Selasa, September 1, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 60

Perluas Pasar dan Substitusi Impor, Industri Pati Ubi Kayu Terus Diperkuat

0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat pengembangan Pati Ubi Kayu sebagai salah satu komoditas strategis nasional yang dinilai mampu menopang kinerja industri berbasis sumber daya lokal. Penguatan sektor ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri, memperluas penetrasi pasar, sekaligus mendorong substitusi impor melalui optimalisasi produksi nasional. Dengan potensi pasar yang luas, Pati Ubi Kayu diposisikan sebagai bahan baku penting dalam berbagai rantai industri.

Sebagai langkah konkret, Kemenperin menggandeng Perhimpunan Pengusaha Tepung Tapioka Indonesia (PPTTI) menggelar Business Matching Pati Ubi Kayu yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan ini mempertemukan pelaku industri produsen dengan industri pengguna guna memperkuat keterhubungan hulu dan hilir serta memastikan kebutuhan bahan baku dapat dipenuhi dari dalam negeri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa penguatan sektor Pati Ubi Kayu sejalan dengan arah Strategi Besar Industri Nasional (SBIN) yang menekankan integrasi rantai nilai industri. Menurutnya, pengembangan industri berbasis komoditas lokal menjadi kunci dalam menciptakan struktur industri nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

“Saat ini terdapat sekitar 125 perusahaan pati ubi kayu dengan tingkat utilisasi produksi sekitar 43 persen. Meski demikian, produk dalam negeri telah menguasai sekitar 79 persen pasar domestik. Angka ini menunjukkan peluang besar untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing industri pati ubi kayu nasional,” ujar Agus dalam sambutannya.

Potensi Pati Ubi Kayu untuk Berbagai Sektor Industri

Pati ubi kayu dikenal sebagai komoditas bernilai tambah tinggi dengan cakupan pemanfaatan yang luas. Di sektor pangan, pati ubi kayu digunakan sebagai bahan baku pemanis, bumbu, makanan ringan, hingga mie instan. Sementara di sektor nonpangan, komoditas ini dimanfaatkan dalam industri kertas, bahan kimia, farmasi, hingga energi terbarukan seperti etanol.

Kinerja ekspor Pati Ubi Kayu juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Hingga November 2025, nilai ekspor tercatat mencapai USD18,7 juta atau tumbuh sekitar 58,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini memperkuat keyakinan pemerintah bahwa pati ubi kayu memiliki peluang besar untuk menembus pasar global.

Meski demikian, Agus mengakui bahwa sektor pati ubi kayu masih menghadapi tantangan, terutama terkait persaingan harga dan mutu dengan produk impor. Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemenperin mendorong penguatan sinergi antara produsen dan industri pengguna agar produk dalam negeri semakin kompetitif.

Strategi Penguatan Rantai Pasok dan Substitusi Impor

Dalam rangka memperkuat posisi sektor Pati Ubi Kayu, Kemenperin juga mengoptimalkan penerapan mekanisme Neraca Komoditas sebagai instrumen pengendalian impor. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan industri, sekaligus memberi ruang bagi produsen lokal untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Selain itu, diversifikasi spesifikasi produk menjadi fokus utama. Pemerintah mendorong pelaku industri agar mampu menyesuaikan karakteristik pati ubi kayu dengan kebutuhan industri pengguna, baik dari sisi kualitas, fungsi, maupun standar teknis. Langkah ini penting agar produk lokal dapat menggantikan peran produk impor secara berkelanjutan.

Melalui forum business matching, Kemenperin berharap terjalin kerja sama jangka panjang antara pelaku industri hulu dan hilir. Penguatan industri Pati Ubi Kayu tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kinerja sektor manufaktur, tetapi juga untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku lokal, memperluas pasar, serta memperkokoh struktur industri nasional berbasis sumber daya dalam negeri.

Gangguan Internet Nasional Terjadi Sejak Pagi Hari, Telkomsel Fokus Pulihkan Konektivitas

0

Gangguan internet nasional kembali menjadi perhatian publik setelah Telkomsel mengonfirmasi adanya kendala layanan data yang berdampak luas pada aktivitas digital masyarakat. Gangguan internet nasional tersebut menyebabkan sebagian pelanggan mengalami kesulitan mengakses berbagai aplikasi digital serta layanan over-the-top (OTT) sejak Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 11.03 WIB.

Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menjelaskan bahwa gangguan internet nasional terdeteksi pada sistem jaringan dan langsung ditangani oleh tim teknis perusahaan. Sejak laporan pertama diterima, Telkomsel segera melakukan langkah-langkah mitigasi guna mencegah dampak yang lebih luas.

Menurut Fahmi, tim teknis dikerahkan untuk melakukan isolasi gangguan, optimalisasi kapasitas jaringan, serta percepatan pemulihan layanan agar konektivitas pelanggan dapat segera kembali normal. Ia menegaskan bahwa Telkomsel menempatkan keselamatan dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama dalam setiap proses penanganan gangguan.

“Kami memahami betapa pentingnya konektivitas digital bagi pelanggan, baik untuk komunikasi, hiburan, maupun aktivitas produktivitas. Oleh karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan penanganan gangguan internet nasional ini dilakukan dengan prioritas tertinggi,” ujar Fahmi.

Penanganan Teknis dan Koordinasi TelkomGroup

Dalam proses pemulihan, Telkomsel juga melakukan pemantauan jaringan secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan lanjutan yang dapat menghambat akses pelanggan di berbagai wilayah. Informasi perkembangan penanganan gangguan internet nasional pun disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Fahmi menambahkan, setelah layanan kembali normal, Telkomsel akan melakukan evaluasi internal guna mengidentifikasi penyebab utama gangguan. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat keandalan jaringan dan meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.

Dari sisi induk perusahaan, Vice President Corporate Communication Telkom, Andri Herawan Sasoko, turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan TelkomGroup atas gangguan yang terjadi. Ia memastikan koordinasi intensif antara Telkom dan Telkomsel terus dilakukan selama proses pemulihan berlangsung.

“Penanganan gangguan layanan ini dilakukan dengan prioritas tertinggi melalui koordinasi yang erat bersama Telkomsel. Seluruh upaya teknis dijalankan secara terukur untuk mempercepat pemulihan serta meminimalkan dampak gangguan internet nasional yang dirasakan pelanggan,” jelas Andri.

Ia juga menekankan bahwa TelkomGroup berkomitmen untuk terus meningkatkan ketahanan infrastruktur jaringan nasional. Hal tersebut dinilai krusial mengingat semakin tingginya ketergantungan masyarakat terhadap layanan internet untuk berbagai kebutuhan, mulai dari ekonomi digital, pendidikan, hingga layanan publik.

Sebagai bentuk layanan kepada pelanggan, Telkomsel membuka akses informasi dan pengaduan melalui Call Center 188 serta kanal resmi perusahaan di media sosial, seperti Facebook Telkomsel, X/Twitter @telkomsel, dan Instagram @telkomsel. Melalui kanal tersebut, pelanggan dapat memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan pemulihan layanan.

Bisnis Distribusi Stuck? Mungkin Sistem Manajemen Distribusi Adalah Jawaban yang Kamu Cari

Pernahkah kamu membayangkan apa yang akan terjadi jika sales terbaikmu tiba-tiba resign? Atau bagaimana kalau data pelanggan hanya tersimpan di gudang kepala seorang sales senior? Ini adalah pertanyaan yang mungkin mengganggu tidur banyak owner bisnis distribusi. Realitasnya, banyak perusahaan distribusi masih menjalankan operasi mereka dengan sangat bergantung pada individu-individu kunci. Padahal, bisnis yang sehat memerlukan Sistem Manajemen Distribusi yang kuat, bukan hanya mengandalkan kemampuan personal sales yang hebat. Tanpa struktur sistem yang solid, bisnis distribusi akan selalu rentan terhadap perubahan SDM, ketidakakuratan data, dan keputusan yang tidak berbasis informasi real-time.

Ketergantungan pada Sales, Risiko yang Sering Terlewatkan!

Banyak owner bisnis distribusi tidak menyadari betapa berbahayanya posisi mereka saat ini. Ketika seorang sales dianggap sebagai “aset utama” yang tidak tergantikan, bisnis sebenarnya sedang berada di situasi yang sangat rapuh. Masalahnya tidak hanya tentang risiko personalia, tetapi juga tentang transparansi dan kontrol operasional.

Pertama, owner sering kali tidak punya visibilitas penuh terhadap apa yang dilakukan sales di lapangan. Informasi hanya bisa diketahui melalui laporan lisan atau chat yang tidak terstruktur. Kedua, target penjualan dan penagihan sulit dikontrol dengan akurat karena tidak ada rekam jejak digital yang jelas. Ketiga, evaluasi kinerja dilakukan berdasarkan asumsi atau cerita dari sales itu sendiri, bukan dari data faktual. Hasilnya adalah keputusan bisnis yang tidak optimal dan pertumbuhan bisnis yang stagnan.

Dampak jangka panjang dari situasi ini adalah bisnis menjadi sulit untuk scale-up dan bahkan sulit untuk ditinggalkan oleh owner tanpa terjadi chaos operasional.

Apa Itu Sistem Manajemen Distribusi yang Efektif Bagi Perusahaan di Era Teknologi saat Ini?

Sistem Manajemen Distribusi yang baik adalah infrastruktur terintegrasi yang menghubungkan seluruh aspek bisnis distribusi. Mulai dari order, manajemen pelanggan, kontrol stok, performa sales, hingga laporan finansial. Sistem yang efektif harus memiliki beberapa karakteristik utama.

Pertama, sistemnya harus terstruktur dengan workflow yang jelas sehingga setiap orang tahu apa yang harus dilakukan. Kedua, user-friendly sehingga sales dan tim lapangan tidak merasa terbebani untuk menggunakan teknologi. Ketiga, memberikan data real-time sehingga owner bisa membuat keputusan cepat berdasarkan situasi aktual, bukan laporan tertunda.

Keempat, sistem harus transparan dan terdokumentasi penuh. Setiap transaksi, komunikasi dengan pelanggan, dan aktivitas sales tercatat rapi di satu tempat. Kelima, sistem menjadi “panduan kerja standar” untuk semua sales. Dengan cara ini, tidak peduli siapa yang melayani pelanggan, standar layanan dan proses tetap sama.

Studi Kasus: Sales Baru Langsung Produktif Berkat Sistem

Bayangkan dua skenario berbeda.

  • Scenario 1 (Tanpa Sistem)

Sales baru bergabung, harus melalui proses adaptasi yang panjang. Dia perlu di-briefing manual tentang wilayah, pelanggan, dan prosedur. Info hanya tersimpan di kepala sales senior atau di catatan yang berantakan. Training bisa memakan waktu berminggu-minggu, dan masih sering ada kesalahan. Produktivitas baru mencapai optimal setelah 2-3 bulan.

  • Scenario 2 (Dengan Sistem Manajemen Distribusi)

Sales baru login ke sistem, langsung bisa melihat data pelanggan lengkap dengan riwayat transaksi. Alur kerja dan prosedur sudah standar dan jelas. Target penjualan per wilayah terlihat, rute optimal untuk perjalanan harian sudah diatur, dan template laporan yang otomatis tersedia.

Hasilnya adalah sales baru bisa langsung produktif sejak hari pertama. Tingkat kesalahan minimal karena panduan sudah terstruktur. Training time berkurang drastis.

Ini bukan teori. Ini adalah realitas yang dialami bisnis distribusi yang sudah mengimplementasikan Sistem Manajemen Distribusi modern.

Lalu, Apa Keuntungan Langsung bagi Owner atau Pemilik Bisnis?

Dengan Sistem Manajemen Distribusi yang proper, owner mendapat beberapa keuntungan signifikan.

  1. Owner tidak perlu turun tangan setiap hari untuk micromanage sales atau menyelesaikan masalah operasional kecil. Sistem sudah mengatur semuanya.
  2. Kontrol penuh terhadap operasi tanpa harus bergantung pada laporan dari salah satu orang. Owner bisa melihat pergerakan sales real-time, track order dan penagihan, monitor stok, dan menganalisis distribusi melalui satu dashboard.
  3. Keputusan bisnis menjadi berbasis data, bukan asumsi. Owner bisa langsung tahu wilayah mana yang paling potensial, sales mana yang paling produktif, produk mana yang paling laku, dan di mana bottleneck operasional yang perlu diperbaiki.

Ketika bisnis distribusi memiliki Sistem Manajemen Distribusi yang solid, ekspansi menjadi jauh lebih mudah dan terukur. Bisnis bisa menambah sales atau membuka area baru tanpa harus menghadapi chaos operasional. Sistem tetap berjalan konsisten meski terjadi pergantian SDM.

Proses rekrutmen dan training baru jadi lebih cepat dan terstruktur. Distributor tidak perlu lagi mencari “sales unicorn”. Sistem akan membuat sales biasa pun bisa bekerja lebih optimal dan terstandar.

Inilah mengapa bisnis distribusi yang berkembang pesat selalu memiliki Sistem Manajemen Distribusi yang kuat sebagai tulang punggung operasional mereka.

Miradis Jadi Solusi Sistem Manajemen Distribusi untuk Perusahaan di Era Modern

Bisnis Distribusi Stuck? Mungkin Sistem Manajemen Distribusi Adalah Jawaban yang Kamu Cari
Bisnis Distribusi Stuck? Mungkin Sistem Manajemen Distribusi Adalah Jawaban yang Kamu Cari

Miraswift memahami tantangan spesifik yang dihadapi distributor Indonesia. Oleh karena itu, Miraswift menghadirkan Miradis, sebuah platform yang dirancang khusus sebagai Sistem Manajemen Distribusi modern untuk bisnis distribusi.

Miradis membantu owner untuk melakukan beberapa hal penting. Pertama, standarisasi kerja sales sehingga semua mengikuti prosedur yang sama. Kedua, menciptakan transparansi penuh terhadap aktivitas lapangan dan performa penjualan. Ketiga, mendapatkan kontrol operasional real-time melalui dashboard analytics. Keempat, menghubungkan sales, stok, order, dan penagihan dalam satu platform terintegrasi.

Dengan Miradis, Sistem Manajemen Distribusi bukan lagi sekadar impian. Ini menjadi realitas yang bisa langsung diimplementasikan dan memberikan dampak terukur.

Bisnis distribusi yang kuat adalah bisnis yang tidak bergantung pada satu atau beberapa individu saja. Bisnis yang sustainable adalah bisnis yang dijalankan oleh sistem, bukan sekadar orang-orang berbakat.

Sistem Manajemen Distribusi bukan biaya. Ini adalah investasi. Investasi untuk membuat bisnismu tetap berjalan stabil, bahkan saat ada perubahan SDM. Kemudian Investasi untuk pertumbuhan yang terukur dan berkelanjutan. Investasi untuk membuat pekerjaan owner menjadi lebih ringan karena operasional sudah terkontrol dengan baik.

Jika bisnis distribusi kamu masih bergantung pada individu, ini adalah waktu yang tepat untuk mulai membangun Sistem Manajemen Distribusi yang solid. Miradis dari Miraswift siap membantumu mewujudkannya. Karena pada akhirnya, distributor yang menang adalah distributor yang punya sistem, bukan hanya sales yang handal.

Jangan Perang Harga! Begini Cara Promo Top Mortar Jaga Margin Toko Tetap Sehat

Kalau kamu memiliki toko bangunan, pasti kamu pernah mengalami dilema yang sama dengan ribuan pemilik toko lainnya di Indonesia. Margin terus-menerus tertekan, persaingan semakin sengit, dan konsumen semakin picky soal harga. Respons yang paling sering dilakukan adalah perang harga. Tapi tunggu, perang harga justru adalah jebakan yang membuat bisnismu semakin terseret ke bawah. Masalahnya tidak bisa diselesaikan dengan sekadar memotong harga sembarangan. Di sinilah Promo Top Mortar hadir bukan hanya sebagai penawaran diskon biasa, melainkan sebagai strategi cerdas untuk melindungi dan menjaga margin toko kamu tetap sehat.

Mengapa Perang Harga Justru Menguras Toko Bangunan?

Mari kita lihat masalah yang sesungguhnya. Industri bahan bangunan memang sedang mengalami tantangan signifikan. Harga material fluktuatif, kompetitor di sebelah toko juga berjuang, dan konsumen semakin cerdas mengobok-obik harga dari berbagai tempat. Ketika menghadapi tekanan ini, banyak pemilik toko langsung mengambil keputusan untuk menurunkan harga jual. Masalahnya? Margin menjadi semakin tipis, cashflow tidak stabil, dan meskipun omzet terlihat besar, keuntungan sebenarnya terus mengecil.

Ini adalah paradoks yang umum terjadi: omzet tinggi, tapi laba sebenarnya tidak sehat. Perang harga tidak menyelesaikan masalah, justru memperburuk situasi. Toko yang terjebak dalam siklus ini akan terus kesulitan berkembang.

Cara Pandang Baru dalam Berpikir tentang Promo

Banyak pemilik toko masih memandang promo dengan cara yang lama. Promo dianggap sama dengan “mengorbankan laba”. Padahal, kalau promo dirancang dengan baik dan terstruktur, sebenarnya promo berfungsi sebaliknya. Promo yang tepat justru membantu mengamankan margin, bukan menguranginya.

Inilah filosofi yang ditanamkan dalam Promo Top Mortar. Top Mortar memahami bahwa toko bangunan tidak perlu bermain di lapangan harga yang paling murah untuk tetap kompetitif dan menguntungkan. Sebaliknya, mereka bisa bermain di belakang layar dengan strategi promoyang lebih cerdas. Toko tetap menjual dengan harga normal, tapi biaya pembelian mereka yang turun berkat promo dari Top Mortar sendiri. Hasilnya? Margin terjaga tanpa perlu banting harga.

Bagaimana Promo Top Mortar Bekerja untuk Melindungi Margin Toko?

Promo Top Mortar dirancang dengan beberapa mekanisme yang strategis. Pertama, ada program beli 10 gratis 1 sak. Ini nggak cuma jadi penawaran menarik, tapi mekanisme yang langsung menurunkan biaya per sak. Toko jual dengan harga normal kepada pelanggan, tapi cost mereka turun karena ada yang gratis. Ini adalah margin tambahan yang langsung masuk kantong tanpa perlu “mencurangi” harga ke konsumen.

Kedua, Promo Top Mortar juga menyediakan potongan belanja khusus toko yang bersifat B2B. Ini adalah mekanisme yang tidak terlihat oleh konsumen akhir. Harga jual ke konsumen tetap konsisten, tapi toko memperoleh keuntungan dari sisi backend pembelian. Ini adalah cara bermain bisnis yang jauh lebih dewasa dan berkelanjutan.

Ketiga, ada program order melalui aplikasi Top Mortar Seller yang memberikan potongan belanja tambahan. Mekanismenya sederhana: order lebih rapi, lebih terdokumentasi, proses lebih cepat, dan sebagai hasilnya toko dapat insentif finansial langsung. Toko untung bukan hanya karena jual lebih banyak, tapi juga karena sistemnya lebih pintar dan efisien.

Voucher Digital Berikan Kemudahan Bagi Pelanggan dan Toko Bangunan

Salah satu pembeda penting dari Promo Top Mortar adalah adanya voucher digital yang bisa dicairkan real-time. Ini bukan voucher yang hanya bisa digunakan untuk beli produk lagi. Voucher Top Mortar bisa diuangkan secara langsung, klaim mudah, dan tidak mengganggu cashflow toko. Untuk pemilik toko, ini berarti punya dana tambahan yang fleksibel. Bisa dipakai untuk operasional, tambah stok, atau kebutuhan darurat lainnya. Tidak ada “uang tertahan” seperti program promo konvensional yang sering kali berbelit-belit.

Bukti Bahwa Promo dari Top Mortar Bikin Margin Stabil Tanpa Harus Perang Harga

Dengan memanfaatkan strategi Promo Top Mortar, toko bangunan mendapatkan hasil yang sebenarnya sangat diinginkan: margin lebih stabil, cashflow lebih sehat, operasional lebih efisien, dan posisi tawar yang lebih kuat di pasar. Toko tidak perlu banting harga, tidak perlu mengorbankan kualitas layanan, dan tidak perlu mengejar omzet dengan keuntungan yang tipis.

Top Mortar sendiri memahami bahwa partner bisnis mereka (toko bangunan) adalah kesuksesan jangka panjang. Makanya Top Mortar tidak hanya memberikan promo musiman sembarangan, tapi program berkelanjutan yang dirancang untuk mendukung kesehatan finansial toko dalam jangka panjang. Jutaan promo aktif dari Top Mortar bukan sekadar angka, melainkan bukti komitmen mereka untuk terus mendampingi toko bangunan bertumbuh.

Promo Top Mortar nggak cuma jadi insentif penjualan biasa. Program ini adalah alat manajemen margin yang dirancang dengan matang, penopang kesehatan bisnis toko, dan strategi jangka panjang untuk bertahan dan berkembang di industri yang kompetitif ini.

Toko bangunan yang ingin bisnisnya naik kelas tidak lagi perlu bertanya “Siapa yang paling murah?” Pertanyaan yang harus diajukan adalah “Siapa yang bantu margin saya tetap sehat?” Dan di sini, Top Mortar hadir sebagai partner bisnis sejati, bukan hanya sekadar penyedia produk.

Stok Beras Berlimpah Jadi Dasar Pemerintah Hentikan Impor Sepanjang 2026

0

Kepastian pemerintah untuk tidak membuka keran impor beras konsumsi sepanjang 2026 kembali ditegaskan di hadapan publik. Kepala Badan Pangan Nasional yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menuturkan bahwa keputusan tersebut diambil karena Stok Beras Berlimpah dan produksi nasional dinilai mampu memenuhi kebutuhan domestik. Pernyataan itu ia sampaikan seusai menghadiri Rakernas Apkasi di Batam, Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026).

Dalam penjelasannya, Amran menyampaikan bahwa Indonesia berada pada posisi swasembada dan tidak memiliki alasan untuk kembali mengandalkan produk impor. Ia meminta seluruh pihak, terutama pemangku kepentingan di daerah, untuk mendukung kebijakan ini sebagai wujud komitmen kedaulatan pangan. Menurutnya, produksi yang dihasilkan petani menjadi fondasi utama pemenuhan beras nasional.

Proyeksi Produksi dan Surplus hingga Akhir Tahun

Optimisme pemerintah untuk tidak mengimpor beras sepanjang 2026 didasarkan pada proyeksi neraca pangan yang dirilis pada 6 Januari 2026. Dari laporan tersebut, kebutuhan konsumsi beras nasional sepanjang tahun diperkirakan mencapai 31,1 juta ton. Angka itu masih berada di bawah estimasi produksi yang diproyeksikan menembus 34,76 juta ton.

Surplus yang cukup besar itu masih ditambah dengan carry over stock atau stok sisa tahun sebelumnya yang mencapai 12,4 juta ton. Dengan perhitungan tersebut, pemerintah memperkirakan Stok Beras Berlimpah akan tetap terjaga hingga akhir tahun dengan total ketersediaan diprediksi berada di kisaran 16,1 juta ton. Kondisi ini menjadi dasar kuat pemerintah untuk memastikan kecukupan beras tanpa impor.

Keputusan untuk tidak membuka kuota impor telah tertuang dalam Neraca Komoditas 2026 yang ditetapkan pada akhir Desember 2025. Dalam dokumen tersebut, tidak tercantum alokasi impor beras konsumsi umum maupun bahan baku industri. Hal ini sekaligus menunjukkan dorongan pemerintah agar pelaku usaha memaksimalkan bahan baku lokal seperti beras pecah dan beras ketan pecah yang tingkat keutuhannya kurang dari 15 persen.

Faktor Distribusi dan Stabilitas Harga Sepanjang 2025

Di tengah keberlimpahan stok, Amran juga menyoroti fluktuasi harga beras yang masih terjadi di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa gejolak harga lebih disebabkan oleh variabel distribusi, bukan karena kekurangan suplai. Ia bahkan menekankan bahwa komoditas beras tidak lagi menjadi penyumbang inflasi terbesar seperti tahun-tahun sebelumnya.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa inflasi beras sepanjang 2025 relatif stabil. Puncak inflasi yang tercatat pada Juli 2025 hanya mencapai 1,35 persen, jauh lebih rendah dibandingkan puncak inflasi beras pada 2023 dan 2024 yang masing-masing menembus 5,61 persen dan 5,32 persen. Penutupan inflasi beras pada Desember 2025 yang berada di level 0,18 persen semakin menguatkan bahwa kondisi perberasan nasional berada dalam momentum positif.

Rerata inflasi beras bulanan sepanjang 2025 juga menunjukkan tren yang lebih terkendali, berada pada kisaran 0,30 persen. Sebagai perbandingan, rerata inflasi beras pada 2023 tercatat 1,34 persen dan pada 2022 sebesar 0,51 persen. Angka-angka tersebut memberikan gambaran bahwa situasi perberasan nasional semakin stabil, terutama dengan Stok Beras Berlimpah yang menopang penyediaan di berbagai wilayah.

Dengan cadangan nasional yang mencukupi, pemerintah meyakini bahwa kebijakan tanpa impor sepanjang 2026 dapat berjalan tanpa gangguan. Amran menegaskan kembali bahwa Stok Beras Berlimpah menjadi kunci utama Indonesia mampu menjaga stabilitas pangan dan menghindari ketergantungan pada beras luar negeri. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi petani, tetapi juga menjaga ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.

Membatalkan Shopee Pinjam: Kapan Bisa, Kapan Sudah Tidak Bisa Lagi?

Banyak pengguna Shopee yang baru ingin mencoba layanan pinjaman, lalu tiba-tiba berubah pikiran dan ingin membatalkan Shopee Pinjam. Alasan­nya macam-macam: takut bunganya, tidak jadi butuh dana, atau merasa belum siap mengelola cicilan. Situasi seperti ini cukup sering terjadi, dan wajar kalau muncul kekhawatiran apakah proses membatalkan Shopee Pinjam aman atau malah memicu masalah baru. Karena itu, penting memahami prosedurnya dengan benar. Jika dilakukan sesuai aturan, proses membatalkan Shopee Pinjam bisa berjalan aman dan tidak menimbulkan konsekuensi tambahan. Banyak pengguna yang hanya panik karena tidak tahu langkah tepatnya, bukan karena sistemnya rumit.

Sebelum membahas langkah teknis, pahami dulu bahwa Shopee Pinjam bekerja sama dengan pihak penyedia layanan keuangan seperti SPinjam dan SLoan. Karena itu, membatalkan proses pengajuan biasanya hanya bisa dilakukan sebelum dana disetujui atau sebelum pencairan berlangsung. Kalau kamu sudah terlanjur menerima dana, itu berarti proses sudah final dan tidak bisa lagi dibatalkan, meskipun tetap bisa dilunasi lebih cepat untuk meminimalkan bunga. Memahami hal dasar seperti ini membuat proses membatalkan Shopee Pinjam terasa lebih jelas dan tidak bikin panik.

Cara Aman dan Tepat untuk Membatalkan Pengajuan Shopee Pinjam

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan pengajuan yang belum disetujui bisa dibatalkan tanpa risiko. Masing-masing langkah ini penting agar kamu tidak melakukan kesalahan yang membuat pengajuan tetap diproses oleh sistem.

  1. Cek Status Pengajuan di Aplikasi Shopee
    Masuk ke menu SPinjam atau SLoan, lalu lihat status pengajuan. Jika masih “Menunggu Persetujuan” atau “Diproses”, biasanya masih ada peluang untuk membatalkan Shopee Pinjam sebelum sistem memutuskan pengajuan diterima. Jangan biarkan status berjalan tanpa pemantauan karena bisa berubah kapan saja.

  2. Hentikan Proses dengan Tidak Melanjutkan Verifikasi
    Jika kamu baru mulai mengisi data dan belum menyelesaikan verifikasi wajah, unggahan foto, atau dokumen pendukung lainnya, cukup berhenti dan keluar dari proses. Pengajuan yang tidak lengkap biasanya tidak akan diproses lebih lanjut.

  3. Hubungi Customer Service Shopee
    Jika kamu ingin memastikan pembatalan berjalan, kamu bisa menghubungi CS melalui Live Chat Shopee. Jelaskan bahwa kamu ingin membatalkan Shopee Pinjam karena belum siap mengambil pinjaman. Biasanya mereka akan memberi instruksi tambahan dan mencatat permintaan pembatalan.

  4. Pastikan Tidak Menyetujui Konfirmasi Akhir
    Selama kamu belum menekan tombol akhir seperti “Setujui” atau “Ajukan Sekarang”, maka sistem belum mengirimkan permintaan persetujuan ke penyedia jasa keuangan. Jangan lanjutkan proses jika ragu.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Dana Sudah Terlanjur Cair?

Kalau dana sudah masuk ke rekeningmu, artinya proses membatalkan Shopee Pinjam tidak lagi memungkinkan. Namun kamu tetap bisa mengambil langkah untuk mengurangi beban biaya.

  1. Lunasi Secepat Mungkin
    Semakin cepat dilunasi, semakin kecil bunga yang perlu dibayar. Jika baru saja cair, kamu bahkan bisa langsung melunasinya hari itu juga agar tidak dikenakan cicilan.

  2. Pastikan Tidak Telat Bayar
    Terlambat bayar bukan hanya menambah bunga, tetapi juga memicu risiko skor kredit turun. Jadi, kalau sudah tidak bisa membatalkan SPinjam, fokuskan strategi pada pelunasan cepat.

  3. Cek Total Tagihan di Menu SPinjam
    Shopee menyediakan rincian tagihan secara lengkap. Pastikan kamu memahami jumlah yang harus dibayar dan tanggal jatuh temponya.

Intinya, membatalkan Shopee Pinjam bukan sesuatu yang rumit, asalkan kamu tahu kapan proses masih bisa dihentikan. Kebanyakan orang panik karena tidak membaca status pengajuan atau terburu-buru menekan tombol persetujuan. Selama kamu memantau proses dengan teliti dan mengambil langkah tepat, keputusan membatalkan SPinjam bisa dilakukan dengan aman tanpa menimbulkan masalah lanjutan. Yang paling penting adalah memastikan setiap keputusan finansial dilakukan dengan tenang, bukan karena terburu-buru.

Gugat OpenAI, Elon Musk Tuntut Ganti Rugi Rp2.274 Triliun

0

Ketegangan antara dua raksasa teknologi kembali meningkat setelah gugatan bernilai fantastis kembali diajukan ke pengadilan federal. Dalam dokumen terbaru itu, Elon Musk tuntut OpenAI dan Microsoft dengan nilai klaim mencapai USD134 miliar atau sekitar Rp2.274 triliun. Gugatan tersebut menjadi babak baru dalam perselisihan panjang Musk dengan perusahaan yang ikut ia dirikan pada 2015.

Musk menuduh OpenAI menyimpang dari tujuan awal pendiriannya sebagai organisasi nirlaba yang fokus pada pengembangan kecerdasan buatan untuk kepentingan publik. Ia juga menyatakan Microsoft meraup keuntungan besar ketika OpenAI beralih ke arah komersial. Menurut berkas pengadilan, Elon Musk tuntut OpenAI karena menilai kontribusinya di masa awal memberi dasar pertumbuhan bagi perusahaan tersebut.

Klaim Kontribusi Awal dan Perhitungan Kerugian

Dalam persidangan mendatang, pihak Musk menyiapkan analisis dari ekonom C. Paul Wazzan yang menilai kontribusi finansial dan reputasional Musk bernilai antara USD65,5 miliar hingga USD109,4 miliar bagi OpenAI. Sementara itu, nilai yang diduga dinikmati Microsoft berkisar USD13,3 miliar hingga USD25,1 miliar. Perhitungan tersebut menjadi dasar kuat mengapa Elon Musk tuntut OpenAI dengan angka ganti rugi yang begitu besar.

Pengacara Musk, Steven Molo, menegaskan bahwa tanpa dukungan finansial awal sekitar USD38 juta—setara 60 persen modal awal—OpenAI tidak akan pernah berkembang seperti saat ini. Ia menyebut reputasi Musk membantu perusahaan itu mendapatkan legitimasi publik serta mitra strategis pada masa awal beroperasi. “Tanpa Elon Musk, OpenAI tidak akan ada,” ujar Molo dalam pernyataannya yang dikutip VnExpress.

Respons OpenAI dan Microsoft Jelang Persidangan

Menanggapi gugatan tersebut, OpenAI langsung membantah tuduhan Musk dan menyebutnya sebagai klaim yang tidak berdasar. Mereka menyatakan gugatan itu sebagai upaya untuk mendiskreditkan organisasi yang kini berada dalam persaingan langsung dengan perusahaan-perusahaan milik Musk. Microsoft juga menolak seluruh tuduhan keterlibatan dalam pelanggaran kontrak dan menilai tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.

Kedua perusahaan besar itu sepakat meminta pengadilan membatasi ruang lingkup kesaksian ahli Musk, dengan alasan metode perhitungan kerugian yang dinilai tidak dapat divalidasi dan tidak memiliki preseden dalam praktik hukum.

Perselisihan yang sudah berlangsung lama ini akhirnya akan memasuki sidang juri pada April 2026 di Oakland, California. Banyak pengamat industri menilai kasus ini akan menjadi salah satu persidangan paling diperhatikan di sektor teknologi, terutama karena posisi Musk yang kini menjadi pesaing langsung OpenAI. Di tengah meningkatnya kompetisi kecerdasan buatan global, fakta bahwa Elon Musk tuntut OpenAI membuat dinamika industri ini semakin kompleks dan sarat kepentingan.

Akses Bahan Baku IKM Kian Mudah Berkat Perombakan Kebijakan PPBB

0

Ketersediaan Bahan Baku IKM kembali menjadi fokus utama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam upaya menjaga keberlanjutan produksi industri kecil dan menengah. Pemerintah tengah memperkuat reformasi kebijakan agar pelaku IKM dapat memperoleh bahan baku dan bahan penolong secara lebih mudah, cepat, dan terjangkau. Langkah ini dilakukan melalui penyempurnaan kebijakan Pusat Penyedia Bahan Baku dan/atau Bahan Penolong bagi IKM sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 21 Tahun 2021.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pembaruan kebijakan dilakukan secara berkesinambungan untuk memastikan proses produksi IKM tidak terganggu oleh dinamika pasar maupun perubahan regulasi. Menurutnya, IKM masih menghadapi beragam hambatan klasik mulai dari akses bahan baku hingga keterbatasan teknologi serta pembiayaan.

Di banyak daerah, pelaku IKM juga mengandalkan impor untuk memperoleh sejumlah bahan baku penunjang. Namun, tidak sedikit IKM yang kesulitan mengimpor secara mandiri karena berbagai syarat teknis maupun administratif. Di lapangan, persoalan tersebut kerap menimbulkan biaya tambahan dan memperlemah daya saing produk IKM.

Tantangan Pengadaan Bahan Baku IKM

Kemenperin menjelaskan bahwa kesulitan memperoleh bahan baku impor berawal dari terbatasnya pasokan bahan baku lokal yang memenuhi standar tertentu. Volume impor yang kecil membuat IKM tidak memenuhi syarat minimum pembelian dari pemasok luar negeri. Sebagian pelaku IKM juga tidak memiliki akses langsung ke produsen domestik, sehingga bergantung pada distributor dengan harga lebih tinggi.

Selain itu, proses perizinan impor yang kompleks menambah beban pelaku usaha. Situasi ini dapat mengganggu rantai produksi dan membuat biaya per unit semakin tinggi. Di sinilah pemerintah melihat kebutuhan mendesak untuk menghadirkan kebijakan yang lebih efektif dalam menjamin ketersediaan Bahan Baku industri kecil dan menengah.

Sebagai bentuk intervensi, pemerintah telah mengatur mekanisme pemenuhan bahan baku melalui Pusat Penyedia Bahan Baku dan/atau Bahan Penolong (PPBB) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021 juncto Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2023. Skema ini memberi peluang bagi IKM yang tidak dapat melakukan impor secara langsung untuk tetap mendapatkan bahan baku sesuai kebutuhan.

Rancangan Kebijakan Baru PPBB dan Skema Importasi

Kemenperin kini tengah menyusun Rancangan Peraturan Menteri Perindustrian (RPermenperin) yang mengatur tata kelola importasi melalui PPBB. Kebijakan tersebut mencakup mekanisme penetapan PPBB, prosedur importasi, verifikasi kemampuan IKM, pemantauan distribusi, serta pelaporan. Melalui rancangan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa suplai Bahan Baku IKM benar-benar sampai kepada pelaku usaha yang membutuhkan.

PPBB nantinya akan dijalankan oleh badan usaha yang memiliki Angka Pengenal Importir Umum (API-U) dan ditetapkan secara resmi oleh Menteri Perindustrian. Badan usaha tersebut wajib memastikan bahwa impor bahan baku hanya disalurkan kepada IKM yang telah memiliki kontrak pemesanan. Mekanisme ini dirancang untuk menjaga akurasi distribusi dan menghindari penyalahgunaan fasilitas impor.

Menperin menegaskan bahwa PPBB merupakan kebijakan afirmatif pemerintah untuk mendukung tumbuhnya industri kecil dan menengah. Dengan adanya PPBB, pelaku IKM memiliki jaminan pasokan meskipun tidak memiliki kapabilitas teknis untuk melakukan impor. PPBB juga memiliki kewenangan mengajukan kebutuhan impor baik untuk komoditas yang diatur melalui Neraca Komoditas maupun komoditas lain yang telah diatur secara tersendiri.

Dalam rancangan kebijakan tersebut, PPBB ditetapkan berdasarkan komoditas tertentu berikut daftar IKM penerima layanan. Penetapan ini menjadi dasar badan usaha untuk mengajukan rencana kebutuhan impor dan memperoleh persetujuan impor jika dipersyaratkan.

Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, menambahkan bahwa PPBB wajib memiliki legalitas usaha, lokasi penyimpanan minimal 500 meter persegi, serta kemampuan melayani setidaknya lima pelaku IKM. Aturan ini memastikan bahwa PPBB benar-benar memiliki kapasitas operasional untuk menyuplai Bahan Baku industri kecil dan menengah secara optimal.

5 Tips Keuangan Tahun di 2026 yang Wajib Dipakai agar Finansial Tetap Stabil

Tips keuangan tahun di 2026 mulai banyak dicari karena kondisi ekonomi global semakin tidak menentu. Harga kebutuhan naik turun, suku bunga bisa berubah sewaktu-waktu, dan pergerakan pasar terasa makin sulit diprediksi. Tips keuangan tahun di 2026 menjadi penting agar uang tetap aman meskipun situasinya tidak seramah beberapa tahun sebelumnya. Banyak orang yang sebenarnya punya penghasilan stabil tetap merasa khawatir karena arus ekonomi dunia bisa memengaruhi tabungan, investasi, dan cashflow harian. Dengan memahami Tips keuangan tahun di 2026, setiap keputusan finansial bisa lebih terukur dan tidak mengandalkan keberuntungan semata.

Meskipun kondisi ekonomi terlihat bergerak cepat, bukan berarti semuanya harus membuat panik. Justru, masa seperti ini bisa jadi momen untuk memperbaiki kebiasaan finansial dan melihat peluang yang sebelumnya tidak terlihat. Uang akan jauh lebih aman jika dikelola dengan strategi yang rasional, bukan hanya mengikuti hype atau tekanan sosial. Banyak orang menganggap keamanan finansial itu soal besar kecilnya pendapatan, padahal yang lebih menentukan adalah bagaimana seseorang mengatur uangnya.

Bangun Pondasi Keuangan yang Kokoh

Langkah pertama untuk menghadapi ekonomi yang tidak pasti adalah menyiapkan pondasi finansial yang kuat. Tanpa dasar yang jelas, semua strategi hanya akan menjadi teori.

  1. Siapkan dana darurat minimal 3–6 bulan pengeluaran.
    Ini bukan sekadar saran klasik. Di tengah ketidakpastian ekonomi, dana darurat menjadi pelindung utama dari risiko kehilangan pekerjaan atau naiknya biaya hidup secara tiba-tiba.

  2. Pisahkan rekening kebutuhan dan tabungan.
    Banyak orang gagal mengendalikan pengeluaran karena semuanya bercampur dalam satu akun. Rekening terpisah membuat batasan penggunaan uang jauh lebih jelas.

  3. Kurangi gaya hidup impulsif.
    Tahun 2026 diprediksi penuh pergerakan ekonomi cepat. Gaya hidup boros adalah musuh terbesar dalam situasi seperti ini.

Ini Strategi Keuangan untuk Menjaga Uang Tetap Aman di Tahun 2026!

Setelah pondasi kuat, langkah berikutnya adalah strategi pengelolaan yang lebih terarah. Tahun 2026 membutuhkan pendekatan yang adaptif namun tetap disiplin.

  1. Diversifikasi investasi secara cerdas.
    Jangan menempatkan seluruh uang di satu instrumen. Sebar pada instrumen yang risikonya berbeda, seperti reksa dana obligasi, emas, deposito, atau pasar uang. Diversifikasi mengurangi potensi kerugian saat salah satu instrumen turun.

  2. Hindari investasi spekulatif.
    Tawaran profit cepat akan makin banyak muncul. Ketika ekonomi tidak pasti, jenis investasi seperti ini sangat berisiko. Uang bisa lenyap dalam hitungan hari.

  3. Tingkatkan literasi keuangan.
    Ikuti perkembangan ekonomi, pelajari tren pasar, dan pahami dasar-dasar instrumen finansial. Semakin paham, semakin kecil peluang terjebak keputusan salah.

  4. Kontrol utang konsumtif.
    Bukan berarti tidak boleh berutang, tetapi pastikan rasio cicilan tidak lebih dari 30 persen penghasilan. Utang yang tidak terkontrol bisa menjadi sumber stres finansial baru.

  5. Optimalkan sumber penghasilan lain.
    Income tambahan membantu memperkuat pertahanan finansial. Tidak harus besar, yang penting stabil dan berkelanjutan.

Menghadapi ketidakpastian ekonomi di tahun 2026 bukan tentang menebak masa depan, tapi tentang membangun sistem keuangan pribadi yang kuat. Uang akan jauh lebih aman ketika seseorang tahu cara mengelolanya, bukan hanya cara mendapatkannya. Dengan menerapkan Tips keuangan tahun di 2026 secara konsisten, setiap keputusan finansial menjadi lebih tenang dan terukur, bahkan ketika kondisi dunia bergerak tanpa pola yang jelas.

Jika semua langkah ini dijalankan dengan disiplin, situasi ekonomi yang fluktuatif tidak lagi terasa menakutkan. Sebaliknya, kamu bisa lebih percaya diri menghadapi tahun 2026 dengan kondisi keuangan yang lebih stabil dan terkendali.

Rangkaian Edukasi hingga Operasi, Pemerintah Daerah Serius Gempur Peredaran Rokok Ilegal

0

Peredaran Rokok Ilegal kembali menjadi perhatian serius aparat Bea Cukai di berbagai daerah. Upaya penekanannya dilakukan melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga lembaga pengawasan di tingkat kabupaten. Bea Cukai Makassar dan Bea Cukai Bandung menjadi dua satuan kerja yang bergerak aktif dalam memperluas edukasi sekaligus memastikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) digunakan secara tepat sasaran untuk memerangi Peredaran Rokok Ilegal.

Penguatan Kapasitas Aparat Daerah

Di Sulawesi Selatan, Bea Cukai Makassar mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas petugas yang digelar pada 23 Desember di kantor Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis terkait identifikasi barang bercukai, termasuk ciri-ciri pita cukai yang asli dan berbagai modus yang sering ditemukan dalam Peredaran Rokok Ilegal.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa edukasi kepada aparat daerah menjadi langkah strategis untuk memperluas pengawasan di lapangan. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif, petugas Satpol PP maupun pemadam kebakaran dapat berperan sebagai garda depan dalam mendeteksi dugaan Peredaran Rokok Ilegal sebelum merugikan masyarakat dan penerimaan negara.

Optimalisasi DBH CHT untuk Pengawasan Cukai

Sementara itu, di Jawa Barat, Bea Cukai Bandung menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang terkait perencanaan kegiatan DBH CHT pada bidang penegakan hukum untuk tahun anggaran 2026. Pertemuan tersebut berlangsung melalui kunjungan kerja Pemkab Sumedang ke Kantor Bea Cukai Bandung dan dihadiri oleh perwakilan Diskominfotik dan Satpol PP setempat.

Pembahasan difokuskan pada penyusunan jenis kegiatan, estimasi kebutuhan, serta efektivitas penggunaan anggaran. Di antara program yang diprioritaskan adalah sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya Peredaran Rokok Ilegal dan pelaksanaan operasi penertiban secara berkala. Bea Cukai menekankan bahwa anggaran DBH CHT harus memberikan dampak konkret, baik dalam peningkatan kesadaran publik maupun penurunan tingkat pelanggaran di wilayah peredaran.

Budi Prasetiyo kembali menegaskan bahwa keberhasilan DBH CHT tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran, tetapi dari manfaat yang dapat dirasakan daerah. Menurutnya, setiap penggunaan dana harus memperkuat sistem pengawasan cukai sehingga penanganan Peredaran Rokok Ilegal berjalan lebih terstruktur dan tepat sasaran.

Melalui rangkaian edukasi dan koordinasi ini, Bea Cukai Makassar dan Bea Cukai Bandung menunjukkan komitmen konsisten dalam memperkuat fungsi pengawasan cukai. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan satuan kerja Bea Cukai diharapkan menjadi fondasi yang solid dalam menciptakan pengelolaan cukai yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.