per Kamis (18/9):

0,5 gram: Rp1.099.000

1 gram: Rp2.098.000

2 gram: Rp4.136.000

3 gram: Rp6.179.000

5 gram: Rp10.265.000

10 gram: Rp20.475.000

25 gram: Rp51.062.000

50 gram: Rp102.045.000

Sementara harga buyback atau pembelian kembali juga mengalami pelemahan. Antam menetapkan harga buyback di angka Rp1.945.000 per gram, turun Rp17.000 dari posisi sebelumnya.

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan kembali emas batangan dengan nominal di atas Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Besarannya 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai buyback.

Selain itu, sesuai regulasi terbaru PMK Nomor 112/PMK.03/2022, Nomor Induk Kependudukan (NIK) kini berfungsi sebagai NPWP bagi wajib pajak orang pribadi. Dengan demikian, pelanggan diminta memastikan data identitas, terutama NIK, tercatat dengan benar saat melakukan transaksi.

Pergerakan Harga Emas Dunia

Harga emas Antam yang turun sejalan dengan tren global. Pada perdagangan Rabu (17/9), harga emas dunia melemah 0,81 persen ke level US$3.659,67 per troy ons. Padahal sebelumnya sempat menyentuh titik tertinggi intraday di posisi US$3.707,4 per troy ons. Penurunan ini juga memutus reli kenaikan harga emas global yang berlangsung selama tiga hari.

Meski begitu, pada Kamis pagi (18/9) hingga pukul 06.22 WIB, harga emas di pasar spot kembali sedikit menguat 0,26 persen ke level US$3.669,90 per troy ons. Pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar masih mencari keseimbangan setelah lonjakan signifikan di awal pekan.

Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar dan investor perlu mencermati dinamika harga emas yang dipengaruhi faktor global, termasuk kebijakan suku bunga, nilai dolar AS, serta permintaan komoditas ini di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.