Sabtu, November 7, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 63

Kalau Bisnis Sudah Mulai Untung, Apa yang Harus Dilakukan dengan Uangnya?

0

Saat sebuah Bisnis Mulai Untung, banyak pemilik usaha merasa berada di titik yang menyenangkan sekaligus membingungkan. Setelah sekian lama berjuang menghadapi modal terbatas, pemasaran yang belum stabil, hingga arus kas yang sering ketat, akhirnya bisnis mulai menghasilkan keuntungan. Namun di fase ini justru muncul pertanyaan baru: uangnya sebaiknya diapakan?

Tidak sedikit pelaku usaha yang langsung menggunakan keuntungan untuk keperluan pribadi. Ada juga yang langsung memperbesar bisnis tanpa perhitungan yang matang. Padahal ketika Bisnis Mulai Untung, cara mengelola keuntungan justru menjadi salah satu penentu apakah usaha tersebut bisa berkembang atau malah kembali stagnan.

Keuntungan bisnis seharusnya tidak hanya dilihat sebagai hasil kerja keras, tetapi juga sebagai bahan bakar untuk pertumbuhan berikutnya. Dengan pengelolaan yang tepat, fase Bisnis Mulai Untung bisa menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi usaha.

Mengatur Keuntungan Agar Bisnis Tetap Sehat

Langkah pertama yang sering disarankan adalah memisahkan uang bisnis dan uang pribadi. Banyak usaha kecil mengalami masalah karena pemiliknya mencampur kedua hal tersebut. Ketika keuntungan mulai terlihat, uang sering langsung dipakai untuk kebutuhan sehari hari tanpa pencatatan yang jelas.

Dengan pemisahan yang rapi, pemilik usaha bisa melihat secara lebih jelas berapa sebenarnya laba yang dihasilkan setiap bulan. Hal ini penting untuk menentukan strategi bisnis selanjutnya.

Langkah berikutnya adalah membangun dana cadangan bisnis. Banyak orang berpikir dana darurat hanya berlaku untuk keuangan pribadi. Padahal bisnis juga membutuhkan cadangan dana untuk menghadapi situasi tidak terduga seperti penurunan penjualan, gangguan operasional, atau perubahan pasar.

Sebagian keuntungan juga bisa dialokasikan untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan. Misalnya dengan memperbaiki kemasan, meningkatkan kualitas bahan baku, atau memperbaiki sistem pelayanan. Hal-hal kecil seperti ini sering memberikan dampak besar terhadap kepuasan pelanggan.

Menggunakan Keuntungan untuk Pertumbuhan Usaha

Setelah fondasi keuangan bisnis lebih stabil, langkah berikutnya adalah memikirkan bagaimana keuntungan tersebut dapat membantu bisnis berkembang.

Salah satu cara paling umum adalah menginvestasikan kembali sebagian laba ke dalam bisnis. Contohnya dengan menambah stok produk, memperluas pemasaran digital, atau meningkatkan kapasitas produksi. Strategi ini sering disebut sebagai reinvestasi.

Namun reinvestasi tidak selalu harus dalam bentuk ekspansi besar. Kadang yang lebih penting adalah memperkuat sistem bisnis. Misalnya membuat sistem pencatatan keuangan yang lebih rapi, membangun website bisnis, atau memperbaiki strategi pemasaran.

Selain itu, sebagian keuntungan juga bisa dialokasikan untuk pengembangan diri pemilik usaha. Mengikuti pelatihan bisnis, belajar strategi pemasaran digital, atau mempelajari manajemen keuangan bisa memberikan dampak yang sangat besar dalam jangka panjang.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah mulai memikirkan investasi di luar bisnis. Ketika Bisnis Mulai Untung, ada baiknya pemilik usaha tidak hanya bergantung pada satu sumber penghasilan. Menyisihkan sebagian keuntungan untuk investasi jangka panjang dapat membantu menciptakan kestabilan finansial.

OJK Ingatkan Debitur Bank Soal Risiko Pidana dalam Penyalahgunaan Kredit

0

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengingatkan bahwa Debitur Bank yang terbukti melakukan pelanggaran hukum di sektor perbankan dapat dikenai sanksi pidana. Peringatan ini disampaikan menyusul putusan pengadilan terhadap kasus pidana perbankan yang melibatkan Debitur Bank pada PT BPR Duta Niaga Pontianak.

Kasus tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana penyalahgunaan fasilitas kredit dapat berujung pada proses hukum. Putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dibacakan oleh Pengadilan Negeri Pontianak pada 6 Februari 2026 setelah melalui rangkaian proses hukum yang panjang.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menjelaskan bahwa perkara ini bermula dari hasil pengawasan yang dilakukan oleh OJK terhadap aktivitas perbankan. Dari pengawasan tersebut, ditemukan sejumlah indikasi pelanggaran yang kemudian ditindaklanjuti melalui pemeriksaan khusus hingga tahap penyidikan.

Dalam proses tersebut, aparat penegak hukum menemukan bahwa Debitur Bank diduga sengaja melakukan tindakan yang membantu anggota direksi melakukan manipulasi pencatatan dalam pembukuan bank. Praktik tersebut meliputi pemalsuan dokumen transaksi, laporan kegiatan usaha, hingga pencatatan rekening yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Selain manipulasi administrasi, para pelaku juga diketahui menerima fasilitas kredit yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di industri perbankan. Kondisi ini dinilai berpotensi merugikan stabilitas lembaga keuangan serta menimbulkan risiko bagi sistem perbankan secara keseluruhan.

Atas tindakan tersebut, para pelaku dijerat dengan ketentuan pidana yang diatur dalam Pasal 49 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Regulasi ini mengatur sanksi bagi pihak yang terbukti melakukan pelanggaran serius dalam kegiatan perbankan.

Vonis Pengadilan terhadap Debitur Bank

Dalam putusan pengadilan yang dibacakan pada Februari 2026, dua Debitur Bank dinyatakan bersalah atas keterlibatan mereka dalam perkara tersebut.

Berdasarkan Putusan Nomor 450/Pid.Sus/2025/PN Ptk, terdakwa berinisial AS dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun serta denda sebesar Rp250 juta. Sementara itu, terdakwa HS dalam perkara terpisah yang tercatat pada Putusan Nomor 449/Pid.Sus/2025/PN Ptk juga dijatuhi hukuman penjara satu tahun dengan denda yang lebih besar, yakni Rp400 juta.

Vonis ini menunjukkan bahwa Debitur Bank yang terlibat dalam penyalahgunaan fasilitas kredit tidak hanya menghadapi konsekuensi administratif, tetapi juga dapat dijatuhi hukuman pidana oleh pengadilan.

Pejabat Bank Juga Terjerat Kasus

Dalam perkara yang sama, sejumlah pejabat bank juga dinyatakan bersalah karena turut terlibat dalam praktik yang melanggar hukum. Direktur Utama BPR Duta Niaga Pontianak berinisial ZB dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun serta denda sebesar Rp600 juta.

Sementara itu, Direktur Operasional berinisial DD dijatuhi hukuman penjara tiga tahun enam bulan dengan denda sebesar Rp600 juta. Hukuman tersebut menegaskan bahwa pelanggaran di sektor perbankan dapat melibatkan berbagai pihak, baik dari internal bank maupun nasabah penerima kredit.

OJK menilai penegakan hukum dalam kasus ini merupakan langkah penting untuk menjaga integritas industri perbankan. Selain itu, tindakan tegas terhadap Debitur Bank yang menyalahgunakan fasilitas kredit diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Simak Jam Operasional Bank Saat Lebaran 2026, Sejumlah Bank Buka Layanan Terbatas!

0

Menjelang Idulfitri 2026, informasi mengenai jam operasional bank saat Lebaran menjadi perhatian banyak masyarakat. Pada periode libur panjang tersebut, aktivitas keuangan biasanya meningkat, mulai dari penarikan tunai, transfer dana, hingga berbagai kebutuhan transaksi lainnya. Karena itu, sejumlah bank menyesuaikan jam operasional bank saat Lebaran dengan membuka layanan terbatas agar kebutuhan nasabah tetap dapat terpenuhi.

Meski layanan digital dan mesin ATM tetap tersedia selama libur hari raya, sebagian nasabah masih membutuhkan layanan langsung di kantor cabang. Oleh sebab itu, beberapa bank nasional memutuskan untuk tetap membuka kantor cabang tertentu dengan jadwal operasional terbatas selama masa libur Lebaran.

Salah satu bank yang telah mengumumkan jadwal operasionalnya adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Bank ini akan membuka layanan terbatas pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026. Layanan tersebut tersedia di 186 unit kerja yang terdiri dari kantor cabang pembantu serta kantor kas.

Dalam periode tersebut, jam operasional bank saat Lebaran di unit layanan BRI dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 waktu setempat. Melalui skema ini, BRI berharap nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi penting tanpa harus menunggu hingga seluruh kantor cabang kembali beroperasi normal.

Sementara itu, Bank Mandiri hingga kini belum memberikan pengumuman resmi terkait jadwal operasional cabangnya selama libur Lebaran. Namun, untuk jaringan Bank Mandiri Taspen, seluruh kantor cabang diketahui tidak beroperasi pada periode 18 hingga 24 Maret 2026.

Layanan perbankan Bank Mandiri Taspen dijadwalkan kembali berjalan normal mulai 25 Maret 2026 dengan waktu operasional pukul 08.00 sampai 15.00 waktu setempat. Kebijakan ini menjadi bagian dari penyesuaian jam operasional bank saat Lebaran yang dilakukan untuk menyesuaikan dengan jadwal libur nasional.

Sejumlah Bank Tetap Buka Layanan Terbatas

Selain BRI, beberapa bank lain juga menyiapkan layanan operasional terbatas selama periode Lebaran. Bank Negara Indonesia (BNI), misalnya, menyiapkan sejumlah outlet yang tetap melayani nasabah pada tanggal tertentu.

BNI akan membuka 23 outlet pada 20 Maret 2026 dan menambah jumlahnya menjadi 32 outlet pada 23 Maret 2026. Untuk layanan ini, jam operasional bank saat Lebaran di BNI berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 waktu setempat.

Sementara itu, Bank Central Asia (BCA) mengambil kebijakan berbeda. Seluruh cabang BCA diketahui tidak beroperasi pada 19 dan 23 Maret 2026. Namun pada 20 Maret 2026, beberapa kantor cabang tetap dibuka secara terbatas untuk melayani transaksi bisnis tertentu, khususnya layanan B2B yang berkaitan dengan Pertamina.

Beberapa kantor cabang BCA yang tetap beroperasi pada tanggal tersebut antara lain berada di Bandung, Galaxy, Madiun, Matraman, Palembang, dan Semarang.

Layanan Perbankan Syariah Juga Tetap Dibuka

Selain bank konvensional, bank syariah juga menyiapkan layanan khusus selama libur Lebaran. Bank Syariah Indonesia (BSI) menyediakan layanan operasional terbatas di 162 kantor cabang yang tersebar di berbagai wilayah dengan tingkat kebutuhan transaksi yang tinggi.

Layanan BSI tersebut akan berlangsung dalam rentang waktu 14 hingga 24 Maret 2026. Penyesuaian jam buka bank saat Lebaran ini diharapkan mampu membantu nasabah yang masih membutuhkan transaksi langsung di kantor cabang selama masa libur Idulfitri.

Dengan berbagai penyesuaian tersebut, perbankan berupaya menjaga layanan kepada masyarakat tetap berjalan meskipun berada dalam periode libur panjang. Keberadaan layanan terbatas ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat mengatur kebutuhan transaksi keuangan selama perayaan Lebaran berlangsung.

Isu Kenaikan Harga Daging Sapi Ditindak, Operasi Pasar Digenjot Hingga Lebaran

0

Pemerintah bergerak cepat merespons isu Kenaikan Harga Daging Sapi yang sempat muncul di tingkat distributor menjelang Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga tetap stabil selama Ramadan hingga Lebaran, mengingat daging sapi menjadi salah satu komoditas yang permintaannya meningkat pada periode tersebut.

Masalah Kenaikan Harga Daging Sapi bermula dari keputusan sepihak salah satu distributor yang menaikkan harga daging sapi karkas hingga sekitar Rp110.000 per kilogram. Kebijakan tersebut langsung mendapat perhatian pemerintah karena berpotensi memicu lonjakan harga di tingkat pasar.

Setelah dilakukan koordinasi antara pemerintah dan pihak pengelola rumah potong hewan, harga akhirnya diturunkan kembali. Pengelola RPH Sinar Mulya Tengki memastikan harga daging sapi karkas di tingkat distributor kini kembali berada di kisaran Rp107.000 per kilogram hingga mendekati Idulfitri.

Pengelola RPH tersebut, Ibnu Abbas, menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan teguran kepada mitra distributor yang menaikkan harga secara sepihak. Menurutnya, langkah tersebut diambil agar tidak terjadi gangguan pasokan maupun lonjakan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Ia menegaskan bahwa distributor yang bersangkutan telah diminta menyesuaikan harga sesuai arahan pemerintah. Selain itu, pihak pengelola juga akan melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan tidak terjadi lagi Kenaikan Harga Daging Sapi hingga masa Lebaran berakhir.

Pemerintah Perketat Pengawasan Harga di Rantai Distribusi

Sementara itu, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan dari Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan bahwa pelaku usaha di sektor pangan tidak diperkenankan menaikkan harga secara sepihak selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

Menurutnya, pemerintah telah menetapkan acuan harga di berbagai rantai distribusi, mulai dari peternak, feedloter, rumah potong hewan, hingga pedagang pengecer. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pangan dengan harga yang wajar.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelaku usaha yang melanggar ketentuan tersebut. Pengawasan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya spekulasi pasar yang dapat memicu Kenaikan Harga Daging Sapi secara tidak terkendali.

Selain memperketat pengawasan, pemerintah juga menggencarkan program stabilisasi harga melalui operasi pasar. Upaya ini dilakukan bekerja sama dengan sejumlah badan usaha milik negara di sektor pangan.

Operasi Pasar Digencarkan untuk Menjaga Stabilitas Harga

Dua perusahaan pelat merah yang dilibatkan dalam program tersebut adalah PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT Berdikari. Kedua perusahaan tersebut ditugaskan untuk memperluas distribusi daging sapi dan kerbau dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Melalui operasi pasar ini, pemerintah berharap pasokan daging tetap tersedia dalam jumlah cukup sekaligus menahan potensi Kenaikan Harga Daging Sapi di tingkat konsumen.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan pemerintah, harga daging sapi secara nasional selama Ramadan masih tergolong stabil. Data menunjukkan bahwa sebelum Ramadan, harga daging sapi sempat mencapai sekitar Rp143.048 per kilogram pada pertengahan Februari.

Namun, memasuki Maret 2026, harga mulai menunjukkan tren penurunan. Per 11 Maret, harga rata-rata tercatat turun sekitar 1,64 persen menjadi Rp140.698 per kilogram.

Data dari Badan Pusat Statistik juga menunjukkan bahwa jumlah daerah yang mengalami penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging sapi meningkat pada awal Maret. Tercatat sebanyak 48 kabupaten dan kota mengalami penurunan IPH komoditas tersebut.

Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dalam satu bulan terakhir. Sebagai perbandingan, pada pekan kedua hingga keempat Februari, daerah yang mengalami penurunan IPH masing-masing hanya berkisar antara 19 hingga 25 wilayah.

Dari Lingkungan sampai Material, ini Ciri Rumah Bebas Banjir yang Jarang Diperhatikan!

Ciri Rumah Bebas Banjir tidak cuma soal rumahnya tidak tergenang saat hujan besar, tapi juga bagaimana bangunan dan lingkungannya dirancang sejak awal. Buat kamu yang sedang mencari rumah atau berencana membangun dari nol, memahami hal-hal dasar ini bisa menghindarkan penyesalan di kemudian hari, apalagi di kota-kota yang curah hujannya tinggi.

Ciri Rumah Bebas Banjir yang paling mudah dilihat adalah posisi rumah lebih tinggi dari jalan dan lingkungan sekitarnya. Kalau lantai utama rumah lebih rendah dari jalan, air hujan yang mengalir di permukaan tanah lebih mudah masuk ke rumah saat debit air meningkat. Selain itu, lihat juga sistem drainase di sekitar: apakah saluran air cukup lebar, bersih, dan tidak tersumbat, atau justru sering penuh dan meluap saat hujan deras.

Ciri lain yang penting adalah lokasi rumah tidak berada di cekungan atau bantaran sungai tanpa perlindungan memadai. Rumah di dataran rendah atau dekat sungai berisiko mendapatkan kiriman air ketika hujan di hulu, meskipun di lokasi rumah sendiri tidak hujan deras. Sebelum jatuh hati pada satu lokasi, tanyakan juga riwayat banjir ke warga sekitar, pengelola perumahan, atau cek berita lokal beberapa tahun terakhir.

Dari Sisi Desain Bangunan, Bagaimana Ciri Rumah Bebas Banjir?

Selain lingkungan, Ciri Rumah Bebas Banjir juga bisa dilihat dari desain bangunannya sendiri. Misalnya, fondasi yang ditinggikan, lantai utama diangkat beberapa puluh sentimeter dari permukaan tanah, atau menggunakan konsep rumah panggung pada area yang sangat berisiko. Desain seperti ini membuat air di sekitar bangunan mengalir menjauh, bukan mengarah masuk ke dalam rumah.

Perhatikan juga bentuk atap dan sistem talang air. Atap miring dengan talang yang didesain baik akan membantu mengalirkan air hujan ke saluran pembuangan tanpa mengalir ke area yang salah, misalnya tepat di depan pintu atau teras. Di beberapa rumah, halaman depan sengaja didesain sebagai area resapan dengan taman atau paving berpori agar air tidak langsung menggenang di permukaan keras.

Lalu, Bagaimana Cara Memilih Lokasi Rumah yang Aman dari Banjir?

Sebelum membeli rumah, ada beberapa langkah praktis yang bisa kamu lakukan. Pertama, cek elevasi lingkungan dengan membandingkan ketinggian jalan, halaman, dan lantai rumah. Rumah yang ideal biasanya punya lantai utama yang lebih tinggi dari jalan dan saluran drainase. Kedua, perhatikan kondisi selokan dan sungai terdekat: apakah sering penuh, mampet, atau justru mengalir lancar meskipun habis hujan.

Ketiga, cari tahu riwayat banjir di area tersebut. Tanyakan langsung ke tetangga, petugas lingkungan, atau cek apakah pengembang berani mencantumkan keterangan bebas banjir di materi pemasarannya. Di beberapa daerah, bahkan ada surat keterangan bebas banjir dari instansi terkait yang bisa jadi nilai tambah. Terakhir, perhatikan keberadaan ruang terbuka hijau, kolam retensi, atau fasilitas penahan banjir lain di kawasan tersebut. Lingkungan yang direncanakan dengan baik biasanya lebih mampu mengelola limpasan air hujan.

Bangun dari Nol? Pastikan Konstruksi Siap Hadapi Genangan!

Kalau kamu membangun dari nol, kesempatan untuk menerapkan Ciri Rumah Bebas Banjir justru lebih besar. Kamu bisa mulai dari pemilihan ketinggian fondasi dan lantai, mengatur kemiringan halaman, sampai merancang jalur air hujan di sekitar bangunan. Gunakan material yang tahan lembap untuk bagian yang dekat tanah, seperti plesteran dan acian dengan kualitas baik agar dinding tidak cepat rusak ketika sering terkena percikan air.

Di tahap ini, memilih produk Mortar Indonesia yang sudah teruji kualitasnya akan membantu menjaga dinding lebih padat, tidak mudah retak, dan tidak cepat keropos ketika sering terkena air. Struktur yang rapi dan permukaan yang kedap membantu mengurangi jalur air masuk ke dalam bangunan, terutama pada area seperti dinding penahan tanah, lantai dekat halaman, dan dinding luar yang langsung terpapar hujan.

Peran Material dan Finishing dalam Rumah yang Tahan Genangan

Selain struktur utama, detail finishing juga ikut memengaruhi Ciri Rumah Bebas Banjir. Misalnya, pemilihan mortar perekat keramik dan nat yang baik untuk area lantai yang berpotensi tergenang, seperti teras, carport, dan area dekat pintu masuk. Jika pemasangan keramik kurang rapi, air bisa mengendap di celah dan meresap ke bawah, membuat lantai mudah mengangkat atau nat cepat rusak.

Di sinilah produk seperti Top Mortar perekat keramik dan solusi waterproofing Top Mortar WaStop Immersa atau WaStop Elastica bisa membantu, terutama untuk area yang sering bersentuhan dengan air. Kombinasi perekat yang kuat dan lapisan pelindung yang kedap air membantu menjaga lantai tetap stabil dan dinding tidak mudah lembap meskipun berada di lingkungan yang curah hujannya tinggi. Banyak pemilik rumah yang tadinya hanya fokus pada tampilan, akhirnya menyadari bahwa kualitas lapisan di bawah permukaan justru menentukan seberapa awet rumah mereka menghadapi musim hujan dan potensi genangan.

Contoh Rumah Bebas Banjir yang Sudah Dihuni

Kalau rumah yang kamu incar sudah lama dihuni orang lain, beberapa Ciri Rumah Bebas Banjir bisa kamu amati langsung di lapangan. Lihat apakah ada bekas garis air di dinding luar, noda lumpur di pagar, atau jejak cat yang mengelupas di bagian bawah tembok. Jika tetangga sekitar punya jejak seperti itu tapi rumah yang kamu lihat bersih, ada kemungkinan rumah tersebut didesain sedikit lebih tinggi atau punya perlindungan ekstra.

Perhatikan juga kondisi lantai di dekat pintu dan jendela. Kalau banyak tambalan, keramik yang bergelombang, atau kayu pintu yang melengkung, ini bisa jadi tanda pernah terendam. Di sisi lain, rumah yang benar-benar bebas banjir biasanya punya permukaan lantai rata, dinding bawah yang rapi tanpa jejak lembap, dan drainase halaman yang bekerja baik meski hujan deras.

Intinya, Rumah yang Bebas Banjir nggak cuma di lihat dari lokasi, tapi juga bagaimana bangunan dipersiapkan untuk menghadapi air dalam jangka panjang. Produsen Mortar Indonesia seperti Top Mortar hadir dengan berbagai solusi untuk plesteran, acian, perekat keramik, hingga waterproofing yang membantu kontraktor dan pemilik rumah membangun struktur yang lebih tahan terhadap hujan dan genangan.

Mulai dari dinding yang lebih padat, lantai yang terpasang rapi, sampai dak dan talang yang dilapisi waterproofing berkualitas, semua ini akan terasa manfaatnya ketika cuaca sedang tidak bersahabat. Jadi, saat kamu memilih atau merencanakan rumah impian, jangan hanya melihat desain dan lokasi, tapi juga perhatikan produk dan detail teknis yang dipakai untuk membangun fondasi dan perlindungannya.

Fesyen Muslim Makin Diminati Dunia, Industri Dalam Negeri Siap Bersaing

0

Pertumbuhan populasi Muslim dunia turut mendorong meningkatnya permintaan terhadap produk Fesyen Muslim di pasar global. Tren busana yang identik dengan gaya modest fashion ini kini tidak lagi terbatas pada komunitas Muslim saja, melainkan juga mulai diminati berbagai kalangan lintas budaya. Perkembangan teknologi informasi serta media sosial turut mempercepat penyebaran tren Fesyen Muslim, sehingga industri ini semakin berkembang dan menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif yang menjanjikan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa konsumsi global terhadap produk Fesyen Muslim terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Hal tersebut tercermin dalam laporan State of Global Islamic Economy Report 2024/2025 yang mencatat nilai konsumsi busana muslim dunia mencapai sekitar 327 miliar dolar AS pada tahun 2023. Angka tersebut bahkan diproyeksikan meningkat hingga 433 miliar dolar AS pada tahun 2028.

Menurut Agus, perkembangan tersebut menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam industri modest fashion dunia. Dengan kekayaan budaya, keragaman tekstil, serta kreativitas desainer lokal, Indonesia dinilai memiliki modal kuat untuk menjadi produsen sekaligus pusat tren Fesyen Muslim di tingkat global.

Potensi tersebut juga tercermin dari kinerja ekspor Indonesia. Data menunjukkan nilai ekspor produk modest fashion Indonesia ke negara-negara anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC) pada tahun 2023 mencapai sekitar 990 juta dolar AS. Nilai ini meningkat signifikan sebesar 83 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka sekitar 540 juta dolar AS.

Kenaikan tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu dari tujuh negara eksportir terbesar produk fesyen ke pasar negara anggota OIC. Meski demikian, persaingan global masih cukup ketat karena pasar ekspor Fesyen Muslim saat ini masih didominasi oleh negara seperti China, Turki, dan India.

Industri Fesyen Muslim Nasional Berpeluang Jadi Pusat Tren Global

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita, menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri Fesyen Muslim baik sebagai pasar domestik maupun sebagai produsen.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, jumlah industri kecil yang bergerak di sektor pakaian jadi pada tahun 2024 mencapai sekitar 594 ribu unit usaha dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 1,2 juta orang. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor fesyen, termasuk Fesyen Muslim, merupakan industri padat karya yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Reni menjelaskan bahwa modest fashion kini berkembang menjadi tren busana global yang semakin inklusif. Konsep berpakaian yang menekankan kesopanan dan kenyamanan ini tidak lagi dipandang sebagai simbol identitas agama semata, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup modern yang diminati berbagai kalangan.

Indonesia dinilai memiliki keunggulan kompetitif untuk mengembangkan industri Fesyen Muslim karena didukung oleh kreativitas desainer lokal, kekayaan budaya, serta ketersediaan bahan tekstil berkualitas yang menjadi identitas nasional.

Bahkan dalam laporan State of Global Islamic Economy Report terbaru, Indonesia disebut menempati peringkat pertama dalam kategori ekosistem lokal yang mendukung pengembangan industri modest fashion.

Selain itu, pemerintah juga tengah memperkuat daya saing industri nasional melalui kebijakan sertifikasi halal. Mulai Oktober 2026, penerapan kewajiban sertifikasi halal untuk berbagai produk barang gunaan, termasuk produk fesyen, akan mulai diberlakukan secara lebih luas.

HP, Laptop, atau Hal Lain? Strategi Penggunaan Uang THR yang Lebih Bijak

Setiap menjelang hari raya, banyak karyawan menantikan Tunjangan Hari Raya atau THR. Momen ini sering menjadi kesempatan untuk membeli sesuatu yang sudah lama diinginkan. Namun tanpa perencanaan yang matang, penggunaan uang THR sering kali berubah menjadi belanja impulsif yang akhirnya disesali setelahnya.

Banyak orang langsung berpikir untuk membeli gadget baru, seperti smartphone atau laptop. Tidak sedikit juga yang tergoda membeli barang lain seperti televisi, peralatan rumah tangga, bahkan kendaraan kecil. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan membeli barang setelah menerima THR, tetapi penting untuk memastikan bahwa penggunaan uang THR benar benar memberikan manfaat jangka panjang.

Karena itu, sebelum memutuskan membeli sesuatu, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal. Apakah barang tersebut benar benar dibutuhkan? Apakah akan membantu aktivitas kerja atau justru hanya sekadar keinginan sesaat? Pertanyaan sederhana seperti ini bisa membantu menentukan apakah sebuah pembelian benar benar layak dilakukan.

Tips Penggunaan Uang THR yang Bijak, Beli Barang yang Memberi Manfaat Jangka Panjang

Jika berbicara tentang pembelian yang sering dianggap worth it, gadget seperti smartphone dan laptop memang sering berada di urutan teratas. Alasannya cukup jelas. Kedua perangkat ini tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga mendukung produktivitas sehari hari.

Smartphone baru misalnya, bisa menjadi pilihan jika perangkat lama sudah sering bermasalah. Ponsel yang lebih cepat dan memiliki kamera lebih baik bisa membantu banyak hal, mulai dari komunikasi kerja hingga aktivitas digital lainnya. Dalam beberapa kasus, smartphone bahkan menjadi alat kerja utama bagi banyak orang.

Laptop juga sering menjadi pilihan pembelian yang masuk akal setelah menerima THR. Perangkat ini sangat berguna bagi pekerja kantoran, freelancer, maupun pelaku usaha kecil. Laptop yang memadai bisa membantu meningkatkan produktivitas, belajar skill baru, hingga membuka peluang penghasilan tambahan.

Namun penting untuk tetap realistis dalam menentukan anggaran. Jangan sampai penggunaan uang THR justru membuat kondisi keuangan menjadi tidak stabil setelah hari raya.

Alternatif Pembelian yang Tidak Kalah Penting

Selain gadget, ada beberapa jenis pembelian lain yang sebenarnya juga cukup worth it setelah menerima THR. Salah satunya adalah peralatan kerja atau alat pendukung produktivitas.

Sebagai contoh, kursi kerja yang nyaman, meja kerja yang ergonomis, atau perangkat tambahan seperti monitor eksternal bisa memberikan dampak besar terhadap kenyamanan bekerja. Bagi sebagian orang, investasi seperti ini justru lebih bermanfaat dalam jangka panjang dibanding membeli barang yang hanya digunakan sesekali.

Peralatan rumah tangga juga bisa menjadi pilihan yang masuk akal. Misalnya mesin cuci baru, kompor yang lebih efisien, atau alat dapur yang membantu aktivitas sehari hari. Barang barang seperti ini mungkin tidak terlihat “wah”, tetapi sering memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari hari.

Selain membeli barang, sebagian orang juga mulai memanfaatkan penggunaan uang THR untuk hal yang lebih produktif. Contohnya mengikuti kursus online, membeli buku pengembangan diri, atau bahkan memulai usaha kecil kecilan.

Langkah seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bisa membuka peluang baru di masa depan.

Tetap Sisihkan Sebagian untuk Keuangan Masa Depan

Meskipun membeli sesuatu setelah menerima THR terasa menyenangkan, penting untuk tidak menghabiskan seluruh uang tersebut. Salah satu prinsip penting dalam penggunaan uang THR adalah menjaga keseimbangan antara kebutuhan saat ini dan perencanaan masa depan.

Menyisihkan sebagian THR untuk tabungan atau dana darurat bisa menjadi langkah yang sangat bijak. Dengan cara ini, Anda tetap bisa menikmati hasil kerja selama satu tahun tanpa harus mengorbankan stabilitas keuangan.

Sebagian orang juga memilih menggunakan sebagian THR untuk investasi kecil. Tidak perlu langsung besar. Yang penting adalah membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak sekarang.

Pengiriman Sepeda Motor Tembus Ribuan Unit, Tren Mudik Praktis Kian Populer

0

Menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada pekan ketiga Ramadan, layanan Pengiriman Sepeda Motor semakin banyak dimanfaatkan masyarakat. PT KAI Logistik mengingatkan para pelanggan untuk memperhatikan prosedur keamanan sebelum melakukan Pengiriman Sepeda Motor, sehingga kendaraan tetap dalam kondisi baik saat tiba di kota tujuan.

Perusahaan logistik yang merupakan anak usaha dari Kereta Api Indonesia tersebut menilai layanan Pengiriman Sepeda Motor kini menjadi alternatif yang semakin populer bagi para pemudik. Dengan mengirimkan kendaraan lebih dahulu, masyarakat dapat melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi lain seperti kereta api yang lebih nyaman dan aman, sekaligus menghindari risiko kelelahan akibat perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.

Vice President of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengatakan keberadaan sepeda motor di kota tujuan tetap penting untuk menunjang mobilitas masyarakat selama berada di kampung halaman. Karena itu, layanan Pengiriman Sepeda Motor menjadi solusi praktis bagi pemudik yang ingin tetap memiliki kendaraan pribadi saat tiba di daerah asal.

Memasuki pekan kedua Ramadan, tren Pengiriman Sepeda Motor melalui KAI Logistik menunjukkan peningkatan. Data perusahaan mencatat sekitar 2.300 unit sepeda motor telah dikirimkan hingga saat ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar lima persen dibandingkan pekan pertama Ramadan yang mencapai 2.217 unit.

Peningkatan ini diperkirakan masih akan berlanjut seiring semakin dekatnya masa puncak mudik. Biasanya, permintaan pengiriman kendaraan meningkat tajam pada minggu ketiga Ramadan ketika banyak masyarakat mulai mempersiapkan perjalanan pulang ke kampung halaman.

Persiapan Kendaraan Penting untuk Keamanan Pengiriman

Tingginya minat masyarakat terhadap layanan Pengiriman Sepeda Motor juga terlihat pada periode mudik tahun sebelumnya. Pada musim Lebaran lalu, KAI Logistik berhasil mendistribusikan lebih dari 6.600 unit sepeda motor baik selama arus mudik maupun arus balik.

Beberapa kota di Jawa Tengah tercatat menjadi tujuan favorit pengiriman kendaraan, di antaranya Yogyakarta dan Solo. Selain itu, kota besar lainnya seperti Surabaya, Jakarta, dan Bandung juga menjadi destinasi pengiriman yang cukup tinggi selama periode mudik.

Seiring meningkatnya permintaan layanan, KAI Logistik mengingatkan pelanggan agar memastikan kendaraan dalam kondisi siap kirim sebelum proses distribusi dilakukan. Salah satu langkah penting yang perlu diperhatikan adalah mengosongkan tangki bahan bakar untuk mengurangi potensi risiko selama perjalanan.

Selain itu, pemilik kendaraan juga disarankan melepas berbagai aksesori tambahan pada sepeda motor yang berpotensi rusak selama proses pengiriman. Penggunaan pelindung atau kemasan tambahan juga dianjurkan untuk memberikan perlindungan ekstra pada kendaraan.

Pelanggan juga diminta melakukan pemeriksaan kondisi sepeda motor sebelum proses serah terima berlangsung. Pencatatan kondisi kendaraan dinilai penting sebagai bagian dari prosedur administrasi sekaligus memastikan transparansi selama proses pengiriman.

Untuk menambah rasa aman, pelanggan dapat memanfaatkan fasilitas perlindungan asuransi yang disediakan perusahaan. Premi asuransi yang ditawarkan relatif terjangkau, yakni sekitar 0,12 persen dari nilai kendaraan, sehingga memberikan jaminan tambahan selama proses distribusi berlangsung.

KAI Logistik juga terus mengembangkan kemudahan layanan melalui platform digital. Masyarakat kini dapat memanfaatkan aplikasi KAI Logistik TRAX untuk melakukan pemesanan layanan pengiriman secara praktis. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat mengatur penjemputan kendaraan dari rumah, melakukan pembayaran secara digital, hingga memantau proses Pengiriman Sepeda Motor secara real-time hingga kendaraan tiba di alamat tujuan.

Tiket Lebaran KAI Laris Manis, Lebih dari 2,5 Juta Kursi Sudah Terjual

Penjualan Tiket Lebaran KAI untuk periode mudik 2026 terus mengalami peningkatan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri. PT Kereta Api Indonesia mencatat minat masyarakat terhadap transportasi kereta api tetap tinggi karena dinilai praktis dan relatif nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Hingga 11 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan Tiket Lebaran KAI telah mencapai 2.578.820 lembar.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 57,3 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama periode Angkutan Lebaran tahun ini. Secara keseluruhan, KAI menyiapkan 4.498.696 kursi untuk perjalanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal dalam rentang keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dengan capaian tersebut, masih tersedia sekitar 1.919.876 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik. Ketersediaan ini memberikan peluang bagi calon penumpang yang belum mendapatkan Tiket Lebaran KAI untuk tetap merencanakan perjalanan menggunakan kereta api.

Dari total tiket yang terjual, sebagian besar berasal dari layanan kereta api jarak jauh. Penjualan pada layanan ini tercatat mencapai 2.468.309 tiket atau sekitar 69,1 persen dari total 3.571.760 kursi yang disediakan. Artinya, masih ada sekitar 1.103.451 kursi yang dapat dipesan oleh masyarakat yang ingin bepergian ke berbagai kota tujuan selama musim mudik.

Sementara itu, penjualan tiket untuk layanan kereta api lokal masih relatif rendah. Hingga saat ini, sebanyak 110.511 tiket telah terjual dari total 926.936 kursi yang tersedia. Dengan demikian, peluang mendapatkan Tiket Lebaran KAI untuk layanan kereta lokal masih terbuka lebar.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan masyarakat masih memiliki banyak pilihan jadwal perjalanan yang dapat dimanfaatkan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini. Ia mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar mendapatkan jadwal yang sesuai dengan kebutuhan.

Puncak Arus Mudik Diperkirakan Terjadi H-3 Lebaran

KAI memprediksi puncak arus mudik akan terjadi sekitar tiga hari sebelum Lebaran atau H-3. Pada periode tersebut, volume penumpang diperkirakan dapat mencapai sekitar 247.440 orang dalam satu hari perjalanan.

Angka ini masih bersifat sementara karena penjualan Tiket Lebaran KAI masih terus berlangsung. Permintaan biasanya akan meningkat tajam pada hari-hari mendekati jadwal keberangkatan.

Sejumlah stasiun tercatat menjadi tujuan favorit penumpang selama masa mudik tahun ini. Di antaranya adalah Stasiun Pasarsenen, Gambir, Yogyakarta, Bekasi, Surabaya Pasar Turi, Purwokerto, Semarang Tawang, Bandung, Surabaya Gubeng, serta Jatinegara. Stasiun-stasiun tersebut menjadi simpul pergerakan utama masyarakat menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Selain layanan reguler, kereta ekonomi bersubsidi juga menjadi salah satu pilihan masyarakat. Hingga saat ini, tingkat keterisian kereta ekonomi kerakyatan telah mencapai sekitar 78 persen atau sebanyak 21.451 tiket dari total 27.368 kursi yang tersedia.

Tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama untuk perjalanan mudik. Selain menawarkan kenyamanan, kereta api juga dinilai lebih stabil dari sisi waktu tempuh dibandingkan moda transportasi darat lainnya.

Anne menambahkan bahwa KAI terus memantau perkembangan penjualan Tiket Lebaran KAI sekaligus memastikan kesiapan operasional di seluruh wilayah kerja perusahaan. Berbagai aspek layanan mulai dari kesiapan sarana, prasarana, hingga koordinasi operasional di lapangan terus diperkuat agar perjalanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran dapat berjalan lancar.

Jelang Lebaran, Bantuan Pangan Mulai Mengalir ke Masyarakat Berpenghasilan Rendah

0

Program Bantuan Pangan Jelang Lebaran mulai digulirkan pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui penugasan dari Badan Pangan Nasional, distribusi bantuan berupa beras dan minyak goreng kini mulai menjangkau sejumlah daerah di Indonesia. Program Bantuan Pangan Jelang Lebaran ini menjadi salah satu langkah pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan tekanan harga pangan menjelang hari raya.

Berdasarkan data terbaru, hingga pekan pertama Maret 2026, Perum Bulog telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 3.427 penerima manfaat. Total bantuan yang telah tersalurkan mencapai 68.540 kilogram beras serta 13.708 liter minyak goreng.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional, Rachmi Widiriani, mengatakan pemerintah terus mempercepat distribusi Bantuan Pangan Jelang Lebaran agar dapat diterima masyarakat sebelum perayaan Idulfitri.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan pangan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran. Penyaluran bantuan pun terus diperluas agar lebih banyak keluarga berpenghasilan rendah yang dapat merasakan manfaatnya.

Beberapa wilayah telah memulai distribusi bantuan tersebut. Di antaranya meliputi Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Jambi, Banten, hingga Sulawesi Selatan. Pemerintah daerah pun menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena dinilai mampu membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan kebutuhan konsumsi menjelang hari raya.

Salah satu daerah yang telah menyalurkan bantuan adalah Kota Madiun. Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengapresiasi program tersebut karena dinilai sangat tepat waktu. Setiap penerima manfaat memperoleh paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang Idulfitri.

Distribusi Bantuan Dipercepat untuk Jaga Daya Beli

Badan Pangan Nasional mendorong Bulog di seluruh daerah untuk segera memperluas penyaluran program Bantuan Pangan Jelang Lebaran. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok di tengah meningkatnya aktivitas konsumsi selama Ramadan.

Program bantuan pangan juga terbukti memberikan dampak positif terhadap ketahanan konsumsi rumah tangga. Dengan adanya dukungan pemerintah terhadap kebutuhan pangan pokok, pengeluaran masyarakat dapat lebih terkendali sehingga daya beli tetap terjaga.

Selain itu, program Bantuan Pangan Jelang Lebaran turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga menjadi komponen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ketika konsumsi masyarakat terjaga, aktivitas ekonomi di berbagai sektor juga ikut bergerak, mulai dari perdagangan hingga distribusi bahan pangan. Kondisi ini berperan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil.

Sepanjang 2025, perekonomian Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,11 persen. Angka tersebut menjadi salah satu capaian pertumbuhan ekonomi terbaik sejak 2023. Sementara secara tahunan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025 mencapai 5,39 persen, menjadi yang tertinggi untuk periode tersebut sejak pandemi COVID-19.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan seluruh persiapan program bantuan telah selesai dan siap disalurkan secara luas kepada masyarakat.

Ia menyebutkan pemerintah telah menyiapkan bantuan bagi sekitar 33,2 juta penerima di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat selama Ramadan.

Amran menegaskan bahwa setiap kebijakan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat harus ditangani secara cepat. Dengan percepatan distribusi Bantuan Pangan Jelang Lebaran, pemerintah berharap beban pengeluaran masyarakat dapat berkurang sekaligus menjaga stabilitas ekonomi menjelang perayaan Idulfitri.